BAGIAN ANGGARAN 005.01 LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA KEBUMEN BADAN URUSAN ADMINISTRASI MAHKAMAH AGUNG RI SEMESTER I TAHUN ANGGARAN 2011 Jl. Indrakila No.42 Kebumen
KATA PENGANTAR Sebagaimana diamanatkan Undangundang RI Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara, dan UndangUndang APBN Nomor 10 Tahun 2010 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2011. Menteri/Pimpinan Lembaga sebagai Pengguna Anggaran/Barang mempunyai tugas antara lain menyusun dan menyampaikan laporan keuangan Satuan Kerja yang dipimpinnya. Pengadilan Agama Kebumen adalah entitas akuntansi dari Mahkamah Agung yang berkewajiban menyelenggarakan akuntansi dan laporan pertanggungjawaban atas pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dengan menyusun laporan keuangan berupa Realisasi Anggaran, Neraca dan Catatan atas Laporan Keuangan. Penyusunan laporan keuangan Pengadilan Agama Kebumen mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 171/PMK.05/2007 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Pusat serta Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER65/PB/2010 tentang Pedoman Penyusunan Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga. Informasi yang disajikan di dalamnya telah disusun sesuai ketentuan perundangundangan yang berlaku. Sehubungan dengan Laporan Keuangan Semester I Tahun Anggaran 2011 ini, perlu kami kemukakan halhal sebagai berikut : 1. Laporan Realisasi Pelaksanaan Anggaran memberikan informasi tentang pendapatan, belanja, dan pembiayaan. Berdasarkan laporan ini, realisasi Pendapatan Negara dan Hibah untuk periode yang berakhir 30 juni 2011 adalah sebesar Rp. 60.026.044, atau 0 persen dari yang ditetapkan dalam DIPA TA 2011. Sementara itu, realisasi Belanja Negara adalah sebesar Rp.1.183.009.899, atau 29.94 persen dari yang dianggarkan dalam DIPA TA 2011. 2. Neraca menyajikan tentang informasi posisi aset, kewajiban, dan ekuitas kementerian negara/lembaga per 30 Juni 2011. Dari Neraca tersebut diinformasikan bahwa nilai Aset adalah sebesar Rp. 4.532.519.568, dan Kewajiban sebesar Rp.24.621.000, sehingga Ekuitas Dana (kekayaan bersih) Pengadilan Agama Kebumen per 31 Juni 2011 adalah sebesar Rp. 4.507.898.568, 3. Catatan Atas Laporan Keuangan dimaksudkan agar pengguna laporan keuangan dapat memperoleh informasi yang lebih lengkap tentang halhal yang termuat dalam laporan keuangan. Catatan atas Laporan Keuangan meliputi uraian tentang kebijakan fiskal, kebijakan akuntansi dan penjelasan pospos laporan keuangan, daftar rinci atau uraian atas nilai pos yang disajikan dalam Laporan Realisasi Anggaran dan Neraca. Kata Pengantar i
Kami menyadari bahwa laporan keuangan semester I Tahun Anggaran 2011 ini masih belum sempurna, oleh sebab itu kami mengharapkan tanggapan, saran, maupun kritik yang membangun dari para pengguna laporan keuangan ini. Kami akan terus berupaya untuk dapat menyusun dan menyajikan laporan keuangan yang akurat dan tepat waktu sehingga terwujud tata kelola pemerintahan yang baik ( good governance). Diharapkan penyusunan Laporan Keuangan ini dapat meningkatkan akuntabilitas publik. Kebumen, 30 Juni 2011 Kuasa Pengguna Anggaran Afif Eko Sulistiono, SH NIP. 196410301993031001 Kata Pengantar ii
DAFTAR TABEL Halaman Tabel.1 Laporan Realisasi Anggaran Semester I TA 2011 dan 2010 1 Tabel.2 Neraca Per 30 Juni 2011 dan 30 Juni 2010 2 Tabel.3 Rincian Anggaran dan Realisasi per Sumber dana 8 Tabel.4 Rincian Anggaran dan Realisasi Belanja per Jenis Belanja 8 Tabel.5 Rincian Anggaran Satker 9 Tabel.6 Rincian Laporan Realiasasi Anggaran 13 Tabel.7 Daftar Aset Tetap 22 Tabel.8 Daftar Aset Lainnya 26 Tabel.9 Daftar BMN Hasil Migrasi yang Pindah Akun 28 Tabel.10 BMN yang Tidak Termigrasi 28 Tabel.11 Pergesaran Saldo Awal Neraca tahun 2011 29 Daftar Tabel v
DAFTAR GRAFIK Halaman Grafik.1 Realiasasi Pendapatan Negara dan Hibah TA 2011 dan 2010 14 Grafik.2 Komposisi Realisasi Belanja menurut Jenis Belanja TA 2011 16 Grafik.3 Komposisi Neraca Per 30 Juni 2011 dan 2010 22 Grafik.4 Perbandingan Aset Tetap 31 Juni 2011 dan 2010 25 Daftar Grafik vi
DAFTAR ISI Kata Pengantar Daftar Isi Daftar Tabel Daftar Grafik Daftar Singkatan Indeks Catatan atas Laporan Keuangan Pernyataan Tanggung Jawab Halaman i iii v vi vii viii ix I. Ringkasan 1 II. Laporan Realisasi Anggaran (perbandingan semester I 2011 dan semester I 2010) 4 III. Neraca (perbandingan semester I 2011 dan semester I 2010) 5 IV. Catatan atas Laporan Keuangan 6 A. Penjelasan Umum 6 A.1. Dasar Hukum 6 A.2. Kebijakan Teknis Satuan Kerja 6 A.3. Pendekatan Penyusunan Laporan Keuangan 8 A.4. Kebijakan Akuntansi 9 B. Penjelasan atas Pospos Laporan Realisasi Anggaran 13 B.1. Penjelasan Umum Laporan Realisasi Anggaran 13 B.2. Penjelasan Per Pos Laporan Realisasi Anggaran 13 B.3. Catatan Penting / Pengungkapan Lainnya 21 C. Penjelasan atas Pospos Neraca 21 C.1. Posisi Keuangan Secara Umum 21 C.2. Penjelasan Per Pos Neraca 21 C.3. Catatan Penting / Pengungkapan Lainnya 28 D. Pengungkapan Penting Lainnya 29 D.1. Temuan dan Tindak Lanjut Temuan BPK 29 D.2. Rekening Pemerintah 29 E. CALK BMN 30 E.1. Dasar Hukum 30 E.2. Laporan Barang 31 Laporanlaporan Pendukung sesuai Perarturan Dirjen Perbendaharaan Nomor PER 65/PB/2010 Lampiran Data SAKPA LRA Belanja LRA Pengembalian Belanja Daftar Isi iii
LRA Pendapatan LRA Pengembalian Pendapatan Neraca Per 30 Juni 2011 Lampiran Data SIMAKBMN LBKP Intrakomptable LBKP Aset Tak Berwujud Laporan posisi BMN di Necara Per 30 Juni 2011 LBKP Barang Persediaan Laporan Barang Persediaan Lampiran Laporan Rekening Pemerintah LPJ bendahara Penerimaan Bulan Juni 2011 LPJ bendahara Pengeluaran Bulan Juni 2011 Rekening Koran Bulan Juni 2011 Daftar Persekot Gaji Per 30 Juni 2011 SOP Konversi BMN Lampiranlampiran lainnya sebagai pendukung CaLK Daftar BAR dengan KPPN BAR Hasil Rekon dengan KPPN bulan Juni 2011 Daftar BAR Hasil Rekonsiliasi Internal antara UAKPA dengan UAKPB BAR Hasil Rekon dengan KPKNL Semester I 2011 Laporan Mutasi Barang Persediaan LBKP Ektrakomptable Berita Acara Opname Fisik Persediaan per 30 Juni 2011 Daftar Isi iv
DAFTAR SINGKATAN APBN : Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara APBNP : Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan BLU : Badan Layanan Umum BPK : Badan Pemeriksa Keuangan BUN : Bendahara Umum Negara DIPA : Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran LRA : Laporan Realisasi Anggaran MA : Mata Anggaran Penerimaan / Pengeluaran PNBP : Penerimaan Negara Bukan Pajak SIMAKBMN : Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara SAI : Sistem Akuntansi Instansi SAK : Sistem Akuntansi Keuangan SAP : Standar Akuntansi Pemerintahan SKPA : Surat Kuasa Pengguna Anggaran TA : Tahun Anggaran TAB : Tahun Anggaran Berjalan TAYL : Tahun Anggaran Yang Lalu TGR : Tuntutan Ganti Rugi TPA : Tagihan Penjualan Angsuran UP : Uang Persediaan TA : Tahun Anggaran TAYL : Tahun Anggaran Yang Lalu TGR : Tuntutan Ganti Rugi TUP : Tambahan Uang Persedian Daftar Singkatan vii
INDEKS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN LAPORAN REALISASI APBN Pendapatan Negara dan Hibah Halaman Catatan B.2.1 Pendapatan Negara 13 Belanja Negara Catatan B.2.2 Belanja Negara 14 Catatan B.2.2.1 Belanja 14 NERACA ASET Aset Lancar Catatan C.2.1.1 Kas di Bendahara Pengeluaran 23 Catatan C.2.1.2 Kas di Bendahara Penerimaan 23 Catatan C.2.1.3 Persediaan 23 Aset Tetap Catatan C.2.2.1 Tanah 25 Catatan C.2.2.2 Peralatan dan Mesin 25 Catatan C.2.2.3 Gedung dan Bangunan 26 Catatan C.2.2.4 Jalan, Irigasi dan Jaringan 27 Aset Lainnya Catatan C.2.3.1 Aset Tak Berwujud 28 KEWAJIBAN Kewajiban Jangka Pendek Catatan C.2.4.1 Uang Muka dari KPPN 29 EKUITAS Ekuitas Dana Lancar Catatan C.2.5.2 Cadangan Persediaan 29 Ekuitas Dana Investasi Catatan C.2.6.1 Diinvestasikan dalam aset tetap 30 Indeks Catatan Atas Laporan Keuangan viii
PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB KEPALA SATUAN KERJA PENGADILAN AGAMA KEBUMEN Laporan Keuangan Pengadilan Agama Kebumen yang terdiri dari: Laporan Realisasii Anggaran, Neraca, dan Catatan atas Laporan Keuangan Semester I Tahun Anggaran 2011 sebagaimana terlampir, adalah merupakan tanggung jawab kami. Laporan Keuangan ini telah disusun berdasarkan sistem pengendalian interen yang memadai, dan isinya telah menyajikan informasi pelaksanaan anggaran dan posisi keuangan secara layak sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan. Kebumen, 30 Juni 2011 Kuasa Pengguna Anggaran Afif Eko Sulistiono, SH NIP. 196410301993031001 Pernyataan Tangung Jawab ix
I. RINGKASAN Berdasarkan Pasal 55 ayat (2) Undang Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 171/PMK.05/2007, menteri/pimpinan lembaga selaku Pengguna Anggaran/Pengguna Barang menyusun dan menyampaikan Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga (LKKL) yang meliputi Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, dan Catatan atas Laporan Keuangan kepada Menteri Keuangan selaku pengelola fiskal, dalam rangka penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP). Laporan Keuangan Pengadilan Agama Kebumen Semester I Tahun 2011 ini telah disusun dan disajikan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). 1. LAPORAN REALISASI ANGGARAN Laporan Realisasi Anggaran menggambarkan perbandingan antara Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) TA belanja, periode 1 Januari s.d. 30 Juni 2011. 2011 dengan realisasinya, yang mencakup unsurunsur pendapatan dan Realisasi Pendapatan Negara pada Semester I TA 2011 terdiri dari Penerimaan Negara Bukan Pajak sebesar Rp. 60.026.044, atau 0 persen dari yang dianggarkan. Realisasi Belanja Negara pada Semester I TA 2011 adalah sebesar Rp. 1.183.009.899, atau mencapai 29,94 persen dari anggarannya. Jumlah realisasi Belanja tersebut merupakan realisasi Belanja Rupiah Murni sebesar Rp.1.183.009.899, atau 29.94 persen dari anggaran sedangkan Belanja Pinjaman Luar Negeri dan Belanja Hibah tidak ada. Ringkasan Laporan Realisasi Anggaran Semester I TA 2011 dan Semester I TA 2010 dapat disajikan sebagai berikut: Tabel 1 Laporan Realisasi Anggaran Semester I TA 2011 dan 2010 (dalam rupiah) Uraian TA 2011 TA 2010 Anggaran Realisasi Anggaran Realisasi Pendapatan Negara 60.026.044 55.423.320 dan Hibah Belanja Rupiah Murni 3.950.696.000 1.183.009.899 3.379.709.000 1.112.315.622 Belanja Pinjaman Luar Negeri Belanja Hibah JUMLAH 3.950.696.000 1.183.009.899 3.379.709.000 1.112.315.622 Ringkasan 1
2. NERACA Neraca menggambarkan posisi keuangan entitas mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas dana pada tanggal pelaporan dan dibandingkan dengan tanggal pelaporan sebelumnya. Jumlah Aset adalah sebesar Rp. 4.532.519.568, yang terdiri dari Aset Lancar sebesar Rp.27.137.050, ; Aset Tetap sebesar Rp.4.502.885.518, dan Aset Lainnya sebesar Rp.2.497.000,. Jumlah Kewajiban adalah sebesar Rp. 24.621.000, yang merupakan kewajiban jangka pendek Sementara itu jumlah Ekuitas Dana adalah sebesar Rp.4.507.898.568, yang terdiri dari Ekuitas Dana Lancar sebesar Rp. 2.516.050, dan Ekuitas Dana Investasi sebesar Rp.4.505.382.518,. Ringkasan Neraca per 30 Juni 2011 dan 30 Juni 2010 dapat disajikan sebagai berikut: Tabel 2 Neraca Per 30 Juni 2011 dan 30 Juni 2010 (dalam rupaih) Tanggal Neraca Nilai kenaikan/ Uraian 30 Juni 2011 30 Juni 2010 (penurunan) (Rp) (Rp) (Rp) Aset Aset Lancar 27.137.050 27.530.000 (392.950) Aset Tetap 4.502.885.518 2.849.143.784 1.653.741.734 Aset Lainnya 2.497.000 2.497.000 Jumlah Aset 4.532.519.568 2.876.673.784 1.655.845.784 Kewajiban Kewajiban Jangka Pendek 24.621.000 24.409.500 211.500 Ekuitas Dana Ekuitas Dana Lancar 2.516.050 3.120.500 (604.450) Ekuitas Dana Investasi 4.505.382.518 2.849.143.784 1.656.238.734 Jumlah Ekuitas Dana 4.507.898.568 2.852.264.284 1.655.634.284 Jumlah Kewajiban dan Ekuitas 4.532.519.568 2.876.673.784 1.655.845.784 3. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) menguraikan dasar hukum, metodologi penyusunan Laporan Keuangan, dan kebijakan akuntansi yang diterapkan. Selain itu, dalam CaLK dikemukakan penjelasan pospos laporan keuangan dalam rangka pengungkapan yang memadai. Dalam penyajian Laporan Realisasi Anggaran, pendapatan, dan belanja diakui berdasarkan basis kas, yaitu pada saat kas diterima atau dikeluarkan oleh dan dari Kas Umum Negara (KUN). Sementara itu, dalam penyajian Neraca, aset, kewajiban, dan ekuitas dana berdasarkan basis akrual, yaitu pada saat diperolehnya hak atas aset dan timbulnya kewajiban tanpa memperhatikan saat kas atau setara kas diterima atau dikeluarkan oleh dan dari Kas Umum Negara (KUN). Dalam CaLK ini diungkapkan pula kejadian penting setelah tanggal pelaporan keuangan serta informasi tambahan yang diperlukan. Ringkasan 2
LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENGADILAN AGAMA KEBUMEN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2011 (DALAM RUPIAH) KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA : (005) MAHKAMAH AGUNG No. URAIAN ANGGARAN REALISASI 2011 REALISASI DIATAS (DIBAWAH) ANGGARAN % REAL. ANGG. ANGGARAN REALISASI REALISASI DIATAS (DIBAWAH) ANGGARAN 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 2010 % REAL. ANGG. A. PENDAPATAN NEGARA DAN HIBAH A.1 PENERIMAAN DALAM NEGERI A.1.a Penerimaan Perpajakan 0 0 0 0,00% 0 0 0 0,00% A.1.b Penerimaan Negara Bukan Pajak 0 60.026.044 60.026.044 0,00% 0 55.423.320 55.423.320 0,00% A.2 HIBAH JUMLAH PENDAPATAN DAN HIBAH (A.1+A.2) 0 60.026.044 60.026.044 0,00% 0 55.423.320 55.423.320 0,00% B. BELANJA B.1 BELANJA NEGARA (B.1.1 + B.1.2 + B.1.3) B.1.1 Rupiah Murni Belanja Pegawai 2.708.736.000 926.742.246 (1.781.993.754) 34,21% 1.582.513.000 977.735.449 (604.777.551) 61,78% Belanja Barang 295.460.000 135.559.653 (159.900.347) 45,88% 294.696.000 134.580.173 (160.115.827) 45,67% Belanja Modal 946.500.000 120.708.000 (825.792.000) 12,75% 1.502.500.000 0 (1.502.500.000) 0,00% Pembayaran Bunga Utang 0 0 0 0,00% 0 0 0 0,00% Belanja Lainlain 0 0 0 0,00% 0 0 0 0,00% JUMLAH BELANJA (B.1.1 + B.1.2 + B.1.3) 3.950.696.000 1.183.009.899 (2.767.686.101) 29,94% 3.379.709.000 1.112.315.622 (2.267.393.378) 32,91% Kebumen, 30 Juni 2011 Kuasa Pengguna Anggaran Afif Eko Sulistiono, SH Nip. 196410301993031001
KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA : (005) MAHKAMAH AGUNG NERACA PENGADILAN AGAMA KEBUMEN PER 30 JUNI 2011 DAN 30 JUNI 2010 ( DALAM RUPIAH ) NAMA PERKIRAAN 1 JUMLAH Kenaikan (Penurunan) 2011 2010 Jumlah % 2 3 4 5 ASET LANCAR ASET Kas di Bendahara Pengeluaran 24.621.000 24.391.000 (230.000) 0,94% Persediaan 2.516.050 3.139.000 (622.950) 19,85% JUMLAH ASET LANCAR 27.137.050 27.530.000 392.950 1,43% ASET TETAP Tanah 966.908.000 966.908.000 0 0,00% Peralatan dan Mesin 574.152.758 468.352.024 (105.800.734) 22,59% Gedung dan Bangunan 2.900.983.760 1.413.883.760 (1.487.100.000) 105,18% Jalan, Irigasi dan Jaringan 60.841.000 0 (60.841.000) 0,00% Aset Tetap Lainnya 0 0 0 0,00% Konstruksi Dalam Pengerjaan 0 0 0 0,00% JUMLAH ASET TETAP 4.502.885.518 2.849.143.784 (1.653.741.734) 58,04% ASET LAINNYA Aset Tak Berwujud 2.497.000 0 (2.497.000) 0,00% JUMLAH ASET LAINNYA 2.497.000 0 (2.497.000) 0,00% JUMLAH ASET 4.532.519.568 2.876.673.784 (1.653.348.784) 57,47% KEWAJIBAN KEWAJIBAN JANGKA PENDEK Utang kepada Pihak Ketiga 18.500 18.500 100,00% Uang Muka dari KPPN 24.621.000 24.391.000 (230.000) 0,94% JUMLAH KEWAJIBAN JANGKA PENDEK 24.621.000 24.409.500 (211.500) 0,87% JUMLAH KEWAJIBAN 24.621.000 24.409.500 (211.500) 0,87% EKUITAS DANA LANCAR EKUITAS DANA Cadangan Persediaan 2.516.050 3.139.000 622.950 19,85% Dana yang harus disediakan untuk pembayaran Utang Jangka Pendek 18.500 JUMLAH EKUITAS DANA LANCAR 2.516.050 3.120.500 604.450 19,37% EKUITAS DANA INVESTASI Diinvestasikan Dalam Aset Tetap 4.502.885.518 2.849.143.784 (1.653.741.734) 58,04% Diinvestasikan Dalam Aset Lainnya 2.497.000 0 0 0,00% JUMLAH EKUITAS DANA INVESTASI 4.505.382.518 2.849.143.784 (1.656.238.734) 58,13% JUMLAH EKUITAS DANA 4.507.898.568 2.852.264.284 (1.655.634.284) 58,05% JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS DANA 4.532.519.568 2.876.673.784 (1.655.845.784) 57,56% Kebumen, 30 Juni 2011 Kuasa Pengguna Anggaran Afif Eko Sulistiono, SH Nip. 196410301993031001
