dokumen-dokumen yang mirip











STATISTIK DAERAH KECAMATAN AIR DIKIT.


kaurkab.bps.go.id Statistik Daerah Kecamatan Padang Guci Hilir 2016 Halaman i

Statistik Daerah Kabupaten Bintan

STATISTIK DAERAH KECAMATAN KOTA MUKOMUKO

Katalog BPS :

STATISTIK DAERAH KECAMATAN AIR MANJUNTO

Statistik Daerah Kabupaten Bintan


STATISTIK DAERAH KECAMATAN TERAS TERUNJAM 2014

STATISTIK DAERAH KECAMATAN PEGANDON 2016


STATISTIK DAERAH KECAMATAN PAHANDUT 2013

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BUKIT BATU 2013

NO KATALOG :

GEOGRAFI DAN IKLIM Curah hujan yang cukup, potensial untuk pertanian


Profil Kabupaten Aceh Singkil


Katalog BPS :

KECAMATAN TANETE RIATTANG DALAM ANGKA 2015 BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN BONE



STATISTIK DAERAH KECAMATAN TOMMO 2012 BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN MAMUJU

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BINAKAL 2015


PROFIL KECAMATAN TOMONI 1. KEADAAN GEOGRAFIS

KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN. bujur timur. Wilayahnya sangat strategis karena dilewati Jalur Pantai Utara yang

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BONDOWOSO 2015

Katalog BPS : STATISTIK DAERAH KECAMATAN RANCASARI BADAN PUSAT STATISTIK KOTA BANDUNG

Katalog : STATISTIK DAERAH KECAMATAN BOTIN LEOBELE DALAM ANGKA

Statistik Daerah Kabupaten Bintan



S T A T I S T I K D A E R A H K E C A M A T A N P A G E R W O J O 2012

Katalog BPS

tulungagungkab.bps.go.id



STATISTIK DAERAH KECAMATAN RAKUMPIT 2013

Katalog BPS :


KATALOG BPS:

BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN RAJA AMPAT.


STATISTIK KECAMATAN MUARA SAHUNG 2016

tulungagungkab.bps.go.id

Katalog BPS:

KATA PENGANTAR. Pacitan, Agustus BADAN PENELITIAN, PENGEMBANGAN DAN STATISTIK KABUPATEN PACITAN K e p a l a,


pekanbarukota.bps.go.id

STATISTIK DAERAH KECAMATAN RANCASARI 2016 ISSN : - No. Publikasi : Katalog BPS : Ukuran Buku : 17,6 cm x 25 cm Jumlah Halaman

STATISTIK DAERAH KECAMATAN SUKOSARI

Statistik Daerah. Kecamatan Sarudik. Katalog BPS :

Katalog BPS :



Katalog BPS

pelalawankab.bps.go.id

STATISTIK DAERAH KECAMATAN WAY JEPARA TAHUN 2015


PROFIL KECAMATAN ANGKONA

KATALOG BPS BADANPUSATSTATISTIK KABUPATENACEHSELATAN

KECAMATAN TERAS TERUNJAM DALAM ANGKA.


STATISTIK DAERAH KECAMATAN SEKUPANG


S T A T I S T I K D A E R A H K E C A M A T A N S E N D A N G 2012

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BUNGURAN BARAT 2015

Katalog BPS : BADAN PUSAT STATISTIK KOTA PALANGKA RAYA

Katalog BPS:

GEOGRAFI DAN IKLIM Curah hujan yang cukup, potensial untuk pertanian

Statistik Daerah. Kecamatan Andam Dewi. Katalog BPS : Sopo Godang Raja U

BAB IV. KONDISI UMUM WILAYAH PENELITIAN

STATISTIK DAERAH KECAMATAN MAESAN 2015


pelalawankab.bps.go.id

STATISTIK DAERAH KECAMATAN LOBALAIN 2016


STATISTIK DAERAH KECAMATAN BENGKONG

STATISTIK DAERAH KECAMATAN JEKAN RAYA 2013


BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN KAPUAS

4.1. Letak dan Luas Wilayah

Transkripsi:

S T A T I S T I K D A E R A H K E C A M A T A N B E N D U N G A N 2015 Katalog BPS : 1101002.3503130 No. Publikasi : 35035.15013 Ukuran Buku : 17,6 cm x 25 cm Jumlah Halaman : v + 18 Halaman Naskah : KSK Bendungan Gambar Kulit : Seksi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Desain : Seksi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Diterbitkan oleh : BPS Kabupaten Trenggalek

Kata Sambutan BPS (Badan Pusat Statistik) Kabupaten Trenggalek terus melakukan inovasi dalam pengembangan kegiatan statistik serta menyebarluaskan informasi. Dengan tujuan tersebut, BPS Kabupaten Trenggalek menjalankan visinya yaitu sebagai pelopor data statistik yang terpercaya untuk semua. Upaya yang dilakukan di daerah dengan menyusun serta menyajikan publikasi indikator terpilih merupakan penggambaran kondisi suatu wilayah. Publikasi tersebut diharapkan dapat membantu pengambil kebijakan dan pengguna data lainnya untuk memahami kondisi wilayahnya. Saya menyambut baik penerbitan publikasi Statistik Daerah Kecamatan Bendungan 2015 ini. Saya harapkan, publikasi ini mampu memenuhi harapan pemerintah daerah dan masyarakat pada umumnya akan kebutuhan data dan informasi statistik yang dapat digunakan sebagai dasar perencanaan, monitoring dan evaluasi tentang perkembangan pembangunan di berbagai sektor di Trenggalek, khususnya di Kecamatan Bendungan. Semoga publikasi ini bermanfaat dan Allah SWT senantiasa meridhoi usaha kita, amiin. Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Trenggalek Ir. Muhamad Wahyudi

