UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

dokumen-dokumen yang mirip
BAB III METODE PENELITIAN

ANALISIS PEMETAAN ILMU PENGETAHUAN (KNOWLEDGE MAPPING) PADA INFORMATION RESEARCH AN INTERNATIONAL ELECTRONIC JOURNAL TAHUN

BAB I PENDAHULUAN. keaslian penelitian, tujuan penelitian, dan manfaat penelitian.

BAB II TINJAUAN LITERATUR

DAFTAR PUSTAKA. Indonesia dan Institut Teknologi Bandung Tahun (Tesis). Depok:

INASTI 2016 Indonesia Science and Technology Index LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA

ANALISIS PARO HIDUP LITERATUR PADA JURNAL INFORMATION RESEARCH PERIODE

BAB I PENDAHULUAN. pengetahuannya, mengembangkan diri dan pemenuhan kebutuhan dalam

BAB I PENDAHULUAN. dengan bantuan komputer yang berkait erat dengan sistem pemetaan dan analisis

BAB I PENDAHULUAN. dengan bantuan komputer yang berkait erat dengan sistem pemetaan dan analisis

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara

BAB I PENDAHULUAN PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN. masalah, keaslian penelitian, manfaat penelitian) dan juga tujuan penelitian.

BAB I PENDAHULUAN. World Class University telah sering dan banyak dibicarakan oleh

BAB VII TEMUAN, KESIMPULAN, DAN SARAN. Temuan yang didapatkan dari penelitian terhadap 290 tesis mahasiswa S-2 MIP

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. dari pendayagunaan teknologi khususnya teknologi informasi. Penjualan elektronik atau yang akrab di sebut e-commerce ( electronic

BAB II TINJAUAN LITERATUR. Menurut ALA Glossary of Library and Information Science (1983, 43), yang

Daftar Situs Unduh Jurnal

BAB 1 PENDAHULUAN. perpustakaan menjadi sarana untuk mencari, mengolah, mengumpulkan, mengembangkan dan merawat informasi. Menurut The International

BAB I. Universitas Sumatera Utara

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang dan Permasalahan

ERD (Entity Relationship Diagram)

BAB I PENDAHULUAN. aspek sosial, budaya, geografi, ekonomi, maupun politik.

BAB I PENDAHULUAN. yang sangat luar biasa bagi kehidupan masyarakat banyak. Perkembangan ilmu

PERENCANAAN ARSITEKTUR ENTERPRISE STMIK SUMEDANG. Oleh : Asep Saeppani, M.Kom. Dosen Tetap Program Studi Sistem Informasi S-1 STMIK Sumedang

BAB I PENDAHULUAN. cara berpikir manusia yang disebut sebagai artificial intelligence atau lebih

DESKRIPSI TRAJEKTORI BERPIKIR SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH LITERASI MATEMATIKA

BAB I PENDAHULUAN. teknologi tepat guna dengan fasilitas seperti sumber informasi dan data yang dapat diakses

PEMETAAN BIDANG ILMU BERDASARKAN ARTIKEL JURNAL PENDIDIKAN UNIVERSITAS TERBUKA TAHUN : MENGGUNAKAN ANALISIS CO-WORDS

BAB I PENDAHULUAN. dengan bantuan komputer yang berkait erat dengan sistem pemetaan dan analisis

BAB 1 PENDAHULUAN. Universitas Indonesia

BAB I PENDAHULUAN. informasi

BAB I PENDAHULUAN. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) merupakan

Analisis dan Implementasi Graph Clustering pada Berita Digital Menggunakan Algoritma Star Clustering

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Ilmu, Pengetahuan, dan Teknologi

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

KARYA ILMIAH MANAJEMEN INFORMATIKA 1 DESAIN BASIS DATA SISTEM INFORMASI AKADEMIK SMP XYZ DENGAN MENGGUNAKAN ORACLE SQL DEVELOPER DATA MODELER

BAB 1 PENDAHULUAN. Ada beberapa keunggulan dari internet ialah dapat menyampaikan informasi

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara

BAB I PENDAHULUAN. media untuk mendapatkan informasi juga semakin mudah diakses dari mana saja.

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

Bogor Agricultural University (IPB) Sosialisasi Lomba Web Unit Kerja 2017

BAB 1 PENDAHULUAN. dalam melakukan setiap pekerjaan. Perkembangan aplikasi web yang semakin

APLIKASI DATABASE MASJID BERBASIS WEB GIS MENGGUNAKAN ALGORITMA BRUTE FORCE

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Penyusunan Kurikulum S1 Teknik Informatika ITB Ayu Purwarianti, Ph. D.

