Alumni Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Jambi 2,3)

dokumen-dokumen yang mirip
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING KELAS XI MIA 2 SMA NEGERI 3 KOTA JAMBI

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE ASSESSMENT SEARCH

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS HASIL BELAJAR FISIKA DI KELAS XMIA 4 NEGERI 1 MUARO JAMBI

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE EVERYONE IS A TEACHER HERE

RAHMI Dosen Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Riau Kepulauan

Al Kufi, Hasan Basri, dan Idi Hamidi, Departemen Agama Republik Indonesia, Mushaf AlQur an dan Terjemah, Jakarta: Pena Pundi Aksara, 2009.

Jurnal EduFisika Vol. 01 No. 02, November 2016 E-ISSN:

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING

ANALISIS STRATEGI PEMBELAJARAN YANG DIGUNAKAN GURU BIOLOGI PADA KEGIATAN BELAJAR SISWA DI KELAS X IPA SMA NEGERI 11 KOTA JAMBI

ARTIKEL ILMIAH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY

PENERAPAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VI-B SD NEGERI 38 AMPENAN FLORA. Guru SD Negeri 38 Ampenan

BAB III METODE PENELITIAN

BAB V PENUTUP. Berdasarkan analisis data penelitian, dapat disimpulkan bahwa : a. Pengelolaan pembelajaran menggunakan metode eksperimen pada materi

PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING

Muhammad Darwis. Dosen Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. Abstrak

PENERAPAN METODE PRESENTASI DAN DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XII IPA3 SMA NEGERI 1 BANGGAI

UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN OPEN ENDED SISWA KELAS X SMA TAMAN MADYA JETIS YOGYAKARTA

PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V MELALUI METODE DISCOVERY

PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALISATION

ABSTRAK. Kata Kunci: model pembelajaran REACT, hasil belajar geografi siswa

Chairul Huda Atma Dirgatama 1, Djoko Santoso Th 2 1 Program Studi Magister Pendidikan Ekonomi UNS 2. FKIP UNS Surakarta

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA MATERI POKOK SUMBER ENERGI GERAK MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING

PENERAPAN METODE ROLE PLAYING

Usman Husaini dan Purnomo Setiady Akbar, Metodologi Penelitian Sosial, Jakarta: Bumi Aksara, 2009.

UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE

OLEH : ZAKIAH A1C309043

PENERAPAN METODE DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR

NASKAH PUBLIKASI ILMIAH Untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna mencapai derajat Sarjana S-1. Pendidikan Guru Sekolah Dasar

DAFTAR PUSTAKA. Al-Quran Al-Karim dan Terjemah Bahasa Indonesia (Ayat Pojok), Jakarta: Menara Kudus, 2006

ARTIKEL ILMIAH PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE SNOW BALLING

MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH DI SMAN 1 MEDAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Diyah Ayu Intan Sari Universitas PGRI Yogyakarta

Elvinawati Prodi Pendidikan Kimia, JPMIPA FKIP UNIB lvna Abstrak

BAB VI PENUTUP. semester 1 di MTsN 1 Model Palangka Raya di peroleh nilai rata-rata 3,12

MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR ATEMATIKA DENGAN METODE MULTIPLE INTELLIGENCE SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 2 SANDEN

Furry Aprianingsih, Elsje Theodore Maasawet, Herliani Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Mulawarman Samarinda

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Melalui Metode Eksperimen Pada Siswa Kelas IV MIS Margapura Kecamatan Bolano Lambunu

Prosiding Seminar Nasional Volume 01, Nomor 1

Oleh Sri Mujayani SMP Negeri 1 Wonoayu

Kata kunci: Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT), Motivasi, Hasil Belajar.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB V SIMPULAN DAN SARAN. aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran IPS melalui penerapan metode

ARTIKEL. Diajukan Sebagai Persyaratan Untuk Mengikuti Ujian Sarjana Pada Fakulats Ekonomi Dan Bisnis Universitas Negeri Gorontalo

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE DISKUSI PADA MATA PELAJARAN PKN DI KELAS V SDN NO MEDAN DELI

Kata kunci: pembelajaran, project based learning, audiovisual, hasil belajar, geografi

BAB III METODE PENELITIAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan tentang hubungan antara

Diajukan oleh: DESI KUSUMA NURDINI A

Mufarizuddin,M.Pd. 1 ABSTRAK. Keyword : Hasil belajar Matematika, Strategi Mathematical Investigation

SKRIPSI. Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) Pada Program Studi Pendidikan Matematika.

PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN METODE THINK PAIR SHARE PADA MATERI TURUNAN

UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER

PENGGUNAAN STRATEGI JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEJALA ALAM (IPA) SISWA KELAS III SD NEGERI 1 JOMBORAN KLATEN TENGAH TAHUN PELAJARAN

Kata kunci: Minat, Hasil Belajar, Model Pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. menarik kesimpulan sebagai berikut: 2. Tingkat prestasi belajar siswa kelas V SD Negeri Bantul Manunggal tahun

Fefti Asnia, Jejem Mujamil, M. Hadeli, L (Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sriwijaya)

UNION: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 1, Maret 2015

BAB V PENUTUP A. Simpulan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. 1. Hasil belajar siswa kelas eksperimen dengan menggunakan model

PENINGKATAN AKTIVITAS BERTANYA DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING DI KELAS VA SD PERTIWI 3 PADANG

UNION: Jurnal Pendidikan Matematika, Vol 1 No 1, November 2013

UNION: Jurnal Pendidikan Matematika, Vol 1 No 1, November 2013

ARTIKEL ILMIAH. OLEH: 1. RELI NURLIZESWATI (A1C309047) 2. Dra.ASTALINI, M.Si 3. HAERUL PHATONI,S.Pd, M.Pd.Fis

BAB III METODE PENELITIAN

PENGGUNAAN MULTI MEDIA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV SDN 01 MUNGGUR TAHUN PELAJARAN 2012/2013

UNION: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 2, Juli 2015

BAB V SIMPULAN DAN SARAN. menggunakan model Advance Organizer (AO) dibandingkan. 5% yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima.

Universitas Muhammadiyah Purwokerto. J l Raya Dukuh Waluh, PO BOX 202 Purwokerto Telp. (0281)

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA KELAS VII SMP MUHAMMADIYAH 2 KALIBAWANG

Hasmiati, Baharuddin, dan Sukayasa. Mahasiswa Program Guru Dalam Jabatan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako ABSTRAK

DAFTAR PUSTAKA. UNPAS, FKIP. (2017). Buku Panduan Praktik Pengalaman Lapangan. Bandung: Tidak Diterbitkan

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN. 1. Implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted. siklus II naik menjadi 76,92%.

BAB III METODE PENELITIAN. dengan tujuan meningkatkan mutu atau pemecahan masalah pada sekelompok subyek

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

BAB III METODE PENELITIAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN IPA MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN DENGAN GIVING REWARD AND PUNISHMENT

Jurnal Serambi PTK, Volume III, No.2, Desember 2016 ISSN :

UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS X

UNION: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 2, Juli 2016

UPAYA MENINGKATKAN SIKAP ILMIAH DAN HASIL BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR EKONOMI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CIRC (COOPERATIVE) INTEGRATED READING AND COMPOSITION)

ARTIKEL ILMIAH MENINGKATKAN SIKAP ILMIAH SISWA DENGAN MODEL PROJECT BASED LEARNING DI KELAS VIII A SMP NEGERI 8 MUARO JAMBI

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF (INNOVATIVE LEARNING) TIPE PICTURE AND PICTURE

Prosiding Seminar Nasional Volume 03, Nomor 1 ISSN

PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI WANGON

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. 1. Terdapat pengaruh positif dan signifikan Minat Belajar terhadap Prestasi

D033. Mahasiswa FKIP Biologi UMS 2. Magister Kesehatan 3. Doctoral IPB ABSTRAK

Lailly Ramadhani dan Tri Harsono. Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Medan.Jl.Willem Iskandar Pasar V Medan ABSTRAK

BAB III METODE PENELITIAN

Transkripsi:

