10/6/ Pengantar

dokumen-dokumen yang mirip
MANAJEMEN OPERASIONAL M. KURNIAWAN. DP BAB 3 MANAJEMEN KUALITAS

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. oleh para konsumen dalam memenuhi kebutuhannya. Kualitas yang baik

MINGGU KE-9 MANAJEMEN MUTU PROYEK

BAB 2 LANDASAN TEORI. karena apabila diterapkan secara rinci antara produsen dan konsumen akan terjadi

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang penulis telah uraikan

BAB 4 PENGUMPULAN, PENGOLAHAN, DAN ANALISIS DATA

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR ISI. 1.1 Latar Belakang Penelitian Identifikasi Masalah Tujuan Penelitian Kegunaan Penelitian Kerangka Pemikiran 6

ANALISA PENGURANGAN DEFECT

BAB II LANDASAN TEORI

: defect, six sigma, DMAIC,

HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING

BAB IV METODE PENELITIAN. Perspektif pendekatan penelitian yang digunakan adalah dengan metode

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN

Statistical Process Control

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

BAB I PENDAHULUAN. Perusahaan pada dasarnya bertujuan mendapatkan keuntungan yang

SKRIPSI. Hak Cipta milik UPN "Veteran" Jatim : Dilarang mengutip sebagian atau seluruh karya tulis ini tanpa mencantumkan dan menyebutkan sumber.

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB 2 LANDASAN TEORI

Penurunan Tingkat Kecacatan dan Analisa Biaya Rework (Studi Kasus di Sebuah Perusahaan Plastik, Semarang)

BAB III LANGKAH PEMECAHAN MASALAH

ABSTRAK. Kata kunci : Prevention costs, appraisal costs, internal failure costs, eksternal failure costs. Universitas Kristen Maranatha

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. beberapa pakar, di antaranya adalah Menurut stevenson (2014:4) manajemen

BAB II LANDASAN TEORI. dihasilkan agar dapat memenuhi kebutuhan yang telah dispesifikasikan guna

Manajemen Produksi dan Operasi

SEJARAH PERKEMBANGAN KUALITAS. Nur Hadi Wijaya, STP, MM

Quality Management and International Standards

DWI PURNOMO FTIP - UNPAD

Seminar Nasional IENACO 2014 ISSN

LAPORAN KERJA PRAKTEK

BAB I PENDAHULUAN. terigu, dibuat dengan proses pemanggangan. Biskuit memiliki kadar air kurang

Pembahasan Materi #5. Grafik Pengumpulan Data Pengolahan Data Kegunaan Pemeriksaan Komponen. Definisi Tingkat Kepentingan

COST OF QUALITY PERTEMUAN # TAUFIQUR RACHMAN EBM503 MANAJEMEN KUALITAS PROGRAM STUDI MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ESA UNGGUL

PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK DALAM UPAYA MENURUNKAN TINGKAT KEGAGALAN PRODUK JADI

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

ANALISIS PETA KENDALI ATRIBUT DALAM MENGIDENTIFIKASI KERUSAKAN PADA PRODUK BATANG KAWAT PT. KRAKATAU STEEL (PERSERO) Tbk

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL. 1.1 Latar Belakang Penelitian Identifikasi Masalah Tujuan Penelitian 05

UNIVERSITAS BINA NUSANTARA. Jurusan Teknik Industri Skripsi Sarjana Semester Genap Tahun 2005/2006

Statistical Process Control

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. pasar nasional negara lain. Dalam menjaga konsistensinya perusahaan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. persaingan ketat antar industri khususnya industri rumahan atau home industry.

BAB II LANDASAN TEORI

BAB 4 PENGUMPULAN, PENGOLAHAN DAN ANALISIS DATA

COST OF QUALITY. EMA503 Manajemen Kualitas. h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n. w e b l o g. e s a u n g g u l. a c. i d

4.3 Jenis-jenis dan Definisi Cacat Data Jenis-jenis dan Jumlah Cacat

Pengendalian Kualitas Produk Kantong Plastik dalam Menurunkan Tingkat Kegagalan Produk Jadi

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

MATERI VIII LANGKAH PEMECAHAN MASALAH. By : Moch. Zen S. Hadi, ST Communication Digital Lab.

