BAB I PENDAHULUAN. A. Latar belakang

dokumen-dokumen yang mirip
BAB I STANDAR PELAYANAN PUBLIK ( SPP ) DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BANYUWANGI TAHUN 2016

KATA PENGANTAR. Demikian dan terima kasih. Banyuwangi, 16 Februari 2016 KEPALA DINASKEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BANYUWANGI

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LKjIP) DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA SALATIGA TAHUN 2016

DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BANYUWANGI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PELAYANAN DOKUMEN PENCATATAN SIPIL (PDPS)

Kata Pengantar. Pacitan, Januari 2015 KEPALA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN PACITAN

PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN

STANDAR PELAYANAN Pembuatan Kartu Keluarga (KK)

BUPATI SITUBONDO PERATURAN BUPATI SITUBONDO NOMOR 3 TAHUN 2008 TENTANG

PERATURAN DAERAH KABUPATEN SRAGEN NOMOR 10 TAHUN 2011 TENTANG PENYELENGGARAAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

QANUN KOTA BANDA ACEH NOMOR 6 TAHUN 2010 TENTANG PENYELENGGARAAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN

PERATURAN DAERAH KABUPATEN TAKALAR NOMOR : 06 TAHUN 2014 TENTANG PENYELENGGARAAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN

11. KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PELAYANAN LEGALISIR

URUSAN WAJIB KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL

PEMERINTAH KABUPATEN MUSI RAWAS

BUPATI BANYUWANGI PROVINSI JAWA TIMUR

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PELAYANAN PERMOHONAN DATA KEPENDUDUKAN

LAPORAN PENERAPAN DAN PENCAPAIAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) TAHUN 2014 DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA BANDA ACEH

PEMERINTAH KABUPATEN BANGKA SELATAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SUKOHARJO,

PERATURAN BUPATI PEKALONGAN NOMOR 72 TAHUN

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN TANGERANG. Nomor 07 Tahun 2010 PERATURAN DAERAH KABUPATEN TANGERANG NOMOR 07 TAHUN 2010 TENTANG

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANYUWANGI

BERITA DAERAH KOTA SALATIGA NOMOR 30 TAHUN 2011 PERATURAN WALIKOTA SALATIGA NOMOR 30 TAHUN 2011

URUSAN WAJIB KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL. Hal Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Semarang Akhir Tahun Anggaran 2016

BUPATI TANAH DATAR PROVINSI SUMATERA BARAT PERATURAN DAERAH KABUPATEN TANAH DATAR NOMOR 2 TAHUN 2017 TENTANG

PEMERINTAH KABUPATEN KUDUS PERATURAN DAERAH KABUPATEN KUDUS NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG PENYELENGGARAAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN

KOTA PONTIANAK KEPUTUSAN KEPALA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA PONTIANAK NOMOR 22 TAHUN 2015

PEMERINTAH KABUPATEN TORAJA UTARA

KARTU KELUARGA BAGI WNI

BUPATI BADUNG PROVINSI BALI PERATURAN DAERAH KABUPATEN BADUNG NOMOR 9 TAHUN 2016 TENTANG

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN LABUHANBATU SELATAN TAHUN 2011 NOMOR 46 TAHUN 2011 SERI D NOMOR 16

BUPATI JEMBRANA PROVINSI BALI PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEMBRANA NOMOR 3 TAHUN 2015

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN GARUT

BUPATI BANDUNG BARAT PERATURAN BUPATI BANDUNG BARAT NOMOR 15 TAHUN 2011 TENTANG TATA CARA PENYELENGGARAAN PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN

,00 (Belanja Langsung maupun Belanja Tidak Langsung diluar belanja hibah. IV.B.11. Urusan Wajib Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Tabel IV.B.11.1 Program dan Realisasi Anggaran Urusan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Tahun No. Program Alokasi (Rp) Realisasi (Rp)

WALIKOTA KEDIRI PERATURAN WALIKOTA KEDIRI NOMOR 56 TAHUN 2009

WALIKOTA YOGYAKARTA PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 85 TAHUN 2007 TENTANG

BAB I PENDAHULUAN. Kependudukan Catatan Sipil dan Keluarga Berencana Kabupaten Karimun berubah

BUPATI BADUNG PERATURAN DAERAH KABUPATEN BADUNG NOMOR 10 TAHUN 2010 TENTANG PENYELENGGARAAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN ASAHAN

BERITA DAERAH KABUPATEN BANDUNG NOMOR 5 TAHUN 2010 PERATURAN BUPATI BANDUNG NOMOR 5 TAHUN 2010 TENTANG

PEMERINTAH KOTA YOGYAKARTA PERATURAN DAERAH KOTA YOGYAKARTA NOMOR 8 TAHUN 2012

PENERAPAN SAKIP DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN LAMONGAN KABUPATEN LAMONGAN

11. URUSAN KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL

BUPATI GUNUNGKIDUL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI GUNUNGKIDUL,

LEMBARAN DAERAH KOTA SALATIGA NOMOR 13 TAHUN 2013 PERATURAN DAERAH KOTA SALATIGA NOMOR 13 TAHUN 2013

BUPATI SIDOARJO PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI SIDOARJO NOMOR 99 TAHUN 2016 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDAFTARAN PENDUDUK KABUPATEN SIDOARJO

BUPATI KOTAWARINGIN BARAT PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 15 TAHUN 2015 TENTANG

PERATURAN WALIKOTA MALANG NOMOR 11 TAHUN 2009 TENTANG PENYELENGGARAAN PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA MALANG

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG NOMOR 12 TAHUN 2014

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN KEBUMEN NOMOR : 3 TAHUN 2009 SERI : E NOMOR : 1

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA MALANG,

PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN TAPANULI SELATAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN TAPANULI SELATAN NOMOR 6 TAHUN 2010 TENTANG

BERITA DAERAH KABUPATEN BANTUL BUPATI BANTUL

PRODUK PELAYANAN DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA DENPASAR

PEMERINTAH KABUPATEN PURWOREJO

BUPATI KOTAWARINGIN BARAT

PERATURAN DAERAH KABUPATEN KARO NOMOR 03 TAHUN 2011 TENTANG PENYELENGGARAAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KARO,

Verifikasi bidang masing-masing

BUPATI BULUNGAN. Jalan Jelarai Tanjung Selor Kaltim, Telp. (0552) , Fax (0552) 21009

WALIKOTA PONTIANAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT PERATURAN DAERAH KOTA PONTIANAK NOMOR 10 TAHUN 2016 TENTANG PENYELENGGARAAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BANTUL

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2013 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2006 TENTANG ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN

BUPATI SIDOARJO PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI SIDOARJO NOMOR 98 TAHUN 2016 TENTANG PENYELENGGARAAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SIDOARJO

