SATUAN ACARA PERKULIAHAN

dokumen-dokumen yang mirip
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN PROGRAM STUDI S1-PSIKOLOGI

SATUAN ACARA PERKULIAHAN FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS GUNADARMA MATA KULIAH : PSIKOLOGI SOSIAL 1 * KODE MATAKULIAH / SKS = MKK / 3 SKS

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS ANDALAS FAKULTAS KEDOKTERAN PROGRAM STUDI PSIKOLOGI

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS ANDALAS FAKULTAS KEDOKTERAN PROGRAM STUDI PSIKOLOGI

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) Mata Kuliah : Psikologi Sosial II

Modul ke: Psikologi Sosial I. Fakultas Psikologi. Intan Savitri,S.P., M.Si. Program Studi Psikologi

SATUAN ACARA PERKULIAHAN. Mahasiswa memahami tujuan, arah, serta tugas dan tanggung jawabnya dalam perkuliahan.

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA PROSEDUR PENGENDALIAN DOKUMEN DAN DATA SATUAN ACARA PERKULIAHAN

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

Psikologi Sosial. Pengantar Psikologi Sosial. Reno Laila Fitria, M.Si. Psikologi. Psikologi. Modul ke: Fakultas. Program Studi

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP)

PENGANTAR PSIKOLOGI. YENI WIDYASTUTI, S.Sos., M.Si PERTEMUAN I

PSIKOLOGI SOSIAL. Dosen : Meistra Budiasa, S.Ikom, MA

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) Mata Kuliah : Psikologi Lintas Budaya

HUBUNGAN ANTARA PRASANGKA DENGAN INTENSI AGRESI PADA ETNIS JAWA TERHADAP ETNIS TIONGHOA SKRIPSI. Oleh : RAKHMAD NUR HIDAYAT NIM :

SATUAN ACARA PERKULIAHAN FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS GUNADARMA MATA KULIAH : PSIKOLOGI SOSIAL 1 KODE MATAKULIAH / SKS = IT / 3 sks

KOMPONEN SILABUS DAN SAP IDENTITAS DAN DESKRIPSI MATA KULIAH PSIKOLOGI UMUM (S2)

Perilaku Menolong Ditinjau Dari Latar Belakang Jenis Kelamin dan Bias Kelompok Agama Pada Siswa SMA A. Wahid Hasyim Tebuireng

PSIKOLOGI SOSIAL, Fisip Untirta Press

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

SILABUS JUDUL MATA KULIAH : PSIKOLOGI SOSIAL NOMOR KODE/SKS : / 4 SKS DOSEN :

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI. A. Agresivitas

BAB I PENDAHULUAN. Perkawinan merupakan pola normal bagi kehidupan orang dewasa.

KEMENTERIAN RISET TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI

BAB II KAJIAN PUSTAKA. ada dimasyarakat dan biasanya dituntut untuk dilakukan (Staub, dalam Baron

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP)

HUBUNGAN ANTARA EMPATI DENGAN PERILAKU PROSOSIAL PADA KARANG TARUNA DI DESA JETIS, KECAMATAN BAKI, KABUPATEN SUKOHARJO NASKAH PUBLIKASI

Agresivitas. Persahabatan. Kesepian. Penolakan

BAB II LANDASAN TEORI

PERILAKU PROSOSIAL PADA MAHASISWA. (Prosocial Behavior Among Student) Eva Nuari Lensus. Abstrak

BAB I PENDAHULUAN. Manusia diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa sebagai makhluk sosial,

HUBUNGAN ANTARA EMPATI DENGAN PERILAKU ALTRUISME PADA KARANG TARUNA DESA PAKANG NASKAH PUBLIKASI

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

HUBUNGAN ANTARA EMPATI DENGAN PERILAKU ALTRUISTIK PADA SISWA SMK BINA PATRIA 2 SUKOHARJO NASKAH PUBLIKASI

PRASANGKA, DISKRIMINASI & STEREOTYPE

BAB III Stereotip. Gender. Unger & Crowford (1992) menyatakan teori atribusi merupakan bagian dari

