BAB 3 GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

dokumen-dokumen yang mirip
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2001 TENTANG YAYASAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2001 TENTANG Y A Y A S A N DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2001 TENTANG Y A Y A S A N YANG DIRUBAH DENGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2004


UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2001 TENTANG Y A Y A S A N DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

NOMOR 16 TAHUN 2001 TENTANG YAYASAN

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2001 TENTANG YAYASAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA (UU) NOMOR 16 TAHUN 2001 (16/2001) TENTANG YAYASAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2001 TENTANG YAYASAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

ANGGARAN DASAR ASOSIASI PENDIDIK DAN PENELITI BAHASA DAN SASTRA (APPI-BASTRA) PEMBUKAAN

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

Kompilasi UU No 28 Tahun 2004 dan UU No16 Tahun 2001

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

ANGGARAN DASAR YAYASAN GEDHE NUSANTARA

RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR... TAHUN... TENTANG PERKUMPULAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

tinggal di Jakarta, Apartemen French Walk Unit LDG 06 A, Rukun

Pendekatan Tata Kelola

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2001 TENTANG Y A Y A S A N DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

CONTOH AKTA PENDIRIAN (BARU) YAYASAN YAYASAN

AKTA PENDIRIAN YAYASAN Nomor : -Pada hari ini,

YAYASAN Contoh akta perubahan anggaran dasar Yayasan untuk Yayasan yang didirikan

ANGGARAN DASAR (AD) DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART) YAYASAN GERAK SEDEKAH CILACAP

YAYASAN Contoh akta Yayasan yang didirikan sebelum berlakunya Undang-undang nomor 16

YAYASAN Contoh akta perubahan anggaran dasar Yayasan untuk Yayasan yang didirikan sebelum

-Pada hari, tanggal pukul

NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN STATUS DAN JANGKA WAKTU MAKSUD DAN TUJUAN KEGIATAN

ANGGARAN DASAR (AD) DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART) YAYASAN KESEJAHTERAAN DAN PENDIDIKAN ISLAM PONDOWAN TAYU PATI

Rp ,- (seratus juta rupiah

RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA TENTANG PERKUMPULAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Contoh Angaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Lembaga/Yayasan

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2004 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2001 TENTANG YAYASAN

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA nomor 1 tahun 1995 tentang PERSEROAN TERBATAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DEWAN KOMISARIS PT Matahari Department Store Tbk ( Perseroan )

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 1995 TENTANG PERSEROAN TERBATAS PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PT FIRST MEDIA Tbk Piagam Direksi

PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DIREKSI PT Matahari Department Store Tbk ( Perseroan )

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 1995 TENTANG PERSEROAN TERBATAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 40 TAHUN 2007 TENTANG PERSEROAN TERBATAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

ANGGARAN RUMAH TANGGA PERKUMPULAN MANAJER INVESTASI INDONESIA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 1995 TENTANG PERSEROAN TERBATAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

USULAN PERUBAHAN ANGGARAN DASAR (PENYESUAIAN DENGAN POJK) ANGGARAN DASAR SEKARANG. Rapat Umum Pemegang Saham Pasal 10

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

Matraman, Kelurahan Kebon Manggis, Rukun Tetangga 011, Rukun Warga 001,

ANGGARAN DASAR KOPERASI FORTUGA

Piagam Direksi. PT Link Net Tbk ( Perseroan )

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALI KOTA BANDUNG,

ANGGARAN DASAR ORGANISASI IKATAN ALUMNI STM PEMBANGUNAN/SMKN 26 JAKARTA JAKARTA (IASPEM26)

PT FIRST MEDIA Tbk Piagam Dewan Komisaris

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 91 TAHUN 2000 TENTANG PERUSAHAAN UMUM (PERUM) PENGANGKUTAN PENUMPANG DJAKARTA

PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DIREKSI PT MULTIFILING MITRA INDONESIA Tbk ( Perseroan )

PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DEWAN KOMISARIS PT MULTIFILING MITRA INDONESIA Tbk ( Perseroan )

ANGGARAN RUMAH TANGGA ASOSIASI INSTITUSI PENDIDIKAN TINGGI KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA (AIPTKMI) BAB I KETENTUAN UMUM. Pasal 1 BAB II KEANGGOTAAN