LEMBARAN DAERAH KOTA CILEGON TAHUN : 2009 NOMOR : 14 PERATURAN DAERAH KOTA CILEGON NOMOR 14 TAHUN 2009 TENTANG

WALIKOTA TASIKMALAYA,

BUPATI BANTUL PERATURAN BUPATI BANTUL NOMOR 51 TAHUN 2008 TENTANG

PERATURAN DAERAH KABUPATEN KARANGASEM NOMOR 2 TAHUN 2012 T E N T A N G PENYELENGGARAAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Dengan Persetujuan Bersama DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KOTA BENGKULU dan WALIKOTA BENGKULU

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PEMERINTAH KABUPATEN BENGKULU SELATAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN BENGKULU SELATAN NOMOR 11 TAHUN 2010 TENTANG

BUPATI SIDOARJO PROVINSI JAWA TIMUR

BUPATI KOTAWARINGIN BARAT PERATURAN BUPATI KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 4 TAHUN 2011 TENTANG

LKPJ Walikota Semarang Akhir Tahun Anggaran 2015

LEMBARAN DAERAH KOTA CIMAHI NOMOR : 177 TAHUN : 2014 PERATURAN DAERAH KOTA CIMAHI NOMOR 8 TAHUN 2014 TENTANG

WALIKOTA TEGAL PERATURAN WALIKOTA TEGAL NOMOR 19 TAHUN 2013 TENTANG

. PEMERINTAH KABUPATEN BOYOLALI PERATURAN DAERAH KABUPATEN BOYOLALI NOMOR 4 TAHUN 2011 TENTANG PENYELENGGARAAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN

BUPATI JEMBER SALINAN PERATURAN BUPATI JEMBER NOMOR 21 TAHUN 2013 TENTANG

WALIKOTA PASURUAN PROVINSI JAWA TIMUR PERUBAHAN ATAS PERATURAN DAERAH KOTA PASURUAN NOMOR 3 TAHUN 2014 TENTANG

PEDOMAN PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN

BUPATI INDRAGIRI HULU PROVINSI RIAU

PROVINSI JAMBI PERATURAN DAERAH KABUPATEN MERANGIN NOMOR 7 TAHUN 2015 TENTANG PENYELENGGARAAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN TANAH DATAR TAHUN 2011

Transkripsi:

BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang Pelayanan Publik menurut Surat Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 63/Kep/M.PAN/7/2003 adalah segala kegiatan pelayanan yang dilakukan oleh penyelenggara pelayanan publik sebagai upaya pemenuhan kebutuhan penerima layanan maupun pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dalam keputusan No. 63 thn2003 tentang Pedoman Umum Penyelenggaraan Pelayanan Publik, menyatakan bahwa hakikat pelayanan publik adalah pemberian layanan prima kepada masyarakat yang merupakan perwujudan dari kewajiban aparatur pemerintah sebagai abdi masyarakat. Pernyataan ini,menegaskan bahwa pemerintah melalui instansi-instansi penyedia layanan publiknya bertanggung jawab memberikan layanan prima kepada masyarakat. Pernyataan layanan prima perlu di garis bawahi karena menyangkut standar kualitas layanan yang harus di penuhi oleh penyedia layanan publik. Standar Pelayanan Publik harus berkategori prima, karena pada dasarnya layanan merupakan hak-hak dasar masyarakat yang harus di penuhi oleh pemerintah. Layanan publik yang prima harus menjadi misi yang akan menjiwahi setiap unit layanan publik. Standar Pelayanan Minimal (SPM) adalah ketentuan mengenai jenis dan mutu pelayanan dasar yang merupakan urusan wajib daerah yang berhak di peroleh setiap warga secara minimal. Sesuai dengan amanat pasal 11 ayat (4) dan pasal 14 ayat (3) Undangundang Nomor.32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah di ubah dengan Undang-undang Nomor 8 tahun 2005 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 3 tahun 2005 tentang Undang-undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah menjadi undang-undang. SPM diterapkan pada Urusan Wajib Daerah terutama yang berkaitan dengan pelayanan dasar, baik di provinsi maupun di kabupaten/kota. B. Dasar Hukum 1. Undang-Undang Nomor.32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. 2. Peraturan Pemerintah Nomor 65 tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal. 3. Undang-Undang Nomor 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan. 4. Undang-undang Nomor 24 tahun 2013 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan. 1

5. Peraturan Pemerintah Nomor 37 tahun 2007 tentang Pelaksanaan UU Nomor. 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan. 6. Peraturan Pemerinatah Nomor 41 tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah. 7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 6 tahun 2007 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan Penetapan Standar Pelayanan Minimal. 8. Peraturan Pemerintah Nomor 8 tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanan Rencana Pembangunan Daerah. 9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Nomor 54 tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 tahun 2008 tentang Tahapan Tata Cara Penyusunan Pengendalian Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah 10. Peraturan Bupati Nomor 55 tahun 2010 tentang Rincian Tugas Pokok dan Fungsi. 11. Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 100/1023/SJ/tahun2005 tentang Percepatan Pelaksanaan Penerapan dan Pencapaian Standart Pelayanan Minimal di Daerah. C. Kebijakan Umum 1. Sebagai salah satu cara untuk menjamin dan mendukung pelaksanaan pelayanan dasar masyarakat oleh pemerintah Kabupaten Banyuwangi. 2. Sebagai bagian dari akuntabilitas kinerja pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam penyelenggaraan pelayanan Administrasi Kependudukan. 3. Sebagai instrument pembinaan dan pengawasan pemerintah terhadap daerah 4. Sebagai pedoman SKPD dalam menyusun rencana kerja termasuk dalam menentukan program-program prioritas. 5. Sebagai tolak ukur di dalam mengukur dan melakukan evaluasi kinerja tahunan tiap SKPD di lingkungan pemerintah Kabupaten Banyuwangi. D. Arah Kebijakan 1. Meningkatkan pemahaman yang holistik / menyeluruh dan terpadu dalam penerapan dan pencapaian SPM. 2. Menyelaraskan pemahaman tentang difinisi oprasional indikator kinerja, ukuran atau satuan, rujukan dan target nasional. 3. Membangun komitmen dan tindak lanjut untuk penerapan dan pencapaian SPM. 4. Membangun atau meningkatkan kebersamaan dalam mempercepat peningkatan pelayanan prima kepada masyarakat. 2

