Indikator Kemiskinan

dokumen-dokumen yang mirip
FORM WAWANCARA PROGRAM KELUARGA HARAPAN 2011

P r o f i l K e m i s k i n a n P B D T i

HASIL BASIS DATA TERPADU (BDT) 2015 PROVINSI BALI

RINGKASAN EKSEKUTIF HASIL PENDATAAN SUSENAS Jumlah (1) (2) (3) (4) Penduduk yang Mengalami keluhan Sakit. Angka Kesakitan 23,93 21,38 22,67

BASIS DATA TERPADU UNTUK PROGRAM PERLINDUNGAN SOSIAL

VERIFIKASI HASIL SENSUS PENDUDUK 2010 UNTUK PENDUDUK ASAL TIMOR TIMUR 2013

Pemanfaatan Data Terpadu Untuk Program Perlindungan Sosial di Kota Tanjung Balai

Aplikasi Pemanfaatan Basis Data Terpadu Untuk Program Perlindungan Sosial

Layout Susenas Kor Trw _Individu

Layout Susenas Kor 2012 Trw 1_Rumah Tangga Variable Position Label

DOKUEMENTASI SISTEM INFORMASI PENANGGULANGAN KEMISKINAN PROVINSI LAMPUNG

Pedoman Umum MEKANISME PEMUTAKHIRAN MANDIRI

NAME LABEL VALUE LABELS BLOK I KETERANGAN TEMPAT

Sosialisasi dan Pelatihan Petugas Pendaftar Mekanisme Pemutakhiran Mandiri (MPM) Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin

PEMANFAATAN BASIS DATA TERPADU TAHUN Disampaikan oleh: Kepala BPS Kabupaten Bandung

PENDATAAN KELUARGA TAHUN 2015

I. KETERANGAN TEMPAT. 1 Provinsi. 2 Kabupaten/Kota *) 3 Kecamatan. 4 Desa/Kelurahan *) 5 Klasifikasi desa/kelurahan 1. Perkotaan 2.

Aplikasi Pemanfaatan Basis Data Terpadu Untuk Program Perlindungan Sosial

39 Apakah menyebabkan terganggu pekerjaan,sekolah, kegiatan seh

Perangkingan calon penerima manfaat dilakukan dengan metodologi ilmiah, memperhatikan keberagaman antar daerah dan terbuka untuk perbaikan.

PETUNJUK PELAKSANAAN Verifikasi/VALIDASI DATA RUMAH TANGGA Dalam Mekanisme Pemutakhiran Mandiri (MPM) Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin

Panduan Penggunaan Aplikasi Web-Geographic Information System (Web-GIS) Basis Data Terpadu untuk Program Perlindungan Sosial

Kesiapan Data Dalam Pemberian Subsidi Listrik Tepat Sasaran

Kesiapan Data Dalam Pemberian Subsidi Listrik Tepat Sasaran

SENSUS PENDUDUK 1980

BAB IV RENCANA AKSI PENANGGULANGAN KEMISKINAN KOTA SURAKARTA

Panduan Penggunaan Aplikasi SLRT

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Analisis Data Kesejahteraan Petani

REPUBLIK INDONESIA SENSUS PERTANIAN 2013 SURVEI RUMAH TANGGA USAHA BUDIDAYA TANAMAN KEHUTANAN TAHUN 2014

STATISTIK DAN PERANAN PENYEDIAAN PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN YANG LAYAK TERHADAP KEMISKINAN DI JAWA TENGAH Disampaikan oleh: BPS Provinsi Jawa Tengah

BUPATI CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI CIAMIS NOMOR 29 TAHUN 2016 T E N T A N G INDIKATOR LOKAL KELUARGA MISKIN DI KABUPATEN CIAMIS

BUPATI BANYUWANGI SALINAN PERATURAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR 28 TAHUN 2013 TENTANG INDIKATOR KELUARGA MISKIN DI KABUPATEN BANYUWANGI

BUPATI POLEWALI MANDAR

ANALISIS CLUSTER TERHADAP RUMAH TANGGA MISKIN DI KABUPATEN TEGAL MENGGUNAKAN SELF ORGANIZING MAPS (SOM)

SURVEI DEMOGRAFI DAN KESEHATAN INDONESIA 2012 DAFTAR RUMAH TANGGA I. PENGENALAN TEMPAT II. KUNJUNGAN PETUGAS TANGGAL BULAN

14 KRITERIA MISKIN MENURUT STANDAR BPS ; 1. Luas lantai bangunan tempat tinggal kurang dari 8m2 per orang.

PROVINSI JAWA TENGAH

PERAN TIM KOORDINASI PENANGGULANGAN KEMISKINAN (TKPK) DALAM PENDATAAN PROGRAM PERLINDUNGAN SOSIAL (PPLS) TAHUN 2011 BAPPEDA PROVINSI SUMATERA SELATAN

