BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD

dokumen-dokumen yang mirip
BAB II GAMBARAN PELAYANAN KANTOR KECAMATAN BELANTIKAN RAYA

BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD

PEMERINTAH KABUPATEN LAMANDAU KANTOR KECAMATAN BULIK Alamat : Jalan Batu Batanggui No. 153 Telp NANGA BULIK 74662

2.1. TUGAS, FUNGSI, DAN STRUKTUR ORGANISASI SKPD

BUPATI KARO PROPINSI SUMATERA UTARA PERATURAN BUPATI KARO NOMOR 41 TAHUN 2016 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN URAIAN TUGAS KECAMATAN DI KABUPATEN KARO

BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD

MEMUTUSKAN: PERATURAN DAERAH TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA KECAMATAN DALAM WILAYAH KABUPATEN BULUNGAN.

BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD

PERATURAN DAERAH KABUPATEN BELITUNG NOMOR 2 TAHUN 2005 TENTANG ORGANISASI KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BELITUNG,

WALIKOTA SINGKAWANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD

BAB II GAMBARAN PELAYANAN BPMD

TUGAS POKOK DAN FUNGSI PEJABAT STRUKTURAL DI LINGKUNGAN KANTOR KECAMATAN LAMANDAU

DATA PR0FIL KELEMBAGAAN DAN GOOD GOVERNANCE KANTOR KECAMATAN LAMANDAU

BUPATI BELITUNG PERATURAN BUPATI BELITUNG NOMOR 49 TAHUN 2008 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI PANGANDARAN PERATURAN BUPATI PANGANDARAN NOMOR TAHUN 2014 TENTANG TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA UNSUR ORGANISASI KECAMATAN

BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD

BAB II GAMBARAN PELAYANAN

PERATURAN DAERAH KABUPATEN BELITUNG NOMOR 1 TAHUN 2005 TENTANG ORGANISASI KECAMATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN WALIKOTA TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS, FUNGSI, DAN TATA KERJA KELURAHAN.

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BOGOR ORGANISASI DAN TATA KERJA KECAMATAN

BUPATI KEPULAUAN SELAYAR

BAB II GAMBARAN PELAYANAN KECAMATAN BUAHBATU KOTA BANDUNG. 2.1 Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Kecamatan Buahbatu Kota Bandung

BAB II GAMBARAN PELAYANAN KECAMATAN KIARACONDONG KOTA BANDUNG. 2.1 Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung

BUPATI SUKABUMI PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI SUKABUMI NOMOR 80 TAHUN 2016 TENTANG STRUKTUR ORGANISASI DAN TATA KERJA KECAMATAN

TUGAS POKOK DAN FUNGSI CAMAT CICALENGKA TUGAS POKOK FUNGSI

NO NAMA JABATAN TUGAS POKOK FUNGSI URAIAN TUGAS

BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD

TaH, Jum RancangaN PERATURAN BUPATI BANDUNG NOMOR 7 TAHUN 2008 TENTANG

BAB II GAMBARAN UMUM PELAYANAN SKPD Tugas Pokok, Fungsi, dan Struktur Organisasi SKPD

BUPATI WAY KANAN PROVINSI LAMPUNG

BUPATI CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI CIAMIS NOMOR 63 TAHUN 2016

Tugas Pokok dan Fungsi

RENCANA STRATEGIS SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH

GAMBARAN PELAYANAN, TUGAS DAN FUNGSI

BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD

BUPATI PULANG PISAU PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI PULANG PISAU NOMOR 3 TAHUN 2017 TENTANG

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BOGOR

BUPATI LUMAJANG PROVINSI JAWA TIMUR

BAB II GAMBARAN PELAYANAN PD. 2.1 Tugas Fungsi dan Struktur Organisasi Disparbud Kabupaten Lamongan

BUPATI KAPUAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI KAPUAS NOMOR 67 TAHUN 2016 TENTANG

BAB II GAMBARAN PELAYANAN BIRO ORGANISASI SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI JAWA BARAT

BERITA DAERAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT NOMOR 48 TAHUN 2016

GAMBARAN PELAYANAN SKPD

BERITA DAERAH KOTA DUMAI

PERATURAN BUPATI SUMBAWA NOMOR 32 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA KECAMATAN DI KABUPATEN SUMBAWA.

penilaian dan pelaporan kinerja lainnya; m. memimpin, mengatur, membina, mengevaluasi, mengendalikan dan mengkoordinasikan pelaksanaan kebijakan

PEMERINTAH KOTA SALATIGA DAFTAR INFORMASI PUBLIK RINGKASAN PROFIL ORGANISASI BAGIAN UMUM SETDA KOTA SALATIGA TAHUN 2017

PROFILE KECAMATAN PANGKALAN

BUPATI GARUT PROVINSI JAWA BARAT

BUPATI WONOSOBO PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI WONOSOBO NOMOR 85 TAHUN 2016 TENTANG RINCIAN TUGAS KECAMATAN KABUPATEN WONOSOBO

BUPATI PONOROGO PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI PONOROGO NOMOR TAHUN 2016 TENTANG

WALIKOTA PROBOLINGGO

6. Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2005 tentang Kelurahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 159, Tambahan Lembaran Negara

BUPATI ACEH UTARA PERATURAN BUPATI ACEH UTARA NOMOR 33 TAHUN 2017 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA KECAMATAN DALAM KABUPATEN ACEH UTARA

BAB II GAMBARAN UMUM DINAS PERTANIAN, PERKEBUNAN DAN KEHUTANAN KABUPATEN SEMARANG

KEPALA DESA JATILOR KABUPATEN GROBOGAN PERATURAN DESA JATILOR NOMOR 4 TAHUN 2016 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA PEMERINTAH DESA

j. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan bidang tugasnya.

