BUPATI BADUNG PERATURAN BUPATI BADUNG

dokumen-dokumen yang mirip
SURAT PERMOHONAN SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN MINUMAN BERALKOHOL (SIUP-MB) diisi dengan huruf cetak

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN R.I. NOMOR : 15/M-DAG/PER/3/2006 TANGGAL : 29 Maret 2006 DAFTAR LAMPIRAN

BUPATI BADUNG PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 15 TAHUN 2013 TENTANG

BUPATI TULUNGAGUNG PERATURAN BUPATI TULUNGAGUNG NOMOR 18 TAHUN 2012 TENTANG

BUPATI BADUNG PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 35 TAHUN 2006 TENTANG

BUPATI BADUNG PERATURAN BUPATI BADUNG

FORMULIR PERMOHONAN SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN MINUMAN BERALKOHOL (SIUP-MB)

BUPATI BADUNG PROVINSI BALI PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 71 TAHUN 2015 TENTANG

BUPATI KOTAWARINGIN BARAT

BUPATI BADUNG PERATURAN DAERAH KABUPATEN BADUNG NOMOR 1 TAHUN 2013 TENTANG PENGAWASAN, PENGEDARAN DAN PENJUALAN, SERTA PERIZINAN MINUMAN BERALKOHOL

BUPATI TANGERANG PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI TANGERANG NOMOR 6 TAHUN 2016 TENTANG TATA CARA PENERBITAN SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 36/M-DAG/PER/9/2007 TANGGAL : 4 SEPTEMBER 2007 DAFTAR LAMPIRAN

SURAT PERMINTAAN IJIN USAHA PERDAGANGAN MINUMAN BERALKHOHOL (SP SIUP-MB) DIISI DENGAN HURUF CETAK Nomor:.Tanggal:. 2. Memperluas Perusahaan dimaksud.

Persetujuan : Cq. Kepala Dinas Penanaman Modal Nomor : dan PTSP Kota Denpasar Tanggal : di- DENPASAR

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

LAMPIRAN KEPUTUSAN MENTERI PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA

BUPATI BADUNG PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 66 TAHUN 2013 TENTANG

BUPATI BADUNG PROVINSI BALI PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 68 TAHUN 2014 TENTANG STANDAR BIAYA MASUKAN DI KABUPATEN BADUNG

PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEMBRANA NOMOR 6 TAHUN 2007 TENTANG PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN MINUMAN BERALKOHOL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

IJIN USAHA PERDAGANGAN (IUP)

BUPATI BADUNG PROVINSI BALI PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 10 TAHUN 2015 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN BADUNG

Menteri Perdagangan Republik Indonesia

BERITA DAERAH KABUPATEN CIREBON NOMOR 9 TAHUN 2016 SERI E.7 PERATURAN BUPATI CIREBON NOMOR 9 TAHUN 2016 TENTANG

DIISI OLEH PEMILIK/PENGURUS/PENANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN Diisi/diketik dengan huruf kapital

BUPATI BADUNG PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 33 TAHUN 2013 TENTANG URAIAN TUGAS BADAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KABUPATEN BADUNG

Menteri Perdagangan Republik Indonesia

BUPATI KOTAWARINGIN BARAT KEPUTUSAN BUPATI KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 15 TAHUN 2003 TENTANG

PERATURAN DAERAH KABUPATEN BADUNG NOMOR 6 TAHUN 2009 TENTANG RETRIBUSI SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN MINUMAN BERALKOHOL

BUPATI BADUNG PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 10 TAHUN 2013 TENTANG

PROVINSI BALI PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 6 TAHUN 2016 TENTANG STANDARISASI USAHA PONDOK WISATA DI KABUPATEN BADUNG

PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 53/M-DAG/PER/12/2010??/M-DAG/PER/6/2009 TENTANG

KEPUTUSAN MENTERI PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN R.I. NOMOR : 408/MPP/Kep/10/1997 TANGGAL : 31 Oktober 1997

-1- BUPATI BADUNG PROVINSI BALI PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 20 TAHUN 2015 TENTANG

FORMULIR PERMOHONAN Persekutuan Komanditer (CV)

BUPATI BADUNG PROVINSI BALI PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 9 TAHUN 2016 TENTANG

Menteri Perdagangan Republik Indonesia

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA DEPARTEMEN PERDAGANGAN. Surat Izin Usaha Perdagangan. Perubahan.

