BioEdu Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi

dokumen-dokumen yang mirip
Pengembangan Media Pembelajaran Moodle

PENGEMBANGAN WEB SEBAGAI MEDIA PENYAMPAIAN BAHAN AJAR DENGAN MATERI STRUKTRUR DAN FUNGSI JARINGAN PADA ORGAN TUMBUHAN

BioEdu Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi

PENGEMBANGAN PERMAINAN KUARTET SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATERI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP KELAS VII SMP

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS WEBMATERI PROTOZOA SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR SISWA KELAS X SMA DI NEGERI 1 SEWON

PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF CHEMBOND (CHEMICAL BONDING) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATERI IKATAN KIMIA KELAS X SMA

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ADOBE FLASH CS6 PADA MATERI JURNAL PENYESUAIAN PERUSAHAAN DAGANG KELAS X-AK SMK MUHAMMADIYAH 1 TAMAN

PENGEMBANGAN MEDIA E-BOOK INTERAKTIF PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN ORGAN TUMBUHAN

Pengembangan E-book Pembelajaran Menggunakan Flipbook Berbasis Web Pada Siswa Kelas X Jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ) Di SMK ADZKIA Padang

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BLOGPADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN UNTUK KELAS X

BioEdu Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi

PENGEMBANGAN MODEL E-BOOK INTERAKTIF TERMODIFIKASI MAJALAH PADA MATERI STRUKTUR ATOM

Pengembangan LKS Berbasis Contextual Teaching and Learning Materi Hama dan Penyakit Tumbuhan

PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN UNTUK GURU DALAM MERENCANAKAN PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS BLENDED LEARNING MENGGUNAKAN MOODLE

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN APLIKASI BERBASIS WEB PADA MATERI BIOLOGI SEMESTER GENAP UNTUK SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 BATU

BioEdu Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi

UNESA Journal of Chemical Education ISSN: Vol. 5, No.2, pp , May 2016

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERORIENTASI LITERASI SAINS PADA SUBMATERI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LAJU REAKSI

PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN PENEMUAN HARTA KARUN FINDING TREASURE PADA SUB POKOK BAHASAN RESPIRASI SEL

BioEdu Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi

PERMAINAN KIMIA KOTAK KATIK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATERI SISTEM PERIODIK UNSUR

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ARTICULATE STORYLINE PADA MATA DIKLAT TEKNIK ELEKTRONIKA DASAR DI SMK NEGERI 1 JETIS MOJOKERTO

Muhammad Sugiantoro* Dra. Arbaiyah Prantiasih, M.Si.** Hj. Yuniastuti, SH.M.Pd.**

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS ANDROID PADA MATERI PLANTAE UNTUK SISWA SMA MENGGUNAKAN ECLIPSE GALILEO

BioEdu Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi

PROFIL MEDIA E-LEARNING BERBASIS WEB PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA BERBASIS MACROMEDIA FLASH DENGAN TAMPILAN SLIDE POWERPOINT PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MAKANAN UNTUK SISWA KELAS XI IPA SMA

Pengembangan Lembar Kerja Siswa Pengamatan Berorientasi Strategi Comparison And Contrast Web Materi Spermatophyta

Kelayakan Teoritis LKS Berbasis Guided Discovery Berdasarkan Hasil Telaah dan Validasi

ARTIKEL ILMIAH PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN NOTEPAD++ PADA MATERI PROTOZOA UNTUK KELAS X SMA

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PUZZLE BERBASIS ADOBE FLASH CS5 SEBAGAI MEDIA INTERAKTIF MATERI MENYUSUN REKONSILIASI BANK

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA ANIMASI BERBASIS MACROMEDIA FLASH

Keywords : Development Learning, Media Web-Based interactive, Learning Motivation

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENGGUNAKAN ADOBE FLASH CS3 PADA MATA PELAJARAN IPS MATERI KEADAAN ALAM DI INDONESIA KELAS VII

PANDUAN PENGGUNAAN elearning Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) untuk Mahasiswa

PENGEMBANGAN MOBILE LEARNING BAGI PEMBELAJARAN

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN E-BOOK INTERAKTIF BERORIENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEBSITE PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR DI SMP

J. Ind. Soc. Integ. Chem., 2013, Volume 5, Nomor 2

PENGEMBANGAN MEDIA BERBASIS ADOBE FLASH CC

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MACROMEDIA FLASH MATA PELAJARAN PEMELIHARAAN CHASIS DI SMK NEGERI 3 SINGARAJA

