BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG

dokumen-dokumen yang mirip
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER. 14/MEN/2009 TENTANG MITRA BAHARI

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR PER.18/MEN/2008 TENTANG AKREDITASI TERHADAP PROGRAM PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR DAN PULAU-PULAU KECIL

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR PER. 18/MEN/2008 TENTANG AKREDITASI TERHADAP PROGRAM PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR DAN PULAU-PULAU KECIL

PETUNJUK TEKNIS PENGHARGAAN KIHAJAR UNTUK KEPALA DAERAH 2017

MEMUTUSKAN: : PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PEMBERIAN PENGHARGAAN ADIBAKTI MINA BAHARI.

ORGANISASI, MEKANISME, DAN INSTRUMEN PENILAIAN BAB I PENDAHULUAN

KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA, NOMOR KEP.25/MEN/2009 TENTANG

04/PP/DITDIKTENDIK/2012 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN PUSTAKAWAN BERPRESTASI

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.08/MEN/2009 TENTANG

04/PP/DITDIKTENDIK/2011 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN PUSTAKAWAN BERPRESTASI

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR P.84/MENLHK-SETJEN/KUM.1/11/2016 TENTANG PROGRAM KAMPUNG IKLIM

Buku Pedoman PENGHARGAAN ENERGI MENUJU DESA MANDIRI ENERGI DI JAWA TENGAH TAHUN 2015

PENGHARGAAN ADHIKARYA PANGAN NUSANTARA TAHUN 2016

PERATURAN MENTERI KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA Nomor : P.5/Menhut-II/2012 TENTANG

P Direktur Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan

Petunjuk Teknis Apresiasi Layanan Pendidikan Masyarakat Melalui Lomba Kompetensi Peserta Didik Paket C Vokasi

AN PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 21/PERMEN-KP/2015 TENTANG KEMITRAAN PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN

Panduan Teknis Apresiasi Layanan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan Melalui. Lomba Kompetensi Peserta Didik Paket C Vokasi Tahun 2017

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 40/PERMEN-KP/2014 TENTANG

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

Oleh: Ir. Agus Dermawan, M.Si. Direktur Konservasi Kawasan dan Jenis Ikan

NSPK Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria

KATA PENGANTAR. Semarang, Maret 2018

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR /PERMEN-KP/2017 TENTANG LAPORAN HARTA KEKAYAAN PENYELENGGARA NEGARA

non pemerintah/ swasta yang dananya bersumber dari dana publik, baik APBN/ APBD, sumbangan masyarakat, maupun dari luar negeri.

2018, No Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahu

PETUNJUK TEKNIS PENINGKATAN MUTU MELALUI LOMBA LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN BERPRESTASI TINGKAT NASIONAL

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 23 / PRT / M / 2009 TENTANG PEDOMAN FASILITASI PENYELENGGARAAN FORUM JASA KONSTRUKSI

2018, No Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun

04/PP/DITDIKTENDIK/2014 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN PUSTAKAWAN BERPRESTASI

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR PER.15/MEN/2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

2 Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lemb

NSPK Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria

2016, No Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Penjaminan Mutu Pendidik

GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 46 TAHUN 2013 TENTANG

PENGHARGAAN ADHIKARYA PANGAN NUSANTARA TAHUN 2016

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR PER.07/MEN/2008 TENTANG BANTUAN SOSIAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DAN PEMBUDIDAYA IKAN

1. PENDAHULUAN TUJUAN SASARAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,

2017, No Indonesia Tahun 2011 Nomor 83, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5235); 4. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG

PEDOMAN PENYELENGGARAAN ANUGERAH IPTEK BUDHIPURA TINGKAT PROPINSI SE INDONESIA

2016, No Kehutanan tentang Penyuluh Kehutanan Swasta dan Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 199

SUMBER DAYA KELAUTAN DAN PERIKANAN KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGAWASAN SUMBER DAYA KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR 56/KEP-DJPSDKP/2015 TENTANG

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2015 TENTANG PENILAIAN FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA BERPRESTASI