PROPOSAL SKRIPSI. JUDUL PROPOSAL SKRIPSI DALAM BAHASA INDONESIA DITULIS SECARA SIMETRIS (Studi Kasus: Tempat Penelitian Tesis-jika ada, optional)

SOSIALISASI BIDANG PEMINATAN

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

Kurikulum Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia FTI UII Yogyakarta

PENGENALAN GOOGLE SCHOLAR

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

PENGENALAN MESIN INDEKS NASIONAL (SINTA) Oleh: Aldi Haryadi, Kasubdit Fasilitasi Publikasi Ilmiah

1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. saja. Dengan berkembanganya teknologi internet, masyarakat semakin di

Tools Pengelolaan Publikasi Ilmiah. Deden Sumirat Hidayat, M.Kom LIPI

BAB I PENDAHULUAN. untuk meningkatkan proses perencanaan wilayah dan kota adalah Geographic

BAB I PENDAHULUAN. perkembangan yang begitu pesat. Sistem informasi dan teknologi turut

BAB I PENDAHULUAN. Teknologi SIG (Sistem Informasi Geografis) Geographic Information System

BAB I PENDAHULUAN. Seiring dengan perkembangan zaman, kota Medan telah menjadi kota yang

UKDW BAB 1 PENDAHULUAN

IMPLEMENTASI ANDROID MATERIAL DESAIN TERHADAP PERANCANGAN APLIKASI MOBILE BERITA TEKNOLOGI

BAB I PENDAHULUAN. Industri mobile phone saat ini berkembang dengan pesat. Menurut

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

BAB I PENDAHULUAN. Dewasa ini teknologi berkembang sangat pesat. Setiap saat dikembangkan

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. media cetak/peta, cd-rom, dan media penyimpanan lainya dirasakan kurang

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Hana Riana Permatasari, 2013

BAB III ANALISIS. Komunitas belajar dalam Tugas Akhir ini dapat didefinisikan melalui beberapa referensi yang telah dibahas pada Bab II.

Sistem Pendukung Keputusan. Oleh: Ade Sarah H., M.Kom

BAB I PENDAHULUAN. dan rekreasi dengan menyediakan berbagai macam informasi yang sesuai dengan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Jurnal Internasional. Benyamin Lakitan

PANDUAN DISCOVERY SEARCH PERPUSTAKAAN UGM

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Visi Misi

BAB V STUDI KASUS. Pada bab ini dilakukan studi kasus untuk menerapkan model komunitas belajar learnercentered hasil perancangan pada bab IV.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang dan Permasalahan

BAB I PENDAHULUAN. Persaingan yang sangat pesat di sektor industri pada saat ini menuntut setiap

BAB I PENDAHULUAN. Pada Dinas Pendidikan Kota Medan khususnya Medan Selatan, terdapat

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan memegang peranan penting dalam menciptakan manusiamanusia

PERKEMBANGAN BASIS DATA SAAT INI

BAB I PENDAHULUAN. segala sesuatu dapat dilakukan dengan se-efisien mungkin. Sama halnya dengan

Transkripsi:

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Zaman globalisasi ditandai dengan suatu perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat. Ilmu pengetahuan dapat mengalami penyempurnaan atau ilmu pengetahuan dapat mengalami perkembangan. Perkembangan ilmu pengetahuan tersebut melalui metode ilmiah dan metode ilmiah berlaku untuk semua ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan berkembang dalam sebuah proses yang berlangsung secara bertahap dan berubah secara perlahan-lahan. Ilmu baru bergantung dan berkembang berdasarkan ilmu yang telah ada. Ilmu baru berasimilasi dengan ilmu yang lebih dulu, ada yang melalui pembelajaran dan hasil dari suatu penelitian dari peneliti bsebelumnya. Perkembangan ilmu pengetahuan pada zaman globalisasi seperti saat ini menyebabkan setiap orang pasti membutuhkan ilmu pengetahuan. Dalam menciptakan suatu pengetahuan, seorang peneliti melakukan penelitian atau kajian ilmiah yang bertujuan untuk memecahkan suatu masalah dengan menggunakan cara dan metode yang bersifat ilmiah. Dengan demikian, peneliti harus memiliki sejumlah pengetahuan dan alat serta fasilitas lainnya yang cukup untuk melaksanakan tugasnya atau penelitiannya dengan lancar sehingga dapat mencapai hasil-hasil yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Permasalahan yang penting dalam menganalisis perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah bagaimana mendefenisikan dan menggambarkan bidang-bidang tertentu dari ilmu pengetahuan. Domain kajian suatu bidang ilmu pengetahuan dapat dilihat dengan melakukan visualisasi pengetahuan. Visualisasi ilmu pengetahuan dapat diwujudkan dalam bentuk peta sehingga muncullah bidang pemetaan pengetahuan atau knowledge mapping. Peta adalah alat relasi (relational tools) yang menyediakan informasi antar hubungan entitas. Peta ilmu pengetahuan adalah alat relasi yang menyediakan informasi mengenai aktivitas ilmiah sebagai suatu sistem yang terstruktur. Peta tidak hanya sebagai alat yang praktis, tetapi juga sebagai dasar untuk mengkaji

