PENINGKATAN KREATIFITAS BELAJAR BAHASA INDONESIA MATERI MENDENGARKAN CERITA RAKYAT DENGAN METODE BERMAIN PERAN PADA SISWA KELAS V

dokumen-dokumen yang mirip
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA SISWA KELAS IV SEMESTER I SD N WOTAN 02 SUKOLILO PATI TAHUN PELAJARAN

PENINGKATAN KETRAMPILAN PENJUMLAHAN BILANGAN BULAT DENGAN METODE INQUIRI PADA SISWAKELAS II SD NEGERI DADIREJO 02 KECAMATAN MARGOREJO KABUPATEN PATI

PENERAPAN TEKNIK PERMAINAN BAHASA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS V SD NEGERI GRINGGING 2 SAMBUNGMACAN SRAGEN

PENINGKATAN KEAKTIFAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI (TEAMS ACCELERATED INSTRUCTION)

PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR BAHASA INDONESIA MELALUI PENERAPAN METODE ROLE PLAYING PADA SISWA KELAS IV SDN KAYEN 01 PATI TAHUN 2013

NASKAH PUBLIKASI ILMIAH. Diajukan sebagai salah satu syarat Untuk meraih gelar Sarjana S-1. Pendidikan Guru Sekolah Dasar

NASKAH JURNAL PUBLIKASI ILMIAH RAHMAWATI HIDAYAH A54B090044

NASKAH PUBLIKASI. Oleh : LILIK SRI HANDAYANI NIM.A54E PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

PENERAPAN METODE BELAJAR TUNTAS (MASTERY LEARNING) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENULIS KARANGAN BAHASA INDONESIA KELAS IV SD NEGERI SAMBIREJO 4

UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR IPA DENGAN STRATEGI TEAM GAMES TURNAMENT (TGT) PADA SISWA KELAS III SDN GROGOLSARI

Skripsi Diajukan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS

SKRIPSI. Disusun untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar

UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYUSUN PARAGRAF MELALUI STRATEGI PICTURE AND PICTURE

PENINGKATAN KREATIVITAS BELAJAR MATA PELAJARAN IPA MELALUI METODE DEMONSTRASI PADA SISWA KELAS IV SDN KUWAWUR 02 KEC. SUKOLILO KAB.

MENINGKATKAN MINAT BELAJAR IPA DENGAN MENGGUNAKAN METODE DISKUSI KELOMPOK PADA SISWA KELAS V SDN JIMBARAN 02 KECAMATAN KAYEN KABUPATEN PATI

SKRIPSI. Untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna mencapai derajat Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar SUTINI NIM A54E090112

SKRIPSI. Untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna mencapai derajat Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

NASKAH PUBLIKASI ILMIAH. Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1. Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI METODE CARD SHORT KELAS IV B SD IT ABU BAKAR ASH SHIDIQ KEC. MARGOREJO KAB.

SKRIPSI Disusun Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Diajukan Oleh SIWI A54E090134

PENINGKATAN PEMAHAMAN SIFAT-SIFAT BANGUN DATAR MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION PADA SISWA KELAS V SDN BAKARAN KULON 01 JUWANA PATI

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Oleh : SUTIKNO A54E PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU KEPENDIDIKAN

P PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG KONSEP PECAHAN MELALUI METODE THINK PAIR AND SHARE KELAS V SEMESTER II SD NEGERI TAMBAHSARI TAHUN 2012

PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI IMPLEMENTASI STRATEGI JIGSAW PADA KELAS IV SDN PAKIS 01 TAYU PATI TAHUN 2012/2013 SKRIPSI

SEPTERIA YUANAN PUTRI A

SKRIPSI Disusun Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar

PENERAPAN PENDEKATAN INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS III SDN LUWANG 2012/2013 NASKAH PUBLIKASI

PENINGKATAN ANTUSIAS BELAJAR MEMBACA PERMULAAN MELALUI ALAT PERAGA GAMBAR PADA SISWA KELAS II SDN DURENSAWIT 01 KECAMATAN KAYEN

PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Disusun Oleh: SAMSURI A54E111066

NASKAH PUBLIKASI ILMIAH

RAHAYU DANIK SUMIYATI A54B111025

PENGEMBANGAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI ANAK MELALUI METODE BERCERITA DENGAN BUKU CERITA BERGAMBAR PADA KELOMPOK A DI TK PERTIWI JANTI, POLANHARJO, KLATEN

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN EVERYONE IS A TEACHER HERE TAHUN PELAJARAN 2013/ 2014 NASKAH PUBLIKASI

NASKAH PUBLIKASI. Oleh: YULIANA A PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

NASKAH PUBLIKASI ILMIAH Disusun Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI PPKn MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN ACTIVE DEBATE (DEBAT AKTIF) TAHUN PELAJARAN 2013/ 2014 NASKAH PUBLIKASI

PENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR IPA MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW PADA SISWA KELAS V SDN DUKUHMULYO 02

Skripsi Diajukan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Diajukan Oleh: Pujowati A54E131028

PENINGKATAN KREATIVITAS BELAJAR MATEMATIKA MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN JIGSAW PADA SISWA KELAS VB SDIT ABU BAKAR ASH SHIDIQ TAHUN 2013/2014 SKRIPSI