Kata Pengantar Publikasi Statistik Daerah Kecamatan Bendungan 2015 yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Trenggalek digunakan untuk membantu pengguna data memahami perkembangan pembangunan dan potensi yang ada di Kecamatan Bendungan. Publikasi ini berisi berbagai data dan informasi terpilih di Kecamatan Bendungan yang dianalisis secara sederhana. Materi yang disajikan dalam Publikasi Statistik Daerah Kecamatan Bendungan 2015 memuat berbagai informasi serta indikator terpilih terkait pembangunan di berbagai sektor di Kecamatan Bendungan. Publikasi Statistik Daerah Kecamatan Bendungan 2015 ini diharapkan sebagai bahan rujukan dan evaluasi untuk mengembangkan perencanaan dan evaluasi pembangunan di Kabupaten Trenggalek khususnya Kecamatan Bendungan. Kritik dan saran sangat kami harapkan untuk menyempurnakan penerbitan selanjutnya. Semoga publikasi ini bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan statistik dalam berbagai sektor pembangunan. Trenggalek, Bendungan 2015 KSK Bendungan Dana Wahyudi

DAFTAR ISI 1. Geografi... 1 6. Pertanian... 12 2. Pemerintahan... 3 7. Pertambangan... 15 3. Penduduk... 6 8. Industri Pengolahan... 16 4. Pendidikan... 8 9. Transportasi dan Komunikasi. 17 5. Kesehatan... 10 10. Perdagangan... 18

Perbukitan, Gunung dan Jurang Kecamatan Bendungan berada di daerah perbukitan dengan jenis tanah yang berbeda-beda di daerah bagia utara, timur, selatan dan barat Kecamatan Bendungan merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Tepatnya berada di bagian utara Kabupaten Trenggalek. Secara geografis terletak diantara 111 0 24-112012 BT dan 7 0 53-8 0 34 LS. Kecamatan Bendungan berada di ketinggian 390 m dari permukaan laut. Batas-batas daerahnya, meliputi : Utara : Kabupaten Nganjuk Timur : Kabupaten Tulungagung Selatan : Kecamatan Trenggalek Barat : Kabupaten Ponorogo Kecamatan Bendungan meliputi 8 desa, yaitu Masaran, Sengon, Sumurup, Srabah, Depok, Surenlor, Dompyong, dan Botoputih. Berdasarkan topografinya, desa yang berada di Kecamatan Bendungan merupakan perbukitan. Kecamatan Bendungan memiliki luas 9.086 Ha. Terdiri dari 382 Ha tanah sawah, 8.335 Ha lahan kering, dan 369 Ha lahan lainnya. Berdasarkan jenis tanahnya bagian utara merupakan regosol dan mediteran. Sebelah timur merupakan gramosol, sebelah selatan merupakan mediteran, dan sebelah barat merupakan regosol dan gromosol. Peta Kecamatan Bendungan *** Tahukah Anda*** Perkebunan kopi terbesar di Kabupaten Trenggalek berada di Kecamatan Bendungan. Letak Geografis No Uraian Diantara 1. Bujur Timur 111 o 24' - 112 o 11' 2. Lintang Selatan 7 o 53' - 8 o 34' Letak Geografis No Bagian Batas 1. Utara Kabupaten Nganjuk 2. Timur Kabupaten Tulungagung 3. Selatan Kecamatan Trenggalek 4. Barat Kabupaten Ponorogo Statistik Daerah Kecamatan Bendungan 2015 1

April terjadi curah hujan dan hujan maksimum terbesar Pada bulan bulan Mei dan Juni rata-rata curah hujan mencapai nilai tertinggi, yaitu sebesar 28,0 Bulan Jumlah Hari Hujan dan Curah Hujan Tahun 2014 Hari Hujan Curah Hujan Hujan Maksimum Ketinggian dari Permukaan Laut per Desa Rata-rata Kedalaman Sumber Air Tanah (Sumur) Rata-rata Curah Hujan Januari 19 206 22 11,0 Pebruari 10 182 57 18,0 Maret 13 231 45 18,0 April 17 265 47 16,0 Mei 7 197 93 28,0 Juni 8 233 77 28,0 Juli 10 172 43 17,0 Agustus - - - - September - - - - Oktober - - - - Nopember 19 438 57 23,0 Desember 21 506 64 24,0 No Desa Ketinggian (m) 1 Masaran 750 2 Sengon 600 3 Sumurup 500 4 Srabah 450 5 Depok 600 6 Surenlor 600 7 Dompyong 729 8 Botoputih 900 No Desa Kedalaman (m) 1 Masaran 18 2 Sengon 10 3 Sumurup 8 4 Srabah 8 5 Depok 10 6 Surenlor 12 7 Dompyong 8 8 Botoputih 9 Iklim yang dimiliki Kecamatan Bendungan adalah tropis, sehingga meliputi musim kemarau dan musim penghujan. Namun, saat ini Musim penghujan tidak dapat diprediksi. Berdasarkan data yang diperoleh pada tahun 2014 periode bulan Januari- Desember menunjukkan terjadinya ketidakstabilan dari rata-rata curah hujan. Pada bulan Desember hari hujan dan curah hujan mencapai nilai tertinggi, yaitu 21 dan 506. Sedangkan hujan maksimum dan rata-rata curah hujan mencapai nilai tertinggi pada bulan Mei. Nilainya berturut-turut adalah 93 dan 28,0 *** Kata-Kata Bijak*** Keberuntungan adalah bertemunya persiapan dengan kesempatan. Karena Kecamatan Bendungan adalah daerah berbukitan, maka desa yang berada didataran tertinggi adalah desa Botoputih, yaitu mencapai 900 m dari permukaan laut. Sedangkan dataran terendah adalah Desa Srabah yang ketinggiannya 450 m dari permukaan laut. Untuk kedalaman sumber air tanah (sumur) terdalam berada di desa masaran, yaitu 18 m. 2 Statistik Daerah Kecamatan Bendungan 2015

