ALGORITMA & PEMROGRAMAN II ARRAY

dokumen-dokumen yang mirip
Algoritme dan Pemrograman

a[0] a[1] a[2] a[3] a[4] a[5] x

BAB I. LARIK (ARRAY) Array (larik) ialah penampung sejumlah data sejenis (homogen) yang menggunakan satu identifier (pengenal).

Algoritme dan Pemrograman

Pertemuan 2 ARRAY DIMENSI 1 & 2

Pertemuan 2 ARRAY DIMENSI 1 & 2

ARRAY DIMENSI 1 & 2. Array dapat didefinisikan sebagai suatu himpunan hingga elemen yang terurut dan homogen.

Gambar 1. Tampilan Layar Sebuah Program Animasi

BAB V, VI ARRAY, STRING

Algoritma dan Pemrograman Lanjut. Pertemuan Ke-2 Array (Larik)

Pert 2 Struktur Data (mengajarkomputer.wordpress.com) ARRAY DIMENSI 1 & 2

ARRAY PENGANTAR PROGRAM STUDI. Institut Teknologi Sumatera

Bahasa C melengkapi fasilitas modular dengan menggunakan fungsi pada setiap SubProgram. Contoh pembagian program menjadi beberapa subprogram.

Array 1 A. TUJUAN PEMBELAJARAN

BAB XI ARRAY (LARIK)

Larik/ Array int a1, a2, a3, a4, a5;

Algoritma dan Pemrograman. Loop control structures: WHILE. Loop control structures: WHILE Perhatikan potongan program berikut: 12/29/2011

Algoritma dan Pemrograman. Pertemuan Ke-12 Tipe data array/larik 1

Algoritma & Pemrograman #9. by antonius rachmat c, s.kom, m.cs

Lecture Notes Algoritma dan Pemrograman

Fungsi, Parameter, Rekursi

REVIEW ARRAY. Institut Teknologi Sumatera

Array ARRAY BERDIMENSI SATU. Representasi (Pemetaan) di memori. Lihat gambar dibawah ini, nilai data A (18) dismpan mulai dari alamat 1136 di memori.

Seluruh elemen di dalam struktur array mempunyai tipe data yang sama. Random Access

ARRAY / LARIK. Oleh : Agus Priyanto, M.Kom SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI TELEMATIKA TELKOM. Smart, Trustworthy, And Teamwork

Pemrograman Dasar A R R A Y

PRAKTIKUM 9 ARRAY. ARRAY BERDIMENSI SATU Suatu array berdimensi satu dideklarasikan dalam bentuk umum berupa :

Algoritma Pemrograman. Fery Updi,M.Kom

Bab 9 Pointer. 9.1 Pendeklarasian pointer

MODUL. Array (Larik) Modul Praktikum C++ Dasar Pemrograman Komputer JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK

: Algoritma dan Pemrograman I Modul Praktikum ke : 08

: Algoritma dan Pemrograman I Modul Praktikum ke : 08

: Algoritma dan Pemrograman I Modul Praktikum ke : 08


Algoritma & Pemrograman #10

Algoritme dan Pemrograman

Konsep Pemrograman. Bab 13. Pointer 3. Konsep Pemrograman Politeknik Elektronika Negeri Surabaya 2006 PENS-ITS. Umi Sa adah

Makalah. STRUKTUR DATA ( Array )

ARRAY. Karakteristik

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK Universitas Widyatama UJIAN TENGAH SEMESTER TA. 2009/2010

ALGORITMA (2) Mengupas Kentang

Algoritme dan Pemrograman

STRUCTURE. Structure

: Algoritma dan Pemrograman I Modul Praktikum ke : 09

IT234 - Algoritma dan Struktur Data. Ramos Somya

UJIAN TENGAH SEMESTER GANJIL TAHUN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

Algoritma Pemrograman. Fery Updi,M.Kom

# FIVE ARRAY / LARIK. Soal-soal minggu lalu:

IT234 - Algoritma dan Struktur Data. Ramos Somya

Algoritma dan Pemrograman. Pertemuan Ke-11 Function

Array (Larik) Modul 7

01. Review Array, Pointer dan Struktur

ARRAY DIMENSI SATU Setiap elemen array dapat diakses melalui indeks. Indeks array secara default dimulai dari 0.

Praktikum 4 PENGULANGAN PROSES

Algoritma dan Pemrograman Lanjut. Pertemuan Ke-8 Pengurutan (Sorting) 1

TIPE DATA ABSTRAK MENGGUNAKAN BAHASA C

Lecture Notes Algoritma dan Pemrograman

Kelompok 10 Array. Nama :

Tabel Informasi. Hal di atas dapat dilakukan dengan menambah dan mengambil atribut identifier yang digunakan pada program, melalui tabel informasi.