NASKAH PUBLIKASI. Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Program Studi PGSD

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMAHAMI MATERI IPS MELALUI PENERAPAN METODE MIND MAPS PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 01 GIRIWONDO KECAMATAN JUMAPOLO

UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION PADA SISWA KELAS IV SDN MOJOLUHUR

PENINGKATAN KREATIVITAS BELAJAR MELALUI PENERAPAN STRATEGI THINK PAIR SHARE TEMA PAHLAWANKU PADA

PENINGKATAN ANTUSIAS BELAJAR PKn KEBEBASAN BERORGANISASI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN STAD PADA SISWA KELAS 5 SEMESTER 1 SD NEGERI KEBOWAN

BAB I PENDAHULUAN. masyarakat madani ( civil society), pendidikan kewarganegaraan sebagai

PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA INTENSIF MELALUI STRATEGI KNOW-WANT TO KNOW-LEARNED (KWL) PADA SISWA KELAS III MI MUHAMMADIYAH NGASEM

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. tindakan (action research) yang bertujuan untuk memecahkan problematika

SKRIPSI. Untuk Memenuhi Sebagai Persyaratan. Guna Mencapai Drajat. Sarjana S-I. Diajukan Oleh SUPRIHATI NIM A54E111056

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MENGGUNAKAN METODE JIGSAW SISWA KELAS IV SDN GUNUNGWUNGKAL 01 TAHUN 2013 NASKAH PUBLIKASI

PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA MELALUI METODE SAS BAGI SISWA KELAS II SD NEGERI KEBONSAWAHAN 01 JUWANA KABUPATEN PATI TAHUN AJARAN 2013/2014

PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MATA PELAJARAN IPA MELALUI PEMBERIAN HADIAH (REWARD)

Skripsi. Untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna mencapai derajat Sarjana S-I PGSD. Oleh : FATIN A 54E FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN LIGHTENING THE LEARNING CLIMATE

VARIASI PENGATURAN TEMPAT DUDUK SISWA DALAM UPAYA MENINGKATKAN MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS IV DI SD NEGERI 1 SAWAHAN

PENINGKATAN KREATIFITAS BELAJAR IPA MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN CTL PADA SISWA KELAS IV SDN GROWONG LOR 03 TAHUN 2013/2014 SKRIPSI

NASKAH PUBLIKASI. Untuk memenuhi sebagian persyaratan. Guna mencapai derajat Sarjana S 1 PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR YULIANA A

PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI METODE STAD BAGI SISWA KELAS IV SDN BANYUURIP 02 KECAMATAN MARGOREJO KABUPATEN PATI TAHUN 2013

PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA LANCAR AKSARA JAWA MELALUI STRATEGI SCRAMBLE KELAS V SD N DUKUH 03 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2013/2014

PENERAPAN METODE TEBAK KATA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN KEAKTIFAN SISWA KELAS V TERHADAP MATA PELAJARAN IPA

SKRIPSI Untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna mencapai derajat Sarjana S 1 UMI SUSIANI NIM. A54A100086

NASKAH PUBLIKASI. Disusun untuk Memenuhi Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 PSKGJ PGSD UMS

NASKAH PUBLIKASI ARUM DEWI MARTHANTI A PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS DENGAN DISKUSI KELOMPOK MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS IV SDN KALIMULYO 01 KECAMATAN JAKENAN

NASKAH PUBLIKASI. Untuk memenuhi sebagai persyaratan Guna mencapai derajat Sarjana S-1. Pendidikan Guru Sekolah Dasar

PENINGKATAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM DENGAN METODE CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL)

NASKAH PUBLIKASI. Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1. Oleh: FITRI NUR FATHONAH A

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYIMAK ISI CERITA STORY TELLING MELALUI MEDIA BONEKA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS I SD N WATUBONANG 01

PENERAPAN METODE SNOWBALL THROWING DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS V SDN BRINGIN TAHUN PELAJARAN 2013/2014 NASKAH PUBLIKASI

JURNAL PUBLIKASI Untuk memenuhi sebagian persyaratan guna mencapai Gelar S-1 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR IPA MELALUI METODE MAKE A MATCH PADA SISWA KELAS VB SDN WEDARIJAKSA 02 TAHUN PELAJARAN 2013/2014 NASKAH PUBLIKASI

PENGGUNAAN STRATEGI JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEJALA ALAM (IPA) SISWA KELAS III SD NEGERI 1 JOMBORAN KLATEN TENGAH TAHUN PELAJARAN

PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR IPS MELALUI METODE STAD PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI JETAK KECAMATAN WEDARIJAKSA TAHUN AJARAN 2013/2014 SKRIPSI

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA MELALUI STRATEGI DISCOVERY INQUIRY

NASKAH PUBLIKASI Untuk memenuhi sebagian persyaratan guna mencapai derajat Sarjana S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar

NASKAH PUBLIKASI. Disusun Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan. Guna Mencapai Derajat Sarjan S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN PENERAPAN STRATEGI BERPASANGAN PADA SISWA KELAS IV SDN 3 SENGON PRAMBANAN, KLATEN TAHUN AJARAN 2012/2013

BUDIYANTO NIM: A54EO90O81

NASKAH PUBLIKASI ILMIAH

Untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna mencapai derajat Sarjana S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Pendidikan Guru Sekolah Dasar

