BAB V HAS IL D AN PEMBAHAS AN DES AIN

dokumen-dokumen yang mirip
PERANCANGAN ULANG IDENTITAS VISUAL MERPATI NUSANTARA AIRLINES TUGAS AKHIR. Oleh. Nama : Angela Leony NIM : Kelas : 08 PCU

BAB IV KONSEP DESAIN. nama, lambang, tipografi, warna dan semboyan (tagline/slogan). Corporate Visual

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB IV KONSEP PERANCANGAN

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN PERANCANGAN

BAB 5 PEMBAHASAN VISUAL

BAB 5 HASIL PEMBAHASAN DESAIN

BAB 5 PEMBAHASAN DESAIN

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN. Gambar 5.1, Logo Baru Pempek Unyil (Sumber : Lydian Oktami, tahun 2015)

BAB 5 PEMBAHASAN VISUAL

BAB IV MEDIA DAN TEKNIS PRODUKSI

BAB IV TAHAP PRODUKSI


BAB IV TEKNIS PERANCANGAN DAN MEDIA

BAB IV TEKNIS PERANCANGAN DAN MEDIA

BAB IV IMPLEMENTASI KARYA

BAB 5 HAS IL D AN PEMBAHAS AN DES AIN

BAB 5 PEMBAHASAN DESAIN

BAB V VISUALISASI KARYA. A. Identitas Logo

BAB III METODE PERANCANGAN. dan mempelajari serta menganalisis permasalahan yang ada pada CV. Deli s

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB V IMPLEMENTASI KARYA

BAB 5 PEMBAHASAN VISUAL

BAB IV IMPLEMENTASI KARYA

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB 5 HASIL & PEMBAHASAN DESAIN

BAB IV STRATEGI KREATIF

BAB 5 PEMBAHASAN DESAIN. diambil tidak terlepas dari ilustrasi logo Ultra Disc, super grafis dari. merupakan sebuah perusahaan video rental.

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB IV KONSEP PERANCANGAN

BAB 5 PEMBAHASAN DESAIN

BAB 5 HAS IL D AN PEMBAHAS AN DES AIN

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB IV KONSEP PERANCANGAN

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB 5 PEMBAHASAN DESAIN. yang sedang memainkan alat musik khas keroncong, yaitu flute, ukulele, dan cello.

BAB IV IMPLEMENTASI KARYA

BAB IV PEMECAHAN MASALAH

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

IV. KONSEP PERANCANGAN

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN PERANCANGAN

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB 5 KONSEP PERANCANGAN

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

PERANCANGAN ULANG IDENTITAS VISUAL BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL (BATAN)

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB 5 PEMBAHASAN DESAIN

BAB IV KONSEP PERANCANGAN

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN. pada contents kemasan yang menampilkan kesan modern dan rapi ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ. abcdefghijklmnopqrstuvwxyz

BAB III METODE PERANCANGAN. media promosi untuk membantu menjual jasa yang ditawarkan serta kurang

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

GRAPHIC STANDARDS MANUAL

BAB 4 KONSEP DESAIN. 4.1 Branding

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

1. PENDAHULUAN. Kata Kunci: corporate identity, redesain, logo

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAAN DESAIN

BAB IV TEKNIS PRODUKSI MEDIA

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN. Berikut ini merupakan tampilan dari identitas utama Gelora Bung Karno yang baru

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB V VISUALISASI KARYA. A. Perancangan Visual Branding Pasar Festival Nusukan

BAB 5. Hasil dan Pembahasan Desain

BAB 4 METODE PERANCANGAN

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN. Gambar 5.1 Logo Baru Tambang Ayam 3K (Sumber: Shabila Afifa, tahun 2015)

BAB IV KONSEP PERANCANGAN

Bab 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB 5 HASIL PEMBAHASAN DESAIN

