Pengertian. Audit SDM:

dokumen-dokumen yang mirip
Fakultas Komunikasi dan Bisnis Inspiring Creative Innovation. Audit SDM & HRIS

BAB I PENDAHULUAN. memiliki sumber daya manusia yang berkualitas. merupakan sebagai alat pengontrol dan evaluasi kinerja karyawan.

PIAGAM INTERNAL AUDIT

Tehnik audit internal

INTERNAL AUDIT CHARTER 2016 PT ELNUSA TBK

STANDAR PELAKSANAAN AUDIT KINERJA

Piagam Audit Internal. PT Astra International Tbk

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI PERATURAN DIREKTUR JENDERAL BEA DAN CUKAI NOMOR PER- 7/BC/2012 TENTANG

BAB I PENDAHULUAN. memerlukan perhatian khusus karena unsur tersebut yang mengendalikan unsur-unsur

PT INDO KORDSA Tbk. PIAGAM AUDIT INTERNAL

PIAGAM AUDIT INTERNAL

AUDIT MANAJEMEN-CB SOAL-SOAL UAS

BAB I PENDAHULUAN. Manusia merupakan sumber daya yang paling penting dan menentukan dalam

PT Wintermar Offshore Marine Tbk

Mengingat. 1. Menimbang '. a. STANDAR AUDIT INSPEKTORAT JENDERAL KEMENTERIAN AGAMA

Diklat Pendamping Akreditasi FKTP MATERI INTI 6 TEKNIK AUDIT INTERNAL

2017, No c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Menteri Perencanaan Pemb

SURAT KEPUTUSAN BERSAMA DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI NO.SKB.003/SKB/I/2013

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI

Piagam Unit Audit Internal ( Internal Audit Charter ) PT Catur Sentosa Adiprana, Tbk

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB 4 ANALISA MANAJEMEN AUDIT ATAS FUNGSI PERSONALIA BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL KETENAGAKERJAAN

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI

INTERNAL AUDIT CHARTER

KUESIONER PENELITIAN. melakukan pengumpulan data tentang Pengaruh Kompetensi dan independensi Auditor

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

PERENCANAAN AUDIT. Audit Berbasis Risiko Perencanaan Audit Program Audit. tedi last 02/17

PIAGAM (CHARTER) AUDIT SATUAN PENGAWASAN INTERN PT VIRAMA KARYA (Persero)

BAB I PENDAHULUAN. Sumber daya manusia menjadi pilar penyangga utama sekaligus penggerak

PERATURAN MENTERI NEGARA PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2011 TENTANG STANDAR AUDIT INSPEKTORAT KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT

KERTAS KERJA DAN LAPORAN AUDIT MANAJEMEN

SATUAN MONITORING EVALUASI INTERNAL (MONEVIN) SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN IMMI

PIAGAM SATUAN AUDIT INTERNAL

AUDIT SUMBER DAYA MANUSIA 4 TH MEETING

jtä ~Éàt gtá ~ÅtÄtçt cüéä Çá ]tãt UtÜtà

Bandung, 14 oktober Kepada Yth, Bapak / Ibu respoden Di tempat

DAFTAR ISI v. ABSTRAK i KATA PENGANTAR. ii. DAFTAR TABEL viii DAFTAR LAMPIRAN xiv

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Modul ke: AUDIT INTERNAL. Standar Audit Internal. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Program Studi Akuntansi

BUPATI PATI PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI PATI NOMOR 21 TAHUN 2O16 TENTANG PIAGAM AUDIT INTERN DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN PATI

BAB I PENDAHULUAN. sejalan dengan Pasal 39 ayat (2) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003

: Tabel Distribusi Kuesioner pada KAP di Jakarta dan Tangerang

MANUAL PROSEDUR AUDIT MUTU INTERNAL SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL STIKES HARAPAN IBU JAMBI

Internal Audit Charter

PIAGAM AUDIT INTERNAL

PEDOMAN AUDIT INTERNAL

BAB 1 VISI MISI, MOTTO DAN SLOGAN SPI UNDANA

KUESIONER PEMERIKSAAN INTERNAL VARIABEL INDEPENDEN


BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN

BAB 1 PENDAHULUAN. berkembang akan menghadapi tantangan yang berat. Hal ini terjadi karena dalam

BAB5 PENUTUP. 1. Inspektorat Jenderal Kementerian Agama sebagai Aparat Pengawasan Intern

PEDOMAN SISTIM PENGENDALIAN INTERN

- 1 - PERATURAN GUBERNUR SUMATERA BARAT NOMOR 62 TAHUN 2017 TENTANG PIAGAM AUDIT INTERN DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH PROVINSI SUMATERA BARAT

BAB I PENDAHULUAN. Perencanaan Dan..., Sarwo Edy, Program Pascasarjana, 2008

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG

PT LIPPO KARAWACI Tbk Piagam Audit Internal

I. PENDAHULUAN. rangka meningkatkan sumber daya manusia yang handal dan mampu bersaing di

PIAGAM UNIT AUDIT INTERNAL

BAB I PENDAHULUAN. Dalam sebuah organisasi baik swasta maupun pemerintah dapat didukung