UPAYA PENINGKATAN AKTIFITAS SISWA MENGGUNAKAN. METODE JIGSAW DALAM PELAJARAN PKn MATERI MEMAHAMI PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN TINGKAT PUSAT DAN

NASKAH PUBLIKASI ILMIAH. Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN INTELLIGENCE MAPPING PRESENTATION

NASKAH PUBLIKASI. Untuk memenuhi sebagian persyaratan. Guna mencapai derajat S-1. Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Disusun oleh: ASTRI MARHENI

UPAYA MENINGKATKAN KETRAMPILAN MEMBACA MELALUI STRATEGI DRAPADA SISWA KELAS IV SDN SUKOLILO 02 TAHUN PELAJARAN 2013/ 2014 NASKAH PUBLIKASI

NASKAH PUBLIKASI. Untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna mencapai derajat Sarjana S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar

PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR IPA MELALUI METODE MAKE A MATCH PADA SISWA KELAS VB SDN WEDARIJAKSA 02 TAHUN PELAJARAN 2013/2014 SKRIPSI

PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR PKn MELALUI PENGGUNAAN ALAT PERAGA GAMBAR BAGI SISWA KELAS II SEMESTER I SD N PORANGPARING SUKOLILO PATI

UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYUSUN PARAGRAF MELALUI STRATEGI PICTURE AND PICTURE

PENGGUNAAN ALAT PERAGA PESAWAT SEDERHANA DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SDN I TAJI JUWIRING KLATEN

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENEMUKAN KALIMAT UTAMA SEBUAH BACAAN MELALUI PENERAPAN MEMBACA INTERAKTIF DENGAN METODE KONTEKTUAL LEARNING PADA SISWA

NASKAH PUBLIKASI. Disusun untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

UPAYA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR IPS MELALUI STRATEGI ROLE PLAYING PADA SISWA KELAS III SEMESTER I SDN TOMPEGUNUNG TAHUN PELAJARAN 2014/ 2015

PENINGKATAN KREATIVITAS BELAJAR MATEMATIKA MATERI PECAHAN DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING PADA SISWA KELAS V SDN SUGIHREJO 02 TAHUN 2012/2013

Naskah Publikasi. Untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna mencapai derajat Sarjana S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar SITI MAFTUKHA NIM.

NASKAH PUBLIKASI. Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar

PENINGKATAN PEMAHAMAN PENJUMLAHAN DENGAN TEKNIK MENYIMPAN MENGGUNAKAN ALAT PERAGA KANTONG NILAI

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN MATERI PEMILIHAN PENGURUS ORGANISASI SEKOLAH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERMAIN PERAN.

Transkripsi:

PENINGKATAN KREATIFITAS BELAJAR BAHASA INDONESIA MATERI MENDENGARKAN CERITA RAKYAT DENGAN METODE BERMAIN PERAN PADA SISWA KELAS V SEMESTER I SDN PATI WETAN 02 KEC. PATI KAB. PATI TAHUN 2012 2013 NASKAH PUBLIKASI Disusun oleh: MARIA NOVITASARI NIM: A54E090095 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA TAHUN 2012

PENINGKATAN KREATIFITAS BELAJAR BAHASA INDONESIA MATERI MENDENGARKAN CERITA RAKYAT DENGAN METODE BERMAIN PERAN PADA SISWA KELAS V SEMESTER I SDN PATI WETAN 02 KEC. PATI KAB. PATI TAHUN 2012-2013 Maria Novitasari. A 54E090095. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Surakarta.2012. 134 halaman. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas belajar bahasa Indonesia materi mendengarkan cerita rakyat melalui Metode Bermain Peran. Subyek penelitian adalah guru dan siswa kelas V SD Negeri Pati Wetan 02 Pati yang berjumlah 18 siswa. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa dan guru. Bentuk penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara, observasi, tes. Teknik uji validitas data menggunakan bentuk trianggulasi sumber dan trianggulasi waktu. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data yang terdiri dari 3 komponen yaitu; Reduksi data, Penyajian data dan Penarikan kesimpulan. Prosedur penelitian meliputi tahap: identifikasi masalah, persiapan, penyusunan rencana tindakan, implementasi tindakan, pengamatan dan penyusunan rencana. Proses penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 tahap, yaitu: Perencanaan, Tindakan, Pengamatan dan Relfeksi. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan dalam kreatifitas belajar bahasa Indonesia materi mendengarkan cerita rakyat pada siswa. Adapun peningkatan hasil pembelajaran dapat dilihat dari perolehan hasil kreatifitas siswa dalam belajar bahasa Indonesia materi mendengarkan cerita rakyat yang meningkat dari siklus I dan siklus II. Pada siklus I persentasi ketuntasan hasil belajar siswa dalam kreatifitas belajar bahasa Indonesia materi mendengarkan sebesar 61,11% atau 11 siswa dan pada siklus II sebesar 83,33% atau 15 siswa. Hal ini membuktikan bahwa dengan penerapan metode bermain peran mampu meningkatkan kreatifitas belajar bahasa Indonesia materi mendengarkan cerita rakyat pada siswa. Kata kunci: Kreatifitas belajar bahasa Indonesia materi mendengarkan cerita rakyat, metode bermain Peran

