SATUAN ACARA TUTORIAL

dokumen-dokumen yang mirip
JADWAL BLOK MEDIKOLEGAL

SATUAN ACARA PERKULIAHAN BLOK INTRODUKSI

Jadwal Kuliah Blok/ Sistem Forensik Dan Medikolegal Kelas A Ruang Kuliah LT. 5 Semester Akhir Tahun Ajaran 2016/2017

Jadwal Kuliah Blok/ Sistem Forensik Dan Medikolegal Kelas B Ruang Kuliah GA. 310 Semester Akhir Tahun Ajaran 2016/2017

SILABUS MATA KULIAH. Revisi : 1 Tanggal Berlaku : 1 Februari Pengertian Etika 1. Pengertian Etika. 2. Macam-macam etika. 1.

BAB III METODE PENELITIAN

SILABUS BLOK BIOETIKA & HUMANIORA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET TAHUN 2014

SILABUS BLOK BIOETIKA & HUMANIORA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET TAHUN 2014

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

RELEVANSI Skm gatra

Pengertian Maksud dan Tujuan Pembuatan Visum et Repertum Pembagian Visum et Repertum

UNDANG-UNDANG NOMOR 36 TAHUN 2009 TENTANG KESEHATAN [LN 2009/144, TLN 5063]

WRAP UP SKENARIO 1 BLOK MEDIKOLEGAL MATA DIOBATI MENJADI BUTA KELOMPOK A-13. Ketua : Amalia Fatmasari ( )

PEDOMAN AKADEMIK PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER GIGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA BAB IV PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN

BUKU KEGIATAN PEMBELAJARAN MAHASISWA MATA KULIAH AGAMA HINDU SEMESTER I. Penanggung Jawab : Setiadi, M.Kep., Ns

BAB III ANALISA HASIL PENELITIAN

BAB XX KETENTUAN PIDANA

BAB I PENDAHULUAN. terdakwa melakukan perbuatan pidana sebagaimana yang didakwakan Penuntut. tahun 1981 tentang Kitab Hukum Acara Pidana.

BUKU KEGIATAN PEMBELAJARAN MAHASISWA MATA KULIAH AGAMA KRISTEN KATOLIK SEMESTER I. Penanggung Jawab : Setiadi, M.Kep., Ns

FM-UII-AA-FKA-05/RO Versi : 1 Tanggal Revisi : 25 Juli 2011 Revisi : 1 Tanggal Berlaku : 1 September 2011 PENJABARAN MATA KULIAH (COURSE OUTLINE)

ISSUE ETIK DAN MORAL DALAM PRAKTEK KEBIDANAN. BY. IRMA NURIANTI, SKM, M.Kes

SATUAN ACARA PERKULIAHAN BLOK KPK

Dr. Mudzakkir, S.H., M.H Dosen Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia

PERANAN DOKTER FORENSIK DALAM PEMBUKTIAN PERKARA PIDANA. Oleh : Yulia Monita dan Dheny Wahyudhi 1 ABSTRAK

Tanggung Jawab Hukum Dokter Terhadap Pasien. 1. Tanggung Jawab Etis

MODUL FORENSIK FORENSIK KLINIK dan VeR. Penulis : Dr.dr. Rika Susanti, Sp.F Dr. Citra Manela, Sp.F Dr. Taufik Hidayat

Standard Operating Procedure. PELAKSANAAN Objective Structured Clinical Examination (OSCE) NASIONAL

BERITA DAERAH KOTA BOGOR TAHUN 2009 NOMOR 19 SERI E PERATURAN WALIKOTA BOGOR NOMOR 30 TAHUN 2009 TENTANG PENYELENGGARAAN RUMAH SAKIT WALIKOTA BOGOR,

SURAT KETERANGAN MEDIS

BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar Belakang. Indonesia merupakan 5 besar negara dengan populasi. penduduk terbanyak di dunia. Jumlah penduduk yang

tindakan pendidikan serta kondisi dan situasi pasien.