DAFTAR ISI. LEMBAR JUDUL... i. LEMBAR PENGESAHAN... ii. ABSTRAK... iii. KATA PENGANTAR... iv. DAFTAR ISI... vi. DAFTAR TABEL... x

INTERNAL AUDIT CHARTER ( PIAGAM AUDIT INTERNAL) RUMAH SAKIT X BAB I PENDAHULUAN. Pasal 1 Definisi

BUPATI LEBAK PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI LEBAK NOMOR 5 TAHUN 2015 TENTANG PIAGAM PENGAWASAN INTERNAL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN LEBAK

Program Audit. HARIRI, SE., M.Ak Universitas Islam Malang 2017

Lampiran 1 Kuisioner Internal Control atas Integritas dan Nilai Etika

TENTANG : STANDAR AUDIT APARAT PENGAWASAN INTERN PEMERINTAH (APIP) KABUPATEN BADUNG

ABSTRAK PERANAN AUDIT OPERASIONAL DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS FUNGSI PERSONALIA

I. PENDAHULUAN. Dalam mencapai tujuan, setiap organisasi dipengaruhi oleh perilaku

KUESIONER AUDIT INTERNAL ATAS KEPEGAWAIAN DAN PENGGAJIAN VARIABEL INDEPENDEN

2016, No Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Indonesia Nomor 3851); 2. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

PT Gema Grahasarana Tbk Piagam Unit Pengawasan Internal Internal Audit Charter DITETAPKAN OLEH DISETUJUI OLEH

BAB I PENDAHULUAN. good governance dan clean governance di Indonesia semakin meningkat. Melihat

DAFTAR ISI... ABSTRAK... ABSTRACT... KATA PENGANTAR... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN... BAB I PENDAHULUAN... 1

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI. 1) kesimpulan, 2) implikasi dan saran hasil penelitian.

BAB I PENDAHULUAN. menjadi kumpulan resources yang tidak berguna. Selain itu, sumber daya manusia

MSDM Materi 14 Audit SDM

MSDM Materi 14. Audit SDM. 1

Biro Perencanaan KATA PENGANTAR

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

PERATURAN DEPARTEMEN AUDIT INTERNAL

DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN.. 1

BAB V KESIMPULAN IMPLIKASI DAN SARAN. Setelah melalui serangkaian proses pengamatan empirik, kajian teoritik, penelitian

BAB I PENDAHULUAN. Profesi audit internal mengalami perkembangan cukup signifikan pada

BAB I PENDAHULUAN. Peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) semakin lama

BAB I PENDAHULUAN. tertentu dengan jalan menggunakan sumber-sumber yang telah tersedia

Pedoman Audit Internal (Internal Audit Charter) Lampiran, Surat Keputusan, No:06/FMI-CS/III/2017 Tentang Penetapan Kepala Unit Audit Internal

Transkripsi:

Audit SDM

Audit SDM: Pengertian Pemeriksaan dan penilaian secara sistematis, objektif dan terdokumentasi terhadap fungsi-fungsi organisasi yang terpengaruh oleh manajemen SDM untuk pemenuhan tujuan organisasi. Audit SDM/Personalia mengevaluasi kegiatankegiatan personalia yang dilakukan dalam suatu organisasi. Audit tersebut mungkin mencakup satu departemen atau perusahaan keseluruhan.

Tujuan Tujuan Audit SDM: Mengendalikan kegiatan organisasi melalui fungsi pemeriksaan dan penilaian terhadap permasalahan organisasi agar sasaran fungsional dan tujuan organisasi tercapai.

Pentingnya Audit SDM 1. Kepentingan pemenuhan berbagai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. 2. Komponen biaya yg harus dipikul setiap organisasi adalah imbalan yg diberikan kepada pekerja. 3. Karena kegiatan kepegawaian berpengaruh thd seluruh aspek kekaryaan para pegawai.

Pelaksana Audit 1. Audit SDM dapat dilakukan oleh auditor internal yang secara formal telah dibentuk dalam suatu perusahaan untuk melakukan audit pada seluruh fungsi organisasi. 2. Audit SDM dilakukan oleh manajer SDM atau spesialis SDM yang ditunjuk untuk melakukan audit dengan pendekatan self-assesment. 3. Audit SDM dilakukan oleh tenaga spesialis SDM Senior terhadap fungsi-fungsi non-sdm

Pelaksana Audit 4. Audit SDM dapat dilakukan oleh tenaga ahli manajemen SDM dari luar perusahaan atas persetujuan pimpinan perusahaan.