BUPATI JEMBRANA PROVINSI BALI PERATURAN BUPATI JEMBRANA NOMOR 59 TAHUN 2016 TENTANG

PERATURAN DAERAH KABUPATEN TASIKMALAYA NOMOR 9 TAHUN 2004 TENTANG ORGANISASI KECAMATAN DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN TASIKMALAYA

RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) KECAMATAN SLAWI KABUPATEN TEGAL TAHUN PEMERINTAH KABUPATEN TEGAL KECAMATAN SLAWI

Bupati Pandeglang PERATURAN BUPATI PANDEGLANG NOMOR 22 TAHUN 2008 TENTANG PELIMPAHAN SEBAGIAN KEWENANGAN BUPATI PANDEGLANG KEPADA CAMAT

PERATURAN DAERAH KOTA BALIKPAPAN NOMOR 6 TAHUN 2012 TENTANG

BAB I PENDAHULUAN A. PENGERTIAN RENCANA KINERJA TAHUNAN ( RKT )

KEPUTUSAN CAMAT KEDUNGPRING NOMOR : 188/ /Kep/ /2017 TENTANG PENETAPAN INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) KECAMATAN KEDUNGPRING KABUPATEN LAMONGAN

Tugas dan Fungsi Kecamatan Katapang

PERATURAN DAERAH KABUPATEN LANDAK NOMOR 3 TAHUN 2012 TENTANG

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN CIREBON

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, BUPATI PULANG PISAU,

WALIKOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR

BUPATI WONOSOBO PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI WONOSOBO NOMOR 56 TAHUN 2016 TENTANG

TUGAS DAN FUNGSI KECAMATAN

TUGAS POKOK DAN FUNGSI ORGANISASI

PENJABARAN PERUBAHAN APBD

GAMBARAN PELAYANAN SKPD. Penyusunan dan Pelaksanaan Kebijakan Daerah di bidang perhubungan. (1) Dinas Perhubungan menyelenggarakan fungsi :

BERITA DAERAH KOTA BOGOR

BAB I PENDAHULUAN. Laporan Kinerja Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Madiun Th

BUPATI GARUT PROVINSI JAWA BARAT

PERATURAN BUPATI DOMPU NOMOR 07 TAHUN 2006 TENTANG RINCIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI, KECAMATAN DAN KELURAHAN BUPATI DOMPU

PEMERINTAH KABUPATEN WONOSOBO

INFORMASI PUBLIK YANG WAJIB DISEDIAKAN DAN DIUMUMKAN SECARA BERKALA KECAMATAN CIBUNGBULANG

WALIKOTA PAREPARE PERATURAN WALIKOTA PAREPARE NOMOR 22 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN RINCIAN TUGAS ORGANISASI KECAMATAN

GAMBARAN PELAYANAN DINAS PENDAPATAN DAERAH KOTA MADIUN

BUPATI ASAHAN PROVINSI SUMATERA UTARA PERATURAN BUPATI ASAHAN NOMOR 36 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI SUMBAWA PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN BUPATI SUMBAWA NOMOR 81 TAHUN 2016 TENTANG

Transkripsi:

BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD 2.1. Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi SKPD Kecamatan Bulik mempunyai tugas pokok membantu Bupati dalam melaksanakan kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Bupati untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah. Dalam menyelenggarakan tugas pokok tersebut, Kecamatan Bulik mempunyai fungsi: 1. Perencanaan, Pelaksanaan, Pengawasan dan Evaluasi Pelayanan kepada Masyarakat di wilayah Kecamatan; 2. Pelaksanaan kegiatan Pemerintahan Umum di Wilayah Kerja Kecamatan; 3. Pembinaan dan Pelaksanaan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat; 4. Penyelenggaraan Ketentraman dan Ketertiban Umum di Wilayah Kerja Kecamatan; 5. Pembinaan dan Pengawasan terhadap Penyelenggaraan Pemerintah desa dan/atau Kelurahan; 6. Pelaksanaan Kegiatan Ketatausahaan/Kesekretariatan. Untuk melaksanakan tugas dan fungsi sebagaimana dimaksud di atas, berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Lamandau Nomor 16 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kecamatan dan Kelurahan di Kabupaten Lamandau mempunyai kewenangan sebagai berikut : 1. Melakukan koordinasi dengan satuan kerja perangkat daerah yang tugas dan fungsinya di bidang penerapan peraturan perundang-undangan; 2. Melakukan koordinasi dengan satuan kerja perangkat daerah yang tugas dan fungsinya di bidang penegakan peraturan perundang-undangan dan/atau Kepolisian Negara Republik Indonesia; dan 3. Melaporkan pelaksanaan penerapan dan penegakan peraturan perundangundangan di wilayah Kecamatan kepada Bupati/Walikota; 9

