RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER F-0653 Issue/Revisi : 1 Tanggal Berlaku : 1 Juli 2016 Untuk Tahun Akademik : 2016/2017 Masa Berlaku : 4 (empat) tahun Jumlah Halaman : Xx halaman Mata Kuliah : Perancangan Arsitektur V Kode MK : ARS 401 Program Studi : Arsitektur Penyusun : Dr. Sahid, ST., MT Sks : 6 (enam) Kelompok Mata Kuliah : MKI Mata Kuliah Inti 1. Deskripsi Singkat Dengan makin terbatasnya lahan yang tersedia untuk dibangun, maka pilihan untuk membangun bangunan tinggi adalah pilihan yang tak bisa dielakkan lagi. Di lain pihak, upaya untuk melakukan efisiensi dengan menyatukan berbagai fungsi dalam satu area perencanaan turut berperan dalam mendorong pertumbuhan pembangunan mixed-use di berbagai kota besar dunia. Mata kuliah ini memberikan dasar pelatihan perancangan bangunan massa jamak, fungsi publik-kompleks, intensitas tinggi di suatu bagian kota dengan mempertimbangkan berbagai faktor perencanaan yang telah dipelajari sebelumnya. Judul Tugas : Compact City to Live, Work and Play Luas lahan : 5 Ha - 10 Ha Fungsi Mixed Use : Kantor, Komersial, Hunian. 2. Unsur Capaian Pembelajaran a. Mahasiswa mampu merancang bangunan massa jamak, fungsi publik-kompleks, intensitas tinggi dengan mempertimbangkan berbagai faktor perencanaan yang telah dipelajari pada studio perancangan sebelumnya. b. Mahasiswa mampu menerapkan peraturan yang terkait dengan perencanaan bangunan. c. Mahasiswa mampu membuat konsep perancangan yang kompak dan integratif serta menterjemahkannya dalam desain bangunan. RPS Mata Kuliah Perancangan Arsitektur 5 Program Studi Arsitektur Halaman 1 dari 23
3. Komponen Penilaian Berikut adalah komponen penilaian: Tugas Kecil 1 (M1, M2) Studi Preseden Literatur + Preseden + Kunjungan Lap 10 % Tugas Kecil 2 (M3, M4) Analisis Tapak + maket 10 % Tugas Kecil 3 (M5, M6, M7) Konsep tapak dan gubahan massa 10 % Ujian Tengah Semester [UTS] 20 % Tugas Kecil 4 (M9) Gubahan massa parsial 10% Tugas Kecil 5 (M10, M11) Struktur dan Utilitas Bangunan + SED 10% Tugas Kecil 6 (M12 M15) kelengkapan Gambar dan Maket 10% Ujian Akhir Semester [UAS] 20 % Tugas Kecil Asistensi Keterlambatan Tugas Keterlambatan Kuliah Mahasiswa akan mengerjakan tugasnya saat berada di studio dan di rumah. Tugas kecil diberikan pada setiap pokok bahasan di dalam studio dan dikumpulkan pada akhir waktu tiap pokok bahasan yang terjadwal pada tabel Rencana Pembelajaran Semester [RPS]. Penilaian untuk tugas kecil disesuaikan dengan masing-masing komponen penilaian dalam format A3 berwarna, maket atau model 3D. Setiap mahasiswa wajib mempresentasikan di depan pembimbing dan rekanrekannya karena proses merancang menjadi salah satu bagian penting dari penilaian. Asistensi tugas dilakukan pada waktu studio, kecuali ada perjanjian khusus. Keterlambatan tugas tidak akan diterima dan mahasiswa akan mendapatkan nilai E, kecuali mahasiswa bersangkutan mempunyai ijin tertulis dari dokter/orang tua/instansi terkait yang menyebabkan mahasiswa bersangkutan tidak bisa mengumpulkan tugas pada hari dan jam pengumpulan tugas. Keterlambatan mengikuti studio adalah maksimal 15 menit. Jika mahasiswa terlambat, maka mahasiswa dikenai sanksi dengan tidak dihitung kehadiran dalam daftar hadir. Kehadiran minimal untuk mengikuti kelulusan adalah 80%. Akan tetapi, mahasiswa tetap boleh mengikuti proses yang sedang berlangsung di studio. Kehadiran mahasiswa dapat dianulir di akhir jam studio jika mahasiswa meninggalkan studio. RPS Mata Kuliah Perancangan Arsitektur 5 Program Studi Arsitektur Halaman 2 dari 23
Plagiarisme Ujian Teknis Studio Setiap tindak plagiarism, baik dalam tulisan maupun dalam desain akan ditindak tegas dengan memberikan nilai E pada tugas bersangkutan. Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester merupakan ajang untuk menunjukkan kemampuan mahasiswa yang komprehensif dari segi kerunutan dan kelogisan cara berpikir dan metode perancangan, segi keberdirian bangunan dan konstruksi, segi penerapan teori dan konsep perancangan, segi keberlanjutan desain dan lingkungan sekitar, segi estetika, dan segi kematangan penyajian, baik visual dan verbal. Ujian Akhir Semester akan direview oleh 2 (dua) reviewer, yaitu review internal dan review eksternal yang mewakili dunia akademik dan praktisi di bidang arsitektur. Mahasiswa diperbolehkan bekerja sambil mendengarkan musik asalkan tidak menganggu rekan atau kelas lain yang berdampingan. Mahasiswa dilarang menonton film dan bermain game di luar materi selama jam studio. Mahasiswa diperbolehkan untuk makan dan minum selama tidak membuang sampah sembarangan. Mahasiswa boleh meninggalkan studio dengan izin fasilitator. 4. Kriteria Penilaian Kriteria penilaian bersifat objektif yang terukur berdasarkan rubrik penilaian setiap tugas. Adapun penjelasan secara umum perolehan nilai mutu akhir Perancangan Arsitektur 5 adalah sebagai berikut: Jenjang 4 A Mutu Bobot Angka A 90,00 100 3,7 A- 80,00 89,99 3,3 B+ 75,00 79,99 3 B B 70,00 74,99 2,7 B- 65,00 69,99 2,3 C+ 60,00 64,99 C 2 C 55,00 59,99 Deskripsi Capaian Pembelajaran Mahasiswa mampu menunjukkan kreatifitas sesuai dengan konteks, berpikiran maju dan kritis dalam menghadapi permasalahan serta jeli dalam menganalisis serta mampu mengemasnya ke dalam suatu penyajian yang lengkap, menarik dan sistematis.. Mahasiswa telah memenuhi semua permintaan tugas secara lengkap, kritis, menarik, sistematis, orisinil dan menarik disertai ketajaman kemampuan analisis sintesis atas suatu permasalahan. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan tafsiran dan gagasan yang jelas, logis, runut dan orisinil serta mampu mengemas semua ide secara sistematis dan menarik. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan tafsiran dan gagasan yang jeli, logis, runut dan orisinil namun penyajian kurang menarik. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan tafsiran permasalahan secara jeli dan gagasan perancangan secara logis, runut dan komprehensif namun penyajian tidak menarik. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan langkah langkah perancangan yang jelas dan logis serta menerapkan berbagai pengetahuan walalupun masih kurang runut, logis dan komprehensif. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas secara lengkap dan cukup berusaha menerapkan berbagai pengetahuan namun belum runut, logis dan komprehensif. RPS Mata Kuliah Perancangan Arsitektur 5 Program Studi Arsitektur Halaman 3 dari 23