BioEdu Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi

UNESA Journal of Chemical Education Vol.6, No.3 pp , September 2017

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBANTUAN KOMPUTER PADA MATERI BANGUN RUANG SISI LENGKUNG

PENGEMBANGAN MEDIA AUDIOVISUAL INTERAKTIF MENCATAT TRANSAKSI BERDASARKAN MEKANISME DEBET/KREDIT KELAS XI SMAN 13 SURABAYA

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) mengakibatkan

PENGEMBANGAN SISTEM PEMBELAJARAN BERBANTUAN WEB PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI SMK

Abstract. Keywords : Interactive Media, LAN, TKJ.

BioEdu Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi

BUKU PANDUAN PENGGUNAAN MODULAR OBJECT-ORIENTED DYNAMIC LEARNING ENVIRONMENT (MOODLE)

Panduan Penggunaan. Elearning Universitas Almuslim untuk Mahasiswa. M. Rezeki Muamar

Rivadatul Mahmudah, Shahibul Ahyan, Ahmad Rasidi Universitas Hamzanwadi

PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK BERBASIS DISCOVERY LEARNING MENGGUNAKAN 3D PAGEFLIP PROFESSIONAL PADA MATERI GERAK LURUS UNTUK KELAS X SMA

BioEdu Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MANDIRI BERBASIS MULTIMEDIA POKOK BAHASAN GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMA KELAS X

DAFTAR ISI. Persetujuan Pernyataan Penghargaan Abstrak Abstract Daftar Isi Daftar Tabel Daftar Gambar

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERORIENTASI PROBLEM SOLVING DENGAN STRATEGI MIND MAPPING PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA KELAS XI SMA

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS E-LEARNING PADA MATA KULIAH FISIKA 1 UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIFITAS BELAJAR MAHASISWA

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif

Kata Kunci : LKS scaffolding, sumber pembelajaran, faktor faktor yang mempengaruhi laju reaksi, kelayakan

PENGEMBANGAN HANDOUT BERGAMBAR DISERTAI PETA KONSEP PADA MATERI KINGDOM ANIMALIA UNTUK SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) Oleh:

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BioEdu Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

PENGEMBANGAN EVALUASI DAN PENUGASAN ONLINE BERBASIS E-LEARNING DENGAN MOODLE PADA MATA KULIAH MEDIA PEMBELAJARAN ILMU KOMPUTER

Pengembangan media pembelajaran Teknik Elektronika

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING PADA MATERI EKSPONEN DAN LOGARITMA UNTUK SISWA KELAS X SMA KARTIKA 1-5 PADANG

ABSTRAK. Kata kunci: Media animasi interaktif, depresiasi aset tetap

KELAYAKAN MEDIA VIDEO FLASH PENCEMARAN UDARA KELAS X SMA

BioEdu Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN LABORATORIUM VIRTUAL PADA MATERI UJI ZAT MAKANAN UNTUK SISWA KELAS XI SMA

Key Word: media, material of acid base solution.

PENGEMBANGAN E-BOOK BERORIENTASI MIND MAPPING PADA MATERI POKOK HIDROKARBON UNTUK SMA KELAS XI

PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN MONOPOLI UNTUK MELATIHKAN SIKAP SOSIAL SISWA PADA MATERI SISTEM GERAK MANUSIA DI SMP

Pengembangan Alat Peraga Momentum dengan Sistem Sensor

BioEdu Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TEKNIK PEMESINAN FRAIS BERBASIS ADOBE FLASH CS6

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BioEdu Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi

PENGEMBANGAN MEDIA MATERI KEADAAN ALAM DI INDONESIA MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK VIDEOSCRIBE PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VII

PENGEMBANGAN HANDOUT BERNUANSA KONTEKSTUAL PADA MATERI SISTEM REGULASI MANUSIA UNTUK SMA

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR (LKS) E-LEARNING BERBASIS MOODLE SEBAGAI PENUNJANG PEMBELAJARAN FISIKA DALAM MATERI TERMODINAMIKA DI SMA ABSTRAK

PEMETAAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN EKONOMI MATERI AKUNTANSI KELAS XI IPS DI SMA NEGERI 1 KOTA MOJOKERTO

BAB I PENDAHULUAN. mempelajari fenomena alam, fisika juga memberikan pelajaran yang baik kepada

