Blastica Press Release 2004

dokumen-dokumen yang mirip
Blastica Press Release 2004

Operasional SUNNY 512 DMX 512 Controller

DX1220 LITEPUTER DIMMER PACK 12CH DMX512. Disusun oleh: Iwan B Pratama Blastica Sound

MLC16 INTELLIGENT LIGHTING CONTROLLER. Disusun oleh: Iwan B Pratama Blastica Sound

PGX4 BETA58. BlasticaSound. Panel Depan

UNIVERSITAS GADJAH MADA LABORATORIUM FISIKA MATERIAL DAN INSTRUMENTASI No. Dokumen : IKO/FM.003/VCF PETUNJUK OPERASIONAL VACUM CHAMBER FURNACE JK-1200

AUDIO MIXER. Matakuliah MULTIMEDIA I Dyah Murwaningrum

Dalam pengoperasiannya ada tiga jenis pengoperasian yang harus dilakukan pada stasiun bumi pemantau gas rumah kaca ini, yaitu :

Alat Pengukur Level Air

BALANZA INDIKATOR TIMBANGAN BX1. Buku Panduan. Versi 1.0

TIMER DAN COUNTER. ERI SETIADI NUGRAHA, S.Pd. 2012

BAB IV HASIL DAN PENGUJIAN

B E H R I N G E R S16 Digital Snake

PERCOBAAN 3 I. JUDUL PERCOBAAN PLC

Model : S99. Petunjuk Penggunaan. Telepon. Caller ID. Sistem FSK / DTMF BACALAH PETUNJUK INI DAN SIMPAN

PETUNJUK TEKNIS PENGAJARAN MENGGUNAKAN LCD TV

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA

RM-LVR1. Live-View Jarak Jauh

BAB IV PENGATURAN DAN PENGUJIAN

SP-1101W Panduan Instalasi Cepat

PERCOBAAN 2. MULTIPLEXER/DEMULTIPLEXER UNIT dan SWITCHING NETWORK UNIT

MANUAL BOOK BUKU PETUNJUK PEMAKAIAN

Petunjuk Penggunaan. No. model S767 Caller ID dan Speakerphone Sistem FSK / DTMF. Integrated Telephone System BACALAH PETUNJUK INI DAN SIMPAN

Standard Operating Procedure. Penyalaan Turbin Jetcat P160

INSTRUKSI KERJA ALAT CONDUCTIVITY METER LUTRON

Petunjuk Penggunaan. No. model S752 Caller ID dan Speakerphone Sistem FSK / DTMF. Integrated Telephone System BACALAH PETUNJUK INI DAN SIMPAN

Petunjuk Penggunaan. No. model S769 Caller ID dan Speakerphone Sistem FSK / DTMF. Integrated Telephone System BACALAH PETUNJUK INI DAN SIMPAN

GarageBand. Tampilan GarageBand

Petunjuk Singkat Pemakaian Kamera Canon Powershot A 570

L-1 USER MANUAL PROGRAM GUI. User Manual Program GUI menjelaskan cara penggunaan program GUI.

Petunjuk Penggunaan. No. model S778 Caller ID dan Speakerphone Sistem FSK / DTMF. Integrated Telephone System BACALAH PETUNJUK INI DAN SIMPAN

BAB IV PENGUJIAN DAN PEMBAHASAN. Pengujian ini termasuk pengujian masing-masing bagian secara terpisah dan pengujian

BAB IV HASIL DAN ANALISISA

GarageBand 11. GarageBand adalah program aplikasi di Apple untuk merekam, menyusun, dan share musik digital

MANUAL BOOK ST-86 DAFTAR ISI

Panduan Sistem Mesin Antrian Pelanggan Sederhana Wireless Dengan Ticket Printer Dan Suara Panggilan

MANUAL OPERASIONAL JWS-Endi

FLASH DASAR-DASAR ANIMASI

MENGOLAH SUARA DENGAN SOUND FORGE

BAB III PERANCANGAN DAN REALISASI

BAB IV HASIL, PENGUJIAN DAN ANALISIS. Pengujian diperlukan untuk melihat dan menilai kualitas dari sistem. Hal ini