REPUBLIK INDONESIA SENSUS PERTANIAN 2003 SURVEI PENDAPATAN PETANI

PROFIL KECAMATAN TOMONI 1. KEADAAN GEOGRAFIS

PEMANFAATAN DATA UNTUK PENAJAMAN INTERVENSI KEBIJAKAN

DATA SIPBM Kabupaten Mamuju, 2015

Katalog BPS :

Statistik Daerah Kecamatan Waru 2015

BAGAN SUSUNAN ORGANISASI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN BANYUWANGI

DAFTAR ISI. BAB I PENDAHULUAN... 1 A. Dasar Hukum... 1 B. Gambaran Umum Daerah... 6

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Sleman Akhir Masa Jabatan Tahun DAFTAR TABEL

METODE POHON GABUNGAN PADA CART UNTUK ANALISA KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA DI BANJARMASIN

BAGAN STRUKTUR ORGANISASI DINAS PERDAGANGAN DAN PERINDUSTRIAN

INOVASI / PEMANFAATAN

GEOGRAFI DAN IKLIM Curah hujan yang cukup, potensial untuk pertanian

Statistik Kesejahteraan Rakyat

KEADAAN KETENAGAKERJAAN NTT FEBRUARI 2016

PROVINSI JAWA TENGAH RINGKASAN PERUBAHAN APBD MENURUT URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH DAN ORGANISASI TAHUN ANGGARAN 2014

LAMPIRAN I : PERATURAN DAERAH KABUPATEN PACITAN NOMOR : 2 0 T A H U N TANGGAL :

RINGKASAN APBD MENURUT ORGANISASI DAN URUSAN PEMERINTAHAN

SEKRETARIAT SUB BAGIAN KEUANGAN DAN ASET SUB BAGIAN PROGRAM EVALUASI DAN PELAPORAN BIDANG SEKOLAH MENENGAH UMUM

BERITA DAERAH KABUPATEN BANTUL

BPS PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

BERITA DAERAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL ( Berita Resmi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul ) Nomor : 74 Tahun : 2016

BERITA DAERAH KABUPATEN KULON PROGO

KECAMATAN TAMPAN DALAM ANGKA

BPS PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

DATA SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN KARANGANYAR SAMPAI DENGAN SEMESTER I TAHUN Jumlah penduduk wajib KTP Orang

UPT BUPATI PEKALONGAN,

BUPATI WAKIL BUPATI SEKRETARIS DAERAH ASISTEN PEREKONOMIAN DAN PEMBANGUNAN BAGIAN ADMINISTRASI SUMBER DAYA ALAM BAGIAN ADMINISTRASI PEMBANGUNAN

STATISTIK DAERAH KECAMATAN WAY JEPARA TAHUN 2015

PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANYUMAS NOMOR 11 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS DAERAH KABUPATEN BANYUMAS

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN CIREBON


KEPALA DINAS. Subbagian Perencanaan Program. Bidang Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus. Seksi. Kurikulum dan Pembelajaran

IMPLEMENTASI METODE FUZZY DALAM PERANCANGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENDISTRIBUSIAN BERAS BERSUBSIDI

RINGKASAN RANCANGAN APBD MENURUT URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH DAN ORGANISASI

(Sakernas), Proyeksi Penduduk Indonesia, hasil Sensus Penduduk (SP), Pendataan Potensi Desa/Kelurahan, Survei Industri Mikro dan Kecil serta sumber

BERITA RESMI STATISTIK

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Anggaran 2009 DAFTAR TABEL

BAB I PENDAHULUAN. Masalah ini menjadi perhatian nasional dan penanganannya perlu dilakukan

PEMERINTAH KABUPATEN JENEPONTO

BUPATI MADIUN SALINAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN MADIUN NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH KABUPATEN MADIUN


BUPATI BATANG HARI A. FATTAH

DAFTAR ISI PENGANTAR... I DAFTAR ISI... II DAFTAR TABEL... V DAFTAR GAMBAR... VI BAB I PENDAHULUAN... I-1

PERATURAN DAERAH KABUPATEN PAKPAK BHARAT NOMOR 13 TAHUN TENTANG PENANGGULANGAN KEMISKINAN DAERAH

LAMPIRAN. Lampiran 1. Kuesioner Penelitian untuk Responden KUESIONER PENELITIAN. Atas kerjasamanya, saya ucapkan terima kasih.