Kecamatan Bendungan memiliki 8 Kepala Desa yang pelaksanaannya dibantu oleh 68 perangkat desa. Kecamatan Bendungan memiliki 8 desa, yang masing-masing desanya memiliki jumlah dusun, RW dan RT yang berbeda. Tahun 2014, jumlah dusun sebanyak 29. Jumlah RW dan RT adalah 64 dan 202. Jumlah dusun terbanyak berada di Desa Botoputih, yaitu sebanyak 5 dusun. Sedangkan RW berturut turut terbanyak berada di Desa Sumurup, yaitu sebanyak 12 RW dan juga jumlah RT terbanyak yaitu 39 RT. Dalam menjalankan administrasi kepemerintahan di Kecamatan Bendungan, terdapat sejumlah perangkat desa di masing-masing desa. Pada tahun 2014, jumlah perangkat desa yang tercatat di Kantor Kecamatan Bendungan Bagian Pemerintahan adalah 97. Dan perangkat desa terbanyak berada di Desa Dompyong yaitu 13. Pada tahun 2014, perangkat desa di Kecamatan Bendungan digolongkan menjadi 4, yaitu Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kasun/Pembantu Kasun dan Kepala Urusan. Dan perangkat desa yang tergolong di dalam Kepala Urusan antara lain: pemerintahan, pembangunan, kesra, keuangan, umum, kepala dusun (kasun) dan teknis. Jumlah Dusun, Rukun Warga (RW), dan Rukun Tetangga (RT), Tahun 2014 No Desa Dusun *** Kata-Kata Bijak*** Orang yang tidak banyak membaca.. pasti tidak banyak tahu, Orang yang tidak banyak tahu.. sangat dekat dengan kebodohan, Dan kebodohan akan sangat dekat 16 14 14 12 12 10 10 8 6 4 2 0 dengan kemiskinan Jumlah Dusun dan Perangkat Desa Kecamatan Bendungan, Tahun 2014 Jumlah Dusun Perangkat Jumlah Perangkat Dusun Rukun Warga (RW) Rukun Tetangga (RT) 1 Masaran 3 7 16 2 Sengon 3 4 22 3 Sumurup 4 12 39 4 Srabah 3 4 13 5 Depok 4 11 30 6 Surenlor 3 7 20 7 Dompyong 4 10 35 8 Botoputih 5 9 27 Jumlah 29 64 202 Statistik Daerah Kecamatan Bendungan 2015 3

Pasangan Jokowi-Jusuf Kalla pemegang suara terbanyak Sebesar 60 persen penduduk Kecamatan Bendungan memilih pasangan Jokowi Jusuf Kalla di Pemilihan Presiden 2014 No Jumlah Pemilih Terdaftar dan Suara yang Masuk Pemilu Presiden 2014 Dirinci Menurut Desa Desa Pemilih Terdftar Jumlah Suara Yang Masuk Persentase % Jumlah TPS 1 Masaran 1.897 1.250 65,89 4 2 Sengon 1.561 1.084 69,44 5 3 Sumurup 4.637 3.031 65,37 12 4 Srabah 1.746 1.274 72,97 5 5 Depok 3.255 2.343 71,98 10 6 Surenlor 2.420 1.711 70,70 7 7 Dompyong 2.819 2.080 73,79 8 8 Botoputih 3.278 2.556 73,79 10 Jumlah 21.613 15.329 70,92 61 Jumlah Pemilih Terdaftar dan Suara yang Sah Pemilu Presiden 2014 Dirinci Menurut Desa No Desa Prabowo - Hatta Jokowi - JK 1 Masaran 517 280 2 Sengon 280 796 3 Sumurup 887 2.125 4 Srabah 302 959 5 Depok 1.039 1.289 6 Surenlor 829 869 7 Dompyong 621 1.447 8 Botoputih 1.108 1.433 Jumlah 5.583 9.198 Pada tahun 2014, tepatnya tanggal 09 Juli 2014, diselenggarakan Pilpres. Dengan 2 capres, yaitu Prabowo- Hatta Rajasa dan Joko Widodo- Jusuf Kalla. Ketetapan ini dituangkan dalam SK KPU nomor 536/Kpts/KPU/ Tahun 2014 tentang Penetapan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Terpilih dalam Pemilihan Wakil Presiden Tahun 2014. Umum Presiden dan Di Kecamatan Bendungan terdapat sejumlah 61 TPS yang tersebar di 8 desa. Jumlah pemilih yang terdaftar adalah 21.613 suara, namun jumlah suara yang masuk adalah 15.329 suara. Sehingga, 6.284 (70,92 %) penduduk Kecamatan Bendungan tidak menggunakan suaranya. Pada Pilpres ini pasangan Prabowo - Hatta mendapat 5.583 suara dan 9.198 suara. pasanagn Jokowi Yusuf Kalla *** Tahukah Anda *** Hidup adalah pilihan, segeralah tentukan pilihanmu.. atau pilihan akan menentukan hidupmu. 4 Statistik Daerah Kecamatan Bendungan 2015

Pilkada tahun 2010, Pasangan M-K meraih suara terbanyak di Kecamatan Bendungan, sebanyak 5.917 suara Pada Pilkada 2010, di Kecamatan Bendungan terdapat 58 TPS, dengan jumlah pemilih terdaftar adalah 20.893 suara dan jumlah suara yang masuk adalah 11.062 suara. Dari ketiga calon, yaitu Mahsun Ismail-Joko Irianto (Ma-Hir), Soeharto -Samsuri (Har-Sam), dan Mulyadi WR-Kholiq (M-K), yang mendapat suara terbanyak adalah MK dengan 5.917 suara, yaitu sebanyak 53,48 % dari jumlah suara yang masuk. Suara terbanyak berada di Desa Depok, yaitu sebanyak 1.264 suara. Dari ketiga pasangan tersebut, selisih suara Har-Sam dan Ma-Hir tidak jauh beda. Untuk Pasangan Har-Sam mendapat 2.487 suara, dan pasangan Ma-Hir mendapat 2. 435 suara. Jumlah Pemilih Terdaftar dan Suara yang Sah Pemilu Kepala Daerah 2010 Dirinci Menurut Desa *** Kata-Kata Bijak*** Jika Anda menginginkan sesuatu yang belum pernah anda miliki, Anda harus bersedia melakukan sesuatu yang belum pernah Anda lakukan. Jumlah Pemilih Terdaftar dan Suara Yang Masuk Pemilu Kepala Daerah 2010 Dirinci Menurut Desa Statistik Daerah Kecamatan Bendungan 2015 5