LAMPIRAN PETUNJUK PENGGUNAAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

Petunjuk Penggunaan BACALAH PETUNJUK INI DAN SIMPAN. Integrated Telephone System Model : S57 Caller ID dan Speakerphone Sistem FSK / DTMF

BAB V OPERASIONAL PROGRAMMING CONSOLE

Modul #1: Mengolah Suara dengan Adobe Audition

Instruksi Kerja Penggunaan Oven Carbolite

Kamera Digital. Petunjuk Singkat PETUNJUK SINGKAT. Kamera Digital 5.5 Mega pixels I. GAMBAR UTAMA & KELENGKAPAN 1. GAMBAR UTAMA

SDC 40C Kamera Digital 4 Mega Pixel

BAB III METODOLOGI Analisis Kebutuhan Fungsi dan Kinerja Fungsi dan kinerja yang dibutuhkan dalam aplikasi ini adalah sebagai berikut:

SP-1101W/SP-2101W Panduan Instalasi Cepat

Version 1.0. Buku Panduan

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

Measurement System VERSI 2.12 MANUAL Oleh Hari Arief D. Laboratorium Instrumentasi dan Pengukuran Jurusan Fisika, Fakultas MIPA Universitas Brawijaya

Integrated Telephone System. No. model S88 Caller ID dan Speakerphone Sistem FSK / DTMF. Petunjuk Penggunaan BACALAH PETUNJUK INI DAN SIMPAN

ELKAHFI 200 TELEMETRY SYSTEM

Pelatihan Tracking dan Dasar-Dasar Penggunan GPS PUSAT DATA DAN STATISTIK PENDIDIKAN - KEBUDAYAAN KEMENDIKBUD

Editing Video Menggunakan Adobe Premiere Pro

MODUL PRAKTIKUM PENGOLAHAN VIDEO dan ANIMASI

BAB III PERANCANGAN ALAT

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Spesifikasi minimum dari perangkat keras yang diperlukan agar dapat. Graphic Card dengan memory minimum 64 mb

Panduan Penggunaan Sistem Informasi Kampus. Modul Keuangan. Disusun oleh: Emanuel Setio Dewo. Sisfo Kampus PT Sisfo Sukses Mandiri.

PERTEMUAN 5 AUDIO TREATMENT

PROGRAM STUDI D3 JURUSAN TEKNIK KOMPUTER POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA PALEMBANG TK Computer 2 (Multimedia) Hand On Lab 7

PERCOBAAN 3 MULTIPLEXER/DEMULTIPLEXER UNIT 3.3. PENJELASAN SINGKAT TENTANG MODUL

MANUAL KENTAC 800mk2

Manual Laboratorium Bahasa

INSTRUKSI KERJA PENGGUNAAN OSILOSKOP UNTUK PENGUKURAN TEGANGAN TINGGI

BUKU PANDUAN CCTV ATM Text Inserter

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA SISTEM

PETUNJUK SINGKAT PENGGUNAAN DVR ATM

PETUNJUK TEKNIS PENGAJARAN MENGGUNAKAN LCD TV (MERK TOSHIBA REGZA)

RANCANG BANGUN SENSOR PARKIR MOBIL PADA GARASI BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO MEGA 2560

Digital Poster. Buku Panduan LP

BAB V IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. ketiga dalam metode waterfall, implementasi sistem. Implementasi sistem

Daftarkan produk Anda dan dapatkan dukungan di. CD190 CD195. Panduan cepat. 1 Hubungkan 2 Memulai 3 Siap Digunakan

Petunjuk Singkat Penggunaan Camera DSLR Canon 40D

MANUAL OPERASIONAL AAS

BAB I PENDAHULUAN 1.1 TUJUAN

Aplikasi Memory Game Untuk Tabel Periodik Unsur Berbasis Android

Prinsip Kerja dan Pengoperasian

Panduan Dasar Penggunaan Cool Edit Pro 2.1

Video Conference Technology

B U K U P E T U N J U K S E D E R H A N A

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB IV HASIL DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA SIMULASI SISTEM PEGENDALI LAMPU JARAK JAUH DAN DEKAT PADA KENDARAAN SECARA OTOMATIS

SIMBOL DAN LIBRARIES

BAB III PERANCANGAN SISTEM

MODUL #1 Mengolah Suara dengan Adobe Audition 1.0

Tabel Isi. Perhatian...2. Isi Paket...2. Petunjuk Pemasangan...3. Memasang Monitor...3. Melepas Monitor...3. Pengaturan Sudut Pandang...