ISSN:2777935 Penerapan RPP berbasis...(dina) hal:712 PENERAPAN RPP BERBASIS MULTIPLE INTELLIGENCES UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA PADA MATERI KALOR DAN PERPINDAHAN KALOR KELAS X MIA SMA NEGERI 3 KOTA JAMBI Dina Oktaviana 1), Jufrida 2), dan Darmaji 3) 1) Alumni Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Jambi 2,3) Dosen Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Jambi Email 1) : oktavianadina57@yahoo.co.id ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya nilai fisika siswa di SMA Negeri 3 Kota jambi. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu kurangnya minat siswa dalam belajar fisika dan kurangnya keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Sebagian siswa menganggap bahwa belajar fisika itu susah karena hanya mempelajari rumus rumus dan mengaplikasikan dalam perhitungan, sehingga kemampuan logikamatematika siswa yang lemah akan mengalami kesulitan dalam belajar fisika, serta dalam tuntutan kurikulum 2013 diperlukan suatu kegiatan pembelajaran yang mendorong partisipasi aktif siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini menerapkan RPP Berbasis Multiple Intelligences pada materi Kalor dan Perpindahan Kalor di kelas X MIA SMA Negeri 3 Kota Jambi. Penelitian ini terdiri dari tiga siklus, masingmasing siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Hal ini bertujuan untuk melihat perkembangan aktivitas dan hasil pembelajaran setiap siklusnya. Dari hasil penelitian, dapat dilihat bahwa terjadi peningkatan aktivitas yang dialami siswa dari siklus I yaitu, 60,6% menjadi 7,6% pada siklus II dan 83,5% pada siklus III. Hasil belajar siswa dinilai dari aspek pengetahuan setiap siklus yaitu, 63,03 untuk siklus I menjadi 70,00 untuk siklus II dan 76,86 untuk siklus III, untuk hasil belajar siswa yang dinilai dari aspek sikap untuk setiap siklus yaitu 2,5 untuk siklus I menjadi 3,0 untuk siklus II dan 3,2 untuk siklus III dan untuk penilaian dari aspek keterampilan setiap siklus yaitu 2,66 untuk siklus I menjadi 3,33 untuk siklus II dan 3,66 untuk siklus III. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan RPP Berbasis Multiple Intelligences dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi Kalor dan Perpindahan Kalor di Kelas X MIA SMA Negeri 3 Kota Jambi. Kata Kunci: RPP, Multiple Intelligences, Model Problem Based Learning, Kalor dan Perpindahan Kalor. PENDAHULUAN Pendidikan merupakan proses dalam rangka mempengaruhi peserta didik agar mampu menyesuaikan diri sebaik mungkin dengan lingkungannya, sehingga akan menimbulkan perubahan dalam dirinya. Sekolah merupakan salah satu tempat berlangsungnya proses pendidikan melalui kegiatan belajar mengajar antara guru dengan siswa. Amstrong (2013) mengemukakan bahwa, Dalam setiap kelas berkumpul siswa dengan kemampuan yang berbedabeda (kecerdasan, bakat, kecepatan belajar). Sebagai seorang guru ada baiknya juga memperhatikan kecerdasan yang dimiliki oleh siswasiswanya selain memperhatikan bahan ajar dan mata pelajaran yang akan diajarkan, mata pelajaran yang diajarkan di sekolah terdiri dari beberapa mata pelajaran salah satunya adalah pelajaran fisika. Mata pelajaran fisika termasuk mata pelajaran yang kurang disukai oleh kebanyakan siswa. Pada umumnya, siswa menemukan banyak kesulitan dalam belajar mata pelajaran fisika karena siswa harus memahami rumusrumus dalam fisika dan mengaplikasikan dalam perhitungan. Kemampuan matematika siswa yang lemah secara otomatis akan mengalami kesulitan dalam memahami fisika. Artinya, siswa yang memiliki kecerdasan dalam bidang angka atau logika saja yang dapat memahami pelajaran fisika dengan baik. Khusus untuk mata pelajaran fisika, kriteria ketuntasan minimal (KKM) di SMA Negeri 3 Kota Jambi adalah 75. Dari 6 kelas pada Tabel 1, hanya ratarata kelas X MIA 1 yang sudah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM), yaitu 75,00. Sedangkan nilai rata rata lima kelas lainnya masih tergolong rendah. Rendahnya hasil [EduFisika : Jurnal Pendidikan Fisika] 7

