Izinkan Aku Mencintaimu Ukhti

dokumen-dokumen yang mirip
- Sebuah Permulaan - - Salam Perpisahan -

Ketika mimpi menjadi sebuah bayangan, aku menanyakan "kapan ini akan terwujud?" Mungkin nanti, ketika aku telah siap dalam segalagalanya

Karya Kreatif Tanah Air Beta

1. Aku Ingin ke Bandung

Aku menoleh. Disana berdiri seorang pemuda berbadan tinggi yang sedang menenteng kantong belanjaan di tangan kirinya. Wajahnya cukup tampan.

Belasan kota kudatangi untuk menjadi tempat pelarianku. Kuharap di sana bisa kutemukan kedamaian atau cinta yang lain selainmu.

KISAH KISAH YANG HAMPIR TERLUPAKAN

Bagian 1 : Tak Kan Kubiarkan Kau Merebutnya Dariku!

LUCKY_PP UNTUKMU. Yang Bukan Siapa-Siapa. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com

LEGEND OF THE BATTLING PRINCESS

Kembali kepada Ketulusan Hati untuk Berbuat Baik

Ya sudah aku mau makan mie saja deh hari ini, kebetulan aku lagi pengen makan mie pakai telur ceplok.

DI BALIK DINDING. Apa ya, yang berada di balik dinding itu?, selalu dan selalu dia bertanya-tanya

Aku tau apa yang kau rasakan, John. Rumah ini adalah hasil jerih payah kita selama ini. Tapi aku tak mau John, jika harus tinggal disini lagi.

BAB II PROFIL INFORMAN. mendasari mengapa penelitian gaya komunikasi manajemen konflik interpersonal

Sekolahku. Belajar Apa di Pelajaran 7?

Pertama Kali Aku Mengenalnya

MUNGKIN KU SALAH MENGARTIKAN

Yang Mencinta dalam Diam

Cermin. Luklukul Maknun

SINOPSIS MENGGAPAI CINTA PANDANGAN PERTAMA

DIPA TRI WISTAPA MEMBILAS PILU. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com

huh, akhirnya hanya mimpi, ucapnya sambil mengusap dada.

Juli Milik kita. Aku sudah sampai depan RS Margono. siap. menunggu. engga usah kaget, aku bisa. menit aku sampai, tunggu ya mas

Hanya Ingin Kau Tahu

Suratku. 1 Rosyid Ridho [Paulheme]

Pada suatu hari saat aku duduk di bangku sudut sekolah, tiba-tiba seseorang menepuk pundakku dari belakang.

Maafkan Bila Aku Mendahuluimu

NADIA AKU. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com

Hanya Lima. Penulis: Boy Candra, Dkk Copyright 2012 by Boy Candra. Desain Sampul: (Nuzula Fildzah) Editor: (Nuzula Fildzah)

My Love Just For You vol1

2 Untuk Jiwa Yang Merindu TUHAN-NYA

Ade Novitania. What IS Love? Book Making. Penerbit

Pemilik jiwa yang sepi

.satu. yang selalu mengirim surat

MUARA HATI. Sedikit rasa curiga yang sempat terlihat dari matanya, kini hilang tak bersisa. Terlebih saat

Oleh: Windra Yuniarsih

Beberapa tips yang di perlu di perhatikan bila kita sedang jatuh cinta..

banyak sudah mewarnai perjalanan hidup kami. Jika sebagian anak-anak lain berada dalam lingkungan rumah adem-ayem, tidak demikian dengan kami,

Suzy melangkahkan kaki memasuki lift gedung tempatnya bekerja. Beberapa orang wanita yang tidak ia kenal akrab mengikutinya dari belakang.

Budi Mulyanto. Hati Bicara

"Tapi mimpi itu inspirasi. Aku ragu untuk melangkah tanpa aku tau mimpiku."

Tetapi harapan itu muncul lagi setelah di SMP ini Zeta tidak satu sekolah lagi dengan Arum, mudah mudahan di SMP ini aku bisa menjadi

Mungkin hatinya merasakan sesuatu yang aneh. Apakah mungkin terjadi sesuatu? Semoga semuanya baik-baik saja.