PRAKTIKUM 2. perubah (variabel), konstanta, fungsi, atau obyek lain yang didefinisikan oleh

Konsep Pemrograman. Bab 14. Struktur 1. Konsep Pemrograman Politeknik Elektronika Negeri Surabaya 2006 PENS-ITS. Umi Sa adah

Fungsi (Function) Pendahuluan. Objektif. Bahan Bacaan

Konsep Pemrograman. Bab 11. Pointer 1. Konsep Pemrograman Politeknik Elektronika Negeri Surabaya 2006 PENS-ITS. Umi Sa adah

Data Array dalam C Suyanto BAB 4 ARRAY (LARIK)

MODUL PRAKTIKUM. MODUL I - VIII Modul penuntun dan bahan praktikum matakuliah algoritma dan pemograman

Pointer. Pointer adalah variabel yang menyimpan alamat dari variabel yang lainnya. Deklarasi pointer : datatype *ptr_name; Contoh:

Array Multidimensi. Pemrograman Dasar. Java

ANALISIS ALGORITMA. Disusun Oleh: Analisis Masalah dan Running Time. Adam Mukharil Bachtiar Teknik Informatika UNIKOM

Pointer 1 A. TUJUAN PEMBELAJARAN

PENYELEKSIAN KONDISI

Bab 2. Dasar-Dasar Pemrograman C

Pertemuan - 3. Array dan Matriks (Bab 2) Oleh : Boldson Herdianto. S., Skom., MMSI.

Pengenalan Bahasa C. Yuli Sun Hariyani D3 Teknik Telekomunikasi Institut Teknologi Telkom

FUNGSI & PROSEDUR. Pertemuan ke-12 dan 13

Array DASAR PEMROGRAMAN

Array dan Matriks. IF2121 / Algoritma dan Struktur Data Sem / /7/2017 IF2121/sem /2018 1

Array Dimensi Satu. Pendahuluan. Slamet Kurniawan, S.Kom

MODUL. Pointer. Modul Praktikum C++ Dasar Pemrograman Komputer JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK

: Algoritma dan Pemrograman I Modul Praktikum ke : 09

12/29/2011 ILKOM IPB 1. Algoritme dan Pemrograman. Address and Pointers. Pointer

Algoritme dan Pemrograman

: Algoritma dan Pemrograman I Modul Praktikum ke : 09

A. TUJUAN 1. Menjelaskan tentang konsep dari variabel pointer. zzzz. Address. Gambar 8.1 Variabel pointer px menunjuk ke variabel x

Praktikum 5 PERULANGAN PROSES

DIKTAT MATA KULIAH PEMROGRAMAN I BAB VII ARRAY

BAB 5 PERULANGAN DAN ARRAY

Cara pertama adalah pada saat deklarasi variabel ditambahkan ke- yword const sebelum nama tipe data seperti

Algoritme dan Pemrograman

a. Array berdimensi satu o Setiap elemen array dapat diakses melalui indeks. o Indeks array (subscript) secara default dimulai dari 0.

Laporan Praktikum TMD02 Algoritma dan Struktur Data dengan C. Coding 1. NIM/ No. Reg. : : Mhd. Syarif : : Blog

ALUR PROGRAM. SELEKSI KONDISI Statement If a. Bentuk If tunggal sederhana Sintaks : if ( kondisi ) statement ;

Algoritma Shell Sort Ascending Dan Binary Sequential Search Menggunakan C

Perulangan, Percabangan, dan Studi Kasus

Algoritma dan Pemrograman Tahar Agastani Teknik Informatika UIN

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

Modul Praktikum 4 Pemograman Berorientasi Objek

Tujuan / Sasaran : Mahasiswa dapat membuat pseudecode dan mempraktekkan perintah Function/Fungsi

Nilai[0] Nilai[1] Nilai[2] Nilai[3] Nilai[4]

Algoritma Pemrograman & Struktur Data

ARRAY. Array atau Larik merupakan Struktur Data Sederhana yang dapat didefinisikan sebagai pemesanan alokasi memory sementara pada komputer.