SAP SATUAN ACARA PENGAJARAN IKOPIN PHP PTS 2010

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Tujuan penelitian 1.3 Kerangka Teori

BAB I PENDAHULUAN. berhubungan dengan orang lain, atau dengan kata lain manusia mempunyai

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. A. Perilaku Prososial. prososial merupakan salah satu bentuk perilaku yang muncul dalam kontak sosial,

BAB V HASIL PENELITIAN

Oleh Dra. Rahayu Ginintasasi, M.Si

MODUL PERKULIAHAN. Pengertian agresi, teori-teori agresi, pengaruh terhadap agresi, cara mengurangi agresi

BAB II LANDASAN TEORI. A. Kepuasan Pernikahan. 1. Pengertian Kepuasan Pernikahan

BABI PENDAHULUAN. Manusia terlahir sebagai makhluk sosial yang memiliki aka! budi dan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Indonesia merupakan negara yang tiap elemen bangsanya sulit

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENGANTAR I.1. Latar Belakang

Sikap adalah sekelompok keyakinan dan perasaan yang melekat tentang. objek tertentu dan kecenderungan untuk bertindak terhadap objek tersebut

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Manusia dikatakan makhluk sosial yang mempunyai akal pikiran di

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) PENGANTAR PSIKOLOGI

DAFTAR PUSTAKA. Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. A. Kesepian. dan terpisah dari mereka yang ada sekitar anda (Beck & Dkk dalam David G.

SILABUS SOSIOLOGI 2014

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Manusia merupakan makhluk sosial yang diciptakan untuk berdampingan

AGRESI MODUL PSIKOLOGI SOSIAL I. Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh

Pengantar Psikologi Sosial. Pertemuan 1

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

KOGNISI SOSIAL. Pengertian, sumber kesalahan dalam kognisi sosial; Skema, jalan pintas mental; Afek dan kognisi. Sri Wahyuning Astuti, S.Psi.

Prasangka Mahasiswa Papua Pada Etnis Jawa Di Kota Malang

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) M A T A K U L I A H P E N G A N T A R S O S I O L O G I

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. A. Perilaku Konsumtif terhadap Produk Kosmetik. 1. Pengertian Perilaku Konsumtif terhadap Produk Kosmetik

Modul ke: PSIKOLOGI SOSIAL 2. Pengantar Perkuliahan. Fakultas PSIKOLOGI. Filino Firmansyah M. Psi. Program Studi Psikologi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. A. Gaya Hidup Hedonis Pada Mahasiswa. 1. Pengertian Gaya Hidup Hedonis Pada Mahasiswa

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. kemampuan untuk saling tolong-menolong ketika melihat ada orang lain yang

Sejarah dan Aliran Psikologi

PENGARUH TEKNIK KATARSIS TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS PERILAKU AGRESI SISWA KELAS IX DI SMP NEGERI 15 BOGOR

5. KESIMPULAN, DISKUSI DAN SARAN

BAB I PENDAHULUAN. Sejak pertama kali kita dilahirkan, kita langsung digolongkan berdasarkan

HUBUNGAN ANTARA KONFORMITAS DENGAN ALTRUISME. Naskah Publikasi

BAB I PENDAHULUAN. adalah kekerasan yang terjadi pada anak. Menurut data yang di dapat dari

BAB V HASIL PENELITIAN

SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP) Mata Kuliah : Pengantar Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS) Psikologi. Kode Mata Kuliah : Jumlah SKS : 1 SKS

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PERKULIAHAN SEMESTER (RPKPS)

Lucky Nindi Riandika Marfu i

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. dengan pepatah berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Nilai kesetiakawanan,

BAB II LANDASAN TEORI. adalah kemampuan yang membuat individu lebih dihargai oleh orang lain.