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BUKU BERJENDELA SEBAGAI PENDUKUNG IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH PADA MATERI JURNAL KHUSUS

PROFIL ARTIKEL ILMIAH BUATAN GURU PADA PELATIHAN PENULISAN KARYA ILMIAH BAGI GURU-GURU DI SMP LAB SCHOOL SURABAYA

J. Ind. Soc. Integ. Chem., 2014, Volume 6, Nomor 1

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERPENDAKATAN SCIENTIFIC PADA MATERI SISTEM EKSKRESI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR

Kata kunci: media pembelajaran, sistem bahan bakar injeksi, sistem pendingin air, transmisi otomatis,

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BIOLOGI DENGAN MACROMEDIA FLASH BERBASIS LAGU SAINS

BUKU PANDUAN PENGGUNAAN MODULAR OBJECT-ORIENTED DYNAMIC LEARNING ENVIRONMENT (MOODLE)

Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Android Pada Mata Pelajaran Jaringan Dasar Terhadap Respon Siswa

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

Transkripsi:

PROFIL MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEB DENGAN LMS MOODLE PADA MATERI SUBSTANSI GENETIKA WEB BASED LEARNING MEDIA BY UTILITATING LMS MOODLE ON GENETICS SUBSTANCE MATTER Rizqi Maulida, Sifak Indana, Lisa Lisdiana Jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya Jalan Ketintang Gedung C3 Lt.2 Surabaya 60231, Indonesia e-mail: Rizqimaulida9@gmail.com Abstrak: Materi pokok bahasan Substansi Genetika merupakan materi yang abstrak, sehingga dibutuhkan media untuk memotivasi serta membantu siswa memahami materi tersebut. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan media pembelajaran berbasis web dengan memanfaatkan LMS Moodle pada materi pokok bahasan Substansi Genetika serta mendeskripsikan kelayakan media secara teoritis berdasarkan telaah oleh dosen ahli media, ahli materi Genetika, dan guru Biologi, serta secara empiris berdasarkan keterbacaan siswa dengan melakukan ujicoba media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis web pada materi pokok bahasan Substansi Genetika layak digunakan dalam pembelajaran dengan kategori sangat layak berdasarkan aspek format media (93,65%); kesesuaian materi (100%); dan keterbacaan (95,7%). Kata kunci: LMS Moodle, pembelajaran berbasis web, substansi genetika Abstract: Genetics substance sub topic is abstract, so an appropriate media needed to motivate and help students to understand it. The aim of this study is to produce a web-based learning media by utilizing the LMS Moodle on Genetics substance sub topic and describe media feasibility theoretically based on media experts, Genetics experts, and Biology s teacher validation. Empirically based on media legibility. The results showed that the web-based learning media on Genetics substance sub topic were feasible for use in learning process with a very decent categories based on media format aspect (93.65%); suitability of the material (100%), and legibility (95.7%). Keywords: LMS Moodle, web-based learning, genetic substance I. PENDAHULUAN Pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sangat dibutuhkan, diantaranya adalah dengan penggunaan teknologi komputer. Salah satu bentuk penggunaan komputer sebagai media pembelajaran yaitu dengan menggunakan internet. Sebesar 64 % jumlah remaja di usia sekolah (15-19 tahun) menggunakan jasa internet sebagai salah satu cara untuk mengakses informasi (Dewi, 2009). Sejumlah sekolah juga sudah memiliki fasilitas wifi untuk mengakses internet. Salah satu bentuk penggunaan internet dalam pembelajaran yaitu dengan memanfaatkan media website atau dikenal juga sebagai pembelajaran berbasis web. Pembelajaran berbasis web merupakan suatu bentuk penggunaan internet untuk keperluan pembelajaran. Materi pembelajaran (teks, data, suara, dan video), diskusi, dan evaluasi disampaikan melalui internet (Prawiladilaga dan Siregar, 2008). Berdasarkan hasil penyebaran angket dan survey pada guru Biologi serta siswa diperoleh informasi bahwa Biologi merupakan pelajaraan yang sulit dipahami, khususnya pada materi pokok bahasan Substansi Genetika karena bersifat abstrak. Siswa menyatakan lebih senang apabila mengakses informasi terkait materi pelajaran dengan menggunakan jasa internet. Software Modular Object-Oriented Dynamic Learning Environment (Moodle) merupakan suatu Learning Management System (LMS) yaitu aplikasi perangkat lunak yang digunakan oleh kalangan pendidik sebagai media pembelajaran berbasis internet. Wildani (2011) menyatakan bahwa media e-learning berbasis web dengan menggunakan software Moodle (Modular Object- Oriented Dynamic Learning Environment) layak digunakan sebagai media pembelajaran dan mendapat respon positif dari siswa. Oleh karena itu, peneliti memandang perlu mengembangkan suatu media pembelajaran berbasis web dengan memanfaatkan software Moodle pada materi pokok bahasan Substansi Genetika. Pengembangan media ini diharapkan dapat memberikan motivasi belajar bagi siswa serta menyajikan informasi bagi siswa pada materi pokok bahasan Substansi Genetika. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis web dengan memanfaatkan LMS Moodle pada materi pokok bahasan Substansi Genetika serta mendeskripsikan kelayakan media yang dikembangkan secara teoritis berdasarkan telaah oleh ahli media, ahli materi Genetika dan guru Biologi, serta secara empiris berdasarkan keterbacaan siswa terhadap media. II. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Penelitian ini terdiri dari dua tahap yaitu tahap pengembangan dan tahap pelaksanaan. Tahap pengembangan dilaksanakan di Jurusan Biologi pada bulan vember 2012 sampai April 2013. Tahap pelaksanaan dibagi menjadi dua, yaitu telaah oleh dosen ahli media dan ahli materi dilaksanakan di Jurusan Biologi pada bulan Mei 2013 serta ujicoba media untuk Rizqi Maulida, Dkk: Profil Media Pembelajaran Berbasis Web Dengan LMS Moodle 238