Jenjang Mutu Bobot Angka 1,7 C- 50,00 54,99 1 D D 40,00 49,99 0 E E < 40,00 Deskripsi Capaian Pembelajaran Mahasiswa hanya memenuhi permintaan tugas namun belum mampu menerapkan pengetahuan secara runut, logis dan komprehensif. Mahasiswa perlu mengulang karena ia mengerjakan tugas seadanya dan tidak lengkap sesuai dengan permintaan, tidak mampu menerapkan berbagai pengetahuan secara runut, logis dan komprehensif, dan tidak mampu menyampaikan ide, baik secara visual (2D dan/atau 3D) dan lisan. Mahasiswa belum layak lulus ketika mahasiswa tidak memenuhi salah satu atau beberapa kriteria, seperti sering tidak mengumpulkan tugas atau tidak mengumpulkan tugas, tidak mengikuti ujian, dan melakukan plagiarism. 5. Daftar Referensi Schuller, Wolfgang (1976). High Rise Building Structures. New York : John Wiley & Sons Grondzik, Walter T et al (2009). Mechanical and Electrical equipment for Buildings. New Jersey : John Wiley & Sons Ching, Francis DK (2007). Architecture, Form, Space and Order. New York : John Wiley & Sons Lynch, Kevin (1984). Site Planning 3 rd ed. MIT Press Ashihara, Yoshinobu (1983). Exterior Design in Architecture. New York : Van Nostrand Reinhold Duffy, Francis et al (1976). John. Planning Office Space. New York : Nichols Publishing Dinas Tata Kota, Pemprov DKI. Pedoman Detail Teknis Ketatakotaan tentang Bangunan Tunggal Allen, Edward and Iano, Joseph (2008). Fundamentals of Building Construction, Materials and Methods, New Jersey : John Wiley & Sons Marmot, Alexi (2000). Office Space Planning Design for Tomoorrow s Workplace, Mc Graw Hill Juwana, Jimmy S (2005). Sistem Bangunan Tinggi, Jakarta : Erlangga De Chiara, Joseph and Crosbie, Michael J (2001). Time-Saver Standards for Building Types. New York : Mc Graw-Hill Professional De Chiara, Joseph (1984). Time-Saver Standard for Residential Development. New York : Mc Graw Hill Books Ching, Francis DK (2008). Building Construction Illustrated. New Jersey : John Wiley & Sons Winter, Nathan B (2005). Architectural Is Elementary, Visual Thinking Through Architectural Concepts. New York : Gibbs Smith Publisher Neufert, Ernst (2000). Architect Data 3rd ed. Victoria : Blackwell Science Ltd Deasy, CM and Laswell, Thomas E (1985). Designing Places for People. New York : Watson Guptil Publ Schwartz, Mildred F (1975). Office Building Design 2nd ed. New York : Mc Graw Hill Books Haris, Charles and Dine, Nicholas (1997). Time-Saver Standards for Landscape Architecture. New York :Mc Graw-Hill Professional Watson Donald and Crosbie, Michael J (2004). Time-Saver Standards for Architectural Design. New York : Mc Graw-Hill Professional De Chiara, Joseph and Panero; Zelnik (2001). Time-Saver Standards for Interior Design and Space Planning. New York : Mc Graw-Hill Professional Ching, Francis DK (2008). Building Structures Illustrated. New Jersey : John Wiley & Sons White, Edward T (1975). Concept Sourcebook, A Vocabulary of Architectural Forms. New York : Architectural Media Blacwell, Melene (1984). Geometry in Architecture. New York : John Wiley & Sons James, Warren A (1993). KPF. New York : Rizolli International Klotz, Heinrich (1989). New York Architecture. London : Thames and Hudson White, Edward T (1996). Site Analysis. New York : Architectural Media RPS Mata Kuliah Perancangan Arsitektur 5 Program Studi Arsitektur Halaman 4 dari 23
De Chiara, Joseph and Koppelman, Lee E (1978). Site Planning Standard. New York : Mc Graw-Hill Inc Schuller, Wolfgang (1976). High Rise Building Structures, New York : John Wiley & Sons, 1976 Hart, Henn, Sontag (1978). Multi Storey Building in Steel. London : Granada publishing Abele, Chris (2000). Architecture and Identity 2nd ed. London : Architectural Press Lin, Mike W (1985). Architectural Rendering Techniques. New York : John Wiley & Sons Peraturan Daerah No.7 tahun 1991 tentang Bangunan Dalam Wilayah DKI Jakarta Baker, Geoffrey and Finaro, Bruno (1972). Shopping Centre, Design and Operation. New York : Architectural Press Beddington, Nadine (1991). Shopping Centres 2nd ed. Architectural Press Calthorpe, Peter, Urban Context in Sustainable Communities: A New Design Synthesis for Cities, Suburbs and Towns by Sim Van der Ryn & Peter Calthorpe, 1986, pp. 1-33. Gehl, Jan, Cities for People, 2010, Washington: Island Press. Koolhaas, Rem, Life in the Metropolis in Architecture Theory since 1968 by Michael Hays, 1998, pp. 322-330. Montgomery, Charles, 11. Everything is Connected to Everything Else in Happy City: Transforming Our Lives through Urban Design by Charles Montgomery, 2013, pp. 257-277. Pearce, Mick, From Eastgate to CH2: Building on the Energy Watershed in City Edge: Contemporary in Urbanism by Esther Charlesworth, 2005, pp.180-196. RPS Mata Kuliah Perancangan Arsitektur 5 Program Studi Arsitektur Halaman 5 dari 23
6. RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) Minggu Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian (Materi Ajar) Bentuk Pembelajaran Kriteria/Indikator Penilaian Bobot Standar Kompetensi Profesi 1a 29 Agt Mahasiswa mengetahui dan mengerti tata ajaran mata kuliah Perancangan Arsitektur 5 Mahasiswa dapat memahami materi tugas. Pengantar Penjelasan Tugas Pembagian kelompok Prosedur, Jadwal dan Tata Tertib Persiapan Tugas 1a (Studi literatur): Penjelasan mengenai tugas 1 dari dosen Mahasiswa mempresentasikan dan mendiskusikan hasil pembacaan materi yang telah diberikan Sebelum kuliah berakhir, setiap kelompok mempresentasikan hasil pencarian awalnya Asistensi Diskusi Analisis bacaan dikaitkan dengan contoh 10% IAI butir 2, 4, 8 1b 5 Sept Presentasi Studi literatur: Mahasiswa memajang dan mempresentasikan hasil akhir diskusi materi bacaan yang diberikan dan hasil analisis 2 preseden master plan kemudian setiap kelompok saling mengkritisi satu dengan yang lain. Asistensi Diskusi Analisis bacaan dikaitkan dengan contoh Persiapan Tugas 1b (kunjungan lapangan dan preseden): Penjelasan lokasi tapak untuk survey lapangan dan luaran Tugas 2. Setiap kelompok menentukan dan menganalisis 2 preseden untuk menentukan program ruang dan tipe kegiatan yang sepadan. 2a 9 Sept Mahasiswa mampu mengamati dan menganalisis kondisi tapak, peraturan yang berlaku di tapak, serta isu perkotaan di sekitarnya dengan mendalam. Survey Tapak dan Preseden: Mahasiswa mengeksplorasi peraturan RTRW, RDTR, KDB, KLB, dan GSB yang berlaku. Mahasiswa mencari data mengenai Asistensi Analisis bacaan dikaitkan dengan contoh RPS Mata Kuliah Perancangan Arsitektur 5 Program Studi Arsitektur Halaman 6 dari 23
Minggu Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian (Materi Ajar) Bentuk Pembelajaran Kriteria/Indikator Penilaian Bobot Standar Kompetensi Profesi lokasi dan kondisi sekitarnya (mapping, dokumentasi, sketsa, dsb). Mahasiswa mencari dan menganalisis 2 buah preseden Mahasiswa mendengarkan penjelasan tentang perancangan mixed use dari profesional 2b 16 Sept Presentasi survey, kunjungan lapangan dan studi preseden: Mahasiswa memajang dan mempresentasikan hasil akhir diskusi survey, kunjungan lapangan dan preseden dan setiap kelompok saling mengkritisi satu dengan yang lain Asistensi Analisis bacaan dikaitkan dengan contoh 3a 19 Sept Mahasiswa mampu menganalisis lokasi dan kondisi sekitar tapak dengan menerapkan prinsip-prinsip perancangan kota Mahasiswa mampu menyimpulkan hasil analisis melalui gambar-gambar tataguna lahan, intensitas bangunan, sistem lalu lintas, titik masuk keluar kendaraan dengan menyatakan dampak yang bakal timbul Analisis Tapak: Mahasiswa secara berkelompok mempresentasikan perkembangan mapping, diagram, sketsa, foto, dan lainnya yang mencakupi: Analisis terkait tataguna dan intensitas lahan pada tapak dan sekitarnya (RDTR, RTRW, KDB, KLB, GSB, dll) Aksesibilitas dan konektivitas tapak dengan sekitarnya (sistem lalu lintas, akses alternatif, jenis dan titik perhentian transportasi, dan sebagainya) Kondisi perkotaan sekitar tapak. Kesimpulan dari keseluruhan penelusuran berupa isu perkotaan yang hendak ditekankan Setelah presentasi berakhir, mahasiswa dapat melanjutkan survey dan pencarian data tapak lebih detail. Asistensi Analisis 10% RPS Mata Kuliah Perancangan Arsitektur 5 Program Studi Arsitektur Halaman 7 dari 23
Minggu Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian (Materi Ajar) Bentuk Pembelajaran Kriteria/Indikator Penilaian Bobot Standar Kompetensi Profesi 3b 23 Sept Mahasiswa mampu menilai kualitas tapak setelah mendapatkan informasi tentang cuaca dan iklim makro, topografi, tanaman, bangunan sekitar, perilaku pengguna ke dalam gambar, diagram, dan model. Analisis tapak lanjutan: Mahasiswa sudah menambahkan data dan analisis terkait tata guna dan intensitas lahan yang belum lengkap Masing-masing kelompok melakukan analisis tapak dalam bentuk diagram, sketsa, dan model yang meliputi: Iklim makro tapak Topografi tapak Vegetasi di dan sekitar tapak Kondisi bangunan sekitar tapak Perilaku (target) pengguna Analisis S.W.O.T Hasil penelusuran lebih lanjut isu perkotaan yang telah dipilih. Sebelum kuliah berakhir mahasiswa mempresentasikan secara singkat perkembangan analisisnya Asistensi Analisis 4a 26 Sept Mahasiswa mampu mempresentasikan hasil analisis tapak dan sekitarnya dengan sistematis, komunikatif, dan kreatif. Presentasi analisis tapak dan maket: Mahasiswa memajang dan mempresentasikan hasil akhir analisis tapak dalam bentuk gambar dan maket. Mahasiswa mengusulkan initial statement yang akan dikembangkan selanjutnya Asistensi Analisis Analisis tapak Persiapan Tugas 3 (Konsep tapak dan gubahan massa bangunan: Penjelasan mengenai Tugas 3 4b 30 Sept Mahasiswa mampu mengembangkan initial statement yang telah ia dapatkan sebelumnya menjadi konsep ruang yang tepat untuk suatu rancangan kawasan. Pengembangan initial statement dan konsep rancangan kawasan: Setiap kelompok mahasiswa mengeksplorasi initial statement tersebut untuk menghasilkan model/diagram abstrak dari konsep ruang yang hendak dirancang (minimal 5 buah) Asistensi Analisis 10% RPS Mata Kuliah Perancangan Arsitektur 5 Program Studi Arsitektur Halaman 8 dari 23