Lampiran. Ringkasan Novel KoKoro. Pertemuan seorang mahasiswa dengan seorang laki-laki separuh baya di pantai

Berpisah... mudah kau bilang begitu. Kau bilang ini hanya sementara, dan bukan selamanya. Tapi aku tetap tidak rela kau pergi. Di gerbang kampus itu

SAMPLE UPLOAD 1 KETIKA CINTA BERPUISI

Yui keluar dari gedung Takamasa Group dengan senyum lebar di wajahnya. Usaha kerasnya ternyata tak sia-sia. Dia diterima berkerja di perusahaan itu

BABAK I DI KOTA INDAH NAN MULIA

BAB IV. Mahasiswi Berjilbab di FKIP- PGSD UKSW Salatiga

Ah sial aku selingkuh!

HANYA KAMU BAB 1 AMANDA

CINTA TELAH PERGI. 1 Penyempurna

hmm. Kakak adalah anak laki-laki satu-satunya. Sementara saya adalah anak perempuan satu-satunya. Kami hanya dua bersaudara tapi tidak satu pun kedama

Seperti api membakar hati Irfan. Dia menekan dadanya, menangis sekuatnya. Padahal hidup belum berakhir. Aisyah datang menampakkan diri.

31 JULI2017 RENUNGAN KELUARGA ALLAH HARI 1# MEMBANGUN JEMBATAN KASIH DENGAN SPIRIT YANG MENYALA. BACAAN HARI INI 1 Korintus 13:1-13

Mahesa Bayu Suryosubroto

Hingga akhirnya, hadirlah Kala yang saat ini menjadi sahabat terbaikku. Kala, yang tengah duduk di sampingku. Bagaimana ujian pendadaranmu tadi?

AKU AKAN MATI HARI INI

Pukul setengah delapan aku mendengar bunyi pintu terbuka. Aku tahu itu pastu Crystal. Segera aku berlari ke depan dan menyambutnya.

IZINKAN AKU MENYAYANGIMU

C.I.N.T.A. Persembahan penuh cinta dari : EKA SURYANI. Sebuah kumpulan puisi penghilang penat

LAMPIRAN 1 KUESIONER KEMANDIRIAN

Pasang Surut Ombak Segare Sopianus Sauri XII IPA

Karya Kreatif Tanah Air Beta. Karya ini diciptakan untuk menuturkan isi hati Mama Tatiana di dalam buku hariannya. Karya

Tak Ada Malaikat di Jakarta

AKHIR PERJALANAN. ( Kisah Tentang Kehidupan ) Aghana V Idents. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com

Rangkuman Kata Mutiara Tentang Waktu

Penerbit Lintang Fajar

Di Unduh dari : Bukupaket.com

Lucu memang.. Aku masih bisa tersenyum manis, melihatmu disana tertawa lepas bersamanya.

Awalnya aku biasa saja tak begitu menghiraukannya, karena aku menganggap, dia sedang melampiaskan

Mengapa hidupku jadi seperti ini Tuhan? Aku takkan bisa menikmati kebebasanku seperti dulu lagi.

I. Arga ( tentang Dia dan Dia )

LAMPIRAN A SKALA PENELITIAN

PATI AGNI Antologi Kematian

Alifia atau Alisa (2)

Sang Pangeran. Kinanti 1

Terkadang ia adalah aku. Terkadang juga kamu. Ya, kamu, Jend!

Aira Arsitha THE DARKA LAIA. Pertarungan Belum Selesai. Penerbit Gia Book Community

Jam hampir menunjukkan pukul wib. Diluar masih basah, suhupun dingin. Nyeri perutkku yang lagi kedatanagn tamu bulanan makin melilit.

CINTA 2 HATI. Haii...! Tiara terkejut, dan menatap pada pria itu. Pada saat itu, ternyata pria itu juga menatap kearah Tiara. Mereka saling menatap.

Kaki Langit. Bulan dan Matahari

Kanuna Facebook on September 07, 2011 Prolog

Muslimah Keren _MUSLIMAH KEREN_RM pdf 1 5/17/2017 5:29:17 PM

Ruang Rinduku. Part 1: 1

Angin senja terasa kencang berembus di antara

It s a long story Part I

dia tak pernah melepas cadar yang menutupi wajah cantiknya.