Transkripsi:

ALGORITMA & PEMROGRAMAN II ARRAY I Gede Agus Suwartane Array 1

Array Koleksi data dimana setiap elemen memakai nama dan tipe yang sama dan setiap elemen diakses dengan membedakan indeks array-nya. Ciri array : Homogen : menampung sejumlah data yang setipe / sejenis Statis : banyaknya elemen yang ditampung tetap Masing-masing elemen data array diakses dengan menggunakan indeks Indeks dimulai dari 0 s/d n-1 (n : banyaknya data yang dapat ditampung) Menempati lokasi memori yang menyatu (contigious) Dikirim ke function selalu by reference, yang dikirim adalah alamat awal memori array Algoritma dan Pemrograman II Array 2

Deklarasi Array 1 Dimensi Contoh : int blt[4]; char kar[ ] = {'a', 'b', 'c'}; float pch[2] = {1.5, 2.6}; Algoritma dan Pemrograman II Array 3

int blt_gb[2]; char kar_gb[2]; float pch_gb[2]; int main() { int blt[4]; char kar[ ] = {'a', 'b', 'c'}; float pch[2] = {1.5, 2.6}; } Contoh Array 1 Dimensi (1) 0 0 0 0 0.000000 0.000000 0 2293672 a b c 1.500000 2.600000 printf("%d %d\n", blt_gb[0], blt_gb[1]); printf("%d %d\n", kar_gb[0], kar_gb[1]); printf("%f %f\n", pch_gb[0], pch_gb[1]); printf("%d %d\n", blt[0], blt[1]); printf("%c %c %c\n", kar[0], kar[1], kar[2]); printf("%f %f\n", pch[0], pch[1]); return 0; Algoritma dan Pemrograman II Array 4

Contoh Array 1 Dimensi (2) int main() { int blt[4] = {10, 20}; char kar[3] = {'a', 'b'}; float pch[2] = {1.5}; printf("%d %d %d %d\n", blt[0], blt[1], blt[2], blt[3]); } 10 20 0 0 a b 0 1.500000 0 printf("%c %c %d\n", kar[0], kar[1], kar[2]); printf("%f %d\n", pch[0], pch[1]); return 0; blt[0] blt[1] blt[2] blt[3] kar[0] kar[1] kar[2] pch[0] pch[1] 10 20 0 0 a b 0 1.5 0 Algoritma dan Pemrograman II Array 5

BATAS INDEKS LARIK Compiler tidak memeriksa batas indeks sebuah larik pada saat diakses. Pemrogram yang harus menjaganya. Program berikut ini tidak menyebabkan syntax error dan run-time error. int main() { int larik [3] = {10, 20, 30}, i; for (i = 0; i < 5; i++) printf("%d ", larik[i]); return 0; } 10 20 30 2293672 38 Sampah memori Algoritma dan Pemrograman II Array 6

Latihan Array (1) : Rotasi Satu ke Kiri Tulis program untuk mengentri sejumlah bilangan ke dalam sebuah array lalu rotasi bilangan-bilangan tersebut ke kiri satu posisi. Jika susunan elemen data array adalah maka harus berubah menjadi 20 30 40 50 10. Gunakan satu array saja. 20 30 40 50 10 Algoritma dan Pemrograman II Array 7

Latihan Array (1) : Rotasi Satu ke Kiri Data mana yang pertama dipindahkan? 10? 50? 10 Pindahkan 10, 50 akan tertimpa. 50 Pindahkan 50, 10 akan tertimpa. Algoritma dan Pemrograman II Array 8

Latihan Array (1) : Rotasi Satu ke Kiri Algoritma dan Pemrograman II Array 9

Latihan Array (1) : Rotasi Satu ke Kiri Algoritma dan Pemrograman II Array 10

Latihan Array (1) : Rotasi Satu ke Kiri Algoritma dan Pemrograman II Array 11

Latihan Array (1) : Rotasi Satu ke Kiri Algoritma dan Pemrograman II Array 12

Latihan Array (1) : Rotasi Satu ke Kiri Algoritma dan Pemrograman II Array 13

Latihan Array (1) : Rotasi Satu ke Kiri 20 30 40 50 10 Algoritma dan Pemrograman II Array 14

Latihan Array (1) : Rotasi Satu ke Kiri read (byk_data) i 0 while (i < byk_data) read (bil [i]) i i + 1 endwhile temp bil [0] i 1 while (i < byk_data) bil [i 1] bil [i] i i + 1 endwhile bil [byk_data 1] temp cetak bilangan Algoritma dan Pemrograman II Array 15

Latihan Array (1) : Rotasi Satu ke Kiri int main() { int bil[100], byk_data, i, temp; } printf("jumlah data? "); scanf("%d", &byk_data); printf("bilangan? "); for (i = 0; i < j_data; i++) scanf("%d", &bil[i]); temp = bil[0]; for (i = 1; i < byk_data; i++) bil[i - 1] = bil[i]; bil[byk_data - 1] = temp; for (i = 0; i < byk_data; i++) printf ("%d ", bil[i]); return 0; jumlah data? 7 bilangan? 60 70 20 30 40 50 60 70 10 Algoritma dan Pemrograman II Array 16