A. PENJELASAN UMUM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Dasar Hukum Rencana Strategis A.1. DASAR HUKUM 1. UndangUndang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara; 2. UndangUndang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara; 3. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan. 4. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah. 5. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 6. Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 171/PMK.05/2007 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Pusat. 7. Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER65/PB/Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga. A.2. KEBIJAKAN TEKNIS PENGADILAN AGAMA KEBUMEN RENCANA STRATEGIS PENGADILAN AGAMA KEBUMEN Perencanaan Strategis (Renstra) merupakan langkah awal yang dilakukan kantor Pengadilan Agama Kebumen agar mampu menjawab segala tuntutan lingkungan baik itu lokal, nasional, regional dan global dalam tatanan sistem negara kesatuan Republik Indonesia melalui pendekatan Stratejik yang jelas dan sinergis, maka kantor Pengadilan Agama Kebumen dapat menyelaraskan visi dan misinya. Dengan misi tersebut, diharapkan dapat dilaksanakan dengan baik dan dengan memperhitungkan kekuatan dan kelemahan serta peluang dan tantangan, maka ditetapkan lima tujuan : Terwujudnya manajemen yang baik dan benar. Terwujudnya administrasi perkara yang baik dan benar. Terwujudnya administrasi persidangan dan pelaksanaan putusan yang baik dan benar. Terwujudnya administrasi umum yang baik dan benar. Terwujudnya kinerja pelayanan publik yang baik dan benar. Pertama, untuk terwujudnya manajeman peradilan yang baik dan benar dengan sasaran penyusunan program kerja tahun 2011 dilakukan pengawasan dan pembinaan serta evaluasi kegiatan. Kedua, untuk terwujudnya administrasi perkara yang baik dan benar dengan sasaran terlaksananya peningkatan kualitas prosedur penerimaan perkara, penanganan buku register perkara, buku keuangan perkara dan pelaporan perkara. Ketiga, untuk terwujudnya administrasi persidangan dan pelaksanaan putusan yang baik dan benar, dilakukan dengan menggunakan Sistem Aplikasi SIADPA, dengan sasaran terlaksananya peningkatan kualitas Majelis Hakim, ketepatan waktu pemanggilan para pihak, proses persidangan, pembuatan berita acara persidangan, minutasi perkara dan kearsipan serta pelaksanaan putusan. Catatan Atas Laporan Keuangan 6
Keempat, untuk terwujudnya administrasi umum yang baik dan benar dengan sasaran terlaksananya kualitas penanganan bidang kepegawaian, pengelolaan keuangan negara, pengelolaan surat menyurat, pengelolaan inventaris dan perpustakaan. Kelima, untuk terwujudnya kinerja pelayanan publik yang baik dan benar dengan sasaran pengelolaan manajemen peradilan, mekanisme pengawasan, kepemimpinan, pengembangan sumber daya manusia, pengadaan dan pemeliharaan inventaris kantor, tingkat ketertiban, kedisiplinan, ketaatan, kebersihan atau kerapihan, kecepatan dan ketepatan penanganan perkara, pelayanan dan tingkat pengaduan masyarakat. Kelima tujuan tersebut tidak dapat dilaksanakan dengan baik dan benar kalau tidak ada upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, peningkatan pengelolaan sarana prasarana dan pengelolaan keuangan negara. Dengan sasaran terbinanya kualitas sumber daya manusia peradilan, pengelolaan sarana prasarana secara optimal, pengeluaran keuangan negara secara tertib, efisien dan bertanggung jawab. Sebagai indikasinya adalah sumber daya manusia yang ada semakin meningkat kualitasnya, sarana prasarana semakin meningkat sesuai standar begitu juga keuangan negara diberdayakan secara tertib, efisien dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan tiga kebijakan mengelola urusan kepegawaian secara profesional, tertib dan bertanggung jawab, mengelola urusan rumah tangga, tata persuratan, perlengkapan rumah tangga dan sarana prasarana kerja yang lain dan mengelola keuangan negara secara efektif, efisien dan dapat dipertanggungjawabkan. Pendapatan PENDAPATAN PENGADILAN AGAMA KEBUMEN Realisasi Pendapatan Semester I Tahun Anggaran 2011 adalah sebesar Rp.60.024.044, atau mencapai 0% dari anggaranya. Dibandingkan periode yang sama Tahun Anggaran 2010 Realisasi Pendapatan sebesar Rp.55.423.320, atau mencapai 0% dari anggaranya. Kenaikan realisasi PNBP tersebut disebabkan oleh kenaikan jumlah perkara yang putus pada semester I Tahun Anggaran 2011. Belanja BELANJA PENGADILAN AGAMA KEBUMEN Belanja dilakukan dengan mempertimbangkan prinsipprinsip penghematan dan efisiensi namun tetap menjamin terlaksananya kegiatankegiatan sebagaimana yang telah ditetapkan dalam rencana kerja Pengadilan Agama Kebumen. Belanja Pengadilan Agama Kebumen meliputi belanja pegawai, belanja barang dan belanja modal. Belanja pegawai Pengadilan Agama Kebumen pada tahun 2011 sebesar Rp.2.708.736.000, pada semester I terealisasi sebesar Rp.926.743.446, atau 34.21 %, sementara Belanja pegawai pada tahun 2010 sebesar Rp.1.582.513.000, pada semester I terealisasi sebesar Rp.977.735.449, atau 61.78 %. Perbandingan anggaran belanja pegawai pada tahun berjalan dengan tahun sebelumnya ada penurunan realisasi disebabkan karena berkurangnya jumlah pegawai karena mutasi. Belanja barang Pengadilan Agama Kebumen pada tahun 2011 sebesar Rp.295.460.000, pada semester I terealisasi sebesar Rp.135.559.653, atau 45.88 %, sementara Belanja barang pada tahun 2010 sebesar Rp.294.696.000,, pada semester I terealisasi sebesar Rp.134.580.173, atau 45.67 %. Perbandingan belanja barang pada tahun berjalan dengan Catatan Atas Laporan Keuangan 7
tahun 2010 mengalami kenaikan dikarenakan adanya kenaikan pagu belanja barang non operasional. Perincian anggaran dapat dilihat dari tabel berikut ini: Tabel 3 Rincian Anggaran dan Realisasi per Sumber dana Uraian Anggaran 2011 (Rp) Anggaran 2010 (Rp) Realisasi 2011 (Rp) Realisasi 2010 (Rp) (%) 2011 (%) 2010 Rupiah murni 3.950.696.000, 3.379.709.000, 1.183.009.899, 1.112.315.622, 29.94 32.91 Jumlah 3.950.696.000, 3.379.709.000, 1.183.009.899, 1.112.315.622, 29.94 32.91 Tabel 4 Rincian Anggaran dan Realisasi Belanja per Jenis Belanja Kode Jenis Belanja Uraian Jenis Belanja Anggaran 2011 Anggaran 2010 Realisasi 2011 Realisasi 2010 (%) 2011 1 2 3 4 5 6 7 8 51 Belanja pegawai (%) 2010 2.708.736.000, 1.582.513.000, 926.742.246, 977.735.449, 34.21 61.78 52 53 Belanja barang Belanja Modal 295.460.000, 294.696.000, 135.559.653, 134.580.173, 45.88 45.67 946.500.000, 1.502.500.000, 120.708.000, 12.75 Jumlah 3.950.696.000, 3.379.709.000, 1.183.009.899, 1.112.315.622, 29.94 32.91 A.3. PENDEKATAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN Laporan Keuangan Pengadilan Agama Kebumen Tahun 2011 merupakan laporan yang mencakup seluruh aspek keuangan yang dikelola oleh entitas akuntansi Pengadilan Agama Kebumen. Pengadilan Agama Kebumen Tahun 2011 ini memperoleh anggaran yang berasal dari APBN sebesar Rp.3.950.696.000, Dari anggaran di atas, rincian anggaran Satker adalah sebagai berikut : Tahun Anggaran Tabel 5 Rincian Anggaran Satker JENIS SUMBER DANA APBN BLU 2010 3.379.709.000 2011 3.950.696.000 Catatan Atas Laporan Keuangan 8