Lampiran 1. Lokasi Tempat Penelitian

SURVEI DEMOGRAFI DAN KESEHATAN INDONESIA 2007 DAFTAR RUMAH TANGGA I. PENGENALAN TEMPAT 10. NAMA RESPONDEN NO. URUT ART

METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan

1. STRUKTUR ORGANISASI SEKRETARIAT DAERAH

BAGAN STRUKTUR ORGANISASI PERANGKAT DAERAH KABUPATEN INDRAMAYU TAHUN 2017 BAGIAN ORGANISASI SETDA KABUPATEN INDRAMAYU 2016

KEPALA DINAS BIDANG PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL PERTANIAN BIDANG TANAMAN PANGAN BIDANG TANAMAN HORTIKULTURA BIDANG PETERNAKAN

Transkripsi:

PEMERINTAH KABUPATEN MALANG Indikator Kemiskinan berdasarkan: Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT) Tahun 2015 Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Malang, Nopember 2016

Dasar Hukum Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2013 tentang Penanganan Fakir Miskin. Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2010 tentang Percepatan Penanggulangan Kemiskinan. Keputusan Bupati Malang Nomor 188.45/443/KEP/35.07.013/2016 tentang Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Malang 2016.

Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) 2011 dan Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT) 2015 Sejarah pendataan Rumah Tangga Sasaran (RTS) by name by address dari PSE 2005 ke PPLS 2011 dan PBDT 2015 Pendataan Sosial Ekonomi (PSE) 2005 menentukan sasaran yang memperoleh Bantuan Langsung Tunai (BLT) dengan Rumah Tangga Sasaran (RTS) sebanyak 19,1 juta se Indonesia PPLS 2008 merupakan updating PSE 2005 dengan RTS sebanyak 17,5 juta atau 60,4 juta anggota rumah tangga se Indonesia. PPLS 2011 merupakan Basis Data Terpadu atau Unifikasi data targeting berbagai perlindungan sosial. Agar bantuan efektif mengurangi kemiskinan, maka sasaran perlu mencakup 40 persen kelompok masyarakat bawah. Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT) 2015 merupakan updating data berdasarkan PPLS 2011.

Indikator (Kemiskinan Mikro) Berdasarkan Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT) Tahun 2015 Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) A. Status Kesejahteraan B. Pendidikan C. Kesehatan D. Ketenagakerjaan E. Informasi Pokok Rumah Tangga 3 INDIKATOR 2 INDIKATOR 4 INDIKATOR 3 INDIKATOR 8 INDIKATOR

Indikator (Kemiskinan Mikro) A. Status Kesejahteraan Indikator 1 : Jumlah Rumah Tangga dan Individu, menurut status kesejahteraan Status Kesejahteraan : Rumah Tangga dan Individu Desil 1: Desil 2: Desil 3: Desil 4: (Rumah Tangga/Individu dengan kondisi kesejahteraan sampai dengan 10% terendah di Indonesia) (Rumah Tangga/Individu dengan kondisi kesejahteraan antara 11% - 20% terendah di Indonesia) (Rumah Tangga/Individu dengan kondisi kesejahteraan antara 21% - 30% terendah di Indonesia) (Rumah Tangga/Individu dengan kondisi kesejahteraan antara 31% - 40% terendah di Indonesia) 1.1 Rumah Tangga 1.1.1 Rumah Tangga Menurut Penggunaan Fasilitas Tempat Buang Air Besar 1 Dinas Kesehatan 2 Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya 1.1.2 Rumah Tangga Menurut Tempat Pembuangan Akhir Tinja 1 Dinas Kesehatan 2 Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya 100% 90% 80% 70% 60% 50% 40% 30% 20% 10% 0% RumahTangga/ Individu Rentan Miskin Hampir Miskin Miskin Sangat Miskin

1.1.3 Kepala Rumah Tangga Yang Bekerja Menurut Lapangan Pekerjaan 1 Dinas Tanaman Pangan, Hotikultura dan Perkebunan 2 Dinas Ketahanan Pangan 3 Dinas PU Sumber Daya Air 4 Dinas Perikanan 5 Dinas Peternakan 6 Dinas PU Bina Marga 7 Dinas Perindustrian dan Perdagangan 8 Dinas Pariwisata dan Kebudayaan 9 Dinas Tenaga Kerja 10 Dinas Perhubungan 11 Dinas Komunikasi dan Informatika 12 Dinas Pendidikan, 13 Dinas Kesehatan 14 Dinas Sosial 15 Dinas Lingkungan Hidup 1.1.4 Rumah Tangga Menurut Status Penguasaan Bangunan Tempat Tinggal Yang Ditempati 1.1.5 Rumah Tangga Menurut Status Penguasaan Lahan Tempat Tinggal Yang Ditempati 16 Dinas Koperasi dan Usaha Mikro 1 Dinas Perumahan, Kawasan Permukinan dan Cipta Karya 2 Kecamatan (Perbup No 22 Tahun 2015) 1 Dinas Pertanahan 2 Kecamatan (Perbup No 22 Tahun 2015)