KEPUTUSAN KEPALA BADAN KARANTINA IKAN, PENGENDALIAN MUTU, DAN KEAMANAN HASIL PERIKANAN NOMOR 105/KEP-BKIPM/2017 TENTANG

BAB V VISUALISASI KARYA

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB III LAPORAN KERJA PRAKTEK

BAB IV MEDIA DAN TEKNIS PERANCANGAN. manual setelah mendapatkan rancangan sketsa yang telah benar-benar akan digunakan maka

BAB IV IMPLEMENTASI KARYA

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB 4 KONSEP DESAIN Teori Desain Komunikasi Visual

Dosen Pengampu : kontrakkuliahdkv01. Hermansyah M, S.Sn (S1 & D3 DKV) Nidyah Widyamurti, S.Sn (D3 DKV) Drs Margono, M.Sn (D3 DKV)

STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL. III.1.1 Pendekatan komunikasi (pendekatan visual dan verbal)

BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL. a. Pesan Utama atau Keyword. Sederhana dan Solid

Perancangan Redesain Corporate Identity PT Yasa Industri Nusantara. Dityo Wahyu Primandono

BAB 5 PEMBAHASAN DESAIN

BAB V VISUALISASI KARYA

REDESAIN CORPORATE IDENTITY PT. KALISARI PUTRA UNTUK MENCIPTAKAN IMAGE BARU AGAR DAPAT BERSAING DENGAN KOMPETITOR

BAB IV TEKNIS PRODUKSI MEDIA

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

BAB V ULASAN KARYA PERANCANGAN

BAB 5 HASIL & PEMBAHASAN DESAIN

Transkripsi:

BAB V HAS IL D AN PEMBAHAS AN DES AIN V.1 Logo V. 1. 1. Proses pembuatan logo Gambar 5.1 (Logo Merpati) Logo Merpati di dapat dari pencarian sosok seekor burung merpati. Merpati adalah ciri burung yang memiliki sifat setia, sehingga dapat terpercaya, terbang dengan pasti ke tempat tujuan, berani dalam menjelajahi udara dan professional dalam melakukan pekerjaannya, cantik dan menarik. Berikut ini adalah sketsa logo untuk mencari bentuk stilasi burung merpati yang lentik menarik tetapi berani: Gambar 5.2 (Alternatif simbol merpati) 58

Dari sketsa-sketsa diatas kemudian dikembangkan beberapa tipe dan alternative, sampai kemudian tersisa dua tipe merpati dengan detail yang bervariasi. Berikut ini adalah pilihan-pilihan logo merpati: Gambar 5.3 (Pilihan simbol merpati) Logo Merpati yang dipilih adalah yang bentuknya seimbang antara lentik merpati dan keberanian. Selain itu juga karena bentuknya yang proporsional, sehingga orang dapat mengenali bentuk tersebut adalah stilasi / penyederhanaan dari burung merpati dengan karakteristik yang kuat, dan modern. Pada paruh burung dimodifikasi sehingga tampak mata dan paruhnya. Gambar 5.4 (Pilihan bentuk mata & paruh) Bentuk mata yang dipilih adalah bentuk mata yang menyorot tajam, menggambarkan kesan jujur, berani dan tegas, layaknya seorang perintis, namun untuk menciptakan rasa nyaman maka keindahan dapat menjadikannya lebih menarik. 59

V. 1. 2. Proses pemilihan warna Alasan pemilihan warna selain karena maknanya tetapi juga memperhitungkan identity color dari perusahaan kompetitor Merpati, seperti berikut: Gambar 5.5 (Identity Color Research) Warna yang dipilih untuk mengidentifikasikan Merpati adalah: Biru Tua : Warna biru melambangkan profesionalitas, kemapanan, keamanan, teknologi, dan keteraturan. Dipilih biru tua agar terlhat lebih terlihat dewasa dan tegas. Coklat kemerahan: Pemilihan warna ini berdasarkan riset dari Jayapura menghasilkan bahwa warna yang paling sering ditemui pada kehidupan sehari-hari disana adalah warna coklat. Selain itu coklat juga menggambarkan kenyamanan, kesetiaan, etnik, daya tahan, kenyataan dan 60