4. Melakukan koordinasi dengan satuan kerja perangkat daerah dan/atau instansi vertical yang tugas dan fungsinya di bidang pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum ; 5. Melakukan koordinasi dengan pihak swasta dalam pelaksanaan pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum; dan 6. Melaporkan pelaksanaan pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum di wilayah Kecamatan kepada Bupati/Walikota; 7. Melakukan koordinasi dengan satuan kerja perangkat daerah dan instansi vertical di bidang penyelenggaraan kegiatan pemerintahan; 8. Melakukan koordinasi dan sinkronisasi perencanaan dengan satuan kerja perangkat daerah dan instansi vertical di bidang penyelenggaraan kegiatan pemerintahan; 9. Melakukan evaluasi penyelenggaraan kegiatan pemerintahan di tingkat kecamatan; dan; 10. Melaporkan penyelenggaraan kegiatan pemerintahan di tingkat kecamatan kepada Bupati/Walikota; 11. Melakukan pembinaan dan pengawasan tertib administrasi pemerintahan desa dan/atau kelurahan; 12. Memberikan bimbingan, supervise, fasilitasi, dan konsultasi pelaksanaan administrasi desa dan/atau kelurahan; 13. Melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap kepala desa dan/atau lurah; 14. Melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap perangkat desa dan/atau kelurahan; 15. Melakukan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan desa dan/atau kelurahan di tingkat kecamatan; dan 10

16. Melaporkan pelaksanaan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan desa dan/atau kelurahan di tingkat kecamatan kepada Bupati/Walikota; 17. Melakukan perencanaan kegiatan pelayanan kepada masyarakat di kecamatan; 18. Melakukan percepatan pencapaian stándar pelayanan minimal di wilayahnya; 19. Melakukan pebinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat di kecamatan; 20. Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat di wilayah kecamatan; 21. Melaporkan pelaksanaan kegiatan pelayanan kepada masyarakat di wilayah kecamatan kepada Bupati/Walikota. Struktur organisasi Kecamatan Bulik berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kecamatan dan Kelurahan di Kabupaten Lamandauterdiri dari : a. Camat; b. Sekretariat Kecamatan, membawahi : 1. Sub Bagian Keuangan; 2. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian; c. Seksi Pemerintahan; d. Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum; e. Seksi Ekonomi dan Pembangunan f. Seksi Kesejahteraan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat 2.1.1 Camat Camat mempunyai tugas memimpin, menyelenggarakan, membina, mengoordinasikan dan mengevaluasi, serta melaporkan jalannya kegiatan 11

Pemerintahan diwilayah kecamatan serta bertanggung jawab atas terlaksananya Tugas Pokok dan Fungsi Kantor Kecamatan, untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Camat menyelenggarakan fungsi : 1. Pengoordinasian kegiatan pemberdayaan masyarakat; 2. Pengoordinasian upaya peyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum; 3. Pengoordinasian penerapan dan penegakan peraturan perundang-undangan; 4. Pengoordinasian pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum; 5. Pengoordinasian penyelenggaraan kegiatan pemerintahan di tingkat kecamatan; 6. Pembinaan penyelenggaraan pemerintahan desa dan/atau kelurahan; 7. Pelaksanaan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugasnya dan/atau yang belum dapat dilaksanakan pemerintahan desa atau kelurahan. 2.1.2 Sekretariat Sekretariat mempunyai tugas merencanakan kegiatan penyusunan program dan penyelenggaraan tugas masing-masing seksi secara terpadu dan tugas pelayanan administratif serta perlengkapan, keuangan, kepegawaian, ketatausahaan, dan rumah tangga, organisasi, tatalaksana dan analisis jabatan serta dokumentasi peraturan perundang-undangan pada Kantor Kecamatan.Sekretariat mempunyai fungsi : 1. Penyiapan bahan koordinasi pelaksanaan penyusunan program, anggaran belanja dan pelaporan; 2. Pelaksanaan urusan kepegawaian; 3. Pelaksanaan urusan keuangan; 4. Pelaksanaan urusan penataan organisasi, tatalaksana dan analisis jabatan; 5. Pelaksanaan urusan rumah tangga dan ketatausahaan; dan Pembinaan, pengendalian, monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas. 2.1.2.1. Sub Bagian Keuangan; Kepala Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas penyiapan bahan penyusunan rencana anggaran pembiayaan, pengelolaan keuangan dan pelaksanaan 12

anggaran.untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Kepala Sub Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi : a. Pengelolaan penyusunan rencana anggaran rutin; b. Pelaksanaan Penyusunan administrasi keuangan dan Laporan Keuangan; c. Pelaksanaan bimbingan dan pembinaan Bendahara Pengeluaran dan bendahara gaji. d. Pembinaan, pengendalian, monitoring, evaluasi dan pelaporan tugas 2.1.2.2. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian; Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan untuk keperluan urusan surat menyurat, perlengkapan, urusan rumah tangga, administrasi perjalanan dinas, inventarisasi barang serta perencanaan dan pengembangan pegawai, mutasi, peningkatan disiplin, kesejahteraan pegawai, organisasi, tatalaksana dan analisis jabatan serta dokumentasi perundang-undangan. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi : 1. Penyelenggaraan urusan ketatausahaan, surat menyurat; 2. Penyelenggaraan urusan perlengkapan/inventaris barang dan urusan rumah tangga; 3. Pengelolaan administrasi perjalanan dinas; 4. Pelaksanaan administrasi kepegawaian; 5. Penyusunan Daftar urutan kepegawaian; 6. Pelaksanaan disiplin dan kesejahteraan pegawai; 7. Pelaksanaan organisasi, tatalaksana, formasi jabatan dan analisis jabatan; 8. Penghimpunan bahan peraturan perundang-undangan; dan pembinaan, pengendalian, monitoring, evaluasi dan pelaporan tugas. 2.1.3 Seksi Pemerintahan Kepala Seksi Pemerintahan mempunyai tugas merencanakan kegiatan, menyiapkan, dan melaksanakan serta membuat laporan dalam urusan Pemerintahan 13