1.1.6 Rumah Tangga Menurut Jenis Lantai Terluas Dari Tempat Tinggal Yang Ditempati 1.1.7 Rumah Tangga Menurut Jenis Dinding Dari Tempat Tinggal Yang Ditempati 1.1.8 Rumah Tangga Menurut Jenis Atap Dari Tempat Tinggal Yang Ditempati 1 Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya 2 Dinas Sosial (RUTILAHU, Rumah Tinggal Layak Huni dari Kemensos) 1 Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya 2 Dinas Sosial (RUTILAHU, Rumah Tinggal Layak Huni dari Kemensos) 1 Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya 2 Dinas Sosial (RUTILAHU, Rumah Tinggal Layak Huni dari Kemensos) 1.1.9 Rumah Tangga Menurut Sumber Air Minum 1 Dinas Kesehatan 2 PDAM 3 Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya 4 Dinas Lingkungan Hidup 1.1.10 Rumah Tangga Menurut Sumber Penerangan Utama 1 Dinas Lingkungan Hidup 1.1.11 Rumah Tangga Menurut Bahan Bakar/Energi Utama Untuk Memasak 1 Dinas Lingkungan Hidup 2 Bagian Sumber Daya Alam 3 Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan

1.1.12 Rumah Tangga dengan Kepala Rumah Tangga Perempuan menurut Kelompok Umur 1.2 Individu 1 Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak 2 Dinas Sosial 3 Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa 1.2.1 Anak Yang Bersekolah Dan Tidak Bersekolah Menurut Kelompok Dinas Pendidikan Usia 1.2.2 Anak Yang Bersekolah, Menurut Tingkat Pendidikan Dan Jenis Dinas Pendidikan Kelamin 1.2.3 Individu Yang Menderita Cacat Menurut Kelompok Usia Dan Jenis Kelamin 1 Dinas Sosial 2 Dinas Kesehatan 1.2.4 Individu Yang Memiliki Penyakit Kronis Menurut Kelompok Usia 1 Dinas Kesehatan, 2 RSUD Kanjuruhan 3 RSUD Lawang 4 Dinas Sosial 1.2.5 Individu Yang Bekerja Dan Tidak Bekerja Menurut Kelompok Usia 1 Dinas Tenaga Kerja

1.2.6 Individu Usia 18-60 Tahun Yang Bekerja Menurut Lapangan Pekerjaan 1 Dinas Tanaman Pangan, Hotikultura dan Perkebunan 2 Dinas Ketahanan Pangan 3 Dinas PU Sumber Daya Air 4 Dinas Perikanan 5 Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan 6 Dinas PU Bina Marga 7 Dinas Perindustrian dan Perdagangan 8 Dinas Pariwisata dan Kebudayaan 9 Dinas Tenaga Kerja 10 Dinas Perhubungan 11 Dinas Komunikasi dan Informatika 12 Dinas Pendidikan, 13 Dinas Kesehatan 14 Dinas Sosial 15 Dinas Lingkungan Hidup 16 Dinas Koperasi dan Usaha Mikro 17 Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

1.2.7 Jumlah Individu, Menurut Kelompok Usia Dan Jenis Kelamin 1 Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak 2 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil 3 Dinas Pengendalian Penduduk dan KB 4 Dinas Sosial 5 Dinas Pendidikan 6 Dinas Kesehatan 7 Dinas Tenaga Kerja 8 Bagian Kesejahteraan Rakyat Indikator 2 : Jumlah Rumah Tangga Dengan Kepala Rumah Tangga Perempuan Menurut Kelompok Umur 2.1 Kepala Rumah Tangga Perempuan Menurut Kelompok Umur 2.1.1 Kelompok umur 1 Dinas Pemberdayaan Perempuan dan 2.2.1 Usia dibawah 45 tahun Perlindungan anak 2.2.2 Usia 45-49 tahun 2 Dinas Sosial 2.2.3 Usia 60 tahun keatas 3 Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

Indikator 3: Jumlah Individu, Menurut Kelompok Usia dan Jenis Kelamin 3.1 Data penduduk miskin berdasarkan klasifikasi usia dan data terpilah gender 3.1.1 Kelompok Umur 3.1.1.2 Usia dibawa 6 tahun 3.1.1.1 Usia 6-14 tahun 3.1.1.1 Usia 15-44 tahun 3.1.1.1 Usia 45-59 tahun 3.1.1.1 Usia 60 tahun keatas 3.1.2 Jenis Kelamin 3.1.2.1 Laki-Laki 3.1.2.1 Perempuan 3.1.3 Kepemilikan akta kelahiran/kartu pelajar/ktp/sim 3.1.3.1 Tidak memiliki 3.1.3.2 Akta kelahiran 3.1.3.3 Kartu pelajar 3.1.3.4 Akta kelahiran & Kartu pelajar 3.1.3.5 KTP 3.1.3.6 Akta kelahiran & KTP 3.1.3.7 Kartu pelajar & KTP 3.1.3.8 Akta kelahiran, Kartu pelajar & KTP 3.1.3.9 SIM 3.1.3.10 Akta kelahiran, Kartu pelajar, KTP & SIM Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