Petunjuk Singkat User s Manual SDC 51 CO.

Bacalah buku petunjuk ini dan simpan

Memberi Efek Transisi

BAB III PENJELASAN SIMULATOR. Bab ini akan menjelaskan tentang cara pemakaian simulator robot pencari kebocoran gas yang dibuat oleh Wulung.

PC STAND ALONE. Alat yang menyediakan dan mengalirkan listrik secara kontinu dan tidak terputus kepada komputer adalah :

MODUL CNC- 5. Oleh: Dwi Rahdiyanta FT-UNY. KEGIATAN BELAJAR : Mengoperasikan Mesin Bubut CNC

Transkripsi:

2 _ Manual STRAND 200

PETUNJUK CEPAT 1. GRANDMASTER digunakan untuk mengatur maksimum output semua fader pada setiap saat. Grandmaster selalu berfungsi. 2. MODE untuk memilih 3 (tiga) mode kerja; submaster, two scene dan single scene. 3. NAVIGASI untuk memindah menu dan mengubah nilai yang muncul di layar LCD. 4. FUNCTION berfungsi untuk memilih menu yang tersedia yang muncul di layar bawah LCD. F1 untuk memilih menu di layar bawah kiri; F2 untuk memilih menu di layar bawah tengah; F3 untuk memilih menu di layar bawah kanan. 5. BLACKOUT jika ditekan akan membuat semua level fader mengeluarkan nol. LED diatasnya menyala untuk menandakan kondisi ini. Tekan sekali lagi untuk mengembalikan ke level fader. 6. LAYAR LCD menampilkan informasi kondisi dan status saat itu. 7. RECORD untuk merekam level dari fader yang diset. Jika ditekan LED diatasnya akan menyala yang menandakan sedang ada di kondisi merekam. 8. FADER STEP RATE untuk mengatur kecepatan step (langkah) dari 0.05 10 detik dan pada level terbawah (manual) kecepatan menjadi nol. 9. HOLD tombol untuk membekukan output semua fader sehingga pemakai bisa mengeset fader lagi untuk mendapatkan hasil output yang berbeda. Fungsi ini hanya aktif pada mode single scene. 10. FADER SPLIT TIME untuk mengatur lama waktu ketika akan menyala (fade in) dan akan mati (fade out). Jangkauan dari manual sampai 15 menit. 11. LED INDIKATOR CHANNEL sebagai indikator bagi tiap channel dan akan menyala terang, redup atau mati sesuai dengan level fader. 12. FADER SCENE A untuk menset level sesuai dengan mode yang aktif. Pada Mode Submaster : semua fader adalah submaster dan tidak dipengaruhi oleh fader MASTER PRESET A. Mode Two Scene : fader bagian atas (fader scene A) dipengaruhi oleh fader MASTER PRESET A. Mode Single Scene : semua fader dipengaruhi oleh fader pada PRESET A. 13. TOMBOL FLASH akan menyalakan penuh chanel yang bersangkutan sesuai mode flash yang aktif. 14. FADER SCENE B untuk menset level sesuai dengan mode yang aktif. Pada Mode Submaster : semua fader adalah submaster dan tidak dipengaruhi oleh fader MASTER PRESET B. Mode Two Scene : fader bagian bawah (fader scene B) dipengaruhi oleh fader MASTER PRESET B. Mode Single Scene : semua fader dipengaruhi oleh fader pada PRESET A. 15. TOMBOL SUBMASTER PAGE untuk memilih antara page (halaman) 1 dan page 2 dari submaster. Halaman yang aktif ditampilkan di layar LCD sebagai Scene Pg:#. 3 _ Manual STRAND 200