ISSN:2777935 Penerapan RPP berbasis...(dina) hal:712 belajar siswa ini disebabkan oleh beberapa faktor memahami materi yang diajarkan dan kurang aktif diantaranya sebagian besar siswa kurang selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Tabel 1. Nilai Ulangan Siswa Kelas X MIA Semester Genap di SMA Negeri 3 Kota Jambi Tahun Pelajaran 2012/2013 No Kelas Rata Rata Jumlah Nilai Siswa Ulangan 1. X MIA 1 30 75,00 2. X MIA 2 32 70,15 3. X MIA 3 32 72,20. X MIA 36 59,70 5. X MIA 5 36 65,68 6. X MIA 6 37 60,70 (Sumber :Guru bidang studi Fisika Kelas X MIA Negeri 3 Kota Jambi) Dalam mengajar fisika, guru menjelaskan materi dengan menggunakan rumus rumus dan kurang menjelaskan konsep materi fisika serta aplikasi dalam kehidupan seharihari, secara otomatis siswa yang memiliki kemampuan matematika nya kurang akan merasa kesulitan, begitupun model dan metode pembelajaran dari guru yang kurang variasi/monoton. Rendahnya aktivitas dan pencapaian hasil belajar siswa ini, menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilakukan selama ini belum efektif. Menyikapi masalah ini, perlu adanya upaya yang dilakukan oleh guru untuk memikirkan dan membuat perencanaan kegiatan belajar mengajar sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif. Perencanaan tersebut dapat dibentuk dalam suatu Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang melibatkan multiple intelligences siswa Pada hakikatnya, pembelajaran berbasis Multiple Intelligences adalah suatu upaya mengoptimalkan kecerdasan majemuk yang dimiliki setiap siswa untuk mencapai kompetensi tertentu dengan cara mengombinasikan berbagai kecerdasan yang dimiliki oleh siswa. Dalam RPP yang berbasis multiple intelligences perlu menggunakan suatu model pembelajaran. Model pembelajaran yang digunakan yaitu model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) seperti yang dikemukakan oleh Gardner dalam Wena (2013), pembelajaran berbasis masalah memberikan peluang bagi siswa untuk melibatkan kecerdasan majemuk siswa. Berdasarkan uraian di atas yang menjadi fokus penelitian ini adalah meningkatkan aktivitas dan hasil belajar (sikap, pengetahuan dan keterampilan) siswa dengan menerapkan RPP berbasis multiple intelligences di Kelas X MIA SMA Negeri 3 Kota Jambi. METODE Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan perpaduan antara tindakan (action) dan penelitian (research) yang dilakukan oleh guru di dalam kelas. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan di kelas X MIA pada semester II di SMA Negeri 3 Kota Jambi tahun ajaran 2013/201. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA semester II di SMA Negeri 3 Kota Jambi yang berjumlah 36 orang tahun ajaran 2013/201. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 siklus yang terdiri dari siklus I, siklus II, dan siklus III. Menurut Arikunto (2007), penelitian tindakan kelas mengacu pada sistem siklus yang terdiri dari komponen yaitu : a. Perencanaan (Planning) b. Pelaksanaan Tindakan (action) c. Observasi dan Evaluasi d. Analisis dan Refleksi Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA dan guru bidang studi fisika yang mengajar dikelas X MIA. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah 1. Data kualitatif, yaitu data tentang bagaimana kegiatan pembelajaran, apakah sudah sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran, data ini diperoleh dari lembar observasi aktivitas siswa dan guru tiap siklus oleh guru pengamat. 2. Data kuantitatif adalah data tentang hasil belajar siswa berupa nilai yang diperoleh dari 3 aspek penilaian yaitu aspek pengetahuan, [EduFisika : Jurnal Pendidikan Fisika] 8