PENGESAHAN PENINGKATAN KREATIFITAS BELAJAR BAHASA INDONESIA MATERI MENDENGARKAN CERITA RAKYAT DENGAN METODE BERMAIN PERAN PADA SISWA KELAS V SEMESTER I SDN PATI WETAN 02 KEC. PATI KAB. PATI TAHUN 2012-2013 Disusun oleh: MARIA NOVITASARI A54E090095 Telah dipertahankan di depan Dewan Penguji Pada Tanggal, 04 September 2012 Dan dinyatakan telah memenuhi syarat Susunan Dewan Penguji 1. Drs. M. Yahya, M.Si ( ) 2. Drs. Sutan Syahrir Zabda, M.H ( ) 3. Drs. Ariyanto, M.Pd ( ) Surakarta, 04 September 2012 Universitas Muhammadiyah Surakarta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Dekan,

PENDAHULUAN Pembelajaran Bahasa Indonesia mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan peserta didik. Melalui pembelajaran Bahasa Indonesia diharapkan peserta didik dapat mencapai perkembangan intelektual, sosial, dan emosional sebagai penunjang keberhasilan dalam mempelajari mata pelajaran yang lainnya. Dalam pengajaran bahasa, terutama pengajaran berbahasa lisan sering kita jumpai istilah mendengar, mendengarkan, dan menyimak. Ketiga istilah itu memang berkaitan dalam makna, namun tetap berbeda dalam arti. Dalam kamus besar bahasa Indonesia pengertian istilah itu dijelaskan, seperti berikut. Mendengar diartikan sebagai menangkap bunyi (suara) dengan telinga. Mendengarkan berarti mendengarkan sesuatu dengan sungguh-sungguh. Sedangkan menyimak berarti mendengarkan (memperhatikan) baik-baik apa yang diucapkan atau dibacakan orang. Pembelajaran bahasa Indonesia materi mendengarkan seseorang harus mempunyai kreatifitas. Kreatifitas merupakan hal yang sangat penting dalam pembelajaran bahasa Indonesia materi mendengarkan, dan guru dituntut untuk mendemonstrasikan dan menunjukkan proses kreatifitas tersebut, kreatifitas merupakan sesuatu yang bersifat universal dan merupakan ciri aspek dunia kehidupan di sekitar kita. Kreatifitas ditandai oleh adanya kegiatan menciptakan sesuatu yang sebelumnya tidak ada dan tidak dilakukan oleh seseorang atau adanya kecenderungan untuk menciptakan sesuatu. Ciri-ciri kemampuan berpikir kreatif

menurut Utami Munandar dalam Monty P. Satiadarma, Fidelis E. Waruwu (2003: 109) adalah : Seseorang yang mempunyai kemampuan yang mencerminkan kelancaran, keluwesan (fleksibilitas) dan orisinalitas dalam berfikir, serta kemampuan untuk mengelaborasi (mengembangkan, memperkaya, memperinci) suatu gagasan. Kondisi di lapangan menunjukkan masih ada beberapa guru dalam memberikan pembelajaran bahasa Indonesia materi mendengarkan cerita rakyat penyampaian materi kurang menarik. Selain itu dalam proses pembelajaran strategi yang digunakan tidak tepat, dalam membaca cerita rakyat, suara guru datar saja kurang berirama dan siswa kurang memahami aspek-aspek yang harus diperhatikan waktu mendengarkan cerita rakyat. Akibatnya hasil belajar siswa kurang optimal. Pada saat peneliti melaksanakan kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia di Kelas V Semester I (satu) Tahun 2012/2013 di SDN Pati Wetan 02 Kecamatan Pati Kabupaten Pati, hasil pengamatan pada pembelajaran bahasa Indonesia dengan materi pokok Mendengarkan Cerita Rakyat menunjukkan masih sangat rendah, dari 18 siswa yang mencapai prosentase kreatifitas hanya 8 siswa atau 44,44% dimana nilai Kreteria Kreatifitas Minimal 75. Hal ini menunjukkan bahwa siswa masih banyak yang kurang menguasai materi tentang mendengarkan cerita rakyat. Untuk itu penulis mengadakan perubahan strategi pembelajaran dan mencari permasalahan jalan keluar melalui PTK (Penelitian Tindakan Kelas).

Ada kalanya proses PTK tersebut berhasil dan terkadang mengalami kegagalan. Faktor penyebab kegagalan PTK terdiri dari berbagai macam, baik dari dalam diri siswa (internal) maupun dari luar diri siswa (eksternal). Faktor-faktor dalam diri siswa dapat berupa keadaan atau kondisi fisik (kelelahan, keterbatasan daya alat indera, dan kondisi kesehatan) maupun psikologis (yang menyangkut minat, sikap, kepercayaan, intelegensi dan pengetahuan). Sedangkan faktor-faktor dari luar diri siswa seperti guru (menyampaikan materi kurang menarik, suara guru datar saja, kurang berirama), fasilitas, sarana (alat peraga) kurang tepat dan lingkungan belajar (situasi dan kondisi keadaan sekitar). Untuk mengatasi kemungkinan hambatan-hambatan yang selama proses PTK dan agar pembelajaran dapat berlangsung secara efektif, maka sedapat mungkin dalam penyampaian materi mendengarkan cerita rakyat dibantu dengan Metode Bermain Peran. Diharapkan dengan pemanfaatan sumber belajar berupa Metode Bermain Peran, proses komunikasi dalam kegiatan pembelajaran berlangsung lebih efektif dan efesien. Bermain Peran adalah mendramatisasikan dan mengekspresikan tingkah laku, ungkapan, gerak-gerik seseorang dalam hubungan sosial antar manusia. Sedangkan dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia tentang mendengarkan cerita rakyat di SD penggunaan model pembelajaran bermain peran sangat penting dan strategis. Karena dalam bermain peran, siswa bertindak, berlaku, dan berbahasa seperti orang yang diperankannya. Berdasarkan pengertian teesebut, jelaskan bahwa dalam bermain peran terdapat situasi tiruan atau buatan, seperti simulasi, hal ini dinyatakan oleh Robert Gilstrap dalam Puji Santoso (2007: 1.18)