KEPUTUSAN MENTERI PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 73/MPP/Kep/3/2000 TENTANG KETENTUAN KEGIATAN USAHA PENJUALAN BERJENJANG

TANDA DAFTAR PERUSAHAAN (TDP)

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BADUNG,

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 46/M-DAG/PER/9/2009 TANGGAL : 16 September 2009 DAFTAR LAMPIRAN

BUPATI PROBOLINGGO PROVINSI JAWA TIMUR

BUPATI BADUNG PROVINSI BALI PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 88 TAHUN 2014 TENTANG

BERITA DAERAH KOTA DEPOK NOMOR 37 TAHUN 2012 PERATURAN WALIKOTA DEPOK NOMOR 37 TAHUN 2012 TENTANG TATA CARA PEMBERIAN SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN

PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 36/M-DAG/PER/9/2007 TENTANG PENERBITAN SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN

BUPATI BADUNG PROVINSI BALI

PROVINSI BALI PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 5 TAHUN 2016 TENTANG STANDARISASI USAHA VILA DI KABUPATEN BADUNG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI BADUNG PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 47 TAHUN 2013 T E N T A N G

Walikota Cilegon KEPUTUSAN WALIKOTA CILEGON NOMOR 8 TAHUN 2004 TENTANG SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN (SIUP) WALIKOTA CILEGON,

BUPATI BADUNG PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 10 TAHUN 2014 TENTANG

SURAT PERMOHONAN SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN (MIKRO/KECIL/MENENGAH/BESAR *) Kepada Yth. Pejabat penerbit SIUP

PERATURAN DAERAH KABUPATEN BARITO UTARA NOMOR 04 TAHUN 2004 T E N T A N G SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN DI KABUPATEN BARITO UTARA

PEMERINTAH KABUPATEN BADUNG DINAS CIPTA KARYA TANDA TERIMA DOKUMEN SURAT PERMOHONAN IJIN (SPI)

PEMERINTAH KOTA SINGKAWANG

BUPATI TANGERANG PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI TANGERANG NOMOR 14 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI PATI PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI PATI NOMOR 69 TAHUN 2016 TENTANG

SURAT PERMOHONAN SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN (KECIL/MENENGAH/BESAR*)

PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERDAGANGAN LUAR NEGERI : 10/DAGLU/PER/7/2008 TENTANG

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BUPATI BADUNG PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 22 TAHUN 2007 TENTANG PENATAAN SARANA AKOMODASI PARIWISATA DI KABUPATEN BADUNG

BUPATI BADUNG PERATURAN DAERAH KABUPATEN BADUNG NOMOR 8 TAHUN 2012 TENTANG SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 6 TAHUN 2014 TENTANG

BUPATI BADUNG PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 72 TAHUN 2013 TENTANG

PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA TENTANG KETENTUAN DAN TATA CARA PENERBITAN SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN

-1- BUPATI BADUNG PROVINSI BALI PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 3 TAHUN 2017 TENTANG

WALIKOTA BENGKULU PROVINSI BENGKULU PERATURAN DAERAH KOTA BENGKULU NOMOR 03 TAHUN 2016 TENTANG PENGENDALIAN DAN PENGAWASAN MINUMAN BERALKOHOL

FORMULIR PERMOHONAN Perseroan Terbatas (PT)