[ Indonesia Indonesian

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. masyarakatnya, terutama pada kaum perempuan. Sebagian besar kaum perempuan

SUNFLOWERS. Saya lebih suka menghadap ke matahari.

Fiction. John! Waktunya untuk bangun!

Someone! Susi Retno Juwita. Penerbit Nulisbuku.com

Ayu Prameswary. Jazz. Hujan. Pierre. fortherosebooks

Seorang pria menyelinap keluar dari balik pohon, dan Endra mengenalinya sebagai pemandunya, Lole.

Dibalik perjuangan seorang "PAPA"

Semalam Aldi kurang tidur. Hujan deras ditambah. Rahasia Gudang Tua

Bab 5. Ringkasan. Dalam bab pertama yang berisi latar belakang penulisan skripsi ini, saya menjabarkan

Transkripsi:

Izinkan Aku Mencintaimu Ukhti Prolog Saat ini aku adalah seorang mahasiswa Teknik Mesin UI semester 6. Itu berarti sudah lebih dari 7 tahun aku mengenal sosok wanita yang sangat kucintai. Wanita itu bernama Yunda Fitrian, seorang jilbaber yang sangat cantik, sholehah, dan cerdas pula. Wanita yang selalu menundukkan pandangan saat bertemu lelaki dan adik kelas yang selalu ramah kepada siapapun. Sekarang ini dia kuliah di Fakultas Psikologi UI semester 4. Walaupun satu Universitas denganku, anehnya, sejak kuliah kami tak pernah bertemu sekalipun!. Agaknya, ini merupakan jalan Yang Maha Kuasa yang telah ditetapkan kepadaku dan dia. Entah apa rahasianya?. Awal Perkenalan Perkenalanku dengannya dimulai sejak aku SMP. Walaupun kami tak saling kenal, aku sudah kagum dengannya. Hal ini karena balutan kain yang selalu melindungi mahkota kepalanya dan auratnya yang lain (jilbab). Saat itu, gadis berjilbab masih jarang di sekolahku, mungkin hanya beberapa orang saja. Namun hanya dia yang aku kagumi karena dia memiliki nilai plus, yakni kecantikannya dan auranya yang selalu menggetarkan hatiku. Pada tahun 2001 aku masuk SMA favoritku. SMA 2 Tangerang adalah salah satu SMA yang paling bergengsi di Tangerang. Aku tak pernah berpikir untuk bisa bertemu lagi dengan sosok gadis tersebut. Sebelumya tak ada benih cinta ( sewaktu SMP hanya ada rasa kagum ) yang timbul dalam hatiku sebelum takdir kembali mempertemukanku dengannya pada tahun 2002 ketika dia menjadi adik kelasku. Ketika SMA, aku bukanlah seorang yang menonjol baik dibidang akademik maupun organisasi. Akupun adalah lelaki yang sangat pemalu terhadap wanita Aku juga hanya seorang siswa kebanyakan yang lebih suka nongkrong di kantin ketimbang di Musholla.. Sungguh bertolak belakang dengan dia yang semakin kelihatan alim dan menjadi salah satu aktivis Rohani Islam di sekolah. Setiap hari pelajaran Olahraga adalah hari paling menyenangkan dalam hidupku. Karena di hari itulah aku bisa memandangnya sambil berolahraga. Memang, di sekolahku siswa kelas 1.9 dan 2.9 memiliki waktu pelajaran olahraga yang sama, walaupun tentu dengan guru yang berbeda.