3.1.4 Status perkawinan 3.1.4.1 Belum kawin 3.1.4.2 Kawin/nikah 3.1.4.3 Cerai hidup 3.1.4.4 Cerai mati 3.1.5 Tempat pelayanan KB yang sering digunakan 3.1.5.1 RS Pemerintah 3.1.5.2 RS Swasta 3.1.5.3 Klinik Utama/Pratama 3.1.5.4 Praktek dokter 3.1.5.5 Praktek bidan 3.1.5.6 Puskesmas/Poskesdes/Polindes 3.1.5.7 Pustu/Pusling/Bidan desa 3.1.5.8 Lainnya 3.1.6 Keinginan punya anak lagi 3.1.6.1 Ya, segera (kurang dari 2 tahun) 3.1.6.2 Ya, kemudian (lebih dari 2 tahun) 3.1.6.3 Tidak ingin punya anak lagi Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Dinas Kesehatan Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Dinas Pengendalian Penduduk dan KB

3.1.7 Alasan tidak mengikuti KB 3.1.7.1 Sedang hamil 3.1.7.2 Alasan fertilitas 3.1.7.3 Tidak menyetujui KB 3.1.7.4 Tidak tahu tentang KB 3.1.7.5 Takut efek samping 3.1.7.6 Pelayanan KB jauh 3.1.7.7 Tidak mampu/mahal 3.1.7.8 Ingin punya anak 3.1.7.9 Lainnya 3.1.8 Metode/jenis kontrasepsi yang digunakan 3.1.8.1 IUD 3.1.8.2 MOW 3.1.8.3 MOP 3.1.8.4 Implant 3.1.8.5 Suntik 3.1.8.6 Pil 3.1.8.7 Kondom 3.1.8.8 Tradisional 3.1.9 Kepesertaan KB 3.1.9.1 Ya 3.1.9.2 Tidak Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Dinas Pengendalian Penduduk dan KB

URAIAN 3.1.10 Memiliki KIP/BSM 3.1.10.1 Ya Dinas Pendidikan 3.1.10.2 Tidak 3.1.11 Memiliki KIS/BPJS Kesehatan/Jamkesmas 1 Dinas Kesehatan 3.1.11.1 Ya 2 Dinas Sosial 3.1.11.2 Tidak 3 BPJS 3.1.12 Memiliki BPJS Kesehatan peserta mandiri 1 Dinas Kesehatan 3.1.12.1 Ya 2 Dinas Sosial 3.1.12.2 Tidak 3 BPJS 3.1.13 Memiliki Jamsostek/BPJS ketenagakerjaan 3.1.13.1 Ya 3.1.13.2 Tidak Dinas Tenaga Kerja 3.1.14 Memiliki Asuransi kesehatan lainnya 1 Dinas Kesehatan 3.1.14.1 Ya 2 Dinas Sosial 3.1.14.2 Tidak 3.1.15 Kepemilikan buku nikah/akta cerai 3.1.15.1 Tidak 3.1.15.2 Ya, dapat ditunjukkan 3.1.15.3 Ya, tidak dapat ditunjukkan 3.1.16 Peserta Program RASKIN Bagian Perekonomian 3.1.16.1 Ya 3.1.16.2 Tidak 3.1.17 Peserta Program KUR Dinas Koperasi dan Usaha Mikro 3.1.17.1 Ya 3.1.17.2 Tidak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Indikator B. Pendidikan Indikator 4 : Jumlah Anak Yang Bersekolah, Menurut Tingkat Pendidikan dan Jenis Kelamin 4.1 Jumlah anak yang bersekolah dan tidak bersekolah usia 7 18 Th. 4.1.1 Partisipasi Sekolah 4.1.1.1 Tidak/belum pernah sekolah 4.1.1.2 Masih sekolah 4.1.1.3 Tidak bersekolah lagi 4.1.2 Jenjang pendidikan tertinggi 4.1.2.1 SD/SDLB 4.1.2.2 Paket A 4.1.2.3 M Ibtidaiyah 4.1.2.4 SMP/SMPLB 4.1.2.5 Paket B 4.1.2.6 M Tsanawiyah 4.1.2.7 SMA/SMK/SMALB 4.1.2.8 Paket C 4.1.2.9 M Aliyah 4.1.2.10 Perguruan Tinggi 4.1.2.11 Tidak Memberikan Jawaban Dinas Pendidikan