Kebijakan Akuntansi Laporan Keuangan dihasilkan melalui Sistem Akuntansi Instansi (SAI), yang terdiri dari Sistem Akuntansi Keuangan (SAK) dan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAKBMN). SAI dirancang untuk menghasilkan Laporan Keuangan Satuan Kerja yang terdiri dari: Laporan Realisasi Anggaran Neraca Catatan atas Laporan Keuangan Data BMN yang disajikan dalam neraca ini seluruhnya telah diproses melalui SIMAK BMN. A.4. KEBIJAKAN AKUNTANSI Laporan Realisasi Anggaran Pengadilan Agama Kebumen disusun menggunakan basis kas yaitu basis akuntansi yang mengakui pengaruh transaksi dan peristiwa lainnya pada saat kas atau setara kas diterima pada Bendahara Penerimaan dan Bendahara Pengeluaran atau dikeluarkan dari Bendahara Penerimaan dan Bendahara Pengeluaran. Penyajian aset, kewajiban, dan ekuitas dana dalam Neraca diakui berdasarkan basis akrual, yaitu pada saat diperolehnya hak atas aset dan timbulnya kewajiban tanpa memperhatikan saat kas atau setara kas diterima atau dikeluarkan dari Bendahara Pengeluaran dan Bendahara Penerimaan. Penyusunan dan penyajian LK Semester I Tahun 2011 telah mengacu pada Standar Akuntansi Pemerintahan (S AP) yang telah ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan. Dalam penyusunan LK Pengadilan Tingi Agama Semarang telah diterapkan kaidahkaidah pengelolaan keuangan yang sehat di lingkungan pemerintahan. Prinsipprinsip akuntansi yang digunakan dalam penyusunan LK Pengadilan Agama Kebumen adalah: Pendapatan Pendapatan Pendapatan adalah semua penerimaan Bendahara Pengeleluaran dan Bendahara Penerimaan yang menambah ekuitas dana lancar dalam periode tahun yang bersangkutan yang menjadi hak Pengadilan Agama Kebumen dan tidak perlu dibayar kembali oleh Pengadilan Agama Kebumen. Pendapatan diakui pada saat kas diterima pada Bendahara Pengeluaran dan Bendahara Penerimaam. Akuntansi pendapatan dilaksanakan berdasarkan azas bruto, yaitu dengan membukukan penerimaan bruto, dan tidak mencatat jumlah netonya (setelah dikompensasikan dengan pengeluaran). Pendapatan disajikan sesuai dengan jenis pendapatan. Belanja Belanja Belanja adalah semua pengeluaran dari Bendahara Pengeluaran yang mengurangi ekuitas dana lancar dalam periode tahun yang bersangkutan yang tidak akan diperoleh pembayarannya kembali oleh Pengadilan Agama Kebumen. Belanja diakui pada saat terjadi pengeluaran kas dari Bendahara Pengeluaran. Khusus pengeluaran melalui bendahara pengeluaran, pengakuan belanja terjadi pada saat pertanggungjawaban Catatan Atas Laporan Keuangan 9
Aset atas pengeluaran tersebut disahkan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Belanja disajikan di muka ( face) laporan keuangan menurut klasifikasi ekonomi/jenis belanja, sedangkan di Catatan atas Laporan Keuangan, belanja disajikan menurut klasifikasi masing masing belanja. Aset Aset adalah sumber daya ekonomi yang dikuasai dan/atau dimiliki oleh Pemerintah sebagai akibat dari peristiwa masa lalu dari mana manfaat ekonomi dan/atau sosial dimasa depan diharapkan dapat diperoleh, baik oleh Pemerintah maupun oleh masyarakat, seta dapat diukur dalam satuan uang, termasuk sumer daya nonkeuangan yang diperlukan untuk penyediaan jasa bagi masyarakat umum dan sumber sumber daya yang diperlihara karena alasan sejarah dan budaya. Dalam pengertian aset ini tidak termasuk sumber daya alam seperti hutan, kekayaan didasar laut, dan kandungan pertambangan. Aset diakui pada saat diterima atau pada saat hak kepemilikan berpindah. Aset diklasifikasikan menjadi Aset Lancar, Aset Tetap, dan Aset Lainnya. Aset Lancar a. Aset Lancar Aset Lancar mencakup kas dan setara kas yang diharapkan segera untuk direalisasikan, atau dipakai dalam waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal pelaporan. Aset lancar ini terdiri dari kas, piutang dan persediaan. Kas disajikan di neraca dengan menggunakan nilai nominal. Piutang dinyatakan dalam neraca menurut nilai yang timbul berdasarkan hak yang telah dikeluarakan surat keputusan penagihan. Persediaan adalah aset lancar dalam bentuk barang atau perlengkapan yang dimaksudkan untuk mendukung kegiatan operasional pemerintah, dan barangbarang yang dimaksudkan untuk dijual dan/atau diserahkan dalam rangka pelayanan kepada masyarakat. Persediaan dicatat di neraca berdasarkan: Harga pembelian terakhir, apabila diperoleh dengan pembelian. Harga standar apabila diperoleh dengan memproduksi sendiri, harga wajar atau estimasi nilai penjualannya apabila diperoleh dengan cara lainnya seperti donasi/rampasan. Aset Tetap b. Aset Tetap Aset tetap mencakup seluruh aset yang dimanfaatkan oleh Pemerintah maupun kepentingan publik yang mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun. Aset tetap dilaporkan pada neraca Satker per 31 Juni 2011 berdasarkan harga perolehan. Pengakuan aset tetap yang perolehannya sejak tanggal 1 Januari 2002 didasarkan pada nilai satuan minimum kapitalisasi, yaitu: (a.) Pengeluaran untuk per satuan peralatan dan mesin dan peralatan olah raga yang nilainya sama dengan atau lebih dari Rp300.000 (tiga ratus ribu rupiah), dan Catatan Atas Laporan Keuangan 10
Aset Lainnya (b.) Pengeluaran untuk gedung dan bangunan yang nilainya sama dengan atau lebih dari Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah). (c.) Pengeluaran yang tidak tercakup dalam batasan nilai minimum kapitalisasi tersebut di atas, diperlakukan sebagai biaya kecuali pengeluaran untuk tanah, jalan/irigasi/jaringan, dan aset tetap lainnya berupa koleksi perpustakaan dan barang bercorak kesenian. c. Aset Lainnya Aset lainnya adalah aset pemerintah selain aset lancar, investasi jangka panjang dan aset tetap. Termasuk dalam Aset Lainnya adalah Tagihan Penjualan Angsuran (TPA), Tagihan Tuntutan Ganti Rigi (TGR) yang jatuh tempo lebih dari satu tahun, Kemitraan dengan pihak ketiga, Dana yang dibatasi penggunaannya, Aset Tak Berwujud, dan Aset Lain Lain. Kewajiban Kewajiban Kewajiban adalah utang yang timbul dari peristiwa masa laluu yang penyelesaiannya mengakibatkan aliran keluar sumber daya ekonomi pemerintah. Dalam konteks pemerintah, kewajiban muncul antara lain karena penggunaan sumber pembiayaan pinjaman dari masyarakat, lembaga keuangan, entitas pemerintah lain, atau lembaga internasional lain atau lembaga internasional. Kewajiban pemerintah juga terjadi karena peikatan dengan pegawai yang ekerja pada pemerintah. Setiap kewajiban dapat dipaksakan menurut hukum sebagai konsekuensi dari kontrak yang mengikat atau peraturan perundang undangan. Kewajiban pemerintah diklasifikasikan kedalam kewajiban jangka pendek dan kewajiban jangka panjang. a. Kewajiban Jangka Pendek Suatu kewajiban diklasifikasikan sebagai kewajiban jangka pendek jika diharapkan untuk dibayar atau jatuh tempo dalam waktu dua belas bulan setelah tanggal pelaporan. Kewajiban jangka pendek meliputi Utang Kepada Pihak Ketiga, Utang Perhitungan Fihak Ketika (PFK), Bagia n Lancar Utang Jangka Panjang Utang Bunga ( accrued insterest) dan Utang Jangka Pendek Lainnya. b. Kewajiban Jangka Panjang Kewajiban diklasifikasikan sebagai kewajiban jangka panjang jika diharapan untuk dibayar atau dibayar atau jatuh tempo dalam waktu lebih dari dua belas bulan setelah tanggal pelaporan. Kewajiban dicatat sebesar nilai nominal, yaitu sebesar nilai kewajiban pemerintah pada saat pertama kali transaksi berlangsung. Aliran ekonomi sesudahnya seperti transaksi pemayaran, perubahan penilaian karena perubahan kurs mata uang asing, dan perubahan lainnya selain perubahan nilai pasar, diperhitungkan dengan menyesuaikan nilai tercatat kewajiban tersebut. Catatan Atas Laporan Keuangan 11
Ekuitas Data Ekuitas Dana Ekuitas dana merupakan kekayaan bersih pemerintah, yaitu selisih antara aset dan utang pemerintah. Ekuitas dana diklasifikasikan Ekuitas Dana Lancar dan Ekuitas Dana Investasi. Ekuitas Dana Lancar merupakan selisih antara aset lancar dan utang jangka pendek. Ekuitas Dana Investasi mencerminkan selisih antara aset tidak lancar dan kewajiban jangka panjang. Catatan Atas Laporan Keuangan 12
