(Cynodon dacfylon cv. Tifdwarf)

dokumen-dokumen yang mirip
PENGARUH KETEBALAN MEDIA PASIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KUALITAS AKSESI RUMPUT BERMUDA (Cynodon dactylon L.)

PENGARUH KETINGGIAN PEMANGKASAN DENGAN MESIN POTRUM SRT-03 TERHADAP TORSI PEMANGKASAN DAN KUALITAS LAPANGAN RUMPUT BERMUDA

PELAKSANAAN PENELITIAN

PENDAHULUAN. Latar Belakang. (Subagyo, dkk, 2000). Namun demikian, tanah Ultisol ini memiliki kandungan

PENGARUH MEDIA PASIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KUALITAS AKSESI RUMPUT BERMUDA

BAB III METODOLOGI PELAKSANAAN. Agustus Bertempat di green house Universitas Muhammadiyah Malang.

PENGARUH KETEBALAN MEDIA PASIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KUALITAS AKSESI RUMPUT BERMUDA (Cynodon dactylon L.)

I. PENDAHULUAN. ruang-ruang terbuka yang tidak produktif. Hidroponik merupakan salah satu

TINJAUAN PUSTAKA. Budidaya Rumput. Rurnput-rumputan adalah jenis tanaman famili gramineae yang mudah

HASIL DAN PEMBAHASAN

HASIL DAN PEMBAHASAN

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

V. HASIL DAN PEMBAHASAN

II. TINJAUAN PUSTAKA. media tanamnya. Budidaya tanaman dengan hidroponik memiliki banyak

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

MEKANISME PEMOTONGAN RUMPUT DENGAN MENGGUNAKAN PISAU PEMOTONG RUMPUT TIPE ROTARI

Pengambilan sampel tanah Entisol di lapangan

III. BAHAN DAN METODE. Penelitian ini dilaksanakan pada Maret Juni 2012 bertempat di Bendungan Batu

PENGARUH BEBERAPA MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN. TAPAK DARA (Vinca rosea L.) DI PEMBIBITAN. Oleh SLAMET BUDIARTO

SKRIPSI PEMANFAATAN TEPUNG JAGUNG SEBAGAI BAHAN PENSUBSTITUSI TERIGU DALAM PEMBUATAN PRODUK MIE KERING YANG DIFORTIFIKASI DENGAN TEPUNG BAYAM

DISTRIBUSI PORI DAN PERMEABILITAS ULTISOL PADA BEBERAPA UMUR PERTANAMAN

PENGARUH NAA DAN BAP TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TUNAS PUCU K LlSl ANTHUS (Eustorna grandifiorum) SECARA In Vitro

BAHAN DAN METODE. Sumatera Utara, Medan. Penelitian dilakukan bulan Juni 2011 Oktober 2011.

BAB II TELAAH TEORI Kajian Teoritis

MATERI DAN METODE Lokasi dan Waktu Materi Metode Pembuatan Petak Percobaan Penimbangan Dolomit Penanaman

PENGARUH PUPUK FMP DAN OST TERHADAP

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAHAN DAN METODE. Tempat dan Waktu Penelitian

BAHAN DAN METODE. Metode Penelitian. I. Pengujian Toleransi Salinitas Padi pada Stadia Perkecambahan di Laboratorium

BAB III KERANGKA BERPIKIR, KONSEP DAN HIPOTESIS PENELITIAN

BAB III MATERI DAN METODE. Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Fisiologi dan Pemuliaan

Ulangan F Tabel DB JK KT F hitung ragam

MELALIBI PROSES "RUMEN BEWIVED ANAEROBlC DIGESTION"

PENGARUH KONSENTRASI PACLOBUTRAZOL, TRIAKONTANOL DAN SELANG PENYIRAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PEMBUNGAAN TANAMAN JERUK KASTURI (Citrus mitis)

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

METODE UJI TOLERANSI PADI (Oryza sativa L.) TERHADAP SALINITAS PADA STADIA PERKECAMBAHAN RATIH DWI HAYUNINGTYAS A

PERTUMBUHAN AWAL BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis, Jacq) PADA BERBAGAI CAMPURAN TANAH, PASIR dan LUMPUR SAWIT

PENCAMPURAN MEDIA DENGAN INSEKTISIDA UNTUK PENCEGAHAN HAMA Xyleborus morstatii Hag. PADA BIBIT ULIN ( Eusideroxylon zwageri T et.