dan memahami aktivitas ilmiah dengan menggambarkannya sebagai suatu sistem yang tersusun. Pemetaan merupakan sebuah proses yang memungkinkan seseorang mengenali elemen pengetahuan serta konfigurasi, dinamika, ketergantungan timbal balik dan interaksinya. Pemetaan pengetahuan digunakan untuk keperluan manajemen teknologi. Mencakup defenisi program penelitian, keputusan menyangkut aktivitas yang berkaitan dengan teknologi, disain, struktur berbasis pengetahuan serta pemrograman pendidikan dan pelatihan. Prinsip dasar pemetaan ilmu pengetahuan ialah mengelompokkan entitasentitas (dokumen) dalam aktivitas ilmiah berdasarkan similaritas (similarity) antar entitas tersebut. Manfaat dari pemetaan ilmu pengetahuan adalah memvisualisasikan ilmu pengetahuan/ disiplin ilmu dengan membuat time-block, menggambarkan perkembangan ilmu pengetahuan/ disiplin. Untuk membuat peta ilmu pengetahuan dapat digunakan 4 (empat) metode yaitu pemetaan kronologis, pemetaan berbasis co-kata, pemetaan kognitif dan pemetaan konseptual. Salah satu penelitian tentang kajian pemetaan ilmu pengetahuan dengan menggunakan analisis bibliometrik adalah pemetaan Bidang Ilmu Berdasarkan Artikel Jurnal Pendidikan Universitas Terbuka Tahun 1999-2007 : menggunakan analisis co-word, yang dilakukan oleh Pandu Ristiyono pada tahun 2008. Dijelaskan bahwa pemetaan ilmu pengetahuan dapat dilakukan dengan berbagai macam cara diantaranya adalah berdasarkan ko-klasifikasi (co-clasification) dan ko-kata (co-word). Berdasarkan penjelasan tersebut maka dapat dinyatakan bahwa pemetaan dalam bidang bibliometrika adalah pembuatan peta hubungan sekelompok dokumen yang berdasarkan kemunculan bersama (co-occurrence) dari variabel yang dimiliki oleh masing-masing dokumen. Information Research: an International Electronic Journal adalah jurnal internasional yang dapat diakses secarara online melalui website http://informationr.net/ir. Information Research: an International Electronic Journ merupakan jurnal ilmiah, akademis, yang didedikasikan untuk menyediakan akses terhadap hasil penelitian di berbagai subdisiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu informasi. Jurnal ini diterbitkan oleh Wilson, yang berasal dari Universitas Sheffield, dan didukung oleh Perpustakaan Lund University, Swedia, dan dari