mengetahui keterbacaan oleh siswa yang dilakukan di SMA Assaadah Gresik pada bulan Juni 2013. Sasaran penelitian ini adalah media pembelajaran berupa media pembelajaran berbasis web dengan memanfaatkan LMS Moodle pada materi pokok bahasan Substansi Genetika. Pada penelitian ini digunakan beberapa instrumen penelitian, antara lain lembar telaah media dan materi untuk memperoleh penilaian serta saran mengenai kualitas media pembelajaran dan kualitas isi/konten materi pada media oleh penelaah serta lembar keterbacaan diberikan kepada siswa dengan tujuan untuk mengetahui tingkat keterbacaan siswa terhadap penggunaan media pembelajaran dengan memanfaatkan LMS Moodle. III. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini telah menghasilkan sebuah media pembelajaran yaitu media pembelajaran dengan web pada materi pokok bahasan Substansi Genetika. Telaah atau penilaian pada media pembelajaran dengan web pada materi pokok bahasan Substansi Genetika dilakukan oleh dosen ahli media, dosen ahli materi, dan guru Biologi SMA Assaadah Gresik. Telaah tersebut dilakukan untuk mendapatkan penilaian kelayakan terhadap media pembelajaran. Data penilaian kelayakan media pembelajaran dibedakan menjadi kelayakan berdasarkan aspek format media (Tabel 1) dan kelayakan berdasarkan aspek kesesuaian materi (Tabel 2). Tabel 1. Rekapitulasi Skor Hasil Telaah Media Pembelajaran oleh Dosen Ahli Media dan Guru Biologi Area penilaian Skor Penilaian P1 P2 P3 % Kelayakan 1. Rancangan visual 3 3 3 100 2. Tingkat ketertarikan keterlibatan dan 3 3 2 88,89 3. Kualitas teknis 3 3 3 100 4. Mudah digunakan 3 2 2 77,78 5. 6. 7. Memacu Kolaborasi Praktik dan umpan balik Kualitas tautan video % RATA-RATA KELAYAKAN FORMAT MEDIA 2 3 3 88,89 3 3 3 100 3 3 3 100 93,65 Keterangan: P1: Penelaah 1 P2: Penelaah 2 P3: Penelaah 3 Tabel 2. Rekapitulasi Skor Hasil Telaah Materi pada Media Pembelajaran oleh Dosen Ahli Materi dan Guru Biologi Aspek yang dinilai A. Materi Skor Penilaian P1 P2 P3 % Kelayakan 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. Peta konsep yang disajikan sudah benar. Isi materi pada media sudah sesuai dengan tujuan pembelajaran. Isi materi sudah sesuai dengan kebutuhan siswa. Penyajian materi memotivasi siswa untuk mempelajari materi pokok bahasan Substansi Genetika. Gambar yang disajikan relevan dan sesuai dengan konsep /materi. Ukuran gambar proporsional. Keterangan gambar sudah benar. Konsep Gen yang disajikan dalam media sudah benar. Konsep DNA yang disajikan dalam media sudah benar. Konsep kromosom yang disajikan dalam media sudah benar. Pertanyaan interaktif pada media pembelajaran sudah sesuai dengan materi. Video yang disajikan berkaitan dengan kajian materi. Video membantu siswa dalam memahami konsep. Bahasa & istilah Biologi yang digunakan sudah tepat dan sesuai EYD. B. Evaluasi Evaluasi sudah 15. sesuai dengan tujuan pembelajaran. Evaluasi yang disajikan dapat meningkatkan 16. pemahaman siswa terhadap materi pokok bahasan Susbstansi Genetika. % KELAYAKAN 100 Rizqi Maulida, Dkk: Profil Media Pembelajaran Berbasis Web Dengan LMS Moodle 239

