PT. PETA. Prosedur Audit

dokumen-dokumen yang mirip
Klien: Dibuat oleh: Diperiksa oleh: Indeks

EE1&EE2 dan uji penerimaan pembayaran piutangnya) 7 Lakukan subsequent receipt test terhadap pembayaran piutang setelah tanggal neraca

PT PETA DAFTAR JURNAL KOREKSI DAN REKLASIFIKASI TAHUN 2012 No. Keterangan Ref. KK Debit 1 Bank BINI C 13,500,000 Piutang dagang

PT PETA RENCANA PEMERIKSAAN TAHUN BUKU

5 Pisahkan kecukupan jumlah asuransi atas segala macam - -

Audit Siklus Pendapatan

PPh Pasal 21 yang harus dipotong 8,556,000 6,300,000 37,970,000 3,366,000

BAB IV PEMBAHASAN. dilakukan penulis untuk mengetahui jenis usaha yang dijalankan oleh perusahaan,

Keterangan Ref KK Per Klien 31/12/2007 PARE

Pengujian Substantif Piutang Usaha

AUDIT SIKLUS PENJUALAN P E N J U A L A N P I U T A N G PPN P E R S E D I A A N H P P R E T U R P E N J U A L A N

Ekonomi dan Bisnis Akuntnasi S1

A2.1 PT PETA. Kertas Kerja Neraca 31/12/2012 PARE. Per Klien. Per Audit 31/12/2011. Per Audit 31/12/2012 ASET 31/12/2012. Aset Lancar.

PT PETA A2.1. Kertas Kerja Neraca PARE. Per Audit 31/12/2011. Per Klien. Per Audit 31/12/2012 ASET 31/12/2012. Aset Lancar. Persediaan.

Trade Debt & Other Debt AUDIT

30% pada saat proposal disetujui 50% pada saat penyerahan konsep laporan aud

5. Memastikan bahwa tidak ada kewajiban perusahaan yang belum dicatat per tanggal neraca

PEMERIKSAAN PIUTANG. 1.Sifat dan contoh Piutang 2.Tujuan Pemeriksaan (Audit Objective) Piutang 3.Prosedur Pemeriksaan Piutang

TUGAS PRAKTIK AUDITING MODUL 1 DISUSUN OLEH : DAULAT HASIBUAN AKBAR ANWARI LUBIS MUCHTI WIRAHADINATA

PRAKTIKUM PENGAUDITAN & PDE MODUL 1: KERTAS KERJA NERACA, KERTAS KERJA LABA RUGI, SURAT PERIKATAN, RENCANA PEMERIKSAAN

BAB II KAJIAN PUSTAKA. karena adanya pembelian dagangan secara kredit. kepercayaan. Utang usaha sering kali berbeda jumlah saldo utang usaha

AUDIT SIKLUS PENJUALAN DAN PENAGIAN: PENGUJIAN PENGENDALIAN DAN PENGUJIAN SUBSTANTIF ATAS TRANSAKSI

BAB IV Hasil Kegiatan Magang

Pengujian Substantif Persediaan

Checklist mengenai lingkungan sistem pengendalian. No Pertanyaan Ya Tidak Keterangan

BAB II LANDASAN TEORI. a. Pengertian Auditing Menurut Sukrisno Agoes : mengenai kewajaran laporan keuangan tersebut.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. yang berhubungan dengan piutang dan persediaan. PT A memiliki masalah

Flowchart Sistem Penjualan Kredit PT Geotechnical Systemindo. Purchase Order. Copy PO. Kalkulasi harga. Memeriksa status customer

Sebab-sebab terjadinya retur:

AUDIT TERHADAP SIKLUS PENDAPATAN: PENGUJIAN PENGENDALIAN

BAB II KAJIAN PUSTAKA. dengan asersi tentang tindakan-tindakan dan kejadian-kejadian ekonomi

BUKTI PENERIMAAN KAS BUKTI SETORAN KAS

13.1 Sifat dan contoh Biaya Dibayar di Muka dan Pajak Dibayar di Muka 13.2 Tujuan pemeriksaan Biaya Dibayar di Muka dan Pajak Dibayar di Muka