Perpustakaan Sekolah Ilmu Informasi Swedia. Jurnal ini diindeks oleh Google Scholar, INSPEC: Enginering Village, Library, Information Science & Technology Abstracts, LISA: Library and Information Science Abstracts. Penulis memilih Information Research: an International Electronic Journal sebagai objek penelitian karena Information Research: an International Electronic Journal merupakan salah satu jurnal elektronik yang sesuai dengan bidang ilmu pengetahuan penulis yakni bidang ilmu perpustakaan dan informasi. Dari pengamatan penulis, selain bersumber dari berbagai disiplin ilmu artikelartikel yang dimuat di Information Research: an International Electronic Journal ditulis oleh pengarang secara berkolaborasi dari berbagai negara yang berbeda. Artikel-artikel yang dimuat di Information Research: an International Electronic Journal juga belum pernah dipetakan, sehingga domain pengetahuan yang terdapat pada Information Research: an International Electronic Journal belum diketahui. Hal ini mendorong penulis untuk melakukan pemetaan pada artikel jurnal tersebut untuk periode 2009-2011. Penulis tertarik untuk membuat peta ilmu pengetahuan dengan menggunakan metode pemetaan konseptual. Pemetaan yang dimaksud mencakup pemaparan seluruh domain pengetahuan untuk mengidentifikasi masing-masing subdisiplin ilmu dari domain bidang-bidang ilmu yang terdapat pada Information Research: an International Electronic Journal. Selain itu pemetaan juga mencakup besaran isi pengetahuan misalnya diukur dengan jumlah publikasi, jumlah pengarang, asal negara editor/pengarang, bahasa artikel dan 5 (lima) tingkat pengetahuan yakni tingkat 1. realita-data empiris mengenai realita, persepsi, deskripsi, tingkat 2. realita ke model-syarat dan kondisi persamaan, perkiraan, asumsi dan pemodelan, tingkat 3. Model, merupakan representasi realita diwujudkan dalam model, tingkat 4. Model ke pernyataan-teknik verifikasi, algoritma, dan ketentuan penalaran, tingkat 5. pernyataan berupa teori, inferensi, penjelasan dan penilaian. Dilatarbelakangi penjelasan di atas maka penulis menetapkan judul penelitian Analisis Pemetaan Ilmu Pengetahuan (Knowledge Mapping) Pada Information Research: an International Electronic Journal Tahun 2009-2011.

1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan uraian di atas, maka yang menjadi rumusan masalah penelitian ini adalah: 1. Bagaimanakah peta yang dihasilkan dengan menyusun pemetaan ilmu pengetahuan (knowledge mapping) dalam Information Research: an International Electronic Journal Tahun 2009-2011 dengan menggunakan metode pemetaan konseptual? 2. Bagaimanakah pemetaan ilmu pengetahuan (knowledge mapping) dalam Information Research: an International Electronic Journal Tahun 2009-2011 dengan menggunakan metode pemetaan konseptual? 1.3 Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah: 1. Untuk menghasilkan suatu peta dengan menyusun pemetaan ilmu pengetahuan (knowledge mapping) dalam Information Research: an International Electronic Journal Tahun 2009-2011 dengan menggunakan metode pemetaan konseptual. 2. Untuk mengetahui pemetaan ilmu pengetahuan (knowledge mapping) dalam Information Research: an International Electronic Journal Tahun 2009-2011 dengan menggunakan metode pemetaan konseptual. 1.4 Manfaat Penelitian Penulis berharap penelitian ini dapat bermanfaat: 1. Bagi pengelola Information Research: an International Electronic Journal akan diperoleh suatu bentuk pemetaan ilmu pengetahuan secara konseptual, hasil pemetaan ini diharapkan bermanfaat bagi pengelola untuk mengetahui pengembangan disiplin ilmu pada Information Research: an International Electronic Journal. 2. Bagi peneliti, penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu rujukan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan topik yang sama atau berhubungan.

3. Bagi penulis, penelitian ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan serta pemahaman tentang Pemetaan Ilmu Pengetahuan (Knowledge Mapping) secara konseptual. 1.5 Ruang Lingkup Penelitian ini adalah salah satu bidang kajian dalam bibliometrik yang membahas pemetaan ilmu pengetahuan (knowledge mapping). Knowledge mapping ini secara khusus membahas pemetaan secara konseptual. Pemetaan konseptual mencakup subdisiplin ilmu, subdisiplin ilmu dari domain tertentu, besaran isi pengetahuan misalnya diukur dengan jumlah publikasi, jumlah pengarang, asal negara editor/pengarang, bahasa artikel dan 5 (lima) tingkat pengetahuan yakni tingkat 1. Realita-data empiris mengenai realita, persepsi, deskripsi, tingkat 2. Realita ke model-syarat dan kondisi persamaan, perkiraan, asumsi dan pemodelan, tingkat 3. Model, merupakan representasi realita diwujudkan dalam model, tingkat 4. Model ke pernyataan-teknik verifikasi, algoritma, dan ketentuan penalaran, tingkat 5. Pernyataan berupa teori, inferensi, penjelasan dan penilaian. Objek yang dikaji pada penelitian ini adalah Information Research: an International Electronic Journal Tahun 2009-2011.