Standby Power System (GENSET- Generating Set)

dokumen-dokumen yang mirip
BAB III LANDASAN TEORI

BAB III FUNGSI DASAR KERJA GENERATOR SET

BAB III LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II PRINSIP KERJA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA DIESEL (PLTD)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Kanagarian Kasang, Padang Pariaman (Sumatera Barat).

BAB II LANDASAN TEORI

Kata Kunci:Generator, genset, off-grid. 1. I. Pendahuluan

Generator listrik adalah sebuah alat yang memproduksi energi listrik dari sumber energi mekanik, biasanya dengan menggunakan induksi elektromagnetik.

Perancangan Sistem Kelistrikan pada Prototipe SepHull Bubble Vessel

Politeknik Negeri sriwijaya BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Politeknik Negeri Sriwijaya BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II MESIN INDUKSI TIGA FASA. 2. Generator Induksi 3 fasa, yang pada umumnya disebut alternator.

BAB III TINJAUAN PUSTAKA

PRINSIP KERJA MOTOR. Motor Listrik

BAB II LANDASAN TEORI

LEMBAR DISKUSI SISWA MATER : INDUKSI ELEKTROMAGNETIK IPA TERPADU KELAS 9 SEMESTER 2

BAB II HARMONISA PADA GENERATOR. Generator sinkron disebut juga alternator dan merupakan mesin sinkron yang

BAB 3 PROSES-PROSES MESIN KONVERSI ENERGI

Memahami sistem pembangkitan tenaga listrik sesuai dengan sumber energi yang tersedia

POWER SWITCHING PADA AUTOMATIC TRANSFER SWITCH DALAM MENJAGA KEANDALAN POWER SUPPLY YANG DICATU DARI PLN DAN GENSET

Induksi Elektromagnetik

MAKALAH ANALISIS SISTEM KENDALI INDUSTRI Synchronous Motor Derives. Oleh PUSPITA AYU ARMI

Universitas Medan Area

BAB II NO BREAK SYSTEM

SYNCHRONOUS GENERATOR. Teknik Elektro Universitas Indonesia Depok 2010

MODUL 10 DASAR KONVERSI ENERGI LISTRIK. Motor induksi

PENGUJIAN PERFORMANCE MOTOR LISTRIK AC 3 FASA DENGAN DAYA 3 HP MENGGUNAKAN PEMBEBANAN GENERATOR LISTRIK

PENGERTIAN KONVERSI ENERGI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. relevan dengan perangkat yang akan dirancang bangun yaitu trainer Variable Speed

BAB II TEORI DASAR. digunakan dengan menggunakan bahan bakar, dan cocok untuk lokasi persediaan air

BAB II LANDASAN TEORI

MODUL 3 TEKNIK TENAGA LISTRIK PRODUKSI ENERGI LISTRIK (1)

KINERJA GENSET TYPE EC 1500a MENGGUNAKAN BAHAN PREMIUM DAN LPG PENGARUHNYA TERHADAP TEGANGAN YANG DIHASILKAN

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

MESIN LISTRIK. 2. JENIS MOTOR LISTRIK Motor berdasarkan bermacam-macam tinjauan dapat dibedakan atas beberapa jenis.

BAB II LANDASAN TEORI

Dasar Konversi Energi Listrik Motor Arus Searah

BAB II DASAR TEORI 2.1 PLC

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

PERANCANGAN UNIT INSTALASI GENSET DI PT AICHI TEX INDONESIA. DESIGN INSTALLATION UNIT OF GENSET AT PT AICHI TEX INDONESIA

Gerak translasi ini diteruskan ke batang penghubung ( connectiing road) dengan proses engkol ( crank shaft ) sehingga menghasilkan gerak berputar

Program pemeliharaan. Laporan pemeliharaan

DA S S AR AR T T E E ORI ORI

PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PENGHEMAT BAHAN BAKAR BERBASIS ELEKTROMAGNETIK TERHADAP UNJUK KERJA MESIN DIESEL ABSTRAK