Hari demi hari, hatiku semakin sulit untuk dikendalikan. Aku semakin ingin menjadikannya seorang yang paling dekat denganku. Usiaku saat itu 17 tahun, usia dimana seorang remaja sedang bergeloranya terbakar api cinta. Akhirnya, dengan menumpukkan segenap keberanian, aku memberanikan diri untuk mencoba menaklukkan hatinya. Aneh memang, seorang gadis yang telah kukagumi dan kucintai sekian lama, bahkan aku tak mengetahui namanya. Kemudian aku mencari identitasnya melalui temannya yang kukenal baik. Alhamdulillah, tanpa memakan waktu yang lama aku berhasil mendapatkan nama, alamat, No. Telepon dan tanggal lahirnya sekaligus. Dia lahir pada tanggal 14 Februaru 1987, hanya berbeda 10 hari denganku. Aku pikir, ini adalah momen yang tepat bagiku untuk berkenalan dan mengobrol dengannya untuk pertama kali. Akhirnya kuputuskan untuk memberi hadiah istimewa di hari lahirnya. Apa yang harus aku berikan padanya? Sungguh tak ada hadiah lain yang terlintas dalam benakku selain Jilbab!. Tak pernah terbayang olehku untuk membelikan jilbab kepada seorang gadis. Berkeliling ke satu toko ke toko lainnya dan bermandikan hujan dimalam hari hanya untuk mencari jilbab. Namun sayang jilbab yang kucari tidak kutemukan. ( setiap mengenang masa itu aku merasa sangat bodoh karena aku mencari jilbab di toko-toko pakaian yang notabene tak menjual jilbab ). Akhirnya, dengan bemodal uang pas-pasan aku berhasil menemukan jilbab yang terjangkau tepat sehari sebelum hari lahirnya di sebuah toko pakaian muslim sederhana yang sangat jauh dari rumahku. Sisa uang kubelikan bingkai foto yang kutulis puisi tentang cinta kepada ayah bunda. Kubungkus rapi memakai kertas kado dan tak lupa aku sisipkan surat sebagai tanda perkenalan dariku. Esokanya aku menaruh kado di atas laci Musholla sekolah. Ini kulakukan karena aku tahu kebiasaannya yang selalu datang pagi dan langsung ke Musholla sebelum ke ruang kelasnya. Setelah itu, aku kembali ke kelas sambil berharap cemas apa yang akan dia lakukan ketika mendapat surprise tersebut. Sebuah surat balasan kutemukan di atas laci Musholla tempat aku menaruh kado untuknya. Kubuka perlahan menahan detak jantung yang kian terasa kencang. Akhirnya, kubaca isinya kata per kata. Aku tak menyangka bahwa ia akan seramah ini. Dia ingin menjadi temanku dan mengucapkan terima kasih karena telah memberikannya hadiah.

Satu bulan berlalu namun aku belum juga berani bertatap muka secara langsung untuk memperkenalkan diri. Selama ini aku hanya menjadi pemuja rahasianya. Namun sore itu, kutumpuk segala keberanianku untuk menemuinya. Di sebuah angkot aku coba berkenalan dengannya. Diiringi salah tingkah dan keringat dingin aku menanyakan tentang keluarga dan cita-citanya. Dia tak pernah mau menatapku. Walaupun kesan pertama yang timbul kurang mengenakkan (karena angkot, salah tingkah, dan keringat dingin..!!), akan tetapi siapa sangka ini adalah perbincanganku yang pertama maupun yang terakhir (setidaknya hingga hari ini) antara aku dengannya. Karena setelah itu, kami tidak pernah berbincang dan hanya senyum serta mengucapkan salam ketika bertemu. Aku tak punya keberanian lagi mengobrol dengan dia, rasanya memang hampir semua lelaki di sekolahku segan kepadanya. Setiap aku bertemu dengannya hati ini terasa gemetar dan tak tahu harus mengatakan apa. Tak terasa waktu cepat berlalu hingga hari pelepasan siswa kelas 3 tiba. Sepertinya aku tak punya harapan lagi dengannya. Oleh karena itu aku memutuskan untuk mengambil fotonya dengan diam-diam sebagai kenang-kenangan jika aku dan dia telah berpisah. Lewat salah seorang teman wanitaku yang berpura-pura ingin berfoto dengannya, akhirnya dia berhasil mendapat fotonya dan memberikannya kepadaku. Wah cantiknya kau dinda, berpose layaknya bidadari. Masa Kuliah Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) 2004 telah membawaku ke Universitas impianku. Aku masuk Departemen Teknik Mesin Universitas Indonesia. Membawaku jauh dari sang pujaan hatiku, namun aku beruntung karena memiliki fotonya yang senantiasa kupandang hampir setiap hari. Sebenarnya aku merasa bersalah memiliki foto itu tanpa seizinnya. Akhirnya, kuputuskan untuk mengembalikannya sambil berharap bisa menemui dan mengobrol lagi seperti di angkot dulu. Foto pun aku kembalikan, tetapi sayang karena sesuatu hal aku tak bisa menemuinya. Cinta memang seperti itulah rasanya, walaupun jauh dimata namun dekat di hati. Agaknya, hal itulah yang terjadi pada diriku. Setiap kali aku berusaha untuk berkata dalam hati lupakan..lupakan dia!!, namun yang ada justru aku semakin mencintainya. Sampai kesibukan kuliah membuat aku bisa mengurangi perasaanku padanya.