Minggu Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian (Materi Ajar) Bentuk Pembelajaran Kriteria/Indikator Penilaian Bobot Standar Kompetensi Profesi Setiap kelompok mahasiswa mempresentasikan hasil eksplorasi tersebut, kemudian melanjutkan pengembangan konsep ruang ke dalam tema dan struktur ruang rancangan kawasan (landmark, path, edge, nodes) serta diagram hierarki akses dan konektivitas kawasan. Di luar studio, mahasiswa perlu menentukan intensitas lahan (figure ground), fungsi lahan, fungsi bangunan, dan tinggi bangunan di kawasan tersebut yang kemudian digambarkan dalam bentuk mapping. 5 3 Okt Mahasiswa mampu mengembangkan konsep dan tema yang telah dieksplorasi sebelumnya menjadi struktur ruang rancangan kawasan yang tepat sesuai analisis yang telah dilakukan sebelumnya. Pengembangan struktur ruang rancangan kawasan: Setiap kelompok mencoba mengolah model/diagram konsep ruang terakhir yang menjadi landasan tema rancangan kawasan; mapping struktur ruang rancangan kawasan; diagram hirarki akses dan konektivitas; mapping figure ground, fungsi lahan, fungsi bangunan, dan tinggi bangunan pada kawasan. Mahasiswa melanjutkan pengembangan rancangan kawasan dengan memperbaiki struktur ruang kawasan yang telah digagas dan membuatnya ke dalam bentuk tiga dimensi. Sebelum kuliah berakhir, mahasiswa mempresentasikan progress pengembangan rancangannya tersebut. Asistensi Analisis 5b Selasa 4 Okt Mahasiswa mampu menata guna lahan dan besaran bangunan yang tepat dengan mempertimbangkan analisis dan eksplorasi yang telah dilakukan sebelumnya. Pengembangan tata letak dan amplop bangunan setiap lahan (KDB, KLB, GSB): Setiap kelompok mempresentasikan bentuk tiga dimensi hasil rancangan Asistensi Analisis RPS Mata Kuliah Perancangan Arsitektur 5 Program Studi Arsitektur Halaman 9 dari 23
Minggu Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian (Materi Ajar) Bentuk Pembelajaran Kriteria/Indikator Penilaian Bobot Standar Kompetensi Profesi kawasannya (bird - eye view, perspektif, dan potongan lingkungan) dan gambar potongan right of way setiap jalan. Setelah itu, mahasiswa menentukan koefisien dasar bangunan, koefisien lantai bangunan, garis sepadan bangunan, serta panduan pengembangan lahan lainnya yang menunjukkan karakteristik rancangan kawasan yang diajukan. Sebelum kuliah berakhir, mahasiswa mempresentasikan hasil pengembangan rancangannya. 6a 7 Okt Mahasiswa mampu menata guna lahan dan besaran bangunan yang tepat dengan mempertimbangkan analisis dan eksplorasi yang telah dilakukan sebelumnya Eksplorasi konsep dan organisasi massa bangunan rancangan kawasan: Setiap kelompok mahasiswa menyajikan dan mempresentasikan model, diagram, mapping, dan guidelines rancangan kawasan yang diajukan. Setiap kelompok saling mengkritisi ide yang dipresentasikan. Asistensi Analisis Konsep Persiapan Ujian Tengah Semester Penjelasan hal-hal yang perlu dipresentasikan pada Ujian Tengah Semester, 6b 10 Okt Mahasiswa mampu menyusun bahan presentasi ide rancangannya dengan sistematis, komunikatif, dan kreatif. Persiapan Ujian Tengah Semester: Setiap kelompok mempresentasikan perbaikan rancangannya sesuai dengan kritik dan saran yang telah diberikan pada presentasi Tugas 3. Setiap kelompok lanjut merender gambar untuk poster A1 dan model akhir rancangan. Asistensi Analisis 7a Selasa 11 Okt Mahasiswa mampu menyusun bahan presentasi ide rancangannya dengan sistematis, komunikatif, dan kreatif. Persiapan Ujian Tengah Semester: Setiap kelompok sudah menyelesaikan poster A1 atau model akhir rancangan dan melanjutkan laporan design guidelines kawasan rancangan Asistensi Analisis Gubahan massa RPS Mata Kuliah Perancangan Arsitektur 5 Program Studi Arsitektur Halaman 10 dari 23
Minggu Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian (Materi Ajar) Bentuk Pembelajaran Kriteria/Indikator Penilaian Bobot Standar Kompetensi Profesi Sebelum kuliah berakhir, mahasiswa mempresentasikan progres tugas untuk Ujian Tengah Semester. 7b 14 Okt Mahasiswa mampu menyusun bahan presentasi ide rancangannya dengan sistematis, komunikatif, dan kreatif. Persiapan Ujian Tengah Semester: Setiap kelompok sudah menyelesaikan baik poster maupun model rancangan. Mahasiswa lanjut membuat laporan design guidelines kawasan rancangan. Asistensi Analisis 8 17 Okt Mahasiswa mampu mempresentasikan penelusuran Compact City to Live, Work, and Play beserta studi preseden; analisis tapak dan isu perkotaan di sekitarnya; serta konsep dan ide gubahan massa yang hendak dirancang, dengan sistematis, komunikatif, dan kreatif. Ujian Tengah Semester Analisis 20% UTS 9a 24 okt Mahasiswa mampu mengevaluasi penyajian UTS-nya dan memperbaikinya dengan tepat. Perbaikan UTS. Persiapan tugas 4 (Gubahan massa dan tampilan bangunan) Masing-masing mahasiswa sudah menentukan lahan dalam rancangan kawasan untuk dirancang menjadi bangunan ragam fungsi. Penjelasan mengenai hal hal yang perlu dicapai dalam Tugas 4. Mahasiswa mempersiapkan konsep dan program ruang rancangannya Asistensi Analisis massa 9b 28 Okt Mahasiswa mampu merancang penampilan bangunan dengan menerapkan prinsipprinsip estetika visual dan menimbang sifat bahan, warna, dan konteks lingkungan, serta disajikan melalui model dan gambar. Pengembangan massa dan ukuran bangunan: Mahasiswa sudah menentukan konsep dan program ruang rancangan yang hendak dibuat dan membawa hasil eksplorasinya, baik berupa gambar, model, ataupun diagram. Mahasiswa melanjutkan eksplorasi gubahan massa tersebut ke dalam gambar skematik atau model 3D. Asistensi Analisis RPS Mata Kuliah Perancangan Arsitektur 5 Program Studi Arsitektur Halaman 11 dari 23
Minggu Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian (Materi Ajar) Bentuk Pembelajaran Kriteria/Indikator Penilaian Bobot Standar Kompetensi Profesi Mahasiswa mempresentasikan gambar dan bentuk akhir gubahan massa sebelum kuliah berakhir. 