PEDOMAN DIREKSI DAN KOMISARIS PERSEROAN

ANGGARAN RUMAH TANGGA

PENUNJUK UNDANG-UNDANG PERSEROAN TERBATAS

PEMBUATAN AKTA PENDIRIAN PERSEROAN TERBATAS

UU YAYASAN DALAM KAITANNYA DENGAN PENYELENGGARAAN PTS DEDI MULYASANA

PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DIREKSI

PIAGAM DIREKSI PT SILOAM INTERNATIONAL HOSPITALS TBK. BAB I PENDAHULUAN. Pasal 1 Definisi

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2008 TENTANG PERUSAHAAN UMUM (PERUM) JAMINAN KREDIT INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PT LIPPO KARAWACI Tbk Piagam Dewan Komisaris

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA YAYASAN PENDIDIKAN PERHIMPUNAN PELAJAR INDONESIA DI TAIWAN (YP-PPI TAIWAN)

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Piagam Dewan Komisaris. PT Link Net Tbk ( Perseroan )

PEDOMAN DEWAN DIREKSI PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING TBK

Pedoman Komite Nominasi dan Remunerasi. PT Astra International Tbk

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2004 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2001 TENTANG YAYASAN

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

MATRIX KOMPARASI PERUBAHAN ANGGARAN DASAR PT GRAHA LAYAR PRIMA Tbk. NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN Pasal 1

PIAGAM DIREKSI & DEWAN KOMISARIS. PT UNGGUL INDAH CAHAYA Tbk.

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA (PP) NOMOR 91 TAHUN 2000 (91/2000) TENTANG PERUSAHAAN UMUM (PERUM) PENGANGKUTAN PENUMPANG DJAKARTA

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN ALUMNI PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS INDONESIA (ILUNI PPs UI)

Bentuk: UNDANG-UNDANG (UU) Oleh: PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA. Nomor: 1 TAHUN 1995 (1/1995) Tanggal: 7 MARET 1995 (JAKARTA)

PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 4 TAHUN 1994 TENTANG PERSYARATAN DAN TATA CARA PENGESAHAN AKTA PENDIRIAN DAN PERUBAHAN ANGGARAN DASAR KOPERASI

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 40 TAHUN 2007 TENTANG PERUSAHAAN UMUM (PERUM) LEMBAGA KANTOR BERITA NASIONAL ANTARA

HUKUM PERSEROAN TERBATAS (Berdasar UU Nomor 40 Th 2007 tentang Perseroan Terbatas) Oleh: Rahmad Hendra

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 40 TAHUN 2007 TENTANG PERUSAHAAN UMUM (PERUM) LEMBAGA KANTOR BERITA NASIONAL ANTARA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 91 TAHUN 2000 TENTANG PERUSAHAAN UMUM (PERUM) PENGANGKUTAN PENUMPANG DJAKARTA

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PT LIPPO KARAWACI Tbk Piagam Direksi

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA ASOSIASI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI INDONESIA (APSPBI)

PT LIPPO KARAWACI Tbk. Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi

BAB II BATASAN KRITERIA DIREKSI PERSEROAN TERBATAS DALAM MELAKSANAKAN DUTY OF LOYALTY DAN DUTY OF CARE BERDASARKAN UNDANG UNDANG NOMOR 40 TAHUN 2007

PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEPARA NOMOR 10 TAHUN 2007 TENTANG PEDOMAN PEMBENTUKAN PERATURAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI JEPARA,

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 95 TAHUN 2000 TENTANG PERUSAHAAN UMUM (PERUM) SARANA PENGEMBANGAN USAHA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DIREKSI PT MANDOM INDONESIA Tbk

Pedoman Komite Nominasi dan Remunerasi

PEMERINTAH KABUPATEN BARITO UTARA PERATURAN DAERAH KABUPATEN BARITO UTARA NOMOR 4 TAHUN 2006 TENTANG

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 95 TAHUN 2000 TENTANG PERUSAHAAN UMUM (PERUM) SARANA PENGEMBANGAN USAHA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PENDIRIAN PERSEROAN TERBATAS

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2004 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2001 TENTANG YAYASAN

RENCANA PENYESUAIAN ANGGARAN DASAR PT BANK DANAMON INDONESIA, TBK. DENGAN PERATURAN POJK NOMOR 32/ POJK.04/2014 DAN NOMOR 33/ POJK.