SATUAN ACARA PERKULIAHAN FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS GUNADARMA MATA KULIAH : PSIKOLOGI KELOMPOK KODE MATAKULIAH /SKS = MKK / 2 SKS

PERBEDAAN PERILAKU PROSOSIAL DITINJAU DARI TEMPAT TINGGAL (Studi pada Remaja yang Tinggal di Pondok Pesantren dan yang Tinggal bersama Orang Tua)

LANDASAN PSIKOLOGI. Imam Gunawan

Agresivitas Mahasiswa Suku Madura, Minang, Gorontalo, dan Jawa Di Malang

TINGKAH LAKU PROSOSIAL

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. A. Perilaku Prososial. bersifat nyata (Sarwono, 2002). Di kehidupan sehari-hari terdapat berbagai macam

HUBUNGAN ANTARA KEPRIBADIAN EKSTROVERT DENGAN PERILAKU AGRESI PADA REMAJA

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MK PSIKOLOGI LINTAS BUDAYA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. A. Pemaafan. maaf adalah kata saduran dari bahasa Arab, al afw. Kata ini dalam al-

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

HUBUNGAN ANTARA KETERTARIKAN INTERPERSONAL DENGAN PERILAKU PROSOSIAL PADA REMAJA SMA ISLAM HIDAYATULLAH SEMARANG

BAB II KAJIAN PUSTAKA Kemandirian dalam pengambilan keputusan Pengertian kemandirian dalam pengambilan keputusan

Anggaraningtyas et,al/ HUBUNGAN ANTARA KOPING STRES

HUBUNGAN ANTARA EMPATI DENGAN PERILAKU ALTRUISME PADA MAHASISWA PSIKOLOGI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA NASKAH PUBLIKASI

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. puncak dari seluruh kegiatan akademik di bangku kuliah adalah menyelesaikan

Transkripsi:

Orientasi perkuliahan, definisi dan ruang lingkup psikologi sosial Mahasiswa mengerti tujuan, arah, dan target mata kuliah, serta memahami pengertian dan ruang lingkup psikologi sosial. Ke-1 1. Mahasiswa memahami tujuan, arah, dan target perkuliahan. 2. Mahasiswa memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam perkuliahan. 3. Mahasiswa dapat pengertian dan ruang lingkup psikologi sosial. 1.1 Tujuan, arah, dan target mata kuliah. a. Sumber belajar. b. Topik-topik tiap pertemuan. c. Tugas dan tanggung jawab mahasiswa. 1.2. Pengertian psikologi sosial a. Definisi psikologi sosial menurut para tokoh psikologi. 1.3. Ruang lingkup psikologi sosial a. psikologi sosial dan sosiologi. b. psikologi sosial dan psikologi kepribadian. Proses Pembelajaran Menyimak kuliah dari dosen, tanya jawab, & Tugas dan Evaluasi Mahasiswa mencari dan merangkum dari literatur lain tentang definisi dan ruang lingkup Psikologi Sosial Media dan Buku Sumber - Baron, R. A., & Byrne, D. (1997). - Myers, D. O. (2002). 1

Perspektif dalam psikologi sosial Mahasiswa dapat memahami perilaku berdasarkan perspektif dalam psikologi sosial. Ke-2 1. Mahasiswa dapat beberapa perspektif yang ada dalam psikologi sosial. 2. Mahasiswa memahami munculnya perilaku berdasarkan perspektif yang berkembang dalam psikologi sosial. 1.1 Perspektif dalam psikologi sosial a. Perspektif biologi. b. Perspektif psikoanalisa. c. Perspektif behaviorisme. d. Perspektif kognitif. e. Perspektif peran. & Mahasiswa mencari contoh lain berdasarkan empat perspektif dalam kehidupan sehari-hari. - Baron, R. A., & Byrne, D. (1997). - Dayakisni, T. & Hudaniah. (2003). 2

Metode riset dalam psikologi sosial Mahasiswa dapat menggunakan metode riset dalam psikologi sosial. Ke-3 1. Mahasiswa dapat memahami, dan menggunakan berbagai metode riset dalam psikologi sosial. 1.1. Metode riset psikologi sosial a. Riset eksperimental. b. Riset korelasional. c. Metode riset khusus. & Mahasiswa melakukan penelitian kecil dengan menerapkan salah satu metode yang telah dijelaskan dosen. - Baron, R. A., & Byrne, D. (1997). - Dayakisni, T. & Hudaniah. (2003). - Walgito, B. (2001) 3