10a 31 Okt Mahasiswa mampu merancang penampilan bangunan dengan menerapkan prinsipprinsip estetika visual dan menimbang sifat bahan, warna, dan konteks lingkungan, serta disajikan melalui model dan gambar Pengembangan penampilan bangunan: Mahasiswa sudah menentukan tampilan bangunan dengan menunjukkan model 3D yang lebih detail dan gambar tampak minimal 4 buah (material sudah terlihat) Mahasiswa mulai mendetail gambar site plan, layoutplan, dan perspektif. Mahasiswa mempresentasikan hasil pekerjaan sebelum kuliah berakhir. Asistensi Analisis struktur 10b 4 Nop Mahasiswa mampu merancang penampilan bangunan dengan menerapkan prinsipprinsip estetika visual dan menimbang sifat bahan, warna, dan konteks lingkungan, serta disajikan melalui model dan gambar Pengembangan penampilan bangunan: Mahasiswa membawa gambar site plan, layoutplan, dan perspektif (minimal dua buah) untuk diasistensikan. Mahasiswa mempersiapkan model dan gambar lain yang belum selesai untuk presentasi Tugas 4. Asistensi Analisis 11a 7 Nop Mahasiswa mampu mempresentasikan konsep penampilan bangunan rancangannya dengan argumentatif, komunikatif, dan kreatif Pengembangan penampilan bangunan: Mahasiswa mempresentasikan hasil akhir penampilan bangunan rancangannnya. Persiapan Tugas 4 (pengembangan sistem struktur dan konstruksi): Penjelasan hasil akhir Tugas 4 Di rumah mahasiswa sudah mulai mengeksplorasi struktur dan konstruksi rancangan yang tepat Asistensi Analisis utilitas 11b 11 Nop Mahasiswa mampu mengajukan konsep struktur dan konstruksi bangunan melalui model dan gambar dengan menentukan prinsip struktur yang pernah dipelajari Pengembangan sistem struktur dan konstruksi rancangan: Tanpa melupakan penelusuran tampilan bangunan yang telah dilakukan sebelumnya, mahasiswa mengeksplorasi sistem struktur rancangan ke dalam gambar diagram atau model di rumah Mahasiswa mempresentasikan Asistensi Analisis RPS Mata Kuliah Perancangan Arsitektur 5 Program Studi Arsitektur Halaman 12 dari 23
Minggu Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian (Materi Ajar) Bentuk Pembelajaran Kriteria/Indikator Penilaian Bobot Standar Kompetensi Profesi gambar atau model sistem struktur tersebut untuk diasistensikan. Mahasiswa mulai mendetail gambar denah setiap lantai dengan pertimbangan titik struktur dan gambar potongan untuk detail konstruksi. Sebelum kuliah berakhir mahasiswa mempresentasikan progresnya 12a 14 Nop Mahasiswa mampu mengajukan konsep struktur dan konstruksi bangunan melalui model dan gambar dengan menentukan prinsip struktur yang pernah dipelajari Pengembangan sistem struktur dan konstruksi rancangan: Mahasiswa membawa gambar denah setiap lantai yang sudah memikirkan titik struktur dan konstruksi; gambar detail material dan konstruksi; serta gambar potongan bangunan dan lingkungan; Mahasiswa mengevaluasi hasil kerjanya dan memperbaikinya agar siap dipresentasikan Asistensi Analisis Gambar dan Maket 12b 18 Nop Mahasiswa mampu mempresentasikan konsep struktur dan konstruksi rancangannya dengan argumentatif, komunikatif, dan kreatif. Pengembangan sistem struktur dan konstruksi rancangan: Mahasiswa mempresentasikan hasil akhir pengembangan sistem struktur dan konstruksi rancangannya. Asistensi Analisis Persiapan Tugas 5 Penjelasan mengenai Tugas 5. Mahasiswa di rumah mulai menentukan ide sustainability. 13a 21 Nop Mahasiswa mampu mengajukan ide berprinsip sustainable eco development dan sistem utilitas bangunan rancangannya secara argumentative, sistematif, dan komunikatif Pengembangan sistem utilitas dan sustainability: Mahasiswa sudah menentukan ideide rancangan yang menampung prinsip sustainable eco development melalui gambar, diagram, sketsa, model, atau hal lainnya Mahasiswa juga sudah membawa diagram terkait utilitas bangunan Asistensi Analisis RPS Mata Kuliah Perancangan Arsitektur 5 Program Studi Arsitektur Halaman 13 dari 23
Minggu Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian (Materi Ajar) Bentuk Pembelajaran Kriteria/Indikator Penilaian Bobot Standar Kompetensi Profesi rancangannya. Mahasiswa mulai melanjutkan penerapan ide sustainability ke dalam gambar rancangan. Sebelum kuliah berakhir, mahasiswa mempresentasikan progress Tugas 5 13b 25 Nop Mahasiswa mampu mengajukan ide berprinsip sustainable eco development dan sistem utilitas bangunan rancangannya secara argumentative, sistematif, dan komunikatif. Pengembangan sistem utilitas dan sustainability: Mahasiswa sudah menyelesaikan gambar utilitas setiap lantai, baik denah, potongan, ataupun skematik. Mahasiswa mengevaluasi hasil kerjanya dan memperbaikinya agar siap dipresentasikan. Asistensi Analisis 14a 28 Nop Mahasiswa mampu mempresentasikan penggunaann prinsip sustainable eco development dan sistem utilitas bangunan rancangannya secara argumentatif, sistematif, dan komunikatif. Pengembangan sistem utilitas dan sustainability eco development: Mahasiswa mempresentasikan hasil akhir pengembangan sustainability pada rancangannya beserta utilitas. Asistensi Analisis Persiapan UAS 14b 2 Des Mahasiswa mampu menyajikan hasil rancangan dengan menerapkan prinsip teknik komunikasi arsitektur Pengembangan penyajian akhir: Mahasiswa memperbaiki gambar, sketsa, diagram, dan model-model yang telah dibuat sebelumnya agar layak dipresentasikan Checklist persiapan UAS Asistensi Analisis 15a 5 Des Mahasiswa mampu menyajikan hasil rancangan dengan menerapkan prinsip teknik komunikasi arsitektur. Pengembangan penyajian akhir: Mahasiswa memperbaiki gambar, sketsa, diagram, dan model-model yang telah dibuat sebelumnya agar layak dipresentasikan Checklist persiapan UAS Asistensi Analisis 15b 9 Des Mahasiswa mampu menyajikan hasil rancangan dengan menerapkan prinsip teknik komunikasi arsitektur Pengembangan penyajian akhir: Mahasiswa memperbaiki gambar, sketsa, diagram, dan model-model yang telah dibuat sebelumnya agar layak dipresentasikan Checklist persiapan UAS Asistensi Analisis RPS Mata Kuliah Perancangan Arsitektur 5 Program Studi Arsitektur Halaman 14 dari 23
Minggu Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian (Materi Ajar) Bentuk Pembelajaran Kriteria/Indikator Penilaian Bobot Standar Kompetensi Profesi 16 19 Des Mahasiswa mampu mempresentasikan seluruh proses dan hasil rancangannya dengan sistematis, komunikatif, dan kreatif Ujian Akhir Semester Analisis UAS RPS Mata Kuliah Perancangan Arsitektur 5 Program Studi Arsitektur Halaman 15 dari 23