SURAT PERMINTAAN SURAT IJIN USAHA PERDAGANGAN (SIUP) (SP SIUP MIKRO/ KECIL / MENENGAH / BESAR)

BUPATI KULON PROGO PERATURAN BUPATI KULON PROGO NOMOR : 23 TAHUN 2005 TENTANG

BUPATI BADUNG PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 12 TAHUN 2011 TENTANG

BUPATI BADUNG PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 13 TAHUN 2012 TENTANG TATA CARA PENDAFTARAN USAHA PARIWISATA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERMOHONAN SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN MIKRO ( SIUP MIKRO )

Transkripsi:

BUPATI BADUNG PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 67 TAHUN 2013 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN BADUNG NOMOR 1 TAHUN 2013 TENTANG PENGAWASAN, PENGEDARAN DAN PENJUALAN SERTA PERIZINAN MINUMAN BERALKOHOL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BADUNG, Menimbang : a. bahwa sehubungan dengan telah ditetapkannya Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 1 Tahun 2013 tentang Pengawasan, Pengedaran dan Penjualan serta Perizinan Minuman Beralkohol perlu menetapkan petunjuk teknis sebagai pedoman pelaksanaannya di Daerah; b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a perlu menetapkan Peraturan Bupati tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 1 Tahun 2013 tentang Pengawasan, Pengedaran dan Penjualan serta Perizinan Minuman Beralkohol; Mengingat : 1. Undang Undang Nomor 69 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah - daerah Tingkat II dalam Wilayah Daerah daerah Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1958 Nomor 122, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1655); 2. Undang Undang Nomor 8 Tahun 1962 tentang Perdagangan Barang barang dalam Pengawasan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1962 Nomor 42, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2469);

2 3. Undang Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1995 Nomor 76, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3613); 4. Undang Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437), sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844); 5. Undang Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 11, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4966); 6. Undang Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5063); 7. Undang Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234); 8. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737); 9. Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 1997 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol; 10. Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 43/M-DAG/PER/9/2009 tentang Pengadaan, Pengedaran, Penjualan, Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 53/M-DAG/PER/12/2010 tentang Ketentuan Pengadaan, Pengedaran, Penjualan, Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol; 11. Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 4 Tahun 2008 tentang Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Kabupaten Badung; 12. Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 1 Tahun 2013 tentang Pengawasan, Pengedaran dan Penjualan serta Perizinan Minuman Beralkohol;

3 MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN BUPATI TENTANG PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN BADUNG NOMOR 1 TAHUN 2013 TENTANG PENGAWASAN, PENGENDALIAN DAN PENJUALAN SERTA PERIZINAN MINUMAN BERALKOHOL. Pasal 1 (1) Untuk memperoleh Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol, pengusaha wajib mengajukan Surat Permohonan Izin (SPI) dengan menggunakan formulir isian sebagaimana tercantum dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Bupati ini. (2) Permohonan ditujukan kepada Bupati Badung Cq. Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Badung. (3) Tata Cara Pengisian Surat Permohonan Izin (SPI) sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Bupati ini. (4) Tata Cara Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol sebagaimana tercantum dalam Lampiran III yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Bupati ini. (5) Surat Permohonan Izin (SPI) ditandatangani oleh Pemilik/Direktur/Penanggungjawab perusahaan. Pasal 2 Persyaratan untuk memperoleh Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol (SIUP MB) adalah sebagai berikut : a. Bagi Pengecer diluar Toko Bebas Bea (Duty Free Shop) meliputi : 1. Akte pendirian bagi perusahaan yang berbadan hukum; 2. Akte pengesahan / keterangan dari notaris; 3. Surat izin Tempat Usaha (SITU) khusus Minuman Beralkohol; 4. Copy Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP); 5. Copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP); 6. Copy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP); 7. Copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) Pemilik/Direktur/Penanggungjawab perusahaan; 8. Pas photo berwarna ukuran 3x4 cm sebanyak 2 lembar; dan 9. Daftar minuman yang dijual. b. Bagi penjual langsung untuk diminum di tempat meliputi : 1. Akte pendirian bagi perusahaan yang berbadan hukum; 2. Akte pengesahan / keterangan dari notaris; 3. Izin usaha Hotel Bintang 3, 4 dan 5, restaurant, Bar, termasuk Pub dan klub Malam; 4. Izin Usaha Tetap (IUT) dan/atau Persetujuan Penanaman Modal bagi perusahaan dengan fasilitas PMA dan PMDN yang bergerak disektor pariwisata; 5. Copy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP); 6. Copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP); 7. Copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) Pemilik/Direktur/Penanggungjawab perusahaan; 8. Pas photo berwarna ukuran 3x4 cm sebanyak 2 lembar; dan 9. Daftar minuman yang dijual. c. Bagi pengecer minuman beralkohol sebagai minuman kesehatan meliputi : 1. Akte pendirian bagi perusahaan yang berbadan hukum; 2. Akte pengesahan / keterangan dari notaris; 3. Rekomendasi lokasi keberadaan perusahaan khusus minuman beralkohol sebagai minuman kesehatan dari Camat setempat;