ISSN:2777935 aspek sikap dan aspek keterampilan di kelas X MIA. Pengambilan data kualitatif dengan menggunakan lembar observasi aktivitas siswa dan lembar observasi aktivitas guru selama kegiatan proses belajar mengajar berlangsung. Sedangkan pengambilan data kuantitatif dalam penelitian ini adalah untuk menilai aspek pengetahuan dengan cara memberikan tes berupa soalsoal kepada siswa disetiap akhir siklus. Persyaratan tes yang paling utama adalah valid. Sebuah tes disebut valid apabila tes itu dapat tepat mengukur apa yang hendak diukur. Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkattingkat kevalidan atau kesahihan sesuatu intrumen. Sugiyono (2008) mengatakan bahwa tes dikatakan valid apabila instrumen tes tersebut dapat digunakan untuk mengukur apa yang hendak diukur. Tingkat kesukaran adalah peluang untuk menjawab benar suatu soal pada tingkat kemampuan tertentu yang biasanya dalam bentuk indeks. Makin besar harga indeks kesukaran berarti soal itu semakin mudah atau sebaliknya. Dengan kata lain, suatu butir soal yang baik adalah soal yang tidak terlalu sukar dan tidak terlalu mudah. Setiap butir soal memiliki tingkat kesukaran yang berbedabeda. Daya pembeda soal adalah kemampuan soal untuk membedakan antara siswa yang berkemampuan tinggi dengan siswa yang berkemampuan rendah. Jika nilai daya pembeda bernilai negatif maka soal tersebut tidaklayak digunakan atau dibuang. Begitu juga sebaliknya, jika daya pembeda soalsoal tersebut bernilai positif maka soal tersebut layak digunakan untuk tes selanjutnya Reliabilitas tes menunjukkan apakah suatu tes dapat mempunyai taraf kepercayaan yang tinggi jika tes tersebut dapat menghasilkan tes Penerapan RPP berbasis...(dina) hal:712 yang tetap. Sugiyono (2008) mengatakan bahwa instrumen yang reliabel adalah instrumen yang bila digunakan beberapa kali untuk mengukur objek yang sama, akan menghasilkan data yang sama. Sejalan dengan pendapat diatas Arikunto (2009) mengungkapkan bahwa Reliabilitas adalah ketetapan suatu tes apabila diteskan pada objek yang sama, untuk mengetahui ketetapan ini pada dasarnya dilihat dari kesejajaran hasil. Indikator pencapaian yang digunakan untuk mengetahui keberhasilan tindakan yang dilakukan adalah hasil belajar yang dinilai dari 3 aspek yaitu aspek pengetahuan diperoleh siswa pada setiap akhir siklus. Hasil belajar ini didapat dari hasil tes yang diperoleh siswa. Sesuai dengan Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) siswa di SMA Negeri 3 Kota jambi yaitu telah mencapai skor 75 dan suatu kelas dinyatakan telah mencapai keberhasilan jika dikelas tersebut telah terdapat 75% siswa yang telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Hasil belajar dinilai dari aspek sikap dan aspek keterampilan diperoleh siswa pada setiap pertemuan setiap siklus. Hasil belajar ini didapat dari hasil lembar format penilaian sikap dan keterampilan siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Sesuai dengan Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) siswa di SMA Negeri 3 Kota Jambi yaitu telah mencapai skor 2,66 (Baik) maka suatu kelas dinyatakan telah mencapai keberhasilan jika dikelas tersebut telah terdapat 75% siswa yang telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) HASIL DAN PEMBAHASAN Rincian peningkatan hasil belajar siswa dilihat dari 3 aspek yaitu aspek pengetahuan, aspek sikap dan aspek keterampilan. Pada aspek pengetahuan yang diperoleh dari penerapan RPP berbasis Multiple Intelligences dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dapat dilihat pada tabel berikut : Tabel 2. Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Aspek Pengetahuan Jumlah atau persentase No Variabel SIKLUS SIKLUS SIKLUS yang I II III diamati 1 2 Nilai ratarata siswa Jumlah siswa yang berhasil 63,03 10 orang 28,57% 70,00 20 orang 57,1% 76,86 21 orang 61,76% [EduFisika : Jurnal Pendidikan Fisika] 10

