KONSEP TUGAS AKHIR INTERIOR

dokumen-dokumen yang mirip
KONSEP MAKRO & KONSEP MIKRO

BAB V KONSEP PERANCANGAN

POLA PIKIR STUDI PUSTAKA

PURI TERAPI KECANTIKAN DAN KEBUGARAN NATURAL DI SEMARANG

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan jaman di era globalisasi ini menuntut aktivitas-aktivitas sosial yang

BAB 1 PENDAHULUAN. Semakin berkembangnya negara Indonesia ini, tuntutan untuk memenuhi

Desain Interior Clubhouse dengan Nuansa Modern Natural

Perkembangan golf yang signifikan tidak terlepas dari pembangunan lapangan golf yang berkelanjutan di Indonesia. 2 Jumlah peminat golf dari tahun ke t

BAB I. Pendahuluan. 1.1 Latar Belakang Masalah. Di era globalisasi ini, banyak orang bersaing untuk mendapatkan kehidupan yang semakin

BAB I PENDAHULUAN. Pelatihan kebugaran merupakan suatu program yang bertujuan untuk


BAB I PENDAHULUAN. Desain Interior Java Fitness Club dengan Konsep Modern Natural yang Maskulin dan Menyegarkan. I.

BAB I PENDAHULUAN. masyarakat mencari kegiatan yang bisa memulihkan vitalitas beraktifitas, antara

BAB IV KONSEP PERANCANGAN

BAB 1 PENDAHULUAN. diri seseorang. Musik tidak hanya menyentuh, tetapi meresap dan merasuk jiwa

BAB 1 PENDAHULUAN. Masyarakat dan gaya hidupnya dewasa ini semakin berkembang. Hal

2016 BANDUNG SPORTS CLUB

PENDAHULUAN. Pengertian Judul

Studi Antropometri TEMPAT DUDUK HAIR TREATMENT

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Desain Interior Restoran Seafood Layar Bukit Mas dengan Konsep Modern Country di Surabaya

BAB I PENDAHULUAN. I. A Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN I.1

Desain Interior Little Bee Baby Spa di Surabaya dengan TEMA Lebah

BAB I PENDAHULUAN. serasi. (Kamus Besar Bahasa Indonesia,2008, p.37) ditinggalkan baik oleh wanita maupun pria. Wanita maupun pria di

Setiap orang pasti mempunyai gagasan

REDESAIN INTERIOR PYRAMID RESTORAN DAN KARAOKE DI YOGYAKARTA

DESAIN INTERIOR I One Room Apartment

BAB I PENDAHULUAN Judul. Perancangan Interior Dan Furniture Clubhouse Jakarta Golf Club 1.2. Latar Belakang

Desain Interior Rumah Kecantikan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Kriteria Fasilitas Olahraga Ideal bagi Masyarakat Perkotaan

ANYER BEACH RESORT BAB V KONSEP PERANCANGAN

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR GAMBAR BAB I PENDAHULUAN latar Belakang Masalah Identifikasi Masalah Tujuan Perancangan 3

BAB I PENDAHULUAN. I.1. Latar Belakang. Setiap manusia pada hakekatnya memiliki berbagai aktivitas. Dalam satu hari

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Perancangan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. Setiap hari penduduk yang terdiri dari laki-laki dan perempuan, usia anak

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

PERANCANGAN INTERIOR FAMILY KARAOKE PROPOSAL PENGAJUAN TEMA TUGAS AKHIR

BAB 1 PENDAHULUAN. Teknologi-teknologi baru yang muncul semakin pesat belakangan ini

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

BAB II STEP BY STEP, UNDERSTANDING THE WHOLE PICTURE

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB II TINJAUAN KONSEPTUAL DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS. psikografis. Gaya hidup seseorang juga dapat melambangkan prestise seseorang

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang

DAFTAR GAMBAR Gambar 2.1. Kolam Renang Standar Internasional 8 Gambar 2.2 Kolam Renang Standar Nasional 9 Gambar 2.3. Private Pool 9 Gambar 2.4.