4 4. Copy Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP); 5. Copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP); 6. Copy Surat Izin Tempat Usaha (SITU); 7. Copy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP); 8. Copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) Pemilik/Direktur/Penanggungjawab perusahaan; 9. Pas photo berwarna ukuran 3x4 cm sebanyak 2 lembar; dan 10. Daftar minuman yang dijual. Pasal 3 Peraturan Bupati ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Bupati ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Kabupaten Badung. Ditetapkan di Mangupura pada tanggal 28 Oktober 2013 BUPATI BADUNG, ttd. ANAK AGUNG GDE AGUNG Diundangkan di Mangupura pada tanggal 28 Oktober 2013 SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN BADUNG ttd. KOMPYANG R. SWANDIKA BERITA DAERAH KABUPATEN BADUNG TAHUN 2013 NOMOR 67 Salinan sesuai dengan aslinya Kepala Bagian Hukum dan HAM Setda.Kab.Badung, ttd. Komang Budhi Argawa,SH.,M.Si. Pembina NIP. 19710901 199803 1 009

5 LAMPIRAN I PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR : 67 TAHUN 2013 TANGGAL : 28 OKTOBER 2013 TENTANG : PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN BADUNG NOMOR 1 TAHUN 2013 TENTANG PENGAWASAN, PENGEDARAN DAN PENJUALAN SERTA PERIZINAN MINUMAN BERALKOHOL. SURAT PERMOHONAN SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN MINUMAN BERALKOHOL (SIUP MB) (diisi dengan huruf cetak) I. Permohonan SIUP-MB sebagai 1. Penjual langsung untuk diminum 2. Pengecer dalam kemasan 3. Penjual langsung dan/atau Pengecer MB Golongan B yang mengandung rempah-rempah, jamu dan sejenisnya II. Maksud Permohonan 1. Permohonan SIUP-MB Baru 2. Perpanjangan 3. Perubahan a. Nama Penanggung Jawab Perusahaan b. Alamat c. Alamat Perusahaan III. Identitas Perusahaan : 1. Nama Perusahaan 2. Bentuk Perusahaan 1. Perusahaan Terbatas (PT) 2. Koperasi 3. Persekutuan Komanditer (CV) 4. Persekutuan Firma 5. Perusahaan Perseorangan (PO) 6. Bentuk Perusahaan Lainnya (BUL) 3. Alamat Perusahaan : Jalan/Nomor/RT/RW/ Kelurahan/Desa Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi Nomor Telp/Hp/Faximile Kode Pos 4. Lokasi Perusahaan 5. Status Perusahaan 6. Instansi Penerbit Surat Izin Usaha 7. Nomor dan tanggal Surat Izin Usaha yang dimiliki 8. Klasifikasi Perusahaan sesuai SIUP 9. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).. a. Pusat Pertokoan/Perbelanjaan b. Perumahan Penduduk c. Rumah Toko (Ruko)/Rumah Kantor (Rukan) d. Gedung Pusat Niaga/Perkantoran a. Milik sendiri b. Sewa/Kontrak c. Lainnya a. SIUP Besar b. SIUP Menengah c. SIUP Kecil