BAB I PENDAHULUAN. I.1. Latar Belakang Penelitian. Kejahatan merupakan perilaku anti sosial dan juga

RANCANGAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

JADWAL SEMESTER VI FEBRUARI - JULI 2015 BLOK TRAUMATOLOGI (27 APRIL 15 MEI 2015)

BUKU KEGIATAN PEMBELAJARAN MAHASISWA MATA KULIAH AGAMA ISLAM. SEMESTER I (extension) Penanggung Jawab : Setiadi, M.Kep PRODI D-III KEPERAWATAN

JADWAL BLOK KESEHATAN JIWA

BAB I PENDAHULUAN. melalui media massa maupun media elektronik seperti televisi dan radio.

Sertifikat Kompetensi diterbitkan oleh Kolegium (Dokter Gigi Indonesia) melalui Uji Kompetensi

JADWAL BLOK PENGOBATAN RASIONAL

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 37 TAHUN 2017 TENTANG PELAYANAN KESEHATAN TRADISIONAL INTEGRASI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

MODUL-1 LUKA / TRAUMA

VISUM et REPERTUM dr, Zaenal SugiyantoMKes

IDENTIFIKASI PERAN STAF EDUKASI YANG DIBUTUHKAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS RIAU DALAM RANGKA PELAKSANAAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI

handayani dwi utami Bagian Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia,

MANUAL PROSEDUR PELAKSANAAN PRAKTIKUM MAHASISWA JURUSAN SOSIOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BUKU KEGIATAN PEMBELAJARAN MAHASISWA MATA KULIAH AGAMA ISLAM SEMESTER I. Penanggung Jawab : Setiadi, M.Kep., Ns PRODI SI KEPERAWATAN

Prodi kedokteran FK UNS Oktober 2016

BAB I PENDAHULUAN. I.1. Latar Belakang. Fenomena maraknya kriminalitas di era globalisasi. semakin merisaukan segala pihak.

BAB II. 1. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang KUHP. yang dibuat tertulis dengan mengingat sumpah jabatan atau dikuatkan dengan

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

STANDAR PROSES PEMBELAJARAN

PEMBUKTIAN MALPRAKTIK

STANDAR PROSES PEMBELAJARAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

GUBERNUR KEPULAUAN BANGKA BELITUNG PERATURAN GUBERNUR KEPULAUAN BANGKA BELITUNG NOMOR: 30 TAHUN 2017 TENTANG

PERATURAN AKADEMIK PENDIDIKAN PROFESI DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HASANUDDIN

Inform Consent. Purnamandala Arie Pradipta Novita Natasya Calvindra L

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

PEDOMAN PENYELENGGARAAN PROGRAM PENINGKATAN KUALIFIKASI SARJANA (S1) BAGI GURU MADRASAH IBTIDAIYAH DAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SEKOLAH (DUAL

USULAN RENCANA KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RKPS)

BAB I PENDAHULUAN. I. 1. Latar Belakang. Pada beberapa tahun terakhir ini terjadi inovasi. di dalam sistem pendidikan kedokteran di Indonesia,

PEMERIKSAAN ORGAN DALAM

Standar Pelayanan Medik

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) MATA KULIAH PERBANKAN SYARIAH

BAB I PENDAHULUAN. penyakit yang menakutkan. Ketakutan akan penyakit HIV/AIDS yang

BERKAS PENYUSUNAN RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) FAKULTAS INDUSTRI KREATIF. Program Studi Desain Interior

SILABUS MATA KULIAH. Revisi : 1 Tanggal Berlaku : 5 Agustus 2014

Istilah kode berasal dari kata latin codex yang antara lain berarti buku, atau sesuatu yang tertulis, atau seperangkat asas-asas atau aturan-aturan.

KODE MATA KULIAH : : Dr. Budiyanto, S.H.,M.H William H. Reba, S.H.,M.Hum Victor Th. Manengkey, S.H.,M.Hum Farida Kaplele, S.H.,M.