4.1.3 Ijasah tertinggi 4.1.3.1 Tidak Punya Ijazah 4.1.3.2 SD/Sederajat 4.1.3.3 SMP/Sederajat 4.1.3.4 SMA/Sederajat 4.1.3.5 D1/D2/D3 4.1.3.6 D4/Si 4.1.3.7 S2/S3 4.1.4 Jenis Kelamin 4.1.4.1 Laki-Laki 4.1.4.2 Perempuan 4.1.5 Jumlah Anak yang Bersekolah 4.1.5.1 Usia 7-12 tahun 4.1.5.2 Usia 13-15 tahun 4.1.5.3 Usia 16-18 tahun 4.1.6 Jumlah Anak yang Tidak Bersekolah 4.1.6.1 Usia 7-12 tahun 4.1.6.2 Usia 13-15 tahun 4.1.6.3 Usia 16-18 tahun Dinas Pendidikan

Indikator 5 : Jumlah Anak Yang Bersekolah dan Tidak Bersekolah Menurut Kelompok Usia 5.1 Jumlah anak yang bersekolah dan tidak bersekolah usia 7 18 tahun berdasarkan data terpilah gender 5.1.1 Jenis Kelamin 5.1.1.1 Laki-Laki 5.1.1.2 Perempuan Dinas Pendidikan

Indikator C. Kesehatan Indikator 6 : Jumlah Rumah Tangga Menurut Penggunaan Fasilitas Tempat Buang Air Besar 6.1 Penggunaan Fasilitas Tempat Buang Air Besar 6.1.1 Sendiri 6.1.1.1 Leher angsa 6.1.1.2 Plengsengan 6.1.1.3 Cemplung/cubluk 6.1.1.4 Tidak pakai 6.1.2 Bersama 6.1.2.1 Leher angsa 6.1.2.2 Plengsengan 6.1.2.3 Cemplung/cubluk 6.1.2.4 Tidak pakai 6.1.3 Umum 6.1.4 Tidak Ada 1. Dinas Kesehatan 2. Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya

Indikator 7 : Jumlah Rumah Tangga Menurut Tempat Pembuangan Akhir Tinja 7.1 Tempat Pembuangan Akhir Tinja 7.1.1 Tangki 7.1.2 SPAL 7.1.3 Lubang Tanah 7.1.4 Kolam/Sawah/Sungai/Danau/Laut 1. Dinas Kesehatan 2. Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya 7.1.5 Pantai/Tanah Lapang/Kebun 7.1.6 Lainnya Indikator 8 : Jumlah Individu Yang Menderita Cacat Menurut Kelompok Usia dan Jenis Kelamin 8.1 Jenis Cacat 8.1.1 Tidak cacad 8.1.2 Tuna daksa/cacat tubuh 8.1.3 Tuna Netra/Buta 8.1.4 Tuna Rungu 8.1.5 Tuna Wicara 8.1.6 Tuna Rungu dan Tuna Wicara 8.1.7 Tuna Netra dan Cacat Tubuh 8.1.8 Tuna Netra,Rungu dan Wicara 8.2 Jenis Kelamin 8.2.1 Laki-Laki 8.2.2 Perempuan Dinas Sosial

Indikator 9 : Jumlah Individu Yang Memiliki Penyakit Kronis Menurut Kelompok Usia 9.1 Penyakit Kronis/menahun 9.1.1 Tidak Ada 9.1.2 Hipertensi 9.1.3 Rematik 9.1.4 Asma 9.1.5 Masalah Jantung 9.1.6 Diabetes 9.1.7 Tubercolosis 9.1.8 Stroke 9.2 Jenis Kelamin 9.2.1 Laki-Laki 9.2.2 Perempuan 1. Dinas Kesehatan 2. RSUD Kanjuruhan 3. RSUD Lawang 4. Dinas Sosial

Indikator D. Ketenagakerjaan Indikator 10 : Jumlah Individu Yang Bekerja dan Tidak Bekerja Menurut Kelompok Usia 10.1 Status kedudukan dari pekerjaan utama 10.1.1 Berusaha sendiri 10.1.2 Berusaha dibantu buruh tidak tetap/tidak dibayar 10.1.3 Berusaha dibantu buruh tetap/dibayar 10.1.4 Buruh/karyawan/pegawai swasta 10.1.5 PNS/TNI/Polri/BUMN/BUMD/Anggota legislatif 10.1.6 Pekerja bebas pertanian 10.1.7 Pekerja bebas non-pertanian 10.1.8 Pekerja keluarga/tidak dibayar 10.2 Jenis Kelamin 10.2.1 Laki-Laki 10.2.1 Perempuan Dinas Tenaga Kerja