Pendapatan dan Beban

LAMPIRAN 1. Internal Control Questioner. Penjualan. No Pernyataan Y = Ya

BAB IV HASIL KEGIATAN MAGANG Gambaran Umum KAP Bayudi Watu Semarang Kantor Akuntan Publik Bayudi Watu dan Rekan merupakan sebuah perusahaan yang

KERTAS KERJA PEMERIKSAAN (Audit Working Papers)

KUESIONER PENELITIAN PERANAN PEMERIKSAAN INTERN DALAM MENGEFEKTIFKAN KEANDALAN ATAS PENGENDALIAN INTERN PENAGIHAN PIUTANG DAFTAR PERTANYAAN TERTUTUP

Kasus Selisih perhitungan fisik persediaan bisa disebabkan karena :

Surat Perjanjian Supplier Konsinyasi

BAB IV PEMBAHASAN AUDIT OPERASIONAL ATAS FUNGSI PENJUALAN KREDIT DAN PIUTANG USAHA PADA PT. GROOVY MUSTIKA SEJAHTERA

PERTEMUAN KE-6 AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG PEMBAHASAN MODUL PRAKTEK DASAR AKUNTANSI PERTEMUAN 5

Melengkapi Tes dalam Siklus Penjualan Dan Pengaihan : Rekening Piutang

PT ETSA Izkia Deri Syafitra

AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK Modul ke:

AKUNTANSI PERPAJAKAN. Akuntansi Pajak Persediaan. Dr. Suhirman Madjid, SE.,MS.i.,Ak., CA. HP/WA :

LAMPIRAN 1 KUESIONER ICQ. Internal Control Questionaire. Apakah perusahaan memiliki pedoman. penerimaan persediaan secara tertulis?

BAB II KAJIAN PUSTAKA. untuk menyelesaikan suatu aktivitas. Menurut Mulyadi (2001 : 5), Prosedur adalah suatu urutan

SPR Perikatan untuk Reviu atas Laporan Keuangan

6 BAB PEMBUATAN KERTAS KERJA PERUSAHAAN DAGANG

A. PENGERTIAN CLIENT REPRESENTATION LETTER

ICQ. Internal Control Questionaire. No Pertanyaan Y T Keterangan

PEMERIKSAAN KEWAJIBAN JANGKA PENDEK (Current Liabilities)

. BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Prosedur dalam Sistem Penjualan Kredit. 1. Prosedur Penjualan Kredit dan Piutang Dagang

BAB IV PEMBAHASAN. IV. 1 Perencanaan Kegiatan Audit Operasional. pemeriksaan lebih sistematis dan terarah. Oleh karena itu, sesuai dengan ruang

BAB IV AUDIT OPERASIONAL ATAS FUNGSI PENJUALAN, PIUTANG USAHA DAN PENERIMAAN KAS PADA PT PRIMA JABAR STEEL

LAMPIRAN. Lampiran 1. - Internal Control Questionaire (ICQ) Pertanyaan dalam kuesioner dapat dijawab dengan :

Pengujian subtantif terhadap investasi

BAB I PENDAHULUAN. perkiraan buku besar tersendiri dengan buku tambahan masing masing. tahun di dalam neraca disajikan sebagai aktiva lancar.

BAB II LANDASAN TEORI. Definisi piutang menurut Standar Akuntansi Keuangan No.9 (revisi 2009)

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan penelitian yang dilakukan untuk menjawab pertanyaan yang telah

Pengantar ( Pertemuan ke-1)

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB II KAJIAN PUSTAKA. melakukan pekerjaannya seorang auditor harus memiliki pedoman, langkah-langkah

BAB IV PEMBAHASAN. Analisis Terhadap Mekanisme Pajak Pertambahan Nilai. PT. HAJ adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang perusahaan dagang

dijual pemilik Pembelian dijual (Goods) Berwujud Pembelian Bahan Industru Pengolahan (tangible), lazim menjadi barang siap dijual

BAB IV PEMBAHASAN. penerimaan kas. Supaya tujuan tercapai dilakukan audit operasional pada PT

Struktur Organisasi. PT. Akari Indonesia. Pusat dan Cabang. Dewan Komisaris. Direktur. General Manager. Manajer Sumber Daya Manusia Kepala Cabang

KARAKTERISTIK PERUSAHAAN DAGANG

PENGUJIAN SUBSTANTIF TERHADAP UTANG JANGKA PANJANG DAN EKUITAS

BAB III PEMBAHASAN MASALAH. kompensasi (PK) beserta lampirannya dari bagian verifikasi.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