B. PENJELASAN ATAS POSPOS LAPORAN REALISASI ANGGARAN B.1. PENJELASAN UMUM LAPORAN REALISASI ANGGARAN Realisasi anggaran pada semerter I TA 2011 dengan menyebutkan jumlah rupiah realisasi dan presentase dari anggaranya, yang terdiri dari : 1. Realisasi Pendapatan Negara a. Penerimaan Negara dari Pajak b. Penerimaan Negara bukan Pajak 2. Realisasi Belanja Negara a. Belanja Rupiah Murni dengan rincian sebagai berikut : Tabel 6 Rincian Laporan Realisasi Anggaran No 1 Uraian Anggaran Realisasi % Real. Angg. Realisasi Pendapatan Negara dan Hibah Rp Rp 60.024.044 0,00% Penerimaan Pajak Rp Rp 0,00% Penerimaan Negara Bukan Pajak Rp Rp 60.024.044 0,00% Penerimaan Hibah Rp Rp 0,00% 2 Realisasi Belanja Negara Rp 3.950.696.000 Rp 1.183.009.899 29,94% Belanja Rupiah Murni Rp 3.950.696.000 Rp 1.183.009.899 29,94% Belanja Pinjama LN Rp Rp 0,00% Belanja Rupiah Pendamping Rp Rp 0,00% Realisasi Pendapatan Negara dan Hibah Rp. 60.024.044, B.2. PENJELASAN PER POS LAPORAN REALISASI ANGGARAN B.2.1. Pendapatan Negara Realisasi pendapatan Negara pada Semester I Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp.60.024.044, yang berasal dari Penerimaan Negara Bukan Pajak ( PNBP) sebesar Rp.60.024.044, sementara pada periode yang sama untuk Tahun Anggaran 2010 Realisasi pendapatan sebesar Rp. 55.423.320, yang berasal dari Penerimaan Negara Bukan Pajak. Komposisi realisasi Pendapatan Negara dan Hibah TA 2011 dan 2010 dapat dilihat pada grafik dibawah ini: 75.000.000 Juta Rupiahh 50.000.000 25.000.000 0 0 Pendapatan Hibah 0 60.024.044 Pendapatan PNBP 55.423.320 0 Pendapatan Pajak 0 2011 2010 2011 2010 Grafik1: Komposisi Realisasi Pendapatan Negara dan Hibah TA 2011 dan 2010 Catatan Atas Laporan Keuangan 13
B.2.2. Belanja Negara Belanja Pengadilan Agama Kebumen yang terdiri dari belanja pegawai, belanja barang dan belanja modal sebegaimana tersebut dalam DIPA tahun anggaran 2011 sebesar Rp.3.950.696.000, terealisasi sebesar Rp.1.183.009.899, atau 29.94 %, sementara untuk belanja semester I tahun 2010 sebesar Rp.3.379.709.000, terealisasi sebesar Rp.1.112.315.622, atau 32.91%. Besarnya belanja semester I tahun 2011 jika dibandingkan dengan belanja semester I tahun 2010 ada penurunan dikarenakan adanya belanja modal pada tahun anggaran 2011 yang belum direalisasikan. Realisasi belanja modal mulai tahun 2011 agak sedikit menemui kendala dikarenakannya diberlakukannya Perpres nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan jasa Pemerintah yang pelaksanaannya cukup rumit. Realisasi Belanja Rp.1.183.009.899, B.2.2.1. Belanja Pengadilan Agama Kebumen pada Tahun Anggaran 2011 memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp.3.950.696.000,. Realiasasi belanja pada TA 2011sebesar Rp.1.183.009.899, atau 29,94 persen dari anggarannya. Pengadilan Agama Kebumen pada tahun anggaran 2011 ada tiga belanja, yaitu belanja pegawai, belanja barang dan belanja modal. Realisasi Anggaran Belanja pada semester I tahun 2011, Belanja Pegawai terdiri dari tiga kelompok yaitu belanja gaji, belanja uang makan dan belanja uang lembur dengan total sebesar pagu Rp.2.708.736.000, terealisasi sebesar Rp.926.742.246, atau 34.21% untuk Belanja Barang Pagu Rp.295.460.000, yang terealisasi sebesar Rp.135.559.653, atau 45.88 %, sedang untuk Belanja Modal Pagu Rp.946.500.000, terealisasi sebesar Rp.120.708.000, atau 12.75 %. Belanja Pegawai Pengadilan Agama Kebumen tahun 2011 sebesar Rp.2.708.736.000, semester I terealisasi sebesar Rp.926.742.246, atau 34.21 %, sedang belanja pegawai tahun 2010 sebesar Rp.1.582.513.000, semester I terealisasi sebesar Rp.977.735.449, atau 61.78 %. Jika dibandingkan belanja pegawai tahun berjalan dengan tahun 2010 ada penurunan dikarenakan adanya berkurangnya jumlah pegawai dikarenakan mutasi Belanja barang Pengadilan Agama Kebumen tahun 2011 sebesar Rp.295.460.000, Semester I terealisasi sebesar Rp.135.559.653, atau 45.88 % sementara belanja barang tahun 2010 sebesar Rp.294.696.000, pada semester I terealisasi sebesar Rp.134.580.173, atau 45.67 %. Belanja barang tahun berjalan jika dibandingkan dengan tahun 2010 ada kenaikan dikarenakan adanya kenaikan pagu belanja barang operasional. Belanja modal Pengadilan Agama Kebumen tahun 2011 sebesar Rp.946.500.000, Semester I terealisasi sebesar Rp.120.708.000, atau 12.75 % sementara belanja modal tahun 2010 sebesar Rp.1.502.500.000, pada semester I teralisasi sebesar Rp.0, atau 0 %. Jika dibandingkan belanja modal tahun berjalan dengan tahun Catatan Atas Laporan Keuangan 14
Belanja Pemerintah Pusat menurut Jenis Belanja 2010 ada kenaikan karena semua belanja modal dengan pagu anggaran dibawah 100 juta sudah terrealisasi sedangkan pada tahun 2010 merupakan belanja modal pembangunan gedung yang memerlukan tahapan yang panjang sehingga mempengaruhi penyerapan anggaran. Komposisi realisasi Belanja Pengadilan Agama Kebumen menurut jenis belanja dapat disajikan seperti Grafik 4 dibawah ini : Grafik 2 : Komposisi Realisasi Belanja menurut Jenis Belanja TA 2011 Realiasasi Belanja Pegawai Rp. 926.743.446, Belanja Pegawai Belanja pegawai pada Pengadilan Agama Kebumen terdiri dari Belanja Gaji dan Tunjangan PNS serta belanja uang lembur, sementara belanja vakasi tidak ada. Pagu Belanja Pegawai pada tahun anggaran 2011 sebesar Rp.2.708.736.000, yang terdiri dari Belanja Gaji dan tunjangan PNS sebesar Rp.2.617.056.000, dan Belanja uang lembur sebesar Rp.91.680.000,. Dan pada semestrer I terrealiasasi sebesar Rp.926.743.446, atau 34.21 % yang terdiri dari Belanja Gaji Pokok dan Tunjangan terealisasi sebesar Rp.888.188.246, atau 33.94%, sedangkan Belanja Uang Lembur semester I terealisasi sebesar Rp.38.554.000, atau 42.05 %. Sementara Tahun anggaran 2010 Pagu Anggaran Belanja Pegawai sebesar Rp.1.582.513.000, yang terdiri dari Belanja Gaji dan Tunjangan PNS sebesar Rp.1.579.593.000, dan Belanja uang lembur sebesar Rp.2.920.000, dengan realisasi semester I untuk Belanja Gaji pokok dan tunjangan PNS sebesar Rp.977.735.449, atau 61.90 %, untuk uang lembur semester I terealisasi sebesar Rp. 0, atau 0 %,selisih penurunan realisasi pada belanja gaji dikarenakan berkurangnya jumlah pegawai karena mutasi. Catatan Atas Laporan Keuangan 15
Rincian realisasi Belanja Pegawai adalah sebagai berikut: Uraian 30 Juni 2011 30 Juni 2010 % Naik/(Turun) Belanja Gaji dan Tunjangan PNS Rp 888.188.246 Rp 977.735.449 (9.16) Belanja Gaji dan Tunjangan TNI/Polri Rp Rp Belanja Gaji dan Tunjangan Pejabat Negara Rp Rp Belanja Pegawai Perjan Rp Rp Belanja Gaji Dokter PTT Rp Rp Belanja Honorarium Rp Rp Belanja Lembur Rp 38.554.000 Rp Belanja Vakasi Rp Rp Belanja Tunjangan Khusus dan Belanja Pegawai Transito Rp Rp Belanja Pensiun dan Uang Tunggu Rp Rp Belanja Asuransi Kesehatan Rp Rp Belanja Tunjangan Kesehatan Veteran Rp Rp Rp (5.22) Jumlah Rp 926.742.246 977.735.449 Realiasasi Belanja Barang Rp.135.559.653, Belanja Barang Realisasi belanja barang pada semester I TA 2011 sebesar Rp.135.559.653, dari anggarannya sebesar Rp.295.469.000,. dibandingan pada periode yang sama pada TA 2010 terdapat kenaikan realisasi belanja barang sebesar Rp.979.480, atau 0.72 persen yang disebabkan karena adanya kenaikan realisasi pada belanja jasa dikarenakan adanya penambahan daya listrik dari 4400 VA menjadi 22.000 VA yang menambah beban pembayaran tiap bulan dan pada belanja pemeliharaan yang sampai semester I TA 2011 sudah terserap sebesar Rp.42.530.291,00 atau 75.16 persen dari anggarannya. Pagu Belanja Barang Tahun anggaran 2011 sebesar Rp.295.469.000, semester I terealisasi sebesar Rp.135.559.653, atau 45.88 % sedangkan untuk tahun anggaran 2010 Pagu Belanja Barang sebesar Rp.294.696.000, dan semester I terealisasi sebesar Rp.134.580.173, atau 45.67 %. Ada kenaikan realisasi belanja barang sebesar Rp.979.480.000, atau 0.72 % disebabkan adanya adanya kenaikan yang cukup besar pada belanja daya dan jasa dikarenakan adanya penambahan daya listrik dari 4400 VA menjadi 22.000 VA yang menambah beban pembayaran tiap bulan dan pada pagu belanja barang. Catatan Atas Laporan Keuangan 16
