TUGAS UJIAN TENGAH SEMESTER E-BUSINESS. Dosen : M.SUYANTO,Prof,Dr,M.M. Disusun oleh : Rangga Eri Kurniawan S1 TI-6E

dokumen-dokumen yang mirip
SUPPLY CHAIN MANAGEMENT ( SCM ) Prof. Made Pujawan

A. Pengertian Supply Chain Management

: Yan Ardiansyah NIM : STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

MANAJEMEN RANTAI PASOKAN. Suhada, ST, MBA

KONSEP SISTEM INFORMASI

KONSEP SI LANJUT. WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI.

KONSEP SI LANJUT. WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI.

PERANCANGAN ARSITEKTUR SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RANTAI PASOKAN (Studi Kasus: Bengkel Car Body Repair The Station)

Supply Chain Management. Tita Talitha,MT

TUGAS E-BISNIS ANALISIS SUPPLY CHAIN MANAGEMENT

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Di zaman yang global ini persaingan bisnis berjalan cukup ketat dan mengharuskan

Bab I : Peramalan (Forecasting) Bab III : Manajemen Persediaan. Bab IV : Supply-Chain Management. Bab V : Penetapan Harga (Pricing)

BAB I PENDAHULUAN. Seiring dengan perkembangannya di perusahaan manufaktur, selain

Oleh : Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom

Hakikat Rantai Pasokan

BAB I PENDAHULUAN. Gambar 1.1 Jumlah Tenaga Kerja Penduduk Indonesia (Badan Pusat Statistik, 2014)

MANAJEMEN OPERASIONAL. BAB VI Supply Chain

Deskripsi Mata Kuliah

II. TINJAUAN PUSTAKA 1.1. Definisi Supply Chain dan Supply Chain Management

Muhammad Bagir, S.E.,M.T.I. Pengelolaan Rantai Pasokan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

MAKALAH E BISNIS SUPPLY CHAIN MANAGEMENT

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan dunia bisnis yang cepat dan kompleks sebagai akibat dari

Dwi Hartanto, S,.Kom 03/04/2012. E Commerce Pertemuan 4 1

SUPPLY CHAIN MANAGEMENT

SCM dalam E-Business. 1. Mahasiswa dapat menjelaskan tentang SCM pada e-business

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. Analisis efektivitas..., Maulana Abdillah, FE UI, Universitas Indonesia

BAB III TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

MENGELOLA SUPPLY CHAIN (RANTAI PASOKAN)

ERP (Enterprise Resource Planning) Pertemuan 2

Supply Chain. Management. an overview. MUSTHOFA HADI, SE mister-ebiz.blogspot.com

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. a. Definisi Manajemen Rantai Pasokan

BAB II KERANGKA TEORETIS. pemasaran (yang sering disebut dengan istilah saluran distribusi). Saluran

Pembahasan Materi #2

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Pembahasan Materi #5

BAB I PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. untuk meningkatkan kinerjanya agar lebih efisien dan efektif dengan menerapkan

Mendefinisikan dan menggambarkan proses bisnis dan hubungan mereka dengan sistem informasi. Menjelaskan sistem informasi yang mendukung fungsi bisnis

Pembahasan Materi #11

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar belakang

SUPPLY CHAIN MANAGEMENT (SCM)

BAB 4 PERENCANAAN STRATEGI SISTEM DAN TEKNOLOGI INFORMASI. permintaan terhadap produk juga meningkat.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

SUPPLY CHAIN MANAGEMENT

Julian Adam Ridjal PS Agribisnis UNEJ.

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 1 PENDAHULUAN. Indonesia, dengan jumlah penduduk sekitar 287 juta penduduk ( Time, July

Pembahasan Materi #1

Oleh : Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom. Edi Sugiarto, M.Kom - Supply Chain Management dan Keunggulan Kompetitif

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. meningkatnya jumlah kompetitior asing dan dalam negeri, organisasi diharapkan

KARYA ILMIAH E-BUSINESS. Analisa Ruang Lingkup Pelaku E-Business

BAB 1 PENDAHULUAN. fleksibilitas dalam supply chain mereka. Pada prinsipnya manajemen supply chain adalah

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Supply Chain Management Systems

