IMPLEMENTASI SOFTSWITCH CLOUDWARE PADA PT INFOKOM INTERNUSA

dokumen-dokumen yang mirip
BAB I PENDAHULUAN I 1

Aplikasi SIP Based VoIP Server Untuk Integrasi Jaringan IP dan Jaringan Teleponi di PENS - ITS

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Teknologi informasi telah berdampak sangat luas dalam bisnis, dan gaya hidup

INTEGRASI JARINGAN TELEPON ANALOG DENGAN JARINGAN KOMPUTER DI POLITEKNIK NEGERI BATAM. oleh: Prasaja Wikanta

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang I 1

INTEGRASI JARINGAN TELEPON ANALOG DENGAN JARINGAN KOMPUTER DI POLITEKNIK NEGERI BATAM. oleh: Prasaja Wikanta

IMPLEMENTASI DAN ANALISIS PERFORMANSI VoIP PADA CALL CENTRE TESA 129

Bab I PENDAHULUAN. Voice over Internet Protocol (VoIP) adalah teknologi yang mampu

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Voice Over Internet Protocol (disingkat VoIP) adalah teknologi yang

BAB I PENDAHULUAN. komunikasi yang bersifat convergence dengan teknologi komunikasi lainnya. Salah

BAB I PENDAHULUAN. Institut Teknologi Telkom - Bandung 1

BAB 1 PENDAHULUAN. komunikasi dapat bermacam-macam. Contohnya , telepon, short messaging. services (SMS), surat, chatting, dan sebagainya.

ANALISIS PERBANDINGAN QoS VoIP PADA PROTOKOL IPv4 DAN IPv6 ( STUDI KASUS : LABORATORIUM KOMPUTER UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO SEMARANG )

Implementasi Electronic Number Mapping (ENUM) Berbasis SIP Pada Jaringan Telepon Internet

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang

Implementasi GSM VoIP Gateway Pada Jaringan VoIP Berbasis Briker IPPBX

KINERJA DUA VOIP SERVER YANG DIHUBUNGKAN DENGAN METODE TRUNKING MENGGUNAKAN PROTOKOL IAX2 LAPORAN TUGAS AKHIR. Oleh : IQBAL SYABANA

PERANCANGAN ADMINISTRATOR JARINGAN VOIP BERBASIS WEB

BAB I PENDAHULUAN. yang mengarah pada Next Generation Network (NGN) yang kemungkinan besar

BAB I PENDAHULUAN. IMPLEMENTASI DAN ANALISIS PERFORMANSI ETHERNET OVER IP (EoIP) TUNNEL Mikrotik RouterOS PADA LAYANAN VoIP DENGAN JARINGAN CDMA 1

BAB I PENDAHULUAN. yang cukup besar untuk kemajuan dunia telekomunikasi. Di dalam dunia

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. packet-switch, jadi dalam bertelepon menggunakan jaringan IP atau Internet.

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

UKDW BAB I PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang

DESAIN DAN KONFIGURASI SISTEM INTEGRASI VOIP - PSTN ABSTRAK

BAB I PENDAHULUAN. teknologi internet, user komputer mulai menggunakan surat elektronik atau

LAYANAN SUARA BERBASIS INTRANET PADA LAN UNIVERSITAS MUSAMUS MERAUKE

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Komunikasi merupakan kebutuhan yang sangat penting, karena melalui komunikasi kita bisa menyampaikan ide atau

BAB 1 PENDAHULUAN. berkembang dan dapat dilakukan tidak hanya secara langsung tetapi juga. mendukung hal tersebut adalah jaringan komputer.

1. Mahasiswa dapat melakukan instalasi dan konfigurasi 3CX Phone System 2. Mahasiswa dapat mengoperasikan 3CX Phone System

BAB I PENDAHULUAN. yang mempunyai kemampuan modular dengan berbasis teknologi IP (Internet

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING... LEMBAR PENGESAHAN PENGUJI... iii. LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN TUGAS AKHIR...

