PERKEMBANGAN ILMU GEOGRAFI

dokumen-dokumen yang mirip
HANDOUT MATA KULIAH GEOGRAFI EKONOMI OLEH: DR. ENOK MARYANI, M.S. BAGJA WALUYA, S.PD.

Kuliah 6. Paradigma Pentahapan. 4/4/2016 Marlan Hutahaean 1

Oleh: Hendry Wijaya, SE., M.Si.

Manusia tidak lagi ditentukan oleh alam, melainkan dipandang bahwa manusia sebagai faktor yang aktif dalam kehidupan ekonominya

Negara Maju??? Negara Berkembang..??

RUANG LINGKUP GEOGRAFI

BUKU AJAR GEOGRAFI EKONOMI

PENDEKATAN DAN KONSEP GEOGRAFI

BAB I PENDAHULUAN. yang menyebabkan GNP perkapita (Gross National Product) atau pendapatan. masyarakat meningkat dalam periode waktu yang panjang.

1) Mempertegas hubungan Manusia dengan Alam

I. PENDAHULUAN. yang menyebabkan GNP perkapita (Gross National Product) atau pendapatan

KONSEP, HAKEKAT DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN GEOGRAFI DLM IPS. /

1. Teori Pertumbuhan Ekonomi Historis a. Frederich List ( ) 1) Masa berburu dan mengembara 2) Masa beternak dan bertani

I. TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA PIKIR. Berdasarkan hasil seminar lokakarya (SEMLOK) tahun 1988 (Suharyono dan Moch. Amien,

KONSEP SISTEM DALAM SISTEM USAHATANI TERPADU

SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 1. Pengetahuan Dasar Geografilatihan soal , 3 dan 4. 1, 2 dan 3. 1, 5 dan 6. 2, 3 dan 4.

SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 2. Penelitian GeografiLatihan Soal 2.1. Lanskap fisik. Kependudukan

II. TINJAUAN PUSTAKA. lukisan atau tulisan (Nursid Sumaatmadja:30). Dikemukakan juga oleh Sumadi (2003:1) dalam

II. TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA PIKIR. Pada Seminar dan Lokakarya Geografi tahun 1988 yang diprakarsai oleh Ikatan

Konsep konsep dasar Geografi apakah yang dapat menjelaskan Geografi Pariwisata?

Geografi Pertanian (PGF 253) Lesson 1. PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP GEOGRAFI PERTANIAN

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Perkembangan Teori Pertumbuhan Ekonomi. Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM

PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP GEOGRAFI Setelah membaca kegiatan belajar ini, Anda diharapkan dapat: 1. menjelaskan pengertian geografi; 2.

PROSEDUR PENELITIAN GEOGRAFI REGIONAL

II. TINJAUAN PUSTAKA

ILMU ALAMIAH DASAR 3 DINI ROHMAWATI IPA dan PERKEMBANGAN DAYA ABSTRAKSI MANUSIA

Balanced vs. Unbalanced Growth

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN RUMUSAN HIPOTESIS. ilmu tersendiri yang mempunyai manfaat yang besar dan berarti dalam proses

TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA PIKIR

KARAKTERISTIK UMUM DAN STRUKTUR KEGIATAN EKONOMI NEGARA BERKEMBANG

IV. TAHAP-TAHAP PERTUMBUHAN EKONOMI ANDRI HELMI M, SE., MM.

HAKIKAT GEOGRAFI PENGERTIAN GEOGRAFI : Re typed by Suwarno, S.Si SMA Negeri 2 Kotawarimgin Timur - 1 -

PENGERTIAN GEOGRAFI PENGERTIAN GEOGRAFI

Bab 1: Pengetahuan Dasar Geografi

POLA KERUANGAN DESA A. Potensi Desa dan Perkembangan Desa-Kota Bintarto

BAB II LANDASAN TEORI. A. Pengembangan Potensi Kawasan Pariwisata. berkesinambungan untuk melakukan matching dan adjustment yang terus menerus

SRI HAYATI DEFINISI DAN PERKEMBANGN GEOGRAFI POLITIK

HAKIKAT GEOGRAFI A. RUANG LINGKUP GEOGRAFI

BAB I PENDAHULUAN. makin maraknya alih fungsi lahan tanaman padi ke tanaman lainnya.