6 IV. Identitas Pemilik Perusahaan/Penanggung Jawab Perusahaan 1. Nama Lengkap 2. Tempat/Tgl Lahir 3. Alamat rumah/tempat tinggal sesuai KTP 4. No. Telp/Hp/Fax.. V. Legalitas Perusahaan : 1. Nomor Akte Pendirian/Perubahan Perusahaan dan Tanggal (lampirkan salinan Akte Notaris) 2. Nama Notaris 3. Nomor dan Tgl Pengesahan Akte Notaris dari Kehakiman / Pengadilan (lampirkan) 4. Legalitas lainnya VI. Nilai Modal dan Kekayaan Bersih : VII. Identitas Kegiatan Usaha : 1. Kegiatan Usaha 2. Kelembagaan 3. Bidang Usaha (sesuai KBLI 2000) 4. Jenis Minuman Beralkohol yang diperdagangkan VIII. Hubungan dengan Bank : 1. Nama Bank Alamat Bank 2. Nama Bank Alamat Bank Gol B : Gol C : Demikian surat permohonan ini telah diisi dan dibuat dengan sebenar-benarnya dan apabila dikemudian hari ternyata keterangan-keterangan tersebut tidak benar, maka kami bersedia dicabut SIUP-MB nya yang telah kami terima dan atau dituntut sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku., Cap Perusahaan disertai Meterai Rp. 6.000,- ( ) Nama Pemilik/Penanggung Jawab Perusahaan Tembusan : (Tanpa lampiran) 1. Direktur Jendral Perdagangan Dalam Negeri Dep. Perdagangan 2. Kepala Dinas Provinsi 3. Kepala Dinas Kabupaten/Kota *) Coret yang tidak perlu

7 KOP SURAT SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN MINUMAN BERALKOHOL (SIUP-MB) PENJUAL LANGSUNG MINUMAN BERALKOHOL/PENGECER MINUMAN BERALKOHOL/ PENJUAL LANGSUNG DAN ATAU PENGECER MINUMAN BERALKOHOL GOLONGAN B YANG MENGANDUNG REMPAH-REMPAH, JAMU DAN SEJENISNYA NOMOR :. 1. Nama Perusahaan : 2. Alamat Kantor Perusahaan : No. Telp./Fax 3. Nama Pemilik/Penanggung Jawab : 4. Alamat Pemilik/Penanggung Jawab : 5. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) : 6. Nilai Modal dan Kekayaan Bersih : 7. Kegiatan Usaha : Perdagangan barang 8. Kelembagaan : Penjual Langsung Minuman Beralkohol/Pengecer Minuman Beralkohol/ Penjual Langsung dan atau Pengecer Minuman Beralkohol Golongan B yang mengandung rempah-rempah, jamu dan sejenisnya. 9. Bidang Usaha (sesuai KBLI 2000) : 10. Jenis Golongan Minuman Beralkohol Golongan B : Golongan C : 11.Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol (SIUP-MB) ini berlaku untuk kegiatan usaha perdagangan minuman beralkohol diwilayah.sesuai Surat Penunjukan sebagai.dari PT Nomor.tanggal 12.SIUP ini diberikan dengan ketentuan sebagaimana tercantum dalam halaman kedua : Pas photo 3x4 Dikeluarkan di : Pada tanggal : Berlaku s/d : a/n Walikota/Bupati Kepala Badan (.)