ANALISIS PENGARUH NILAI DSCP (DIFFERENTIATED SERVICES CODE POINT) PADA JARINGAN DIFFSERV UNTUK LAYANAN VOICE DAN VIDEO TUGAS AKHIR

voip Di susun : Fariansyah Gunawan Nim : Semester : IV

BAB 1 PENDAHULUAN. cara - cara untuk bisa berkomunikasi dengan mudah. Alat dan cara - cara tersebut

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG MASALAH

TUGAS AKHIR. Disusun sebagai salah satu syarat untuk kelulusan Program Strata 1, Program Studi Teknik Informatika, Universitas Pasundan Bandung

BAB 1 PENDAHULUAN. melewatkan suara atau video melalui jaringan IP. Semenjak keberhasilan transfer

BAB I PENDAHULUAN. terutama dengan semakin luasnya jangkaun internet hingga ke pelosok-pelosok pedesaan.

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

RANCANG BANGUN JARINGAN KOMUNIKASI VOIP SERVER PORTABLE MENGGUNAKAN RASPBERRY PI

PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR VOICE OVER INTERNET PROTOCOL DI ORGANISASI PERANGKAT DAERAH BOYOLALI MENGGUNAKAN SERVER ELASTIX

Analisis dan Perancangan Quality of Service Pada Jaringan Voice Over Internet Protocol Berbasis Session Initiation Protocol

BAB 1 PENDAHULUAN. Seiring berjalannya waktu manusia menciptakan bermacam-macam alat untuk

BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan dalam Tugas Akhir ini adalah studi

Voice over Internet Protocol Kuliah 6. Disusun oleh : Bambang Sugiarto

IMPLEMENTASI VOIP SERVER MENGGUNAKAN SOFTWARE PHONE 3CX SYSTEM DENGAN IP PBX NASKAH PUBLIKASI

KAJIAN UNJUK KERJA APLIKASI KOMPUTER MINI SEBAGAI SERVER VOIP

BAB 1 PENDAHULUAN. utama dalam proses pertukaran informasi yang akurat, cepat dan tepat. Untuk

Bab III PERANCANGAN SISTEM

BAB I PENDAHULUAN. gunung berapi, memantau kondisi rumah, dan event penting lainnya (Harmoko,

Web Portal Bagi User. Gambar 4.28 Halaman Menu Utama (Home) User. Pada halaman menu utama User tersedia menu untuk CDR,

BAB I PENDAHULUAN. Aktifitas Mahasiswa, dosen dan Karyawan di dalam lingkungan kampus

RANCANG BANGUN PERANGKAT LUNAK BILLING DAN IMPLEMENTASI VOICE OVER INTERNET PROTOCOL

PERFORMANSI KOMUNIKASI VOIP SIP DENGAN GSM MELALUI GSM GATEWAY

Analisis Pengaruh RSVP Untuk Layanan VoIP Berbasis SIP

BAB 1 PENDAHULUAN. yang diperlukan untuk kenyamanan dan kelanjutan hidup manusia.teknologi. jaringan internet yang sudah banyak tersedia dimana-mana.

JARINGAN TELEKOMUNIKASI 2 IP - PBX

BAB I Pendahuluan 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

RANCANG BANGUN INFRASTRUKTUR VOIP PADA MULTIPLE NETWORK JARINGAN SOHO

PERANCANGAN DAN REALISASI SISTEM IP-PBX BERBASIS LINUX DI UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA. Disusun Oleh : Nama : Nico Setiawan NRP :

DAFTAR ISI. ABSTRAK...vi. KATA PENGANTAR... vii. DAFTAR ISI...ix. DAFTAR TABEL... xii. DAFTAR GAMBAR... xiv. DAFTAR LAMPIRAN...

Integrasi Aplikasi Voice Over Internet Protocol (VOIP) Dengan Learning Management System (LMS) Berbasis

ANALISA PERFORMANSI APLIKASI VIDEO CONFERENCE PADA JARINGAN MULTI PROTOCOL LABEL SWITCHING [MPLS] ANITA SUSANTI

BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar Belakang Permasalahan

Desain Migrasi Jaringan TDM Ke Jaringan Berbasis IP Menggunakan Teknologi Softswitch. Arvi Nayaprama/

Rancang Bangun VoIP Server Berbasis Parallel Computing

BAB 3. Metodologi. 3.1 Metodologi. Gambar 3.1 Kerangka Pikir Perancangan IP Telephony

BAB 1 PENDAHULUAN. bisnis, teknologi dan gaya hidup manusia saat ini. Teknologi-teknologi baru di bidang