Rincian realisasi Belanja Barang adalah sebagai berikut: Belanja Barang Operasional Uraian 30 Juni 2011 30 Juni 2010 % Naik/(Turun) Belanja Barang Non Operasional Rp 66.182.550 Rp 73.982.500 (10.54) Rp Rp 11.086.000 Belanja Jasa Rp 12.796.812 Rp 5.196.293 59.39 Belanja Pemeliharaan Rp 42.530.291 Rp 25.315.380 40.48 Belanja Perjalanan Rp 14.050.000 Rp 19.000.000 26.05 Jumlah Rp 135.559.653 Rp 134.580.173 0.72 Untuk belanja barang terbagi dalam beberapa kegiatan yaitu : Belanja Keperluan Perkantoran tahun 2011 dengan pagu sebesar Rp.105.075.000, Pada semester I tahun 2011 realisasi sebesar Rp.41.707.050, atau 39.69 %, sementara pada tahun 2010 dengan pagu sebesar Rp.105.900.000, semester I terealisasi sebesar Rp.45.850.000, atau 43.30 %, sehingga ada penurunan sebesar Rp.4.142.950, dikarenakan berkurangnya tingkat realiasasi pada belanja keperluaan perkantoran berupa ATK pada semester I 2011 Pengadaan makanan penambah daya tahan tubuh tahun 2011 dengan pagu sebesar Rp.4.356.000, Pada semester I tahun 2011 realisasi sebesar Rp.1.458.000, atau 33.47 %, sementara pada tahun 2010 dengan pagu sebesar Rp.4.752.000, semester I terealisasi sebesar Rp.1.476.000, atau 31.05 %, sehingga ada penurunan pagu anggaran disebabkan pada saat penyusunan perencanaan RKAKL tahun anggaran 2011 ada penurunan jumlah pegawai. Pengiriman Surat Dinas Pos pada tahun 2011 dengan pagu sebesar Rp.3.600.000, pada tahun 2011 realisasi pada semester I Rp.1.059.500, atau 29.71 %, sedang pada tahun 2010 dengan pagu sebesar Rp.4.800.000, semester I terealisasi Rp. 3.034.500, atau 63.22 % sehingga ada penurunan realisasi Rp.1.965.000, dikarena untuk pengiriman salinan putusan yang dikirim melalui jasa pos sehingga menggurangi tingkat realisasi anggaran. Honor Terkait Operasional Satuan Kerja pada tahun 2011 dengan pagu sebesar Rp.19.200.000, realisasi pada semester I tahun 2011 Rp.8.000.000, atau 41.67 %, sedang pada tahun 2010 dengan pagu sebesar Rp.19.200.000, semerter I terealisasi sebesar Rp.8.000.000, atau 41.67 %, disini tidak ada kenaikan maupun penurunan. Belanja Barang Operasional Lainnya tahun 2011 pagu anggaran sebesar Rp.22.144.000, realisasi pada semester I tahun 2011 sebesar Rp.13.948.000, atau 63.99 % sedang pada tahun 2010 dengan pagu sebesar Rp.10.600.000, realisasi pada semester I sebesar Rp.10.600.000, atau 100 %. Kenaikan pagu anggaran dikarenakan pada TA 2011 pagu anggaran rapat koordinasi masuk pada akun belanja barang operasional lainnya sedangkan pada TA 2010 masuk pada Catatan Atas Laporan Keuangan 17
akun belanja keperluan perkantoran sehinnga mempengaruhi pagu dan realisasinya. Belanja Barang Non Operasional pada tahun 2011 dengan pagu sebesar Rp. 0, realisasi pada semester I tahun 2011 sebesar Rp. 0, atau 0 %, sedang pada tahun 2010 dengan pagu sebesar Rp.27.525.000, semester I terealisasi Rp.11.086.000, atau 40.28 %. Ada penurunan pagu anggaran sebesar Rp.27.525.000, disebabkan pagu anggaran non operasional untuk penanganan perkara untuk TA 2011 sudah memiliki dipa sendiri. Belanja Jasa pada tahun 2011 dengan pagu sebesar Rp.47.400.000, realisasi pada semester I tahun 2011 sebesar Rp.12.796.812, atau 27 %, sedang pada tahun 2010 dengan pagu sebesar Rp.21.300.000, realisasi pada semester I Rp.5.196.293, atau 24.40%. ada kenaikan realisasi sebesar Rp.7.600.519 dikarenakan adanya kenaikan daya listik dari 4.400 VA menjadi 22.000 VA sehingga menaikan beban pembayaran tiap bulan. Belanja Pemeliharaan Gedung dan bangunan, dengan pagu sebesar Rp.17.500.000, realisasi pada semester I tahun 2011 sebesar Rp.9.900.000, atau 56.57 %, sedang tahun 2010 pagu Rp.17.500.000, realisasi pada semester I Rp.0, atau 0 %. Ada kenaikan realisasi sebesar Rp.9.900.000, dikarenakan pada TA 2011 gedung sudah selesai dari tahap pembangunan dan pemeliharaan sehingga memerlukan anggaran yang cukup untuk merawat bangunan tersebut. Belanja Pemeliharaan Peralatan dan Mesin tahun 2011 dengan pagu sebesar Rp.39.085.000, realisasi sampai semester I tahun 2011 sebesar Rp.32.630.291, atau 83.49 %, sedang pada tahun 2010 dengan pagu sebesar Rp.39.085.000, realisasi pada semester I Rp.25.315.380, atau 64.77 %. Ada kenaikan realisasi sebesar Rp.7.314.911, dikarenakan penyerapan anggaran pada pemeliharaan peralatan dan mesin pada sem I tahun 2011 cukup tinggi. Belanja Perjalanan Dalam Negeri tahun 2011 dengan pagu sebesar Rp.37.100.000, realisasi sampai semester I tahun 2011 sebesar Rp.14.050.000, atau 37.87 %, sedang pada tahun 2010 dengan pagu sebesar Rp.30.024.000, realisasi semester I Rp.19.000.000, atau 62.83 %. Ada penurunan sebesar Rp.4.950.000, dikarenakan adanya penguarangan kegiatan orientasi maupun sosialisasi. Catatan Atas Laporan Keuangan 18
Realiasai Belanja Modal Rp.120.708.000, Belanja Modal Pagu Belanja Modal Tahun anggaran 2011 sebesar Rp.946.500.000, pada semester I terealisasi sebesar Rp.120.708.000, atau 12.75 % sedangkan untuk tahun anggaran 2010 pagu sebesar Rp.1.502.500.000, pada semester I terealisasi sebesar Rp.0, atau 0 %. Ada kenaikan realisasi sebesar Rp.120.708.000, karena semua belanja modal dengan pagu anggaran dibawah 100 juta tahun pada 2011 sudah terrealisasi sedangkan pada tahun 2010 merupakan belanja modal pembangunan gedung yang memerlukan tahapan yang panjang sehingga belum ada penyerapan anggaran semester I tahun 2010. Rincian realisasi Belanja Modal adalah sebagai berikut: Belanja Modal Fisik Lainnya Pagu sebesar Rp. 300.000.000, semester I realisasi sebesar Rp. 0, atau 0 % Belanja Modal Kendaraan Pagu sebesar Rp.170.000.000, semester I realisasi sebesar Rp. 0, atau 0 %. Untuk belanja modal kendaraan roda empat tidak dapat direalisasikan dikarenakan adanya kebijakan exersize anggaran dari Kementrian Keuangan. Belanja Modal Alat Pengolah Data Pagu sebesar Rp.30.000.000, semester I terealisasi sebesar Rp.29.700.000, atau 99.00 % Belanja Modal Peralatan Kantor/Inventaris Pagu sebesar Rp.6.000.000, semester I realisasi sebesar Rp. 5.940.000, atau 99.00 % Belanja Modal Air Conditioner Pagu sebesar Rp.15.000.000, semester I realisasi sebesar Rp. 14.355.000, atau 95.70 % Belanja Modal Perlengkapan Sarana Gedung Pagu sebesar Rp.75.500.000, semester I realisasi sebesar Rp.70.713.000, atau 93.66 % Rincian realisasi Belanja Modal adalah sebagai berikut: Uraian 30 Juni 2011 30 Juni 2010 % Naik/(Turun) Belanja Modal Tanah Rp Rp Belanja Modal Peralatan dan Mesin Belanja Modal Gedung dan Bangunan Belanja Modal Jalan, Irigasi dan Jaringan Belanja Modal Fisik Lainnya Rp 59.867.000 Rp Rp Rp Rp 60.841.000 Rp Rp Rp Jumlah Rp 120.708.000 Rp Catatan Penting Lainnya B.3. CATATAN PENTING LAINNYA Catatan Atas Laporan Keuangan 19
C. PENJELASAN ATAS POS POS NERACA C.1. POSISI KEUANGAN SECARA UMUM Posisi Neraca Pengadilan Agama Kebumen pada tanggal 30 Juni 2011 adalah sebagai berikut, Aset sebesar Rp.4.532.519.568, ; Kewajiban sebesar Rp.24.621.000,; dan Ekuitas Dana sebesar Rp.4.507.898.568,. Komposisi Neraca per 30 Juni 2011 dan 2010 adalah sebagai berikut : Aset Kewajiban Ekuitas Dana Uraian 30 Juni 2011 (Rp) 30 Juni 2010 (Rp) Kenaikan/ (Penurunan) (Rp) Rp 4.532.519.568 Rp 2.876.673.784 Rp 1.655.845.784 Rp 24.621.000 Rp 24.409.500 Rp 211.500 Rp 4.507.898.568 Rp 2.852.264.284 Rp 1.655.634.284 Jumlah Aset sebesar Rp. 4.532.519.568, terdiri dari aset lancar sebesar Rp.27.137.050,; aset Tetap sebesar Rp.4.502.885.518, dan aset lainnya sebesar Rp.2.497.000, Jumlah Kewajiban sebesar Rp.24.621.000, seluruhnya merupakan kewajiban jangka pendek berupa Uang Muka dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Jumlah Ekuitas Dana sebesar Rp.4.507.898.568, terdiri dari ekuitas dana lancar sebesar Rp.2.516.050, dan ekuitas dana investasi sebesar Rp.4.505.382.518,. Grafik.3 : komposisi neraca Per 30 Juni 2011 dan 2010 5.000.000.000 4.500.000.000 (dalam ribuan) 4.000.000.000 3.500.000.000 3.000.000.000 2.500.000.000 2.000.000.000 1.500.000.000 1.000.000.000 500.000.000 0 2.876.673.784 4.532.519.568 24.409.500 24.621.000 2.852.264.284 4.507.898.568 Aset Kewajiban Ekuitas Dana 30 Juni 2010 30 Juni 2011 Catatan Atas Laporan Keuangan 20