7. DESKRIPSI TUGAS Mata Kuliah: Perancangan Arsitektur 5 Kode MK: ARS 401 Minggu ke: 1 Tugas ke: 1 (Studi literatur dan preseden) Tujuan Tugas Mahasiswa memahami bacaan dari berbagai sudut pandang dengan menuangkannya dalam display berupa gambar, sketsa, model, ataupun diagram yang kemudian dipresentasikan Mahasiswa mampu menganalisis dengan cermat preseden yang telah ditentukan Mahasiswa mampu menarik kesimpulan dengan tepat bacaan dan preseden yang telah ditelaah. Mahasiswa mampu menghargai pendapat kawan-kawan lain saat berdiskusi. Uraian Tugas a. Obyek studi literatur terkait Compact City to Live, Work, and Play tentang peraturan yang berlaku dan tipologi fungsi b. Yang Harus dikerjakan: Mahasiswa membaca, mengulas, dan mengeksplorasi bacaan yang dirujuk untuk memahami Compact City ; kemudian mahasiswa menelaah peraturan dan tipologi bangunan perkantoran, komersial dan hunian; lalu, mahasiswa menarik kesimpulan dengan cermat dari keseluruhan penelusuran tersebut. Keseluruhan proses ini harus dipresentasikan dalam bentuk display kreatif. c. Metode/Cara Kerja/Acuan yang Digunakan Mahasiswa menelusuri bacaan yang ada dengan kritis, mendiskusikannya, dan mensintesisnya secara berkelompok berupa gambar, model, diagram, sketsa, dan hal lainnya yang dapat mempresentasikan hasil pemikiran secara kreatif dan komunikatif. d. Dekripsi Luaran Tugas yang Dihasilkan Penjelasan hasil penelusuran literatur; Hasil analisis tipologi bangunan mencakupi konsep, kapasitas, guna lahan, aksesibilitas, konektivitas, dan hal lain yang dapat dipelajari untuk mencapai Compact City. Kesimpulan keseluruhan penelusuran. Kriteria Penilaian Mahasiswa akan mendapatkan nilai sangat baik jika dalam presentasinya menunjukkan: Kedalaman penelusuran materi Compact City to Live, Work, and Play Ketajaman analisis preseden Kecermatan dalam menarik kesimpulan Kreativitas dalam mengomunikasikan proses dan hasil penelusurannya Kritis dan aktif dalam berdiskusi (per individu) RPS Mata Kuliah Perancangan Arsitektur 5 Program Studi Arsitektur Halaman 16 dari 23
Mata Kuliah: Perancangan Arsitektur 5 Kode MK: ARS 401 Minggu ke: 1 Tugas ke: 1 (Studi literatur dan preseden) Tujuan Tugas Mahasiswa memahami bacaan dari berbagai sudut pandang dengan menuangkannya dalam display berupa gambar, sketsa, model, ataupun diagram yang kemudian dipresentasikan Mahasiswa mampu menganalisis dengan cermat preseden yang telah ditentukan Mahasiswa mampu menarik kesimpulan dengan tepat bacaan dan preseden yang telah ditelaah. Mahasiswa mampu menghargai pendapat kawan-kawan lain saat berdiskusi. Uraian Tugas e. Obyek studi literatur terkait Compact City to Live, Work, and Play tentang peraturan yang berlaku dan tipologi fungsi f. Yang Harus dikerjakan: Mahasiswa membaca, mengulas, dan mengeksplorasi bacaan yang dirujuk untuk memahami Compact City ; kemudian mahasiswa menelaah peraturan dan tipologi bangunan perkantoran, komersial dan hunian; lalu, mahasiswa menarik kesimpulan dengan cermat dari keseluruhan penelusuran tersebut. Keseluruhan proses ini harus dipresentasikan dalam bentuk display kreatif. g. Metode/Cara Kerja/Acuan yang Digunakan Mahasiswa menelusuri bacaan yang ada dengan kritis, mendiskusikannya, dan mensintesisnya secara berkelompok berupa gambar, model, diagram, sketsa, dan hal lainnya yang dapat mempresentasikan hasil pemikiran secara kreatif dan komunikatif. h. Dekripsi Luaran Tugas yang Dihasilkan Penjelasan hasil penelusuran literatur; Hasil analisis tipologi bangunan mencakupi konsep, kapasitas, guna lahan, aksesibilitas, konektivitas, dan hal lain yang dapat dipelajari untuk mencapai Compact City. Kesimpulan keseluruhan penelusuran. Kriteria Penilaian Mahasiswa akan mendapatkan nilai sangat baik jika dalam presentasinya menunjukkan: Kedalaman penelusuran materi Compact City to Live, Work, and Play Ketajaman analisis preseden Kecermatan dalam menarik kesimpulan Kreativitas dalam mengomunikasikan proses dan hasil penelusurannya Kritis dan aktif dalam berdiskusi (per individu) RPS Mata Kuliah Perancangan Arsitektur 5 Program Studi Arsitektur Halaman 17 dari 23
Mata Kuliah : Perancangan Arsitektur 5 Kode MK : ARS 401 Minggu ke : 2-4 Tugas ke : 2-Analisis Tapak Uraian Tugas Tujuan Tugas Mahasiswa memahami peraturan dan kondisi tapak dan sekitarnya, baik aspek fisik ataupun non-fisik, dengan menerapkan prinsipprinsip perancangan perkotaan Mahasiswa mampu menarik kesimpulan ( initial statement) keseluruhan analisis dengan cermat Mahasiswa mampu mempresentasikan hasil analisisnya dengan sistematis, komunikatif, dan kreatif Uraian Tugas a. Obyek Tapak seluas 5-10 ha di sekitar Jakarta Selatan RPS Mata Kuliah Arsitektur dan Perilaku Program Studi Arsitektur Halaman 25 dari 32 b. Yang Harus Dikerjakan dan Batasan-Batasan Mahasiswa memilih tapak sesuai ketentuan dengan isu perkotaan yang menarik dan terkait bacaan, menganalisisnya dan mempresentasikannya di studio setiap minggunya seperti yang telah tertera pada RPS c. Metode/Cara Kerja/Acuan yang Digunakan Mahasiswa menelusuri tapak dengan kritis, menganalisisnya, dan mensintesisnya secara berkelompok berupa gambar, model, diagram, sketsa, dan hal lainnya yang dapat mempresentasikan hasil pemikiran secara kreatif dan komunikatif. d. Dekripsi Luaran Tugas yang Dihasilkan Analisis peraturan tapak dan sekitarnya, mencakupi RTRW, RDTR, KDB, KLB, GSB, dll. Analisis kondisi perkotaan sekitar tapak, termasuk aksesibilitas, konektivitas, dan isu perkotaan yang hendak ditekankan. Analisis kondisi fisik tapak Analisis S.W.O.T Model kontur tapak dan prakiraan gugus letak rancangan In itial statement Kriteria Penilaian Mahasiswa akan mendapatkan nilai sangat baik jika dalam presentasinya menunjukkan: Ketajaman analisis tapak Kecermatan dalam menarik kesimpulan Kreativitas dalam mengomunikasikan proses dan hasil penelusurannya Kelengkapan luaran