BAB I PENDAHULUAN. Dalam sebuah kegiatan usaha peranan manajemen sangatlah penting, karena

BAB II LANDASAN TEORI

LAMPIRAN 1 SURAT KETERANGAN PABRIK

MODUL 12 - TOTAL QUALITY MANAGEMENT DALAM JIT

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB 2 LANDASAN TEORI

PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK KAIN BERMOTIF DI PT RAGAM WARNA UTAMA BANDUNG DENGAN MENGGUNAKAN SEVEN TOOLS. Jurnal. Oleh: M. LUTFI

BAB I PENDAHULUAN. perusahaan menerapkan berbagai macam cara agar produk-produk mereka dapat

BAB 5 ASPEK MUTU PRODUK

BAB 4 METODOLOGI PENELITIAN

Pengendalian Kualitas Statistik. Lely Riawati

The use of Statitical Quality Control to reduce a defective product at shoes company CV. Fortuna shoes. Abstract

BAB V ANALISA PEMECAHAN MASALAH

2. Pengawasan atas barang hasil yang telah diselesaikan. proses, tetapi hal ini tidak dapat menjamin bahwa tidak ada hasil yang

BAB III METODOLOGI PEMECAHAN MASALAH. terlebih dahulu sebelum melakukan pemecahan masalah yang sedang dibahas,

ABSTRAK ABSTRAK. Kata Kunci : Pengendalian Kualitas, Peta kendali P, Histogram, Pareto, diagram sebab- akibat. vii. Universitas Kristen Maranatha

MATERI II PERKEMBANGAN METODE KUALITAS. By : Moch. Zen S. Hadi, ST Communication Digital Lab.

ANALISA PENYEBAB CACAT PADA PROSES PRODUKSI GALVANIZED IRON DIVISI COIL TO COIL (SHEAR LINE 1 DAN 4) DI PT. FUMIRA SEMARANG

DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN... ii SURAT PERNYATAAN HASIL KARYA PRIBADI... iii ABSTRAK... iv KATA PENGANTAR DAN UCAPAN TERIMA KASIH... v DAFTAR ISI...

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB I PENDAHULUAN. Sebuah perusahaan, baik perusahaan besar maupun kecil, pasti. membutuhkan manajemen operasi. Teknik manajemen operasi diterapkan di

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah Dewasa ini perkembangan bisnis meningkat semakin ketat meskipun

EMA503 - Manajemen Kualitas Materi #5 Ganjil 2016/2017. EMA503 - Manajemen Kualitas

BAB II LANDASAN TEORI

ANALISA DAMPAK KEGAGALAN PROSES PRODUKSI TERHADAP KERUSAKAN PRODUK BAN DENGAN METODE FMEA ( FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS

BAB V ANALISA HASIL. membandingkan jumlah kecacatan produk proses produksi Lightening Day Cream

Bab 3 Kerangka Pemecahan Masalah

ABSTRACT. Keyword : Quality, Defect Product, Statistical Quality Control, and np Control Chart. Universitas Kristen Maranatha

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI

(Studi Kasus di PT Panca Bintang Tunggal Sejahtera)

MANAGEMENT INDUSTRI (QUALITY CONTROL) By : Moch. Zen S. Hadi, ST Communication Digital Lab. 1

ANALISA PENYEBAB KECACATAN PRODUK KARUNG GONI DENGAN METODE TAGUCHI DAN ANOVA PADA PT. SRI INTAN KARPLAS INDUSTRY

PENINGKATAN EFEKTIFITAS DAN EFISIENSI BIAYA KUALITAS MELALUI PENEDEKATAN SIMULASI (Studi Kasus di CV. SINAR BAJA ELEKTRIC)

PERTEMUAN : 2 PENGENDALIAN KUALITAS (3 SKS) Oleh : Budi sumartono TOTAL QUALITY CONTROL (PENGENDALIAN MUTU TERPADU)

BAB V HASIL DAN ANALISA

Semua informasi tentang buku ini, silahkan scan QR Code di cover belakang buku ini

MATERI V TEKNIK KENDALI MUTU. By : Moch. Zen S. Hadi, ST Communication Digital Lab.

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

ABSTRAK UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA

Transkripsi:

Lecturer Content: Pengantar Konsep Pengendalian Kualitas / QC Quality of Conformance (Kualitas Kesesuaian/Kesamaan} Konsep Biaya dalam QC Tools / Penerapan Teknik Statistika dalam QC Proses Evolusi QC Penutup & Diskusi 10/6/2011 1 Pengantar Quality/kualitas/mutu: Derajat/tingkatan dimana produk atau jasa mampu memuaskan keinginan dari konsumen (fitness for use) Quality/kualitas/mutu = QCDME 4 elemen dasar QC: 1.karakteristik/kondisi terkendali 2. Tools/ sensory /metode untuk mengukur 3. perbandingan performance 4. penggerak/actuating device 10/6/2011 2 1

