Metode Bootstrap Setelah didapatkan hasil dari pengukuran sensitivitas harga, lalu diamati perilaku dari APR dan diduga selang kepercayaan dengan menggunakan metode bootstrap nonparametrik, dengan pengulangan sebanyak tiga puluh kali, ini dikarenakan mengalami kesulitan dalam bersimulasi. Adapun langkahlangkahnya sebagai berikut:. Membangkitkan tiga puluh buah contoh bootsrap dengan masingmasing contoh berukuran.. Pada masing masing contoh bootstrap tersebut ditentukan nilai APR.. Setelah mendapatkan batas kiri dan batas kanan dari APR, diduga selang kepercayaan 9% dari tiap batas tersebut. HASIL DAN PEMBAHASAN Karakteristik Responden Dalam penelitian ini, seluruh fakultas yang ada di IPB ada dalam sebaran yang merata dengan frekuensi terbesar di fakultas ekonomi dan manajemen serta fakultas ekologi manusia. Untuk lebih lengkapnya disajikan dengan tabel di bawah ini. Tabel. Sebaran Responden Berdasarkan Fakultas. Fakultas n Persentase Pertanian 9,% Kedokteran Hewan 9,9% Perikanan dan Ilmu 9,% Kelautan Peternakan,% Kehutanan 9,9% Teknologi Pertanian,% Matematika dan Ilmu,% Pengetahuan Alam Ekonomi dan Manajemen 9,% Ekologi Manusia 8,8% TOTAL % Jika berdasarkan asal usul responden ternyata yang cukup banyak berasal dari Provinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta. Ini dikarenakan letak geografis dari IPB berlokasi di kota Bogor dan kabupaten Bogor yang berada di Provinsi Jawa Barat. Kota Bogor sangat dekat dengan provinsi DKI Jakarta sehingga mahasiswa IPB banyak berasal dari kedua provinsi tersebut. Untuk lebih lengkapnya disajikan dengan tabel di bawah ini. Tabel. Sebaran Responden Berdasarkan Provinsi. Provinsi n Persentase Jawa Barat,% DKI Jakarta 8,% Jawa Tengah 8,8% Jawa Timur 8,8% Bengkulu,9% Banten,% Nangroe Aceh Darussalam,% Sumatera Utara,9% Sumatera Selatan,9% Sumatera Barat,% Sulawesi Tenggara,9% Sulawesi Selatan,8% Riau,% Papua,8% Nusa Tenggara Barat,9% Kalimantan Timur,8% Kalimantan Barat,9% TOTAL % Berdasarkan uang bulanan responden, ratarata uang bulanan responden adalah sebesar Rp., per bulan dengan simpangan baku sebesar Rp 9.,, rata rata pengeluaran responden per bulan adalah sebesar Rp 8.9, per bulan dengan simpangan baku sebesar Rp.,. Sedangkan rata-rata uang yang dikeluarkan responden untuk sekali makan adalah sebesar Rp.99, dengan simpangan baku sebesar Rp.,. Tabel. Uang Bulanan, Pengeluaran dan Rata-rata Uang yang Dikeluarkan untuk Satu Kali Makan Karakteristik Lain Responden Rata rata (Rp) Simpangan Baku (Rp) Uang bulanan., 9., Pengeluaran per 8.9,., bulan Rata rata uang.99,., yang dikeluarkan untuk satu kali makan