TEKNIK PEMBIUSAN MENGGUNAKAN SUHU RENDAH PADA SISTEM TRANSPORTASI UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii) TANPA MEDIA AIR 1

CV. RUSSET BURBANK SECARA IN VITRO

DISKRIPSI BEBERAPA SIFAT FISIK TANAH DI WILAYAH KABUPATEN JEMBER DALAM KAITANNYA DENGAN KERAGAAN TANAMAN KEDELAI (Glycine max (L) Merril)

BAB I PENDAHULUAN. (Wibowo, 2009). Umbi bawang merah terbentuk dari lapisan-lapisan daun yang

MATERI DAN METODE. Riau Jalan H.R Subrantas Km 15 Simpang Baru Panam. Penelitian ini berlangsung

KETAHANAN RUMPUT GOLF Cynodon dactylon (L) PERS PADA KONDISI SALIN DENGAN PENGGUNAAN CENDAWAN MIKORIZA ARBUSKULA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

HASIL DAN PEMBAHASAN

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

segala kerajaan, dan Dia Haha atas segala sesuatu ".(QS A1 Hulk :1) Kupersemhahkan sebagai baktiku kepada Ayahanda tercinta telah jauh di alam sana,

III. BAHAN DAN METODE

I. PENDAHULUAN. tanggul, jalan raya, dan sebagainya. Tetapi, tidak semua tanah mampu mendukung

LAMPIRAN. R-kuadrat Koefisien Keragaman Akar MSE Rata-Rata Data

Dari kedua faktor tersebut diperoleh 9 kombinasi, adapun kombinasi perlakuannya sebagai berikut:

ELA NIRMALA. Pengaruh Waktu Pemetikan Pucuk dan Genotipe terhadap Hasil

BAB III METODE PENELITIAN. Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang.

I. PENDAHULUAN. Nanas merupakan tanaman buah berupa semak yang mempunyai nama ilmiah

POLA ALIRAN DI DALAM TUBUH MODEL TANGGUL MENGGUNAKAN UKURAN PARTIKEL TANAH MAKSIMUM 1 mm DEW1 WULAN RATNASARI

PENGARUH JARAK TANAM TERHADAP TINGGI TA NAMAN DAN BERAT SEGAR PER RUMPUN RUMPUT GAJAH ODOT (Pennisetum purpureum cv. mott)

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

I. TATA CARA PENELITIAN. Muhammadiyah Yogyakarta di Desa Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Kabupaten

I. PENDAHULUAN. Mendirikan bangunan di atas tanah lempung akan menimbulkan beberapa

PENGARUM PENUMDAAH KEMATANGAM DENGAN SISTEM ATMOSFER TEWMODlFlKASl SERTA PEMATANGAN DENGAN ETWWEL TERHADAP KUAUTAS FlSlK DAN KlMlA