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

KONSEP SUPPLY CHAIN MANAGEMENT (SCM) PADA PROSES PRODUKSI DALAM PENGELOLAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU ABSTRAK

BAB I PENDAHULUAN. memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi. Penerapan teknologi informasi

BAB 1 PENDAHULUAN. berkembangnya teknologi saat ini, banyak perusahaan semakin memanfaatkan teknologi

BAB II LANDASAN TEORI. tujuan yang sama. Menurutnya juga, Sistem Informasi adalah serangkaian

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Informasi harus memeiliki karakteristik seperti di bawah ini agar berguna dalam mengambil keputusan pada rantai pasok :

BAB 1 PENDAHULUAN. semakin ketat. Tiap-tiap perusahaan akan berupaya semaksimal mungkin meningkatkan

Bab 3 Faktor Pengendali Supply Chain

BAB 1 PENDAHULUAN. pada perkembangan dari sistem informasi. E-commerce adalah salah satu

Pembahasan Materi #4

I. PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB 3 ANALISIS SUPPLY CHAIN MANAGEMENT PADA PT. MULTI MEGAH MANDIRI. perkembangan dan menjadi pemimpin pasar dalam fashion socks dan sport socks

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

BAB III TINJAUAN PUSTAKA

BAB 1 PENDAHULUAN. pesat seiring dengan berkembanganya teknologi. Dengan adanya internet,

BAB I PENDAHULUAN. masalah, tujuan penelitian, dan pembatasan masalah. integrasi yang efisien antara pemasok (Supplier), pabrik (manufacture), pusat

BAB I PENDAHULUAN. mutu lebih baik, dan lebih cepat untuk memperolehnya (cheaper, better and

BAB I PENDAHULUAN. suatu rantai yang disebut Supply Chain. Saat ini bukan merupakan persaingan

SISTEM INFORMASI BISNIS. Infrastruktur, Integrasi dan Agensi Software di dalam B2B

BAB I PENDAHULUAN. PT. Coca-Cola Bottling Indonesia Medan merupakan salah satu anak. perusahaan dari The Coca-Cola Company yang bergerak dalam bidang

BAB III LANDASAN TEORI

Sistem Informasi Manajemen

SISTEM INFORMASI. Oleh Iwan Sidharta, MM NFORMASI

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. output. Manajemen operasi dapat di terapkan pada perusahan manufaktur maupun jasa.

Introduction to. Chapter 21. Synthesis of Business Functions. MultiMedia by Stephen M. Peters South-Western College Publishing

BAB 1 PENDAHULUAN. Perkembangan teknologi informasi memiliki dampak penting bagi dunia bisnis. bergantung pada dukungan dan kemampuan sistem TI.

1. PENDAHULUAN. Universitas Kristen Petra

BAB II LANDASAN TEORI. Kepuasan Konsumen, Pentingnya Kepuasan Konsumen Dalam Pemasaran,

ANALISIS BULLWHIP EFFECT DALAM MANAJEMEN RANTAI PASOK

BAB I PENDAHULUAN. perusahaan yang lain, melainkan antara satu supply chain dengan supply

BAB I PENDAHULUAN. manusia akan teknologi semakin besar. Peran teknologi akhir-akhir ini sangat

#4 KONSEP LEAD TIME DALAM SCM

ERP merupakan fungsi sistem aplikasi software yang dapat membantu organisasi dalam

BAB I PENDAHULUAN. logistik yang pekerjaan hariannya menyatukan data-data persediaan bahan baku,


MRP Pertemuan 6 BAB 6 IMPLIKASI STRATEGI MANAJEMEN RANTAI PASOKAN

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

Rancang Bangun Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Rantai Pasok Distribusi Daging Sapi Nasional

PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENDUKUNG PERUBAHAN PROSES BISNIS DI PERUSAHAAN MANUFAKTUR (Studi Kasus : Perusahaan Benang Polyester X )

Oleh : Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom

Transkripsi:

TUGAS UJIAN TENGAH SEMESTER E-BUSINESS Dosen : M.SUYANTO,Prof,Dr,M.M. Disusun oleh : Rangga Eri Kurniawan 08.11.2214 S1 TI-6E JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER AMIKOM YOGYAKARTA 2011 1