alami. Merah berarti berani dan kuat dan penuh tantangan sesuai dengan karakter perintis yang di emban Merpati. Biru muda : melambangkan kebersihan, ketenangan dan mewakili warna langit yang merupakan medan terbang bagi pesawat. Skema warna yang dipakai oleh Merpati Nusantara Airlines, Merpati Maintenance Facility dan Merpati Training Center berbeda tetapi mempunyai dasar yang sama dan artinya. Skema warna yang dipakai MNA mayoritas adalah warna coklat kemerahan dan biru muda, karena warna coklat melambangkan daya tahan, reliability kemudian melambangkan alam karena menjelajah nusantara, oleh karena itu di gabungkan dengan warna yang lebih lembut seperti biru muda agar seimbang dan terasa kenyamanan yang mendalam agar audience ingin mencoba atau menggunakan Merpati dalam melakukan penerbangan. Skema warna yang digunakan oleh MMF adalah mayoritas berwarna biru tua, karena biru tua melambangkan teknologi sebagai perwakilan dari bidang divisi tersebut dalam memberikan pelayanan terbaik dalam pemeliharaan, dengan menggunakan teknologi yang mutakhir. Sedangkan skema warna MTC adalah abu-abu, karena warna abu-abu adalah gabungan dari seluruh warna yang ada. Sehubungan dengan bidang divisi MTC, yaitu melatih pribadi untuk menjadi cabin crew yang baik dengan mengetahui segala ilmu penerbangan, yang artinya adalah para calon pekerja masih bersifat muda dalam arti masih baru dalam dunia penerbangan, dan belum ada kejelasan pada diri mereka, di lambangkan seperti warna abu-abu. Abu-abu juga melambangkan modernisasi, sesuai dengan sistem teknologi tinggi yang digunakan pada MTC. 61

V. 1. 3. Pemilihan Font Jenis huruf yang dipilih untuk logo adalah sans serif, yaitu jenis huruf yang gagah namun bersahabat dengan audience, mencerminkan kecepatan, ketegasan, keteraturan, namun modern dan mudah dibaca atau dikenali. Euromode ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ abcdefghijklmnopqrstuvwxyz 0123456789 Selain itu jenis font yang dipakai sebagai jenis huruf pendukung pada identitas visual Merpati adalah: BellCenAddBT ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ abcdefghijklmnopqrstuvwxyz 0123456789 Abell Condensed ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ abcdefghijklmnopqrstuvwxyz 0123456789 V. 1. 4. Konfigurasi Logo Logo merpati dipakai pada 3 divisi utama pada perusahaan Merpati, yaitu Merpati Nusantara Airlines, Merpati Maintenance Facility, dan Merpati Training Center. Berikut ini adalah logo tersebut: 62

Gambar 5.6 (Logo Merpati Nusantara Airlines) Gambar 5.7 (Logo Merpati Maintenance Facility dan Merpati Training Center) Setiap divisi memiliki pengenal yang dibedakan pada skema warna dan secondary logotype pada logo Merpati. V.2 Graphic Standard Manual Book Sebagai upaya dari pengelolaan identitas perusahaan, diperlukan buku dalam mengelola tampilan dari identitas perusahaan. Untuk memelihara dan meningkatkan citra perusahaan diperlukan keseragaman tampilan sarana dan prasarana komunikasi lewat tampilan ident itas perusahaan. Ada beberapa tujuan dalam penerbitan buku graphic standards manual perusahaan ini adalah: 1. Menyelaraskan seluruh tampilan identitas perusahaan pada signage, stationery, alat produksi, transportasi, dan berbagai sarana pendukung lainnya. 2. Menyediakan pedoman yang mudah dimengerti oleh semua divisi dari perusahaan dalam membuat berbagai display perusahaan. 3. Menjaga konsistensi, tingkat kemudahan untuk dilihat dan dibaca dari setiap tampilan identitas perusahaan pada berbagai situasi dan lingkungan. 63