DRAFT ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN KELUARGA ALUMNI TEKNIK KIMIA (IKA TEKNIK KIMIA) POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2008 TENTANG PERUSAHAAN UMUM (PERUM) JAMINAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Transkripsi:

BAB 3 GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 3.1 Sejarah Berdirinya Yayasan Sebagian besar masyarakat Indonesia masih jauh dari sejahtera. Sebagai negara besar, baik secara geografis dan demografis (240 juta penduduk) adalah hal yang aneh kondisi seperti ini dapat terjadi. Belum lagi jika kita melihat banyaknya potential natural resources melimpah yang tersedia di bumi Indonesia. Dilihat dari perspektif manapun, seharusnya kondisi Indonesia dapat lebih baik dari yang terjadi sekarang. Diluar dari fungsi dan regulasi sistem manajemen pemerintahan yang dijalankan pemerintah, banyak hal yang menyebabkan terjadinya kondisi ini. Diantaranya adalah faktor Sumber Daya Manusia yang masih harus ditingkatkan, pemerataan informasi, kesadaran akan hak untuk kehidupan yang lebih baik dan kesenjangan pendapatan masyarakat. Tergerak untuk serba sedikit dapat memperbaiki situasi yang ada, beberapa pihak sepakat untuk bersama-sama bergabung dalam sebuah institusi formal berupa Yayasan. Apapun dasar pemikiran pendirian Yayasan ini adalah : - Perlunya masyarakat berniat positif, berpikir positif dan bertindak positif - Biaya pendidikan formal semakin mahal sehingga demi pendidikan ke jenjang yang layak hanya sebagian kecil masyarakat saja yang bisa menikmatinya - Sistem pendidikan formal yang ada kurang menjembatani lulusannya siap menghadapi dunia kerja sebenarnya - Jika lebih banyak wirausaha, akan berdampak positif terhadap kesejahteraaan masyarakat - Semangat untuk menjadi entrepreneur masih jauh lebih rendah dari minat masyarakat untuk menjadi karyawan 26

27 - Banyak lulusan pendidikan formal yang tidak tahu kemana harus menyalurkan buku dan materi pelajaran yang telah tidak terpakai lagi kepada pihak yang lebih memerlukan - Fasilitas perpustakaan untuk umum di Jakarta masih kurang - Penyebaran informasi yang berguna bagi masyarakat umum masih belum merata - Perlunya mengedukasi masyarakat tentang kelestarian lingkungan hidup - Perlunya mengenalkan masyarakat akan teknologi tepat guna - Banyak teknologi bagus yang terjangkau namun belum diketahui masyarakat - Dengan menerapkan teknologi murah yang bagus, rakyat dapat lebih sejahtera - Bangsa yang besar adalah yang mengerti dan cinta budayanya Berangkat dari pemikiran itu, maka tanggal 21 Mei 2008 dengan Notaris Subuh Priyambodo, SH, Kelapa Gading - Jakarta Utara, didirikan institusi sosial berupa Yayasan dengan nama Yayasan Nala Adhikara Praya. Visi : Menjadi inspirator agar masyarakat berbuat lebih baik lagi sehingga lebih cerdas, sejahtera, berbudaya, dan peduli lingkungan. Misi : Berniat, berpikir dan bertindak positif dengan berwacana dan berbagi untuk Indonesia cerdas yang berbudaya, serta mengembangkan semangat wirausaha, menerapkan teknologi yang terjangkau rakyat, dan peduli kelestarian lingkungan hidup. Tujuan pendirian Yayasan Nala Adhikara Praya meliputi : Mengembangkan semangat agar masyarakat berniat positif, berpikir positif dan bertindak positif Kewirausahaan Teknologi murah untuk Rakyat Kebudayaan Lingkungan Hidup

28 Dan bekerjasama dengan Pengelola Padepokan Pencak Silat Indonesia yang diketuai Bapak Rustadi Effendi mengembangkan Perpustakaan untuk umumm bertempat t di Padepokan Pencak Silat. Jl. Taman Mini Raya No.1 Jakarta Timur 3.2 Struktur Organisasi Yayasan Nala Adhikara Praya mempunyai Struktur organisasi sebagai berikut: Gambar 3.1 Stuktur Organisasi Yayasan Nala Adhikara Praya Sumber: Yayasan Nala Adhikaraa Praya Struktur Yayasan Nala Adhikaraa Praya Dewan Pembina Ketua Anggota Anggota : Mayjen (purn) H. Eddie M. Nalapraya : Abhy Bimbana Ika, SH : Drs. Soekidjo Notosoejitno Dewan Pengawas Ketua : Ir. Heru Sutiastomo