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Kebutuhan dan keinginan manusia terus berkembang dan tidak terbatas

PERANCANGAN INTERIOR LOBI DAN FASILITAS USIA DINI PERPUSTAKAAN GRHATAMA PUSTAKA YOGYAKARTA DENGAN GAYA POP - MODERN PERANCANGAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Pengertian Judul Untuk lebih memahami pengertian dari judul diatas tersebut maka perlu diuraikan satu persatu terlebih dahulu

BAB I PENDAHULUAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA

BAB IV TINJAUAN KHUSUS

BAB V KONSEP PERANCANGAN

Bayanaka Canggu. tentang sebuah rumah peristirahatan di Bali, 2007 oleh: Fransiska Prihadi 1

BAB I PENDAHULUAN TAMAN BACAAN DI PATI

Fasilitas Pernikahan Aquatic di Surabaya

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

I. PENDAHULUAN. Zaman sekarang ini kemajuan di bidang olahraga semakin maju dan pemikiran

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Desain Interior Maternity Care Centre dengan Nuansa Natural Modern

BAB 1 PENDAHULUAN. Kemajuan dan kejayaan suatu bangsa tidak terlepas dari peranan generasi

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Permasalahan Kelayakan Proyek Ketersediaan Fasilitas Olahraga Di Atambua

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Kerja praktik

PERANCANGAN KOTA BAB IV ANALISA ALUN ALUN KABUPATEN WONOGIRI MENURUT 8 ELEMEN KOTA HAMID SHIRVANI. 4.1 Analisa Tata Guna Lahan Alun alun Wonogiri

PERANCANGAN INTERIOR TOKO BUKU GRAMEDIA EXPO SURABAYA PERANCANGAN. Sri Handariatul M NIM PROGRAM STUDI S-1 DESAIN INTERIOR JURUSAN DESAIN

BAB I PENDAHULUAN. 1 Universitas Kristen Maranatha

BAB 1 PENDAHULUAN. di perkotaan-perkotaan salah satunya adalah kota Yogyakarta. Ini

Tugas Akhir Desain Interior

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar belakang

Perancangan Perpustakaan Umum dengan Pendekatan Arsitektur Hybrid

HOT TUB 1 Unit 400 x 400 x SHOWER OUTDOOR 1 Unit D = 200, t =

BAB VI KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

CLUB HOUSE Di kawasan perumahan kompleks VI PKT Bontang BAB I PENDAHULUAN

melodi dan keharmonisan dari nada dan suara yang disusun '). Seni

ABSTRAK. Beberapa tempat olahraga terutama tempat fitness dari hasil survey lebih berupa ruang khusus

Desain Interior Restoran 1914 Surabaya dengan konsep Kolonial Luxury

wine. 2 Tempat seperti ini dapat digolongkan sebagai wine house atau wine lounge. Tempat yang di dalamnya terdapat sarana sarana pendukung yang dapat

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Desain Interior Kafe di Surabaya Berkonsep Mediteranian Post Modern Dengan Sentuhan Italian Outdoor

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

A. LATAR BELAKANG MASALAH

interior yang berperan sebagai perantara untuk menawarkan dan menunjukkan aktivitas pengguna. Desain mebel mengekspresikan pencitraan ruang dengan ber

BAB I PENDAHULUAN. pemakaian energi karena sumbernya telah menipis. Krisis lingkungan sangat mempengaruhi disiplin arsitektur di setiap

Transkripsi:

KONSEP TUGAS AKHIR INTERIOR Desain Interior Clubhouse Eastcoast Residence Dengan Nuansa Post-Modern Natural Nama : Septa Rizka Amrillah NRP : 3410100125 Dosen pembimbing : Ir. Nanik Rachmaniyah, MT NIP. 19651109 199002 2001 Dosen koordinator : Anggri Indraprasti, S.SN, M.DS NIP. 1970819 200112 2001