17. 18. Evaluasi yang disajikan dapat mengecek tingkat pemahaman siswa terhadap materi pokok bahasan Susbstansi Genetika. Soal-soal evaluasi jelas dan mudah dipahami. % KELAYAKAN 100 % RATA-RATA KELAYAKAN 100 Keterangan: P1 : Penelaah 1 P2 : Penelaah 2 P3 : Penelaah 3 Media pembelajaran dengan memanfaatkan LMS Moodle dalam pembelajaran berbasis web pada materi pokok bahasan Substansi Genetika yang ditelaah kemudian diujicobakan secara terbatas pada 15 Siswa SMA Assaadah Gresik untuk mengetahui keterbacaan siswa terhadap media pembelajaran. Hasil keterbacaan siswa disajikan dalam Tabel 3. Tabel 3. Hasil Keterbacaan Siswa terhadap Media Pembelajaran dengan Memanfaatkan LMS Moodle dalam Pembelajaran Berbasis Web pada Materi Pokok Bahasan Substansi Genetika Aspek yang dinilai Jawaban Siswa Ya Tidak siswa % siswa % 1. Apakah tata cara pengoperasian media mudah dilakukan? 14 93,3 1 6,7 2. Apakah background pada 13 86,7 2 13,3 media menarik? 3. Apakah kualitas gambar pada media sudah jelas? 4. Apakah penulisan huruf di media 12 86,7 3 13,3 mudah terbaca? Rata-rata (%) 91,7 8,3 5. Apakah penjelasan materi pada media mudah dipahami? 6. Apakah anda memperoleh konsep gen, DNA, dan kromosom dengan membaca media ini? 7. Apakah tautan video pada media memperjelas pemahaman anda? 11 73,3 4 26,7 Rata-rata (%) 91,1 8,9 8. Apakah bahasa Indonesia yang digunakan dalam media mudah dipahami? Aspek yang dinilai Jawaban Siswa Ya Tidak siswa % siswa % 9. Apakah susunan kalimat pada media mudah dipahami? Rata-rata (%) 100 0 10. Apakah media menarik minat anda dalam mempelajari pokok bahasan Substansi Genetika? 11. Apakah anda tertarik apabila materi Biologi yang lain diajarkan menggunakan media yang sama? Rata-rata (%) 100 0 RATA-RATA TOTAL KELAYAKAN (%) 95,7 4,3 Media pembelajaran dengan memanfaatkan LMS Moodle dalam pembelajaran berbasis web pada materi pokok bahasan Substansi Genetika telah memenuhi kelayakan secara teoritis berdasarkan telaah oleh dosen ahli media, dosen ahli materi, dan guru Biologi. Komponen kelayakan format media meliputi komponen rancangan visual, tingkat ketertarikan dan keterlibatan, kualitas teknis, mudah digunakan, memacu kolaborasi, praktik dan umpan balik, dan kualitas tautan video. Aspek kelayakan kesesuaian materi meliputi kualitas materi dan evaluasi. Kelayakan secara teoritis oleh dosen ahli dan guru Biologi didukung oleh kelayakan secara empiris yang diperoleh melalui keterbacaan siswa terhadap media pembelajaran. Penilaian keterbacaan siswa meliputi kriteria penyajian fisik, kriteria penyajian konsep, kriteria kebahasaan yang juga didukung oleh aspek ketertarikan siswa. Berdasarkan Tabel 1 dan 2, dapat diketahui bahwa media pembelajaran memperoleh rata-rata kelayakan dengan persentase 93,65% pada aspek format media dan rata-rata kelayakan dengan persentase 100% pada aspek kesesuaian materi. Penelaah memberikan penilaian dengan persentase kelayakan 100% pada komponen rancangan visual, kualitas teknis, praktik dan umpan balik, dan kualitas tautan video. Komponen tingkat ketertarikan dan keterlibatan mendapat penilaian dengan persentase kelayakan 88,89%. Komponen memacu kolaborasi juga memiliki penilaian dengan persentase kelayakan yang sama yaitu 88,89%. Melalui penggunaan media pembelajaran berbasis web pada materi pokok bahasan Substansi Genetika diharapkan dapat memfasilitasi siswa untuk aktif dalam pembelajaran dengan cara memilih menu yang diinginkan siswa, kemudian secara personal siswa dapat mengungkapkan pendapat atau pertanyaan melalui media tersebut (Smaldino,dkk. 2012). Pada hasil ujicoba terbatas diperoleh data bahwa tidak semua siswa mengungkapkan pendapat atau pertanyaan melalui media pembelajaran, hal tersebut dipengaruhi oleh gaya belajar Rizqi Maulida, Dkk: Profil Media Pembelajaran Berbasis Web Dengan LMS Moodle 240