Histogram of Uang bulanan Distribusi Pemilihan Makanan pada Siang Hari Tidak Jawab,.% Pecel Ayam,.% Nasi Rendang,.% 9,.8% 9 Uang bulanan 8 Gambar. Histogram Uang Bulanan Mahasiswa. Histogram of Pengeluaran Mahasiswa per Bulan Nasi Goreng, 9.% Gambar. Distribusi Pemilihan Makanan pada Siang Hari. Distribusi Pemilihan Makanana pada Malam Hari Tidak Jawab,.%,.% 8 Pengeluaran Mahasiswa per Bulan Gambar. Histogram Pengeluaran Mahasiswa per Bulan. Pecel Ayam,.% Nasi Goreng,.% Histogram of Rata utk kali makan 8 Rata utk kali makan Gambar. Histogram Rata-Rata Uang yang Dikeluarkan untuk Satu Kali Makan. Berdasarkan penelitian ini, distribusi mahasiswa dalam memilih makanan pada siang hari adalah nasi rendang,%, pecel ayam,%, nasi goreng 9,%, tidak jawab,% dan lainnya,8%. Sedangkan untuk malam hari nasi rendang,%, pecel ayam,%, nasi goreng,%, tidak jawab,% dan lainnya,%. Rendahnya pemilihan pecel ayam pada waktu siang hari dapat disebabkan karena pecel ayam tidak banyak dijual pada waktu siang hari. Nasi Rendang,.% Gambar. Distribusi Pemilihan Makanan pada Malam Hari. Mahasiswa dalam memilih makanan tentunya memiliki pertimbangan. Dalam penelitian ini, pertimbangan utama mahasiswa dalam memilih makanan adalah sebagai berikut, untuk mahasiswa dengan uang bulanan kurang dari atau sama dengan Rp., yang paling banyak menjadi pertimbangan adalah rasa yaitu sebesar,%, untuk lebih detail lihat gambar. Untuk mahasiswa dengan uang bulanan lebih besar dari Rp. sampai dengan kurang dari Rp.., yang mayoritas dijadikan pertimbangan adalah selera, yaitu sebanyak,8%, lebih lengkapnya ada di gambar. Sedangkan mahasiswa dengan uang uang bulanan lebih dari atau sama dengan Rp.., yang paling banyak dijadikan pertimbangan utama saat membeli makanan adalah rasa % (lihat gambar 8). Sedangkan secara keseluruhan adalah sebagai berikut, yang paling banyak adalah selera, yaitu sebesar % dan yang paling sedikit adalah gizi, yaitu hanya,%, (lihat gambar 9).
Pertimbangan Mahasiswa dalam Membeli Makanan,.%,.%,.%,.% Tidak jawab,.9%,.%,.% 8,.%,.% 8, 9.% 9,.%,.%,.% Gambar. Pertimbangan Utama Bulanan Kurang dari atau sama dengan Rp.. dalam Memilih Tidak jawab,.8% 8,.%,.8%,.%,.%,.8%, 9.% Gambar. Pertimbangan Utama Bulanan Lebih Besar dari Rp.. sampai dengan kurang dari Rp.. dalam Memilih Gambar 9. Pertimbangan Utama Mahasiswa dalam Membeli Acceptable Price Range Hasil perhitungan APR (Lewis dan Shoemaker, 99) menunjukkan bahwa APR nasi rendang adalah Rp.9, sampai dengan Rp.8,, pecel ayam adalah Rp.89,8 sampai dengan Rp.9,9, sedangkan untuk nasi goreng adalah Rp., sampai Rp.,9. Dari ketiga hasil pengukuran tersebut, nasi rendang memiliki lebar selang yang paling sempit yaitu sebesar Rp 88,, sedangkan pecel ayam memiliki lebar selang yang paling lebar yaitu sebesar Rp.,. Ini merupakan indikasi bahwa fanatisme mahasiswa terhadap pecel ayam lebih besar dibandingkan nasi rendang, sehingga responden lebih toleran terhadap harga makanan tersebut.,.%,.%,.%,.% 9,.%,.% Gambar 8. Pertimbangan Utama Bulanan Lebih dari atau sama dengan Rp... dalam Memilih (Rp.9; Rp.8) Gambar. APR Nasi Rendang.