Latar Belakang Membentuk Pola pikir yang positif masyarakat modern. Didalam tubuh yang sehat terdapat pikiran yang sehat pula. Pentingnya menjaga kesehatan, dan harus ditanamkan sejak dini. Dengan cara berolah raga dan menjaga makanan yang kita konsumsi Obyek : Clubhouse Eastcoast Residence Membentuk Pola pikir dan Gaya hidup sehat pada masyarakat modern LATAR BELAKANG Clubhouse merupakan fasilitas publik yang pada umumnya sebuah tempat untuk berolah raga dan pembugaran badan dan biasanya terletak pada indoor, Banyak kegiatan kebugaran yang bisa dilakukan pada Clubhouse ini, yaitu senam kebugaran, gym, berenang, olah raga lari,maka dari itu fasilitas Clubhouse menyediakan berbagai macam fasilitas alat kebugaran, area kolam renang, area jogging track dan lain sebagainya. Desain Interior Clubhouse Eastcoast Residence dengan Nuansa Post-Modern Natural

Desain Interior Clubhouse Eastcoast Residence dengan Nuansa Post-Modern Natural Definisi Judul DESAIN INTERIOR : KARYA BANGUNAN ARSITEK ATAU DESAINER YANG KHUSUS MENYANGKUT BAGIAN DALAM SUATU BANGUNAN, BENTUK-BENTUKNYA SEJALAN DENGAN PERKEMBANGAN ILMU DAN TEKNOLOGI YANG DALAM PROSES PERANCANGAN SELALU DI PENGARUHI UNSUR-UNSUR GEOGRAFI SETEMPAT DAN KEBIASAAN-KEBIASAAN SOSIAL YANG DI WUJUDKAN DALAM GAYA KONTEMPORER. (J. PAMUDJI SUTANDAR, DESAIN INTERIOR). CLUBHOUSE EASTCOAST RESIDENCE: Pengertian club house adalah perkumpulan orang-orang yang mempunyai minat yang sama dan bertemu untuk bersenang-senang (Leisure) yang dapat digunakan sebagai tempat Olah raga, bersantai, makan, minum dengan sesama lain yang biasanya berkaitan dengan fasilitas olahraga tertentu dan bersifat rekreatif. NUANSA : MENURUT SUMBER KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA NUANSA IALAH, - VARIASI ATAU PERBEDAAN YANG SANGAT HALUS ATAU KECIL SEKALI TENTANG SUARA, WARNA, KUALITAS, DSB. - KEPEKAAN TERHADAP, KEWASPADAAN ATAS, ATAU KEMAMPUAN MENYATAKAN ADANYA PERGESERAN YANG KECIL SEKALI TENTANG MAKNA, PERASAAN ATAU NILAI. POST-MODERN: Arsitektur Post Modern adalah penerus dari arsitektur modern, dimana rancangannya yang terkesan kaku mulai diganti dengan desain-desain yang lebih dinamis. Aliranaliran arsitektur jenis ini disebut dengan Arsitektur Purna Modern NATURAL: Pengertian natural pada desain interior adalah desain yang bernuansa alami. Material yang digunakan adalah kayu, bambu, batu alam, tanah, dan lain sebagainya. Material alam tersebut akan diaplikasikan pada element interior, element pembentuk ruang dan arsitektural bangunan.