masing-masing siswa. Gaya belajar siswa selama ini cenderung menggunakan pembelajaran audio dibandingkan dengan menggunakan teks melalui media pembelajaran (Smaldino,dkk. 2012), sehingga siswa cenderung mengungkapkan pendapat dan pertanyaan secara verbal. Media pembelajaran berbasis web dibuat dengan menyediakan suatu menu yang dapat digunakan siswa untuk menyampaikan pendapat, namun siswa juga dapat mengungkapkan pendapat atau pertanyaan secara langsung tanpa melalui media pembelajaran. Media pembelajaran berbasis web dapat digunakan sebagai sarana diskusi (menyampaikan pendapat atau pertanyaan) ketika siswa tidak sedang dalam kondisi tatap muka dengan guru. Penelaah memberikan penilaian pada komponen mudah digunakan dengan persentase kelayakan 77,78%, karena media pembelajaran masih sedikit membingungkan pada bagian materi pembelajaran. Materi pembelajaran disajikan dalam lima bagian yang terpisah dengan kapasitas memori yang cukup besar, yaitu 14,8 MB sehingga mempersulit pengguna dalam pengunduhan materi. Hal tersebut dapat diatasi dengan mengubah format materi pada media pembelajaran yang disimpan dalam format power point menjadi format PDF sehingga kapasitas memori semakin kecil dan mempermudah proses pengunduhan. Persentase penilaian 77,78% pada komponen ini juga disebabkan media pembelajaran tanpa disertai dengan petunjuk penggunaan dan tanpa dilakukan pemberian pengarahan penggunaan media pembelajaran sebelumnya. Smaldino, dkk. (2012) menyatakan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis web membutuhkan pengarahan pendahuluan dalam penggunaan, penggunaan media akan mudah setelah didapatkan pengarahan penggunaan sehingga diperlukan pengarahan sebelum penggunaan media. Hal tersebut dibuktikan ketika dilakukan ujicoba media kepada siswa dengan memberikan pengarahan penggunaan terlebih dahulu menunjukkan 93% siswa menyatakan bahwa pengoperasian media pembelajaran mudah dilakukan. Aspek kesesuaian materi pada media pembelajaran mendapatkan persentase kelayakan sebesar 100% dan dikategorikan sangat layak (Riduwan, 2007). Hal tersebut mengindikasikan bahwa materi yang terdapat dalam media pembelajaran telah sesuai dengan konsep pokok bahasan Substansi Genetika yang benar dan dapat mendukung tercapainya tujuan pembelajaran. Penyusunan materi yang disajikan pada media pembelajaran berdasar pada standar kompetensi dan kompetensi dasar yang terdapat di dalam standar isi (SI) yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Berdasarkan komponen-komponen kelayakan yang telah dibahas sebelumnya, secara keseluruhan media pembelajaran berbasis web memperoleh rata-rata persentase kelayakan sebesar 93,65% pada aspek format media dan 100% pada aspek kesesuaian materi. Persentase tersebut termasuk dalam kategori sangat layak (Riduwan, 2007), sehingga media pembelajaran yang dikembangkan dapat dikatakan telah memenuhi kelayakan teoritis. Penelitian ini juga mengukur aspek keterbacaan oleh siswa. Media pembelajaran digunakan untuk membantu menyalurkan pesan atau sebagai perantara untuk menyampaikan pesan dan dapat mendorong siswa untuk belajar (Briggs dalam Arsyad, 2010). Keterbacaan media pembelajaran diperlukan agar pesan dalam media dapat tersampaikan dengan baik dan dapat mendorong siswa untuk belajar. Secara keseluruhan, hasil keterbacaan media pembelajaran memperoleh persentase kelayakan sebesar 95,7%, jika diinterpretasikan, persentase tersebut termasuk dalam kategori sangat layak (Riduwan, 2007). Selain mengetahui tingkat keterbacaan oleh siswa, pada lembar keterbacaan juga ditanyakan mengenai ketertarikan siswa terhadap media pembelajaran berbasis web. Semua siswa menyatakan bahwa media pembelajaran berbasis web pada materi pokok bahasan Substansi Genetika merupakan media pembelajaran yang menarik dan memotivasi siswa dalam mempelajari pokok bahasan Substansi Genetika karena siswa dapat menentukan menu yang diiginkan dalam pembelajaran, terdapat tautan video sehingga tidak membosankan serta pengerjaan kuis dilakukan secara online sehingga siswa secara langsung dapat menerima umpan balik terhadap hasil kuis yang telah dikerjakan. Media pembelajaran yang baik harus menarik dan mengarahkan perhatian siswa untuk berkonsentrasi pada materi pelajaran (Arsyad, 2009). Persentase kelayakan yang diperoleh dari aspek ketertarikan siswa sebesar 100% yang jika diinterpretasikan berdasarkan persentase yang diadaptasi dari Riduwan (2007) termasuk dalam kategori sangat layak. Hal tersebut menunjukkan bahwa semua siswa tertarik dan merespon positif terhadap penggunaan media pembelajaran yang memanfaatkan LMS Moodle dalam pembelajaran berbasis web pada materi pokok bahasan Substansi Genetika. Kelayakan berdasarkan keterbacaan media pembelajaran didukung oleh komponen-komponen kelayakan penyajian fisik, penyajian konsep, kebahasaan, dan ketertarikan siswa. Keempat komponen kelayakan tersebut memperoleh penilaian dengan kriteria sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Hal tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis web pada materi pokok bahasan Substansi Genetika memenuhi kelayakan empiris yang diperoleh melalui keterbacaan siswa. IV. SIMPULAN Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran dengan web layak digunakan dalam pembelajaran secara teoritis dan empiris. Kelayakan media pembelajaran secara teoritis meliputi kelayakan berdasarkan aspek format media dengan persentase kelayakan 93,65% dan kesesuaian materi dengan persentase kelayakan 100%. Kelayakan media pembelajaran secara empiris meliputi keterbacaan siswa terhadap media pembelajaran dengan persentase kelayakan 95,7%. Rizqi Maulida, Dkk: Profil Media Pembelajaran Berbasis Web Dengan LMS Moodle 241