C.2. PENJELASAN PER POS NERACA C.2.1. Aset Lancar Kas di Bendahara Pengeluaran Rp.24,621.000, C.2.1.1. Kas di Bendahara Pengeluaran Saldo Kas di Bendahara Pengeluaran per 30 Juni 2011 sebesar Rp.24.621.000, Jumlah tersebut merupakan Uang Persediaan (UP), sedangkan Kas di bendahara pengeluaran per 30 Juni 2010 sebesar Rp.24.391.000,, Saldo Kas di bendahara Pengeluaran per 30 Juni 2011 adalah sebagai berikut : Kas di Bendahara Penerimaan Rp.1.624.581, C.2.1.2 No. Keterangan Jumlah 1 Jasa Giro yang belum di setor ke kas negara Rp 2 Gaji bulan Januari 2010 yang belum dibayarkan Rp 3 Sisa UP yang belum dipertanggungjawabkan Rp 24.621.000 Jumlah Rp 24.621.000 Jumlah tersebut merupakan Uang Persediaan (UP) yang belum dipertanggungjawabkan kepada Kas Umum Negara pada tanggal neraca karena masih dalam tahun anggaran berjalan. Kas di Bendahara Penerimaan Saldo Kas di Bendahara Penerimaan pada Mahkamah Agung RI per 30 Juni 2011 sebesar Rp.1.624.581,, merupakan saldo kas pada Bendahara Penerima yang merupakan penerimaan pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang belum disetor ke Kas Negara Pada Tanggal Neraca. Saldo Kas di bendahara Penerimaan per 30 Juni 2011 adalah sebagai berikut : 30 Juni 2011 31 Desember 2010 Kenaikan / (Penurunan) 1,624,581 0 Rp 1,624,581 Saldo Kas pada bendahara penerimaan pada tanggal 30 Juni 2011 sebesar Rp.1.624.581, telah disetorakan pada tanggal 05 Juli 2011 dengan rincian sebagai berikut : Penyetoran saldo per 30 Juni 2011 No Kode Akun Tanggal Setor NO NTPN Nama BANK Jumlah 1 423221 05072011 1110080706000901 Bank POS Kebumen Rp 147,881 2 423415 05072011 0408080206110009 Bank POS Kebumen Rp 170,000 3 423415 05072011 1012060212010612 Bank POS Kebumen Rp 50,000 4 423415 05072011 1109041107140702 Bank POS Kebumen Rp 840,000 5 423415 05072011 0714020900021409 Bank POS Kebumen Rp 50,000 6 423419 05072011 0815090408120004 Bank POS Kebumen Rp 366,700 JUMLAH Rp 1,624,581 Catatan Atas Laporan Keuangan 21
Persediaan Rp. 2.516.050, C.2.1.3 Persediaan Persediaan merupakan jenis aset dalam bentuk barang atau perlengkapan pada tanggal neraca, yang diperoleh dengan maksud untuk mendukung kegiatan operasional Pengadilan Agama Kebumen. Nilai persediaan per tanggal 30 Juni 2011 sebesar Rp.2.516.050, yang diperoleh dari hasil inventarisasi, sedangkan nilai persediaan per tanggal 30 Juni 2010 sebesar Rp.3.139.000,, jadi ada selisih penurunan sebesar Rp.622.950, Saldo persediaan per 30 Juni 2011 adalah sebagai berikut : 30 Juni 2011 30 Juni 2010 Kenaikan / (Penurunan) 2.516.050 3.139.000 Rp (622.950) Daftar Persediaan per 30 Juni 2011 adalah sebesar Rp.2.516.050, adalah sebagai berikut : Kode Akun Uraian Akun 30 Juni 2011 30 Juni 2010 115111 Barang Konsumsi Rp 2.072.000 Rp 2.269.000 115113 Barang Untuk Pemeliharaan Rp 444.050 Rp 870.000 JUMLAH Rp 2.516.050 Rp 3.139.000 Nilai Persediaan yang disajikan dalam neraca merupakan nilai berdasarkan opname fisik sesuai dengan saldo yang tercantum dalam lampiran berita acara opname fisik. Daftar saldo persedian per 30 Juni 2011 disajikan pada Lampiran Aset Tetap Rp. 4.502.885.518, C.2.2. Aset Tetap Aset Tetap adalah aset berujud yang mempunyai masa manfaat lebih dari 12 bulan untuk digunakan dalam kegiatan operasionla Pengadilan Agama Kebumen. Nilai Aset Tetap per 30 Juni 2011 sebesar Rp.4.502.885.518, Rincian aset tetap dapat dilihat pada tabel di bawah ini : Tabel 7 Daftar Aset Tetap No. Uraian 30 Juni 2011 30 Juni 2010 % Naik / (Turun) 1 Tanah Rp 966.908.000 Rp 966.908.000 0,00% 2 Peralatan dan Mesin Rp 574.152.758 Rp 468.352.024 18,43% 3 Gedung dan Bangunan Rp 2.900.983.760 Rp 1.413.883.760 51,26% 4 Jalan, Irigasi dan Jaringan Rp 60.841.000 Rp 100,00% Jumlah Rp 4.502.885.518 Rp 2.849.143.784 36,73% Catatan Atas Laporan Keuangan 22
Posisi aset tetap dan aset lainnya dapat disajikan dalam Grafik di bawah ini : 3.000.000.000 2.500.000.000 2.000.000.000 1.500.000.000 1.000.000.000 500.000.000 966.908.000 966.908.000 574.152.758 468.352.024 2.900.983.760 1.413.883.760 60.841.000 2011 2010 (dalam ribuan) Tanah Peralatan dan Mesin Gedng dan Bgunan Jalan, Irigasi dan Jaringan Grafik.4 : Perbandingan Aset Tetap 30 Juni 2011 dan 2010 C.2.2.1 Tanah Nilai Tanah per 30 Juni 2011 sebesar Rp. 966.908.000, sedangkan untuk periode 30 Juni 2010 sebesar Rp.966.908.000, jadi nilai aset tanah tetap tidak ada penambahan maupun pengurangan. Perbandingan Aset Tanah per 30 Juni 2011 dan 30 Juni 2010 adalah sebagai berikut: 30 Juni 2011 30 Juni 2010 Kenaikan/ (Penurunan) Rp 966.908.000 Rp 966.908.000 Rp C.2.2.2 Peralatan dan Mesin Nilai Aset Peralatan dan Mesin per tanggal 30 Juni 2011 adalah sebesar Rp.574.152.758, sedangkan untuk periode 30 Juni 2010 nilai Peralatan dan Mesin sebesar Rp.468.352.024,. Ada penamban nilai aset sebesar Rp.105.800.734, yang disebabkan oleh reklasifikasi dan koreksi nilai pada tahun semester II 2010 oleh BPK dan pembelian pada semester I 2011 Perbandingan Aset Peralatan dan Mesin per 30 Juni 2011 dan 30 Juni 2010 adalah sebagai berikut: 30 Juni 2011 30 Juni 2010 Kenaikan/ (Penurunan) Rp 574.152.758 Rp 468.352.024 Rp 105.800.734 Catatan Atas Laporan Keuangan 23
Mutasi Perubahan Aset Peralatan dan Mesin sebesar Rp.105.800.734, dapat dijelaskan sebagai berikut : Penambahan : Saldo Awal Rp 468.352.024 Pembelian Rp 59.867.000 Transfer Masuk Rp Pengembangan Rp Reklasifikasi Masuk Rp 163.915.734 Koreksi Nilai Rp 45.933.734 Rp 738.068.492 Pengurangan Transfer Keluar Rp Reklasifikasi Keluar Rp 163.915.734 Koreksi Nilai Rp Jumlah Rp 574.152.758 Penambahan yang dipengaruhi oleh belanja modal berupa pembelian sebesar Rp.59.867.000, per 30 Juni 2011 Sedangkan Penambahan / pengurangan yang tidak dipengaruhi oleh belanja berupa : Penambahan/pengurangan sebesar Rp.163.915.734, melalui reklasifikasi masuk/keluar merupakan transaksi perubahan kode barang yang masih dalam satu akun yang sama sebagai tidak lanjut dari audit BPK terhadap Laporan Keuangan Mahkamah Agung Tahun 2010. Koreksi Pencatatan Nilai sebesar Rp.45.933.734, merupakan hasil perbaikan data SIMAK dan SAKPA pada Pengadilan Agama Kebumen yang diperoleh dari Pengadilan Tinggi Agama Semarang sebagai tidak lanjut hasil audit BPK terhadap Laporan Keuangan Mahkamah Agung Tahun 2010. Saldo Awal merupakan saldo per 30 juni 2011, nilai reklasifikasi masuk, reklasifikasi keluar dan koreksi nilai merupakan hasil audit BPK terhadap laporan keuangan MA Tahun 2010. Realisasi Belanja Modal Peralatan dan Mesin TA 2011 sampai dengan 30 Juni 2011 adalah sebagai berikut : MA Uraian Jumlah 532111 Belanja Modal Peralatan dan Mesin 59.867.000 C.2.2.3 Gedung dan Bangunan Nilai Aset Gedung dan Bangunan per 30 Juni 2011 sebesar Rp.2.900.983.760, sedangkan untuk periode 30 Juni 2010 sebesar Rp.1.413.883.760, jadi ada penambahan nilai aset gedung dan bangunan sebesar Rp.1.487.100.000,. Perbandingan Gedung dan Bangunan per 30 Juni 2011 dan 30 Juni 2010 adalah sebagai berikut: Catatan Atas Laporan Keuangan 24