Penduduk laki-laki lebih banyak dari pada perempuan Kepadatab penduduk terbesar di Kecamatan Bendungan berada di Desa Sumurup Jumlah Rumah tangga, Penduduk Menurut Jenis Kelamin, dan Sex Ratio per Desa, 2014 No Desa Rumah Penduduk Sex Tangga L P Ratio 1 Masaran 556 1.307 1.299 105 2 Sengon 746 1.031 1.100 98 3 Sumurup 2.104 3.467 2.933 123 4 Srabah 734 1.195 1.313 95 5 Depok 1.658 2.400 2.598 96 6 Surenlor 1.127 1.713 1.595 112 7 Dompyong 1.433 2.006 2.061 102 8 Botoputih 1.623 2.058 2.085 102 Jumlah 9.982 15.177 14.984 106 No Sumber : Kecamatan Bendungan Dalam Angka Jumlah Penduduk Per Desa Menurut Jenis Kelamin Tahun 2014 Luas Desa, Jumlah Penduduk, dan Kepadatan Desa Penduduk, 2014 Luas Desa (km2) Jumlah Penduduk Sumber : Kecamatan Bendungan Dalam Angka Kepadatan Penduduk (Jiwa/km2) 1 Masaran 5.09 2,606 512 2 Sengon 4.59 2,131 464 3 Sumurup 9.85 6,400 650 4 Srabah 4.32 2,507 580 5 Depok 13.41 4,998 373 6 Surenlor 17.82 3,308 186 7 Dompyong 7.73 4,067 526 8 Botoputih 28.03 4,143 148 Jumlah 90.84 30,161 332 Penduduk sebagai salah satu sumberdaya pembangunan memegang peranan penting dalam pembangunan, yaitu sebagai subyek sekaligus sebagai obyek dari pembangunan. Jumlah penduduk Kecamatan Bendungan pada tahun 2014 sebanyak 30.161 jiwa, yang terdiri dari 15.177 penduduk laki-laki dan 14.984 penduduk perempuan.kepadatan penduduknya adalah 332 jiwa/km 2. Di Desa Sumurup memiliki penduduk terpadat, yaitu dengan jumlah penduduk 6.400 jiwa yang terdiri dari penduduk laki-laki sejumlah 3.467, penduduk perempuan sejumlah 2.933, dan jumlah rumah tangganya adalah 2.104. Sehingga, Sex Ratio untuk Desa Sumurup 123. Desa yang memiliki tingkat kepadatan paling rendah adalah Desa Botoputih yaitu 148 Jiwa/Km 2. Penduduk terdiri dari 2.058 penduduk laki-laki dan 2.085 penduduk perempuan, dengan jumlah rumah tangga adalah 1.623, dan sex rationya adalah 103. *** Kata-Kata Bijak *** Cara memulai adalah dengan berhenti berbicara dan mulai melakukan. 6 Statistik Daerah Kecamatan Bendungan 2015

Banyak rumah tangga menjadi Rumah Tangga Sasaran Sebanyak 4.488 Rumah tangga di Kecamatan Bendungan menjadi sasaran PPLS tahun 2011 Kewarganegaraan dari penduduk Kecamatan Bendungan hanya terdiri dari Warga Negara Indonesia (WNI), dengan jumlah 15.177 penduduk laki-laki dan 14.984 penduduk perempuan. Penduduk terbanyak berada di desa Sumurup dengan jumlah penduduk 6.400 jiwa jumlah penduduk laki laki 3.467 jiwa dan jumlah penduduk perempuan 2.933 jiwa. Sedangkan Jumlah Penduduk terkecil berada di desa Sengon dengan jumlah penduduk 2.131 jumlah penduduk laki laki 1.031 dan jumlah penduduk perempuan 1.100. Dari hasil Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) 2011, banyaknya rumah tangga sasaran di Kecamatan Bendungan adalah 4.488. Jumlah rumah tangga sasaran terbanyak berada di Desa Sumurup, yaitu sebanyak 884 rumah tangga. Sedangkan jumlah rumah tangga sasaran terkecil berada di Desa Srabah, yaitu sebanyak 188 rumah tangga. Jumlah Penduduk Menurut KewarganegaraanTahun 2014 No Desa WNI WNA L P L P 1 Masaran 1.307 1.299 - - 2 Sengon 1.031 1.100 - - 3 Sumurup 3.467 2.933 - - 4 Srabah 1.195 1.313 - - 5 Depok 2.400 2.598 - - 6 Surenlor 1.713 1.595 - - 7 Dompyong 2.006 2.061 - - 8 Botoputih 2.058 2.085 - - Jumlah 15.177 14.984 - - Banyaknya Rumah Tangga Sasaran per Desa Hasil Pendataan PPLS 2011 No Desa Jumlah Rumah Tangga Sasaran 1 Masaran 308 2 Sengon 491 3 Sumurup 884 4 Srabah 188 5 Depok 855 6 Surenlor 411 7 Dompyong 544 8 Botoputih 807 Jumlah 4.488 *** Kata-Kata Bijak *** Satu angan menyerah atas impianmu, impian memberimu tujuan hidup. Ingatlah, sukses bukan kunci kebahagiaan, kebahagiaanlah kunci sukses. Semangat! Statistik Daerah Kecamatan Bendungan 2015 7

Mayoritas Penduduk mementingkan pendidikan Kecamatan Bendungan memiliki 42 sarana pendidikan formal yang berstatus negeri dan swasta Jumlah Sekolah TK dan Sekolah Dasar Negeri Tahun 2014 3.5 4 2.5 3 1.5 2 0.5 1 0 TK SD Banyaknya Sekolah, Ruang Belajar, Murid, dan Guru SD/MI Menurut Status, 2014 No Status Sekolah Ruang Belajar Murid Guru 1. Negeri 25 150 2.019 162 2. Swasta 1 6 61 9 Jumlah 26 156 2.051 286 *** Kata-Kata Bijak *** Orang yang sukses adalah individu yang membentuk kebiasaan melakukan apa yang orang gagal tidak suka lakukan Jumlah Sekolah Lanjutan Menurut Status Sekolah, 2014 No Status SMP Umum SLTA Kejuruan 1. Negeri 3 1-2. Swasta 1 - - Jumlah 4 1 - Kecamatan Bendungan Dalam Angka Pendidikan merupakan usaha untuk menggali ilmu yang dilakukan secara sadar, sehingga menciptakan peserta didik yang dapat mengembangkan potensi yang dimiliki. Di Kecamatan Bendungan terdapat 11 Taman Kanak-kanak (TK), 26 Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI), 4 SMP (Sekolah Menengah Pertama) dan 1 SMA (Sekolah Menengah Atas). Dari hasil pendataan tahun 2013, banyaknya siswa Sekolah Dasar adalah 2.051, yang terdiri dari 1.095 siswa lakilaki dan 956 siswa perempuan. Siswa terbanyak berada di Desa Depok, dengan jumlah 482 siswa. Ditinjau dari statusnya, tingkat SD negeri sejumlah 25 sekolah dengan jumlah siswa 1.990 dan SD swasta sejumlah 1 sekolah dengan jumlah siswa 61. Di Kecamatan Bendungan hanya terdapat MI dengan status swasta dan sejumlah 1 sekolah. Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Bendungan terdiri dari 3 sekolah dengan status negeri dan 1 sekolah dengan status swasta. Pada SMP Negeri terdapat 25 ruang belajar, dan SMP Swasta terdapat 6 ruang belajar. Di Kecamatan Bendungan hanya terdapat 1 SMA dengan status negeri. 8 Statistik Daerah Kecamatan Bendungan 2015