8 KOP PERUSAHAAN..,20 Nomor : Kepada Lampiran Perihal : : Laporan Triwulan Realisasi Pengadaan dan Penyaluran MB Yth. Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu di-.. Triwulan : Tahun : I. KETERANGAN UMUM Nama Perusahaan Alamat Perusahaan : : Nomor dan Tgl. SIUP-MB Jenis Perusahaan *) : : No. Telp. : No. Fax. : Penjualan Langsung/Pengecer Minuman Beralkohol/Penjual Langsung atau Pengecer Minuman Beralkohol yang mengandung rempah-rempah, jamu dan sejenisnya. *) Coret yang tidak perlu

9 II. REALISASI PENGADAAN No. Jenis Minuman Beralkohol 1. Gol B : 1. 2. 3. Dalam Negeri Impor Jml (lt) Jml (lt) Asal Negara 2. Gol C : 1. 2. 3. III. REALISASI PENJUALAN No. Jenis Minuman Beralkohol 1. Gol B : 1. 2. 3. Dalam Negeri Impor Jml (lt) Jml (lt) A sal Negara 2. Gol C : 1. 2. 3. Demikian keterangan ini kami buat dengan sebenarnya, dan apabila dikemudian hari ternyata tidak benar, maka kami bersedia menerima sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.... a. Tanda Tangan Penanggung Jawab : b. Nama Penanggung Jawab : c. Jabatan : d. Cap Perusahaan : Tembusan : 1. Kadis Perindag Provinsi.. BUPATI BADUNG, ttd. ANAK AGUNG GDE AGUNG

10 LAMPIRAN II PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR : 67 TAHUN 2013 TANGGAL : 28 OKTOBER 2013 TENTANG : PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN BADUNG NOMOR 1 TAHUN 2013 TENTANG PENGAWASAN, PENGEDARAN DAN PENJUALAN SERTA PERIJINAN MINUMAN BERALKOHOL. TATA CARA PENGISIAN SURAT PERMOHONAN IJIN (SPI) SURAT PERMOHONAN SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN MINUMAN BERALKOHOL (SIUP MB) (diisi dengan huruf cetak) I. Permohonan SIUP-MB sebagai 1. Penjual langsung untuk diminum 2. Pengecer dalam kemasan 3. Penjual langsung dan/atau Pengecer MB Golongan B yang mengandung rempah-rempah, jamu dan sejenisnya I. Pilih permohonan dengan melingkari nomor diatas. II. Maksud Permohonan 1. Permohonan SIUP-MB Baru 2. Perpanjangan 3. Perubahan d. Nama Penanggung Jawab Perusahaan e. Alamat f. Alamat Perusahaan II. Pilih maksud permohonan dengan melingkari nomor diatas III. Identitas Perusahaan : 1. Nama Perusahaan (ditulis sesuai dengan akte pendirian bila yang memiliki) 2. Bentuk Perusahaan (di isi dengan melingkari nomor) 3. Alamat Perusahaan : Jalan/Nomor/RT/RW/ Kelurahan/Desa Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi Nomor Telp/Hp/Faximile Kode Pos (ditulis sesuai dengan SKTU/SITU) 1. Perusahaan Terbatas (PT) 2. Koperasi 3. Persekutuan Komanditer (CV) 4. Persekutuan Firma 5. Perusahaan Perseorangan (PO) 6. Bentuk Perusahaan Lainnya (BUL).. 4. Lokasi Perusahaan (di isi dengan melingkari abjad) a. Pusat Pertokoan/Perbelanjaan b. Perumahan Penduduk c. Rumah Toko (Ruko)/Rumah Kantor (Rukan) d. Gedung Pusat Niaga/Perkantoran