BUKU KEGIATAN PEMBELAJARAN MAHASISWA MATA KULIAH AGAMA ISLAM SEMESTER I. Penanggung Jawab : Setiadi, M.Kep

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN

MEDIKO LEGAL PADA HEMATOLOGI DAN ONKOLOGI. Dr. H. Edi Sulistyono, MM ( Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kab. Pati )

PERATURAN LABORATORIUM PENYELENGGARAAN PRAKTIKUM

BAB I PENDAHULUAN. berada disekitar kita. Pemerkosaan merupakan suatu perbuatan yang dinilai

STANDAR PROSES PEMBELAJARAN

PENJABARAN MATA KULIAH (COURSE OUTLINE)

GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN

BAB I PENDAHULUAN. Dalam ilmu pengetahuan hukum dikatakan bahwa tujuan hukum adalah

Evaluasi. Metoda Evaluasi

Kurikulum Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia FTI UII Yogyakarta

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH

PENJABARAN MATA KULIAH (COURSE OUTLINE)

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pemeriksaan suatu perkara pidana di dalam suatu proses peradilan pada

ALAT BUKTI SAH SURAT: PENEMUAN, PEMBUKTIAN, DAN KETERTERIMAAN Budi Sampurna 1

SILABUS BLOK MATA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET TAHUN 2014

CLINICAL EXPOSURE BLOK NEUROPSIKIATRI

UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 1992 TENTANG KESEHATAN [LN 1992/100, TLN 3495]

PEDOMAN AKADEMIK Standar Proses, Standar Penilaian, Standar Dosen dan Tenaga Kependidikan

BAB IV ANALISIS HUKUM PIDANA ISLAM TERHADAP PEMENJARAAN BAGI PELAKU TINDAK PIDANA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA PUTUSAN NO.203/PID.SUS/2011/PN.

BAGIAN I PENDAHULUAN

RANCANGAN PEMBELAJARAN SEMESTER NURSING IN ISLAMIC

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) KURIKULUM KOMPETENSI PENDIDIKAN STANDARDISASI. Mata Kuliah PENGANTAR STANDARDISASI Kode

UNIVERSITAS INTERNASIONAL BATAM

STANDAR PROSES PEMBELAJARAN

I. PENDAHULUAN. adalah bertujuan untuk mencari kebenaran materi terhadap perkara tersebut. Hal

PERATURAN DIREKTUR RSUD TUGUREJO NO NOMOR DOKUMEN NAMA DOKUMEN REV. 00

Pelayanan Forensik Klinik terhadap Perempuan & Anak Korban Kekerasan

JADWAL BLOK KESEHATAN ANAK

Transkripsi:

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA Versi : 1 Revisi : 0 Tanggal Revisi : Tanggal Berlaku : FM-UII-AA-FKA-05/R1 SATUAN ACARA TUTORIAL Program Studi : Pendidikan Dokter Fakultas : dokteran Kode Mata Kuliah: Nama Mata Kuliah: Blok Medicolegal Semester : VII Tim Blok : dr. Syaefudin Ali Akhmad Skenario/ Skenario 1. 1 Kompet ensi Learning Outcome Tujuan Belajar Topik Dan Sub Topik Pembelaj aran 1 2 3 4 5 6 7 8 9 - Menjelaskan tanda-tanda kematian, dokteran 2 x 50 Terlampir kontribusi kedokteran dinamika primer dan sekunder Forensik bidang hukum - Mengidentifikasi dan menentukan tandatanda Tanatologi Dan kematian baik primer dan Sebab matian tanggung jawab profesi dokter sekunder (secara medis, hukum, sosial dan - Menjelaskan sebab-sebab kematian etika) dan berbagai aspek - Mengidentifikasi dan menentukan pelayanan kedokteran penyebab kematian Skenario 1. 2 Skenario 1. 3 kontribusi kedokteran dinamika bidang hukum tanggung jawab profesi dokter (secara medis, hukum, sosial dan etika) dan berbagai aspek hukum pelayanan kedokteran kontribusi kedokteran dinamika bidang hukum - Menjelaskan ciri ciri luka akibat kekerasan benda tumpul, benda tajam, arus listrik, petir, luka bakar, bahan kimia, sinar ultra violet, radiasi sinar X maupun substansi radioaktif. - Menjelaskan jenis kekerasan / senjata yang mengakibatkan luka. - Menjelaskan kualifikasi luka sesuai dengan KUHP. - Mengidentifikasi dan menentukan jenisjenis luka. - Menjelaskan definisi pemeriksaan jenazah forensik. - Menjelaskan tujuan dilakukannya pemeriksaan jenazah forensik. dokteran Forensik (Traumatologi) Forensik dokteran (Pemeriksaan Medis Lengkap 2x50 Terlampir Terlampir 1