yang memasukkan bermain peran sebagai bagian dari simulasi karena dalam simulasi ada bermain peran. Untuk mencapai pembelajaran yang aktif dan dapat menjadikan proses pembelajaran yang lebih variatif dan dapat meningkatkan kreatifitas belajar siswa SD yang sesuai dengan perkembangannya, maka guru perlu melakukan berbagai upaya mulai dari menyusun Rencana pembelajaran (RP), penggunaan metode yang relevan, alat peraga, melaksanakan penilaian, dan umpan balik. Dengan melihat kreatifitas siswa dalam pelajaran bahasa Indonesia materi mendengarkan tentang cerita rakyat, maka diadakan penelitian dengan judul Peningkatan Kreatifitas Belajar Bahasa Indonesia Materi Mendengarkan Cerita Rakyat Dengan Metode Bermain Peran Pada Siswa Kelas V Semester I SDN Pati Wetan 02 Kecamatan Pati Kabupaten Pati Tahun 2012 2013. Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat dirumuskan suatu masalah sebagai berikut: Apakah metode bermain peran dapat meningkatkan kreatifitas belajar bahasa Indonesia materi mendengarkan cerita rakyat pada siswa kelas V semerter I SDN 02 Pati Wetan 02 Kecamatan Pati Kabupaten Pati Tahun 2012/2013? Tujuan Penelitian Penelitian ini dilakukan dengan harapan dapat memberikan tujuan umum dan khusus, yaitu: a. Tujuan Umum:

1) Meningkatkan kreatifitas belajar bahasa Indonesia materi mendengarkan cerita rakyat. 2) Melatih keterampilan berbahasa. 3) peningkatan belajar berbahasa Indonesia. b. Tujuan Khusus: Untuk meningkatkan kreatifitas belajar bahasa Indonesia materi mendengarkan cerita rakyat pada siswa kelas V semester I SDN Pati Wetan 02 tahun ajaran 2012-2013 dengan menerapkan Metode Bermain Peran. Manfaat Penelitian Penelitian ini diharapkan dapat member manfaat, baik manfaat teoritis maupun praktis. Adapun manfaat penelitian adalah sebagai berikut: 1. Manfaat Teoritis Secara umum penelitian ini diharapkan mampu memberikan sumbangan dan memperluas wawasan keilmuan terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia, terutama peningkatan kreatifitas belajar bahasa Indonesia materi mendengarkan cerita rakyat. 2. Manfaat Praktis a. Bagi Siswa: 1) Meningkatkan kreatifitas belajar bahasa Indonesia materi mendengarkan cerita rakyat. 2) Meningkatkan keterampilan berbahasa. 3) Melatih keberanian siswa dalam mengeluarkan pendapat. 4) Bersifat kritis terhadap hasil belajar

b. Bagi Guru: 1) Membantu guru dalam perbaikan pembelajaran. 2) Meningkatkan rasa percaya diri. 3) Meningkatkan kreatifitas dalam proses pembelajaran. 4) Mengembangkan profesional guru. c. Bagi Sekolah: 1) Meningkatkan kualitas pendidikan. 2) Meningkatkan iklim kerja sama yang kondusif untuk memajukan sekolah. 3) Memberikan sumbangan yang positif terhadap kemajuan sekolah. 4) Memberi kesempatan kepada guru untuk lebih bermakna ideidenya dibidang pendidikan dalam pembelajaran, sehingga dapat mengubah perspektif tentang pembelajaran, dan belajar praktek pembelajaran dari prespektif siswa. METODE PENELITIAN Tempat Penelitian Tempat yang digunaka adalah tempat yang dipergunakan untuk memperoleh data Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Pati Wetan 02, kecamatan Pati, kabupaten Pati tahun pelajaran 2012/2013. Subjek Penelitian Subjek penelitian dibagi menjadi dua, sebagai berikut: A. Subjek pelaku tindakan yaitu guru peneliti.