ISSN:2777935 Berdasarkan Tabel 2. di atas dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar pada setiap siklus. Jadi pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan RPP berbasis Multiple Intelligences dengan menggunakan model pembelajaran PBL pada materi kalor dan Penerapan RPP berbasis...(dina) hal:712 perpindahan kalor dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada aspek pengetahuan. Adapun hasil belajar yang dinilai dari aspek sikap sosial yang diperoleh dari penerapan RPP berbasis Multiple Intelligences dapat dilihat pada tabel berikut: No 1 2 3 Tabel 3. Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Aspek Sikap Sosial Jumlah atau persentase Variabel yang diamati SIKLUS SIKLUS SIKLUS I II III Nilai ratarata siswa 2,6 3,0 3,2 Jumlah siswa yang bersikap sosial 5 orang 9 orang kategori sangat baik (SB) 13,89% 25% Jumlah siswa yang bersikap sosial 2 orang 26 orang 27 orang kategori baik (B) 66,67% 72,22% 75% Jumlah siswa yang bersikap kategori Cukup (C) 12 orang 33,33% 5 orang 13,89% 5 Nilai ratarata siswa untuk sikap spiritual 6 Jumlah siswa yang bersikap spiritual sangat baik (SB) 36 orang 100% 36 orang 100% 36 orang 100% Tabel. Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Aspek Keterampilan No 1 2 3 5 6 7 Variabel yang diamati Nilai ratarata siswa keterampilan berpredikat A keterampilan berpredikat A keterampilan berpredikat B + keterampilan berpredikat B keterampilan berpredikat B keterampilan berpredikat C Jumlah atau persentase SIKLUS I 2,66 1 orang 38,89% 15 orang 1,66% 7 orang 19,% SIKLUS II 3,33 16 orang,% 6 orang 16,66% 12 orang 33,33% 2 orang 5,55% SIKLUS III 3,66 1 orang 38,89% 8 orang 22,22% 11 orang 30,55% 3 orang 8,33% [EduFisika : Jurnal Pendidikan Fisika] 10

ISSN:2777935 Berdasarkan Tabel. di atas penilaian keterampilan siswa pada siklus I nilai ratarata siswa yaitu 2,66, siklus II yaitu 3,33 dan siklus III yaitu 3,66 hal ini dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar dinilai dari aspek keterampilan pada setiap siklus. Jadi pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan RPP berbasis Multiple Intelligences dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada materi kalor dan perpindahan kalor dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada aspek sikap keterampilan. SIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan dengan menerapkan RPP berbasis Multiple Intelligences dapat meningkatkan aktivitas siswa, hal ini dapat dilihat dari ratarata presentase aktivitas siswa pada siklus I adalah 60,6%, siklus II 7,6%, dan siklus III 83,56%. Peningkatan nilai ratarata hasil belajar pada aspek pengetahuan dari siklus I adalah 63,03 dengan jumlah siswa yang berhasil sebanyak 10 orang (28,57%), siklus II 70,00 dengan jumlah siswa yang berhasil sebanyak 20 orang (57,1%) dan untuk siklus III 76,86 dengan jumlah siswa yang berhasil sebanyak 21 orang (61,76%) tetapi ada 13 orang (38,23%) yang belum berhasil mencapai nilai KKM. Peningkatan nilai ratarata hasil belajar pada aspek sikap dari siklus I adalah 2,5 dengan jumlah siswa yang berhasil 2 orang (66,67%), siklus II 3,0 dengan jumlah siswa yang berhasil 31 orang (86,11%) dan untuk siklus III meningkat menjadi 3,2 dengan jumlah siswa yang berhasil mencapai nilai KKM yaitu 2,66 sebanyak 36 orang (100%). Peningkatan nilai ratarata hasil belajar pada aspek keterampilan dari siklus I adalah 2,66 dengan jumlah siswa yang berhasil sebanyak 29 orang ( 80,55%), siklus II adalah 3,33 dengan jumlah siswa yang berhasil sebanyak 36 orang (100% ) dan untuk siklus III adalah 3,66 dengan jumlah siswa yang berhasil sebanyak 36 orang (100% ). Untuk itu dilihat dari aspek keterampilan semua siswa sudah mencapai nilai KKM yaitu 2,66 Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan RPP berbasis Multiple Intelligences dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar fisika siswa pada materi Kalor Penerapan RPP berbasis...(dina) hal:712 dan perpindahan kalor di SMA Negeri 3 Kota Jambi. Saran Berdasarkan kesimpulan yang diperoleh di atas serta untuk lebih meningkatkan hasil belajar fisika siswa, maka penulis menyarankan beberapa hal: 1). Guru fisika dapat menggunakan RPP berbasis Multiple Intelligences untuk meningkatkan aktivitas siswa dan hasil belajar fisika siswa, terutama pada materi Kalor dan Perpindahan kalor. 2). Karena penelitian ini hanya dilakukan pada materi kalor dan perpindahan kalor, maka diharapkan penelitian yang serupa dapat pula dilaksanakan pada materi yang lain. 3). Penelitian ini masih terbatas pada model pembelajaran PBL (Problem Based Learning), maka diharapkan penelitian yang serupa dapat pula dilaksanakan dengan menggunakan model pembelajaran lain. DAFTAR PUSTAKA Amstrong, Thomas., 2013. Kecerdasan Multiple di dalam Kelas. Jakarta: PT Indeks. Arikunto, S., 2009. Dasardasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara., 2013. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT.Rineka Cipta. Aunurrahman., 2010. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta Baharuddin dan Wahyuni, E.N., 2010. Teori Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta: ArRuzz Media. Chatib, Munif., 2013. Gurunya Manusia. Bandung: Kaifa. Dewi, Mariana., 2013, Pengembangan Perangkat Pembelajaran Biologi Berorientasi Pengembangan Inteligensi Majemuk Siswa Pada Materi Sel Kelas XI SMA, Skripsi, Universitas Negeri Semarang, Semarang. Djamarah, S.B dan Aswan Zain., 2010. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta Diani, R., 2010, Upaya meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada konsep cahaya dan alatalat optik dengan menggunakan strategi pembelajaran aktif tipe inquiring minds want to know [EduFisika : Jurnal Pendidikan Fisika] 12