Umum. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Kepala Seksi Pemerintahan menyelenggarakan fungsi : 1. Fasilitasi Pemilihan Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD); 2. Fasilitasi Pengambilan Sumpah / Janji dan Pelantikan Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD); 3. Pemberian Rekomendasi dan Perijinan tertentu yang mencakup tugas Seksi Pemerintahan; 4. Pelaksanaan Kegiatan Administrasi Kependudukan; 5. Fasilitasi Penyelenggaraan kerja sama antar desa dan Penyelesaian perselesihan antar desa; 6. Pembinaan dan Pengawasan Alokasi Dana Desa (ADD) di tingkat Kecamatan; 7. Fasilitasi Penyusunan Peraturan Desa; 8. Pembinaan dan pengawasan tertib administrasi pemerintahan desa dan/atau kelurahan. 2.1.4 Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum mempunyai tugas merencanakan kegiatan, menyiapkan, dan melaksanakan serta membuat laporan dalam urusan Ketenteraman dan Ketertiban Umum. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum menyelenggarakan fungsi : 1. Pembinaan Idiologi negara dan kesatuan bangsa; 2. Pembinaan ketenteraman dan ketertiban serta kemasyarakatan; 3. Pelaksanaan serta Pengaturan Perlindungan Masyarakat (LINMAS) diwilayah Kecamatan; 4. Fasilitasi pembinaan kerukunan hidup antar umat beragama; 5. Pembinaan, Pengawasan dan Pelaporan terhadap Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di wilayah Kecamatan. 2.1.5 Seksi Ekonomi dan Pembangunan 14

Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan mempunyai tugas merencanakan kegiatan, menyiapkan, dan melaksanakan serta membuat laporan dalam urusan Ekonomi dan Pembangunan. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan menyelenggarakan fungsi : 1. Fasilitasi dan koordinasi penyelenggaraan pembangunan di tingkat Kecamatan; 2. Fasilitasi pengembangan perekonomian desa/kelurahan; 3. Pengoordinasian, pembinaan, dan pengawasan serta pelaporan langkah-langkah penanggulangan terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan; 4. Pelaksanaan pungutan atas pajak dan retribusi daerah di tingkat Kecamatan; 5. Pelaksanaan pencegahan atas pengambilan Sumber Daya Alam tanpa ijin dan, dapat mengganggu serta membahayakan lingkungan hidup; 6. Pembinaan serta pengawasan kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS); 7. Pelaksanaan, Pengawasan, dan Pelaporan Program Beras Miskin (Raskin) di tingkat Kecamatan; 8. Pembinaan dan pengembangan serta pemantauan kegiatan perindustrian, perdagangan, pertambangan, kepariwisataan, perkoperasian, Usaha Kecil Menengah (UKM), dan golongan ekonomi lemah, peternakan, pertanian, perkebunan, perikanan dan kelautan; 2.1.6 Seksi Kesejahteraan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kepala Kesejahteraan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat mempunyai tugas merencanakan kegiatan, menyiapkan, dan melaksanakan serta membuat laporan dalam urusan Kesejahteraan dan Pemberdayaan Masyarakat, Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Kepala Kesejahteraan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakatmenyelenggarakan fungsi : 1. Pembinaan dan pengembangan ketenagakerjaan dan perburuhan; 2. Pembinaan, pengawasan dan evaluasi terhadap keseluruhan unit kerja baik pemerintah maupun swasta yang mempunyai program kerja dan kegiatan pemberdayaan masyarakat di wilayah kerja kecamatan; 3. Fasilitasi kegiatan Organisasi Sosial/Kemasyarakatan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM); 15

4. Pembinaan Lembaga Adat dan suku terasing; 5. Pencegahan dan penanggulangan bencana alam dan pengungsi; 6. Penanggulangan masalah sosial. 7. Pembinaan dan Pengawasan kegiatan program pendidikan, generasi muda, keolahragaan, kebudayaan, kepramukaan serta peranan wanita; 8. Pembinaan dan pengawasan kegiatan program kesehatan masyarakat. 16

BAGAN SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA LAMPIRAN : PERATURAN DAERAH KABUPATEN LAMANDAU KECAMATAN BULIK Nomor : 16 Tahun 2008 KABUPATEN LAMANDAU Tanggal : 19 Juni 2008 CAMAT SEKRETARIAT SUB BAGIAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN SUB BAGIAN KEUANGAN SEKSI PEMERINTAHAN SEKSI EKONOMI & PEMBANGUNAN SEKSI KETENTRAMAN & KETERTIBAN UMUM SEKSI KESEJAHTERAAN SOSIAL & PEMBERDAYAAN MASYARAKAT 17