Teori Pertumbuhan Ekonomi

Teori Pengeluaran Pemerintah. Sayifullah, SE., M.Akt. Materi Presentasi. Teori Makro Rostow dan Musgrave Wagner Peacock dan Wiseman Teori Mikro

Contoh Penelitian Geografi : -Judul Penelitian : b. Perumusan tujuan penelitian. c. Penyusunan hipotesa penelitian:

KONSEP GEOGRAFI DALAM IPS. Konsep Geografi adalah pola abstrak yang berkenaan dengan gejala-gejala kongkret tentang geografi.

Konsep Dasar Geografi

PENDAPATAN REGIONAL REGIONAL INCOME

BAB I. KONDISI KETENAGAKERJAAN dan DAMPAKNYA TERHADAP PEMBANGUNAN EKONOMI. Uji Kompetensi

Pendapatan Regional/ Regional Income

BAB I PENDAHULUAN. bentuk kenaikan pendapatan nasional. Cara mengukur pertumbuhan ekonomi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. akademisi ilmu ekonomi, secara tradisional pembangunan dipandang sebagai

METODE PENELITIAN GEOGRAFI KD-1 PERTEMUAN-1

SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 8. SUPLEMEN PENGINDRAAN JAUH, PEMETAAN, DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI (SIG)LATIHAN SOAL 8.1.

RELEVANSI FILSAFAT MANUSIA DALAM KEHIDUPAN. Oleh Dr. Raja Oloan Tumanggor

Eksplorasi Karakteristik Pembangunan Ekonomi Desa Melalui Unsur-Unsur Budaya Universal di Desa Ngadas Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang

PENDAHULUAN Latar Belakang

Ruang Lingkup dan Proses Pembelajaran IPS

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dewi Fitriyani, 2013

I. PENDAHULUAN. Pertanian merupakan sumber mata pencaharian sebagian besar masyarakat Provinsi

II TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA PIKIR

I. PENDAHULUAN. berdomisili di daerah pedesaan dan memiliki mata pencaharian disektor

BAB I PENDAHULUAN. Secara defenitif, pada awalnya pengertian pembangunan ekonomi diberi

BAB I PENDAHULUAN. pemicu munculnya permasalahan lingkungan baik biotik, sosial, kultural,

DESA - KOTA : 1. Wilayah meliputi tanah, letak, luas, batas, bentuk, dan topografi.

BAB IV AKTIVITAS EKONOMI SEKUNDER

II. TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA PIKIR. Geografi merupakan ilmu pengetahuan yang mencitrakan (to describe),

I. PENDAHULUAN. masyarakat Indonesia salah satunya di Provinsi Sumatera Selatan. Pertanian

I. PENDAHULUAN. kehidupan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Kehidupan manusia

BAB I PENDAHULUAN. Setiap orang selalu berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya, untuk

OLEH ENCEP SUPRIATNA

RESOURCES ACCOUNTING VALUASI EKONOMI SUMBERDAYA ALAM DAN LINGKUNGAN 2015/2016

Transformasi Paradigma Pembangunan Ekonomi

Teori-teori Alternatif dan Arti Pembangunan

Dasar - Dasar Geografi

Teori Tahap-Tahap Pertumbuhan Ekonomi Walt Whitman Rostow

Konsep Perubahan Sosial

DASAR-DASAR ILMU SOSIAL MASYARAKAT INDONESIA DALAM HADAPI GLOBALISASI

BAB I PENDAHULUAN. berkembang adalah adanya kegiatan ekonomi subsistence, yakni sebagian besar