16. MASTER PRESET A adalah fader master untuk Preset A sesuai mode yang aktif: Mode Submaster : untuk crossfade antar scene (level fader) Mode Two Scene : sebagai master untuk fader bagian atas (Scene A) Mode Single Scene : sebagai master untuk semua fader. 17. MASTER PRESET B adalah fader master untuk Preset B sesuai mode yang aktif: Mode Submaster : untuk crossfade antar scene (level fader) Mode Two Scene : sebagai master untuk fader bagian bawah (Scene B) Mode Single Scene : tidak dipakai. 18. MODE FLASH untuk memilih fungsi tombol flash sesuai mode yang aktif Off : tombol Flash pada tiap chanel tidak berfungsi Flash : Flash akan menyalakan chanel yang bersangkutan. Dipengaruhi oleh fader master FLASH LEVEL. Solo : akan mem-flash chanel yang bersangkutan dan mematikan semua chanel lainnya. Solo+Flash : akan mem-flash chanel dan mematikan chanel yang lain tetapi dipengaruhi oleh fader master FLASH LEVEL. 19. FLASH LEVEL sebagai master fader ketika fungsi flash digunakan. 20. EFFECTS TILE sejumlah tombol untuk merekam dan memvariasi jalannya efek-efek. 21. NUMBER LOCK LED mengindasi bahwa tombol dipakai untuk memasukkan angka seperti yang tertera pada tombol. 22. GO/STOP untuk memulai dan menghentikan jalannya efek. CATATAN: Perbedaan antara Submaster dan Scene Submaster : fader-fader yang berisi level output yang dimainkan/dikeluarkan secara manual Scene : fade-fader yang berisi level yang dimainkan/dikeluarkan lewat PRESET fader. Semua level fader direkam ke dalam scene dan dikontrol oleh submaster pada chanel yang sama. PENGOPERASIAN I. MODE SINGLE SCENE Tekan tombol SCENE MODE hingga aktif di mode Single Scene. Atur Master PRESET A ke posisi 10 (ke atas) dan PRESET B ke posisi 0 (ke atas) Catatan: Deretan fader atas dan bawah membentuk satu scene dengan Master Preset A. Level Master PRESET A dan B ini akan terbaca di layar LCD. Level GRAND MASTER ke posisi full. 4 _ Manual STRAND 200

Atur fader di masing-masing chanel seperti yang dikehendaki. Fader 1 berhubungan dengan output dimmer 1, fader 2 untuk output dimmer 2, dst. Di sini akan ada 24 fader untuk mengatur output sebanyak 24 juga. Untuk mengubah hubungan fader dan output lihat bagian Patch. Tombol digunakan untuk membekukan semua output dimmer dan kemudian reset semua fader untuk men-set membentuk pandangan lain di panggung. Cara melakukan: Set semua level fader seperti yang diinginkan, buat Preset A dan B semua di posisi atas. Tekan HOLD (LED menyala). Bawa Preset A dan B ke bawah (LED berkedip). Output level ini akan tersimpan di memori Hold (LED menyala lagi). Set level fader ke posisi baru yang diinginkan. Bawa Preset A dan B ke atas (LED berkedip) dan perlahan output saat HOLD menghilang digantikan output dari setting fader yang baru. (LED akan menyala lagi). Ulangi lagi untuk berganti ke kombinasi setting fader yang berbeda lagi. Perhatikan bahwa Preset B adalah master fader untuk memori Hold. Fungsi HOLD hanya aktif di mode Single Scene ini. Cepat lambatnya pergantian dari setting memori Hold ke setting yang baru tergantung dari TIME FADE A dan B. Time Fade A untuk seting yang akan muncul (FADE IN) di output dan Time Fade B untuk seting yang akan menghilang (FADE OUT). 5 _ Manual STRAND 200