Skenario/ Kompet ensi Learning Outcome Tujuan Belajar Topik Dan Sub Topik Pembelaj aran 1 2 3 4 5 6 7 8 9 tanggung jawab profesi dokter (secara medis, hukum, sosial dan - Menjelaskan tahap-tahap pemeriksaan jenazah forensik. Pada Jenazah Forensik Untuk etika) dan berbagai aspek - Menjelaskan teknik seksi. pentingan pelayanan kedokteran - Melakukan pemeriksaan medis lengkap pada jenazah forensik Peradilan) Skenerio 2 1 kontribusi kedokteran dinamika bidang hukum tanggung jawab profesi dokter (secara medis, hukum, sosial dan etika) dan berbagai aspek pelayanan kedokteran - Menjelaskan definisi visum et repertum. - Menjelaskan makna bagian- bagian Visum et repertum. - Menjelaskan macam- macam visum et repertum. - Menjelaskan syarat administratif pembuatan visum et repertum. - Membuat visum et repertum untuk korban hidup dan mati. Identifikasi Forensi (Visum Et Repertum) 2x50meni t Skenario 2 2 Skenario 2 3 Idem - Menjelaskan DNA screening sebagai salah satu teknik dalam uji eksklusif kebapakan. - -Menjelaskan pemeriksaan DNA untuk identifikasi korban bencana secara massal - Menjelaskan uji EKSKLUSI PATERNITAS metode konvensional dengan pemeriksaan gol darah - Menjelaskan karakteristik fisik primer (yang sulit berubah selama hidup). - Menjelaskan karakteristik fisik sekunder (yang dapat berubah, sengaja / tidak). - Melakukan proses identifikasi forensik - Menjelaskan pengertian delik kesusilaan. - Menjelaskan hukum dan peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia yang berkaitan dengan delik kesusilaan. - Menjelaskan kepentingan kasus delik kesusilaan yang berkaitian dengan profesi dokter untuk kepentingan peradilan. Identifikasi Forensik -Uji bapakan Dan - Proses Identifikasi (Fisik) Identifikasi Forensik (Delik susilaan) 2

Skenario/ Skenerio 3 1 Kompet ensi Learning Outcome Tujuan Belajar Topik Dan Sub Topik Pembelaj aran 1 2 3 4 5 6 7 8 9 aspek-aspek fiqh dalam kedokteran Idem - Menjelaskan kedudukan hukum dalam Islam - Menerapkan syariat Islam dalam praktek kedokteran - Menjelaskan sumber-sumber hukum Islam dalam praktek kedokteran - Menerapkan fiqh dan ushul fiqh dalam praktek kedokteran - Menjelaskan kaidah-kaidah ushul fiqh dalam penerapan kasus-kasus bioetika Menjelaskan pendekatan hukum dan nilai Islam pada kasus-kasus bioetika, antara lain adalah: - Eutanasia - Abortus - Bayi tabung - Kloning - luarga Berencana - Air susu ibu - Adopsi anak - Rekayasa genetik - Transplantasi organ - Stem Cells - Bank sperma Idem - Mengetahui kaidah-kaidah ushul fiqh dalam sumpah dokter Muslim, - Mengetahui dan memahami sumpah dokter Islam, - Menjelaskan dan melaksanakan sumpah dokter Islam, - Mengetahui dan memahami batasanbatasan hak dan kewajiban seorang dokter, - Mengetahui dan memahami batasanbatasan hak dan kewajiban seorang pasien dan keluarganya, - Mengetahui dan memahami sanksi terhadap pelanggaran sumpah dokter Islam, Hukum Islam Dalam Praktek dokteran - dudukan Dan Sumber Hukum Islam Hukum Islam Dalam Praktek dokteran - Hukum Dan Nilai Islam Dalam Berbagai Kasus Bioetik Hukum Islam Dalam Praktek dokteran -Malpraktek Dan Sumpah Dokter Muslim 3