Indikator 11 : Jumlah Kepala Rumah Tangga Yang Bekerja Menurut Lapangan Pekerjaan 11.1 Lapangan usaha dari pekerjaan utama 11.1.1 Pertanian (Padi dan Palawija) 1 Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan 11.1.2 Hortikultura 2 Dinas Ketahanan Pangan 11.1.3 Perkebunan 3 Dinas Sumber Daya Air 11.1.4 Perikanan tangkap 4 Dinas Perikanan 11.1.5 Perikanan budidaya 11.1.6 Peternakan 5 Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan 11.1.7 Kehutanan dan pertanian lain 6 Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan 11.1.8 Pertambangan/penggalian 7 Dinas Lingkungan Hidup 11.1.9 Industri pengolahan 8 Dinas Perindustrian dan Perdagangan 11.1.10 Listrik dan gas 9 Dinas Lingkungan Hidup 11.1.11 Bangunan/konstruksi 10 Dinas PU Bina Marga 11 Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya 11.1.12 Perdagangan 12 Dinas Perindustrian dan Perdagangan 11.1.13 Hotel dan rumah makan 13 Dinas Pariwisata dan Kebudayaan 14 Dinas Tenaga Kerja 11.1.14 Transportasi dan pergudangan 15 Dinas Perhubungan

Lanjutan. 11.1.15 Informasi dan komunikasi 16 Dinas Komunikasi dan Informatika 11.1.16 Keuangan dan asuransi 17 Dinas Koperasi dan Usaha Mikro 11.1.17 Jasa pendidikan 18 Dinas Pendidikan 11.1.18 Jasa kesehatan 19 Dinas Kesehatan 11.1.19 Jasa kemasyarakatan, pemerintahan dan 20 Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa perorangan 11.1.20 pemulung 21 Dinas Sosial 22 Dinas Lingkungan Hidup 23 Dinas Koperasi dan Usaha Mikro 11.1.21 Lainnya Indikator 12 : Jumlah Individu Usia 18-60 Tahun Yang Bekerja Menurut Lapangan Pekerjaan 12.1 Lapangan usaha dari pekerjaan utama 12.1.1 Pertanian (Padi dan Palawija) 1 Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan 12.1.2 Hortikultura 2 Dinas Ketahanan Pangan 12.1.3 Perkebunan 3 Dinas Sumber Daya Air 12.1.4 Perikanan tangkap 4 Dinas Perikanan 12.1.5 Perikanan budidaya 12.1.6 Peternakan 5 Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan

12.1.7 Kehutanan dan pertanian lain 6 Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan 12.1.8 Pertambangan/penggalian 7 Dinas Lingkungan Hidup 12.1.9 Industri pengolahan 8 Dinas Perindustrian dan Perdagangan 12.1.10 Listrik dan gas 9 Dinas Lingkungan Hidup 12.1.11 Bangunan/konstruksi 10 Dinas PU Bina Marga 11 Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya 12.1.12 Perdagangan 12 Dinas Perindustrian dan Perdagangan 12.1.13 Hotel dan rumah makan 13 Dinas Pariwisata dan Kebudayaan 14 Dinas Tenaga Kerja 12.1.14 Transportasi dan pergudangan 15 Dinas Perhubungan 11.1.15 Informasi dan komunikasi 16 Dinas Komunikasi dan Informatika 12.1.16 Keuangan dan asuransi 17 Dinas Koperasi dan Usaha Mikro 12.1.16 Jasa pendidikan 18 Dinas Pendidikan 12.1.17 Jasa kesehatan 19 Dinas Kesehatan 12.1.18 Jasa kemasyarakatan, pemerintahan dan perorangan 20 Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa 12.1.19 pemulung 21 Dinas Sosial 22 Dinas Lingkungan Hidup 23 Dinas Koperasi dan Usaha Mikro 12.1.20 Lainnya 12.2 Jenis Kelamin 12.2.1 Laki-Laki 12.2.2 Perempuan

Indikator E. Informasi Pokok Rumah Tangga Indikator 13 : Jumlah Rumah Tangga Menurut Status Penguasaan Bangunan Tempat Tinggal Yang Ditempati 13.1 Kepala keluarga 13.1.1 Milik sendiri 13.1.2 Kontrak/sewa 13.1.3 Bebas sewa 13.1.4 Dinas 13.1.5 Lainnya 13.1.6 Orang tua/mertua 13.1.7 Pembantu Rumah Tangga 13.1.8 Lainnya 1. Dinas Perumahan, Kawasan Permukinan dan Cipta Karya 2. Kecamatan (Peraturan Bupati Malang Nomor 22 Tahun 2015)