B. Subjek penerima tindakan adalah siswa kelas V SD Negeri Pati Wetan 02, Pati. Jenis Penelitian Menurut Zainal Aqib (2006:13) PTK merupakan suatu pencermatan terhadap kegiatan yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas. Sedangkan menurut I.G.A.K. Wardani (2006:1.4) PTK adalah penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri dengan tujuan untuk memperbaiki kinerja sebagai guru, sehingga hasil belajar siswa menjadi meningkat. Prosedur Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan tahap perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (acting), pengamatan (observing), dan melakukan refleksi (reflecting). Teknik Pengambilan Data Pengambilan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan, tes. 1. Wawancara Kunandar (2011:157) menyatakan bahwa wawancara merupakan pertanyaan-pertanyaan yang di ajukan secara verbal kepada orangorang yang dianggap dapat memberikan informasi atau penjelasan hal hal yang dipandang perlu dan memiliki relevansi dengan permasalahan penelitian tindakan kelas.

2. Observasi Pengamatan atau observasi adalah kegiatan pengamatan (pengambilan data) untuk memotret seberapa jauh efek tindakan telah mencapai sasaran (Kunandar,2011:143). 3. Tes Tes adalah sejumlah pertanyaan yang disampaikan pada seseorang atau sejumlah orang untuk mengungkapkan keadaan atau tingkat perkembangan salah satu atau beberapa aspek psikologis di dalam dirinya (Kunandar,2011:186). Validitas Data Teknik validitas data adalah untuk mengetahui keabsahan data yang diterima. Setiap informasi yang akan dipakai sebagai data penelitian harus diuji dan diperiksa terlebih dahulu validitasnya, sehingga data tersebut dapat dipertanggungjawabkan. Teknik pengujian ini diproses dengan trianggulasi data. Penelitian menggunakan 2 jenis trianggulasi yaitu trianggulasi sumber dan trianggulasi waktu. Analisis Data Teknik analisa data yang peneliti gunakan adalah teknik kualitatif yang salah satu modelnya adalah teknik analisis interaktif yang dikembangkan oleh Miler Hubermen (1984) dalam Rubino (2004:204).

Analisis interaktif terdiri dari 3 komponen yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Indikator Indikator yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah Peningkatan Kreatifitas Belajar Bahasa Indonesia Materi Mendengarkan Cerita Rakyat Dengan Metode Bermain Peran Pada Siswa Kelas V Semester I SDN Pati Wetan 02 Kecamatan Pati Kabupaten Pati Tahun 2012 2013. Indikator keberhasilan siswa memenuhi ketuntasan minimal 75, sebesar 83,33%. HASIL DAN PEMBAHASAN Profil Sekolah Berikut ini adalah profil SD Negeri Pati Wetan 02: a. Nama Sekolah : SD NEGERI PATI WETAN 02 b. Alamat Sekolah : 1) Jalan : Jl. Tondonegoro No. 07 2) Kelurahan : Pati Wetan 3) Kecamatan : Pati 4) Kabupaten : Pati 5) Provinsi : Jawa Tengah 6) Kode Pos : 59112 7) Telepon : 081575615509 c. Tahun Berdiri : 1978

d. Status Tanah : Hak Milik e. Daya Listrik : 900 Volt f. Nama Bank : Bank Jateng No. Rekening : 3 006 07991 1 NPSN : 20316129 Visi dan Misi Sekolah a. Visi Sekolah: Meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berprestasi sehingga menjadi cerdas, terampil, berbudaya, dan berbudi pekerti luhur berazaskan Iman dan Taqwa. b. Misi Sekolah: 1) Menyelenggarakan pendidikan dengan sistem Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). 2) Melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan pendekatan pembelajaran aktif, kreatif, efektif, menyenangkan. 3) Menumbuh kembangkan penghayatan terhadap agama yang dianut dan budaya bangsa, serta adat ketimuran, sehingga menjadi sumber inspirasi dan kearifan dalam berpikir, bertindak, dan berperilaku. Deskripsi Kondisi Awal Pada hari Sabtu 14 Juli 2012 peneliti mengadakan observasi pada saat proses pembelajaran berlangsung di kelas V. Peneliti berkolaborasi dengan guru kelas V, mendiskusikan hasil observasi dan mengidentifikasi masalah

yang dihadapi serta faktor penyebab masalah. Dari pengamatan ditemukan ada masalah yaitu saat pembelajaran bahasa Indonesia materi mendengarkan, siswa terlihat kurang semangat dan sebagian besar siswa terlihat bingung ketika diminta untuk menceritakan kembali cerita yang didengar. Deskripsi Siklus I Siklus I dilakukan pada tanggal 16 Juli 2012, pembelajaran dilaksanakan dengan pedoman Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) selama 2 jam (70 menit). Berdasarkan pengamatan kemampuan siswa dalam belajar hahasa Indonesia materi mendengarkan, diketahui bahwa kreatifitas siswa dalam belajar bahasa Indonesia materi mendengarkan masih rendah. Berdasarkan hasil prosentase kreatifitasbelajar bahasa Indonesia materi mendengarkan cerita rakyat siklus I diperoleh hasil 11 siswa telah memenuhi batas ketercapaian criteria kreatifitas minimal 75% sehingga didapat prosentasi 61,11%. Namun masih ada 7 siswa atau 38,88% siswa belum mencapai criteria kreatifitas minimal. Data tetrsebut menunjukkan bahwa ada peningkatan hasil kreatifitas belajar bahasa Indonesia materi mendengarkan cerita rakyat pada siswa, tetapi belum mampu memenuhi indikator pencapaian keberhasilan dalam penelitian ini, sehingga penelitian pada siklus I harus dilanjutkan pada siklus berikutnya (siklus II) untuk memperbaiki dan meningkatkan hasil yang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Deskripsi Siklus II