Takdir memang Tuhan yang menentukan. Saat aku mulai berusaha melupakannya, dia justru masuk Universitas yang sama denganku. Aku mengetahuinya dari beberapa temanku. Meskipun aku tak pernah bertemu dengannya, akan tetapi dengan dia kuliah di UI membuatku ada harapan dan terus mencintainya. Aku mendapat nomor HP nya dan sering mengirim SMS padanya. (walaupun jarang yang dibalas karena mungkin menurutnya tidak penting) Perenungan batin Aku sangat sedih mendapatinya sejak dulu hingga sekarang dia cuek pada cintaku. Setiap aku mengingatnya aku merasa heran kenapa aku bisa mencintainya. Aku harus segera mencari jawaban semua ini, harus!. Aku mulai berfikir tentang diriku, perasaanku, dan dia. Aku mulai merenungi apa yang seharusnya aku lakukan sebagai seorang muslim. Selama ini aku lebih menonjolkan egoisme perasaan ketimbang pikiran jernih. Maka akupun mulai mencari jawaban dengan banyak mengingatnya dan membaca buku-buku islami. Aku banyak membaca buku-buku tentang pernikahan, remaja Islam, dan pergaulan dalam Islam. Butuh waktu lama bagiku untuk bisa mengahadapi persoalan ini. Setelah lebih mengerti tentang Islam, akhirnya menjelang Ramadhan tahun 2006 aku mulai bisa mengontrol perasaanku. Ada beberapa hal yang mulai kupahami tenang masalah ini. Yang pertama, bahwa tak ada pacaran atau istilah lainnya dalam Islam. Demikian juga yang mendekati pacaran. Selama ini aku berharap dia mau menjadi pacarku walaupun selalu saja ada sesuatu yang menghalangiku. Yang kedua adalah Zina terbagi menjadi beberapa kelompok, yakni zina fisik, zina mata, zina telinga, dan zina hati. Apa yang aku lakukan selama ini adalah zina hati karena aku terlalu mementingkan egoisme perasaan yang menyesatkan. Akhirnya mulai saat itu kuputuskan untuk menghapus No. HP nya, berangsur-angsur mulai mengurangi perasaan cinta kepadanya dan hanya membatasi dengan rasa kagum, serta mulai lebih mementingkan pelajaran demi mendapatkan cita-cita yang kuinginkan. Aku mulai sadar akan sikap-sikapnya kepadaku karena dia hanya ingin menjadi seorang muslimah yang baik. Entah dia memiliki perasaan kepadaku atau tidak, tetapi aku sangat yakin jika aku bisa memahaminya diapun akan bersikap sama.

Epilog Sampai saat ini aku belum pernah sekalipun bertemu dengannya lagi dan tak ingin memaksakan untuk bertemu. Aku harus menghargainya sebagai gadis yang ingin menjalankan ajaran agamanya dengan baik. Dia adalah wanita yang sangat cocok untuk dijadikan pendamping hidup. Sekarang aku hanya menunggu waktu meminangnya dalam ikatan resmi setelah lulus nanti. Semoga saja Allah mengikatkan kita berdua dalam keridhoannya dan ini adalah jalan terbaik yang kita lakukan. Tunggu pinanganku wahai Ukhti...!