II. MODE TWO SCENE Gunakan tombol SCENE MODE untuk mengaktifkan mode Two Scene Atur level PRESET A dan B ke atas. Level Preset A dan B akan terlihat di layar LCD. Operasikan kedua Preset A dan B ke atas dan ke bawah secara bersamaan untuk melakukan crossfade (bergantian memunculkan level di Scene A dan Scene B). PRESET A untuk master bagi Scene A dan PRESET B untuk master bagi Scene B. Level GRAND MASTER ke posisi full. Gunakan deretan fader atas untuk menset level Scene A dan deretan fader bawah untuk menset level Scene B. Crossfade Membawa Master Preset A dan B bersama-sama ke atas atau ke bawah. Digunakan untuk melakukan pergantian mengeluarkan Scene A atau B atau sebaliknya (Scene A akan fade in dan Scene B fade out atau sebaliknya). Fader TIME digunakan untuk menset lama cepatnya waktu yang diperlukan untuk fade in dan fade out. Time Fade A untuk mengatur semua level (Scene) yang akan muncul (fade in) dan Time Fade B untuk mengatur scene yang akan menghilang (fade out). Waktu dapat diatur dari 15 menit hingga manual. Manual berarti mengikuti kecepatan crossfade Preset A dan B. Melakukan crossfade akan terjadi fade in dan fade out antara dua Scene sesuai waktu pada TIME FADE A dan B ini. Lama waktu crossfade untuk Master Preset A dan Preset B ini akan terlihat di layar LCD. Kalau Time Fade di set ke atas (manual) maka fade in dan fade out antara dua Scene akan ditentukan dari kecepatan operator dalam melakukan crossfade. 6 _ Manual STRAND 200

III. MODE SUBMASTER Submaster adalah satu fader yang berisi sekumpulan level fader scene A dan scene B yang bisa dimainkan kembali secara manual atau efek chase. Satu submaster bisa menyimpan sebanyak 24 level fader dari scene A dan scene B. Console ini mampu menyimpan submaster sejumlah 24 per page (halaman) kali 2 page yaitu 48 submaster. Gunakan tombol SCENE MODE untuk mengaktifkan mode Submaster Atur level PRESET A dan B ke atas. Level Preset A dan B akan terlihat di layar LCD. Operasikan kedua Preset A dan B ke atas dan ke bawah secara bersamaan untuk melakukan crossfade antar submaster (bergantian memunculkan level satu submaster dan submaster lainnya). Level GRAND MASTER ke posisi full. Merekam ke Submaster Ubah Mode Scene ke salah satu Single Scene atau Two Scene untuk men-set level fader yang diinginkan untuk direkam ke submaster. Tekan tombol RECORD dan LED indikator akan berkedip. Rekam scene fader ke dalam salah satu submaster dengan menekan salah satu tombol FLASH sampai LED di chanel tersebut menyala merah. Ulangi langkah-langkah tsb untuk merekam level fader lain ke submaster yang lain lagi. Untuk menghentikan perekaman tekan tombol RECORD sehingga LED mati. Untuk memainkan kembali submaster, atur semua chanel fader ke nol dan aktifkan mode Submaster. Chanel fader yang berisi submaster akan terlihat dengan LED yang menyala merah. Naikkan fader yang berisi submaster maka beberapa level fader yang telah direkam akan tampil keluar. Catatan: Ketika keluar dari mode Submaster ke mode yang lain dengan fader submaster tidak nol, maka submaster tsb masih tetap aktif sampai fader itu dinolkan. Ini ditunjukkan dengan LED berkedip merah. Submaster Page Perekaman submaster bisa di page (halaman) 1 atau 2. Untuk pindahpindah halaman gunakan tombol SUBMASTER PAGE. Page aktif terlihat di layar LCD sbg Scene Pg:# 7 _ Manual STRAND 200