Pada buku ini t erdapat peraturan-peraturan pengaplikasian dan penggunaan logo dalam berbagai kondisi dan media, antara lain alat-alat pendukung operasional perusahaan. Gambar 5.8 (Graphic Standard Manual) V.3 Stationery Item utama yang harus dimiliki oleh perusahaan adalah stationery. Stationery yang dibuat dibedakan berdasarkan 3 divisi utama pada perusahaan Merpati. Setiap jenisnya memiliki variant sebanyak 3 buah dengan pembeda warna, berikut adalah deskripsinya: Merpati Nusantara Airlines diwakili oleh warna primer pada logo Merpati, yaitu coklat kemerahan, karena penerbangan sangat membutuhkan kepercayaan, dan kenyamanan. Merpati Maintenance Facility diwakili oleh warna dari logo Merpati, yaitu biru tua, karena biru tua melambangkan mekanisme, teknologi dan profesionalitas. 64

M erpati Training Center diwakili oleh warna abu-abu, karena warna abuabu dapat diartikan seperti muda, labil, sebagaimana adanya tujuan untuk training terhadap cabin crew yang berlangsung di Merpati Training Center. V. 3. 1. Kop Surat Pada kop surat terdapat logo yang bersifat transparan, itu memiliki makna transparancy yang sesungguhnya sesuai dengan misi perusahaan, yaitu TARIF (Tranparancy, Accountabillity, Responsibility, Independent, dan Fairness). Kop surat Merpati berukuran A4 dengan layout rata kiri. Berikut ini adalah bentuk kop surat Merpati: Gambar 5.9 (Kop surat) Berikut ini adalah ketentuan batas dan format penulisan surat, yaitu: Jenis Huruf : Abell Cond 65

Ukuran : 12 pt Batas kanan : 2 cm Batas kiri : 2 cm Batas atas : 6,5 cm Batas bawah : 2 cm V. 3. 2. Amplop Elemen visual pada amplop terdapat pada lidah amplop sebagai penutup surat. Amplop yang di buat berukuran 23 cm x 11 cm dengan layout rata kiri. Berikut ini adalah contoh penempatan logo dan elemen visual pada amplop: Gambar 5.10 (Amplop) Adapun format penulisan alamat dan nama tujuan, sebagai berikut: Jenis Huruf : Abell Cond Ukuran : 12 pt Batas Kiri : 2 cm Batas bawah : 3 cm 66

V. 3. 3. Kartu Nama Kartu nama di dominasi oleh warna biru muda agar telihat jelas dan terbaca. Elemen visual tetap digunakan pada kartu nama, yaitu pada sisi sebaliknya, berdasarkan jenisnya. Berikut ini adalah 3 variant kartu nama: Gambar 5.11 (Kartu nama bagian depan dan belakang) Simbol merpati pada bagian yang berwarna sesuai dengan divisinya menggunakan Spot UV agar terlihat transparan dan lebih menarik. Ukuran kartu nama adalah 9 cm x 5,5 cm. V. 3. 4. Map Folder Map folder juga dibedakan menjadi 3 variant, seperti amplop, dan lainnya. Pada sisi dalam map Merpati Nusantara Airlines terdapat informasi tentang kantor perwakilan Merpati seluruh Indonesia, agar mempermudah pengguna dalam mencari alamat / nomor telepon kantor cabang. Berikut ini adalah contoh map folder: 67

Gambar 5.12 (Map folder bagian depan dan belakang) V. 4. Airlines Identification Chart Desain badan dan buntut pesawat tidak menyimpang dari elemen visual yang mendampingi logo. Penempatan logo pada buntut pesawat dengan background putih, bertujuan untuk menciptakan identitas maskapai yang mencolok dan menarik, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengenalinya dan mengingatnya. Berikut ini adalah contoh desain badan pesawat Merpati: 68