Tujuan 1. Menciptakan desain interior Eastcoast Residence bedasarkan pola pikir dan gaya hidup sehat masa kini mengingat akan pentingnya menjaga kesehatan. 2. Mendukung Pola Pikir dan Gaya Hidup sehat melalui karakteristik dan elemen Interior Clubhouse Eastcoast Residence 3. Menerapkan konsep desain interior Post-Modern Natural untuk mendukung pola pikir dan gaya hidup sehat sesuai dengan perkembangan masyarakat modern agar didapatkan fungsi yang optimal dan saling mendukung. Manfaat - Memberi informasi akan pentingnnya menjaga kesehatan pada tubuh kita melalui desain interior clubhouse. - Menambah wawasan kepada masyarakat luas mengenai pembentukan Pola Pikir dan Gaya Hidup Sehat memalui Clubhouse dengan nuansa desain interior yang bergaya Post-Modern Natural. - Mendukung konsep didalam tubuh yang sehat terdapat pikiran yang sehat pula

PERMASALAHAN Indentifikasi Masalah 1. Kurangnya pengetahuan pengunjung terhadap keberadaan Clubhouse sendiri apabila dibandingkan dengan Clubhouse lainnya. 2. Pencapaian target pasar yang baru, yaitu berbagai macam kalangan diutamakan kaula muda sebagai konsumen yang paling aktif pada saat ini 3. Eastcoast residence yang berkembang pesat pada daerah pantai utara surabaya mempunyai peluang untuk berkembang. 4. Clubhouse Eastcoast Residence sebagai sarana untuk melakukan aktifitas olah raga demi menunjang hidup yang sehat. 5. Aktifitas dan kebutuhan ruang yang mendukung pola pikir dan gaya hidup sehat agar sesuai dengan nilai dan norma yang ada. 6. Area zoning dan sirkulasi kurang optimal Batasan Masalah 1. Pengolahan element-element interior berupa bentukan, warna, proporsi, titik, garis, bidang, tekstur, pola, cahaya, bahan dalam suatu keseimbangan, harmoni, irama, kesatuan, komposisi, nada titik pusat perhatian serta proporsi dan lain sebagainya yang disesuaikan dengan pola pikir dan gaya hidup sehat. 2. Konsep desain yang disarankan untuk menjawab kebutuhan desain pada ruang yang merupakan hasil tinjauan dari pola pikir dan gaya hidup sehat masyarakat modern. 3. Penataan layout denah baru akan ditempatkan pada lokasi baru yang berbeda sama sekali dengan denah awal, hal ini disebakan kurangnya data yang didapatkan, maka digunakan denah lain yang dapat mempermudah perancangan dan perancangan yang akan dihasilkan nantinya akan berbeda dengan desain yang lama. Rumusan Masalah 1. Bagaimanakah mengenalkan pola pikir dan gaya hidup sehat melalui desain interior terutama pada pemikiran masyarakat modern? 2. Bagaimanakah upaya agar sirkulasi dan zooning dapat menunjang aktifitas dan kebutuhan pengguna? 3. Bagaimanakah konsep desain interior yang sesuai dengan Clubhouse Eastcoast Residence sebagai sarana olah raga yang dapat mendukung pola pikir dan gaya hidup sehat pada masyarakat modern saat ini?

LATAR BELAKANG METODE DESAIN PERMASALAHAN RUMUSAN MASALAHAN TUJUAN STUDI PUSTAKA KONSEP DESAIN YANG DI DAPAT HARUS MAMPU MENYELESAIKAN MASALAH DAN SESUAI DENGAN TUJUAN PENGUMPULAN DATA ANALISA DATA KONSEP WAWANCARA OBSERVASI KUESIONER PROSES DESAIN ALTERNATIF DESAIN DESAIN FINAL GAMBAR KERJA RENDER 3D ANIMASI RAB MAKET PROTOTYPE

