KODE UNIT : O.842340.030.01 JUDUL UNIT : MengevaluasiRisiko DESKRIPSIUNIT : Unit ini mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalammenyusun daftar prioritas risiko di masyarakat dengan pertimbangan sumber bencana, unsur berisiko serta memperhitungkan kemungkinan dampak dan kerentanan ELEMEN KOMPETENSI KRITERIAUNJUK KERJA 1. Mengidentifikasi Risiko 1.1 Sumber risiko diidentifikasi dengan mempertimbangkan interaksi antara bahaya, masyarakat (kerentanan dan kapasitas), dan lingkungan. 1.2 Unsur berisiko diidentifikasi dengan menguji dan mengkaji interaksi antara masyarakat, lingkungan, dan sumber risiko yang memengaruhinya. 1.3 Untuk memfinalisasi daftar risiko yang dirasakan, organisasi dan masyarakat dilibatkan. 2. Menganalisis Risiko 2.1 Tingkat risiko dicatat sesuai dengan pedoman dan prosedur organisasi. 2.2 Risiko yang dirasakan, dianalisis dengan mempertimbangkan kemungkinan yang terjadi dan akibat yang berdampak pada masyarakat/ lingkungan. 2.3 Kerentanan masyarakat dan/atau lingkungan ditetapkan dengan menganalisis kemampuan menerima keadaan dan daya bangkit terhadap risiko. 3. Mengevaluasi Risiko 3.1 Dengan menggunakan kriteria evaluasi risiko yang disepakati, risiko-risiko dinilai dan diberi bobot.
3.2 Risiko yang ada diurutkan prioritasnya. 4. Mengkaji ulang 4.1 Risiko yang sudah dievaluasi, dipantausesuai dengan pedoman dan standar. 4.2 Risiko yang sudah dievaluasi, dikaji ulang sesuai dengan pedoman dan standar. BATASAN VARIABEL 1. Konteks variabel 1.1 Sumber risiko, dapat termasuk: 1.1.1 hubungan komersl dan hubungan yang berlandaskan hokum 1.1.2 ekonomi 1.1.3 perilaku manusia 1.1.4 peristiwa alam 1.1.5 keadaan politik 1.1.6 aktivitas individu 1.1.7 pengelolaan teknologi, kegiatan, dan pengawasannya. 1.2 Komunitas yang tergabung dalam perkumpulan 1.1.1 Kelompok masyarakat berdasarkan geografi, seperti: rumah tangga lingkungan perumahan pinggiran kota kota regional negara. 1.1.2 Kelompok berdasarkan kesamaan tertentu:
Suku Profesi Bahasa umur 1.1.3 Kelompok berdasarkan sektor: pertanian manufaktur komersial pertambangan pendidikan makanan barang dan jasa kesehatan ekonomi. 1.1.4 Kelompok lainnya: LSM DPR. 1.3 Bahaya, dapat termasuk: 1.3.1 Situasi apapun kondisi atau sesuatu yang berpotensi mengganggu kerusakan atau menimbulkan kerugian pada manusia. 1.3.2 Bahaya alam, seperti: kebakaran hutan banjir gempa bumi tsunami cuaca ekstrem.
1.3.3 Bahaya teknologi yang disebabkan oleh kegagalan seperti: kebocoran waduk musim kering/ kemarau kontaminasi makanan kawasan industri infrastruktur dan transportasi bahaya biologi, termasuk penyebaran hama tanaman, binatang. 1.3.4 Bahaya sosial, termasuk: terorisme sabotase penyanderaan serangan musuh. 1.3.5 Lingkungan adalah kondisi atau pengaruh yang berada disekitar atauinteraksi antara komunitas dan bahaya 1.3.6 lingkungan buatan, yaitu unsur-unsur seperti bangunan dan infrastruktur yang diperlukan untuk pergerakan manusia, barang dan jasa 1.3.7 lingkungan fisik unsur-unsur alam seperti: topografi tanaman ekosistem air 1.3.8 Lingkungan sosial unsurnya seperti: politik ekonomi perdagangan budaya dan keamanan umum yang menentukan bagaimana fungsi sebuah masyarakat.
2. Peralatan dan perlengkapan 2.1 peralatan tulis-menulis 2.2 komputer dan aplikasinya. 3. Peraturan yang diperlukan 3.1 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana 3.2 Undang-Undang Nomor 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. 4. Norma dan Standar 4.1 SNI 7937:2013, Layanan kemanusiaan dalam bencana 4.2 SNI ISO 22320:2012 Keamanan masyarakat Manajemen kedaruratan Persyaratan untuk penanganan insiden 4.3 SNI ISO/PAS 22399:2012 Perlindungan masyarakat - Pedoman untuk manajemen kesiapsiagaan insiden dan kontinuitas operasional 4.4 SNI 7766:2012 Jalur Evakuasi Tsunami 4.5 SNI 7743:2011 Rambu Evakuasi Tsunami PANDUAN PENILAIAN 1. Konteks penilaian 1.1 Sumber Daya 1.2 bukti kompetensi unit ini harus dikumpulkan dari lingkungan yang sebenarnya 1.3 unjuk kompetensi unit ini memerlukan cara kerja dalam lingkungan yang sebenarnya 1.4 pengetahuan penting dapat diuji melalui uji tertulis, laporan, penjelasan dan melakukan kegiatan tertentu (action learning projects)
2. Persyaratan kompetensi 2.1 O.842340.001.01Melakukan Kerja Efektif dalam Sektor Penanggulangan Bencana 2.2 O.842340.010.01Menunjukkan Kepemimpinan di Tempat Kerja. 3. Pengetahuan dan ketrampilan yang dibutuhkan 3.1 Pengetahuan yang Diperlukan 3.1.1 konsep mengelola keadaandarurat 3.1.2 pengetahuan tentang prinsip dan pedoman melakukan kegiatan guna menguji unsur-unsur pengelolaan keamanan publik 3.1.3 prinsip dan pedoman 3.1.4 teknik pemecahan masalah dan pengambilan keputusan 3.1.5 riset, demografi, dan teknikanalisis ekonomi. 3.2 Keterampilan yang Diperlukan 3.2.1 mengevaluasi dan memprioritaskan risiko 3.2.2 memfasilitasi 3.2.3 mengidentifikasi pemangku kepentingan 3.2.4 melakukan negosiasi dengan pemangku kepentingan 3.2.5 mendefinisikan masalah 3.2.6 menganalisis risiko 3.2.7 menggunakan proses pemodelan risiko untuk memperkirakan risiko. 4. Sikap kerja yang diperlukan 4.1 semua pekerja dalam penanggulangan bencana harus menyadari isuisu kesempatan, kesetaraan, serta hak asasi manusia di bidang kerja masing-masing 4.2 semua pekerja harus mengembangkan kemampuan bekerja dalam lingkungan budaya yang berbeda
5. Aspek Kritis Aspek-aspek kritisdalam pengujian dan pembuktian yang dipersyaratkan untuk menunjukkan unit kompetensi ini: 5.1 interaksi antara bahaya, masyarakat, dan lingkungan sangat penting diidentifikasi dan dijabarkan. Evaluasi risiko perlu dilakukan dengan menetapkan kriteria ketika berkonsultasi dengan masyarakat 5.2 kandidat harus menyediakan bukti dari lingkungan yang sebenarnya. 5.3 bukti harus dikumpulkan lebih dari satu periode waktu dalam keadaan sebenarnya atau lingkungan kerja simulasi.