Peranan Supply Chain Management (SCM) pada PT.Aneka Tambang, Tbk ABSTRACT SCM adalah seperangkat pendekatan untuk mengefisienkan integrasi supplier, manufaktur, gudang dan penyimpanan, sehingga barang diproduksi dan didistribusikan dalam jumlah yang tepat, lokasi yang tepat, waktu yang tepat, untuk meminimasi biaya dan memberikan kepuasan layanan terhadap konsumen (simchi-levi ). Pada saat ini banyak perusahaan yang menerapkan SCM (Supply Chain Management) untuk meningkatkan daya saing perusahaan dengan yang lainnya. SCM merupakan suatu alat bersaing strategik bagi perusahaan yang menjadikan masalah logistik sebagai strategi bersainganya untuk dapat memenangkan persaingan. Salah satu contoh perusahaan yang menggunakan SCM sebagai strategi adalah PT. Aneka Tambang, Tbk yang mengintegrasikan kegiatan logistiknya dimulai dari pemasokan bahan baku untuk mengoptimalkan kegiatan operasional pabrik sampai dengan pengiriman barang barang produksi (nickel, gold, bauksit) kepada buyer. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sendiri adalah BUMN bidang pertambangan, sub sektor pertambangan logam dan mineral yang mulai beroperasi secara komersial pada tanggal 5 Juli 1968. Selain itu, ANTM bergerak juga di bidang industri, perdagangan, pengangkutan dan jasa lainnya yang berkaitan dengan bahan tambang. ISI 2

I. Tentang SCM SCM adalah seperangkat pendekatan untuk mengefisienkan integrasi supplier, manufaktur, gudang dan penyimpanan, sehingga barang diproduksi dan didistribusikan dalam jumlah yang tepat, lokasi yang tepat, waktu yang tepat, untuk meminimasi biaya dan memberikan kepuasan layanan terhadap konsumen (simchi-levi ). 1 "Supply Chain Mangement is the systematic, strategic coordination of the traditional business functions within a particular company and across businesses within the supply chain for the purpose of improving the long-term performance of the individual company and the supply chain as a whole". Perusahaan yang berada dalam supply chain pada intinya memuaskan konsumen dengan bekerja sama membuat produk yang murah, mengirimkan tepat waktu dan dengan kualitas yang bagus. Apabila mengacu pada sebuah perusahaan manufaktur, kegiatan-kegiatan utama yang masuk dalam klasifikasi SCM adalah : a. kegiatan merancang produk baru (product development ) - kegiatan mendapatkan bahan baku (procurement) b.kegiatan merencanakan produksi dan persediaan ( planning and control ) - kegiatan melakukan produksi ( production ) c.kegiatan melakukan pengiriman ( distribution Ukuran performansi SCM : 1. Kualitas (tingkat kepuasan pelanggan, loyalitas pelanggan, ketepatan pengiriman) 2. Waktu (total replenishment time, business cycle time) 3. Biaya (total delivered cost, efisiensi nilai tambah) 4. Fleksibilitas (jumlah dan spesifikasi) SCM juga bisa diartikan jaringan organisasi yang menyangkut hubungan ke hulu (upstream) dan ke hilir (downstream), dalam proses yang berbeda dan menghasilkan nilai dalam bentuk barang/jasa di tangan pelanggan terakhir (ultimate customer/end user). 1 http://www.ittelkom.ac.id/library/index.php?option=com_content&view Berikut adalah gambar model supply chain (A. T. Kearney, 1994) 3

SCM berusaha mencapai optimasi global. Merupakan proses untuk menemukan strategi terbaik bagi keseluruhan supply chain (systemwide). Adalah sangat menantang untuk mendesain dan mengoperasikan supply chain yang secara keseluruhan biayanya minimal, serta service levelnya terjaga. Ada 3 macam hal yang harus dikelola dalam supply chain yaitu pertama, aliran barang dari hulu ke hilir contohnya bahan baku yang dikirim dari supplier ke pabrik, setelah produksi selesai dikirim ke distributor, pengecer, kemudian ke pemakai akhir. Yang kedua, aliran uang dan sejenisnya yang mengalir dari hilir ke hulu dan ketiga adalah aliran informasi yang bisa terjadi dari hulu ke hilir atau sebaliknya. Integrasi supply chain dilakukan untuk mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas sepanjang supply chain sehingga dapat meningkatkan performasi anggota supply chain. 2 2.http://www.ittelkom.ac.id/library/index.php?option=com_content&view=article&id=24 2:supply-chain-management-scm&catid=25:industri&Itemid=15 II. Aktivitas SCM pada PT. Aneka Tambang, Tbk 4