PERJANJIAN KERJA SAMA ANTARA DIREKTORAT JENDERAL KELAUTAN, PESISIR, DAN PULAU PULAU KECIL, KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA DAN

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG

ANTARA DIREKTORAT JENDERAL KELAUTAN, PESISIR, DAN PULAU-PULAU KECIL, KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA DAN TENTANG

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER. 18/MEN/2007 TENTANG

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 38/PERMEN-KP/2013 TENTANG KEBIJAKAN DAN STRATEGI PENYULUHAN PERIKANAN

ACADEMIC LEADER TAHUN 2018

Pedoman Teknis Penyiapan Kelembagaan Kawasan Konservasi Perairan di Daerah. Satker Direktorat Konservasi dan Taman Nasional laut 2008

DESKRIPSI PROGRAM BEASISWA PRESTASI TAHUN 2016

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR PER.15/MEN/2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PAUD DAN PENDIDIKAN MASYARAKAT DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN KELUARGA PEDOMAN LOMBA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

KEPUTUSAN DIREKTUR LEMBAGA PENGELOLA MODAL USAHA KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR 20/KEP-LPMUKP/2017 TENTANG

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN KOORDINASI PENANAMAN MODAL REPUBLIK INDONESIA,

PENILAIAN PROPOSAL-BORANG SELEKSI PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2016

PANDUAN PROGRAM PENGEMBANGAN KEILMUAN GURU BESAR BAGI DOSEN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA TAHUN ANGGARAN 2017

I. KETENTUAN UMUM: PENGUMUMAN

Budhipura 2015 PEDOMAN PENYELENGGARAAN ANUGERAH IPTEK TINGKAT PROPINSI SE-INDONESIA

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA, TENTANG

Pedoman Umum Penyusunan Rencana Pengembangan Desa Pesisir

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR / PERMEN-KP/2017 TENTANG SATU DATA KELAUTAN DAN PERIKANAN

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS NOMOR KEP.57/LATTAS/IV/2014 TENTANG

PERATURAN MENTERI KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA Nomor : P.29/Menhut-II/2013 TENTANG PEDOMAN PENDAMPINGAN KEGIATAN PEMBANGUNAN KEHUTANAN

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 49 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS UNIT KERJA DI LINGKUNGAN LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN

BUPATI KLATEN PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN DAERAH KABUPATEN KLATEN NOMOR 9 TAHUN 2014 TENTANG TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN

LEMBARAN DAERAH KOTA CILEGON TAHUN : 2012 NOMOR : 10 PERATURAN DAERAH KOTA CILEGON NOMOR 10 TAHUN 2012 TENTANG

PETUNJUK TEKNIS BANTUAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN PERGURUAN TINGGI AGAMA ISLAM (PTAI) TAHUN ANGGARAN 2014

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.01/MEN/2011 TENTANG

Lampiran SK Dirjen Pendidikan Islam Nomor: 1366 Tahun 2014 PEDOMAN TEKNIS PELAKSANAAN

PETUNJUK TEKNIS ANUGERAH KIHAJAR 2016

PROVINSI DAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN/KOTA TAHUN 2013

I. KETENTUAN UMUM: I.a

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,

2016, No Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5494); 3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara R

- 1 - MENTERI DESA, PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL, DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PEDOMAN BANTUAN BEASISWA PENYUSUNAN TESIS DAN DISERTASI COREMAP-CTI TAHUN 2016 BAB I PENDAHULUAN

2018, No Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5038); 2. Peraturan Pemerintah Republik Indo

BAB III STANDAR NASIONAL PENELITIAN. Bagian Kesatu. Ruang Lingkup Standar Nasional Penelitian. Pasal 42

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.24/MEN/2010 TENTANG

PETUNJUK TEKNIS KOMPETISI INOVASI ALAT PENANGKAP IKAN YANG RAMAH LINGKUNGAN

Transkripsi:

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Dalam melaksanakan pengelolaan wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil, Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal Kelautan, Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil terus berupaya memberikan kontribusinya melalui berbagai program, diantaranya adalah penataan ruang laut, pesisir dan pulau-pulau kecil, perlindungan dan konservasi sumberdaya alam pesisir, rehabilitasi dan pemulihan cadangan sumberdaya alam, mitigasi bencana lingkungan laut dan pesisir, pendayagunaan pulau-pulau kecil secara berkelanjutan dan berbasis lingkungan serta pemberdayaan masyarakat pesisir, sesuai dengan mandat Undang-Undang Nomor 1 tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil. Seluruh upaya tersebut dilakukan secara holistik oleh seluruh komponen bangsa, terutama para pemangku kepentingan (stakeholders) di subsektor pesisir, laut dan pulau-pulau kecil karena sumbangsih dan kontribusi tersebut sangatlah menentukan keberhasilan berbagai program yang dicanangkan. Dalam rangka menumbuhkan, memotivasi, dan meningkatkan peran aktif para pemangku kepentingan, maka diperlukan suatu bentuk apresiasi dari pemerintah melalui pemberian Penghargaan Pesisir (Coastal Award). Coastal Award diberikan kepada Pemerintah Daerah, Akademisi, Kelompok Masyarakat, Korporasi, Jurnalis dan Konsorsium Mitra Bahari yang tidak sekedar peduli terhadap pengelolaan wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil secara berkelanjutan, tetapi juga dinilai berhasil dan berkontribusi nyata dalam mendukung pengelolaan wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil secara berkelanjutan atas inisiatif sendiri. 1

B. TUJUAN Pelaksanaan pemberian Coastal Award bertujuan untuk mengapresiasi, mendorong dan meningkatkan upaya pengelolaan wilayah pesisir, laut dan pulaupulau kecil secara terpadu dan berkelanjutan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah, Akademisi, Kelompok Masyarakat, Jurnalis, Korporasi dan Konsorsium Mitra Bahari. C. SASARAN Sasaran penyusunan pedoman ini adalah terlaksananya penilaian prestasi secara objektif terhadap Pemerintah Daerah, Akademisi, Kelompok Masyarakat, Jurnalis, Korporasi dan Konsorsium Mitra Bahari dalam pengelolaan wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil. D. RUANG LINGKUP Ruang lingkup Pedoman Pemberian Coastal Award meliputi : 1. Bentuk dan Kategori 2. Penyelenggaraan E. PENGERTIAN UMUM Dalam pedoman ini yang dimaksud dengan 1. Penghargaan Pesisir ( Coastal Award) adalah suatu bentuk apresiasi kepada para pemangku kepentingan yang tidak hanya sekedar peduli terhadap pengelolaan wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil secara berkelanjutan, tetapi juga yang dinilai berhasil dan berkontribusi nyata dalam mendukung pengelolaan wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil secara berkelanjutan atas inisiatif sendiri; 2. Pemerintah Daerah adalah Kabupaten atau Kota yang memiliki kepedulian dan berhasil mengimplementasikan pengelolaan wilayah pesisir, laut dan pulaupulau Kecil; 2

3. Akademisi adalah perorangan yang memiliki keahlian, kompetensi ilmiah dan pengalaman profesional dalam pengelolaan wilayah pesisir, laut dan pulaupulau kecil; 4. Kelompok Masyarakat adalah kelompok atau anggota kelompok masyarakat yang memiliki motivasi, kepedulian, prakarsa, dan karya dalam pengelolaan wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil yang berkelanjutan; 5. Korporasi adalah perusahaan swasta, BUMN, BUMD, yang memiliki komitmen dalam mendukung pengembangan usaha dan pembangunan pesisir, laut dan pulau-pulau kecil; 6. Jurnalis adalah wartawan media cetak, elektronik maupun media online baik lokal maupun nasional yang sering menulis/mengulas dan meliput artikel tentang pengelolaan wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil; 7. Mitra Bahari adalah jejaring pemangku kepentingan di bidang pengelolaan wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil dalam penguatan kapasitas sumberdaya manusia, kelembagaan, pendidikan, penyuluhan, pendampingan, pelatihan, penelitian terapan dan pengembangan rekomendasi kebijakan. D. DASAR HUKUM Ketentuan hukum yang menjadi landasan dalam pemberian Coastal Award mencakup : 1. Undang-Undang Nomor 1 tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil 2. Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2007 tentang Konservasi Sumber Daya Ikan; 3. Peraturan Presiden Nomor 121 tentang Rehabilitasi Wilayah Pesisir dan Pulau- Pulau Kecil; 4. Peraturan Presiden Nomor 122 tentang Reklamasi di Wilayah Pesisir dan Pulau- Pulau Kecil; 3

5. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.18/MEN/2008 tentang Akreditasi Terhadap Program Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil. 6. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 15 Tahun 2010 tentang Organisasi dan tata Kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan. 4

BAB II BENTUK, PENGHARGAAN DAN KATEGORI A. BENTUK PENGHARGAAN Bentuk penghargaan yang diberikan pada setiap kategori berupa Piagam Coastal Award dari Menteri Kelautan dan Perikanan, Piala, Plakat serta bentuk apresiasi lainnya dari Direktorat Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, Kementerian Kelautan dan Perikanan. B. KATEGORI Coastal Award diberikan kepada Pemerintah Daerah, Akademisi, Kelompok Masyarakat, Korporasi dan Jurnalis, serta Konsorsium Forum Mitra Bahari yang telah memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan pengelolaan wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil secara terpadu yang berkelanjutan, dengan nama dan jumlah kategori sebagai berikut: 1. Pemerintah Daerah Penghargaan diberikan kepada Pemerintah Kabupaten atau Kota yang memiliki kepedulian yang tinggi dan berhasil mengimplementasikan pengelolaan wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau Kecil, dengan kriteria penilaian sebagai berikut : Memiliki dokumen perencanaan pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil serta dokumen lainnya yang mendukung program-program pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil (Dokumen berupa PERDA, SK Bupati/Wali Kota); Memiliki program-program pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil secara berkelanjutan; Menyediakan dukungan sarana dan prasarana serta mengalokasikan anggaran yang berkaitan dengan kegiatan perencanaan dan program-program pengelolaan wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil; Memiliki kelembagaan pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil; 5

Melaksanakan program-program pemanfaatan, pengawasan dan pengendalian wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil. 2. Akademisi Penghargaan diberikan kepada perorangan yang memiliki keahlian, kompetensi ilmiah dan pengalaman profesional dalam pengelolaan wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil, dengan kriteria penilaian sebagai berikut : Memiliki pemikiran konseptual ilmiah tentang pembangunan kelautan dan perikanan berkelanjutan; Memiliki publikasi ilmiah bereputasi nasional dan internasional dalam lingkup yang terkait dengan pengelolaan wilayah pesisir, laut, dan pulau-pulau kecil; Memiliki pengalaman profesional dalam perencanaan dan pemanfaatan wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil terpadu; Berperan aktif sebagai motivator dan dinamisator profesional dalam implementasi dan diseminasi praktek-praktek terbaik pengelolaan wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil. 3. Kelompok Masyarakat Penghargaan diberikan kepada kelompok atau anggota kelompok masyarakat yang memiliki motivasi, kepedulian, prakarsa, dan karya dalam pengelolaan wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil yang berkelanjutan, dengan kriteria penilaian sebagai berikut : Menginisiasi upaya pengelolaan wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil; Mengimplementasikan upaya pengelolaan wilayah pesisir, laut dan pulaupulau kecil yang berdampak pada peningkatan kualitas lingkungan dan sosial ekonomi masyarakat secara berkelanjutan; Berperan serta dalam proses pelaksanaan pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil; Mereplikasi dan mengembangkan praktek-praktek terbaik pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. 6

