BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI Pada bab ini disajikan hasil pengujian program beserta spesifikasi sistem yang di gunakan dalam pengujian program steganografi dengan menggunakan metode MELSBR. 4.1 Spesifikasi Sistem Program steganografi dengan menggunakan metode MELSBR ini di uji dengan menggunakan spesifikasi sistem sebagai berikut: Hardware : o Processor o Memory o Harddisk o VGA Card o Monitor : Pentium Celeron D 2.66 Ghz : 512 Mb DDR1 PC-2700 : 40 Gb 7200 RPM ATA-133 : Ati Radeon X1050 256 Mb : SVGA 15 inchi Software : o Mouse dan keyboard o Operating System :Microsoft Windows XP Proffessional SP1 o Bahasa Pemograman : Java SDK 1.5.0, Editor Netbeans 5.5 Dengan demikian, semua data hasil pengujian yang disajikan dalam bab ini adalah hasil pengujian dengan menggunakan spesifikasi yang di sebutkan di atas.
33 4.2 Persiapan Data Untuk proses penyisipan di perlukan file berformat apa saja dan gambar berformat 24-bitmap yang berperan sebagai media pengantar. Cover image tidak mempunyai batasan berapa resolusi yang dinginkan (semakin besar resolusi semakin besar ukuran file, 2048x1536 adalah resolusi tertinggi yang pernah di uji) dan hanya boleh berformat 24-bit bitmap.ukuran cov erimage pesan <, di karenakan maksimum 2 pesan yang ditempelkan adalah 4 bit pada setiap warna ( RGB ). Misalkan file cover image adalah 1024kb, besar maksimum file yang ingin disisipkan adalah 500kb. Ditambahkan juga berupa perhitungan error dengan rumus sebagai berikut: Error = m n i= 1 j= 1 ( pixel[ i, j] newpixel[ i, j] ) (2 ( k 1) )(3)( allpixel) 2 *100% K = 4 Allpixel = jumlah seluruh pixel Nilai error yang dicapai akan dikalikan dengan nilai error maksimum yang dapat dibuat oleh metode ini yang mana adalah 2 k-1 (maks k adalah 4) dibagi dengan nilai byte color pada pixel (pada grayscale adalah 256), jadi nilai error maksimum adalah : ( 4 1) 2 x 100% = 3.125% 256
34 Untuk proses pengambilan pesan di perlukan file gambar yang merupakan stego image, stegoimage harus dibentuk dengan menggunakan metode MELSBR dan menggunakan program ini. 4.3 Uji Coba Setelah melalui proses implementasi, berikut ini akan di jelaskan secara singkat hasil dari rancangan program steganografi. 4.3.1 Proses Penyisipan Pada proses penyisipan file, di butuhkan file yang mempunyai format apa saja dan cover image yang berformat 24-bit Bitmap dengan besar ukuran filenya > 2x pesan. Di dalam proses penyisipan, langkah yang pertama dilakukan adalah memilih file yang ingin disisipkan dan cover imagenya. Uji coba program ini akan dilakukan menggunakan dua perbandingan ratio yang berbeda, yaitu: 1:2 dan 1:3. 4.3.1.1 Ratio 1:2 Di bawah ini adalah file resep.rar yang akan menjadi pesan dengan ukuran file 1,592,017 bytes Resep.rar Gambar 4.1 File yang disisipkan
35 Ukuran cover image adalah 3,247,258 bytes Gambar 4.2 cover image
36 Dibawah ini merupakan gambar stegoimagenya selesai. Gambar 4.3 KucingStegoimage1.bmp Dengan terbuatnya stego image ( 3,247,258 bytes ), proses penyisipan filepun