SOAL LATIHAN KASUS PT RGH PEKERJAAN LAPANGAN DAN PENYUSUNAN KERTAS KERJA Nama : No Mahasiswa : Kelas:

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN. Untuk memulai suatu pemeriksaan, seorang auditor harus terlebih dahulu mengadakan

Bab 7 Kas. Pengantar Akuntansi, Edisi ke-21 Warren Reeve Fess

AUDIT SIKLUS AKUISISI MODAL DAN PEMBAYARAN KEMBALI MODAL

METODE ARUS DALAM PEMERIKSAAN PAJAK

Irsan Lubis, SE.Ak Suryani, SE

BAB 4 PEMBAHASAN. Dalam bab ini penulis membahas mengenai pelaksanaan audit operasional

BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

BAB III PEMBAHASAN HASIL PELAKSANAAN KERJA PRAKTEK. Penulis melaksanakan Kuliah Kerja Praktek di PT. Dirgantara

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. ditetapkan (Arens dan Lobbecke: 2000). Kemudian prosedur audit adalah

SOAL KASUS & PENYELESAIAN Hal. 1

CASH & CASH EQUIVALENT AUDIT

Bab 9 Risiko Deteksi & Rancangan Pengujian Substantif

Pengujian Substantif Piutang Usaha. Imam Nazarudin Latif, SE., Akt Akuntansi Untag 45 Samarinda

BAB IV PEMBAHASAN. PT Sumber Karunia Anugerah. Pembahasan ini dibatasi pada fungsi penjualan dan

TUGAS PENGAUDITAN II BAB 20 MENYELESAIKAN PENGUJIAN DALAM SIKLUS AKUISISIDAN PEMBAYARAN: VERIFIKASI AKUN TERPILIH

JURNAL KHUSUS DAN BUKU TAMBAHAN. Armini Ningsih Politeknik Negeri Samarinda 2017

BAB VII SIKLUS PENDAPATAN: PENJUALAN DAN PENAGIHAN KAS

BUKTI AUDIT Sumber: PSA No. 07 PENDAHULUAN. 01 Standar pekerjaan lapangan ketiga berbunyi:

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

BAB IV PEMBAHASAN. perusahaan, seorang auditor seharusnya menyususun perencanaan pemeriksaan.

SA Seksi 326 BUKTI AUDIT. Sumber: PSA No. 07 PENDAHULUAN. 01 Standar pekerjaan lapangan ketiga berbunyi:

Lampiran 1 Program Audit

BAB III METODOLOGI ANALISIS

BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

Akuntansi Perdagangan. Jual-Beli Barang

Transkripsi:

No Prosedur Audit PIUTANG USAHA 1 Minta daftar piutang usaha terdiri atas nama, alamat pelanggan, nomor faktur, tanggal faktur dan jumlahnya, serta cocokkan dengan saldo di buku besar 2 Pelajari kebijakan akuntansi perusahaan mengenai pengakuan pendapatan dan cocokkan apakah sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum serta pelajari juga kebijakan pemberian kredit dan jangka waktu pembayarannya 3 Lakukan analisis rasio mengenai perputaran piutang (receivable turnover) dan prosedur analitis mengenai fluktuasi piutang dengan perbandingan sebelum tanggal tahun neraca sebelumnya dan untuk mendapatkan keyakinan atas 4 kebenaran saldo piutang per tanggal neraca, lakukan prosedur tambahan (misalnya dengan melakukan penelitian pada buku besar atas transaksi yang terjadi antara tanggal yang saldonya dikonfirmasi dengan tanggal neraca). 5 Tindak lanjuti setiap jawaban konfirmasi dan apabila terdapat selisih diminta atau teliti keterangan dari klien. 6 Bila konfirmasi yang dikirim tidak diterima jawaban atau tidak dapat dilakukan konfirmasi, lakukan alternatif prosedur lainnya (misalnya dengan memeriksa bukti dasar pencatatan dan uji penerimaan pembayaran piutangnya) 7 Lakukan subsequent receipt test terhadap pembayaran piutang setelah tanggal neraca. 8 Perhatikan retur penjualan yang besar sesudah tanggal neraca 9 Uji pisah batas penjualan (sales cutoff) dengan memeriksa faktur penjualan beberapa hari sesudah dan sebelum tanggal neraca 10 Teliti perjanjianperjanjian yang berkaitan dengan penjaminan piutang usaha, misalnya kredit bank dan anjak piutang, serta sajikan informasi yang memadai mengenai hal tersebut pada laporan keuangan 11 Verifikasi apakah pencadangan piutang tak tertagih sudah cukup memadai dan sesuai dengan kebijakan perusahaan. Waspadalah terhadap saldosaldo lama yang masih terutang (outstanding) 12 Bila dalam pemeriksaan ditemukan ada halhal yang perlu perhatian dari para partner, ungkapkanlah halhal tersebut dalam "HALHAL YANG PERLU PERHATIAN PARA PARTNER [MAP's] 13 Buatlah daftar koreksi dan kesimpulan hasil pemeriksaan serta saran untuk pihak manajemen klien Klien: PT. PETA Skedul: siklus penjualan dan penagihan piutang usaha