Mayoritas Sekolah dengan status negeri maupun swasta LULUS dalam pelaksanaan UAN tahun 2014 Ujian Nasional merupakan suatu istilah bagi penilaian kompetensi peserta didik secara nasional pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Pada tahun 2014, di Kecamatan Bendungan jumlah peserta Ujian Nasional tingkat SD adalah 318, dan semuanya dinyatakan lulus. Di tingkat SMP Negeri, pada tahun 2014 tercatat siswa yang mengikuti UAN sebanyak 224, dan 100% lulus tidak ada siswa yang dinyatakan tidak lulus dalam UAN. Begitu juga dengan SMP Swasta yang mengalami kenaikan angka kelulusan Pada tahun 2014 terdapat 65 siswa yang mengikuti UAN dan dinyatakan lulus semua. Pada tahun 2014 dari 65 siswa yang mengikuti UAN dan semua dinyatakan lulus. Di Kecamatan Bendungan, jumlah siswa SMA Negeri adalah 198. Siswa yang terdaftar sebagai peserta UAN tahun 2014 sejumlah 79 siswa, dan dinyatakan semuanya lulus. *** Kata-Kata Bijak *** Merenung untuk satu menit, dapat menyelamatkan hidupmu untuk satu hari. Jumlah Peserta Ujian Nasional (UN) Sekolah Dasar, Tahun 2014 No Desa Jumlah Tidak Lulus Peserta Lulus 1 Masaran 31 31-2 Sengon 20 20-3 Sumurup 40 40-4 Srabah 34 34-5 Depok 43 43-6 Surenlor 43 43-7 Dompyong 46 46-8 Botoputih 61 61 - Jumlah 318 318 - Hasil UAS/UN SMP Negeri 2014 Tahun Murid Tidak Persentase Kelas Peserta Lulus Lulus Lulus % 3 2014 224 224 224 0 100,00 2013 218 218 195 23 89,44 2012 114 112 110 2 98,21 2011 384 384 383 1 99.74 Sumber : Kecamatan Bendungan Dalam Angka Hasil UAS/UN SMP Swasta 2014 Tahun Murid Tidak Persentase Peserta Lulus Kelas 3 Lulus Lulus % 2014 65 65 65 0 100 2013 58 58 58 0 100 2012 31 31 31 0 100 2011 73 73 73 0 100 Jenis sekolah Sumber : Kecamatan Bendungan Dalam Angka Hasil EBTA/EBTANAS SLTA 2014 Murid Kelas 3 Peserta Lulus Tidak Lulus Persentase Lulus % Umum 79 79 79 0 100 Kejuruan - - - - - Sumber : Kecamatan Bendungan Dalam Angka Statistik Daerah Kecamatan Bendungan 2015 9

Penyembuhan penyakit ditunjang dengan adanya Tenaga dan Fasilitas Kesehatan yang memadai Jumlah Fasilitas Kesehatan NO Fasilitas 2012 2013 2014 1. Rumah Sakit - - - 2. Puskesmas 1 1 1 3. Pustu 4 4 4 4. BKIA - - - 5. Klinik - - - 6. Apotik - - - 7. Polindes 6 4 4 8. Posyandu 39 40 40 *** Kata-Kata Bijak *** Kita harus berusaha agar dapat hidup sederhana, namun dampaknya tidak sederhana. Jumlah Tenaga Kesehatan No Fasilitas 2013 2014 1. Dokter Gigi - - 2. Dokter Umum 2 2 3. Dokter Spesialis - - 4. Penilik Kesehatan - - 5. Perawat 11 11 6. Bidan 13 13 7. Tenaga Kesehatan / Admistrasi 4 4 8. Dukun Bayi Terlatih 35 35 9. Sanitarian 1 1 10. Penyuluh Kesehatan 1 1 11. Analis Lab 1 1 12. Asisten Apoteker 1 1 Jumlah 69 69 Sumber : Kecamatan Bendungan Dalam Angka Kesehatan adalah salah satu kebutuhan pokok hidup manusia yang bersifat mutlak. Hidup sehat berarti tercapainya suatu keadaan yang sempurna baik secara lahiriah maupun batiniah. Penyakit yang diderita manusia harus diatasi dengan cara penyembuhan dan perawatan. Di Kecamatan Bendungan, jumlah fasilitas kesehatan pada tahun 2014 adalah, 49 fasilitas yang terdiri dari Puskesmas, Puskesmas Pembantu, Polindes, dan Posyandu. Jumlahnya berturut-turut adalah 1, 4, 4, dan 40. Pada tahun 2014, jumlah tenaga kesehatan adalah 69 orang. Tenaga Kesehatan terdiri dari dokter umum 2 orang, perawat 11 orang, bidan 13 orang, tenaga kesehatan/administrasi 4 orang, dukun bayi terlatih 35 orang, sanitarian 1 orang, penyuluh kesehatan 1 orang, analis lab 1 orang, dan asisten apoteker 1 orang. Pemanfaatan pelayanan kesehatan yang banyak digunakan yaitu dengan biaya yaitu sebanyak 4.494 penduduk. Penggunaan askes di Kecamatan Bendungan tergolong sudah cukup banyak, yaitu sebanyak 351 penduduk. 10 Statistik Daerah Kecamatan Bendungan 2015