Manfaat Informasi Audit SDM 1. Informasi mengenai ketidaktaatan atau penyimpangan terhadap azas regulasi pengelolaan SDM 2. Informasi mengenai adanya potensi masalah yang bisa terealisasi menjadi masalah bila gejala-gejala yang ada tidak ditindaklanjuti 3. Informasi adanya pelanggaran hak asasi manusia dalam pemanfaatan sumber daya manusia

Manfaat Informasi Audit SDM 4. Informasi mengenai kelemahan dan ketidakcukupan atau ketidak lengkapan dalam fungsi-fungsi manajemen SDM. 5. Informasi mengenai adanya penyimpanganpenyimpangan dari kebijakan perusahaan mengenai pengelolaan SDM 6. Informasi mengenai adanya kecurangan dalam praktek manajemen SDM 7. Informasi inefficiency dalam pengelolaan SDM

Manfaat Informasi Audit SDM 8. Informasi adanya kebijakan SDM yang kurang tepat untuk menghadapi iklim ketenaga kerjaan aktual maupun untuk menghadapi tantangan bisnis masa depan. 9. Informasi mengenai ketidak sesuaian pengelolaan SDM dalam visi dan misi perusahaan untuk jangka panjang. 10. Informasi tentang prinsip dan pengelolaan SDM yang sudah tidak sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Perencanaan Audit SDM Tahapan perencanaan audit SDM mencakup beberapa aspek diantaranya: 1. Tujuan audit SDM 2. Lingkup audit SDM 3. Objek audit 4. Alokasi waktu 5. Metode audit 6. Persiapan diri 7. Format laporan

Perencanaan Audit SDM I. Tujuan audit SDM Audit SDM ditujukan untuk membantu memecahkan persoalan-persoalan yang dihadapi dalam perspektif SDM untuk memastikan tercapainya tujuan organisasi secara fungsional maupun keseluruhan.

Perencanaan Audit SDM II. Lingkup audit SDM Lingkup audit membatasi pada objek-objek perhatian yang direncanakan akan diaudit dalam satu siklus audit. Pembatasan lingkup audit perlu dilakukan agar dalam pelaksanaan audit dapat tepat sasaran. Audit dapat dipilih terhadap unit-unit yang sedang mengalami masalah atau karena ada permintaan khusus dari manajemen.

Perencanaan Audit SDM II. Lingkup audit SDM

Perencanaan Audit SDM III. Objek audit SDM Penekanan terhadap objek audit perlu dipertimbangkan dengan seksama. Tidak semua objek audit perlu diberi penekanan yang sama. Hal ini mengacu kepada prinsip efektif dan efisien. Agar masalah dalam organisasi dapat ditangani dengan baik.

Perencanaan Audit SDM IV. Alokasi Waktu Waktu merupakan faktor yang penting dalam pelaksanaan audit. Auditor harus memanfaatkan waktu yang telah direncanakan agar sesuai dengan apa yang telah dibuat dalam kertas kerja. Alokasi waktu penting, mengingat bahwa dalam pelaksanaan audit merupakan salah satu biaya yang dapat membebani perusahaan bila tidak ditangani secara efisien.

Perencanaan Audit SDM V. Persiapan diri Tantangan yang dihadapi seorang auditor SDM mencakup tiga dimensi permasalahan, yakni: 1. Permasalahan dengan dirinya sendiri 2. Permasalahan dengan hubungannya dengan auditee 3. Permasalahan berkenaan dengan proses audit SDM itu sendiri.

Perencanaan Audit SDM V. Persiapan diri (lanjutan...) Untuk persiapan diri, auditor harus memiliki sifat disiplin, proaktif, stabil dalam emosi, kritis, cermat, tegas, objektif, antusias dan jujur dan integritas. Untuk persiapan dengan auditee, auditor harus melaksanakan audit secara profesional. Untuk persiapan proses audit, auditor harus mempersiapkan segala kebutuhan audit mulai dari rapat pembukaan, proses audit, dan laporan hasil audit.

Perencanaan Audit SDM VI. Metode audit atau Instrumen Penelitian Auditor perlu menyesuaikan diri dalam mencari informasi untuk melaksanakan kegiatan audit. Penekanan pada lingkup audit tertentu perlu didukung dengan informasi yang relevan guna mencapai hasil yang maksimal. Metode kuesioner, survey dan wawancara merupakan beberapa dari metode yang dapat digunakan. (metode lain seperti arsip kepegawaian).

Perencanaan Audit SDM VII. Format Laporan Untuk membuat laporan audit, seorang auditor harus memiliki kecakapan dalam berbagai bidang keahlian. Menulis laporan memerlukan logika, seni, kemampuan komunikasi, psikologi dan kemampuan berbahasa yang baik. Ini tentu ditujukan agar laporan dapat memiliki bobot yang tinggi sebagai hasil acuan bagi manajemen untuk pengambilan keputusan.

Penelitian Sebagai Alat Audit SDM Terdapat beberapa pendekatan penelitian yg Biasa digunakan, sbb: 1. Pendekatan Perbandingan (tingkat kemangkiran, kepuasan kerja, tingkat penghasilan, dll). 2. Pendekatan statistikal (jumlah karyawan yg berhenti/jumlah karyawan atau jumlah karyawan yg mangkir/jumlah karyawan yg masuk kerja) 3. Pendekatan ketaatan