tugas Kritis dan aktif dalam berdiskusi (per individu) Mata Kuliah : Perancangan Arsitektur 5 Kode MK : ARS 401 Minggu ke : 5-6 Tugas ke : 3-Eksplorasi Konsep dan Organisasi Massa Bangunan pada Kawasan Uraian Tugas Tujuan Tugas Mahasiswa mampu mengembangkan kesimpulan hasil analisisnya ( initial statement ) menjadi konsep ruang yang tepat untuk suatu rancangan kawasan. Mahasiswa mampu membuat struktur kawasan serta menata massa dan amplop bangunannya sesuai dengan prinsip-prinsip yang telah ditelaah pada studi literatur dan relevan dengan konsep yang telah didapatkan Mahasiswa mampu mempresentasikan ide/gagasannya dengan sistematis, komunikatif, dan kreatif. Uraian Tugas a. Obyek Rancangan kawasan seluas 5-10 ha yang telah dianalisis sebelumnya RPS Mata Kuliah Arsitektur dan Perilaku Program Studi Arsitektur Halaman 26 dari 32 b. Yang Harus Dikerjakan dan Batasan-Batasan Mahasiswa mengeksplorasi kualitas tapak tanpa melupakaan studi literatur dan preseden yang telah dilakukan sebelumnya untuk menghasilkan rancangan kawasan yang tepat; Mahasiswa juga perlu mempresentasikan proses rancangannnya di studio setiap pertemuan seperti yang telah tertera pada RPS c. Metode/Cara Kerja/Acuan yang Digunakan Mahasiswa mengeksplorasi seluruh pengetahuan yang ia dapatkan melalui analisis-analisis yang telah dilakukan untuk membuat struktur dan penataan kawasan, kemudian mensintesisnya secara RPS Mata Kuliah Perancangan Arsitektur 5 Program Studi Arsitektur Halaman 18 dari 23
berkelompok; Lalu, mahasiswa mengejawantahkan gagasan hasil diskusinya ke dalam gambar, model, diagram, sketsa, dan hal lainnya yang dapat mempresentasikan hasil pemikiran secara kreatif dan komunikatif. d. Dekripsi Luaran Tugas yang Dihasilkan Model/diagram abstrak dari initial statement dan eksplorasi konsep rancangan kawasan Mapping struktur kota ( landmark, path, edge, nodes ) Mapping fungsi lahan, fungsi bangunan, tinggi bangunan, dan intensitas lahan ( figure ground ) Diagram hierarki akses dan konektivitas rancangan kawasan. Gambar potongan lingkungan dan right of way Gambar bird - eye view master plan dan perspektif suasana kawasan Keterangan KDB, KLB, dan GSB pada setiap lahan. Guid elines yang menunjukkan karakteristik rancangan kawasan Kriteria Penilaian Mahasiswa akan mendapatkan nilai sangat baik jika dalam presentasinya menunjukkan: Kecermatan dalam menarik kesimpulan seluruh analisis Relevansi ide dengan analisis yang telah dilakukan sebelumnya Kreativitas dalam mengomunikasikan proses dan hasil penelusurannya Kelengkapan luaran tugas Kritis, argumentatif, dan aktif dalam berdiskusi (per individu) Mata Kuliah : Perancangan Arsitektur 5 Kode MK : ARS 401 Minggu ke : 8 Tugas ke : Ujian Tengah Semester Uraian Tugas Tujuan Tugas Mahasiswa mampu mempresentasikan proses dan ide rancangan suatu kawasan dengan sistematis, komunikatif, dan kreatif sebagai bentuk pemahaman atas soal tugas yang telah diberikan ( Compa ct City to Live, Work and Play ) RPS Mata Kuliah Arsitektur dan Perilaku Program Studi Arsitektur Halaman 27 dari 32 Uraian Tugas a. Obyek Rancangan kawasan seluas 5-10 ha yang telah dianalisis sebelumnya b. Yang Harus Dikerjakan dan Batasan-Batasan Mahasiswa menyusun ide rancangannya ke dalam bentuk display kreatif yang layak dan komunikatif untuk dipresentasikan. c. Metode/Cara Kerja/Acuan yang Digunakan Mahasiswa memperbaiki dan menambah hasil pekerjaannya di tugas-tugas sebelumnya dengan tepat. dan initial statement kawasan (masingkawasan Kriteria Penilaian gram hierarki akses dan - eye view master plan dan perspektif suasana an RPS Mata Kuliah Perancangan Arsitektur 5 Program Studi Arsitektur Halaman 19 dari 23
Mahasiswa akan mendapatkan nilai sangat baik jika dalam presentasinya menunjukkan: Penjelasan yang sistematis dan komunikatif Relevansi ide dengan analisis yang telah dilakukan sebelumnya Kreativitas dalam mengomunikasikan proses dan hasil penelusurannya Kelengkapan luaran tugas Kritis, argumentatif, dan aktif dalam berdiskusi (per individu) Mata Kuliah : Perancangan Arsitektur 5 Kode MK : ARS 401 Minggu ke : 9-11 Tugas ke : 4-Gubahan massa dan tampilan bangunan Uraian Tugas RPS Mata Kuliah Arsitektur dan Perilaku Program Studi Arsitektur Halaman 28 dari 32 Tujuan Tugas Mahasiswa mampu merumuskan konsep rancangan yang tepat pada kawasan yang telah dirancang dan mengejawantahkannya dalam bentuk massa bangunan Uraian Tugas a. Obyek Bangunan fungsi majemuk minimal 5 lantai b. Yang Harus Dikerjakan dan Batasan-Batasan Mahasiswa menentukan lahan bangunan yang hendak ia rancang, menentukan konsep rancangan yang kontekstual dan sesuai aturan, lalu mengejawantahkan idenya ke dalam massa bangunan c. Metode/Cara Kerja/Acuan yang Digunakan Mahasiswa membuat model dan menggambarkan idenya untuk dipresentasikan pada setiap pertemuan sesuai dengan yang telah tertera pada RPS. d. Dekripsi Luaran Tugas yang Dihasilkan Model, gambar, diagram (program ruang, dll), atau hal lainnya yang menunjukkan eksplorasi bentuk bangunan Gambar Site plan dan layout plan Gambar tampak minimal 4 buah beserta suasana lingkungan sekitar Gambar perspektif bangunan minimal 2 buah ( bird - eye view dan human eye level ) Penjelasan keterkaitan konsep rancangan bangunan dengan kawasan Kriteria Penilaian Mahasiswa akan mendapatkan nilai sangat baik jika dalam presentasinya menunjukkan: Ketepatan dalam menentukan konsep dan program ruang rancang bangunan Ketekunan dan kreativitas dalam eksplorasi bentuk gubahan massa Kreativitas dan tingkat komunikatif presentasi Kelengkapan luaran tugas Kritis, argumentatif, dan aktif dalam berdiskusi Mata Kuliah : Perancangan Arsitektur 5 Kode MK : ARS 401 Minggu ke : 11-12 Tugas ke : 5-Stuktur dan Konstruksi Uraian Tugas Tujuan Tugas Mahasiswa mampu menentukan sistem struktur dan detail konstruksi dengan tepat ke dalam rancangan bangunannya RPS Mata Kuliah Arsitektur dan Perilaku Program Studi Arsitektur Halaman 29 dari 32 Uraian Tugas e. Obyek Bangunan fungsi majemuk minimal 5 lantai f. Yang Harus Dikerjakan dan Batasan-Batasan Mahasiswa menentukan sistem struktur keseluruhan bangunan yang sesuai dengan konsep rancang bangunannya disertai detail konstruksi yang mendukung sistem tersebut. g. Metode/Cara Kerja/Acuan yang Digunakan Mahasiswa membuat model dan menggambarkan idenya untuk dipresentasikan pada setiap pertemuan sesuai dengan yang telah tertera pada RPS. h. Dekripsi Luaran Tugas yang Dihasilkan Penjelasan mengenai keunggulan sistem struktur yang mahasiswa pilih Gambar denah setiap lantai beserta titik struktur RPS Mata Kuliah Perancangan Arsitektur 5 Program Studi Arsitektur Halaman 20 dari 23