37 Gambar 4.4 Gambar 4.5 Dapat di lihat pada kedua gambar di atas tidak ada perbedaan yang mencolok, tetapi bila kita perbesar gambar akan muncul perbedaan yang dapat di lihat Gambar 4.6 Asli Gambar 4.7 Stego Perbedaan yang muncul di antara gambar asli(kiri) dengan gambar stego(kanan) 4.3.1.1 Ratio 1:3 Di bawah ini adalah file resep2.rar yang akan menjadi pesan dengan ukuran file 1,064,272 bytes Resep2.rar Gambar 4.8 File yang ingin disisipkan
38 Di bawah ini merupakan stegoimage dengan menggunakan cover image yang sama, Gambar 4.9 KucingStegoimage2.bmp Sama seperti dengan uji coba pada ratio 1:2, tidak ada perbedaan yang mencolok pada kedua gambar. Bagaimana bila kita perbesar gambar dan lihat perbedaannya. Gambar 4.10 Asli Gambar 4.11 Stego Gambar asli(kiri) dan gambar stego(kanan)
39 Dapat di lihat perbedaan antara kedua gambar di atas hampir tidak bisa di lihat. Pada Uji coba ratio 1:2 dapat kita hitung error dengan menggunakan rumus penghitungan error diatas adalah 87.5% dari 3.125 % = 2.5 %, sedangkan pada uji coba ratio 1:3 mempunyai error sebesar 64,5% dari 3.125% = 2.0156% 4.3.2 Proses pengambilan Pada proses pengambilan file, dibutuhkan stegoimage. Stegoimage tersebut harus dibuat dengan metode MELSBR dan melalui program steganografi. Di bawah ini adalah pesan yang sudah diambil menggunakan stegoimage kucing(stego)2.bmp Resep2.rar Gmbar 4.12 Hasil pengambilan 4.4 Evaluasi Berdasarkan hasil uji coba dengan menggunakan spesifikasi hardware di atas, dapat di lihat keunggulan dan kelemahan program aplikasi ini. Berikut adalah Tabel dari hasil uji coba, Beberapa uji coba yang tidak ditampilkan diatas dapat dilihat dari tabel dibawah ini (sesuai dengan batasan batasan yang telah ditetapkan):
40 Tabel 4.1 Hasil Uji Coba File Data Cover Image Stego Image Keterangan Error Bab 5.doc Gambar1.bmp Gambar1stego.bmp Berhasil 0.143% (23kb) Disisipkan Frente- Gambar1.bmp Gambar1stego.bmp Berhasil 3.014% Bizare Love Disisipkan Triangle.M P3 (1.50mb) SmadAV Gambar1.bmp Gambar1stego.bmp Berhasil 0.356% 3.4.exe Disisipkan (143kb) Resep.rar Kucing.bmp KucingStego.bmp Berhasil 2.5% (1.6mb) (3.3mb) (3.3mb) Disisipkan Resep(2).rar Kucing.bmp Kucing.bmp Berhasil 2.0156% (1mb) (3.3mb) (3.3mb) Disisipkan Dari tabel diatas dapat ditarik kesimpulan, semakin besar perbandingan gambar dengan pesan, semakin kecil error yang dihasilkan.
41 Berikut adalah keunggulan dari rancangan program aplikasi ini: Hasil dari proses steganografi dengan algoritma MELSBR menunjukan perbedaan antara cover image dengan stegoimage yang hampir tidak terlihat dengan mata telanjang Ukuran besar file StegoImage dengan Cover image tidak berubah Dapat menyisipkan file berformat apapun (dengan syarat cov erimage pesan < ) kedalam coverimage 2 Kelemahan dari rancangan progam aplikasi ini : Menggunakan format bitmap yang tidak umum pada internet (ukuran filenya yang cukup besar di karenakan tidak adanya kompresi) Waktu proses yang agak lama bila menggunakan cover image dengan resolusi yang cukup tinggi(lebih besar dari 640x480). Bila menggunakan perbandingan ratio 1:2, perbedaan texture di antara gambar asli dengan gambar stego dapat dilihat ( bila diperbesar) Hanya bisa menggunakan media pengantar berupa gambar (bitmap), tidak bisa menggunakan media lainya.