Pelaksanaan penelitian tindakan kelas siklus II dilakukan pada tanggal 23 Juli 2012. Pada siklus II ini guru meningkatkan kinerja dan bimbingan serta pengarahannya terhadap siswa, agar siswa dapat lebih fokus dalam pembelajaran. Pada siklus II suasana belajar-mengajar di kelas sudah membaik, pada akhir siklus II, rata-rata nilai tes yang diperoleh siswa menunjukkan perkembangan hasil yang cukup berarti, yakni capaiannya sebesar 83,33% dan besaran presentase siswa yang dapat mencapai kriteria minimal adalah 15%. Dengan demikian pencapaian kreatifitas belajar siswa pada siklus II ini telah mencapai target indikator penelitian yang telah ditetapkan. Hasil PenelitianPembahasan hasil penelitian didapatkan berdasarkan analisis data hasil penelitian dan merupakan kerja kolaborasi antara peneliti dengan guru kelas dan kepala sekolah yang terlibat dalam proses penelitian ini. Dalam rangka meningkatkan kreatifitas belajar bahasa Indonesia materi mendengarkan tentang cerita rakyat pada siswa, guru selalu melakukan pembenahan pelaksanaan tindakan pada proses pembelajaran. Tindakan yang dilakukan oleh guru kela dalam meningkatkan kreatifitas belajar siswa adalah dengan metode bermain Peran. Dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran bermain peran pada materi mendengarkan cerita rakyat meningkatkan efektivitas kinerja guru.

Adapun peningkatan kreatifitas belajar bahasa Indonesia materi mendengarkan cerita siswa dapat dilihat dalam tabel di bawah ini: Tabel 12. Daftar Kreteria Prosentase Kreatifitas Belajar Bahasa Indonesia Materi Mendengarkan Cerita Pada Siswa Sebelum dan Sesudah Tindakan. No Nama Siswa Pra Siklus Siklus I Siklus II 1. Anggi Yulianto 60 80 80 2. Agung Priyan 70 70 100 3. Achmad Dwiki 70 80 70 4. Clarindra Friza Dwita 90 70 80 5. Farid Bagaskoro 70 100 100 6. Fransiska Martha 80 100 100 7. Fajar Azrul 80 100 100 8. Indra Maulana 80 70 100 9. Leni Fitriyani 70 100 100 10. Natalia Putri 90 70 100 11. Rigel Wicaksana 90 70 60 12. Risky Nur Aziz 60 80 60 13. Sartika Cahyani 80 60 90 14. Syoffahana A.I 80 90 80 15. Sabrianto Ilan 70 80 90 16. Ira Wirasti 60 80 90 17. Malfina Candra 70 60 90 18. Chairivo Nur 60 60 80 Persentase 44,44% 61,11% 83,33%

Tabel 13. Tabel Frekuensi Prosentase Kreatifitas Belajar Bahasa Indonesia Materi Mendengarkan Cerita Pada Siswa sebelum dan Sesudah Tindakan Prosentase Pra Siklus Siklus I Siklus II Kreatifitas 1% - 20% 0 0 0 21% - 40% 0 0 0 41% - 60% 4 2 2 61% - 80% 11 11 5 81% - 100% 3 5 11 Gambar 6. Grafik Prosentase Kreatifitas Belajar Bahasa Indonesia Materi Mendengarkan Cerita Pada Siswa Sebelum dan Sesudah Tindakan

Setelah dilakukan tindakan, yaitu dengan menggunakan Metode Bermain Peran, kemampuan belajar bahasa Indonesia materi mendengarkan pada siswa meningkat. Penelitian ini menguatkan hasil penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh beberapa penelitian. Berdasarkan data hasil penelitian di atas mendukung diterimanya hipotesis bahwa dengan Metode Bermain Peran dapat meningkatkan kreatifitas belajar bahasa Indonesia materi mendengarkan cerita rakyat pada siswa kelas V SD Negeri Pati Wetan 02 Kecamatan Pati, Kabupaten Pati. KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan hasil Penelitian Tindakan Kelas dapat disimpulkan bahwa: Penerapan Metode Bermain Peran dapat Meningkatkan Kreatifitas Belajar Bahasa Indonesia materi Mendengarkan Cerita Rakyat Pada Siswa Kelas V SD Negeri Pati Wetan 02, Pati. Tahun 2012/2013. Peningkatan kreatifitas belajar bahasa Indonesia materi mendengarkan cerita rakyat pada siswa ditunjukkan dengan adanya peningkatan jumlah siswa yang tuntas memenuhi KKM > 75 adalah sebagai berikut: 1. Pada siklus I, siswa yang memenuhi KKM adalah 10 siswa dari 18 siswa ( 61,11%).