Crossfade antar Submaster Pada mode Submaster juga dapat dilakukan crossfade antar submaster. Caranya: Bawa master Preset A dan B ke bawah bersama-sama, maka LED submaster yang direkam pertama kali akan berkedip hijau. Sekarang bawa Preset A dan B ke atas bersama-sama maka scene yang direkam di submaster pertama akan muncul (fade in). LED submaster menyala penuh. Bawa Preset A dan B ke bawah lagi untuk bersiap melakukan crossfade dengan submaster kedua. LED submaster kedua berkedip hijau. Bawa Preset A dan B ke atas lagi maka submaster pertama akan menghilang (fade out) dan submaster kedua muncul (fade in). LED submaster pertama menyala merah lagi. Ulangi langkah-langkah tsb untuk melakukan crossfade untuk submaster berikutnya. Jika submaster di page 1 telah habis akan dilanjutkan ke submaster di page 2. Jika semua submaster telah habis, crossfade akan kembali ke submaster yang pertama lagi. Crossfade antar submaster dilakukan dengan membawa Preset A dan B ke bawah terus ke atas. Lama waktu fade in diatur dari Time Fade A dan lama waktu fade out diatur dengan Time Fade B. Pada posisi manual kecepatan fade in dan fade out tergantung dari operator ketika melakukan crossfade. Layar LCD akan menampilkan persentasi fader saat fade in dan fade out. Informasi tambahan: Untuk menghentikan crossfade, bawa Preset A saja ke bawah dan ke atas lagi. Scene dari submaster terakhir masih tetap dikeluarkan. Mengubah mode ke Two Scene atau Single Scene juga akan menghentikan crossfade dan scene submasters terakhir tetap dikeluarkan. Cara ini tidak dianjurkan! Crossfade akan mengabaikan submaster yang kosong, submaster dengan efek dan submaster yang level fadernya tidak nol. 8 _ Manual STRAND 200

IV. EFEK (EFFECTS) Dengan efek yang tersedia, operator dapat memprogram dan menjalankan serangkaian level mulai dari 0.05 detik sampai 10 detik per langkah dengan cara otomatis atau dari sinyla audio. Console dapat menampung 6 program efek (FX1, FX2,, FX6) kali 4 page (halaman) atau semua sama dengan 24 efek. Memrogram Efek Tekan tombol RECORD Pilih salah satu dari 6 tombol FX dan salah satu dari 4 Page (FX PAGE) kemana program efek akan disimpan. Gunakan mode Two Scene atau Single Scene untuk mengatur level fader yang diinginkan. Tekan tombol STEP untuk memprogram 1 langkah. Jika selesai, tekan RECORD lagi untuk keluar. Satu efek (FX) dapat menyimpan sampai dengan 99 step (langkah). Mode Efek Efek Direction (Arah) CHASE - step efek keluar urut sesuai dengan efek Direction. BUILD - step efek keluar semakin bertambah dan berkurang sesuai dengan efek Direction. CYCLE - step efek keluar berurutan dan kembali sesuai dengan efek Direction. AUDIO step efek keluar menurut triger input sinyal audio. RANDOM urutan step efek acak FORWARD urutan step efek maju dari step kecil ke besar BOUNCE urutan step memantul (step kecil ke besar terus memantul dari step besar ke kecil terus memantul lagi). REVERSE urutan step mundur dari step besar ke step kecil. Informasi tambahan: Maksimal 6 efek yang bisa dijalankan pada saat yang sama. Tiap step efek hanya bisa berisi maksimal 24 level fader atau scene. 9 _ Manual STRAND 200

Menjalankan Efek Langkah efek juga dapat dipicu dari sinyal audio. Tekan salah satu FX atau pindah ke halaman lain dengan FX PAGE untuk memilih efek yang akan dimainkan. LED kuning akan menyala sebagai tanda efek diaktifkan. Tekan tombol GO/STOP untuk memainkan efek. LED merah menyala tanda efek sedang dimainkan. Selama efek dimainkan, variasi efek didapatkan dengan memilih Mode Efek (Chase, Build, Cycle, Audio) berkombinasi dengan Efek Direction (Random, Forward, Bounce, Reverse). Kecepatan langkah efek diatur dengan fader STEP RATE. Untuk menghentikan jalannya efek, tekan tombol efek yang sedang dimainkan sekali lagi. Memainkan Efek pada Submaster Sekumpulan efek (maksimum 24 efek) dapat disimpan ke dalam submaster yang kosong. Aktifkan efek-efek yang akan disimpan ke submaster dengan menekan tombol FX kombinasikan dengan FX PAGE. LED kuning menyala pada efek yang aktif di page itu. Aktifkan mode Submaster, dan pilih salah satu submaster yang kosong yang akan dipakai untuk menyimpan efek. Tekan tombol Flash submaster sekitar 1 detik sampai Led merah menyala. Untuk memainkan efek dalam submaster cukup naikkan feder pada submaster tersebut dan turunkan untuk mematikan. Mengedit sebuah Efek 10 _ Manual STRAND 200