Dukun Bayi lebih banyak dari pada Bidan Pada tahun 2014, di Kecamatan Bendungan tercatat 5.487 orang sebagai Pasangan Usia Subur Jenis-jenis Jenis-jenis pelayanan pelayanan kesehatan yang kesehatan banyak yang digunakan banyak digunakan adalah pengobatan, adalah pengobatan, gigi, dan pencegahan gigi, dan KIA. Pelayanan pencegahan terbanyak KIA. yang Pelayanan digunakan adalah terbanyak pengobatan yang digunakan sebanyak adalah 7068. Sedangkan pengobatan pelayanan sebanyak yang paling 7068. jarang digunakan Sedangkan adalah pelayanan pelayanan yang paling gigi sebanyak jarang digunakan 763. Berdasarkan adalah pelayanan kelompok umur gigi sebanyak penduduk 763. Kecamatan Bendungan yang terbanyak datang di pelayanan kesehatan Pasangan adalah umur yang lebih tercatat dari 15 tahun. sebagai Total Pasangan kunjungan Usia Subur yang (PUS) tercatat pada adalah tahun sebanyak 2013 5.429. adalah Untuk 13.922 kunjungan. merealisasikan Akseptor KB, alat-alat kontrasepsi Pasangan yang yang digunakan tercatat sebagai antara Pasangan lain : IUD, Usia PIL, Kondom, Subur (PUS) MOW, Suntik adalah sebanyak dan implan. 5.486. Yang Untuk banyak merealisasikan digunakan Akseptor adalah suntik. KB, alat-alat kontrasepsi yang digunakan antara lain : IUD, PIL, Kondom, MOW, Suntik dan implan. Yang banyak digunakan adalah suntik. *** Pada Kata-Kata tahun 2012, Bijak di Kecamatan *** Bendungan tidak terdapat peristiwa talak, Satu hal terberat dalam mendidik cerai anak dan adalah rujuk. memberitahukan Peristiwa pernikahan yang bahwa terjadi, kebenaran yaitu sebanyak itu lebih 369 pernikahan. penting Di Sumurup, dari pada yaitu mencapai konsekuensinya. 97 peristiwa pernikahan. Angka peristiwa pernikahan terkecil berada di Desa Sengon, sebanyak 20 pernikahan. Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Menurut Jenis Pelayanan dan Jumlah Hari Rawat per Bulan, 2014 Jenis Pelayanan No. Bulan Pengo- Pencegahan Lain- Gigi batan KIA nya 1. Januari 296 40 124 60 2. Pebruari 678 73 171 107 3. Maret 592 61 174 108 4. April 651 69 205 141 5. Mei 627 83 184 147 6. Juni 722 80 232 132 7. Juli 655 84 189 87 8. Agustus 691 38 171 119 9. September 579 25 174 132 10. Oktober 704 78 201 157 11. Nopember 270 45 103 162 12. Desember 603 87 245 129 Jumlah 7.068 763 2.173 1.481 Jumlah Akseptor KB Lestari Menurut Alat Kontrasepsi, 2014 58.84% 17.82% 0.06% 13.68% 5.00% 0.37% - IUD - PIL - Kondom 4.23% - MOW - MOP - Suntik - Inplan Statistik Daerah Kecamatan Bendungan 2015 11

Mayoritas terdiri dari Tanah Kering Luas tanah kering adalah 8.704 Ha, yang dapat dimanfaatkan sebagai lading, bangunan, hutan Negara dan lain-lain Luas Tanah Menurut Penggunaan (Ha), 2014 No Jenia Tanah Luas Tanah 1. Tanah Sawah 382 2. Tanah Kering 8.704 - Tanah Tegal/Ladang 1.135 - Tanah Perkebunan Rakyat - Tanah Bangunan dan Sekitarnya 224 239 - Tanah lain-lain 145 - Tanah Hutan Negara 9.691 Jumlah 9.086 *** Kata-Kata Bijak *** Saya tidak tahu apa kunci kesuksesan, tapi kunci kegagalan adalah mencoba untuk membuat semua orang senang. Produksi Tanaman Bahan Makanan Per Ha (Kwintal) 2014 No Jenis Tanaman Bentuk Jumlah Produksi (Kwintal) 1. Padi Sawah - 42.420 2. Padi Ladang - 32.388 3. Jagung - 68.460 4. Ubi Kayu - 406.220 5. Ubi Jalar - - 6. Kacang Tanah - - 7. Kedelai - - Pertanian merupakan salah satu mata pencaharian utama di Kecamatan Bendungan. Menurut penggunaannya, total dari luas tanah yaitu 9.086 Ha, yang terdiri dari tanah sawah seluas 382 Ha, dan tanah kering 8.704 Ha. Tanah kering digolongkan menjadi 4, yaitu tanah tegal/ladang, tanah perkebunan rakyat, tanah bangunan dan sekitarnya, tanah lain-lain, dan tanah hutan negara. Untuk tanaman bahan makanan tahun 2014, jenis tanamannya antara lain: padi sawah, padi lading, jagung, ubi kayu, kacang tanah, dan kedelai. Produk terbesar, yang mencapai angka 406.220 kwintal adalah ubi kayu. Dan produksi yang terkecil adalah tanaman padi ladang dengan jumlah produksi 32.388 kwintal. Sayuran yang dihasilkan di Kecamatan Bendungan, antara lain: kacang panjang, cabe besar, buncis, labu siam, bawang daun, terong, cabe rawit, sawi dan kangkung, yang totalnya mencapai 1.221 kwintal. Cabe rawit yang beratnya mencapai 275 kwintal, merupakan jenis sayuran yang dominan di Bendungan. 12 Statistik Daerah Kecamatan Bendungan 2015