4. Korporasi Penghargaan diberikan kepada perusahaan swasta, BUMN, BUMD, yang memiliki komitmen dalam mendukung pengembangan usaha dan pembangunan pesisir, laut dan pulau-pulau kecil, dengan kriteria penilaian sebagai berikut : Berkomitmen secara berkesinambungan dalam pengelolaan wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil; Berperan aktif dalam mendukung dan memfasilitasi pelaksanaan program pengelolaan wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil yang terpadu dan berkelanjutan; Memberikan peluang dan insentif kepada masyarakat (fasilitas akses permodalan, kemudahan perizinan, peningkatan kapasitas manajemen usaha dan pengolahan). 5. Jurnalis Penghargaan diberikan kepada wartawan media cetak, elektronik maupun media online baik lokal maupun nasional yang sering menulis/mengulas artikel dan meliput tentang pengelolaan wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil, dengan kriteria penilaian sebagai berikut : Sering menulis artikel tentang pembangunan kelautan, pesisir dan pulau-pulau kecil baik dari kualitas maupun kuantitas; Aktif mewartakan kegiatan-kegiatan yang terkait dengan pengelolaan wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil (minimal 2 tahun terakhir); Obyektifitas dalam pewartaan; Tulisan/artikel/liputan merupakan hasil karya sendiri dan/atau tim dapat disertai dengan foto-foto yang aktual tentang isu-isu pengelolaan wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil; Tulisan/artikel/liputan memberikan motivasi, inspirasi, ide, gagasan, saran dan sudut pandang baru dalam pengelolaan wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil. 7

6. Konsorsium Mitra Bahari Penghargaan diberikan kepada konsorsium mitra bahari, dengan kriteria penilaian sebagai berikut : Memiliki struktur perangkat pendukung dan fungsi organisasi yang efektif; Memiliki rencana strategis yang disusun secara partisipatif dengan melibatkan semua pemangku kepentingan; Mampu berkomunikasi dan bekerjasama secara efektif dengan para pemangku kepentingan (Pemerintah Pusat dan Daerah, Perguruan Tinggi, Dunia Usaha dan Masyarakat) dalam mensosialisasikan, memfasilitasi, melaksanakan, dan mendesiminasikan rencana dan capaian program pengelolaan wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil; Membangun semangat kemitraan antar pemangku kepentingan secara berkelanjutan; Berkontribusi dalam pembangunan kelautan dan perikanan melalui pendidikan dan pelatihan, penyuluhan dan pendampingan, penelitian terapan serta pengembangan rekomendasi kebijakan; Memiliki pembiayaan dari luar APBN. 8

BAB III PENYELENGGARAAN A. MEKANISME PENILAIAN Mekanisme pemberian Coastal Award memiliki tahapan sebagai berikut : 1. Pembentukan dan penetapan Tim Coastal Award oleh Direktur Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil; 2. Menyusun pedoman umum sebagai acuan dalam melaksanakan tahapan kegiatan Coastal Award; 3. Menyebarluaskan informasi tentang pelaksanaan Coastal Award baik Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota maupun kepada masyarakat perorangan dan kelompok; 4. Menerima usulan dan melakukan seleksi administrasi; 5. Melaksanakan rapat penilaian administrasi dan penetapan nominasi; 6. Melakukan verifikasi berupa penilaian lapangan; 7. Melaksanakan rapat penetapan calon penerima penghargaan. B. TIM PENILAI Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulaupulau Kecil tersebut, Tim Penilai yang berperan dalam penyusunan indikator penilaian dan penilaian kelayakan calon penerima Coastal Award, terdiri dari : 1. Himpunan Ahli Pengelolaan Pesisir Indonesia (HAPPI); 2. Tim yang beranggotakan perwakilan setiap eselon II di lingkungan Direktorat Jenderal KP3K; 3. Profesional. Tim Penilai bertugas untuk : 1. Melakukan penilaian administrasi; 2. Melakukan verifikasi lapangan 3. Memberikan rekomendasi dan mengusulkan penetapan calon penerima penghargaan kepada Direktur Jenderal KP3K. 9