Aktivitas SCM pada PT. Aneka Tambang, Tbk dimulai dari dimulai dari pemasokan bahan baku untuk mengoptimalkan kegiatan operasional pabrik sampai dengan pengiriman barang barang produksi (nickel, gold, bauksit) kepada buyer. Jadi dapat diartikan bahwa SCM merupakan suatu pendekatan yang digunakan untuk mengintegrasikan secara efisien pemasok (suppliers), pabrik (manufactures), gudang (warehouses), dan penyimpanan (stores), dengan demikian barang dagangan itu diproduksi dan di distribusikan dengan kuantitas yang benar, untuk lokasi yang benar dan waktu yang benar. 3 III. Investasi SCM pada PT. Aneka Tambang, Tbk SCM banyak memberikan investasi pada PT. Aneka Tambang, Tbk yang berupa : 1. Hardware 2. Software 3. Organizeware Dalam kegiatan SCM tidak terlepas dari IT. IT dapat memberikan dua kontribusi dalam SCM : 1. Perbaikan dan berbagai infomasi diantara perusahaan. 2. Identifikasi permasalahan yang tepat dan optimasi. Pertama, telah dibicarakan elektronik data adalah suatu cara yang efektif untuk mempromosikan pembagian informasi dengan tepat diantara perusahaan sehingga bertepatan dengan tujuan SCM. Elektronik data interchange didefinisikan sebagai suatu hubungan online komputer dan pertukaran informasi pada transaksi diantara perusahaan. 3.http://indonesianscm.web44.net/index.php?option=com_content&task=view&id=18&It emid=2 5

Bagaimanapun juga, diperlukan elektronik data interchange diperlukan elektronik interchange khusus untuk dimasukan kedalam suatu value added network atau saluran yang dibuka dengan tujuan untuk membagi suatu jaringan. Jumlah model yang sangat besar untuk berinvestasi dalam suatu value added network atau saluran yang dibuka telah menjadi alasan utama mengapa manajemen elektronic data interchange, elektronic data interchange logistic khusus telah menjadi sangat lambat. Pembagian informasi diantara perusahaan dapat diandalkan dengan web elektronik data interchange. Daripada membuka saluran elektronik data interchange. Meskipun kenyataannya internet menimbulakan beberapa masalah pada keamanan dan standarisasi, web elektronik data interchange sangat berguna dikarenakan memiliki biaya yang rendah pada invesment dibandingkan dengan membangun jaringan terbuka. Dari manfaat ini web elektronik data interchange telah memerikan kemungkinan dalam mempromosikan pembagian informasi diantara perusahaan lebih jauh lagi, pengggunaan internet dikombinasikan dengan ITS menghasilkan kemungkinan untuk memperbaiki sistem logistik kota. Karena berbagai informasi memberikan banyak data yang tersedia, kita harus merumuskan masalah berdasarkan data, dan menemukan cara untuk menyelesaikannya. Perkembangan aplikasi software sebenarnya untuk menyelesaikan berbagai masalah telah mendapatkan keuntungan lebih besar dengan perkembangan IT saat ini. Software untuk merealisasikan SCM secara bersamaan disebut Supply Chain Planning Software (SCPS). 4 SCPS terdiri dari beberapa software pada manufacturing planning, demand forecasting, transportation planning, inventory management schecduling, dan lain-lain. Pada umumnya, kemajuan IT telah mengembangkan secara cepat pembagian atau berbagai informsi diantara perusahaan yang diperlukan untuk SCM, dan telah menyebabkan perbaikan dalam kualitas dari aplikasi software untuk memproses informasi atau software supply chain planning. 4. http://pribad07.blogspot.com/2008/05/tugas-supply-chain-management.html 6