CLUBHOUSE PENGERTIAN CLUBHOUSE Pengertian club house adalah perkumpulan orang-orang yang mempunyai minat yang sama dan bertemu untuk bersenang-senag (Leisure) yang dapat digunakan sebagai tempat santai, makan, minum dengan sesama lain yang biasanya berkaitan dengan fasilitas olahraga tertentu dan bersifat rekreatif. Sedangkan dalam kamus Encarta arti clubhouse adalah: Building used by club: the premises of a club, especially a sport club Locker room: a sport team s locker room Pengertian club house menurut Ensiklopedia Nasional Indonesia adalah suatu kedai golf yang merupakan fasilitas penunjang lapangan golf yang antara lain adalah fasilitas-fasilitas diri untuk bermain golf, lintasan berlatih (driving range). SEJARAH PERKEMBANGAN CLUBHOUSE STUDI PUSTAKA Pada dasarnya club house merupakan private club yang tidak sengaja mencari keuntungan (non_profit). Namun saat ini sering terjadi salah pengertian tentang kepemilikan dan pengoprasian club house, karena hak milik atas club house tersebut masih belum jelas, saat club house dioperasikan, bisnis dan asetnya merupakan kombinasi dari milik perorangan (Benson, 1998, para. I). Kepemilikan club house adalah secara pribadi, namun hal ini kembali berkembang menjadi milik umum atau milik masyarakat. Perkembangan tersebut tidak mengurangi tugas pemeliharaan dan jasa yang diberikan, sehingga kondisinya lebih baik dibandingkan fasilitas umum lain (Fanning, 2003). JENIS-JENIS CLUBHOUSE Pada dasarnya clubhouse selalu berhubugan dengan olahraga golf, namun seiring perkembangan zaman clubhouse kini menjadi berbeda dan tidak harus menjadi satu dengan golf. Berbagai macam penggabungan antara clubhouse dengan olah raga lainnya sudah banyak kita jumpai saat ini. Contohnya adalah : 1. Clubhouse dengan kelas/area untuk karate 2. Clubhouse dengan kelas/area aerobic 3. Clubhouse dengan area Futsal 4. Clubhouse dengan area jooging track 5. Clubhouse dengan area Basket outdoor 6. Dan lain sebagainya.

GAYA HIDUP PENGERTIAN GAYA HIDUP STUDI PUSTAKA Gaya hidup menggambarkan keseluruhan diri seseorang yang berinteraksi dengan lingkungannya (Kottler dalam Sakinah,2002). Menurut Susanto (dalam Nugrahani,2003) gaya hidup adalah perpaduan antara kebutuhan ekspresi diri dan harapan kelompok terhadap seseorang dalam bertindak berdasarkan pada norma yang berlaku. Oleh karena itu banyak diketahui macam gaya hidup yang berkembang di masyarakat sekarang misalnya gaya hidup hedonis, gaya hidup metropolis, gaya hidup global dan lain sebagainya. Plummer (1983) gaya hidup adalah cara hidup individu yang di identifikasikan oleh bagaimana orang menghabiskan waktu mereka (aktivitas), apa yang mereka anggap penting dalam hidupnya (ketertarikan) dan apa yang mereka pikirkan tentang dunia sekitarnya. Adler (dalam Hall & Lindzey, 1985) menyatakan bahwa gaya hidup adalah hal yang paling berpengaruh pada sikap dan perilaku seseorang dalam hubungannya dengan 3 hal utama dalam kehidupan yaitu pekerjaan, persahabatan, dan cinta sedangkan Sarwono (1989) menyatakan bahwa salah satu faktor yang mempengaruhi gaya hidup adalah konsep diri. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa gaya hidup adalah pola hidup seseorang di dunia yang di ekspresikan dalam aktivitas, minat, opininya dan dimensi self orientation gaya hidup mencakup tiga kategori yaitu prinsip, status, aksi. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Gaya Hidup Menurut pendapat Amstrong (dalam Nugraheni, 2003) gaya hidup seseorang dapat dilihat dari perilaku yang dilakukan oleh individu seperti kegiatan-kegiatan untuk mendapatkan atau mempergunakan barang-barang dan jasa, termasuk didalamnya proses pengambilan keputusan pada penentuan kegiatan-kegiatan tersebut. Amstrong (dalam Nugraheni, 2003) menyatakan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi gaya hidup seseorang ada 2 faktor yaitu faktor yang berasal dari dalam diri individu (internal) dan faktor yang berasal dari luar (eksternal)