11 5. Status Perusahaan (di isi dengan melingkari abjad) 6. Instansi Penerbit Surat Izin Usaha (diisi sesuai dengan ijin usaha yang dimiliki) a. Milik sendiri b. Sewa/Kontrak c. Lainnya IV. 7. Nomor dan tanggal Surat Izin Usaha yang dimiliki (diisi sesuai dengan ijin usaha yang dimiliki) 8. Klasifikasi Perusahaan sesuai SIUP (di isi dengan melingkari abjad) 9. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) (tulis sesuai dengan NPWP) Identitas Pemilik Perusahaan/Penanggung Jawab Perusahaan 1. Nama Lengkap 2. Tempat/Tgl Lahir 3. Alamat rumah/tempat tinggal sesuai KTP 4. No. Telp/Hp/Fax. a. SIUP Besar b. SIUP Menengah c. SIUP Kecil. IV. ditulis sesuai dengan KTP V. Legalitas Perusahaan : 1. Nomor Akte Pendirian/Perubahan Perusahaan dan Tanggal (lampirkan salinan Akte Notaris) 2. Nama Notaris 3. Nomor dan Tgl Pengesahan Akte Notaris dari Kehakiman / Pengadilan (lampirkan) 4. Legalitas lainnya V. ditulis sesuai dengan akte pendirian perusahaan VI. Nilai Modal dan Kekayaan Bersih : VI. ditulis sesuai dengan neraca perusahaan VII. Identitas Kegiatan Usaha : 1. Kegiatan Usaha 2. Kelembagaan 3. Bidang Usaha (sesuai KBLI 2000) 4. Jenis Minuman Beralkohol yang diperdagangkan VII. Gol B : Gol C : ditulis dengan benar dan jelas VIII. Hubungan dengan Bank : 1. Nama Bank Alamat Bank 2. Nama Bank Alamat Bank VIII. ditulis dengan benar dan jelas

12 Demikian surat permohonan ini telah diisi dan dibuat dengan sebenar-benarnya dan apabila dikemudian hari ternyata keterangan-keterangan tersebut tidak benar, maka kami bersedia dicabut SIUP-MB nya yang telah kami terima dan atau dituntut sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku., Cap Perusahaan disertai Meterai Rp. 6.000,- (cukup jelas) ( ) Nama Pemilik/Penanggung Jawab Perusahaan Tembusan : (Tanpa lampiran) 1. Direktur Jendral Perdagangan Dalam Negeri Dep. Perdagangan 2. Kepala Dinas Provinsi 3. Kepala Dinas Kabupaten/Kota *) Coret yang tidak perlu BUPATI BADUNG, ttd. ANAK AGUNG GDE AGUNG

13 LAMPIRAN III PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR : 67 TAHUN 2013 TANGGAL : 28 OKTOBER 2013 TENTANG : PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN BADUNG NOMOR 1 TAHUN 2013 TENTANG PENGAWASAN, PENGEDARAN DAN PENJUALAN SERTA PERIJINAN MINUMAN BERALKOHOL. TATA CARA PENERBITAN SIUP-MB Pemohon atau Pengusaha 1) Mengajukan permohonan 2) Mengisi formulir 3) Menerima tanda terima permohonan 4) Mengambil SIUP- MB Bagian Informasi BPPT INFORMASI Informasi perijinan persyaratan pengambilan formulir periksa kelengkapan berkas pendaftaran Penyerahan SIUP- MB Kepala Bidang Perijinan BPPT verifikasi Bendel Permohonan SIUP-MB penyerahan SIUP-MB ke bagian informasi Staf Teknis pengecekan ke lokasi perusahaan diproses ke dalam buku pengolahan. mengetik dan mencetak SIUP- MB. Kepala BPPT pengesahan SIUP-MB di tanda tangani oleh Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kab. Badung SIUP-MB diserahkan kembali ke Kabid. Perizinan **Waktu (lamanya) layanan : Paling lambat 15 (lima belas) hari kerja terhitung sejak diterimanya surat permohonan SIUP- MB dan dokumen persyaratan secara lengkap. BUPATI BADUNG, ttd. ANAK AGUNG GDE AGUNG