29 Anggota : Bugi Riagandhy, SH, MM Pengurus Ketua Sekretaris Bendahara : Cooky Tri Adhikara, SE, MM : Adi Aryono, SE : Fitrianita Andianti Dewan Pembina Yayasan Tugas Dewan Pembina : - Pembina adalah organ Yayasan yang mempunyai kewenangan yang tidak diserahkan kepada Pengurus atau Pengawas oleh Undang-undang ini atau Anggaran Dasar. - Anggota Pembina tidak boleh merangkap sebagai anggota Pengurus dan/atau anggota Pengawas. - Kewenangan Pembina meliputi: a. keputusan mengenai perubahan Anggaran Dasar; b. pengangkatan dan pemberhentian anggota Pengurus dan anggota Pengawas; c. penetapan kebijakan umum Yayasan berdasarkan Anggaran Dasar Yayasan; d. pengesahan program kerja dan rancangan anggaran tahunan Yayasan; dan e. penetapan keputusan mengenai penggabungan atau pembubaran Yayasan. - Yang dapat diangkat menjadi anggota Pembina adalah orang perseorangan sebagai pendiri Yayasan dan/atau mereka yang berdasarkan keputusan rapat anggota Pembina dinilai mempunyai dedikasi yang tinggi untuk mencapai maksud dan tujuan Yayasan. - Jika Yayasan karena sebab apapun tidak lagi mempunyai Pembina, paling lambat dalam waktu 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak tanggal kekosongan, anggota Pengurus dan anggota Pengawas wajib mengadakan rapat gabungan untuk mengangkat Pembina dengan memperhatikan ketentuan.

30 - Keputusan rapat sah apabila dilakukan sesuai dengan ketentuan mengenai korum kehadiran dan korum keputusan untuk perubahan Anggaran Dasar sesuai dengan ketentuan dalam Undang-undang ini dan/atau Anggaran Dasar. - Keputusan rapat Pembina ditetapkan berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Jika keputusan rapat berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai, keputusan ditetapkan berdasarkan persetujuan paling sedikit 2/3 (dua per tiga) dari seluruh jumlah anggota Pembina yang hadir. - Jika korum tidak tercapai, rapat Pembina yang kedua dapat diselenggarakan paling cepat 3 (tiga) hari terhitung sejak tanggal rapat Pembina yang pertama diselenggarakan. - Rapat Pembina yang kedua sah, apabila dihadiri oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) dari seluruh anggota Pembina. Keputusan rapat Pembina yang kedua sah, apabila diambil berdasarkan persetujuan suara terbanyak dari jumlah anggota Pembina yang hadir. Dewan Pengawas Yayasan Tugas Pengawas : - Pengawas Yayasan diangkat oleh Pembina berdasarkan keputusan rapat Pembina untuk jangka waktu selama 5 (lima) tahun dan dapat diangkat kembali. - Pengawas Yayasan dapat diangkat kembali setelah masa jabatan pertama berakhir untuk masa jabatan, ditentukan dalam Anggaran Dasar. - Ketentuan lebih lanjut mengenai susunan, tata cara pengangkatan, pemberhentian, dan penggantian Pengawas diatur dalam Anggaran Dasar. - Jika terjadi penggantian Pengawas, Pengurus menyampaikan pemberitahuan secara tertulis kepada Menteri. Pemberitahuan ini wajib disampaikan dalam jangka waktu paling lambat 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal penggantian Pengawas Yayasan. - Pengawas Yayasan sewaktu-waktu dapat diberhentikan berdasarkan keputusan rapat Pembina.

31 - Jika pengangkatan, pemberhentian dan penggantian Pengawas dilakukan tidak sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar, atas permohonan yang berkepentingan atau atas permintaan Kejaksaan dalam hal mewakili kepentingan umum, Pengadilan dapat membatalkan pengangkatan, pemberhentian, atau penggantian Pengawas tersebut dalam jangka waktu paling lambat 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak tanggal permohonan pembatalan diajukan. Pengurus Yayasan Yang dimaksud dengan Pengurus adalah Ketua Yayasan beserja jajaran yang berada dibawah stukturnya yang membantunya menjalankan operasional Yayasan Tugas Pengurus : - Pengurus Yayasan diangkat oleh Pembina berdasarkan keputusan rapat Pembina untuk jangka waktu 5 (lima) tahun dan dapat diangkat kembali. - Pengurus Yayasan dapat diangkat kembali setelah masa jabatan pertama berakhir untuk masa jabatan ditentukan dalam Anggaran Dasar. - Pengurus Yayasan bertanggung jawab penuh atas kepengurusan Yayasan untuk kepentingan dan tujuan Yayasan serta berhak mewakili Yayasan baik di dalam maupun di luar Pengadilan. - Dalam menjalankan tugas, Pengurus dapat mengangkat dan memberhentikan pelaksana kegiatan Yayasan. - Setiap Pengurus bertanggung jawab penuh secara pribadi apabila yang bersangkutan dalam menjalankan tugasnya tidak sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar, yang mengakibatkan kerugian Yayasan atau pihak ketiga.