Indikator 14 : Jumlah Rumah Tangga Menurut Status Penguasaan Lahan Tempat Tinggal Yang Ditempati 14.1 Kepala keluarga 14.1.1 Milik sendiri 14.1.2 Kontrak/sewa 14.1.3 Bebas sewa 14.1.4 Dinas 14.1.5 Lainnya 1. Dinas Pertanahan 2. Kecamatan (Peraturan Bupati Malang Nomor 22 Tahun 2015) Indikator 15 : Jumlah Rumah Tangga Menurut Jenis Lantai Terluas Dari Tempat Tinggal Yang Ditempati 15.1 Jenis lantai terluas 15.1.1 Marmer/granit 15.1.2 Keramik 15.1.3 Parket/vinil/permadani 15.1.4 Ubin/tegel/teraso 15.1.5 Kayu/papan kualitas tinggi 15.1.6 Semen/bata merah 15.1.7 Bambu 15.1.8 Kayu/papan kualitas rendah 15.1.9 Tanah 15.1.10 Lainnya 1. Dinas Perumahan, Kawasan Permukinan dan Cipta Karya 2. Dinas Sosial (RUTILAHU = Rumah Tinggal Layak Huni dari Kemensos)

Indikator 16 : Jumlah Rumah Tangga Menurut Jenis Dinding Dari Tempat Tinggal Yang Ditempati 16.1 Jenis dinding terluas 16.1.1 Tembok 16.1.2 Plesteran anyaman bambu/kawat 16.1.3 Kayu 16.1.4 Anyaman bambu 16.1.5 Batang kayu 16.1.6 Bambu 16.1.7 Lainnya 16.2 Kualitas dinding terluas 16.2.1 Bagus/kualitas tinggi 16.2.2 Jelek/kualitas rendah 1. Dinas Perumahan, Kawasan Permukinan dan Cipta Karya 2. Dinas Sosial (Rutilahu = Rumah Tinggal Layak Huni dari Kemensos)

Indikator 17 : Jumlah Rumah Tangga Menurut Jenis Atap Dari Tempat Tinggal Yang Ditempati 17.1 Jenis atap terluas 17.1.1 Beton/genteng beton 17.1.2 Genteng keramin 17.1.3 Genteng metal 17.1.4 Genteng tanah liat 17.1.5 Asbes 17.1.6 Seng 17.1.7 Sirap 17.1.8 Bambu 17.1.9 Jerami/ijuk/daundaunan/rumbia 17.1.10 Lainnya 17.2 Kualitas atap terluas 17.2.1 Bagus/kualitas tinggi 17.2.2 Jelek/kualitas rendah 1. Dinas Perumahan, Kawasan Permukinan dan Cipta Karya 2. Dinas Sosial (Rutilahu = Rumah Tinggal Layak Huni dari Kemensos)

Indikator 18 : Jumlah Rumah Tangga Menurut Sumber Air Minum 18.1 Sumber air minum 18.1.1 Air kemasan bermerk 18.1.2 Air isi ulang 18.1.3 Leding meteran 18.1.4 Leding eceran 18.1.5 Sumur bor/pompa 18.1.6 Sumur terlindung 18.1.7 Sumur tak terlindung 18.1.8 Mata air terlindung 18.1.9 Mata air tak terlindung 18.1.10 Air sungai/danau/waduk 18.1.11 Air hujan 18.1.12 Lainnya 18.2 Cara memperoleh air minum 18.2.1 Membeli eceran 18.2.2 Langganan 18.2.3 Tidak membeli 1. Dinas Perumahan, Kawasan Permukinan dan Cipta Karya 2. PDAM 3. Dinas Kesehatan 4. Dinas Lingkungan Hidup

Indikator 19 : Jumlah Rumah Tangga Menurut Sumber Penerangan Utama 19.1 Sumber penerangan utama 19.1.1 Listrik PLN 19.1.2 Listrik non PLN 19.1.3 Bukan listrik 19.2 Daya listrik terpasang (PLN) 19.2.1 450 watt 19.2.2 900 watt 19.2.3 1300 watt 19.2.4 2200 watt 19.2.5 >2200 watt 19.2.6 Tanpa meteran Dinas Lingkungan Hidup

Indikator 20 : Jumlah Rumah Tangga Menurut Bahan Bakar/Energi Utama Untuk Memasak 20.1 Bahan bakar untuk memasak 20.1.1 Listrik 20.1.2 Gas >3kg 20.1.3 Gas 3kg 20.1.4 Gas kota/biogas 20.1.5 Minyak tanah 20.1.6 Briket 20.1.7 Arang 20.1.8 Kayu bakar 20.1.9 Tidak memasak di rumah 20.2 Kepemilikan tabung gas 5.5 kg atau lebih 20.2.1 Ya 20.2.2 Tidak 1. Dinas Lingkungan Hidup 2. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan 3. Bagian Sumber Daya Alam

Data Kemiskinan BDT 2016 Dapat diakses melalui web : http://damis.malangkab.go.id/

Terima Kasih