Perbandingan Kinerja Speech Codec G.711 dan GSM pada Implementasi Softswitch dengan Protokol SIP

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

Analisis Implementasi Aplikasi Video Call pada Sinkronisasi Learning Management System berbasis Moodle sebagai Metode Distance Learning

Bab IV. Implementasi

Hersya Fitri Azzura 1, Dr. Rendy Munadi, Ir., M.T 2, Ratna Mayasari, S.T M.T 3

Bab 2. Tinjauan Pustaka

1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang

ANALISIS KUALITAS LAYANAN SISTEM TELEPON VoIP MEMANFAATKAN JARINGAN WiFi USU

Alkindi Hafidz. Lisensi Dokumen:

Kata kunci: Elastix, Qos, Server, VoIP, wireshark. Key Words: Elastix, Qos, Server, VoIP, wireshark

BAB I PENDAHULUAN. A. Pengantar Tentang VOIP


BAB I PENDAHULUAN. Gambar 1.1 Contoh IPTV

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Implementasi Sistem IP PBX menggunakan Briker

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

IMPLEMENTASI DAN ANALISIS JARINGAN WIRELESS VOIP DENGAN MANAJEMEN ROUTERBOARD DI POLITEKNIK NEGERI MALANG

ABSTRAK. Kata Kunci : GRE, HTTP, IMS, IPsec, L2TP, OPNET Modeler 14.5, Video Call, VoIP, VPN.

IMPLEMENTASI DAN ANALISIS KINERJA JARINGAN VOIP DENGAN PROTOKOL SRTP DAN TLS RYAN ADITYA PUTRA PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS ILMU KOMPUTER

a. Pilih Wireless Connection Setup Wizard c. Secure Wireless Network = Best d. Wireless Security Password = Ind0n3si14n e. Terakhir pilih Save

PERANCANGAN SISTEM. 4.1 Perancangan Infrastruktur Jaringan

Unjuk Kerja QoS (Quality of Services) Jaringan Voice over Internet Protocol Berbasis SIP yang Diimplementasikan pada Jaringan Ethernet Gedung FEB-UKSW

ABSTRAK. Kata Kunci: VoIP, VPN, delay, jitter, packet loss, mos

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

6/26/2010. Rancang bangun sistem. Pengukuran. Sintesis dan Penarikan kesimpulan. Oleh : Hafid Amrulloh ( )

SISTEM MONITORING PARAMETER QOS JARINGAN VoIP LOKAL DENGAN PROTOKOL PENSINYALAN H.323

Transkripsi:

IMPLEMENTASI SOFTSWITCH CLOUDWARE PADA PT INFOKOM INTERNUSA Alexandra; Edward Loury; Dennis Hartanto; Santoso Budijono Engineering Department, Faculty of Engineering, Binus University Jl. K.H. Syahdan No. 9, Palmerah, Jakarta Barat 11480 alex.yang90@gmail.com; archblitz@gmail.com; dennishartanto89@gmail; santoso.budijono@gmail.com ABSTRACT The development of next generation network (NGN) triggers the development of communication technology along with the development of softswitch. PT Infocom Internusa as a Cloudware softswitch distributor uses it as a communication device. This research implements the design and implementation of Cloudware softswitch system with media gateway FXO, FXS, GSM and CDMA Gatgeway at PT Infocom Internusa. Analysis of the implementation is done by capturing the data on the softswitch network using Wireshark software CommView. The analysis includes the quality of the communication between softswitch and other gateway media. The testing results of Jitter, Delta, Packet loss, MOS and R-Factor scores indicate that the cloudware softswitch proves a very satisfying performance. Keywords: cloudware softswitch, communication device, gateway media ABSTRAK Perkembangan next generation network (NGN) memicu berkembangnya teknologi komunikasi dengan berkembangnya softswitch. PT Infokom Internusa selaku distributor produk softswitch Cloudware turut menggunakan softswitch Cloudware sebagai perangkat komunikasi. Pada penelitian ini dilakukan perancangan serta implementasi sistem softswitch Cloudware dengan media gateway FXO, FXS, GSM dan CDMA Gateway pada PT Infokom Internusa. Analisis terhadap implementasi dilakukan dengan capture data pada jaringan softswitch menggunakan software Wireshark dan Commview. Analisis mencakup kualitas komunikasi antara softswitch dengan media gateway lain. Hasil pengujian Jitter, Delta, Packet loss, MOS Score dan R-Factor menunjukkan bahwa softswitch cloudware memiliki kinerja yang sangat memuaskan. Kata kunci: softswitch Cloudware, perangkat komunikasi, media gateway Implementasi Softswitch (Alexandra; dkk) 23