Luas area perkebunan terbesar adalah kelapa Area perkebunan di Kecamatan Bendungan seluas 1.090 Ha dengan 212,47 persen merupakan perkebunan kelapa Buah-buahan yang dihasilkan di Kecamatan Bendungan sangat beragam, antara lain: alpukat, nangka, rambutan, durian, jambu air, pisang, pepaya, salak, dan sirsak. Jumlah terbanyak yang dihasilkan adalah pisang, yaitu sebanyak 3.489 kwintal. Selain pisang, durian juga banyak dihasilkan, yaitu sebanyak 1.251 kwintal. Untuk menunjang produksi pertanian perlu ditunjang adanya sarana produksi dan pengairan. Di Kecamatan Setiap orang mencoba mencapai Bendungan terdapat 5 sarana, yaitu kios KUD 1 buah, kios non KUD 4 buah, dam 2 buah, pompa air 30 buah dan diesel air sebanyak 13. Sarana produsi tahun 2013 dan 2014 tidak mengalami perubahan. Perkebunan terluas di Kecamatan Bendungan adalah perkebunan Kelapa yang luasnya mencapai 599,75 ha. Selain kelapa, perkebunan lain cengkeh, kopi, kapuk randu, dan vanili. Luas hutan yang tercatat pada tahun 2014 adalah 1.273,25 ha. Berdasarkan jenisnya digolongkan menjadi 2, yaitu hutan lindung dan hutan produksi. Luas hutan lindung mencapai 586 ha, dan hutan produksi mencapai 2.497 ha. Sarana Produksi dan Pengairan Jumlah No. Sarana 2012 2013 2014 1. Kios KUD - 1 1 2. Kios Non KUD - 4 4 3. Dam 2 2 2 4. Cek Dam - - - 5. Pompa Air - 30 30 6. Diesel Air 13 13 13 Jumlah 15 50 50 *** Kata-Kata Bijak *** suatu hal yang besar, tanpa menyadari, bahwa hidup itu adalah kumpulan dari hal-hal kecil. Luas Areal Perkebunan Menurut Jenis Tanaman (Ha) Luas (Ha) No. Jenis Tanaman 2012 2013 2014 1. Cengkeh 290,25 280 312,75 2. Kelapa 513,25 510 599,75 3. Kopi 78,50 78 74,5 4. Kapuk Randu 3,75 3,75 4 5. Vanili 3,25-3,5 6. Kakao - - 275,25 7. Nilam - - 3,5 Jumlah 889,00 871,25 1.273,25 Statistik Daerah Kecamatan Bendungan 2015 13

Produksi terbanyak adalah padi Pertanian bidang padi di Kecamatan Bendungan yang dihasilkan pada tahun 2014 sebanyak 82,840 kwintal Populasi ternak dibedakan menjadi 2 yaitu ternak besar yang terdiri dari sapi, kerbau dan kuda, dan ternak kecil yang terdiri dari kambing dan domba. Ternak besar sapi berjumlah 8.604 ekor. Ternak kecil, terdiri dari kambing sebanyak 21.977 ekor dan domba sebanyak 495 ekor. Populasi unggas dan ternak terdiri dari ayam buras, itik dan Itik manila, dengan masing-masing jumlahnya adalah 49.987 ekor, 861 ekor dan 448 ekor. Populasi ayam buras terbanyak di Desa Dompyong sebanyak 11.058 ekor *** Kata-Kata Bijak *** sedangkan itik paling banyak di Desa Botoputih 442 ekor. Populasi Ternak Kambing per Desa, 2014 7,647 8,000 12,000 10,000 8,000 6,000 4,000 2,000 0 Populasi Ayam Buras per Desa, 2014 4,731 11,489 11,058 7,448 6,457 4,502 2,152 2,151 Seberat apapun beban masalah yang kamu hadapi saat ini, percayalah bahwa semua itu tidak pernah melebihi batas kemampuan kamu. 6,000 4,000 2,000 0 3,376 1,929 1,523 987 1,906 2,245 2,364 14 Statistik Daerah Kecamatan Bendungan 2015

Hanya terdapat 1 buah usaha Pembuatan Koral di Kecamatan Bendungan, tepatnya di Desa Sumurup Jumlah Usaha Hasil Sensus Ekonomi 2006 (SE06) Menurut lapangan Usaha Di Kecamatan Bendungan Lapangan Usaha Pertambangan/ Penggalian Usaha L1* Usaha L2** Jumlah - 2 2 *** Kata-Kata Bijak *** Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun. Jumlah Usaha L2** Hasil Sensus Ekonomi Tahun 2006 Menurut Lapangan Usaha No. Desa Pertambangan dan Penggalian (1) (2) (3) 1 Masaran - 2 Sengon - 3 Sumurup 1 4 Srabah - 5 Depok 1 6 Surenlor - 7 Dompyong - 8 Botoputih - Jumlah 2 Penggalian adalah kegiatan pengambilan endapan bahan tambang berharga bernilai ekonomis dari dalam kulit bumi, pada permukaan bumi, dibawah permukaan bumi dan dibawah permukaan air. Berdasarkan lapangan usaha, jumlah pertambangan/penggalian hasil Sensus Ekonomi 2006 (SE06) di Kecamatan Bendungan adalah 2 buah yang merupakan Usaha Lokasi Tetap. Maksudnya adalah suatu usaha yang menempati bangunan tempat usaha, baik dilakukan dalam bangunan bukan tempat tinggal, maupun bangunan tempat tinggal dan campuran yang dijalankan oleh rumah tangga atau orang lain yang berusaha di bangunan tersebut. Energi Di Kecamatan Bendungan, berupa Listrik, Gas, dan Air sejumlah 1 usaha. Usaha tersebut tergolong usaha dengan lokasi tetap. Energi yang sangat dimanfaatkan yaitu air yang digunakan sebagai pemasok air bersih. Air ini berasal dari hulu Sungai Ngesong, di dekat Puncak Gunung Wilis. Pengelola air bersih adalah PDAM Kab. Trenggalek. Sebagian air dari sungai tersebut jg mengalir ke Waduk Wonorejo, Tulungagung. Statistik Daerah Kecamatan Bendungan 2015 15