Skenario/ Kompet ensi Learning Outcome Tujuan Belajar Topik Dan Sub Topik Pembelaj aran 1 2 3 4 5 6 7 8 9 - Mengetahui kedudukan hukum positif terhadap pelanggaran praktik dokter, - Mengetahui perbedaan penafsiran pelanggaran praktik dokter antara hukum Islam dan hukum positif Sknerio 4 1 Skenario 4 2 Skenario 5 1 kontribusi kedokteran dinamika bidang hukum sehatan tanggung jawab profesi dokter (secara medis, hukum, sosial dan etika) dan berbagai aspek pelayanan kedokteran - Menyebutkan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia yang berkaitan dengan bidang kesehatan - Menjelaskan perundang-undangan dan peraturan yang berkaitan dengan pekerjaan dokter atau pelayanan kedokteran dalam membantu peradilan. - Menjelaskan undang-undang praktek kedokteran nomor 29 tahun 2004 - Mengetahui regulasi perijinan praktik pelayanan kesehatan. - Menjelaskan dasar hukum dari visum et repertum. - Mengetahui perbedaan penafsiran pelanggaran praktik dokter antara hukum Islam dan hukum positif Idem - Menjelaskan pengertian surat kematian. - Menjelaskan kepentingan surat kematian penerapan bioetik dalam praktek kedokteran - Mengetahui aspek etika dan akhlak dalam perilaku dokter. - Mengetahui akhlak mulia sebagai cermin kepribadian dokter. - Mengenali dimensi etika kedokteran dalam mengobati / memperlakukan individu pasien. - Mengidentifikasi pertimbangan yang saling bertentangan dalam pilihan etika tertentu. Hukum Praktek dokteram Dan sehatan (Berbagai Peraturan Perundangan Bidang sehatan) Hukum Praktek dokteram Dan sehatan (Surat matian) Bioetika (Bioetik Dan Etika Kodeokrean ) Skenario 5 Idem - Menentukan, menyatakan dan Bioetika 4

Skenario/ Kompet ensi Learning Outcome Tujuan Belajar Topik Dan Sub Topik Pembelaj aran 1 2 3 4 5 6 7 8 9 2 menganalisis isu etika dalam kebijakan kesehatan. (Analisa Dan Penentuan Pilihan - Menentukan, menyatakan dan menganalisis isu etika dalam hubungannnya dengan profesi lain. Sikap) - Mengidentifikasi kasus relevan dan perundangan menyangkut isu dan pilihan etika. - Menganalisis secara sistematik dan mempertahankan pilihan etika dalam pengobatan individu pasien. - Menunjukkan dan menggunakan keterampilan yang diperlukan untuk implementasi pilihan etika dalam praktik kedokteran - lain - Mengintegrasikan alasan etika dalam perawatan pasien untuk mencapai standar profesi. - Mengenali dan menghadapi, bila perlu menyelesaikan perilaku / sikap tidak profesional dari anggota lain dalam tim pelayanan kesehatan. - -Memahami konsep bioetika dan penerapannya dalam bidang kesehatan - Memahami pengambilan keputusan dalam problem bioetik dalam pelayanan kesehatan menurut Haword Brody dan Johsen & Sigler serta prinsip prima facie menurut Agus Purwadianto Disahkan oleh Diperiksa oleh Disiapkan oleh Tanggal: Tanggal: Tanggal: Dekan, Koordinator PUPT Koordinator Tim Blok......... 5