5. Menyediakan panduan bagi pemerintah dalam melaksanakan perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian dan pengawasan serta pertanggungjawaban penyelenggaraan standart pelayanan minimal 6. Membangun dasar dalam penentuan anggaran kinerja berbasis manajemen kinerja. 7. Mendorong transparansi, akuntabiliti dan partisipasi masyarakat dalam proses penyelenggaraan Pemerintah Daerah. 8. Memonitoring dan mengevaluasi penerapan dan pencapaian indikator SPM untuk mengukur kinerja SKPD. Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 25 thn 2000 pasal 2 ayat 3 adalah spesifikasi teknis atau sesuatu yang di bakukan sebagai patokan dalam melakukan kegiatan. Standart Pelayanan Minimal merupakan indikator kinerja pelayanan umum di bidang Administrasi Kependudukan yang berkaitan dengan kewenangan dan urusan wajib daerah, pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Kabupaten Banyuwangi. Pelayanan publik kepada masyarakat dapat di kelompokan dalam 4 kategori yaitu : a. Masukan atau input adalah sumberdaya yang digunakan dalam penyediaan pelayanan; b. Keluaran atau output adalah pelayanan yang disediakan oleh SKPD; c. Efisiensi adalah sumber daya yang dikeluarkan dibandingkan pelayanan yang disediakan; d. Manfaat adalah dampak dan pelayanan yang disediakan. 3

BAB II PENERAPAN DAN PENCAPAIAN SPM A. Bidang urusan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi sesuai Perbup Nomor 40 tahun 2011 maka Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang kependudukan dan pencatatan sipil, yang menyelenggarakan fungsi : a. Perumusan kebijakan tekhnis kependudukan dan pencatatan sipil; b. Penyelengaraan unsur pemerintahan dan pelayanan umum di bidang kependudukan dan pencatatan sipil; c. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang kependudukan dan pencatatan sipil; d. Pelaksanaan tugas lain yang diamanatkan oleh Bupati sesuai dengan Tugas dan Fungsinya. Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, dalam memberikan pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil Kabupaten Banyuwangi tidak terlepas dari berbagai permasalahan yang dihadapi. Berdasarkan kaidah universal dan hukum positif Indonesia, mempunyai 3 fungsi yaitu : 1. Fungsi Hukum; 2. Fungsi Statistik; 3. Fungsi Kelembagaan / Pelayanan Publik. Rumusan VISI Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi sebagai berikut: Visi : Terwujudnya kesadaran masyarakat akan kepemilikan dokumen kependudukan. Pokok pokok dan Penjelasan Visi tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut : Pokok pokok Visi : 1. Kesadaran akan kepemilikan Dokumen Kependudukan adalah berdasarkan kaidah universal dan hukum positif Indonesia, melalui proses sosialisasi, masyarakat sadar akan kewajiban sebagai penduduk Kabupaten Banyuwangi untuk melaporkan peristiwa penting kejadian yang dialami karena membawa akibat terhadap penerbitan Dokumen yang sah dan memberikan perlindungan hukum kepada setiap warga negara. 2. Dokumen Kependudukan adalah Dokumen Resmi yang diterbitkan oleh Instansi Pelaksana sebagai wujud pengakuan Negara atas status sipil dan status keperdataan 4

setiap warga Negara, yang mempunyai kekuatan hukum sebagai alat bukti autentik yang dihasilkan dari pelayanan Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil. Penjelasan Visi dapat diuraikan sebagai berikut : 1. Sadar akan kepemilikan dokumen Kependudukan adalah kaidah universal dan hukum positif Indonesia yang memberikan perlindungan, pengakuan dan penentuan status pribadi dan status hukum setiap warga Negara, melalui proses sosialisasi, implementasi akan pentingnya setiap peristiwa yang dialami setiap warga Negara, artinya setiap warga Negara didukung / dilengkapi dengan dokumen kependudukan yang dimilikinya; 2. Dokumen Kependudukan adalah dokumen resmi yang diterbitkan oleh instansi pelaksana yang mempunyai kekuatan hukum sebagai alat bukti autentik yang dihasilkan dari pelayanan Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil. Misi : Meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan yang prima. Dengan penjelasan Misi sebagai berikut : 1. Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan yang tertib sebagai wujud Pengakuan Negara atas Status Sipil dan Status ke-perdataan setiap warga negara. 2. Mewujudkan aparatur yang bersih dan profesional untuk mendukung terwujudnya good and clean governance dalam penyelenggaraan pelayanan yang prima. 3. Meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan dengan memanfaatkan IT sesuai dengan Standar Operasional Pelayanan. 4. Memberikan perlindungan hukum kepada setiap warga Negara. 5. Mewujudkan tertib Administrasi Kependudukan. 6. Meningkatkan kesadaran penduduk akan fungsi akta sebagai persyaratan mendapatkan pelayanan publik bila tidak dipenuhi mengakibatkan tidak terlindunginya hak sipil anak. 7. Mewujudkan pemanfaatan akta kematian sebagai persyaratan pengalihan hak waris dan pencatatan perkawinan (status cerai mati). 8. Mewujudkan penataan arsip kearsipan dokumen kependudukan sesuai dengan standar Kearsipan Nasional. 9. Mewujudkan pengembangan jaringan aplikasi pendaftran penduduk dan pencatatan sipil sampai tingkat desa/kelurahan. 10. Mewujudkan Data Kependudukan yang akurat. Tujuan : Meningkatnya kualitas pelayanan dokumen kependudukan. 5

Indikator Kinerja Tujuan : Persentase pelayanan administrasi kependudukan sesuai SOP. 1. Jenis pelayanan dasar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil berdasarkan peraturan bupati Nomor 55 thn 2012 tentang rincian tugas dan fungsi melaksanakan tugas-tugas pelayanan masyarakat di bidang kependudukan yaitu : 1. Penerbitan akta Kelahiran; 2. Penerbitan akta Perkawinan; 3. Penerbitan akta Perceraian; 4. Penerbitan akta Kematian; 5. Penerbitan akta Pengakuan Anak; 6. Penerbitan akta Pengangkatan (Adopsi); 7. Penerbitan akta Perubahan Nama / Ganti Nama; 8. Penerbitan salinan Akta-Akta; 9. Penerbitan biodata Penduduk; 10. Penerbitan Kartu Keluarga (KK); 11. Penerbitan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el); 12. Penerbitan Surat Keterangan Pindah / Datang; 13. Pencatatan Status Kewarganegaraan di Indonesia; 2. Indikator a. Mewujudkan pelayanan Administrasi Kependudukan yang prima (cepat, tepat, akurat, dan kridibel); b. Meningkatkan kesadaran penduduk untuk mengurus identitas diri; c. Mewujudkan kepemilikan Akta Kelahiran Anak tahun 2019; d. Pengendalian dan memperkecil kepemilikan ganda identitas diri. Sasaran Indikator : a. Meningkatnya kepemilikan dokumen Kependudukan dan Pencatatan Sipil; b. Tersedianya pusat data Kependudukan yang mudah di akses oleh pengguna; c. Terlaksananya Sistem Informsi Administrasi Kendudukan (SIAK) Online Kabupaten Banyuwangi. Indkator Kinerja : a. Rasio Penduduk berktp per satuan Penduduk. b. Rasio Bayi berakta kelahiran. c. Rasio Pasangan berakta Nikah. d. Kepemilikan KTP 6