PENDAHULUAN Teknologi komunikasi merupakan bagian yang sangat vital di zaman moden ini. Berawal dari penemuan Alexander Graham Bell yang menemukan telepon pada tahun 1867, perkembangan teknologi komunikasi berkembang dengan sangat pesat. Hingga masa sekarang dimana setiap rumah dipastikan memiliki minimal 1 pesawat telepon. Bahkan pada tahun 1960 diciptakan sebuah alat yang memungkinkan penyediaan layanan telepon yang melayani pertukaran telepon dengan pusat di dalam suatu perusahaan, dan menjadi penghubung antara telepon dari publik ke telepon perusahaan berupa PABX(Private Automatic Branch exchange). Perkembangan jaman dan juga komputer personal yang meningkat pesat pada tahun 1990an menuntut layanan komunikasi tidak hanya sebatas layanan voice, namun juga layanan data dan juga video sehingga teknologi komunikasi pun berkembang dengan dikembangkannya PABX menjadi IP PBX yang menggunakan protokol internet untuk layanan telpon. IP PBX juga memungkinkan layanan call forwarding, conference dan memanggil host ID yang telah di program sebelumnya. Pergeseran jaringan sirkuit menjadi jaringan paket (Next Generation Network) memicu munculnya softswitch. Softswitch merupakan kumpulan dari beberapa perangkat dan aplikasi yang memampukan perangkat-perangkat yang lain untuk mengakses telekomunikasi atau layanan internet berbasis jaringan IP (Institut Teknologi Telkom, 2008). Munculnya konsep softswitch diharapkan dapat menjadi jawaban bagi strategi evolusi PSTN konvensional menuju ke jaringan masa depan berbasis paket. Hal ini dikarenakan softswitch dapat beroperasi secara penuh bersama PSTN sampai eksistensi PSTN habis. Peneliti melakukan studi terhadap softswitch dengan mengimplementasikan sistem softswitch pada PT Infokom Internusa. Dengan melakukan instalasi dan konfigurasi sistem softswitch pada PT Infokom Internusa, peneliti mendapat keunggulan dan pemanfaatan softswitch serta kualitas suara dari softswitch Cloudware. METODE Perancangan sistem softswitch terdiri dari beberapa komponen. Pada perancangan system ini, kami menggunakan sistem softswitch dengan menggunakan softswitch server yang terintegrasi dengan FXS, FXO, GSM/CDMA Gateway (Poernama, et al., 2009) dan juga IP phone (Gambar 1). Proses Instalasi dimulai dengan memasang softswitch dan menginstalasi softswitch server pada jaringan melalui switch, kemudian IP Phone, FXO, FXS, GSM dan CDMA Gateway masingmasing dihubungkan pada jaringan melalui switch dan lakukan instalasi pada tiap komponen (Gambar 2). Keberhasilan proses instalasi dapat dibuktikan dengan melakukan ping test pada setiap komponen dari softswitch server. Pada bagian konfigurasi sistem softswitch dilakukan dengan mengkonfigurasi tiap komponen dimulai dari softswitch server, IP phone, FXS, FXO, GSM dan CDMA Gateway sesuai dengan kebutuhan (Gambar 3). 24 Jurnal Teknik Komputer Vol. 20 No.1 Februari 2012: 23-33

Gambar 1. Topologi jaringan sistem softswitch. Gambar 2. Flowchart instalasi sistem softswitch. Implementasi Softswitch (Alexandra; dkk) 25