No Prosedur Audit PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) KELUARAN 1 Periksa apakah klien telah dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP) 2 Lakukan rekonsiliasi antara penjualan yang menjadi objek PPN dengan jumlah PPN yang dipungut menurut Surat Perintah Membayar (SPM) atau dengan buku besar. 3 Periksa apakah klien telah melaporkan PPN secara bulanan ke kantor pajak melalui mekanisme SPM bulanan. 4 Minta daftar rekonsiliasi PPN antara menurut SPM bulanan dengan buku besar, khususnya untuk bulan penutup buku, dan teliti penyebabnya apabila ada perbedaan 5 Test check secara sampling faktur pajak masukan yang asli yang akan dikompensasikan dengan PPN keluaran khususnya untuk jumlah yang material. 6 Untuk kepentingan neraca lakukan setoff antara PPN masukan dengan keluaran PENJUALAN 1 Siapkan skedul utama dari penjualan 2 Minta buku penjualan / jurnal penjualan serta cocokkan dengan buku besar 3 Lakukan penelaahan analitis (analytical review) untuk mengetahui sebabsebab naik turunnya penjualan saham periode berjalan / fluktuasi penjualan untuk klasifikasi produk yang dijual serta bandingkan dengan hasil tahun sebelumnya 4 5 Minta informasi ke pihak manajemen tentang siapa yang berwenang menetapkan harga jual,, apa dasarnya, dan apakah klien mempunyai suatu standar harga serta bandingkan kebijakan harga tersebut dengan tahun sebelumnya. Yakinkan bahwa semua penjelasan telah dicatat dengan lengkap dan tepat dengan memeriksa secara sampling bukti penjualan seperti faktur, surat jalan, bukti penerimaan kas/bank. Pastikan metode pengakuan pendapatan telah sesuai dengan kebijakan akuntansinya. Sampling tersebut biasa dilakukan dengan memeriksa beberapa bukti penjualan setiap bulannya atau secara penuh untuk beberapa bulan terutama yang mempunyai tingkat penjualan yang tinggi.

6 7 8 9 10 11 12 Waspada terhadap dokumen penjualan yang tidak berurut, hubungkan pemeriksaan tersebut dengan pergerakan persediaan untuk mendeteksi adanya penjualan yang tidak dibukukan Periksa secara sampling harga satuan yang tercantum dalam faktur/nota debit dengan dafta harga/kontrak (bila ada), perkalian banyaknya barang dengan harga satuan, penjumlahan dan pengurangan/potongan, serta persetujuan atas syaratsyarat penjualannya. Waspada juga terhadap kemungkinan adanya harga transfer (transfer pricing) untuk penjualan ke perusahaan afiliasi; juga terhadap penjualan yang tidak dipungut PPN, lakukan rekonsiliasi penjualan menurut buku besar yang dilaporkan menurut SPT masa PPN Selama beberapa hari sebelum dan setelah penutupan tahun, bandingkan buku penjualan dan transfer pembukuannya ke jurnal dan buku besar serta yakinkan bahwa semua pencatatan telah dilakukan dalam periode yang bersangkutan Waspada terhadap retur penjualan yang besar apabila terjadi setelah tangal neraca. Adakan pengujian untuk pendekatan akun persediaan, piutang usaha, serta penerimaan kas/bank sehubungan dengan retur penjualan tersebut. Periksa kecermatan pembukuan hasil penjualan cicilan, konsinyasi, penjualan sewa beli, pemborongan dengan jangka pembayaran/penyerahan lebih dari satu tahun; cocokkan dengan kontrak penjualan yang telah dibuat dan bandingkan realisasi dengan kontrak tersebut. Pastikan bahwa semua halhal yang perlu diungkapkan dalam laporan keuangan telah diperoleh informasi secukupnya pada saat kerja lapangan (field work) 13 Buat daftar koreksi yang diperlukan serta kesimpulan dan komentar hasil pemeriksaan Klien: PT. PETA Skedul: siklus penjualan dan penagihan piutang usaha