e. Kepemilikan Akta Kelahiran per 1000 Penduduk f. Ketersediaan Data Base Kendudukan sekala Provinsi g. Penerapan KTP Nasional berbasis NIK 3. Target dan Realisai Pencapaian SPM a. Indikator dan Nilai SPM serta Batas Waktu Pencapaian SPM secara Nasional : Standar Pelayanan Minimal Batas Waktu No Jenis Pelayanan Pencapaian Indikator Nilai Dasar (Tahun) 1 2 3 4 5 I. Pelayanan Dokumen 1. Cakupan Penerbit Kartu Keluarga 100% 2015 Kependudukan 2. Cakupan Penerbit Kartu Tanda Penduduk 100% 2015 3. Cakupan Penerbit Kutipan Akta Kelahiran 85% 2019 4. Cakupan Penerbit Kutipan Akta Kematian 70% 2019 b. Target Pencapaian SPM Tahun 2015 No Jenis Pelayanan Dasar I. Pelayanan Dokumen Kependudukan Standar Pelayanan Minimal Indikator Target Pencapaian SPM 1. Cakupan Penerbit Kartu Keluarga 100.000 2. Cakupan Penerbit Kartu Tanda Penduduk Elektronik 1.246.866 3. Cakupan Penerbit Kutipan Akta Kelahiran 40.650 4. Cakupan Penerbit Kutipan Akta Kematian 8.000 No c. Realisasi Pencapaian SPM Tahun 2015 Jenis Pelayanan Dasar Standar Pelayanan Minimal Indikator Realisasi SPM Batas Waktu Pencapaian 1 2 3 4 5 I. Pelayanan 1. Cakupan Penerbit Kartu Keluarga 10,92 2015 Dokumen 2. Cakupan Penerbit Kartu Tanda Penduduk Kependudukan Elektronik 93,59 2015 3. Cakupan Penerbit Kutipan Akta Kelahiran 131,48 2015 4. Cakupan Penerbit Kutipan Akta Kematian 2,17 2015 7

REALISASI CAPAIAN CAKUPAN SPM TAHUN 2015 JENIS PELAYANAN DASAR SKALA No PROPINSI 1. Pelayanan dokumen Kependudukan INDIKATOR SPM Tahun 2010 2011 2012 2013 2014 2015 1. CakupanPenerbitan Karatu Keluarga (KK) 1). Jml KK Diterbitakan 233.651 374.743 528.049 563.807 629.049 689.362 2). Jml Kepala Keluarga - 652,722 538,048 695,697 616.668 552.155 % RUMUS DAN SUMBER DATA Ket 124,85 KK yg diterbitkan Kepala Keluarga x100 % 2. Cakupan Penerbitan KartuTanda Penduduk ( KTP ) 1). Jumlah KTP Elektronik yg diterbitkan - - 1,090,250 1,095,249 1.095.363 1.151.087 2). Jumlah Penduduk wajib KTP Elektronik - - 1,277,394 1,277,394 1.277.394 1.246.866 Cakupan Penerbitan Kutipan Akta Kelahiran 1). Jumlah Kutipan Akta Kelahiran yang diterbitkan 50,974 129,036 28,267 52,374 45.399 31.342 2). Jumlah Kelahiran yang terjadi 23,785 23,451 22,879 23,221 23.620 23.837 93,59 131,4 8 KTP Elektronik yg diterbitkan penduduk wajib KTP elekt x100 % kutipan akta kelahiran yg diterbitkan kelahiran yang terjadi x100 % 3. Cakupan Penerbitan kutipan Akta Kematian 1). Jumlah Kutipan Akta kematian 82 172 261 362 500 671 yang diterbitkan 2). Jumlah Kematian yang terjadi 7,182 7,782 7,803 8,201 7.765 7.885 8,51 kutipan akta kematian yg diterbitakan penduduk wajib KTP elektronik x100 % 8

Rumus Realisasi Cakupan : 1. Cakupan Penerbitan Kartu Keluarga : Jml KK yang diterbitkan 100 = 689.362 x 100 = 124,85 % Jml Kepala Keluarga 552.155 2. Cakupan Penerbit KTP - el : Jml KTP-el yang diterbitkan 100 = 1.151.087 x 100 = 93,59 % Jml Penduduk wajib KTP-el 1.246.866 3. Cakupan Penerbitan Kutipan Akta Kelahiran: Jml Kutipan Akta Kelahiran yang diterbitkan 100 = 31.342 x 100 = 131,48 % Jml Kelahiran Yang terjadi 23.837 4. Cakupan Penerbitan Kutipan Akta Kematian : Jml Kutipan Akta Kematian yang diterbitkan 100 = 671 x 100 = 8,51 % Jml Kematian yang terjadi 7.885 PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN Jenis, Persyaratan dan Waktu Penyelesaian 1. Pelayanan KTP - el a. Kartu keluarga Asli. b. Surat Nikah Atau Surat Cerai. c. Ijazah Yang dimiliki. d. Akta Kelahiran. e. Surat Pengatar dari RT dan Desa. Waktu Penyelesaian 7 Hari Kerja, - Hari Senin Jum at Pukul 07:00 15:30 - Dispenduk dan Pencapil Jl. Letkol Istliqlah no.68 Banyuwangi. 2. Pelayanan Kartu Keluarga (KK) Baru. Pesyaratan : a. Paspor Pemohon. b. Akta Kelahiran Pemohon. c. Izin Tinggal Tetap Bagi Orang Asing. d. Ijazah Masing Masing Anggota Keluarga Bagi WNI. e. Foto Kopi / Kutipan Akta Perkawinan. f. Surat Keterangan Pindah Datang. g. Surat Keterangan Datang dari Luar Negeri (WNI). 9

Perubahan / Penambahan Anggota Keluarga: a. Akta Kelahiran. b. Kartu Keluarga (KK) Lama yang Asli. c. Ijazah. Anggota Keluarga yang Numpang a. Kartu Keluarga asli yang akan ditumpangi. b. Surat keterangan pindah datang. c. Surat keterangan datang dari LN bagi WNI (SKDLN). Perubahan / Pengurangan Anggota Keluarga.. a. Kartu Keluarga (KK) Lama yang Asli. b. Surat Keterangan Kematian/ Akta Kematian. c. Surat Keterangan Pindah Keluar Waktu Penyelesaian 7 Hari Kerja, - Hari Senin Jum at Pukul 07:00 15:30 - Dispenduk dan Pencapil Jl. Letkol Istliqlah no.68 Banyuwangi. 3. Kartu Keluarga dan KTP yang Rusak/ Hilang a. Surat Keterangan Kehilangan dari Desa/ Kelurahan. b. Kartu Keluarga (KK) yang Rusak. c. Dalam KTP-el rusak / Hilang Pemilik wajib lapor intansi pelaksana melalui camat/ lurah/ kepala desa paling lambat 14 hari dengan melngkapi : - Surat keterangan dari polsek setempat. - Surat peryataan penyebab terjadi rusak / hilang. d. Foto Kopi Akta Kelahiran/ Ijazah/ Surat Cerai dan Nikah e. Dokumen ke imigrasian bagi orang asing. Waktu Penyelesaian 7 Hari Kerja, - Hari Senin Jum at Pukul 07:00 15:30 - Dispenduk dan Pencapil Jl. Letkol Istliqlah no.68 Banyuwangi 10