Gambar 3. Flowchart konfigurasi sistem softswitch. Softswitch server merupakan komponen utama pada sistem softswitch. Konfigurasi softswitch server dilakukan dengan melalui web dengan mengakses IP dari softswitch server tersebut (Gambar 4). Konfigurasi yang dilakukan meliputi konfigurasi Trunk, konfigurasi global, pembuatan user dan user extention serta setting media gateway. Konfigurasi pada IP Phone Mitel 5212 dapat dilakukan dengan masuk pada Config Mode. Parameter penting yang perlu di setting pada IP Phone mitel 5212 adalah IP, Protocol dan User ID. Berikut merupakan gambaran Flowchart dalam mengkonfigurasi IP Phone Mitel 5212 (Gambar 5). Untuk dapat menggunakan FXS kita perlu melakukan setting network parameter, SIP (Johnston, 2004) dan port parameter (Gambar 6). Sebelum dapat mengkonfigurasinya kita harus mengetahui IP default dari FXS tersebut, setelah itu konfigurasi dapat dilakukan dengan masuk ke dalam webserver FXS. Untuk dapat menggunakan FXO kita perlu mensetting network parameter, SIP dan port parameter (Gambar 7). Sebelum dapat mengkonfigurasinya kita harus mengetahui ip default dari FXO tersebut, setelah itu konfigurasi dapat dilakukan dengan masuk ke dalam webserver FXO. Konfigurasi GSM/CDMA Gateway DAG 2008 dilakukan dengan bertahap, yaitu dengan mengatur Network Config, Mobile Config, SIM Card Lock, Config SMSC, SIP Config, Routing Parameter, Port Group Config, Routing Config Serta Operation (Gambar 8). 26 Jurnal Teknik Komputer Vol. 20 No.1 Februari 2012: 23-33

Gambar 4. Flowchart konfigurasi softswitch server. Gambar 5. Flowchart konfigurasi IP Phone. Gambar 6. Flowchart konfigurasi FXS. Gambar 7. Flowchart konfigurasi FXO. Implementasi Softswitch (Alexandra; dkk) 27

Gambar 8. Flowchart Kkonfigurasi GSM Gateway. Sistem softswitch merupakan sebuah rangkaian antara softswitch server dengan media gateway yang terintegritas dan bekerja secara VoIP. Kualitas dari VoIP itu sendiri dapat diukur dengan beberapa Indikator seperti Delta, Jitter, Packet loss, R factor dan MOS Score (Cranley, and Murphy, 2009). Pengukuran kualitas VoIP dilakukan dengan melakukan panggilan antara softphone dan media gateway. Durasi pengujian adalah 15 detik dan 30 detik dengan masing-masing pengujian dilakukan sebanyak lima kali dengan input yang sama berupa lagu. Data pengujian didapat dengan melakukan capture packet data (Gambar 9 13) dengan software Wireshark untuk mengetahui nilai Delta dan Packet loss serta Commview (Tamosoft, n.d.) untuk mengetahui nilai Jitter, R Factor dan MOS Score. 28 Jurnal Teknik Komputer Vol. 20 No.1 Februari 2012: 23-33

Gambar 9. Sample capture data Jitter. Gambar 10. Sample capture data Delta. Gambar 11. Sample capture data Packet loss. Implementasi Softswitch (Alexandra; dkk) 29

Gambar 12. Sample capture data R-Factor. Gambar 13. Sample capture data MOS Score. HASIL DAN PEMBAHASAN Berikut merupakan hasil perbandingan rata-rata Jitter, Delta, Packet loss, R Factor dan MOS Score dari hasil pengujian tiap 5 detik dan 30 detik masing-masing untuk setiap media gateway (Tabel 1). Tabel 1. Tabel Perbandingan Indikator Kualitas VoIP antar Media Gateway Media Gateway QoS Softphone - Softphone Softphone - FXS Softphone - FXO Softphone - GSM Softphone CDMA Durasi (sec) Jitter (msec) 15 30 15 30 15 30 15 30 15 30 5.669 5.266 4.421 4.890 13.35 13.41 13.45 13.55 13.45 13.4 8 30 Jurnal Teknik Komputer Vol. 20 No.1 Februari 2012: 23-33