Konsep QC: Input Sistem Operasi (Proses) 1 Output 4 Peralatan Penggerak 3 Peralatan Pengendali Peralatan Sensory 2 Gambar 1 Flowchart: Elemen-elemen dan Hubungannya dalam QC 10/6/2011 3 Permintaan Pasar Persiapan Perancangan Produk untuk Produksi & Pemasaran Quality of Design Spesifikasi/ Instruksi Produksi Quality of Made Produk Akhir Pemasaran/ Pelayanan Produk dalam Penggunaan Gambar 2. Diagram Alir dari Konsep QC Quality of Marketing /Services 10/6/2011 4 2

Perencanaan /Spesifikasi Jaminan Mutu Penyusunan Rencana/ Spesifikasi Pengendalian Perencanaan/ Spesifikasi Tindakan Korektif Evaluasi Ordering Inspeksi Performance Gambar 3. QC sebagai Suatu Siklus Feedback 10/6/2011 5 Langkah2 agar QC efektif Mendefinsisikan & merinci tujuan / kebijakan Mengerahkan aktivitas untuk mencapai tujuan Mengintegrasikan aktivitas dalam organisasi Menjelaskan tugas-tugas kepada karyawan Merinci aktivitas QC terpadu Mengidentifikasi mutu peralatan secara cermat Mengidentifikasi dan mengefektifkan aliran informasi mutu Melakukan pelatihan dan motivasi Melakukan pengendalian ongkos mutu Mengefektifkan tindakan korektif Feedback standar yang telah dilakukan Memeriksa scara periodik aktivitas sistem 10/6/2011 6 3

Bangunan Model QC: 1. Mutu produk atau jasa = f (biaya produksi) 2. Harga = f (biaya produksi, biaya promosi penjualan) 3. Volume penjualan = f (harga, mutu, biaya promosi penjualan) 4. Nilai Penjualan = (harga) (volume penjualan) 5. Keuntungan = Nilai penjualan - biaya total Penerimaan total - biaya total Penerimaan total 6. Produktivitas = ------------------------ Biaya total Keterangan : f = notasi fungsi (tergantung pada) 10/6/2011 7 Quality of Performance 3 Macam Bentuk Pengendalian: Pencegahan Cacat (Defect Prevention) Mencari Kerusakan, Kesalahan Atau Cacat (Defect Finding) Analisis & Tindakan Koreksi (Defect Analysis & Correction) 10/6/2011 8 4

Konsep Biaya QC [1] Biaya Pengendalian & Biaya kegagalan dalam Pengendalian: a. Biaya Pencegahan {Prevention Costs) a.1. Pencegahan mutu a.2. Pengendalian proses a.3. Perancangan dan pengembangan peralatan informasi mutu a.4. Pelatihan pengendalian mutu dan pengembangan kerja a.5. Pengujian perancangan produk a.6. Pengembangan sistem dan manajemen a.7. Ongkos-ongkos pencegahan lain 10/6/2011 9 Konsep Biaya QC [2] b. Biaya Penilaian (Appraisal Costs) b.1. Pengujian dan pemeriksaan material yang dibeli b.2. Pengujian Laboratory-acceptance b.3. Jasa-jasa laboratorium dan pengukuran lain b.4. Pemeriksaan (Inspeksi) b.5. Pengujian (Testing) b.6. Penilaian pekerjaan b.7. Penyiapan untuk pengujian atau pemeriksaan b.8. Uji dan pemeriksaan peralatan serta material b.9. Audit mutu b.10. Pengesahan dari organisasi lain b.11. Pemeliharaan dan kalibrasi dari uji informasi mutu serta peralatan inspeksi b.12. Peninjauan ulang rekayasa produk dan izin pengapalan b.13. Pengujian lapangan 10/6/2011 10 5

Konsep Biaya QC [3] c. Biaya Kgagalan Internal (Internal Failure Costs) c.1. Scraping (Pemotongan/pengikisan/pemarutan) c.2. Pekerjaan ulang (Rework) c.3. Ongkos-ongkos lain d. Biaya Kegagalan Eksternal (External Failure Costs) d.1. Pengaduan dalam masa jaminan d.2. Pengaduan setelah masa jaminan berakhir d.3. Pelayanan produk d.4. Ongkos pertanggungjawaban produk d.5. Ongkos penarikan kembali produk 10/6/2011 11 Tools/Penerapan Teknik Statistika dalam QC [1] Metode Statistika Dasar (7 Tools/Alat QC) 1. Lembar Periksa (Check Sheet) 2. Histogram 3. Diagram Pareto 4. Diagram Sebab Akibat/Fishbone Chart /Ishikawa Diagram/Diagram Tulang Ikan 5. Pengelompokan (Stratifikasi) 6. Peta Kendali (Control Chart) 7. Diagram Pencar (Scatter Diagram) 10/6/2011 12 6