Gambar 5.13 (Desain badan pesawat) V. 5. Tiket Tiket penumpang komersil dibedakan menjadi dua jenis, yaitu penerbangan domestic dan penerbangan internasional, selain itu juga terdapat industry travel ticket yang digunakan oleh karyawan perusahaan maupun relasi yang berkaitan dengan perusahaan. Tiket ini berukuran 20 x 8 cm. Berikut ini adalah contoh tiket untuk penerbangan domestik: 69

Gambar 5.14 (Tiket penerbangan domestik) Berikut ini adalah contoh tiket untuk penerbangan internasional: Gambar 5.15 (Tiket penerbangan internasional) 70

Berikut ini adalah contoh industry travel ticket: Gambar 5.16 (Tiket karyawan / perusahaan) V. 6. Boarding Pass Boarding pass dibuat dengan ukuran 20 x 8 cm. dibagi menjadi dua jenis untuk digunakan oleh penumpang penerbangan internasional dan domestik. Boarding pass ini digunakan sebagai bukti penumpang telah memasuki kabin dan bukti bagi pihak pengangkut. Berikut ini adalah desain boarding pass Merpati: Gambar 5.17 (Boarding pass penerbangan domestik) 71

Gambar 5.18 (Boarding pass penerbangan internasional) V. 7. Baggage Identification Tag Baggage Identification Tag di bedakan menjadi 2 jenis, yaitu untuk penerbangan domestik dan internasional. Agar mudah dibedakan maka setiap kota tujuan pun memiliki warna inisial kota yang berbeda seluruh Indonesia. Baggage Identification Tag ini berukuran 30 x 3,5 cm. Berikut ini adalah contoh Baggage Identification Tag untuk 3 kota tujuan internasional: Gambar 5.19 (Tanda pengenal bagasi untuk penerbangan internasional) 72

Berikut ini adalah contoh Baggage Identification Tag untuk 5 kota tujuan domestik: Gambar 5.20 (Tanda pengenal bagasi untuk penerbangan domestik) V. 8. Security Item Bag Security Item Bag adalah kantong yang digunakan untuk menyimpan barang yang mengandung gas / bahan kimia milik penumpang, yang tidak diperkenankan dibawa bebas oleh penumpang. Oleh karena itu dibuat dari bahan plastic bening agar mudah terlihat isi didalamnya. Security Item Bag ini berukuran 20x 30cm. Berikut ini adalah contoh Security Item Bag: 73

Gambar 5.21 (Security item bag) V. 9. Headrest Cover Berikut ini adalah contoh Seat Headrest berukuran 23x33 cm, yang diletakan di setiap bangku penumpang, dan diganti setiap kali penerbangan agar tetap higienis dan selaras: Gambar 5.22 (Head rest cover) 74

V. 10. Airsickness bag Kantong kertas yang tersedia di setiap kursi penumpang yang dapat digunakan dalam keadaan darurat. Kantong ini terbuat dari kertas yang tidak tembus air / coated paper berukuran 12 cm x20 cm x 6 cm. pada bagian dalam terdapat kawat tipis untuk mengunci rapat kantong tersebut setelah digunakan agar tidak mudah terbuka. Gambar 5.23 (Airsickness bag tampak dalam dua sisi) V. 11. Indoor / Front office Signage Backdroop signage logo Merpati di setiap kantor cabang maupun kantor pusat Merpati, yang terletak pada front office. Berikut ini adalah contoh pengaplikasian logo pada backdrop front office: 75