ISSN:2777935 di kelas VIII D SMP Negeri 17 Kota Jambi, Skripsi, Universitas Jambi, Jambi Dimyati dan Mudjiono., 2009. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT. Rineka Cipta Fakhriyah, Fina., 2013, Implementasi Multiple Intelligence dalam Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar. Jurnal penelitian. (2013): 26. Hamalik, Oemar. 2001. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta : Puspa Swara Hamzah, Amir., 2009. Teori Multiple Intelligences dan Implikasinya Terhadap Pengelolaan Pembelajaran. Jurnal Penelitian. Volume. No 2. Isniatun., 2013. Pengembangan Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berbasis Multiple Intelligence. Jurnal penelitian. (2013): 1. Kanginan, Marthen., 2013. Fisika Untuk SMA/MA Kelas X (Kurikulm 2013) Jilid 1. Jakarta: Erlangga. Kurniasih dan Berlin.,2013. Implementasi Kurikulum 2013 Konsep dan Penerapan. Surabaya: Kata Pena. Maulana, Puri., 2013. Kalorimeter Sederhana. Diakses November 2013. http://perpustakaancyber.blogspot.com/ 2013/03/kalorimetersederhana.html. Muhibbin Syah. 2008. Psikologi Pendidikan. Bandung: Rosdakarya. Penerapan RPP berbasis...(dina) hal:712 Wena, Made., 2013. Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer. Jakarta: Bumi Aksara Mulyasa. 2013. Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Rosdakarya Nasution., 2011. Teknologi Pendidikan. Jakarta: PT. Bumi Aksara Purwanto., Ngalim. 2010. Prinsip Prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung: Ramaja Rosdakarya Rusli., 2011.Wujud zat. Diakses 5 November 2013. http://rolanrusli.com/wujudzat/2011.html Sadirman.,2010. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada Slameto., 2006. Belajar dan Faktorfaktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta. Sudjana, Nana., 2006. Dasar dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindo Tim penyusun. 2008. Pedoman Penulisan Skripsi. Jambi: Universitas Jambi. [EduFisika : Jurnal Pendidikan Fisika] 12