Delta (msec) Packet loss (%) 32.09 37.22 33.25 33.08 63.47 64.40 64.61 69.08 65.03 65.9 1 0 0 0 0 0 0 0 0.2 0 0 R-Factor 93.2 93.2 93.2 93.2 93.2 93.2 93.2 93.08 93.2 93.2 MOS Score 4.4 4.4 4.4 4.4 4.4 4.4 4.4 4.4 4.4 4.4 Analisis Jitter dan Delta Dari Tabel 1 dapat dilihat bahwa nilai rata-rata jitter berkisar antara 4-14 msec dan nilai rata-rata max delta berkisar antara 32-70 msec. Berdasarkan skala performansi kualitas VoIP antara jitter dan media gateway dapat disimpulkan bahwa kualitas VoIP untuk nilai jitter dan delta adalah sangat memuaskan. Nilai Jitter dan delta rendah adalah saat kumunikasi antara Softphone Softphone dan Softphone FXS. Sedangkan nilai jitter dan delta pada komunikasi Softphone GSM Gateway, Softphone CDMA Gateway dan Softphone FXO cukup tinggi, berkisar antara 13msec untuk jitter dan 63-66 msec untuk Delta. Meskipun demikian, penurunan kualitas VoIP tidak akan terasa dan masih dalam taraf Good (Tabel 2). Tabel 2. Skala Performansi Delta dan Jitter Grade Delta (ms) Jitter(ms) Good 0 150 0 20 Acceptable 150 300 20 50 Poor >300 >50 Analisis Packet loss Dari Tabel 3 dapat terlihat bahwa dalam komunikasi dengan setiap media gateway tidak terdapat packet loss atau nilai dari packet loss adalah 0% kecuali pada komunikasi antara softswitch dan GSM Gateway dimana pada percobaan ke-2 terjadi 0.1% packet loss. Meskipun demikian berdasarkan skala performansi jaringan VoIP, nilai packet loss tersebut masi bisa dikatakan Sangat Bagus. Tabel 3. Skala Performansi Jaringan Berdasarkan Packet loss Implementasi Softswitch (Alexandra; dkk) 31

Analisis R-Factor dan MOS Score Pada bagian MOS Score, berdasarkan Tabel 4 dapat dilihat nilai yang stabil pada tiap komunikasi antara softswitch dengan media gateway lain dengan menunjukan nilai MOS Score sebesar 4.4. Sedangkan pada bagian R-Factor, semua komunikasi menunjukan nilai 93,2. Namun pada bagian Softswitch GSM Gateway saat 30s terjadi packet loss yang menyebabkan turunnya nilai R-Factor. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa softswitch server Cloudware mendapat hasil yang sangat memuaskan atau very satisfied berdasarkan skala perbandingan R-Factor dan MOS Score. Nilai MOS 4.4 dan R-Factor 93.2 merupakan nilai maksimal untuk MOS dan R-Factor untuk CODEC G.711. Tabel 4. Hasil Perbandingan R factor dengan MOS Pengguna Hasil analisis pengujian kualitas VoIP softswitch Cloudware Nilai rata-rata max delta = 52.814msec -> Sangat Memuaskan Nilai rata-rata Packet loss = 0.02% -> Sangat Memuaskan Nilai rata-rata Jitter = 10.087msec -> Sangat Memuaskan Nilai rata-rata R Factor = 93.18 -> Sangat Memuaskan Nilai rata-rata MOS Score = 4.4 -> Sangat Memuaskan SIMPULAN Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kualitas suara yang dihasilkan softswitch Cloudware sangat memuaskan. Packet loss mempengaruhi nilai R-Factor. Semakin tinggi paket yang hilang (packet loss), maka nilai R-Factor semakin rendah. Selain itu, Jitter dan Delta mempengaruhi terjadinya packet loss. DAFTAR PUSTAKA Cranley, Nicola and Murphy, Liam. (2009). Handbook of research on wireless multimedia: quality of service and solutions, IGI Global. London. Institut Teknologi Telkom. (2008). Teknologi Softswitch. Diakses dari http://digilib.ittelkom.ac.id/index.php?option=com_content&view=article&id=133:teknolo gi-softswitch&catid=10:jaringan&itemid=14 Johnston, Alan B. (2004). SIP Understanding the Session Initiation Protocol (second edition). London: Artech House. 32 Jurnal Teknik Komputer Vol. 20 No.1 Februari 2012: 23-33

Poernama, Ronald Angga, dkk. (2009). Performansi Komunikasi VoIp-SIP dengan GSM Melalui GSM Gateway. Skripsi tidak diterbitkan. Jakarta: Jurusan Sistem Komputer. Universitas Bina Nusantara. Tamosoft. (n.d.) CommView. Diakses dari http://www.tamos.com/products/commview/ Implementasi Softswitch (Alexandra; dkk) 33