2. Pada siklus II, siswa yang memenuhi KKM adalah 15 siswa dari 18 siswa ( 83,33%). Implikasi Kesimpulan di atas memberikan implikasi bahwa dengan pembenahan cara mengajar dan penggunaan metode yang tepat dan bervariasi dari seorang guru yang akan memberi pengaruh pada kegiatan belajar siswa yang berdampak pada kemampuan siswa menguasi materi yang diajarkan. Penerapan Metode Bermain Peran merupakan salah satu metode yang memiliki manfaat dalam pembelajaran bahasa Indonesia materi mendengarkan untuk membantu siswa dalam menemukan ide-ide cerita yang dikembangkan dengan kreatif. Dengan Metode Pembelajaran Bermain Peran yang diterapkan dalam dua siklus dapat meningkatkan kreatifitas belajar bahasa Indonesia materi mendengarkan cerita rakyat pada siswa dengan kriteria penilaian yaitu: bisa menceritakan kembali cerita yang didengar dengan bahasa sendiri, memahami isi cerita dan amanat yang terkandung dalam cerita yang didengar, juga dapat menyebutkan watak tokoh cerita. Saran Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan dalam usaha untuk meningkatkan kreatifitas belajar siswa di kelas melalui Metode Bermain Peran maka diajukan saran sebagai berikut:

1. Saran bagi guru a. Sebagai bahan masukkan guru untuk memilih pendekatan dan metode pembelajaran yang tepat dalam pembelajaran bahasa Indonesia materi menulis dan mendengarkan cerita, salah satunya dengan menerapkan Metode Bermain Peran, karena dengan metode tersebut dapat meningkatkan kreatifitasi belajar bahasa Indonesia dalam materi mendengarkan cerita rakyat siswa. b. Guru perlu memperbanyak latihan menulis bagi siswa, hal ini akan dapat membantu siswa dalam mengembangkan kemampuan kreatifitasnya dalam menulis cerita. c. Guru perlu memberikan jam tambahan dan perhatian khusus bagi siswa yang belum mencapai KKM dalam pembelajaran bahasa Indonesia materi mendengarkan cerita rakyat. 2. Peneliti berikutnya Bagi peneliti berikutnya yang tertarik pada masalah yang serupa, hendaknya mengembangkan penelitian ini dan melakukan perbandingan dengan metode yang lebih variatif, sehingga kreatifitas belajar bahasa Indonesia materi mendengarkan pada siswa dapat ditingkatkan melalui berbagai metode inovatif, hal ini dilakukan agar pembelajaran bahasa Indonesia materi menulis dan mendengarkan di sekolah menjadi kegiatan pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa dan siswa memiliki kreatifitas belajar bahasa Indonesia materi mendengarkan yang baik.

DAFTAR PUSTAKA Agus Budi Wahyudi. 2011.Pembelajaran Bahasa & Sastra Indonesia. Surakarta. PSKGJ-FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta. Aqid, Zainal. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Yrama Widya. Djago Tarigan, dkk. 2005. Universitas Terbuka. Pendidikan Keterampilan Berbahasa. Jakarta: Hartiningsih. 2009. Peningkatan Kemampuan Mengungkapkan Pikiran dan Perasaan Secara Lisan pada Siswa Kelas IV Melalui Pendekatan Metode Bermain Peran SD Banyuurip Kabupaten Pati (Skripsi S-1 Progdi PGSD). Semarang: IKIP PGRI Semarang. izzatul, http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2184729-faktor-faktoryang-mempengaruhi kreatifitas/#ixzz2007zyuh. Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Semarang, 2006. Pedoman Praktik Pengalaman Lapangan Program Diploma 2 PGSD IKIP PGRI Semarang. Semarang: IKIP PGRI Semarang. Joko Suwandi. 2011. Penelitian Tindakan Kelas. Surakarta: PSKGJ-FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta. Jurnal Dikbud. 2009. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional. khoirumas, http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2253627-indikatorberpikir-kreatif/#ixzz200scfqdw. Kunandar. 2011. Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas Sebagai Pengembangan Profesi Guru, Jakarta: Rajawali Pers. Maryadi, dkk. 2011. Pedoman Penulisan Skripsi FKIP. Surakarta:PSKGJ-FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Monty P. Satiadrama, Fidelis E. Waruwu. 2003. Mendidik Kecerdasan. Jakarta: Media Grafika. Mulyasa. 2009. Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Kemandirian Guru dan Kepala Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara. Nar Herryanto,H.M. Akib Hamid. 2007. Statistik Dasar. Jakarta: Balai Pustaka. Poerwodarminto. 1976. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. Puji Santoso, dkk. 2007. Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia SD. Jakarta: Universitas Terbuka. Rujiyanto, Joko Sudibyo S.N. 2005. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, Jakarta: PT. Raja Grapindo Persada. Rubiyanto Rubino. 2003. Metode Penelitian. Surakarta: PSKGJ-FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta. Sanusi Budi, Asep Effendi, Aswan, Syamsuddin Yusuf, Purwati. 2001. Bina Bahasa dan Sastra Indonesia. Jakarta: Erlangga. Solihin. 2010. Peningkatan Pemahaman Mengungkapkan Siswa tentang Dogeng Melalui Metode Bermain Peran Kelas II SD Mulyoharjo Kabupaten Pati (Skripsi S-1 Progdi PGSD). Semarang: Universitas Terbuka. Suroso. 2004. Aku Cinta Bahasa Indonesia SD. Surabaya: Tiga Serangkai. Wardani, I.G.A.K. dkk. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Universitas Terbuka. Yamin Martinis. 2005.Profesionalisasi Guru & Implementasi KTSP. Jakarta: Gaung Persada Press.