2.2. Sumberdaya SKPD a. Gambaran Umum Wilayah Kerja Kecamatan Bulik adalah salah satu kecamatandi Kabupaten Lamandau berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Lamandau Nomor 5 tahun 2005 dengan Ibukotanya terletak di Nanga Bulik. Kecamatan Bulik memiliki luas wilayah 665,55 Km2 (sumber Kabupaten Lamandau dalam Angka, 2011/2012) Secara administrasi Kecamatan Bulik terbagi menjadi 11 (sebelas) desa definitive, 2 (dua) desa persiapan dan 1 (satu)kelurahan yaitu : 1. Desa Kujan 2. Desa Batu Kotam 3. Desa Guci 4. Desa Bumi Agung 5. Desa Sumber Mulya 6. Desa Bukit Indah 7. Desa Arga Mulya 8. Desa Bunut 9. Desa Beruta 10. Desa Sungai Mentawa 11. Desa Tamiang 12. Kelurahan Nanga Bulik Desa Persiapan Perigi Raya dan Nanga Pamalontian b. Gambaran Umum Satuan Kerja Sumber Daya Manusia (SDM) adalah faktor sentral dalam suatu institusi/organisasi. Apapun bentuk serta tujuannya, organisasi dibuat berdasarkan berbagai visi untuk kepentingan manusia dan dalam pelaksanaan misinya dikelola dan diurus oleh manusia. Jadi, manusia merupakan faktor strategis dalam semua kegiatan institusi. Kondisi institusi akan sangat dipengaruhi dan tergantung pada kualitas serta kemampuan kompetitif sumber daya manusia yang dimilikinya. 18

Pegawai Kecamatan Bulik berjumlah 20 orang (Subbag Umum & Kepegawaian, Pebruari 2014), terdiri dari 20 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sedangkan jumlah pegawai berdasarkan pangkat dan golongan adalah sebagai berikut : 40% 38% 35% 30% 25% 24% 20% 15% 10% 5% 0% 14% 5% 5% 5% 5% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% I/a I/b I/c I/d II/a II/b II/c II/d III/a III/b III/c IV/a IV/b IV/c IV/d GAMBAR II.1 GRAFIK PERBANDINGAN PEGAWAI BERDASARKAN GOLONGAN RUANG 19

TABEL II.1 DAFTAR NOMINATIF PEGAWAI NEGERI SIPIL BERDASARKAN GOLONGAN RUANG Unit Kerja di Lingkungan Kecamatan Bulik Status Kepegawaian Gol/ Ruang Camat Sek Seksi Pem. Seksi Trantib Seksi Ekobang. Seksi Kesos & PMD Total Pembina Utama Muda 1 2 3 4 5 6 7 8 9 IV/c - - - - - - - Pembina IV/b - - - - - - - Tingkat I Pembina IV/a 1 - - - - - 1 Penata III/d - - - - - - - Tingkat I Penata III/c - 1 - - - - 1 Penata Muda III/b - 2 - - 1-3 Tingkat I Penata Muda III/a - - 1 - - - 1 Pengatur II/d - - 1 - - - 1 Tingkat I Pengatur II/c - - - - - - - Pengatur II/b - 4 2 2 - - 8 Muda Tingkat I Pengatur II/a - 2 - - 2 1 5 Muda Juru Tingkat I I/d - - - - - - - Juru I/c - - - - - - - Juru Muda I/b - - - - - - - Tingkat I Juru Muda I/a - - - - - - - TOTAL 1 9 4 2 3 1 20 Subbag Umum dan Kepegawaian ( Pebruari 2014 ) 20

Jika melihat data pada tabel II.1, maka masih terdapat kekurangan jumlah pegawai untuk melengkapi struktur organisasi, kekurangan tersebut data dilihat pada tabel II.2. TABEL II.2 SUSUNAN JABATAN YANG BELUM TERISI No Jabatan Esselon 1 Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum IV 2 Kepala Seksi Pemerintahan IV 3 Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan IV 4 Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa IV TABEL II.3 DAFTAR NOMINATIF PEGAWAI NEGERI SIPIL BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN Unit Kerja di Lingkungan Kecamatan Bulik Pendidikan Camat Sek Seksi Pem. Seksi Trantib Seksi Ekobang. Seksi Kesos & PMD Total 1 2 3 4 5 6 7 8 SD - - - - 1-1 SLTP - - - - - - - SLTA - 6 2 2 1 1 12 D1 - - - - - - - D2 - - - - - - - D3 - - 1 - - - 1 S1-2 1-1 - 4 S2 1 1 - - - - 2 S3 - - - - - - - TOTAL 1 9 4 2 3 1 20 Subbag Umum dan Kepegawaian ( Pebruari 2014 ) 21