Gambar 5.24 (Front office signage) V. 12. Check In Counter Signage Tempat yang di sediakan oleh semua maskapai penerbangan di setiap bandara bagi penumpang untuk melakukan check in sebelum menaiki pesawat. Maka identitas Merpati harus menonjol agar penumpang mudah mencari dan mengikuti prosedur sebelum melakukan perjalanan dengan Merpati. Berikut ini adalah contoh Check In Counter: Gambar 5.25 (Check in counter) 76

V. 13. Outdoor / Exterior Signage Outdoor Signage terletak pada halaman di setiap kantor cabang Merpati maupun kantor pusat. Berikut ini adalah contoh Outdoor Signage : Gambar 5.26 (Exterior signage) V. 14. Bus Bus ini adalah sarana transportasi pendukung yang disediakan bagi penumpang Merpati. Bus ini dibuat menyerupai layout badan pesawat Merpati agar audience mudah mengenalinya. Dengan tambahan tagline dan informasi alamat website, diharapkan dapat menjadi bagian dari branding promotion. www.mer pati.co.id www.merpat i.co.id Gambar 5.27 (Bis Merpati tampak samping dan tampak belakang) 77

V. 15. Stewardess Uniform Seragam pramugari digunakan di setiap penerbangan, oleh karena itu jenis seragam pramugari Merpati dibagi menjadi 3 jenis sesuai dengan jenis penerbangannya, yaitu seragam untuk penerbangan Internasional, domestik, dan rute penerbangan perintis. Seragam pramugari internasional dibuat dengan tangan panjang, baju dengan bahan kain katun tebal, karena dalam melakukan penerbangan internasional biasanya memerlukan waktu yang relatif lama berada di dalam kabin pesawat, selain itu ada pula scraft untuk digunakan dileher pramugari dengan motif pattern simbol Merpati. Seragam pramugari domestik dibuat dengan dua potongan yaitu baju dengan tangan panjang selengan dan rok dibawah lutut. Sedangkan seragam pamugari penerbangan perintis menggunakan baju berlengan pendek dan celana panjang, karena dalam tujuan daerah perintis menggunakan pesawat yang berukuran kecil, sehingga diperlukan busana yang lebih nyaman dipakai untuk bergerak. Semua seragam pramugari disertai deng scraft dan name tag. AngelaSahusilawane AngelaSahusilawane AngelaSahusilawane Gambar 5.28 (Seragam pramugari internasional, domestik, dan perintis) 78

V. 16. Safety Instruction Card Kartu ini berisi ilustrasi instruksi keselamatan yang dibuat sedemikian sederhana dan mudah dimengerti oleh para penumpang Merpati. Kartu ini berukuran 25 cm x 18 cm, dicetak pada kertas art carton berukuran 350 gram yang dilapis laminanting glossy. PLEASEREADFORYOURSAFETY. DURINGTHEFLIGHT, PLEASE FOLLOWALLTHE INSTRUCTION OF CABINCREWANDILLUMINATEDLIGHTS PANEL. 2 1 1 1 1 2 Dalam keadaan darurat, Ikutiarahan lampuhijau padalantai untuk menuju kepintu keluar terdekat. Kemudian bukapintu tersebut seperti instruksi dibawah ini. 1 1 1 1 2 2 2 Gambar 5.29 (Safety Instruction Card) V. 17. Name Tag ( Cabin Crew dan Karyawan ) Tanda pengenal karyawan dibuat 3 jenis sesuai dengan divisi dan skema warnanya. Tanda pengenal karyawan berukuran 5,5 cm x 8 cm. 79

Angga Kusuma Reza Ananta Budi Wiratna Gambar 5.30 (Name tag karyawan MNA, MMF, MTC) Sedangkan tanda pengenal cabin crew dibuat dengan ukuran lebih kecil, yaitu 3 cm x 8 cm. Tanda pengenal ini dipakai oleh seluruh pekerja di dalam pesawat, berikut ini adalah contohnya: Atr ia Prakoso Ronny Tobing Angela Sahusilawane Gambar 5.31 (Name tag yang dipakai oleh cabin crew) 80