ANALISIS KESEIMBANGAN AIR PADA IRIGASI BAWAH PERMUKAAN MELALUI LAPISAN SEMI KEDAP HILDA AGUSTINA

TINJAUAN PUSTAKA A. SIFAT FISIK DAN MEKANIK TANAH PADA PENGOLAHAN TANAH

Rib,, PERMINTAAN DAN PENAWARAN KOMODITI PAD1. Oleh : JONATARULI P SIDABALOK L A280167

Rib,, PERMINTAAN DAN PENAWARAN KOMODITI PAD1. Oleh : JONATARULI P SIDABALOK L A280167

PENGARUR PEMBERIAN UNSUR MIKRO DENGAN LEGIN, IRIGASI DAN PE

Gambar 1. Lahan pertanian intensif

BIBIT KWRET (Hevea brasiiiensis Muell Arg.) KLOH GT 4

I. PENDAHULUAN. rendah. Studi mengenai aliran air melalui pori-pori tanah diperlukan dan

PENGARUH KOMBINA UbPUBb;f$H ME UT DAN DAUW TERWADAP KWDWR DAN SERAPA PKMg PADA PEMBIBBTAH SliSTEM GWNTUNG VANAMAN KELAPA

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN

EFEKTNITAS PUPUK UREA-ZEOLIT TABLET TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PAD1 SAWAH. Oleh NOVALLNA

STUD1 PENANGANAN BENIH KEDELAI (Glyci~te mar (L.) ilierr.) PADA APLIKASI SISTEM DISTRIBUSI DALAM JALINAN ARUS BEN113 ANTAR LAPANG

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. (a)

PENGUJIAN TAHANAN TARIK (DRAFT) BAJAK SUBSOIL GETAR TIPE LENGKUNG PARABOLIK SKRIPSI

Pengaruh Penambahan Zeolit pada Media Tumbuh Tanaman pada Tanaman Melon dan Semangka dalam Sistem Hidroponik

I. PENDAHULUAN. Tanaman tebu (Saccharum officinarum L.) merupakan tanaman perkebunan yang

PENGARUH FREKUENSI IRIGASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KUALITAS VISUAL RUMPUT BERMUDA LOKAL (Cynodon dactylon L)

HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

I. PENDAHULUAN. pupuk tersebut, maka pencarian pupuk alternatif lain seperti penggunaan pupuk

III. BAHAN DAN METODE. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Oktober 2013 musim ke-44 sampai

PENGARUH PEMBANG TERHADAP PERGESERAN MAYA P.E WARGA DESA BARENGKOK KECAMATAN CIKAND PATEN SERANG

SKRIPSI. Oleh JULIANA WIGUNA F

Transkripsi:

i4/46l?,.*., # :..!. a, I ( -. j I.,i - PENGARUH KOMBlNASI ZEOLIT, SERBUK GERGAJI DAN PASlR SEBAGAI MEDIA TUMBUH TERHADAP KUALITAS FUNGSIONAL RUMPUT BERMUDA (Cynodon dacfylon cv. Tifdwarf) OLEH KGS. AZHAR ANSORI A 30.1040 JURUSAN BUD1 DAYA PERTANIAN FAKULTAS BERTANIAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 1999

... lulus dipersem6ah(an untu(i6u dun Ayah, Dung Nta dun Ca( Nun,!Ma Wet< Dodo Lzda serta saha6at dnngum-guru&...

RINGKASAN Kgs. Azhar Ansori (A 30.1040). Pengaruh Kombinasi Zeoljt, Serbuk Gergaji dan Pasir sebagai Media Tumbuh Terhadap Kualitas Fungsional Rumput Bermuda (Cynodon dactylon cv. Tifdwarf). Di bawah bimbingan Nizar Nasrullah. Percobaan bertujuan untuk mempelajari pengamh kombinasi zeolit, serbuk gergaji dan pasir sebagai media tumbuh terhadap kualitas fungsional nunput bemuda (Cynodon dactylon cv. Tifdwarf). Percobaan dilakukan di Academic Green KIub Golf Bogor Raya, Bogor, mulai bulan Maret 1998 dan berakhir pada bulan Juni 1998. Dari hasil percobaan diharapkan diketahui kombinasi media terbaik yang dapat meningkatkan kualitas fungsional nunput berdasarkan peubah-peubah yang diamati dan analisis sifat fisik kombinasi media. Percobaan terdiri dari 6 perlakuan kombinasi media pasir, serbuk gergaji dan zeolit, dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 3 ulangan (blok) untuk masing-masing perlakuan. Kombinasi media yang diuji adalah MO (pasir 100 %), M1 (serbuk gergaji 25 % + pasir 75 %), M2 (serbuk gergaji 50 % + pasir 50 %), M3 (serbuk gergaji 25 % + zeolit 25 % + pasir 50 %), M4 (zeolit 50 % + pasir 50 %) dan M5 (zeolit 50 % + pasir 50 %). Dari hasil analisis sifat fisik media yang diuji, dapat dilihat bahwa penambahan serbuk gergaji pada media pasir secara umum dapat memperbaiki sifat fisik media untuk perturnbuhan rurnput bemuda. Dalam ha1 ini secara umum media pasir yang mengandung serbuk gergaji 25-50 % cenderung memiliki hulk densiy yang lebih rendah, kadar air pada berbagai pf yang lebih tinggi, ruang pori total yang lebih tinggi, pori aerasi yang lebih tinggi, pori pemegang air tersedia yang lebih tinggi dan permeabilitas yang lebih rendah dibandingkan media pasir yang mengandung zeolit pada taraf yang sama. Secara umum media yang mengandung zeolit 25-50 % cenderung memiliki bulk densrty yang lebih rendah, kadar air yang