Diri pribadi dan diri sosial Mahasiswa dapat memahami konsep tentang diri pribadi dan diri sosial Ke-4 1. Mahasiswa dapat membedakan penegertian antara diri dan aku. 2. Mahasiswa memahami konsep dirinya. 3. Mahasiswa mampu menyusun strategi presentasi diri dengan baik. 4. Mahasiswa mampu menghadirkan dirinya di hadapan orang lain dengan baik. 1.1. Diri pribadi dan diri sosial a. Pengertian diri dan aku b. Memahami konsep diri. c. Strategi presentasi diri. d. Pedoman pengungkapan diri Mahasiswa menuliskan kelebihan dan kelemahan dirinya masing-masing. - Myers, D. O. (2002) - Sarwono, S.W. (2002). - Dayakisni, T. & Hudaniah. (2003). 4

Kognisi sosial Mahasiswa dapat memahami kognisi sosial Ke-5 1. Mahasiswa dapat konsep Kognisi Sosial 1.1 Pengertian kognisi sosial 1.2 Aspek dasar kognisi sosial. 1.3 Berpikir ilusi 1.4 Jalan pintas mental. 1.5 Pembuatan keputusan. 1.6 Afek dan kognisi. Mahasiswa mendiskusikan kasus perilaku sosial di Indonesia dalam perspektif teori kognitif dan mereview hasil diskusi. - Sarwono, S.W. (2002) 5

Persepsi sosial dan atribusi sosial Mahasiswa dapat memahami alasan orang lain melakukan perilaku tertentu. Ke-6 1. Mahasiswa dapat konsep tentang persepsi sosial. 2. Mahasiswa mampu memahami konsep dasar atribusi 3. Mahasiswa dapat sebab-sebab orang lain berperilaku tertentu. 4. Mahasiswa mengetahui penyebab kesalahan orang dalam melakukan atribusi pada orang lain. 1.1. Pengertian persepsi sosial. 1.2 Pembentukan kesan 1.3. Pengertian atribusi sosial 1.4 Teori-teori atribusi 1.5 Kesalahan atribusi Mahasiswa menulis esai singkat tentang dirinya. - Sarwono, S. W. (2002). - Faturochman (2006). 6

Sikap dan perilaku Mahasiswa dapat memahami konsep tentang diri pribadi dan diri sosial Ke-7 1. Mahasiswa dapat konsep tentang sikap. 2. Mahasiswa dapat teori-teori sikap. 3. Mahasiswa dapat hubungan sikap dan perilaku. 1.1 Pengertian sikap. 1.2 Komponen sikap 1.3 Pembentukan dan perubahan sikap 1.4 Teori-teori sikap 1.5 Hubungan sikap dan perilaku 1.6 Pengukuran sikap Mahasiswa membuat sketsa perbedaan antara sikap dan perilaku. - Sears, David O., Freedman, Jonathan L., Peplau, L. Anne. (1999) - Sarwono, S.W. (2002). - Walgito, B. (2001) Ke-8 U T S 7

Perilaku dalam kelompok Mahasiswa dapat memahami dinamika perilaku dalam kelompok. Ke-9 1. Mahasiswa dapat pengertian kelompok. 2. Mahasiswa dapat mengenali pemikiran kelompok. 3. Mahasiswa mengetahui sejauhmana pengaruh minoritas dalam perilaku kelompok. 1.1 Definisi kelompok 1.2 Groupthink 1.3 Pengaruh minoritas Mahasiswa mencari kliping di media massa tentang perilaku kelompok, dan memberikan komentar dalam perspektif psikologi sosial. Peplau, L.A. (1999) - Stephan, C.W.& Stephan, W.G. (1985). - Sarwono, S. W. (2001). - Walgito, B. (2001) 8