GAYA HIDUP JENIS GAYA HIDUP MANUSIA Menurut Chaney (dalam Idi Subandy,1997) ada beberapa bentuk gaya hidup, antara lain : STUDI PUSTAKA GAYA HIDUP MODERN Di jaman sekarang ini yang serba modern dan praktis, menuntut masyarakat untuk tidak ketinggalan dalam segala hal termasuk dalam bidang teknologi. Banyak orang yang berlomba-lomba ingin menjadi yang terbaik dalam hal pemahaman teknologi. Gaya hidup digital (digital lifestyle) adalah istilah yang seringkali digunakan untuk menggambarkan gaya hidup modern yang sarat dengan teknologi informasi GAYA HIDUP SEHAT Adalah pilihan sederhana yang sangat tepat untuk dijalankan. Hidup dengan pola makan, pikiran, kebiasaan dan lingkungan yang sehat. Sehat dalam arti kata mendasar adalah segala hal yang kita kerjakan memberikan hasil yang baik dan positif. Gaya Hidup Hemat Hidup hemat bukan proses mengurangi konsumsi, hidup hemat adalah mengurangi konsumsi saat ini guna dapat mengonsumsi lebih banyak di masa depan.dengan mengkonsumsi lebih banyak di masa depan maka kita tidak bisa dikatakan berhemat. Hidup sesuai kemampuan lebih tepat daripada hidup hemat. Hidup sesuai dengan kemampuan juga bukan hidup boros. Gaya Hidup Mandiri Kemandirian adalah mampu hidup tanpa bergantung mutlak kepada sesuatu yang lain. Untuk itu diperlukan kemampuan untuk mengenali kelebihan dan kekurangan diri sendiri, serta berstrategi dengan kelebihan dan kekurangan tersebut untuk mencapai tujuan.. Gaya Hidup Hedonis Gaya hidup hedonis adalah suatu pola hidup yang aktivitasnya untuk mencari kesenangan hidup, seperti lebih banyak menghabiskan waktu diluar rumah, lebih banyak bermain, senang pada keramaian kota, senang membeli barang mahal yang disenanginya, serta selalu ingin menjadi pusat perhatian.

GAYA HIDUP STUDI PUSTAKA GAYA HIDUP SEHAT ORANG INDONESIA Pengetahuan masyarakat Indonesia mengenai pentingnya menjaga kesehatan tulang sudah cukup baik namun tidak disertai dengan pola hidup sehat. Demikian hasil survei online yang dilakukan Fonterra Brand Riset pada September 2013 yang melibatkan 401 orang terdiri dari laki-laki 201 orang dan 200 perempuan berusia 18-30 tahun, 31-40 tahun dan 41-50 tahun. Hasil riset menunjukan masyarakat Indonesia memiliki gaya hidup tidak aktif yaitu ratarata tujuh jam per hari kerja dan lima jam per hari pada akhir pekan. Selain itu persentase masyarakat yang berolahraga dan konsumsi makanan kalsium juga terbilang minim. Sebanyak 61 persen perempuan merasa sulit disiplin dalam melakukan olahraga teratur. Sedangkan, pada pria 47 persen. Secara keseluruhan, hanya 18 persen responden yang berolahraga secara rutin setiap harinya.masyarakat Indonesia yang melakukan olahraga juga terbilang minim, hanya18 persen dan konsumsi produk makanan yang kaya kalsium pun tidak rutin angkanya 59 persen saja. PENGARUH INTERIOR UNTUK MEMBENTUK GAYA HIDUP Desain Interior sudah banyak berpengaruh dalam perkembangan gaya hidup pada masyarakat. Gaya hidup pada masa kini adalah gaya hidup metropolis yang sangat mengutamakan suasana dan kenyamanan. Ruang, bentuk, tektur, pencahayaan semua diarahkan untuk mencapai suasana dan kenyamanan pada tingkat maksimal. Oleh karena itu Desain Interior menjadi sarana penting dalam untuk mencapai tujuan tersebut.