60% 57% 50% 40% 30% 20% 10% 0% 19% 10% 5% 5% 0% 0% 0% 0% SD SLTPSLTA D1 D2 D3 S1 S2 S3 GAMBAR II.3 GRAFIK PERBANDINGAN PEGAWAI BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN Pada tabel di bawah ini merupakan gambaran mengenai jenis bidang ilmu yang dimiliki oleh pegawai di antaranya adalah : TABEL II.4 PENDIDIKAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL No Jabatan Pendidikan Jumlah 1 Camat S2-MAP 1 Orang 2 Sekretaris S2-MAP 1 Orang 3 Kasi Kesejahteraan Sosial dan Pemberdayaan - - Orang Masyarakat 4 Kasubbag Umum dan Kepegawaian S1-Ekonomi 1 Orang 5 Kasubbag Keuangan S1-T. Informatika 1 Orang 6 Plt.Kasi. Pemerintahan S1- Fisipol 1 Orang 7 Plt. Kasi. Ekonomi dan Pembangunan S1- Fisipol 1 Orang 8 Staf S1 DIII SMA SD - Orang 1 Orang 12 Orang 1Orang 22

Berdasarkan data pada tabel di atas, diketahui bahwa Kecamatan Bulik memiliki jumlah pegawai yang terbatas dengan berbagai disiplin ilmu. Untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi pegawai, perlu dilakukan pelatihan dan pengembangan kemampuannya, selain itu jumlah pegawai jugaharus bertambah. Perlengkapan kantor merupakan sarana penunjang kinerja pegawai yang cukup penting untuk dipenuhi karena terkait dengan aktivitas dan mobilitas kerja kantor. Saat ini, jumlah perlengkapan Kecamatan Bulik cukup memadai.berikut perlengkapan yang mendukung kinerja pegawai (sumber : pengurus barang, Desember 2013) : TABEL II.5 DAFTAR SARANA DAN PRASARANA PERKANTORAN No. Jenis Jumlah (Unit) Kondisi (Baik/Rusak) KIB A (Tanah) 1. Tanah Bangunan Exp Gedung UDKP 1 Bidang Baik 2. Tanah Exp Kantor Wedana 1 Bidang Baik 3. Tanah Bangunan Rumah Dinas Camat Lama 1 Bidang Baik 4. Tanah Bangunan Kantor PKK 1 Bidang Baik 5. Tanah Bangunan Kantor Camat 1 Bidang Baik 6. Tanah Bangunan Kantor Kelurahan 1 Bidang Baik KIB B (Mesin dan Peralatan) 1. Mini Bus Kijang 1 Kurang baik, Kelurahan 2. Accu/Listrik Tenaga Surya 1 Rusak 3. Radio SSB 1 Rusak 4. Kursi Tamu/Sofa 4 3 Baik, 1 Rusak Berat 5. Mobil Dinas Operasional 1 Baik 6. Sepeda Motor 7 Baik 7. Kursi Kerja Pejabat Eselon IV 8 7 baik, 1 rusak 8. Kursi 1 Biro 1 Baik 9. Meja Tamu 4 Baik 10 Kursi Lipat 100 Baik, 50 Kecamatan 50 Kelurahan 12. Kursi Plastik 40 Baik 13. Flasdisk 5 Baik 14. TV 21 2 1 Baik, 1 rusak 15. Digital dan antenna Parabola 2 1 Baik, 1 rusak 16. Papan Tulis White Board 4 Baik 23

17. Handycam 3 2 Baik, 1 Rusak Berat 18. Kamera Digital 2 1 Baik, 1 Rusak Berat 19. Laptop 7 6 Baik, 1 Rusak Berat 20. Komputer PC 6 Baik 21. Printer 8 6 Baik, 2 Kurang Baik 22. Mesin Tik 6 4 Baik, 2 Rusak Berat 23. Stabilizer /UPS 6 Baik 24. Jam Dinding 5 Baik 25. Lemari Kayu 2 Baik 26. Kipas Angin 16 Baik 27. Air Conditioner (AC) 2 Baik 28. Meja Komputer 1 Kurang Baik 29. Meja Kerja (meja panjang) 7 Baik 30. Meja Kerja ½ Biro 24 Baik 31. Filling Kabinet 12 Baik 32. Wireless 3 Baik 33. Mesin Pemotong Rumput 4 2 Baik 2 Rusak Berat 34. Generator 1 Rusak Berat 35. Ranjang Olympic 1 Baik, Rumjab 36. Dispenser 4 3 Baik 1 Rusak Berat 37. Meja Makan 2 1 Baik 1 Rusak Berat 38. Kompor Gas 1 Rusak 39. Lemari Pakaian 1 Rusak Berat 40. Rak Piring 1 Rusak Berat 41. Piring Gelas 1 Set Rusak Berat 42. Gorden 4 Baik 43. Teralis 4 Baik 44. Kulkas 1 Baik 45. Alat GPS 1 Baik 46. Mesin Faximile 1 Baik 47. Tenda Pameran 1 Baik 48. Taplak Meja 6 Baik 49. Pompa Air 1 Baik 50. Sound System 1 Set Baik 51. Proyektor (LCD) 1 Baik 52. Printer Dotmatik 1 Baik 53. Unit Power Supply 6 Baik KIB C (Gedung dan Bangunan) 1. Bangunan Ex Gedung UDKP 1 Rusak 2. Bangunan Gedung PKK Kelurahan 1 Kurang Baik 24

