KIP dan Perubahan Sikap

dokumen-dokumen yang mirip
Kata Kunci: komunikasi interpersonal, implikasi, sikap individu

BAB II URAIAN TEORITIS. adanya bantuan dari orang lain, bantuan tersebut didapatkan melalui

Persuasi dilakukan secara rasional dan secara emosional Secara rasional : Komponen kognitif pada diri seseorang dapat dipengaruhi.

Modul Komunikasi Bisnis

BAB I PENDAHULUAN. masa dewasa, pada masa tersebut mahasiswa memiliki tanggung jawab terhadap masa

I. PENDAHULUAN. lain. Menurut Supratiknya (1995:9) berkomunikasi merupakan suatu

BAB II KAJIAN TEORITIS. (interpersonal communication). Diambil dari terjemahan kata interpersonal, yang

BAB 1 SIKAP (ATTITUDE)

TEKNIK BERKOMUNIKASI. Bahan diskusi untuk Pembekalan Manajemen Media Kemtrologian, 15 Februari Dinn Wahyudin, MA.

BAB I PENDAHULUAN. komunikator kepada komunikan. Pesan tersebut dapat berupa pikiran, ide,

BAB V PENUTUP. Pada bab V ini penulis mengemukakan kesimpulan dan saran berkaitan

BAB II URAIAN TEORITIS

BAB I PENDAHULUAN. sebagai interaksi antara dirinya dan lingkungannya. Keseluruhan proses

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

STRATEGI PESAN DALAM PERENCANAAN KOMUNIKASI P E R E N C A N A A N P E S A N D A N M E D I A M O D U L 4

PERAN KOMUNIKASI PEMASARAN PENGOBATAN ALTERNATIF DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN PASIEN

DAFTAR LAMPIRAN BAB I PENDAHULUAN

BAB II LANDASAN TEORI

TEKNIK KOMUNIKASI PUSTAKAWAN DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN TERHADAP PEMUSTAKA (STUDI PADA PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH SULAWESI TENGGARA)

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara

II. TINJAUAN PUSTAKA. Dalam keseluruhan proses pendidikan di sekolah, kegiatan belajar merupakan

BAB II TINJAUAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN. usaha yang ditandai dengan tumbuh kembangnya organisasi atau perusahaan. Adanya

Berikut adalah analisis dari hasil penelitian yang didapat dari wawancara dengan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB 2. Landasan Perancangan

BAB II KAJIAN TEORI Pengertian Kecemasan Komunikasi Interpersonal. individu maupun kelompok. (Diah, 2010).

BAB I PENDAHULUAN. Dalam menghadapi era persaingan baik secara nasional maupun

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN. konsumen. Salah satu tugas dari customer service adalah salesman yang artinya

I. PENDAHULUAN. Komunikasi merupakan salah satu hal yang sangat vital dalam kehidupan

BAB IV ANALISIS DATA. untuk menelaah data yang tlah diperoleh peneliti dari informan maupun dari

BAB II KAJIAN TEORITIS. mengkomunikasikan manfaat jasa kepada pelanggan potensial dan. enam alat promosi, yaitu periklanan, penjualan pribadi, promosi

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN. beberapa unsur. Unsur-unsur tersebut sengaja dipadukan pengarang dan dibuat

Komunikasi untuk efektivitas

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II KAJIAN TEORI. yang terlibat di dalamnya saling mempengaruhi (Sugiyo, 2005). Komunikasi antar

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Pemasaran adalah fungsi organisasi dan seperangkat proses untuk menciptakan,

PSIKOLOGI KOMUNIKASI. Proses Komunikasi Inter Personal. Oni Tarsani, S.Sos.I., M.Ikom. Modul ke: Fakultas Ilmu Komunikasi

PERIKLANAN KOMUNIKASI PERSUASIF

BAB I PENDAHULUAN. Dalam kehidupan sehari-hari seseorang melakukan komunikasi, baik

II. TINJAUAN PUSTAKA. dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami. Untuk

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. Seperti kita ketahui beberapa tahun belakangan ini, konsumen memiliki

Universitas Sumatera Utara

Melisa Arisanty, S.I.Kom, M.Si

Komunikasi Interpersonal

PETUNJUK PRAKTIS KOMUNIKASI INTERPERSONAL

BAB I PENDAHULUAN. Page 1

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan dunia periklanan saat ini semakin marak dengan ditandai

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. sejumlah arti. Kata komunikasi berasal dari bahasa latin yaitu communis,

BAB I PENDAHULUAN. sarana mengungkapkan ide, gagasan, pikiran realitas, dan sebagainya. dalam berkomunikasi. Penggunaan bahasa tulis dalam komunikasi