4. Surat Keterangan Pindah Datang a. Surat Keterangan Pindah WNI Asli dan biodata penduduk. b. Surat Nikah / Cerai/ Surat Kematian, surat yang mendukung status seseorang. c. Akta Kelahiran, Ijazah d. Pas Photo 4x6 = 4 lembar. e. Kartu Keluarga Asli yang Ditumpangi (Penduduk Pindah Sendiri). f. Penduduk / kepala keluarga/ anggota keluarga wajib datang sendiri untuk check biometrik. Waktu Penyelesaian 7 Hari Kerja, - Hari Senin Jum at Pukul 07:00 15:30 - Dispenduk dan Pencapil Jl. Letkol Istliqlah no.68 Banyuwangi. 5. Surat Keterangan Pindah Keluar a. Formulir F1.34 dari Kelurahan/ Desa. b. Formulir F1.36 dari Kecamatan. c. Kartu Keluarga dan KTP asli. d. Surat Nikah / Cerai/ Surat Kematian, surat yang mendukung status seseorang. e. Pas Photo 4x6 = 5 lembar. Waktu Penyelesaian 7 Hari Kerja, - Hari Senin Jum at Pukul 07:00 15:30 - Dispenduk dan Pencapil Jl. Letkol Istliqlah no.68 Banyuwangi. 6. Data Blank a. Penduduk wajib hadir sendiri. b. Mengisi Blanko F1.01. c. Surat Keterangan pernyataan dari RT Bermaterai. d. Fotokopi Paspor dan Asli ditunjukan. e. Akta Kelahiran/ Ijazah yang dimiliki f. Akta Nikah/ Akta cerai yang dimiliki. g. Pas photo ukuran 4x6 = 2 lembar. Waktu Penyelesaian 7 Hari Kerja, 11

- Hari Senin Jum at Pukul 07:00 15:30 - Dispenduk dan Pencapil Jl. Letkol Istliqlah no.68 Banyuwangi. PELAYANAN PENCATATAN SIPIL Jenis Persyaratan dan Waktu Penyelesaian Pelayanan. 1. Akta Kelahiran UMUM a. Surat Keterangan Kelahiran dari Dokter/ Bidan/ Penolong Kelahiran/ Kades/ Lurah. b. Fotokopi Legalisir KK dan KTP orang tua (WNI) dan orang asing WNA pemegang izin tinggal tetap. c. Fotokopi Legalisir Kutipan Buku Nikah/ Kawin. d. Nama dan identitas 2 orang saksi kelahiran. e. Surat keterangan tempat tinggal bagi pemegang izin tinggal terbatas. f. Fotokopi PAPSOR bagi pemegang izin kunjungan. g. Berita Acara pemeriksaan kepolisian tentang ditemukanya bayi yang tidak diketahui asal usulnya / keberdaan orang tua. 2. Program Inovasi Bayi Lahir Procot Pulang Bawa Akta ( 2 in 1 ) a. Mengisi formulir permohonan untuk mendapatkan akta kelahiran b. Surat keterangan kelahiran dari Dokter/ Bidan/ Penolong/ Kelahiran/ Kades/ Lurah c. Fotokopi Legalisir KK dan KTP orang tua (WNI). d. Fotokopi Legalisir Kutipan Buku Nikah/ Kawin. e. Nama dan KTP 2 orang saksi kelahiran. f. Surat keterangan tempat tinggal bagi pemegang izin tinggal terbatas. Waktu Penyelesaian 14 Hari Kerja. - Hari Senin Jum at Pukul 07:00 15:30 - Dispenduk dan Pencapil Jl. Letkol Istliqlah no.68 Banyuwangi. 12

3. Akta Perkawinan a. Surat Keterangan perkawinan dari pemuka agama/ pendeta/ penghayat kepercayaan. b. Fotokopi kutipan akta kelahiran/ ijazah. c. Surat keterangan dari desa/ kelurahan. d. Fotokopi legalisir KK dan KTP e. Pas photo suamiu istri ukuran 4x6 = 2 lembar f. 2 orang saksi g. Fotokopi akta perceraian / kematian jika yang bersangkutan pernah kawin. h. Izin dari Komandan bagi anggota TNI, POLRI. i. (Perjanjian perkawinan). j. STMD dari Kepolisian. k. Surat izin dari istri bagi yang berpoligami. l. Surat izin dari pengadilan negeri bagi yang berpoligami. m. Surat izin bagi perwakilan Negara asing WNA. n. Paspor / Dokumen ke imigrasian SKTT dari Dispenduk. Waktu Penyelesaian 2 Hari Kerja. - Hari Senin Jum at Pukul 07:00 15:30 - Dispenduk dan Pencapil Jl. Letkol Istliqlah no.68 Banyuwangi 4. Akta Kematian a. Surat Keterangan dari Kepala Desa/ Lurah. b. Surat dari Dokter/ Paramedis. c. Fotokopi KK dan KTP. d. Fotokopi surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT) yang memiliki izin tinggal terbatas. e. Fotokopi paspor bagi WNA yang memiliki Izin kunjungan f. Fotokopi Akta Kelahiran atau Dokumen lainnya. Waktu Penyelesaian 2 Hari Kerja. - Hari Senin Jum at Pukul 07:00 15:30 - Dispenduk dan Pencapil Jl. Letkol Istliqlah no.68 Banyuwangi 13

5. Akta Peceraian a. Surat Silinan putusan pengadilan. b. Fotokopi KK dan KTP. Waktu Penyelesaian 2 Hari Kerja. - Hari Senin Jum at Pukul 07:00 15:30 Dispenduk dan Pencapil Jl. Letkol Istliqlah no.68 Banyuwangi 6. Pengakuan Anak a. Surat pengantar dari desa/ Lurah b. Surat pengakuan anak dari ayah biologis yang disetujui oleh ibu kandung.. c. Kutipan akta kelahiran d. Fotokopi KK dan KTP Orang tua Kandung. Waktu Penyelesaian 2 HariKerja. Hari Senin Jum at Pukul 07:00 15:30 Dispenduk dan Pencapil Jl. Letkol Istliqlah no.68 Banyuwangi 7. Pengesahan Anak a. Surat pengantar dari desa/ Lurah. b. Kutipan Akta Kelahiran. c. Fotokopi kutipan Akta Perkawinan d. Fotokopi KK dan KTP pemohon. Waktu Penyelesaian 2 Hari Kerja. Hari Senin Jum at Pukul 07:00 15:30 Dispenduk dan Pencapil Jl. Letkol Istliqlah no.68 Banyuwangi. 8. Kutipan Kedua dst Karena Akta Hilang / Rusak a. Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian. b. Surat Pernyataan Rusak / Hilang bermaterai 6 Ribu Rupiah. c. Fotokopi Akta yang hilang/ Rusak 14