8 Selang kepercayaan 9% untuk batas kiri adalah Rp., sampai dengan Rp.98,. sedangkan untuk batas kanan adalah Rp., sampai dengan Rp.,9. Gambar. APR Pecel Ayam. Gambar. APR Nasi Goreng. (Rp.89; Rp.9) (Rp.; Rp.) Sifat - Sifat Statistik dari Acceptable Price Range Berdasarkan hasil simulasi price sensitivity measurement untuk jenis makanan nasi rendang menggunakan metode bootstrap dengan pengulangan sebanyak tiga puluh kali didapat titik minimum, maksimum, rata rata dan simpangan baku untuk harga terendah dari APR nasi rendang adalah masing-masing sebesar Rp.,, Rp.98,, Rp.8, dan Rp,. Sedangkan titik minimum, maksimum, rata rata dan simpangan baku untuk harga tertinggi dari APR nasi rendang adalah masing masing Rp.,, Rp.,9, Rp.98,8 dan Rp,. Jika dilihat dari stabilitas APR, APR hasil simulasi dengan menggunakan metode booststrap ini cukup stabil, ini dapat dilihat dari nilai tengah setiap simulasi selalu berada di antar APR setiap simulasi. Pearson correlation antara batas kiri dan batas kanan APR dari setiap simulasi adalah sebesar,% dengan p-value sebesar,8. Oleh karena itu, dapat diasumsikan bahwa keeratan hubungan antara batas kiri dan batas kanan tidak signifikan atau dapat dikatakan kedua batas tersebut saling bebas (independent), sehingga dapat diduga selang kepercayaan 9% dari masing-masing batas tersebut. Tabel. APR Hasil Simulasi Menggunakan Metode Bootstrap. Batas Simulasi Batas Kiri Range Kanan Ke- (x L ) (x (x R ) R -x L ).,.,.,8.8,., 9,.8,.8,9 99,.,., 9,9.8,.9,8.,8.99,98.8, 8,8.89,.,9.9, 8.999,.98, 98, 9.98,9.9,8.,8.9,.89,.9,8.9,.,8.9,.8,9.,8 8,88.,.8,8.,9.8,9.9,8.8,.89,.8,8.,8.8,99.8,.9,.98,.8,8 9, 8.,.9,.9, 9.,.9,9.8,.,.,,.9,.,.9,.9,.,.9,9.98,.,88.,.8,.8,9.,.9,8.,.89,.,.,.,9.8,8.8,., 8.,.,.8, 9.,.9,.8,89.9,9., 8, Plot Batas Kiri - Batas Kanan dari Sampel Bootstrap 8 9 8 Simulasi ke- Gambar. Plot Hasil Simulasi dengan Menggunakan Metode bootstrap.
9 9 8 Histogram of Batas Kiri kanan adalah Rp., sampai dengan Rp.,9. 8 Gambar. Histogram dari Batas Kiri (x L ) Histogram of Batas Kanan SARAN. Instrumen pengumpulan data khususnya dalam penentuan harga sangat murah, murah, mahal dan sangat mahal sebaiknya kisaran harga untuk setiap kategori dibatasi.. Perangkat lunak untuk menghitung APR secara lebih otomatis perlu dikembangkan, sehingga jumlah pengulangan dapat lebih diperbanyak. DAFTAR PUSTAKA 8 Gambar. Histogram dari Batas Kanan (x R ) 9 8 9 Range Gambar. Histogram dari Range Setiap Simulasi SIMPULAN Lebar dari acceptable price range (APR) tergantung pada fanatisme dari konsumen terhadap makanan tersebut yang dicerminkan oleh asal usul responden dan kebiasaan makan responden. Kisaran harga terterima untuk nasi rendang, pecel ayam dan nasi goreng berturut turut adalah Rp.9, sampai dengan Rp.8,, Rp.89,8 sampai dengan Rp.9,9 dan Rp, sampai dengan Rp.,9. Hasil simulasi APR untuk jenis makanan nasi rendang menggunakan metode bootstrap cenderung stabil, dengan rata rata panjang selang sebesar Rp.,8, simpangan baku sebesar Rp,, panjang selang paling lebar sebesar Rp., dan panjang selang paling sempit sebesar Rp 8,. Selang kepercayaan 9% untuk batas kiri adalah Rp, sampai dengan Rp.98,. sedangkan untuk batas Histogram of Range 8 Aunuddin.. Statistika: Rancangan dan Analisis Data. Bogor: IPB Press Everitt, B.S.. The Cambridge Dictionary of Statistics Third Edition. Cambridge University Press. Kotler, P. 99. Manajemen Pemasaran. Jakarta: PT. Prenhallindo. Larson, H.J. 98. Introduction to Probability Theory and Statistical Inference. John Wiley and Sons. Lewis, R. and S. Shoemaker. 99. Cornell Hotel and Restaurant Quarterly. http://www.brandcareer.comty/knowledge. data/_price%sensitivity%mea surement.ppt -. [ April 8]. Manly, B.F.J. 99. Randomization, Bootstrap and Monte Carlo Methods in Biology. Ed ke-. New York: Chapman and Hall. Mattjik, A.A. & I.M. Sumertajaya.. Perancangan Percobaan dengan Aplikasi SAS dan Minitab. Jilid I Edisi Kedua. IPB Press, Bogor. Morgan, B.J.T. 98. Element of Simulation. New York: Chapman and Hall. Musa, M.S. dan A.H. Nasoetion. 989. Perancangan dan Analisis Percobaan Ilmiah. PAU-IPB. Nasoetion, A.H. dan A. Rambe. 98. Teori Statistika. Bhrata Karya Aksara. Walpole, R.E. 98. Introduction to Statistic Third Edition. Macmillan Publishing Co., Inc.