30 Juni 2011 30 Juni 2010 Kenaikan/ (Penurunan) Rp 2.900.983.760 Rp 1.413.883.760 Rp 1.487.100.000 Mutasi Perubahan Aset Gedung dan Bangunan sebesar Rp.1.487.100.000, dapat dijelaskan sebagai berikut : Penambahan : Saldo Awal Rp 1.413.883.760 Pembelian Rp 1.487.100.000 Transfer Masuk Rp Pengembangan Rp Reklasifikasi Masuk Rp 2.900.983.760 Pengurangan Transfer Keluar Rp Reklasifikasi Keluar Rp Koreksi Nilai Rp Jumlah Rp 2.900.983.760 Saldo Awal merupakan saldo per 30 juni 2010 dan pembelian sebesar Rp. 1.487.100.000, merupakan realisasi pada semester II TA 2010 C.2.2.4 Irigasi dan Jaringan Nilai Aset Irigasi dan Jaringan per 30 Juni 2011 sebesar Rp.60.841.000, sedangkan untuk periode 30 Juni 2010 sebesar Rp.0,. Ada penambahan niai aset sebesar Rp.60.841.000, berupa pembelian sebesar Rp.60.841.000, Perbandingan Irigasi dan Jaringan per 30 Juni 2011 dan 31 Desember 2010 adalah sebagai berikut: 30 Juni 2011 30 Juni 2010 Kenaikan/ (Penurunan) Rp 60.841.000 Rp Rp 60.841.000 Mutasi Perubahan Aset Irigasi dan Jaringan sebesar Rp.60.841.000,00 dapat dijelaskan sebagai berikut : Penambahan : Saldo Awal Rp Pembelian Rp 60.841.000 Transfer Masuk Rp Pengembangan Rp Reklasifikasi Masuk Rp Rp 60.841.000 Pengurangan Transfer Keluar Rp Reklasifikasi Keluar Rp Koreksi Nilai Rp Jumlah Rp 60.841.000 Catatan Atas Laporan Keuangan 25
Realisasi Belanja Modal Irigasi dan Jaringan sampai dengan 30 Juni 2011 adalah sebagai berikut : MA Uraian Jumlah 534131 Belanja Modal Jaringan 60.841.000 Jumlah Belanja 60.841.000 C.2.3. Aset Lainnya Nilai Aset Lainnya per 30 Juni 2011 sebesar Rp.2.497.000,00 sedangkan untuk periode 30 Juni 2010 sebesar Rp.0, jadi nilai aset lainnya ada penambahan sebesar Rp.2.497.000,. Aset Lainnya adalah aset yang tidak dapat dikelompokan ke dalam aset lancar dan aset tetap. Perbandingan Aset Lainnya per 30 Juni 2011 dan 30 Juni 2010 adalah sebagai berikut: 30 Juni 2011 30 Juni 2010 Kenaikan/ (Penurunan) Rp 2.497.000 Rp Rp 2.497.000 Rincian Aset Lainnya dapat dilihat pada Tabel 8 dibawah ini : Tabel 8 Daftar Aset Lainnya Nama Aset Lainnya 30 Juni 2011 30 Juni 2010 Kenaikan/ (Penurunan) Aset Tidak Berwujud Rp 2.497.000 Rp Rp 2.497.000 C.2.3.1 Aset Tak Berwujud Nilai Aset Tak Berwujud per 30 Juni 2011 sebesar Rp.2.497.000,00 sedangkan untuk periode 30 Juni 2010 sebesar Rp.0, jadi nilai aset ada penambahan sebesar Rp.2.497.000, Perbandingan Aset Tak Berwujud per 30 Juni 2011 dan 30 Juni 2010 adalah sebagai berikut 30 Juni 2011 30 Juni 2010 Kenaikan/ (Penurunan) Rp 2.497.000 Rp Rp 2.497.000 Mutasi Perubahan Aset Tak Berwujud sebesar Rp.2.497.000, dapat dijelaskan sebagai berikut : Penambahan : Saldo Awal Rp Pembelian Rp 2.497.000 Transfer Masuk Rp Pengembangan Rp Reklasifikasi Masuk Rp Rp 2.497.000 Pengurangan Transfer Keluar Rp Reklasifikasi Keluar Rp Koreksi Nilai Rp Jumlah Rp 2.497.000 Catatan Atas Laporan Keuangan 26
Aset Tak Berwujud sebesar Rp.2.497.000,00 berupa website Pengadilan Agama Kebumen yang merupakan pembelian pada semester II Tahun Anggaran 2010. Kewajiban Rp.24.621.000, C.2.4. Kewajiban Jangka Pendek C.2.4.1 Uang Muka dari KPPN Saldo Uang Muka KPPN per 30 Juni 2011 sebesar Rp.24.621.000,. sedangkan bila dibandingkan dengan periode 30 Juni 2010 sebesar Rp.24,391.000, perbedaan saldo uang muka dikarenakan perbedaan permintaan nilai UP yang dimintakan pada awal tahun anggaran yang disebabkan nilai 1/12 dari pagu belanja barang dalam tahun anggaran yang berjalan. EKUITAS C.2.5. Ekuitas Dana Lancar C.2.5.1 Cadangan Persediaan Saldo Cadangan Persediaan per 30 Juni 2011 sebesar Rp.2.516.050,00 sedangkan bila dibandingkan dengan periode 30 Juni 2010 sebesar Rp.3.139.000, Perbandingan Cadangan Persediaan per 30 Juni 2011 dan 30 Juni 2010 adalah sebagai berikut : 30 Juni 2011 30 Juni 2010 Kenaikan/ (Penurunan) Rp 2.516.050 Rp 3.139.000 Rp (622.950) Penurunan saldo persediaan disebabkan karena pada semester I TA 2011 banyak terjadi penggunaan barang persedian yang cukup banyak yang belum diimbangi dengan pembelian secara maksimal Kode Akun Uraian Akun 30 Juni 2011 30 Juni 2010 Kenaikan / (Penurunan) 115111 Barang Konsumsi Rp 2.072.000 Rp 2.269.000 Rp (197.000) 115113 Barang Untuk Pemeliharaan Rp 444.050 Rp 870.000 Rp (425.950) JUMLAH Rp 2.516.050 Rp 3.139.000 Rp (622.950) Ekuitas Dana Diinvestasikan Ekuitas DanaLancar Rp.2.516.050, Rp.4.502.885.518, C.2.6 Ekuitas Dana Diinvestasikan C.2.6.1 Diinvestasikan Dalam Aset Tetap Saldo Diinvestasikan dalam Aset tetap per tanggal 30 Juni 2011 sebesar Rp.4.502.885.518,00 jika dibandingkan dengan periode 30 Juni 2010 yang sebesar Rp.2.849.143.784,. Maka ada kenaikan saldo sebesar Rp.1.653.741.734, Perbandingan Saldo yang Diinvestasikan Dalam Aset Tetap per 30 Juni 2011 dan 30 Juni 2010 adalah sebagai berikut : 30 Juni 2011 30 Juni 2010 Kenaikan/ (Penurunan) Rp 4.502.885.518 Rp 2.849.143.784 Rp 1.653.741.734 Catatan Atas Laporan Keuangan 27
Kenaikan Saldo yang diinvestasikan dalam aset tetap dikarenakan semester II TA 2010 ada pembelian berupa gedung dan bangunan dan reklasifikasi dan koreksi nilai hasil audit BPK tahun 2010 berupa peralatan dan mesin sedangkan pada semester I TA 2011 adanya pembelian berupa jaringan dan peralatan dan mesin yang dapat dilihat dari tabel berikut ini : Kode TRN Uraian Jumlah 107 Reklasifikasi Masuk 163.915.734 204 Koreksi Nilai 45.933.734 304 Reklasifikasi Keluar 163.915.734 101 Belanja Modal Gedung dan Bangunan 1.487.100.000 101 Belanja Peralatan dan Mesin 59.867.000 101 Belanja Modal Jaringan 60.841.000 Jumlah Belanja 1.653.741.734 C.3. CATATAN PENTING LAINNYA C.3.1 MIGRASI SIMAK BMN 2010 Sehubungan dengan telah dilaunchingnya Aplikasi SIMAK BMN 2010 dan Aplikasi Persediaan 2010 yang merupakan implementasi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 29/PMK.06/2010 tentang Penggolongan dan Kodefikasi Barang Milik Negara, Pengadilan Agama Kebumen telah melakukan migrasi dari Aplikasi SIMAK BMN 2009 dan Aplikasi Persediaan 2009 yang masih mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 97/PMK.06/2007 ke Aplikasi SIMAK BMN 2010 dan Aplikasi Persediaan 2010. Atas pelaksanaan migrasi tersebut terdapat BMN yang berpindah akun dari Akun Lama 153191 (Aset Tak Berwujud Lainnya) menjadi Akun Baru 153151 (Software) tetapi masih tetap pada satu jenis yaitu Aset Lainnya dan tidak mempengaruhi neraca baik sebelum di migrasi dan sesudah migrasi tetap sama. Tabel 9 Daftar BMN Hasil Migrasi yang Pindah Akun Keterangan Pergeseran dari akun Peralatan dan Mesin ke akun Persediaan Pergeseran dari akun Gedung dan Bangunan ke akun Peralatan dan Mesin Pergeseran dari akun Aset Tetap Lainnya ke Akun Peralatan dan Mesin Jumlah 0 0 0 Tabel 10 BMN yang Tidak Termigrasi Keterangan Jumlah Peralatan dan Mesin 0 Gedung dan Bangunan 0 Aset Tetap Lainnya 0 Catatan Atas Laporan Keuangan 28
Pergesaran saldo awal neraca tahun 2011 terlihat dalam tabel perbandingan sebagai berikut: Tabel 11 Pergesaran Saldo Awal Neraca tahun 2011 U r a i a n Saldo Awal Neraca Sebelum Migrasi Saldo Awal Neraca Setelah Migrasi Kenaikan/ penurunan Persediaan 2.516.050, 2.516.050, 0 Tanah 966.908.000, 966.908.000, 0 Peralatan dan Mesin 574.152.758, 574.152.758, 0 Gedung dan Bangunan 2.900.983.760, 2.900.983.760, 0 Jalan, Irigasi dan Jaringan 60.841.000, 60.841.000, 0 Aset Tak Berwujud Lainnya 2.947.000, 2.947.000, 0 C.3.2 PERSEKOT GAJI Persekot gaji 3 orang pegawai merupakan uang muka gaji (persekot gaji) yang dimintakan pada sakter lama yang bersangkutan sebelum pindah ke Pengadilan Agama Kebumen. Persekot gaji per 30 Juni 2011 sebagai berikut : Atas nama Drs. H. Tahrir. Sebesar Rp. 408.410, Atas nama Drs. Agus Sudrajat, MH sebesar Rp. 437.370, Atas nama Drs. Ahmad Sujai, SH, sebesar Rp. 3.359.700, Pengungkapan Penting Lainnya D. PENGUNGKAPAN PENTING LAINNYA D.1. TEMUAN DAN TINDAK LANJUT TEMUAN BPK Untuk semester I Tahun 2011 tidak ada temuan BPK D.2. REKENING PEMERINTAH Rekening PT Bank Rakyat Indonesia No. 0032.01.000028.30.2 Catatan Atas Laporan Keuangan 29