Waktu Penyelesaian 2 Hari Kerja. Hari Senin Jum at Pukul 07:00 15:30 Dispenduk dan Pencapil Jl. Letkol Istliqlah no.68 Banyuwangi 9. Perubahan Nama a. Salinan penetapan pengadilan Negeri tentang perubahan nama. b. Kutipan Akta Kelahiran. c. Kutipan Akta Perkawinan e. Fotokopi Legalisir KK dan KTP. Waktu Penyelesaian 2 Hari Kerja. Hari Senin Jum at Pukul 07:00 15:30 Dispenduk dan Pencapil Jl. Letkol Istliqlah no.68 Banyuwangi 10. Pengangkatan Anak a. Surat Penetapan Keadilan tetang pengangkatan anak. b. KK dan KTP orang tua yang mengangkat. c. Kutipan Akta Kelahiran. Waktu Penyelesaian 2 Hari Kerja. Hari Senin Jum at Pukul 07:00 15:30 Dispenduk dan Pencapil Jl. Letkol Istliqlah no.68 Banyuwangi 11. Perubahan Status Kewarganegaraan WNA ke WNI a. Salinan Keputusan PRESIDEN tentang perubahan Status kewarganegaraan menjadi WNI b. Salinan Keputusan Meteri. c. Kutipan Akta Kelahiran. d. Kutipan Akta Perkawinan e. Fotokopi KK, KTP dan Paspor pemohon. 15

Waktu Penyelesaian 2 Hari Kerja. Hari Senin Jum at Pukul 07:00 15:30 Dispenduk dan Pencapil Jl. Letkol Istliqlah no.68 Banyuwangi 12. Perubahan Status Kewawganegaraan dari WNI ke WNA a. Surat persetujuan perubahan status kewarganegaraan dari Negara yang bersangkutan. b. Fotokopi Kutipan Akta Kelahiran. c. Fotokopi Kutipan Akta Perkawinan. d. Fotokopi Paspor. Waktu Penyelesaian 2 Hari Kerja. Hari Senin Jum at Pukul 07:00 15:30 Dispenduk dan Pencapil Jl. Letkol Istliqlah no.68 Banyuwangi 13. Pencatatan Kelahiran di Luar Negeri a. Bukti pencatatan kelahiran dari Negara bersangkutan yang dikeluarkan oleh Kedutaan Indonesia. b. Fotokopi Paspor RI c. Fotokopi Legalisir Kutipan Nikah atau bukti tertulis perkawinan. Waktu Penyelesaian 2 Hari Kerja. Hari Senin Jum at Pukul 07:00 15:30 Dispenduk dan Pencapil Jl. Letkol Istliqlah no.68 Banyuwangi 14. Pencatatan Perkawinan di Luar Negeri a. Bukti atau akta perkawinan dari Negara setempat. b. Akta kelahiran c. KTP dan KK yang bersangkutan bagi WNI. d. Pas photo suami istri ukuran 4x6 = 3Lembar e. Paspor/ Dokumen ke imigrasian. 16

Waktu Penyelesaian 2 Hari Kerja. Hari Senin Jum at Pukul 07:00 15:30 Dispenduk dan Pencapil Jl. Letkol Istliqlah no.68 Banyuwangi 15. Pencatatan Kematian di Luar Negeri a. Surat Keterangan kematian dari Negara setempat b. Fotokopi Paspor / Identitas Lainnya Waktu Penyelesaian 2 Hari Kerja. Hari Senin Jum at Pukul 07:00 15:30 Dispenduk dan Pencapil Jl. Letkol Istliqlah no.68 Banyuwangi 16. Pencatatan Perceraian di Luar Negeri a. Surat Bukti pencatatan peceraian dari Negara setempat. b. Akta perkawinan c. Fotokopi Paspor. Waktu Penyelesaian 2 Hari Kerja. Hari Senin Jum at Pukul 07:00 15:30 Dispenduk dan Pencapil Jl. Letkol Istliqlah no.68 Banyuwangi 17

Sumber Daya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Dukungan Personil Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dalam tahun 2015 didukung dengan personil: - Pegawai Negeri Sipil (PNS) = 36 Orang - Pegawai non PNS (THL) = 16 Orang. Strata Pendidikan No. PENDIDIKAN JUM LAH % 1. Pasca Sarjana ( S 2 ) - 2. Sarjana ( S 1 ) 20 orang 55,56 3. Didploma III 2 orang 5,56 4. Diploma II 1 orang 2,78 5. SLTA 12 orang 33,33 6. SLTP 1 orang 2,77 JUMLAH 36 orang 100 Strata Golongan No GOLONGAN JUMLAH % 1. Golongan IV 4 orang 11,11 2. Golongan III 18 orang 50,00 3. Golongan II 12 orang 33,33 4. Golongan I 2 orang 5,56 JUMLAH 36 orang 100 Realisasi Anggaran Tahun 2015 Alokasi Anggaran APBD tahun 2015 No. Uraian Anggaran (Rp.) 1. Realisasi Pendapatan Daerah (denda administrasi kependudukan) Pelayanan pajak - Peneriaman daerah bukan pajak - Penerimaan hibah Realisasi Anggaran (Rp.) % 860.750.000,- 2. Realisasi Belanja Daerah 3.854.093.700,- 3.054.345.450,- 79.25 A. Rupiah Murni -Belanja Pegawai -Belanja Barang/Jasa -Belanja Modal - - 413.310.000,- 2.102.372.100,- 1.338.411.00,- - - 388.448.000,- 1.453.171.000,- 1.212.723.450,- B. Pinjaman dan Hibah -Belanja Barang - - - 93.98 69.12 90.61 18

Realisasi Anggaran per Program TA.2015 No. Program Anggaran (Rp.) Realisasi Anggaran (Rp.) % 1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1.0140293.600,- 827.092.284,- 85.98 2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 453.402.000,- 441.923.400,- 97.47 3. Program Peningkatan Pengembangan system Pelapor capaian Kinerja dan Keuangan 4. Program Penataan Adminstrasi Kependudukan 25.000.000,- 24.854.950,- 99.42 2.361.398.100,- 1.715.474.816,- 72.65 JUMLAH 3.854.093.700,- 3.054.345.450,- 79.25 19