lebih rendah (pada pf 1.00 dan pf 2.00), kadar air yang lebih tinggi (pada pf 2.54 dan pf 4.20), ruang pori total yang lebih tinggi, pori aerasi yang lebih tinggi, pori pemegang air tersedia yang lebih rendah dan permeabilitas yang tinggi dibandingkan media pasir 100 %. Hasil pengamatan pertumbuhan yang meliputi tinggi rumput, berat kering rurnput, berat kering akar, panjang akar dan rasio berat kering akar dan pucuk, dan kualitas hamparan yang meliputi kepegasan, penampakan warna dan kepadatan, menunjukkan adanya perbedaan kualitas fungsional pada rumput yang ditanam pada perlakuan kombinasi media yang diuji. Penambahan serbuk gergaji 25 % pada media pasir (MI) &pat meningkatkan kualitas fungsional nunput bermuda. MI cenderung memberikan pengaruh terbaik pada berat kering pucuk, kepadatan, tinggi rurnput, penampakan wama, panjang akar dan rasio pucuk akar. Penambahan serbuk gergaji 50 % (M2) pada media pasir cenderung membentuk kualitas rumput bermuda yang lebih baik dibandingkan rumput yang ditanam pada media pasir 100 % (MO). Secara umum penambahan serbuk gergaji 25 % berpengaruh lebih baik daripada penambahan serbuk gergaji 50 % terhadap peubah-peubah yang diamati kecuali terhadap peubah penampakan wama dan berat kenng akar. Penambahan zeolit 25-50 % pada media pasir (M4 dan M5) pada umumnya berpengaruh jelek terhadap semua peubah yang diamati, kecuali pada peubah kepegasan. Penambahan zeolit 25-50 % cendemng berpengaruh baik terhadap peubah kepegasan pada akhir percobaan. Ini menunjukkan penambahan zeolit pada taraf-taraf yang diuji belum meningkatkan kualitas fungsional rumput pada awal pertumbuhan. Namun demikian terdapat kecenderungan pengaruh zeolit terhadap peningkatan kualitas fungsional rumput makin baik dengan makin bertambahnya

umur nunput. Secara umum penambahan zeolit 25-50 % pada pasir cenderung berpengaruh lebih jelek dibanding media pasir 100 % (MO) terhadap kualitas fungsional nunput. Penambahan zeolit 25 % dan serbuk gergaji 25 % pada media pasir (M3) tidak berbeda nyata dengan media lain yang diuji pada semua peubah yang diamati kecuali pa& peubah kepadatan, tinggi rumput dan penampakan warna. Secara mum M3 berpengaruh lebih baik dibanding MO, kecuati pada peubah berat kering pucuk, tinggi rumput, dan rasio pucuk-aka. Penambahan serbuk gergaji 25 % pada media pasir (MI) secara urnum berpengatuh lebih baik dibanding perlakuan lain yang diuji terhadap peningkatan kualitas fungsional nunput, terutarna pada peubah berat kering pucuk, kepadatan, tinggi nunput, panjang akar dan rasio pucuk akar.