32 - Pengurus, selama menjalankan tugas melakukan tindakan yang oleh Pembina dinilai merugikan Yayasan, maka berdasarkan keputusan rapat Pembina, Pengurus tersebut dapat diberhentikan sebelum masa kepengurusannya berakhir. - Jika terjadi penggantian Pengurus, Pengurus yang menggantikan menyampaikan pemberitahuan secara tertulis kepada Menteri dan wajib disampaikan dalam jangka waktu paling lambat 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal penggantian Pengurus Yayasan. - Pengurus Yayasan sewaktu-waktu dapat diberhentikan berdasarkan keputusan rapat Pembina. - Jika pengangkatan, pemberhentian, dan penggantian Pengurus dilakukan tidak sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar, atas permohonan yang berkepentingan atau atas permintaan Kejaksaan dalam hal mewakili kepentingan umum, Pengadilan dapat membatalkan pengangkatan, pemberhentian, atau penggantian tersebut dalam jangka waktu paling lambat 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal permohonan pembatalan diajukan. 3.3 Lokasi Yayasan Yayasan Nala Adhikara Praya berkantor di Jl. Gudang Peluru Barat I Blok B 71 Jakarta Selatan Telp. : 021 3286 6878 Fax : 021 8378 5617 Sedangkan Lokasi Perpustakaan Yayasan berada didalam Kompleks Padepokan Pencak Silat Jl. Taman Mini Raya No.1 Jakarta Timur.

33 3.4 Kegiatan Yayasan Dalam semangat Yayasan Nala Adhikara Praya agar masyarakat dapat berniat positif, berpikir positif dan bertindak positif, maka Yayasan melakukan kegiatan yang meliputi : Kebudayaan Kegiatannya diantaranya adalah dengan Mengadakan pelatihan membatik yang disertai penjelasan tentang filosofi batik Bekerjasama dengan WayangKom mengadakan acara Wayang Goes to Mall yaitu Pameran dan Pagelaran Wayang selama 7 hari di 3 Mal di Jakarta yaitu Plaza Semanggi, Pondok Indah Mall 2, dan Grand Indonesia Teknologi murah untuk Rakyat Diantaranya dengan mengenalkan Sistem Operasi Linux ke pengunjung Perpustakaan Lingkungan Hidup Diantaranya dengan bekerjasama dengan Sekolah Demokrasi di Malang, mengadakan Inisiasi Lingkungan Hidup ; pengenalan pelestarian lingkungan hidup ke 3 Sekolah Dasar di Malang Kewirausahaan Perpustakaan Bekerjasama dengan Pengelola Padepokan Pencak Silat Indonesia mengembangkan Perpustakaan untuk umum bertempat di Kompleks Padepokan Pencak Silat Indonesia Jakarta. Di perpustakaan ini juga diadakan acara pendidikan seperti putar film dan diskusi

34 3.5 Fasilitas Yayasan Yayasan Nala Adhikara Praya bekerjasama dengan Pengelola Padepokan Pencak Silat Indonesia mengembangkan Perpustakaan untuk umum bertempat di Kompleks Padepokan Pencak Silat Indonesia Jakarta. Perpustakaan ini adalah satu gedung tersendiri didalam Kompleks Padepokan Pencak Silat Indonesia. Di perpustakaan ini terdapat ruang baca, ruang referensi, dan ruang diskusi yang dilengkapi proyektor yang memungkinkan diadakan acara putar film. Selain itu, pihak Pengelola Padepokan Pencak Silat Indonesia juga mengizinkan Yayasan untuk mengadakan acara di areal kompleks yang memiliki luas sekitar 5 hektar. Kompleks yang rimbun oleh tanaman ini memiliki fasilitas seperti Hotel, Gelanggang olah raga, gelanggang tarung, mushola dan kantor.