3. Bangunan Ex Kantor Kelurahan 1 Kurang Baik 4. Bangunan Gedung PKK Kecamatan 1 Kurang Baik 5. Bangunan Rumah Jabatan Camat (Lama) 1 Baik 6. Pagar Keliling+ Pintu Gerbang Rumah Camat lama 1 Baik 7. Bangunan Gedung Sekolah TK 1 Baik 8. Bangunan Rumah Jabatan Camat (baru) 1 Baik 9. Bangunan Gudang Bulog 1 Baik 10. Bangunan Kantor Kelurahan 1 Baik 11. Bangunan Kantor Camat 1 Baik 12. Pagar Kantor Kelurahan 1 Baik 13. Pagar Kantor Kecamatan 1 Baik 14. Bangunan Aula Kantor Camat 1 Baik 15. Bangunan Pagar Keliling Kantor Camat 1 Baik 16. Bangunan Rumah Kopel Pegawai 1 Baik KIB D (Jalan, Irigasi dan Jaringan) 1. Instalasi Listrik 2 Paket Baik KIB E (Aset Tetap Lainnya / Buku) NIHIL KIB F (Konstruksi Dalam Pengerjaan) NIHIL 2.3 Kinerja Pelayanan SKPD Kinerja Pelayanan di Kantor Kecamatan Bulik dapat dilihat dari beberapa indikator kinerja : 1. Meningkatnya pelayanan administrasi perkantoran 2. Meningkatnya Sarana dan prasarana aparatur 3. Meningkatnya kapasitas sumber daya aparatur 4. Meningkatnya Sistim Pengawasan Internal dan Pengendalian 25

Disamping Kinerja Kecamatan Bulik sebagaimana tercantum dalam penjabaran diatas maka secara umum dapat dijelaskan beberapa kinerja Kecamatan Bulik sebagaimana tersebut di bawah ini : Kinerja Pelayanan di Bidang Pemerintahan : - Mengadakan pembinaan dan penekanan kepada pemerintah desa untuk membuat peraturan desa sebagai dasar atau payung hukum di tingkat desa; - Memberikan kesempatan kepada aparat desa untuk mengikuti diklat, pendidikan dan kursus baik yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten maupun pihak lainnya; - Pembinaan kelengkapan administrasi desa termasuk pendampingan membuat Perdes tentang APBDes, dan Susunan Organisasi dan Tata Laksana Pemerintahan Desa; - Pembinaan secara rutin ke desa yang berkaitan dengan pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan desa; - Pembinaan dan Pengawasan Alokasi Dana Desa (ADD) di tingkat Kecamatan; - Fasilitasi pemilihan Kepala Desa; - Fasilitasi pemekaran Desa baru yaitu Desa Perigi Raya dan Nanga Pemelontian; Kinerja Pelayanan di Bidang Pembangunan : - Melakukan penataan dan penertiban PKL di Jalan Djagui Mamud; - Monitoring pelaksanaan musrenbang desa dan melaksanakan musrenbang kecamatan; - Monitoring penyaluran Beras rumah tangga miskin (Raskin); - Monitoring dan fasilitasi penyerahan bantuan Balsem di wilayah Kecamatan Bulik; - Verifikasi dan fasilitasi penyaluran dana bantuan bedah rumah kepada warga; - Pembinaan, koordinasi dan sinkronisasi kegiatan PKK dan Posyandu; - Pembinaan anggota Linmas se-kecamatan Bulik; Kinerja pelayanan pada Kantor Kecamatan Bulik berdasarkan tugas dan fungsi periode 2009-2013 dapat dilihat dalam Tabel 2.6. 26

Tabel 2.6 Pencapaian Kinerja Pelayanan Kecamatan BulikKabupaten Lamandau Tahun 2009-2013 N O Indikator Kinerja sesuai Tugas dan Fungsi SKPD Target SPM Target IKK Target Indikator Lainnya Target Renstra SKPD Tahun ke- Realisasi Capaian Tahun ke- Rasio Capaian pada Tahun ke- Catatan Analisis 2009 2010 2011 2012 2013 2009 2010 2011 2012 2013 2009 2010 2011 2012 2013 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19) (20) (22) 1 2 3 Meningkatnya kualitas keragaman budaya Meningkatnya kualitas kehidupan beragama Kualitas Lembaga Kemasyarakatan Desa Jumlah kegiatan/ pertunjukan kebudayaan Partisipasi Dalam Festival Seni Budaya Jumlah kegiatan keagamaan STQ Tingkat Kabupaten 1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 100% 100% 100% 100% 100% 1 Kali 1 Kali 1 Kali 1 Kali 1 Kali 1 Kali 1 Kali 1 Kali 1 Kali 1 Kali 100% 100% 100% 100% 100% 1 Keg. 1 Keg. 1 Keg. 3 Keg. 2 Keg. 1 Keg. 1 Keg. 1 Keg. 3 Keg. 2 Keg. 100% 100% 100% 100% 100% 1 keg. 1 keg. 1 keg. 1 keg. 1 keg. 1 keg. 1 keg. 1 keg. 1 keg. 1 keg. 100% 100% 100% 100% 100% Pesparawi - - - 1 keg. - - - - 1 keg. - 100% 100% 100% 100% 100% Pasar Ramadhan Jumlah masukan tentang pembangunan di masyarakat Jumlah Desa Yang Mengikuti Musrenbang - - - 1 keg. 1 keg. - - - 1 keg. 1 keg. 100% 100% 100% 100% 100% - - 11 Desa, 1 Kel. 42 masukan 11 11 Desa, Desa, 1 Kel. 1 Kel. 282 masuka n 11 Desa, 1 Kel. - - - 11 Desa, 1 Kel. 11 Desa, 1 Kel. 11 Desa, 1 Kel. 42 masukan 11 Desa, 1 Kel. 282 masukan 11 Desa, 1 Kel. - - - 100% 100% - 11 Desa, 1 Kel. 100% 100% 100% 100 % 100% 27

Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, Kecamatan Bulikmembutuhkan anggaran. Anggaran tersebut digunakan untuk membiayai pelayanan dan penyelenggaraan pembangunan di Kecamatan Bulik guna memenuhi kebutuhan wilayah dan masyarakat. Adapun rincian anggaran dan realisasi pendanaannya beberapa tahun terakhir ini yang dikelola oleh Kecamatan Bulik ditampilkan pada Tabel 2.7.dan Tabel 2.8. 28

Tabel 2.7. Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Kantor Kecamatan Bulik Kabupaten Lamandau URAIAN Anggaran pada Tahun ke- Realisasi pada Tahun ke- Rasio 2009 2010 2011 2012 2013 2009 2010 2011 2012 2013 2009 2010 2011 2012 2013 BELANJA TIDAK LANGSUNG 1,105,14 9,975 1,138,83 2,100 1,247,80 1,873 1,353,47 2,149 1.464.69 1.600 1,054,23 2,030 1,132,384, 935 1,174,929, 685 1,272,21 2,600 1,458,566, 415.00 95.39 99.43 94.16 94.00 99.58 Belanja Pegawai 1,105,14 9,975 1,138,83 2,100 1,247,80 1,873 1,353,47 2,149 1.464.69 1.600 1,054,23 2,030 1,132,384, 935 1,174,929, 685 1,272,21 2,600 1,458,566, 415.00 95.39 99.43 94.16 94.00 99.58 BELANJA LANGSUNG 815,125, 000 1,084,71 0,310 1,250,08 1,600 1,611,14 5,450 2.114.89 2.150 749,869, 493 995,014,1 45 1,214,284, 384 1,520,49 8,346 1.936.351. 294 91.99 91.73 97.14 94.37 91.56 Belanja Pegawai 89,700,0 00 160,100, 000 219,191, 600 221,749, 200 236.581. 600 88,629,9 99 142,561,0 00 208,788,4 00 197,786, 600 227.602.8 00 98.81 89.04 95.25 89.19 96.20 Belanja Barang dan Jasa 514,299, 200 403,200, 810 546,190, 000 1,091,04 6,250 1.017.62 0.550 465,013, 694 344,813,6 20 530,047,9 59 1,066,67 4,496 970.613.7 44 90.42 85.52 97.04 97.77 95.38 Belanja Modal 211,125, 800 1,920,27 4,975 521,409, 500 2,223,54 2,410 484,700, 000 2,497,88 3,473 298,350, 000 2,964,61 7,599 860.690. 000 3.579.58 3.750 196,225, 800 1,804,10 1,523 507,639,5 25 2,127,399, 080 475,448,0 25 2,389,214, 069 256,037, 250 2,792,71 0,946 738.134.7 50 3.394.917. 709 92.94 97.36 98.09 85.82 85.76 93.95 95.68 95.65 94.20 94.84 29

Tabel 2.8. Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Kantor Kecamatan Bulik Kabupaten Lamandau Tahun 2009-2013 Uraian Anggaran pada Tahun ke 2009 2010 2011 2012 2013 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Kantor Kecamatan Bulik Anggaran pada Tahun ke- 1,920,274,975 2,223,542,410 2,497,883,473 2,964,617,599 3,579,583,750 DPA Kantor Kecamatan Bulik Realisasi Anggaran pada Tahun ke- 2009 2010 2011 2012 2013 1,804,101,523 2,127,399,080 2,389,214,069 2,792,710,946 3.394.917.709 Rasio antara Realisasi dan Anggaran Tahun ke- 93.95 95.68 95.65 94.20 94.84 Rata-rata pertumbuhan 13.51 % Realisasi 94,86 % 30

2.4 Tantangan dan Peluang Pengembangan pelayanan SKPD Beberapa tantangan yang dimungkinkan dapat mempengaruhi penyelenggaraan tugas dan fungsi serta pencapaian tujuan meliputi : 1. Kecenderungan semakin menurunnya tingkat perekonomian dan daya beli masyarakat, sehingga dimungkinkan dapat mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat; 2. Mobilisasi penduduk datang yang cukup banyak, sehingga dikawatirkan dapat mempengaruhi sifat gotong royong dan munculnya sifat-sifat individualis; 3. Apriori dan rendah kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, sebagai akibat maraknya kasus korupsi yang terekspos; Sedangkan peluang-peluang yang secara logis dapat dimanfaatkan, meliputi : 1. Adanya kebijakan otonomi daerah, yang memberi keleluasaan penyerahan sebagian kewenangan urusan pemerintahan dan urusan umum lain dari Bupati kepada Camat; 2. Ketersediaan anggaran lintas SKPD Pemerintah Kabupaten Lamandau dalam penyelenggaraan pembanguan; 4. Terdapatnya pengusaha yang banyak bergerak di bidang perkebunan Kelapa Sawit dan Karet; 5. Posisi wilayah strategis dilewati Jalur Trans Kalimantan Tengah ke Kalimantan Barat merupakan peluang bagi pertumbuhan penduduk dan perekonomian/perdagangan. 31