Gambar potongan bangunan minimal 2 buah dan gambar potongan lingkungan minimal 2 buah. Diagram/model penjelasan ide sistem struktur yang akan digunakan Gambar detail konstruksi rancangan Kriteria Penilaian Mahasiswa akan mendapatkan nilai sangat baik jika dalam presentasinya menunjukkan: Ketepatan dalam menentukan sistem struktur dan konstruksi Ketajaman analisis struktur dan konstruksi Kelengkapan luaran tugas Kritis, argumentatif, dan aktif dalam berdiskusi Mata Kuliah : Perancangan Arsitektur 5 Kode MK : ARS 401 Minggu ke : 12-14 Tugas ke : 5-Utilitas dan sustainability Uraian Tugas Tujuan Tugas Mahasiswa mampu menentukan sistem utilitas dan menerapkan sustainability eco development ke dalam rancangan bangunannya. Uraian Tugas i. Obyek Bangunan fungsi majemuk minimal 5 lantai j. Yang Harus Dikerjakan dan Batasan-Batasan Mahasiswa menentukan sistem utilitas keseluruhan bangunan dan lahan sekitarnya yang sesuai dengan konsep rancang bangunannya dengan menekankan sustainability eco development disertai detail konstruksi dan material yang menduung sistem RPS Mata Kuliah Arsitektur dan Perilaku Program Studi Arsitektur Halaman 30 dari 32 tersebut ; mencakupi sistem elektrik dan mekanikal, sistem pengairan dan pembuangan; serta hal lain yang mampu mendukung fungsi bangunan secara berkelanjutan k. Metode/Cara Kerja/Acuan yang Digunakan Mahasiswa membuat model dan menggambarkan idenya untuk dipresentasikan pada setiap pertemuan sesuai dengan yang telah tertera pada RPS. l. Dekripsi Luaran Tugas yang Dihasilkan Penjelasan mengenai keunggulan sistem utilitas yang mahasiswa pilih dan ide-ide sustainability yang dimiliki oleh rancangan Gambar denah setiap lantai dengan utilitasnya Gambar potongan bangunan dan lingkungan yang menjelaskan utilitas bangunan Diagram/model penjelasan sistem utilitas dan sustainability Gambar detail material dan konstruksi yang mendukung kinerja sistem utilitas yang berkelanjutan Kriteria Penilaian Mahasiswa akan mendapatkan nilai sangat baik jika dalam presentasinya menunjukkan: Ketepatan dalam menentukan sistem utilitas dan penerapan sustainable eco development Ketajaman analisis penentuan utilitas bangunan dan sekitar Kelengkapan luaran tugas Kritis, argumentatif, dan aktif dalam berdiskusi Mata Kuliah : Perancangan Arsitektur 5 Kode MK : ARS 401 Minggu ke : 16 Tugas ke : Ujian Akhir Semester Uraian Tugas Tujuan Tugas Mahasiswa mampu mempresentasikan proses dan ide rancangan bangunannya dengan sistematis, komunikatif, dan kreatif Uraian Tugas RPS Mata Kuliah Perancangan Arsitektur 5 Program Studi Arsitektur Halaman 21 dari 23
e. Obyek Bangunan fungsi majemuk minimal 5 lantai f. Yang Harus Dikerjakan dan Batasan-Batasan Mahasiswa menggubah ide rancangannya ke dalam bentuk display kreatif yang layak dan komunikatif untuk dipresentasikan. g. Metode/Cara Kerja/Acuan yang Digunakan Mahasiswa memperbaiki dan menambah hasil pekerjaannya di tugas-tugas sebelumnya. RPS Mata Kuliah Arsitektur dan Perilaku Program Studi Arsitektur Halaman 31 dari 32 h. Dekripsi Luaran Tugas yang Dihasilkan Model akhir rancang bangunan Poster A1 yang menjelaskan: Hasil penelusuran Compact city to live, work, and play dan studi preseden master plan Analisis tapak dan initial statement Sekilas mengenai rancangan kawasan Model, gambar, diagaram, atau hal lainnya yang menunjukkan eksplorasi bentuk bangunan dan keterkaitan konsep rancangan dengan kawasan Site plan Layout plan Gambar denah setiap lantai Gambar tampak minimal 4 buah Gambar perspektif bangunan/eksterior ( bird - eye view & human eye level) Gambar perspektif interior Gambar potongan bangunan Gambar potongan lingkungan Penjelasan struktur dan detail konstruksi dan material Penjelasan utilitas setiap lantai Penjelasan penerapan sustainable eco development Kriteria Penilaian Mahasiswa akan mendapatkan nilai sangat baik jika dalam presentasinya menunjukkan: Penjelasan yang sistematis dan komunikatif Relevansi ide dengan analisis yang telah dilakukan sebelumnya Kreativitas dalam mengomunikasikan proses dan hasil penelusurannya Kelengkapan luaran tugas Kritis, argumentatif, dan aktif dalam berdiskusi 8. PENUTUP Rencana Pembelajaran Semester (RPS) ini berlaku mulai 1 Juli 2016, untuk mahasiswa UPJ Tahun Akademik 2016/2017 dan seterusnya. RPS ini dievaluasi secara berkala setiap semester dan akan dilakukan perbaikan jika dalam penerapannya masih diperlukan penyempurnaan. 9. STATUS DOKUMEN Proses Nama Penanggung Jawab Tanda tangan Tanggal 1. Perumusan Dr. Sahid, ST., MT Dosen Penyusun/Pengampu 2. Pemeriksaan Nama Ketua Prodi 3. Persetujuan Nama Kepala BAP-PMP RPS Mata Kuliah Perancangan Arsitektur 5 Program Studi Arsitektur Halaman 22 dari 23
4. Penetapan 5. Pengendalian Nama Direktur Pendidikan, Pembelajaran dan Kemahasiswaan Rini Pramono, M.Si. Staff Senior BAP-PMP / Document Controller RPS Mata Kuliah Perancangan Arsitektur 5 Program Studi Arsitektur Halaman 23 dari 23