Dikerjakan Oleh Indeks Paraf EE EE EE1 & EE2 EE PL1.1 E & E1 Dibuat oleh: Diperiksa oleh: Indeks Tanggal: Tanggal: Periode:

Dikerjakan Oleh Indeks Paraf PL.1 TOC 1

TOC 1 PL.1 PL.1 Dibuat oleh: Diperiksa oleh: Indeks Tanggal: Tanggal: Periode:

Keterangan Ref. KK Per Klien Piutang Usaha E1 898,725,250 Piutang Lain 14,940,000 Lain 913,665,250 Dr PAR Klien: PT. PETA Skedul: Piutang Catatan Pemeriksaan Jurnal no. 1 (lihat skedul E 1 ) Kesimpulan Pemeriksaan Menurut pendapat kelompok kami, saldo piutang telah disajikan secara wajar dan berlaku umum.

RE Per Audit Per Audit 31/12/2011 Cr 207,720,000 691,005,250 1,274,688,447 35,389,443 207,720,000 691,005,250 1,310,077,890 Dibuat oleh: Diperiksa oleh: Indeks E Tanggal: Tanggal: Periode: n sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang

Nama Pelanggan Ref KK Per Klien PT. Andalas PT. Bengkulu 59,400,000 Toko Cintaku PD. Durian Toko Enggono 55,000,000 Toko Flamingo EE 87,900,000 PT. Horas EE 124,475,000 PT. Ikan PT. Jambu 165,575,250 Toko Kelapa 36,750,000 Toko Lemon 42,500,000 PT. Manggis EE 125,375,000 Toko Nangka PD. Sirsak 51,750,000 PT. Pepaya 122,500,000 PD. Rambutan EE 27,500,000 Dr PAR 898,725,250 Klien: PT. PETA Skedul: Piutang Usaha Dibuat oleh: Tanggal: Catatan Pemeriksaan : 1. Kami telah melakukan compliance test atas piutang usaha dengan m mencocokkan pada buku penerimaan kas secara detail untuk bulan Dese Pemeriksaan dilakukan dengan memerhatikan: a. Kebenaran jurnal dan kelengkapan dokumen. b. Pengawasan terhadap piutang yang telah jatuh tempo dan batas kred 2. Kami telah melakukan konfirmasi piutang pada tanggal 15 Januari 2013 (Li Jurnal: kas Bank BINI Piutang Usaha (untuk mencatat penerimaan kas yang telah dibayar oleh Toko Flamingo) penjualan

PPN keluaran Piutang Usaha (untuk mencatat penerimaan kas PT. Horas kas retur penjualan PPN keluaran Piutang Usaha (untuk mencatat penerimaan kas dan retur penjualan PT. Manggis beban penghapusan piutang Piutang Usaha (untuk mencatat penghapusan piutang PD. Rambutan) 3. Kami telah melakukan subsequent collection sampai dengan tanggal. Kesimpulan Pemeriksaan Lihat skedul E.

RE Cr Per Auditan 59,400,000 13,500,000 74,400,000 105,600,000 18,875,000 165,575,250 36,750,000 42,500,000 61,120,000 64,255,000 51,750,000 122,500,000 27,500,000 207,720,000 691,005,250 Diperiksa oleh: Tanggal: Indeks Periode: E1 memeriksa bukti penerimaan kas dengan ember 2007 (lihat skedul TOC1) dit. ihat Skedul EE) 13,500,000 13,500,000 96,000,000