I. PERKEMBANGAN. Pengenalan lingkungan sekitar mulai diperkenalkan sejak manusia masih anak-anak (balita)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Paradigma Pembangunan Perspektif Taxonomi : Paradigma Behavioralisme dan Psikodinamika

GEOGRAFI Kelas X. ISBN (nomor jilid lengkap) ISBN

I. PENDAHULUAN. kualitas produk melalui usaha diversifikasi, intensifikasi, ekstensifikasi dan

KAUSALITAS PRODUKSI TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA INDUSTRI GULA KELAPA DI KECAMATAN WONOSEGORO KABUPATEN BOYOLALI TESIS

Bab V POTENSI, MASALAH, DAN PROSPEK PENGEMBANGAN WILAYAH. 5.1 Potensi dan Kendala Wilayah Perencanaan

I. PENDAHULUAN. (space), seperti terlihat dalam perspektif geografi bahwa seluruh permukaan bumi

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Indonesia merupakan salah satu negara yang terletak di Asia

ELEMEN-ELEMEN Surveilans Epidemiologi

II. TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA PIKIR. pendapat para ahli yang berkaitan dengan variabel-variabel pada penelitian ini.

METODE PENDEKATAN GEOGRAFI

KETERSEDIAAN ENERGI DAN PEMBANGUNAN EKONOMI NTT

I. PENDAHULUAN. Indonesia sebagai negara agraris mempunyai peluang yang cukup besar dalam

geografi Kelas X PENGETAHUAN DASAR GEOGRAFI I KTSP & K-13 A. PENGERTIAN GEOGRAFI a. Eratosthenes b. Ptolomeus

BAB I PENDAHULUAN. tinggi umumnya bermatapencarian sebagai petani. Adapun jenis tanaman yang

BAB I PENDAHULUAN Latar belakang

I. PENDAHULUAN. Pembangunan yang dilakukan di negara-negara dunia ketiga masih menitikberatkan

DIMENSI PEMBANGUNAN. Anie Eka Kusumastuti. Faculty of Animal Husbandry, Brawijaya University, Malang

MANAJEMEN STRATEGIS BERBASIS BALANCED SCORECARD

PROSPEK DAN PERMASALAHAN SISTEM PERTANIAN ORGANIK (SPO) Syekhfani. Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia merupakan negara maritim, dimana 70 persen dari luas wilayah

Transkripsi:

PERKEMBANGAN ILMU GEOGRAFI Dimulai sejak jaman Yunani Kuno: Cerita pengalaman suatu daerah Melepaskan diri dari alam pikiran yang bersifat kepercayaan (mitologi), dimana abad VI SM berkembang IPA didasarkan pada logika (filsafat), seperti: Anaximenes, Thales, Herodotus, Erasthosthenes. Abad kegelapan (the dark ages/abad pertengahan) dan muncul masa Renaissance. (petualangan besar dari Eropa dan geografi utk kepentingan kolonialisme). Geografi masih membicarakan tentang alam dan berbagai aspek kehidupan di permukaan bumi. Dianggap sebagai peletak dasar geografi fisik: Van woodmard (1696) menyelidiki tentang fosil-fosil. Issac Vossius (1663) tentang arus laut di dunia. Halley menjelaskan tentang adanya angin pasat dan angin musim. Cuache (1752) membahas tentang pembentukan pegunungan. Buffon (1778) buku berjudul Epocue de la Nature. Hutton (1788) buku berjudul Theory of the earth. Geografi Modern muncul abad XVIII Immanue Kant (geografi politik) membagi 6 bagian: Matematical Geography, Moral Geography, Political Geography, Physical Geography, Merchantile Geography, Theological Geography. Karl Ritter (1779-1859), secara ilmiah, Fisis determinis, Geografi Sosial. Daerah yang didiami manusia dan pemetaannya Gerak perpindahan manusia dan sebab akibatnya Peranan alam dalam menentukan kehidupan manusia Ernst Kapp dengan Kultur Geographie. Manusia dianggap sebagai mahluk yang aktif terhadap lingkungan dan tempat tinggalnya, dan tidak pasif seperti anggapan Ritter. Otto Schluter (1872) jalan keluar bagi Anthropogeographie Ratzel. Bahwa bukan alam yang menjadi dasar kerja Geografi, tetapi manusia dan kebudayaannya (Pandangan Kultur Geographie): Geografi tempat tinggal, Geografi ekonomi, Geografi Transportasi.