C. PENETAPAN Calon penerima Coastal Award ditetapkan dengan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, dengan masing-masing kategori untuk 1 terbaik. D. PELAKSANAAN Pemberian Coastal Award dilaksanakan setiap 2 tahun sekali oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan dan penyerahan penghargaan dilaksanakan pada Pembukaan Pelaksanaan Konferensi Nasional (KONAS) Pengelolaan Sumberdaya Pesisir, Laut, dan Pulau-pulau Kecil pada bulan November 2014. E. MEKANISME PENGUSULAN 1. Calon penerima penghargaan untuk kategori Pemerintah Daerah, Akademisi, Kelompok Masyarakat, dan Korporasi diusulkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi. 2. Kategori Jurnalis dapat mengusulkan sendiri oleh calon penerima dan/atau melalui pimpinan redaksi; 3. Kategori Konsorsium Mitra Bahari diusulkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi; 4. Mengisi form terlampir disertai profil dan data dukung sesuai dengan indikator penilaian; 5. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi, Jurnalis dan/atau Pimpinan Redaksi menyampaikan usulan kepada Sekretaris Direktorat Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan selaku Ketua Tim Pemberian Coastal Award dengan alamat : Jln. Medan Merdeka Timur No. 16 Gedung Mina Bahari III Lantai 11 Jakarta Pusat 10110 Telp. (021) 3513268 Fax. (021) 3522060 dan 3520357, http//:kp3k.kkp.go.id Email: ortala_kp3k@yahoo.co.id. 10

MEKANISME PENGUSULAN CALON PENERIMA PENGHARGAAN COASTAL AWARD Tim Pemberian Penghargaan Coastal Award Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Usulan Kategori Pemerintah Daerah, Akademisi, Kelompok Masyarakat dan Korporasi Usulan Kategori Konsorsium Mitra Bahari Usulan Kategori Jurnalis F. SOSIALISASI - Sosialisasi telah disampaikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal KP3K pada acara Rateknis KP3K; - Penyampaian buku pedoman pemberian Coastal Award kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi serta Kabupaten/Kota; - Melalui Webisite KP3K : www.kp3k.kkp.go.id - Dinas Kelautan dan Perikanan menyebarluaskan informasi pemberian Coastal Award kepada pemangku kepentingan terkait. 11

G. JADWAL KEGIATAN NO. KEGIATAN WAKTU 1. Sosialisasi dan Publikasi - Sosialisasi oleh Sekretaris Direktorat Jenderal KP3K pada acara Rateknis KP3K - Penyampaian buku pedoman pemberian Coastal Award kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi serta Kabupaten/Kota; - Melalui Webisite KP3K : www.kp3k.kkp.go.id - Penyebarluasan informasi oleh Dinas KP Provinsi kepada pemangku kepentingan 2. Penerimaan Usulan Calon Penerima Penghargaan 5 Maret April April Mei Mei Minggu I Agustus 3. Seleksi Calon Penerima : a. Administrasi b. Lapangan Agustus September 4. Penetapan Penerima Penghargaan Oktober 5. Penganugerahan Penghargaan Pesisir (Coastal Award) November 12

FORMULIR PENGUSULAN PENGHARGAAN PESISIR (COASTAL AWARD) KATEGORI :... TAHUN 2014 I. DATA IDENTITAS PESERTA 1. Nama Peserta : Pemerintah Daerah/Akademisi/ Kelompok Masyarakat/Korporasi/Konsorsium Mitra Bahari 2. Nama Media/ Harian : (Untuk Kategori Jurnalis) 3. Alamat Lengkap Peserta : 4. Nomor Telp/HP : 5. Email : 6. Lokasi Kegiatan : II. INSTRUMEN PENILAIAN 1. Menjabarkan/menceritakan kegiatan yang telah dilakukan dalam pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil sesuai dengan indikator penilaian yang telah ditetapkan dalam setiap kategori yang diikuti dengan melampirkan dokumen-dokumen terkait; 2. Menjabarkan/menceritakan capaian dari kegiatan yang telah dilakukan baik dalam bentuk penghargaan yang pernah diraih, manfaat yang dirasakan oleh masyarakat sekitar dari kegiatan yang telah dilakukan, serta permasalahan dan tantangan yang dihadapi selama melakukan pengelolaan wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil serta pemanfaatannya; 3. Melampirkan foto-foto kegiatan pengelolaan wilayah pesisir dan pulaupulau kecil yang dilakukan yang menjadi prestasi; 4. Melampirkan karya tulis/ artikel yang diterbitkan (khusus kategori jurnalis); 5. Keterangan lainnya yang dianggap perlu. Yang Mengusulkan : 13 (...) Nama dan tanda tangan pengusul