Konformitas, kepatuhan, dan ketaatan Mahasiswa dapat memahami konsep dan fenomena konformitas, kepatuhan, dan ketaatan dalam kehidupan. Ke-10 1. Mahasiswa dapat konsep tentang konformitas, kepatuhan, dan ketaatan. 2. Mahasiswa dapat mengkategorikan perilaku konform, ketaatan, atau kepatuhan. 3. Mahasiswa mampu menerapkan teori untuk merubah perilaku anggota kelompok. 1.1 Konformitas 1.2. Ketaatan 1.3. Kepatuhan 1.4. Eksperimen tentang konformitas, ketaatan, dan kepatuhan. 1.5. Teknik-teknik kepatuhan Mahasiswa mendiskusikan contoh kasus dari teknik kepatuhan dan mereview hasil diskusi. - Myers, D. O. (2002) - Sarwono, S.W. (2001) 9

Daya tarik interpersonal Mahasiswa dapat memahami konsep dan teori tentang daya tarik interpersonal. Ke-11 1. Mahasiswa dapat konsep tentang pertemanan. 2. Mahasiswa dapat konsep dan teori tentang cinta. 1.1. Pertemanan. 1.2. Cinta. 1.3 Teori cinta. 1.4 Model-model cinta. 1.4 Cemburu. Mahasiswa menganalisa perbedaan antara persahabatan, pacaran, dan taaruf. - Myers, D. O. (2002) - Nashori, F. (2008). 10

Perilaku prososial dan altruisme Mahasiswa dapat memahami konsep tentang diri pribadi dan diri sosial Ke-12 1. Mahasiswa dapat konsep tentang perilaku prososial dan altruisme. 2. Mahasiswa memahami latar belakang orang memberikan pertolongan kepada orang lain. 1.1. Pengertian perilaku prososial dan altruisme. 1.2. Alasan memberikan pertolongan. Mahasiswa menganalisa perilaku politikus menjelang pemilu/pilkada. - Myers, D. O. (2002) 11

Agresi Mahasiswa dapat memahami konsep beserta faktor penyebab munculnya agresi Ke-13 1. Mahasiswa dapat konsep tentang agresi dan kekerasan 2. Mahasiswa memahami faktor terjadinya agresi. 3. Mahasiswa mampu memahami teori-teori tentang agresi 4. Mahasiswa mampu mencegah terjadinya perilaku agresif. 1.1 Pengertian agresi dan kekerasan. 1.2 Teori-teori agresi. 1.3 Faktor-faktor penyebab agresi. 1.4 Mengurangi agresi. Mahasiswa menyusun kliping tentang agresi dan memberikan analisis/komentar singkat. - Baron, R. A., & Byrne, D. (1997). - Myers, D. O. (2002) - Sarwono, Sarlito W. (2002). - Dayakisni, T. & Hudaniah. (2003). 12

Prasangka dan diskriminasi Mahasiswa dapat memahami konsep tentang diri pribadi dan diri sosial Ke-14 1. Mahasiswa dapat konsep tentang prasangka dan diskriminasi. 1.1 Dasar prasangka. 1.2 Sumber sosial prasangka. 1.3 Sumber emosional prasangka. 1.4 Sumber kognitif prasangka. 1.5 Teori prasangka. 1.6 Mengurangi prasangka. Mahasiswa membuat analisa kasus kekerasan yang terjadi di Indonesia. - Sarwono, Sarlito W. (2001b) 13

Pengkajian hal-hal baru dan topik-topik aktual Mahasiswa dapat memahami konsep tentang diri pribadi dan diri sosial Ke-15 1. Mahasiswa dapat konsep tentang persepsi sosial dan atribusi sosial Ke-16 UAS 1.1 Konflik 1.2 Perdamaian 1.3 Lingkungan 1.4 Gender 1.5 Peradilan. 1.6 Keadilan. 1.7 Kekerasan rumah tangga. Mahasiswa menulis esai tentang salah satu topik aktual dalam kajian psikologi sosial kontemporer. - Sadava, S.W., & McCreary, D.R. (1997) Peplau, L.A. (1999) - Sarwono, S.W. (2001). - Kartono, K. (2002). - Sadava 14