9,600,000 40,000,000 19,200,000 1,920,000 0 105,600,000 61,120,000 0

Tanggal pengiriman konfirmasi ( ) pengiriman pertama: (X) pengiriman kedua: Jumlah (Rp) Saldo menurut konfirmasi 0 Selisih yang dilaporkan: Hasil konfirmasi 0 Selisih dengan catatan klien Kembali melalui pos Tidak kembali 3 125,000,000 Total yang dikirim 3 125,000,000 Total piutang usaha 125,000,000 Persentase konfirmasi yang dikirim terhadap total piutang usaha Jumlah konfirmasi Klien: PT. PETA Skedul: Ringkasan hasil dan konfirmasi positif piutang usaha Dibuat oleh: Tanggal:

02 JANUARI 2012 Persentase (%) tahun berjalan Persentase (%) tahun lalu 0.00% 72.32% 0.00% 14.73% 0.00% 1.76% 100.00% 14.71% 100% 100% 100% 100% Diperiksa oleh: Tanggal: Indeks EE2 Periode:

Tanggal pengiriman konfirmasi (x) pengiriman pertama : ( ) pengiriman kedua Jumlah (Rp) Saldo menurut konfirmasi 3 218,650,000 Selisih yang dilaporkan: Hasil konfirmasi 5 555,075,250 Selisih dengan catatan klien (270,330,000) Kembali melalui pos Tidak kembali 3 125,000,000 Total yang dikirim 11 628,395,250 Total piutang usaha 628,395,250 Persentase konfirmasi yang dikirim terhadap total piutang usaha Jumlah konfirmasi Klien: PT. PETA Skedul: Ringkasan hasil dan konfirmasi positif piutang usaha Dibuat oleh: Tanggal:

02 JANUARI 2012 Persentase (%) tahun berjalan Persentase (%) tahun lalu 34.79% 72.32% 88.33% 14.73% 43.02% 1.76% 19.89% 14.71% 100% 100% 100% 100% Diperiksa oleh: Tanggal: Indeks EE1 Periode:

No Klien Alamat 1 PT. Bengkulu Jl. Anggrek No.35 Surabaya 2 Toko Enggano Jl. Lumbalumba No.09 Jakarta 3 Toko Flamingo Jl. Barat No. 05 Jakarta 4 PT.Horas Jl. Sudirman No.16 Semarang 5 PD. Jambu Jl. Siswa No. 47 Jakarta 6 Toko Kelapa Jl. Alam No. 08 Bandung 7 Toko Lemon Jl. Paku Bumi No. 11 Jakarta 8 PT. Manggis Jl. Pintu No.02 Jakarta 9 PD. Sirsak Jl. Lontar No.05 Yogyakarta 10 PT. Pepaya Jl.Penyu No. 25 Surabaya 11 PD. Rambutan Jl. Delima No. 21 Jakarta Klien: PT. PETA Skedul: Daftar Konfirmasi dan penerimaan tagihan setelah tanggal neraca

Jumlah per Klien (Rp) Hasil Konfirmasi Perbedaan I II I II 59,400,000 CB 55,000,000 NR NR 87,900,000 RD (13,500,000) 124,475,000 RD (105,600,000) 165,575,250 RD (100,000,000) 36,750,000 CB 42,500,000 NR NR 125,375,000 RD (61,120,000) 51,750,000 RD 34,650,000 122,500,000 CB 27,500,000 NR NR 898,725,250 (245,570,000) Dibuat oleh: Diperiksa oleh: Tanggal: Tanggal:

Penerimaan setelah tanggal neraca 59,400,000 r 74,400,000 r 18,875,000 r 65,575,250 r 36,750,000 r 64,255,000 r 86,400,000 r 122,500,000 r r 528,155,250 Indeks Periode: EE

Keterangan Ref KK Per Klien Penjualan 5,547,000,000 Retur penjualan (55,047,000) Diskon penjualan (11,094,000) 5,480,859,000 Catatan Pemeriksaan 1. Kami telah melakukan uji ketaatan (compliance test) dan uji substantif (s faktur penjualan dan surat jalan dengan mencocokkan dari buku penjua Pemeriksaan dilakukan dengan memerhatikan: a. Kebenaran jurnal dan kelengkapan dokumen. b. Pengawasan terhadap penjualan kredit, penentuan harga jual, pemb c. Kebenaran terhadap pelaporan PPN dalam SPM dan SSP. 2. Setelah dilakukan vouching, penjualan telah dilakukan dengan pisah bat (3) Penjualan 96.000.000 PPN keluaran 9.600.000 Piutang Usaha 105.600.000 (Koreksi untuk mencatat pesanan yang belum diterima oleh pelang Kesimpulan Pemeriksaan Menurut pendapat kelompok kami, saldo penjualan telah disajikan secara wa PT. PETA Skedul: Penjualan