Paul Vidal de la Blache (1845-1919) dari fisis determinis menjadi Possibilisme. Geografi bukanlah pengetahuan buku semata-mata tetapi haruslah dimulai dari kenyataan, bahwa setiap teori dan kerangka pemikiran harus dapat dibuktikan. Faktor yang menentukan kehidupan manusia adalah Genre de Vie artinya: tipe proses produksi yang dipilih manusia dari kemungkinan-kemungkinan yang diberikan oleh tanah, iklim, dan ruang yang terdapat di suatu daerah. PENGERTIAN DAN PENDEKATAN Alexander: Geography the study of spatial variation on the earth s surface. Geografi mempelajari sesuatu gejala, sesuatu aspek dari segi ruang. Ruang muka bumi bisa dipelajari secara keseluruhan (general geography) atau bagian demi bagian (Regional Geography). Sering disebut: space science, spatial science, areal science, regional science. Semlok 1988 di Semarang: Geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kelingkungan, kewilayahan dalam konteks keruangan. Konsep atau prinsip dasar Geografi: Prinsip penyebaran (distribution) Prinsip relasi (relationship) Prinsip region PENGERTIAN GEOGRAFI EKONOMI Geografi Ekonomi = Geonomics = Economic in Space Alexander: Economic Geography is the study of areal variation or the earth s surface in man s activities related to producing, exchanging, and consuming wealth. Geografi pertanian Geografi Industri Geografi perdagangan dan industri Geografi sumberdaya Geografi energi Geografi pariwisata

Ada dua pendekatan dalam Geografi Ekonomi: 1. Pendekatan regional Economic region: suatu daerah yang pada umumnya memperlihatkan suatu keseragaman dari pada hasil kerja segolongan penduduk di daerah itu dalam mengambil faedah atau manfaat dari sumber-sumber alam yang ada, dengan membedakannya dari daerah lain di sekitarnya. 2. Pendekatan Topik Pendekatan mengenai suatu gejala atau fenomena tertentu atau terhadap gejalagejala pembentuk fenomena. Region: suatu wilayah muka bumi yang karena kerjasama dan pengaruh berbagai faktor memperlihatkan suatu individualitas dan homogenitas tersendiri, dan jelas dapat dibedakan dari daerah disekitarnya. Alexander: a region = an area juga digunakan istilah zone, belt, land, realm. - region fisis - region sosial ekonomic - region budaya Economic region : suatu daerah yang pada umumnya memperlihatkan keseragaman daripada hasil kerja segolongan penduduk di daerah itu dalam mengambil faedah atau manfaat dari sumber-sumber alam yang ada dengan membedakan diri daripada yang terdapat di daerah lain di sekitarnya. Hasil kerja manusia (Jones): productive occupation Pendekatan topik: - Commodity approach,misalnya: karet, teh, kelapa. - Activity or occupational approach: pertanian karet rakyat. Tiga masalah pertanyaan dasar dalam membahas geografi ekonomi: Pertama: Where is the economic activity located? Kedua: What are the characteristics or the economic activity? Ketiga: To what other penomena is the economic activity related? Untuk mencari hubungan tersebut digunakan pendekatan: 1) Analisa sebab akibat (causal relationship)