Setelah mengikuti kegiatan belajar, diharapkan dapat : Menjelaskan pengertian KIP&K dlm pelayanan kes Menjelaskan perbedaan KIP&K dg jenis komunikasi

BAB I PENDAHULUAN. Sejalan dengan perkembangan dunia bisnis saat ini, maka

BAB I PENDAHULUAN. individu dapat meningkatkan kualitas keberadaannya, serta mampu

BAB II LANDASAN TEORI

Bab 2. Landasan Teori. dalam cerita, dan bagaimana penempatannya dalam sebuah cerita sehingga sanggup

24/03/ Sumber 2. Komunikator 3. Pesan (message) 4. Chanel (saluran) 5. Penerima(komunikan) 6. Effect (hasil) 7.

BAB I PENDAHULUAN. pembelajaran matematika, kemampuan berpikir sangat penting sebagai modal. utama untuk meningkatkan hasil belajar matematika.

BAB I PENDAHULUAN. penulis) maupun sebagai komunikan (mitra-bicara, penyimak, atau pembaca).

BAB II KERANGKA TEORI

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar belakang. Tidak diragukan lagi bahwa pendidikan sangat dibutuhkan setiap manusia.

HAKIKAT PESAN DALAM KOMUNIKASI Danus Ardiansah 5F31 B

BAB VI PENUTUP 6.1 Kesimpulan

TEKNIK KOMUNIKASI PENGAJAR DENGAN ANAK AUTIS DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SEKOLAH ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS HSSN PIRAMIDA KOTA BOGOR

BAB I PENDAHULUAN. Berbahasa adalah kegiatan sehari-hari yang dilakukan oleh setiap

MERANGKAI KOMUNIKASI YANG EFEKTIF

BAB I PENDAHULUAN. Persaingan yang sangat kompetitif di era globalisasi sangat sekali memberikan peluang

memperoleh pengetahuan dan keterampilan sehingga timbul adanya suatu

BAB II LANDASAN TEORI. ukuran iklan (air time untuk media penyiaran), penggunaan warna (spot atau full

dimengerti oleh penerima, dan secara nyata dapat dilaksanakan, sehingga tercipta interaksi dua arah.

PSIKOLOGI KOMUNIKATOR. Tine A. Wulandari, M.I.Kom.

Komunikasi Persuasi pada Penawaran Produk Asuransi Allianz

BAB I PENDAHULUAN. memainkan strategi pemasaran yang cerdik untuk dapat bertahan dan terus

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

II. TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. A. Loyalitas Merek. Menurut (Griffin, 2005; dalam Mamang, 2014) menyatakan Loyalty is

Modul ke: PENDIDIKAN ETIK. Komunikasi Efektif. Fakultas EKONOMI DAN BISNIS. Ikhwan Aulia Fatahillah, SH., MH. Program Studi Manajemen

PSIKOLOGI KOMUNIKASI

SKRIPSI Diajukan kepada Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

Fitri Rahmawati, MP. Jurusan Pendidikan Teknik Boga dan Busana Fakultas Teknik UNY.

BAB I PENDAHULUAN. iklan dalam menyampaikan informasi mengenai produknya. Umumnya,

PERSUASI : LANDASAN KEGIATAN KAMPANYE

Giat Riyadi B

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

Transkripsi:

KIP dan Perubahan Sikap Pertemuan ke 8-9 1

Pengaruh komunikasi interpersonal terhadap perubahan sikap terjadi dalam dua arah. Arah pertama bersifat incongruent, yaitu perubahan sikap yang menuju ke arah yang bertentangan dengan sikap semula. Perubahan yang terjadi adalah perubahan dari sikap negatif ke arah sikap positif, dan sebaliknya. Arah yang kedua bersifat congruent, yakni perubahan sikap yang sejalan atau tidak bertentangan dengan sikap semula. Perubahan seperti ini biasanya bersifat peneguhan atau penguatan sikap, yang positif semakin positif dan yang negatif menjadi semakin negatif. 2

Komponen-komponen Sikap Komponen kognitif, berhubungan dengan pengetahuan dan pemahaman seseorang, dari pengetahuan yang sedikit hingga mengetahui secara menyeluruh mengenai objek sikap itu. Komponen afektif, merupakan suatu keadaan yang bersifat emosional dalam hubungannya dengan objek/situasi tertentu. Komponen ini melibatkan peranan perasaan serta kesan yang diwarnai dengan adanya rasa senang atau tidak senang. Simpati atau antipati, cemas, takut dan sebagainya terhadap suatu objek yang dihadapi. Komponen konatif, menunjukkan kecenderungan berperilaku yang ada dalam diri seseorang berkaitan dengan objek sikap yang dihadapinya 3