Mayoritas merupakan suatu usaha dengan Lokasi Tetap 99,56 persen industry pengolahan di Kecamatan bendungan merupakan usaha Lokasi Tetap Industri pengolahan adalah kegiatan pengubahan bahan dasar (mentah) menjadi barang jadi/setengah jadi dan atau dari barang yang kurang nilainya menjadi barang yang lebih tinggi nilainya, baik secara mekanis, kimiawi dengan mesin ataupun dengan tangan. Di Kecamatan Bendungan, industri pengolahan berjumlah 1.353 usaha yang terdiri dari Usaha Lokasi Tidak Tetap (L1) sejumlah 6 usaha dan Usaha Lokasi Tetap (L2) sejumlah 1.347 usaha. Usaha Lokasi Tidak Tetap berada di Desa Masaran sejumlah 5 industri dan di Desa Sumurup sejumlah 5 industri. Industri Pengolahan sebagai usaha Lokasi Tetap di Kecamatan Bendungan tersebar di delapan (8) Desa. Industri Pengolahan terbanyak berada di Desa Depok sejumlah 909 industri. Urutan desa berdasarkan jumlah industri pengolahan dari besar ke kecil adalah sebagai berikut: Desa Sengon sejumlah 229 industri, Desa Sumurup sejumlah 104 industri, Desa Surenlor sejumlah 56 industi, Desa Masaran sejumlah 19 industri, Desa Srabah sejumlah 16 industri, Desa Dompyong sejumlah 9 industri, dan Desa Botoputih sejumlah 5 industri. Jumlah Usaha L1 Hasil Sensus Ekonomi, 2006 Menurut Industri Pengolahan No Desa 1 Masaran 5 2 Sengon - 3 Sumurup 1 4 Srabah - 5 Depok - 6 Surenlor - 7 Dompyong - 8 Botoputih - Jumlah 6 Industri Pengolahan *** Kata-Kata Bijak *** Penyesalan terbesar dalam hipup dimulai dari awal yang salah. Jumlah Usaha L2 Hasil Sensus Ekonomi 2006 Menurut Industri Pengolahan No Desa Industri Pengolahan 1 Masaran 19 2 Sengon 229 3 Sumurup 104 4 Srabah 16 5 Depok 909 6 Surenlor 56 7 Dompyong 9 8 Botoputih 5 Jumlah 1.347 16 Statistik Daerah Kecamatan Bendungan 2015

Transportasi kebanyakan berupa angkutan barang, dan sarana komunikasi yang sering digunakan adalah wartel Jumlah Usaha L1 Hasil Sensus Ekonomi 2006 Menurut Transportasi, Pergudangan, dan Komunikasi No Desa 1 Masaran 3 2 Sengon - Transportasi, Pergudangan, Komunikasi 3 Sumurup 11 4 Srabah 5 5 Depok 27 6 Surenlor - 7 Dompyong 2 8 Botoputih - Jumlah 48 Jumlah Usaha L2 Hasil Sensus Ekonomi 2006 Menurut Transportasi, Pergudangan, dan Komunikasi No Desa 1 Masaran 4 2 Sengon - 3 Sumurup 7 4 Srabah - 5 Depok - 6 Surenlor 4 7 Dompyong 3 8 Botoputih 7 Transportasi, Pergudangan, Komunikasi Jumlah 25 Transportasi adalah kegiatan pemindahan orang/penumpang dan atau barang/ternak dari satu tempat ke tempat yang lain. Sedangkan komunikasi adalah usaha pelayanan komunikasi untuk umum baik melalui pos, telepon, telegram/teleks atau hubungan radio panggil (pager). Di Kecamatan Bendungan kedua sektor tersebut sangan penting. Bedasarkan hasil Sensus Ekonomi 2006, jumlah usaha tersebut adalah 73 usaha, yang terbagi menjadi usaha Lokasi Tidak Tetap dan usaha Lokasi Tetap. Usaha Lokasi Tidak Tetap terdapat 48 usaha yang tersebar di 5 desa. Kelima desa tersebut antara lain : Desa Masaran terdapat 3 usaha, Desa Sumurup terdapat 11 usaha, Desa Srabah terdapat 5 usaha, Desa Depok terdapat 27 usaha, dan Desa Dompyong 2 usaha. Sebagai Usaha Lokasi Tetap, desa-desa di Kecamatan Bendungan yang memiliki usaha transportasi dan komunikasi adalah Desa Sumurup dan Desa Botoputih yang masing-masing berjumlah 7 usaha, Desa Masaran dan Desa Surenlor yang masing-masing berjumlah 4 usaha, serta Desa Dompyong berjumlah 3 usaha. Statistik Daerah Kecamatan Bendungan 2015 17

Mayoritas merupakan usaha dengan lokasi tidak tetap Perdagangan yang di lakukan di Kecamatan Bendungan kebanyakan adalah penjualan dengan jenis dagangan sembako Jumlah Usaha L1 Hasil Sensus Ekonomi 2006 Menurut Perdagangan Besar dan Eceran No Desa 1 Masaran 7 2 Sengon 7 Perdagangan Besar dan Eceran 3 Sumurup 180 4 Srabah 24 5 Depok 47 6 Surenlor 45 7 Dompyong 287 8 Botoputih 7 Jumlah 604 Jumlah Usaha L2 Hasil Sensus Ekonomi 2006 Menurut Perdagangan Besar dan Eceran No Desa Perdagangan Besar dan Eceran 1 Masaran 27 2 Sengon 23 3 Sumurup 91 4 Srabah 27 5 Depok 90 6 Surenlor 61 7 Dompyong 71 8 Botoputih 51 Jumlah 441 Perdagangan adalah suatu kegiatan penjualan kembali terhadap barang-barang yang dimiliki. Perdagangan di Kecamatan Bendungan digolongkan menjadi 2, yaitu perdagangan besar dan eceran. Perdagangan besar adalah suatu kegiatan penjualan kembali terhadap barang yang dimiliki dengan jumlah besar kepada pedagang eceran. Pedagang eceran adalah suatu kegiatan penjualan kembali terhadap barang-barang yang dimiliki biasanya berupa toserba, sehingga menjual barang dalam jumlah kecil. Perdagangan besar/eceran di Kecamatan Bendungan menurut Lokasi Tidak Tetap (L1) terdapat 604 usaha, sedangkan menurut Lokasi Tetap (L2) terdapat 441 usaha. Di Desa Dompyong untuk Usaha Lokasi Tidak Tetap, yaitu sebanyak 287 usaha, sedangkan 3 desa, yaitu Desa Masaran, Desa Sengon, dan Desa Botoputih sebanyak 7 usaha. Berdasarkan Usaha Lokasi Tetap, Desa Sumurup mencapai nilai tertinggi, yaitu sebanyak 91 usaha. Tidak jauh dari nilai tersebut, Desa Depok juga memiliki banyak usaha sebanyak 90 usaha. 18 Statistik Daerah Kecamatan Bendungan 2015