Latihan Array (2) : Membalik isi array Tulis program untuk membalik elemen data larik sehingga data pertama menjadi data terakhir, data kedua menjadi data kedua akhir dan seterusnya. Misalkan larik semula berisi elemen data 10 20 30 40 50 60 maka elemen data larik harus berubah menjadi 60 50 40 30 20 10. Gunakan satu larik saja. 60 60 50 40 30 20 10 Algoritma dan Pemrograman II Array 17

Latihan Array (2) : Membalik isi array data pertama menjadi data terakhir tukar data pertama dengan data terakhir tukar data[0] dengan data [n-1] data kedua menjadi data kedua akhir tukar data kedua dengan data kedua akhir tukar data[1] dengan data [n-2] dan seterusnya. 60 60 50 40 30 20 10 Algoritma dan Pemrograman II Array 18

Latihan Array (2) : Membalik isi array i j n = 6 tukar 60 0 5 Algoritma dan Pemrograman II Array 19

Latihan Array (2) : Membalik isi array i j n = 6 tukar 60 0 5 60 20 30 40 50 10 tukar 1 4 Algoritma dan Pemrograman II Array 20

Latihan Array (2) : Membalik isi array i j n = 6 tukar 60 0 5 60 20 30 40 50 10 tukar 1 4 60 50 30 40 20 10 tukar 2 3 Algoritma dan Pemrograman II Array 21

Latihan Array (2) : Membalik isi array i j n = 6 tukar 60 0 5 60 20 30 40 50 10 tukar 1 4 60 50 30 40 20 10 tukar 2 3 stop 60 50 40 30 20 10 3 2 Algoritma dan Pemrograman II Array 22

Latihan Array (2) : Membalik isi array void tukar(int *a, int *b) { int c = *a; *a = *b; *b = c; jumlah data? 5 bilangan? 50 40 30 20 10 } int main() { int bil[100], j_data, i, j; printf("jumlah data? "); scanf("%d", &j_data); printf("bilangan? "); for (i = 0; i < j_data; i++) scanf("%d", &bil[i]); for (i = 0, j = j_data - 1; i < j; i++, j--) tukar (&bil[i], &bil[j]); for (i = 0; i < j_data; i++) printf("%d ", bil[i]); return 0; } jumlah data? 6 bilangan? 60 60 50 40 30 20 10 Algoritma dan Pemrograman II Array 23

Array 2 Dimensi Seakan-akan disusun dalam baris dan kolom. Menggunakan dua indeks. type array_name [ row_size ] [ column_size ]; row_size menyatakan jumlah baris larik column_size menyatakan jumlah kolom larik Contoh : int B[2][3] = {{2, 4, 1}, {5, 3, 7}} 0 1 2 0 2 4 1 1 5 3 7 B[1][0] = 5 B[0][1] = 4 Algoritma dan Pemrograman II Array 24

Contoh Array 2 Dimensi (1) int main() { int B[2][3] = {1, 2, 3, 4, 5}; int i, j; for (i = 0; i < 2; i++){ for (j = 0; j < 3; j++) printf("%d ", B[i][j]); printf("\n"); } return 0; } 1 2 3 4 5 0 Algoritma dan Pemrograman II Array 25

Contoh Array 2 Dimensi (2) int main() { int i, j, larik [3][4] = { {10, 20, 30 }, {}, {30, 40} }; } for (i = 0; i < 3; i++) { for (j = 0; j < 4; j++) printf("%2d ", larik[i][j]); printf("\n"); } return 0; 10 20 30 0 0 0 0 0 30 40 0 0 Algoritma dan Pemrograman II Array 26

Array 3 Dimensi type array_name [ row] [ column ] [slice]; int a[4][2][3]; // 4 baris, 2 kolom, 3 lapis Algoritma dan Pemrograman II Array 27

Tugas Buatlah algoritma dan program dalam bahasa C/C++ untuk kasus sbb : 1. Menginput dan menampilkan data array 2 dimensi dimana banyaknya baris dan kolom serta isi array diinput oleh user 2. Menampilkan banyaknya bilangan genap kelipatan 5 yang ada pada suatu array 1 dimensi 3. Menentukan bilangan terbesar dan bilangan terkecil yang terdapat pada array 2 dimensi dengan ordo 5x7 4. Menjumlahkan 2 buah matriks 5. Mengalikan 2 buah matriks Algoritma dan Pemrograman II Array 28

Referensi / Sumber 1. Thompson Susabda Ngoen. Algoritma dan Struktur Data : Bahasa C. 2. Kristanto, Andri. 2003. Algoritma dan Pemrograman dengan C++. Penerbit Graha Ilmu : Yogyakarta 3. Munir, Rinaldi. 2001. Algoritma dan Pemrograman Buku II. Penerbit Informatika : Bandung Algoritma dan Pemrograman II Array 29