2) Analisa hubungan fisik dan kultural 3) Relasi intern dan ekstern (analisa dalam hubungan-hubungan ruang) 4) Analisa korelasi (menggunakan data statistik) MACAM-MACAM AKTIVITAS EKONOMI Aktivitas Ekonomi manusia: 1. Primary occupation: bidang usaha yang langsung berhubungan dgn hasil produksi dr apa2 yg disediakan oleh alam. 2. Secondary occupation: usaha yg berhubungan dgn proses pengolahan dan pengubahan bahan mentah atau bahan dasar mjd barang jadi/setengah jadi. Sering disebut Manufacturing atau industri dlm arti sempit. 3. Tertiary occupation: usaha di bidang pelayanan dan jasa. Pada negara berkembang usaha bidang primer sgt penting dan dominan. Makin maju dan tinggi tingkat teknologi peranan sektor primer semakin berkurang. Contoh: Indonesia (70%), India (70%), Zaire (80%), sedangkan Jepang (40%) dan Italia (50%). Bahkan utk negara maju dibawah 20% seperti di Inggris (5%). Thomas, membagi 3 aktivitas ekonomi manusia berdasarkan real income : 1. Commercial 2. Commercial subsistence 3. Subsistence with some commerce

MAJOR CATAGORIES OF ECONOMIC ACTIVITIES SERVICES Services usually agglomerated in urban places TRANSPORTATION AND TRADE Changing the Location and ownership of product of: 1. Commercial gathering 2. Commercial bioculture 3. Manufacturing COMMERCIAL MANUFACTURING Changing the FORM of product of: 1. Commercial gathering 2. Commercial bioculture 1. Mixed Farming 2. Mediteranean agriculture BIOCULTURE 1. Livestock ranching 2. Dairy Farming 3. Other animal farming 1. Grain Farming 2. Other crop farming GHATHERING Fishing, Hunting, of wild animals Forest gathering of wild plants Mining SUBSISTENCE Subsistence Herding Subsistence Farming Intensive Primitive Subsistence Gathering

PERTUMBUHAN EKONOMI Indonesia Sebagai Negara Agraris - Sebagian besar (70%) penduduk Indonesia tinggal di pedesaan - Umumnya bermata pencaharian sbg petani - Kepemilikan lahan sempit (< 0,5 ha/ rumah tangga tani) - Keuntungan dlm sektor pertanian sangat minim Upaya pemerintah dlm Pembangunan Sektor Pertanian - Intensifikasi - Ekstensifikasi REPELITA II Pembangunan sektor Industri didukung oleh Pertanian yang mantap. Jumlah & Perkembangan manusia yang semakin tinggi yang ditunjang IPTEK, berakibat semakin kompleknya kegiatan perindustrian. Pertumbuhan ekonomi menurut analisa Rostow : 1. Perubahan orientasi organisasi ekonomi, politik dan sosial yang awalnya ke dalam menjadi orientasi ke luar. 2. Perubahan pandangan masyarakat thdp jumlah anak 3. Perubahan kegiatan penanaman modal dari tidak produktif ke arah kegiatan produktif. 4. Perubahan cara masyarakat dlm menentukan kedudukan seseorang dlm masyarakat, dari berdasarkan keluarga/suku bangsa menjadi berdasar pada pekerjaannya. 5. Kehidupan manusia ditentukan oleh alam menjadi manusia harus dapat memanipulasi alam sekitar utk menciptakan kemajuan.

Pertumbuhan Ekonomi (oleh Industri) Negara-negara di Dunia (W.W. ROSTOW): The Age of High Mass Consumption Hadirnya industri yang menghasilkan barang-barang konsumsi tahan lama & jasa, teknologi canggih GNP meningkat, Masy. Mengkonsumsi barang lux The Drive to Maturity Perkembangan industri tumbuh scr berkesinambungan & sumbangan besar thdp pendapatan nasional Take off Segala kendala pertumbuhan dpt diatasi, terobosan ke arah peningkatan taraf hidup, maraknya pert. Industri untk meningkatkan investasi The Preconditon for Take Off Masa peralihan, adanya ketidakccocokan dgn cara tradisional, mulai cari cara baru. The Traditional society Masyarakat yg strukturnya dibangun dlm prod-prod yg sgt terbatas & utk dikonsumsi sendiri.