UCAPAN TERIMA KASIH Kami mengucapkan terimakasih kepada Dra.Isnawati, M.Si, vita Kartika Indah, S.Pd, M.Si., dan Sulistiyawati, S.Pd. yang telah berkenan menjadi penelaah media pembelajaran dengan memanfaatkan LMS Moodle dalam pemebelajaran berbasis web pada materi pokok bahasan Substansi Genetika. DAFTAR PUSTAKA Arsyad, A. 2009. Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Dewi, R. 2009. Pengguna Internet Indonesia Didominasi Remaja. Kompas (online).http://nasional.kompas.com/read/2009/0 3/20/2028042/Pengguna.Internet.Indonesia.Didominasi.Remaja (diakses 24 Februari 2013). Prawiladilaga, D.S dan Siregar E. 2008. Mozaik Teknologi Pendidikan. Jakarta: Kencana. Riduwan, 2007. Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta. Smaldino, S.E. Lowther, D.L. Russsel, J.D. 2011. Instructional Technology & Media for Learning. Jakarta: Prenada Media Group. Wildani, N.W. 2012. Profil Media E-Learning Berbasis Web pada Materi Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan. Skripsi. Surabaya: Unesa Rizqi Maulida, Dkk: Profil Media Pembelajaran Berbasis Web Dengan LMS Moodle 242