BAB III PROGRAM DAN KEGIATAN TAHUN 2015 Dalam rangka penerapan pencapaian SPM Dinas Kependudukan dan Pecatatan Sipil dengan dukungan anggaran APBD Program dan Kegiatan sebagai berikut : 1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Kegiatan : a. Penyediaan surat menyurat. b. Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air. c. Penyediaan jasa perkantoran. d. Penyediaan alat tulisa kantor e. Penyediaan barang cetakan dan pengadaan. f. Penyediaan komponen instalasi listrik / penerangan bangunan kantor. g. Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor. h. Penyediaan peralatan rumah tangga. i. Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang undangan. j. Penyediaan logistic kantor. k. Penyediaan makanan dan minuman. l. Rapat rapat koordinasi dan konsultasi keluar daerah. 2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Kegiatan : a. Mengadakan mebeleur b. Pemeliharaan rutin / berkala gedung kantor. c. Pemeliharaan rutin / berkala peralatan dan perelengkapan kantor. d. Pemeliharaan rutin / berkala kendaraan dinas/ operasional. e. Rehabilitasi sedang/ berat gedung kantor (relokasi gedung kantor). 3. Program Peningkatan Pengembangan System Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan. Kegiatan : a. Penyusun laporan capaian kinerja dan ihktisar realisasi kinerja SKPD. 20

4. Program Penataan Administrasi Kependudukan Kegiatan : a. Kegiatan pengolahan dalam penyusunan laporan informasi kependudukan. b. Kegiatan peningkatan pelayanan publik dalam bidang kependudukan (Pelayanan KK dan KTP-el). c. Kegiatan peningkatan pelayanan publik dalam bidang kependudukan (Pelayanan Akta-Akta Pencatatan Sipil). d. Kegiatan peningkatan publik dalam bidang kependudukan (Pameran pembangunan dibidang kependudukan) e. Kegiatan Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan. f. Kegiatan pengembangan sentral data dan kependudukan ( COKLIT KK ). g. Kegiatan pengembangan sentral data kependudukan ( Penataan Arsip Kearsipan ). Permasalahan dan Solusi Pelaksanaan tentang pelayanan Administrasi Kependudukan mengacu pada Undang - undang Nomor 23 tahun 2006 dan PP 37 tahun 2007 serta peraturan peraturan lain serta petunjuk yang mengatur tentang Administrasi Kependudukan. di Kabupaten Banyuwangi ada beberapa permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan urusan kependudukan dan catatan sipil antara lain : a. Akses jaringan yang masih sering loading lemah b. Kapasitas server masih kurang memadai. c. Jumlah SDM / teknis belum memadai. d. Database kependudukan yang masih perlu disempurnakan. e. Mobilitas penduduk/ mutasi datang dan keluar cukup tinggi. f. Masih ada penduduk yang belum melakukan perekaman KTP-el. g. Masih dijumpai identitas ganda dan data blong. h. Kelengkapan persyaratan administrasi pemohon akta catatan sipil sering kurang Solusi lengkap. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi melakukan solusi pemecahan permasalahan yang ada antara lain : a. Melaksanakan sosialisasi kepada aparat Kecamatan dan Desa/Kelurahan b. Melaksanakan sosialisasi melalui media cetak dan electronik (talk show). c. Meningkatkan kualitas jaringan kerjasama dengan PDE d. Penghapusan data ganda terus dilakukan 21

e. Penambahan / pengadaan server. f. Melaksanakan jemput bola perekaman KTP-el di sekolah-sekolah SLTA dan panti panti sosial diseluruh wilayah Kabupaten Banyuwangi g. Meningkatkan / memotivasi kesadaran masyarakat untuk membuat dan menyesuaikan data keluarga kedalam Kartu Keluarga (KK) terhadap kejadian penting ( lahir, mati, datang dan pindah). h. Melanjutkan pelaksanaan Program Lahir procot pulang bawa akta (2 in 1) (kerjasama dengan RSUD dan Puskesmas di Kab. Banyuwangi semakin di tingkatkan) i. Meningkatkan pelayanan satu pintu dalam pengurusan (KK, KTP, Surat pindah Datang, surat Pindah Keluar, permohonan Akta-Akta Catatan Sipil, dan Legalisir) 22

BAB III PENUTUP Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi menetapkan Standar Pelayanan Minimal ( SPM ) merupakan bagian dari bagian kebijakan nasional tentang Administrasi Kependudukan. Dengan demikian penjelasan rinci tentang berbagai pelaksanaan pelayanan Administrasi Kependudukan mengacu pada Undang-undang Nomor 23 tahun 2006 dan PP Nomor 37 tahun 2007 serta peraturan-peraturan lain yang mengatur tentang Administrasi Kependudukan di Indonesian maupun di Kabupaten Banyuwangi. Sejalan dengan pelaksanaan Otonomi Daerah yang luas, nyata dan bertanggung jawab, maka setiap Kabupaten / Kota dapat mengembangkan berbagai lingkup kewenangan yang ada. Komitmen seluruh bangsa Indonesia terutama Pemerintah Propinsi dan Pemerintah Kabupaten / Kota dalam mewujudkan tertib Administrasi Kependudukan diharapkan akan turut mempercepat terwujudnya Pembangunan seutuhnya yang pada akhirnya akan mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Standar Pelayanan Minimal ( SPM ) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dalam penyusunan / penyampaian masih kurang sempurna untuk itu saran kritikan yang bersifat membangun senantiasa kami harapkandemi kesempurnaan dari pembuatan Standar Pelayanan Minimal ( SPM) ini. Banyuwangi, Maret 2016 KEPALA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BANYUWANGI SUDJANI, SH Pembina Utama Muda NIP. 19590611 197903 1 002 23

LAMPIRAN JUMLAH PENDUDUK KABUPATEN BANYUWANGI TAHUN 2015 PER KECAMATAN NO KECAMATAN LAKI-LAKI PEREMPUAN JUMLAH JUMLAH KEPALA KELUARGA 1 2 3 4 5 6 1 Pesanggaran 25.743 25.424 51.167 16.724 2 Bangorejo 32.047 31.120 63.167 20.537 3 Purwoharjo 34.310 33.777 68.087 22.517 4 Tegaldlimo 33.723 33.028 66.751 22.037 5 Muncar 67.508 65.501 133.009 41.843 6 Cluring 38.890 38.173 77.063 25.616 7 Gambiran 32,663 32.310 64.973 20.685 8 Srono 47.892 46.679 94.571 31.770 9 Genteng 45.086 44.352 89.438 27.583 10 Glenmore 37.571 37.631 75.202 24.150 11 Kalibaru 32.073 32.179 64.525 20.794 12 Singonjuruh 26.012 26.036 52.048 18.264 13 Rogojampi 48.727 49.136 97.863 34.048 14 Kabat 36.707 36.218 72.925 25.100 15 Glagah 17.236 17.691 35.017 12.823 16 Banyuwangi 57.076 58.132 115.208 37.147 17 Giri 14.698 14.793 29.491 10.517 18 Wongsorejo 38.769 38.358 77.127 26.286 19 Songgon 28.465 28.274 56.739 19.799 20 Sempu 40.793 39.961 80.754 25.791 21 Kalipuro 39.878 39.465 79.343 27.387 22 Siliragung 23.866 23.037 46.903 15.105 23 Tegalsari 24.828 24.274 49.102 15.407 24 Licin 14.205 14.033 28.238 10.403 Jumlah 838.856 829.582 1.668.438 552.155 KEPALA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BANYUWANGI SUDJANI, SH Pembina Utama Muda NIP. 19590611 197903 1 002 24