SATUAN ACARA KULIAH PAKAR Program Studi : Fakultas : Kode Mata Kuliah: Nama Mata Kuliah : Blok Semester : Pertemua n ke Kompetensi Learnin g Outcom e Tujuan Belajar Topik dan Sub Topik Bahasa Indikator Pencapaia n Dosen Pakar Strategi Pembelajara n Pembelajara n Evaluasi Sumber Bahan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 nama dosen pakar Disahkan oleh Diperiksa oleh Disiapkan oleh Tanggal: Tanggal: Tanggal: Dekan, Koordinator PUPT Koordinator Tim Blok......... 6

SATUAN ACARA PRAKTIKUM Program Studi : Fakultas : Kode Mata Kuliah: Nama Mata Kuliah : Blok Semester : Departeme n/ Kompeten si Learning Outcome Tujua n Belaja r Topik Dosen Pengampu Pembelajaran Metode Alat dan Bahan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 metode yang dipakai misalnya praktek mandiri atau demonstr asi alat dan bahan yang dibutuhk an Sesuai jadwal rancangan evaluasi baik pretes, postes, responsi, tentamen dan lain-lain serta rancangan soal untuk kontribusi pada ujian akhir blok Disahkan oleh Diperiksa oleh Disiapkan oleh Tanggal: Tanggal: Tanggal: Dekan, Koordinator PUPT Koordinator Tim Blok......... 7

SATUAN ACARA KETERAMPILAN MEDIK Program Studi : Fakultas : Kode Mata Kuliah: Nama Mata Kuliah : Semester : Kompetensi Learning Tujuan Topik Metode Alat dan Outcome Belajar Pembelajaran Bahan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 media yang dibutuhkan misalnya setting ruang anamnesis, pemeriksaan fisik atau tindakan; atau bila kuliah klasikal sebutkan media yang dihutuhkan metode yang dipakai demonstrasi, praktek mandiri, simulasi/role play, dan lain-lain manekin (bila ada), alat dan bahan yang dibutuhkan 2 x 50 rancangan ujian keterampilan medik, misalnya ujian mini OSCE, ter dan lain-lain. Dan bila ada tuliskan rancangan kontribusi soal terkait keterampilan medik dalam ujian tulis akhir blok. Disahkan oleh Diperiksa oleh Disiapkan oleh Tanggal: Tanggal: Tanggal: Dekan, Koordinator PUPT Koordinator Tim Blok......... 8

SATUAN ACARA PROGRAM PENGENALAN KLINIK/PENUGASAN Program Studi : Fakultas : Kode Mata Kuliah: Nama Mata Kuliah : Semester : Kompete Learning Tujuan Jenis giatan Tempat Topik Assess nsi Outcome Belajar giatan ment 1 2 3 4 5 6 7 8 jenis kegiatan apakah kegiatan lapangan (PPK) atau penugasan tempat pelaksanaan PPK topik atau kasus yang dipelajari pada PPK atau bila penugasan tuliskan topiknya. rancangan evaluasi/assess ment PPK/penugasan, meliputi format penilaian dan pembobotan, serta format penulisan laporan/makalah (dilanpirkan) Disahkan oleh Diperiksa oleh Disiapkan oleh Tanggal: Tanggal: Tanggal: Dekan, Koordinator PUPT Koordinator Tim Blok... 9

10......

CACATAN: APABILA ADA KEGIATAN PEMBELAJARAN YANG LAIN SEPERTI DISKUSI PANEL, SEMINAR, PESANTRENISASI, KUNJUNGAN KE INSTITUSI TERTENTU, DAN LAIN-LAIN MAKA TIM BLOK HARUS MENYUSUN SATUAN ACARA PENGAJARAN UNTUK SETIAP KEGIATAN BELAJAR TERSEBUT DENGAN FORMAT MENYESUAIKAN. 11