PARE Dr Cr Per Audit Per Audit 31/12/2011 96,000,000 5,451,000,000 8,605,877,025 19,200,000 (74,247,000) (23,480,250) (11,094,000) 115,200,000 5,365,659,000 8,582,396,775 substantive test) atas penjualan secara bersamaan dengan memeriksa alan secara detail untuk bulan Desember 2012 (lihat skedul TOC1) berian diskon dan retur. tas yang tepat (lihat skedul PL 1.1 ) ggan atas transaksi PT Horas) ajar dan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku umum. Tanggal: Tanggal: Periode: PL1

Surat Jalan (SJ) Faktur Tanggal No. Tanggal No. Nama Pelanggan 27/12/2012 SJ136/12/12 6/12/2012 F136/12/12 PT. Manggis 29/12/2012 SJ137/12/12 9/12/2012 F137/12/12 PT. Horas 29/12/2012 SJ138/12/12 12/12/2012 F138/12/12 PD.Sirsak 4/1/2013 SJ001/01/13 4/1/2013 F001/01/13 Toko Kelapa 4/1/2013 SJ002/01/13 4/1/2013 F002/01/13 Toko Lemon 5/1/2013 SJ003/01/13 5/1/2013 F003/01/13 PT Andalas Catatan Pemeriksaan Syarat pengiriman barang adalah FOB Destination, penjualan dicatat ( saat penyerahan barang kepada pelanggan. Kesimpulan Pemeriksaan Setelah memeriksa transaksi penjualan sebelum dan sesudah tanggal adanya pergeseran pencatatan penjualan. Oleh karena itu, kami meny dicatat dalam periode yang benar. Vo (Vouching) Periksa surat jalan, faktur, dan perhitungan matematisnya. Selain itu, penjualan dan dibukukan ke kartu piutang dan kartu stok. Kami tidak menemukan faktur no 138 Tanggal 29/12/2012 Klien: PT. PETA Skedul: Uji atas pisah batas penjualan Dibuat oleh: Tanggal:

Jumlah (Rp) Tanggal Pencatatan 105,600,000 Vo 27/12/12 lihat hal 53 105,600,000 Vo 29/12/12 34,650,000 Vo 29/12/12 19,800,000 Vo 4/1/2013 105,600,000 Vo 4/1/2013 237,600,000 Vo 5/1/2013 (pendapatan diakui) pada l neraca, kami tidak menemukan yimpulkan bahwa penjualan sudah diperiksa pencatatan di buku Diperiksa oleh: Tanggal: Indeks PL1.1 Periode:

No Surat Jalan Faktur No Tanggal No Tanggal Nama Pelanggan 1 SJ132/12/12 6/12/2012 F132/12/12 6/12/2012 Toko Flamingo 2 SJ133/12/12 9/12/2012 F133/12/12 9/12/2012 PT. Bengkulu 3 SJ134/12/12 12/12/2012 F134/12/12 12/12/2012 PD.Sirsak 4 SJ135/12/12 21/12/2012 F135/12/12 21/12/2012 PT. Jambu 5 SJ136/12/12 27/12/2012 F136/12/12 27/12/2012 PT.Manggis 6 SJ137/12/12 29/12/2012 F137/12/12 29/12/2012 PT.Horas Kesimpulan Pemeriksaan : Setelah melihat seluruh transaksi penjualan di bulan Desember 2012 kami tidak m surat jalan dan buku besar. Klien: PT. PETA Skedul: Uji transaksi penjualan dan piutang

Bukti Jumlah (Rp) Otorisasi Footing Pendukung Periksa Pencatatan ke Buku Penj. Kartu Piutang Buku Besar 41,580,000 50,160,000 42,240,000 133,650,000 105,600,000 105,600,000 menemukan perbedaan tanggal faktur dengan tanggal Dibuat oleh: Diperiksa oleh: Indeks TOC1 Tanggal: Tanggal: Periode:

lihat buku 1 hal 58