PENERBITAN KARTU KELUARGA (KK) DAN KARTU TANDA PENDUDUK (KTP-EL) 2015 NO KECAMATAN KK KTP-EL 1. Pesanggaran 2.686 2.096 2. Bangorejo 1.982 1.943 3. Purwoharjo 2.650 1.672 4. Tegaldlimo 1.762 1.370 5. Muncar 3.787 3.625 6. Cluring 2.834 2.663 7. Gambiran 3.335 3.074 8. Srono 3.094 2.864 9. Genteng 2.889 3.088 10. Glenmore 2.759 1.953 11. Kalibaru 2.035 1.419 12. Singojuruh 1.869 1.247 13. Rogojampi 3.008 2.636 14. Kabat 2.514 1.773 15. Glagah 1.139 1.073 16. Banyuwangi 4.624 6.293 17. Giri 891 1.084 18. Wongsorejo 2.428 1.981 19. Songgon 1.915 1.358 20. Sempu 2.676 2.052 21. Kalipuro 3.452 3.460 22. Siliragung 1.673 1.515 23. Tegalsari 3.232 1.160 24. LIcin 1.079 827 Jumlah 60.313 52.226 PENERBITAN AKTA PERKAWINAN DAN PERKAWINAN TAHUN 2015 NO BULAN AKTA PERKAWINAN AKTA PERCERAIAN 1. JANUARI 33 10 2. PEBRUARI 26 12 3. MARET 29 13 4. APRIL 29 11 5. MEI 31 7 6. JUNI 23 10 7. JULI 21 8 8. AGUSTUS 21 14 9. SEPTEMBER 24 18 10. OKTOBER 43 16 11. NOPEMBER 13 13 12. DESEMBER 53 14 JUMLAH 346 146 25

REKAPITULASI JUMLAH KELURAHAN, JUMLAH KEPALA KELUARGA DAN JUMLAH PENDUDUK KABUPATEN BANYUWANGI 2015 Jumlah Jumlah Jumlah Penduduk No. Kecamatan Kel. Desa KK L P L+P KET 1 2 3 4 5 8 9 10 11 1 Pesanggaran - 5 16.726 25.743 25.424 51.167 2 Bangorejo - 7 20.537 32.047 31.120 63.167 3 Purwoharjo - 8 22.157 34.310 33.777 68.087 4 Tegaldlimo - 9 22.037 33.723 33.028 66.751 5 Muncar - 10 41.843 67.508 65.501 133.009 6 Cluring - 9 25.616 38.890 38.173 77.063 7 Gambiran - 6 20.685 32.663 32.310 64.973 8 Srono - 10 31.770 47.892 46.679 94.571 9 Genteng - 5 27.583 45.086 44.352 89.438 10 Glenmore - 7 24.150 37.571 37.631 75.202 11 Kalibaru - 6 20.794 32.073 32.179 64.252 12 Singojuruh - 11 18.264 26.012 26.036 52.048 13 Rogojampi - 18 34.048 48.727 49.136 97.863 14 Kabat - 16 25.100 36.707 36.128 72.295 15 Glagah 2 8 12.823 17.326 17.691 35.017 16 Banyuwangi 18-37.147 57.076 58.132 115.208 17 Giri 4 2 10.517 14.698 14.793 29.491 18 Wongsorejo - 12 26.286 38.769 38.358 77.127 19 Songgon - 9 19,799 28.465 28.274 56.739 20 Sempu - 7 25.971 40.793 39.961 80.754 21 Kalipuro 4 5 27.387 39.878 39.465 79.343 22 Siliragung - 5 15.105 23.866 23.037 46.903 23 Tegalsari - 6 15.407 24.828 24.274 49.102 24 Licin - 8 10.403 14.205 17.033 28.238 JUMLAH 28 189 552.155 838.856 829.582 1.668.438 KEPALA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BANYUWANGI SUDJANI, SH Pembina Utama Muda NIP. 19590611 197903 1 002 26

PELAKSANAAN PEREKAMAN DAN PENCETAKAN KTP- ELEKTRONIK KABUPATEN BANYUWANGI TAHUN 2015 JUMLAH No Kecamatan Wajib Belum. Penduduk Perekaman Cetak KTP Rekam 1 2 3 4 5 6 7 1 PESANGGARAN 50,649 38,252 34115 4,137 33,316 2 BANGOREJO 62,580 47,807 42557 5,250 42,126 3 PURWOHARJO 67,492 52,011 47146 4,865 46,782 4 TEGALDLIMO 66,220 51,068 48388 2,680 47,366 5 MUNCAR 132,097 98,661 91226 7,435 89,360 6 CLURING 76,501 58,607 54350 4,257 53,436 7 GAMBIRAN 64,489 48,746 46272 2,474 45,418 8 SRONO 93,768 70,709 66634 4,075 65,591 9 GENTENG 88,979 65,677 62357 3,320 61,700 10 GLENMORE 75,265 56,653 52064 4,589 51,508 11 KALIBARU 63,855 47,643 43894 3,749 43,158 12 SINGOJURUH 51,768 39,066 38214 852 37,724 13 ROGOJAMPI 97,119 73,134 71912 1,222 70,916 14 KABAT 72,390 53,638 51675 1,963 50,915 15 GLAGAH 34,759 26,671 26210 461 25,933 16 BANYUWANGI 114,442 84,535 80938 3,597 80,836 17 GIRI 29,276 21,992 21832 160 21,599 18 WONGSOREJO 76,947 57,965 49753 8,212 49,415 19 SONGGON 56,292 42,241 41253 988 40,655 20 SEMPU 80,381 60,030 54959 5,071 54,001 21 KALIPURO 78,636 57,855 55309 2,546 54,552 22 SILIRAGUNG 46,447 35,438 31886 3,552 31,685 23 TEGALSARI 48,790 36,809 33309 3,500 32,551 24 LICIN 28,065 21,658 20712 946 20,544 JUMLAH 1,657,207 1,246,866 1,166,970 79,901 1,151,087 KEPALA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BANYUWANGI SUDJANI, SH Pembina Utama Muda NIP. 19590611 197903 1 002 27