IV. Value Added SCM yang didesain dengan baik menghasilkan net value 5 positif dengan memberikan keuntungan, mengurang biaya, dan menigkatkan kelangsungan hidup keuangan. Perusahaan dengan supply chain yang diselsaikan dengan baik dapat membagikan keuntungan dengan layak, dengan menghasilkan yang disebut win-win relationship. Pertama, sumber daya untuk menghasilkan keuntungan termasuk menekan lea-time atau respone yang fleksibel pada pelanggan. Seperti improvemen atau peningkatan dapat membuat supply chain perusahaan yang kopetitive. Keuntungan ini dihasilkan dari sumber daya perusahaan yang terpusat terhadap core-competence mereka dan menghasilkan valeu dengan memiliki fleksibilitas dan dapat beradaptasi terhadap perubahan lingkungan pasar. Kedua, biaya dapat dikurangi berhubungan dengan keuntungan yang terintegritas. Terdapat skala ekonomi dan jangkauan pada proes integrasi vertikal Sebagai contoh, menghindari investment yang berlebihan dalam warehousing dan mengurangi inventory level dengan berbagi informasi. Ketiga, berbagai jenis informasi seperti pesanan, inventory atau permintan pelanggan harus dapat dibagi dan diproses dengan benar. Dengan memperhatikan tiga poin tersebut pengebangan IT sebelumnya dapat berkontribsi terhadp SCM. 5.. http://pribad07.blogspot.com/2008/05/tugas-supply-chain-management.html V.Sejauh mana SCM telah mendeliver tujuannya kepada PT. Aneka Tambang, Tbk 7

PT. Aneka tambang sendiri mempunyai visi dan misi, yaitu : Visi 2010 : Misi : Menjadi perusahaan pertambangan berstandar internasional yang memiliki keunggulan kompetitif di pasar global Menghasilkan produk-produk berkualitas tinggi, yaitu nikel, emas dan mineral lain, dengan mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja serta memperhatikan kelestarian lingkungan Beroperasi secara efisien (Berbiaya rendah) Memaksimalkan shareholders dan stakeholders value Meningkatkan kesejahteraan karyawan Berpartisipasi di dalam upaya menyejahterakan masyarakat di sekitar daerah operasi pertambangan. 6 Bila dilihat dari visi dan misi tersebut, sejauh ini PT. Aneka Tambang, Tbk sudah mendekati tujuannya. Dengan kata lain Supply Chain Management (SCM) memiliki peranan penting dalam kegiatan PT. Aneka Tambang, Tbk. Hal ini dapat dilihat dari atadata yand ada: Sampai dengan perdagangan 14 Januari 2009, saham ANTM ditutup di posisi Rp1.160. Pada akhir Nopember 2007, saham ANTM berada pada level tertingginya dan ditutup sedikit di atas Rp5.000 dengan nilai transaksi sebesar Rp1,24 triliun. 6. http://www.ghabo.com/gpedia/index.php/aneka_tambang_tbk,_pt 8

Sumber: CAPITAL PRICE (2009) Sepanjang tahun 2002-2007, ANTM mampu meningkatkan sales dengan rata-rata pertumbuhan per tahun (CAGR) sebesar 47,65%. Pada tahun 2006 dan 2007, perusahaan membukukan pertumbuhan sales yang tinggi (71,25% dan 113,31%). Profitabilitas perusahaan juga meningkat dengan CAGR 87,97% untuk operating profit dan 90,98% untuk net income. 7 Summary CAGR ANTM 2002-2007 Sales 47.65% Total Equity 35.21% Operating Profit 87.97% Total Assets 37.08% Net Income 90.98% 7 http://wisdomarket.blogspot.com/2009/01/aneka-tambang-sang-tradisionalis.html 9

Daftar Pustaka http://www.ittelkom.ac.id/library/index.php?option=com_content&view http://www.ittelkom.ac.id/library/index.php?option=com_content&view=article& id=242:supply-chain-management-scm&catid=25:industri&itemid=15 http://indonesianscm.web44.net/index.php?option=com_content&task=view&id= 18&Itemid=2 http://pribad07.blogspot.com/2008/05/tugas-supply-chain-management.html http://www.ghabo.com/gpedia/index.php/aneka_tambang_tbk,_pt http://wisdomarket.blogspot.com/2009/01/aneka-tambang-sang-tradisionalis.html 10