ILMU DAN TEKNOLOGI BENIH

dokumen-dokumen yang mirip
FITOPATOLOGI. Ketua Program Studi / Koordinator Mayor: Sri Hendrastuti Hidayat. Staf Pengajar: Tujuan Pendidikan. Kompetensi Lulusan S2

ENTOMOLOGI. Ketua Program Studi / Koordinator Mayor: Staf Pengajar: Kompetensi Lulusan S2. Kompetensi Lulusan S3

AGRONOMI DAN HORTIKULTURA

ILMU GIZI MASYARAKAT

Learning Outcomes Program Master (S2) PS Entomologi, Departemen Proteksi Tanaman, Faperta, IPB

PARASITOLOGI DAN ENTOMOLOGI KESEHATAN

Mayor Bioteknologi Tanah Dan Lingkungan

Program Studi Teknologi Hasil Perairan (S2)

Kompetensi Lulusan, Learning Outcomes dan Kurikulum Program Studi Agronomi dan Hortikultura Berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia

Kompetensi Lulusan, Learning Outcomes dan Kurikulum Program Studi Doktor Ilmu Pangan Berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia

Kompetensi Lulusan dan Learning Outcomes Program Studi Magister Ilmu Pangan Berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia

ILMU KELUARGA DAN PERKEMBANGAN ANAK

Program studi Teknologi Hasil Perairan (S3)

TEKNOLOGI HASIL PERAIRAN

TEKNOLOGI PASCAPANEN

TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN

Kompetensi dan Learning Outcomes Program Studi Manajemen dan Bisnis Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor

KESEHATAN MASYARAKAT VETERINER

MITIGASI BENCANA KERUSAKAN LAHAN

PENGELOLAAN SUMBERDAYA PERAIRAN

I. PENDAHULUAN. Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) merupakan salah satu dari enam komoditas

BIOTEKNOLOGI TANAH DAN LINGKUNGAN

PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI

LEARNING OUTCOME PROGRAM STUDI S3 KONSERVASI BIODIVERSITAS TROPIKA

LEARNING OUTCOME PROGRAM STUDI PENGELOLAAN SUMBERDAYA ALAM DAN LINGKUNGAN (S3 DOKTOR)

PENJABARAN KKNI JENJANG KUALIFIKASI V KE DALAM LEARNING OUTCOMES DAN KURIKULUM PROGRAM KEAHLIAN TEKNOLOGI INDUSTRI BENIH PROGRAM DIPLOMA IPB 2012

PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI

KURIKULUM MAYOR MINOR PROGRAM S2 DAN S3

PROGRAM PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT VETERINER PROGRAM MAGISTER (S-2)

SALINAN KEPUTUSAN REKTOR INSTITUT PERTANIAN BOGOR Nomor : 027/K13/PP/2007. Tentang

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER. Dan BAHAN AJAR TEKNOLOGI PERBENIHAN TANAMAN HUTAN (KTB 410; 2,1)

ILMU MANAJEMEN. Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Abdul Kohar Irwanto

TINJAUAN PUSTAKA Benih Bermutu Viabilitas dan Vigor benih

Gymnospermae, tentang keragaman struktur tumbuhan serta kaitanya dengan kondisi lingkungan.

LEARNING OUTCOMES. Oleh Tim Departemen INTP

MITIGASI BENCANA KERUSAKAN LAHAN

TEKNOLOGI PASCAPANEN

Capaian Pembelajaran/Learning Outcomes Program Studi Teknologi Pascapanen (PS TPP) Strata Magister sesuai KKNI Level 8

II. TINJAUAN PUSTAKA. Viabilitas benih diartikan sebagai kemampuan benih untuk tumbuh menjadi

I. PENDAHULUAN. Meningkatnya jumlah penduduk Indonesia, menyebabkan kebutuhan akan

(1981) adalah menurunnya potensi tumbuh rnaksimum, daya berkecambah dan vigor

ILMU PRODUKSI DAN TEKNOLOGI PETERNAKAN

ARSITEKTUR LANSKAP. Ketua Program Studi / Koordinator Mayor: Dr. Ir. Siti Nurisjah, MSLA KURIKULUM. Pengajar: Tujuan Pendidikan: Kompetensi Lulusan:

I. PENDAHULUAN. Kedelai merupakan salah satu tanaman pangan penting di Indonesia. Menurut Badan Pusat Statistik (2013), kebutuhan kedelai nasional

KOMPETENSI LULUSAN S2 MAYOR ARSITEKTUR LANSKAP (ARL)

TINJAUAN PUSTAKA Botani Tanaman Padi

BIOSAINS HEWAN. Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Bambang Suryobroto

BAB I PENDAHULUAN. pangan yang berasal dari biji, contohnya yaitu padi. Dalam Al-Qur'an telah

I. PENDAHULUAN. Benih merupakan salah satu masukan usaha tani yang mempengaruhi tingkat

Situasi Perbenihan di Indonesia

PEMULIAAN DAN BIOTEKNOLOGI TANAMAN

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Kompetensi Lulusan, Learning Outcomes dan Kurikulum Program Studi Magister Teknologi Pangan Berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia

II. TINJAUAN PUSTAKA. daya hidup benih yang ditunjukan dengan gejala pertumbuhan atau gejala

Dokumen Kurikulum Program Studi : Magister Biologi. Lampiran II

PENGUJIAN VIABILITAS DAN VIGOR DARI TIGA JENIS KACANG- KACANGAN YANG BEREDAR DI PASARAN DAERAH SAMARANG, GARUT

MIKROBIOLOGI. Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Dr. Ir. Gayuh Rahayu

TINJAUAN MATA KULIAH...

PENGARUH KOMBINASI KADAR AIR BENIH DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP VIABILITAS DAN SIFAT FISIK BENIH PADI SAWAH KULTIVAR CIHERANG

I. PENDAHULUAN. setelah beras. Selain itu juga digunakan sebagai pakan ternak dan bahan baku

I. PENDAHULUAN. Pangan merupakan kebutuhan utama manusia. Badan Pusat Statistik (2010)

TEKNIK MESIN PERTANIAN DAN PANGAN

PRINSIP AGRONOMIK BUDIDAYA UNTUK PRODUKSI BENIH. 15/04/2013

KEMAMPUAN BENIH KEDELAI (Glycine max L.) UNTUK MEMPERTAHANKAN VIABILITASNYA SETELAH DIDERA DENGAN ETANOL NITASARI DWI ANGGRAENI

II. TINJAUAN PUSTAKA. wilayah beriklim sedang, tropis, dan subtropis. Tanaman ini memerlukan iklim

PENDAHULUAN. Latar Belakang

TINJAUAN PUSTAKA. Vigor Benih

Direktorat Jenderal Sumberdaya IPTEK dan Dikti Kementerian Ristek Dikti. Kiat Sukses Belajar Di Pascasarjana dan Aspek Kepegawaiannya

PENGUJIAN MUTU BENIH JAGUNG DENGAN BEBERAPA METODE

I. PENDAHULUAN. Tingginya tingkat konsumsi beras di Indonesia harus diimbangi oleh produksi

I PENDAHULUAN. Tanaman kacang buncis (Phaseolus vulgaris L.) merupakan salah satu tanaman

ILMU PENYULUHAN PEMBANGUNAN

vii Tinjauan Mata Kuliah

::Sekolah Pascasarjana IPB (Institut Pertanian Bogor)::

PENDAHULUAN. telah ditanam di Jepang, India dan China sejak dulu. Ratusan varietas telah

Penyambutan Mahasiswa Baru SPs-IPB Semester Ganjil TA 2015/2016 Bogor, 31 Agustus 2015

I. PENDAHULUAN. Tomat (Lycopersicon esculentum Mill.) termasuk dalam jenis tanaman sayuran,

KOMPETENSI LULUSAN, LEARNING OUTCOMES DAN KURIKULUM PROGRAM STUDI MAGISTER BUDIDAYA PERAIRAN BERDASARKAN KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA

II. TINJAUAN PUSTAKA. Pohon merbau darat telah diklasifikasikan secara taksonomi sebagai berikut

LEARNING OUTCOMES PROGRAM STUDI DI DEPARTEMEN BIOLOGI FMIPA-IPB

PENGARUH LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KUALITAS JAGUNG KUNING DAN JAGUNG PUTIH

II. TINJAUAN PUSTAKA. terutama India dan Birma. Terung dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian

TEKNIK MESIN PERTANIAN DAN PANGAN

PENGENDALIAN MUTU PRODUKSI BENIH KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacquin) DI PUSAT PENELITIAN KELAPA SAWIT MARIHAT, SUMATERA UTARA

KOMUNIKASI PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN PEDESAAN

I. PENDAHULUAN. Tanaman jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang

BIOLOGI REPRODUKSI. Ligaya Tumbelaka

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

ILMU KETEKNIKAN PERTANIAN

Dokumen Kurikulum Program Studi : Sarjana Biologi. Lampiran II

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

PENDAHULUAN. baru. Plasma nutfah merupakan salah satu SDA yang sangat penting karena tanpa

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (Pertemuan ke 2)

PENYIAPAN BENIH TANAMAN PADI

Deskripsi Mata KuliahCourse Subjects

Transkripsi:

ILMU DAN TEKNOLOGI BENIH Koordinator Mayor : Staf Pengajar : Eny Widajati Asep Setiawan Faiza Chaerani Suwarno Sjamsoe'oed Sadjad* Baran Wirawan Maryati Sari Tatiek Kartika Suharsi Endah Retno Palupi M. Rahmad Suhartanto Keterangan: * Profesor Emeritus Tujuan Pendidikan Menghasilkan lulusan S2/S3 yang mempunyai kemampuan unggul dalam bidang ilmu dan teknologi benih untuk mendukung pertanian yang tangguh, kompetitif dan berkelanjutan. Kompetensi Lulusan S2 Lulusan yang mampu mengembangkan dan memanfaatkan IPTEKS dalam ilmu dan teknologi benih secara kreatif dan inovatif. Kompetensi Lulusan S3 Lulusan yang mandiri dalam ide dan konsep, dan mampu mengembangkan ilmu dan teknologi benih secara kreatif dan inovatif. Minor S2 Mayor Ilmu dan Teknologi Benih melayani minor dengan memberi kebebasan kepada mahasiswa untuk meramu dari mata kuliah mayor (wajib dan atau pilihan) minimal 9 sks sesuai dengan minat untuk mendukung penelitiannya. Minor S3 Mayor Ilmu dan Teknologi Benih melayani minor dengan memberi kebebasan kepada mahasiswa untuk meramu dari mata kuliah mayor (wajib dan atau pilihan) minimal 12 sks sesuai dengan minat untuk mendukung penelitiannya. Katalog 2012-1

Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor KURIKULUM Program Magister Sains Mata Kuliah (6 SKS) PPS 500 Bahasa Inggris 3 (2-3) Ganjil STK 511 Analisis Statistik 3 (2-3) Ganjil Mata Kuliah Wajib Mayor (23 SKS) AGH 651 Ilmu Benih 3 (2-3) Ganjil AGH 652 Biologi Reproduksi Tanaman Berbiji 3 (2-3) Ganjil AGH 655 Produksi Benih 3 (2-3) Genap AGH 656 Analisis Mutu Benih 3 (2-3) Genap AGH 590 Metodologi Penelitian 3 (2-3) Genap PPS 601 Kolokium 1 Ganjil/Genap PPS 690 Seminar 1 Ganjil/Genap PPS 699 Penelitian dan Tesis 6 Ganjil/Genap Pilihan Mayor AGH 653 Fisiologi dan Biokimiawi Benih 3 (2-3) Genap AGH 654 Ekofisiologi Penyimpanan Benih 3 (2-3) Ganjil AGH 657 Biofisik Benih 3 (2-3) Ganjil AGH 600 Topik Khusus 1-3 Ganjil/Genap Total SKS Minimum 39 Program Doktor Mata Kuliah Wajib SPs PPS 702 Falsafah Sains 2 (2-0) Ganjil Mata Kuliah Wajib Mayor S3 (25 SKS) AGH 653 Fisiologi dan Biokimiawi Benih 3 (2-3) Genap AGH 654 Ekofisiologi Penyimpanan Benih 3 (2-3) Ganjil AGH 751 Kuantifikasi Metabolisme Benih 3 (2-3) Genap AGH 752 Kapita Selekta Ilmu dan Teknologi Benih 2 (2-0) Genap PPS 701 Kolokium 1 Ganjil/Genap PPS 790 Seminar 1 Ganjil/Genap PPS 799 Penelitian dan Disertasi 12 Ganjil/Genap Pilihan Mayor AGH 651 Ilmu Benih 3(2-3) Ganjil 2 - Katalog 2012

AGH 652 Biologi Reproduksi Tanaman Berbiji 3(2-3) Ganjil AGH 655 Produksi Benih 3(2-3) Genap AGH 656 Analisis Mutu Benih 3(2-3) Genap AGH 657 Biofisik Benih 3(2-3) Ganjil AGH 700 Topik Khusus 1-6 Ganjil/Genap Total SKS Minimum 40 SILABUS MATA KULIAH AGH 651 Ilmu Benih 3(2-3) 1 Kuliah ini menyajikan materi mengenai perkembangan ilmu benih baik di dalam maupun di luar negeri yang mencakup berbagai aspek antara lain: Mutu benih, viabilitas dan vigor, proses produksi benih, sistem perbenihan, penanganan dan penyimpanan benih, pengujian benih termasuk peraturan ISTA dan AOSA, kesehatan benih, peningkatan mutu, perlakuan benih, seed coating/pelleting, dan benih artifisial/sintetis. Peran dan kaitan dengan bidang ilmu lain seperti pemuliaan tanaman, bioteknologi, hama dan penyakit, ekologi dan fisiologi tanaman serta benih kehutanan, juga dikemukakan untuk memberikan wawasan yang luas dalam pengembangan ilmu dan teknologi benih. Sjamsoe oed Sadjad AGH 652 Biologi Reproduksi Tanaman Berbiji 3(2-3) 1 Kuliah ini menyajikan materi siklus reproduksi tanaman berbiji, khususnya tanaman tahunan, yang mencakup angiospermae dan gymnospermae; juvenilitas dan proses inisiasi pembungaan, struktur organ reproduksi; mikro dan makrosporogenesis, mikro dan makrogametogenesis; vektor penyerbukan, mekanisme penyerbukan dan pendugaannya melalui morfologi bunga, fertilisasi, inkompatibilitas, embriogeni, perkembangan buah dan biji, struktur benih, partenokarpi, apomiksis dan poliembrioni, keberhasilan reproduksi dan kendala dalam produksi benih. Endah Retno Palupi Tatiek Kartika Suharsi AGH 653 Fisiologi dan Biokimiawi Benih 3(2-3) 2 Kuliah ini menyajikan materi mengenai proses metabolisme perkecambahan seperti perubahan-perubahan fisiologi dan biokimia, serta mekanisme kerja Katalog 2012-3

Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor fitohormon dalam mengontrol perkecambahan baik pada benih dorman maupun non dorman; pengaruh stress lingkungan perkecambahan terhadap perubahan fisiologi dan biokimia; perilaku benih rekalsitran vs ortodoks; berbagai teknik dan mekanisme invigorasi, serta kemunduran benih. Eny Widajati M. Rahmad Suhartanto AGH 654 Ekofisiologi Penyimpanan Benih 3(2-3) 1 Kuliah ini menyajikan gambaran umum daya simpan benih dan faktor-faktor yang mempengaruhinya; kemunduran benih, teori, gejala, dan deteksinya, pendugaan daya simpan benih dan pengendalian kondisi simpan, penanganan invigorasi benih dalam penyimpanan; rekalsitran benih dan penanganan benih rekalsitran, serta sistem penyimpanan dalam konservasi plasma nutfah. Faiza Chaerani Suwarno Baran Wirawan Maryati Sari AGH 655 Produksi Benih 3(2-3) 2 Materi ini mencakup kebijakan perbenihan di Indonesia, aspek reproduksi, berbagai faktor yang mempengaruhinya produksi benih tanaman setahun dan tahunan; baik tanaman hibrida maupun non hibrida. Pemahaman tentang standar mutu benih; pengaruh faktor genetik, fisiologi tanaman dan faktor lingkungan tumbuh tanaman serta interaksi ketiganya terhadap viabilitas dan vigor benih yang dihasilkan merupakan topik utama perkuliahan. Pembahasan proses produksi benih/bibit bebas penyakit, pemanfaatan marka molekuler dalam proses produksi benih, produksi benih sintetik dan produksi benih transgenik juga akan dikupas secara umum dalam perkuliahan ini. Asep Setiawan Endah Retno Palupi AGH 656 Analisis Mutu Benih 3(2-3) 1 Kuliah ini menyajikan materi mengenai pentingnya analisis mutu benih dalam konteks benih bermutu; prinsip dan tujuan pengujian mutu benih; komponen analisis mutu benih; berbagai metode pengujian mutu genetis (kebenaran varietas dan hibriditas menggunakan teknik konvensional dan molekuler), mutu fisik (kemurnian fisik, kadar air benih), mutu fisiologis (viabilitas dan vigor benih melalui pendekatan fenomena pertumbuhan dan analisis biokimia), dan mutu patologis (kesehatan benih). Pengembangan metode pengujian benih/bibit. Asep Setiawan Eny Widajati 4 - Katalog 2012

AGH 657 Biofisik Benih 3(2-3) 1 Kuliah ini menyajikan materi mengenai hubungan berbagai karakter fisik (bentuk, warna, ukuran, tekstur permukaan kulit dll) benih akibat proses pengolahan dengan viabilitas dan vigor benih. Berbagai alat pengolahan benih (air screen cleaner, blower separator, gravity table separator, spiral separator, alat ekstraksi, dryer) akan disampaikan disertai tingkat mutu benih yang dihasilkan. Pemodelan beberapa proses pengolahan dikaitkan dengan tingkat mutu benih yang akan dihasilkan disajikan secara umum. M. Rahmad Suhartanto AGH 751 Kuantifikasi Metabolisme Benih 3(2-3) 2 Kuliah ini menyajikan materi tentang falsafah perbenihan sebagai dasar pengembangan ilmu benih, viabilitas benih sebagai fokus ilmu benih, pendugaan nilai viabilitas benih dengan berbagai pendekatan, konsepsi Steinbauer-Sadjad dan implikasi terhadap tatanan parametrik, pendugaan viabilitas benih, Konsepsi Steinbauer-Sadjad sebagai model analisis benih, lima fragmen model Steinbauer-Sadjad sebagai sub-model simulasi dalam produksi, pengolahan, konservasi dan penyimpanan benih. Model Delta sebagai model simulasi pada berbagai fragmen. Sistem multiplikasi devigorasi sebagai simulasi pada fragmen konservasi benih. Faiza Chaerani Suwarno AGH 752 Kapita Selekta Ilmu dan Teknologi Benih 2(2-0) 2 Mata kuliah ini membahas berbagai hasil penelitian mutakhir, perkembangan dan topik terbaru dalam ranah ilmu dan teknologi benih. Penekanan kegiatan mata kuliah adalah dalam bentuk diskusi intensif antara dosen dan mahasiswa dalam pembahasan berbagai topik. Tim Dosen Katalog 2012-5