Tools/Penerapan Teknik Statistika dalam QC [2] Metode Statistika Tingkat Menengah a. Teknik Penarikan Contoh (Sampling Techniques) b. Penarikan Contoh Penerimaan (Acceptance Sampling) c. Metode Perancangan Percobaan (Experimental Design Method) d. Teknik Pendugaan Parameter dan Pengujian Hipotesis e. Pengujian yang berkaitan dengan Pancaindera (sensory test) 10/6/2011 13 Tools/Penerapan Teknik Statistika dalam QC [3] Metode Statistika Tingkat Lanjutan a. Perancangan Percobaan Lanjutan / Teknik Permukaan Respons b. Analisis Variabel Ganda (Multivariate Analysis) c. Penyelidikan Operasional (Operations Research) 10/6/2011 14 7

Proses Evolusi QC Operator Quality Control (Akhir Abad 19) Foreman Quality Control (1904-1920) Inspector Quality Control (1921-1939) Statistical Quality Control (1940-1960) Konsep Total Quality Control-TQC (1960-1970) TQM, 6 Sigma, Taguchi, ServQual, QFD Dll.. 10/6/2011 15 Penutup & Diskusi Cari contoh penerapan teknik statistik dasar / 7 tools QC Cari definisi dan contoh: Kamban, kaizen, Jidoka, 5 S, Taguchi, ServQual, Kano Model, QFD, 6 Sigma, Kansei Engineering, Heijunka, dll. Bagaimana aplikasi QC di perusahaan-perusahaan Indonesia / sekitar saudara! 10/6/2011 16 8

Lampiran Manusia Material Tidak sama ahli Ketrampilan Salah proses Pengalaman Banyak cacat Panjang Ketebalan Stainless Steel Pekerja ahli sering disewa Cahaya lampu Ketinggian gedung Suhu Standar K3 Panas Pekerjaan merangkap Perencanaan kerja Kotor Tempat sampah Sistem kerja Check Sheet Pemilihan material Penyimpanan SOP Stopper Jelek LayOut Perawatan Banyak cacat kriting pada proses pembengkokan Lingkungan Metode Mesin/Alat 10/6/2011 17 Tabel 1. Analisis Sebab-Akibat.[1] Faktor No Permasalahan Penyebab Usulan Tindakan Perbaikan Manusia 1 Pekerjaan banyak tertunda 2 Melakukan pekerjaan rangkap Bahan 1 Terjadi cacat keriting pada proses pembengkokan Keahlian yang tidak merata Banyak menggunakan tenaga borongan perencanaan dalam pembagian kerja Pemilihan jenis bahan Panjang bahan Ketebalan bahan Diadakan pelatihan oleh tenaga ahli Penggunaan tenaga kerja tetap Pembuatan rencana kerja dan pengawasan Penggunaan stainless steel (SAE 3310). Standarisasi panjang material yang digunakan Periksa barang saat diterima 10/6/2011 18 9

Tabel 1. Analisis Sebab-Akibat.[2] Lingkungan 1 Keamanan dan kenyamanan 2 Ruang kerja kurang terang 3 Pekerja cepat lelah Banyak bahan scrap di lantai Penerangan tidak memadai untuk bekerja Suhu tempat kerja tinggi Tinggi bangunan kurang Buat tempat penampungan scrap Pasang lampu penerangan Pasang kipas angin Buat ventilasi 4 Lingkungan kerja kotor 5 Penyimpanan bahan baku tidak teratur 6 Lalu lintas kerja terganggu Belum tersedia tempat sampah Belum ada jadwal piket pembersihan Belum ada tempat penyimpanan bahan baku yang baik. Layout yang kurang baik Buat tempat sampah Buat jadwal piket pembersihan. Buat tempat penyimpanan bahan baku yang sesuai dengan jenisnya Penataan layout 10/6/2011 19 Tabel 1. Analisis Sebab-Akibat.[3] Metode 1 Kegiatan produksi tidak teratur 2 Cacat bahan dan proses belum terpantau dan terkendali dengan baik Belum ada SOP Belum ada check sheet standar atau inspection standar Buat SOP Buat check sheet atau standar inspection. Alat/mesin 1 Panjang material saat pembengkokan tidak sama/simetris Belum ada stopper Buat stoper 2 Alat bantu kotor Proses perawatan tidak berjalan Buat jadwal perawatan alat bantu 10/6/2011 PTI~QC //:Heri Setiawan 20 10