KOMUNIKASI INTERPERSONAL SEBAGAI PENGALAMAN Prinsip dasar dari komunikasi interpersonal, ialah bahwa pihak-pihak yang terlibat dalam komunikasi pasti akan memperoleh pengalaman. Hal ini disebabkan esensi komunikasi interpersonal adalah proses transaksi simbolsimbol. Proses komunikasi interpersonal mengakibatkan terjadinya pengalaman baru, dan pengalaman baru itu membuktikan telah terjadinya perubahan. 4

PENDEKATAN UNTUK MENCAPAI PERUBAHAN Informatif, pada hakikatnya komunikator hanya menyampaikan informasi kepada komunikan. Target yang ingin dicapai sekurangnya terjadi perubahan pengetahuan. Jadi komunikan memperoleh pengetahuan baru setelah diterpa pesan komunikasi interpersonal. Dialogis, adalah terjadinya percakapan atau dialog, menuju proses berbagai informasi. Jadi dalam pendekatan ini ke dua belah pihak berada pada posisi sejajar. Pendekatan dialogis ini merupakan cara mempengaruhi dan mengubah pandangan maupun sikap orang lain dengan terbuka. Dikatakan terbuka, karena kedua belah pihak sama-sama bersedia menerima pandangan dari teman bicaranya. Persuasif, yaitu dilakukan dengan cara membujuk atau memberikan dorongan yang bertujuan untuk mengubah sikap dan tingkah laku seseorang yang dilandasi kerelaan dan senang hati sesuai dengan pesan-pesan yang diterima. Instruktif, dinamakan pula koersif. Pendekatan instruktif atau koersif menekankan pada memposisikan komunikator dalam posisi tawar yang tinggi, dimana dia dapat legitimasi untuk memerintahkan, mengajarkan, dan bahkan mengajukan satu macam ide kepada komunikan 5

Kerangka argumen dengan pendekatan AIDDA FASE Attention Interest Desire Decision Action TUJUAN Menarik perhatian komunikan Membangun minat komunikan dengan menjelaskan manfaat lebih lanjut dan sesuai dengan logika atau emosinya Menunjukkan keinginan atau hasrat dengan menunjukkan bahwa ide Anda merupakan solusi yang baik bagi komunikan Mempersilakan untuk mengambil keputusan terhadap solusi rasional untuk penyelesaian masalah Membangkitkan keinginan yang kuat untuk mengambil tindakan 6

KOMUNIKATOR DAN PERUBAHAN Kredibilitas Komunikator, efektivitas komunikasi interpersonal yang dilaksanakan komunikator sangat tergantung pada bagaimana komunikator dapat diterima oleh komunikan. Kredibilitas adalah kewibawaan. Secara teoritis, semakin berwibawa seorang komunikator di mata komunikan, maka akan semakin mudah mempengaruhi perubahan sikap dan perilaku komunikan. Ada tiga indikator yang menentukan kredibilitas komunikator, yakni : keahlian, keterpercayaan, dan empati. Daya tarik komunikator. Daya tarik seorang komunikator di mata komunikan merupakan modal penting untuk ketercapaian tujuan komunikasi. Hal ini disebabkan dengan daya tarik yang memadai, komunikator lebih mudah mendekatkan diri kepada komunikan, dan pada gilirannya dapat lebih mudah meyakinkan komunikan. Daya tarik komunikator meliputi daya tarik fisik, kesamaan, dan keakraban. 7

Alternatif pengorganisasian pesan Eksplisit dan implisit. Organisasi pesan dapat dibedakan menjadi dua, eksplisit dan implisit. Organisasi pesan secara eksplisit berarti komunikator mengemukakan pesan dan kesimpulan secara jelas atau secara tersurat. Maksud pesan adalah sama seperti bunyi pesan itu sendiri. Sedangkan imbauan implisit berarti tidak menunjukkan kesimpulan yang jelas. Makna pesan secara tersirat saja tergambarkan dalam uraian pesan. Satu sisi atau dua sisi. Pesan satu sisi ialah cara pengorganisasian dimana hanya pesan-pesan yang mendukung tujuan komunikasi saja yang disampaikan kepada komunikan. Sedangkan pesan dua sisi, disamping argumen yang mendukung, disampaikan pula argumen yang berlawanan dan komunikan dipersilakan untuk menganalisis dan menyimpulkan sendiri makna pesan tersebut. 8