BAB II MOTOR INDUKSI TIGA PHASA

BAB IV PENGUJIAN ALAT

BAB II LANDASAN TEORI. mobil seperti motor stater, lampu-lampu, wiper dan komponen lainnya yang

Dasar Teori Generator Sinkron Tiga Fasa

BAB I PENDAHULUAN. putaran tersebut dihasilkan oleh penggerak mula (prime mover) yang dapat berupa

Session 9. Generator, Motor, and Transformator. 1.Generator 2.Motor 3.Transformator

PERAWATAN TURBOCHARGER PADA GENSET MESIN DIESEL 1380 KW. Oleh: Dr. Ir. Heru Mirmanto, MT

Cara Kerja Sistem Pengapian Magnet Pada Sepeda Motor

BAB II LANDASAN TEORI

PERANCANGAN POWER BANK DENGAN MENGGUNAKAN DINAMO SEPEDA SEDERHANA

RANCANG BANGUN SISTEM AUTOMATIC TRANSFER SWITCH DAN AUTOMATIC MAINS FAILURE PADA GENERATOR SET 80 KVA DENGAN DEEP SEA ELECTRONIC 4420

ANALISIS BACK-UP SYSTEM SEBAGAI PENYUPLAI DAYA LISTRIK DI GEDUNG BERTINGKAT BOGOR TRADE MALL (BTM)

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II GENERATOR SINKRON

RANCANG BANGUN SIMULASI SAFETY STARTING SYSTEM PADA MOBIL L300 ABSTRAK

Proposal Proyek Akhir Program Studi Teknik Listrik. Jurusan Teknik Elektro. Politeknik Negeri Bandung

BAB II LANDASAN TEORI ANALISA HUBUNG SINGKAT DAN MOTOR STARTING

Politeknik Negeri Sriwijaya

BAB II MOTOR SINKRON. 2.1 Prinsip Kerja Motor Sinkron

Semua orang tahu ada dua jenis arus listrik AC & DC, namun yang disayangkan kebanyakan orang

BAB II MOTOR INDUKSI 3 Ø

3/4/2010. Kelompok 2

BAB III PERANCANGAN ALAT

RANCANG BANGUN SIMULASI OTOMASI CATU DAYA DARURAT TANPA TERPUTUS

Pemanfaatan energi yang terbuang dari pengayuhan sepeda sebagai sumber energi untuk charger HP

BAB 2II DASAR TEORI. Motor sinkron tiga fasa adalah motor listrik arus bolak-balik (AC) yang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Data yang diperoleh dari eksperimen yaitu berupa tegangan out put

1. Judul Field Project : Analisa Kapasitas Diesel Engine- Marine Gen Set Berdasarkan Variasi Beban Generator Pada Kapal SPAB 2. Bidang Field Project

MESIN SINKRON ( MESIN SEREMPAK )

GENERATOR SINKRON Gambar 1

BAB I PENDAHULUAN.

Disusun oleh Muh. Wiji Aryanto Nasri ( ) Ryan Rezkyandi Saputra ( ) Hardina Hasyim ( ) Jusmawati ( ) Aryo Arjasa

Optimalsasi ATS (Automatic Transfer Switch) pada Genset (Generator Set) 2800 Watt Berbasis TDR

Elektronika Lanjut. Motor Listrik. Elektronika Lanjut Missa Lamsani Hal 1

BAB II DASAR TEORI. Iwan Setiawan, Wagiman, Supardi dalam tulisannya Penentuan Perpindahan

BAB IV SISTEM PENGOPERASIAN GENERATOR SINKRONISASI

Speed Bumb sebagai Pembangkit Listrik Ramah Lingkungan dan Terbarukan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Politeknik Negeri Sriwijaya

KONSTRUKSI GENERATOR ARUS SEARAH

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. Dengan adanya perkembangan Dunia Industri dan Teknonogi yang semakin pesat, tenaga

MODUL IV B PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA DIESEL

Politeknik Negeri Sriwijaya

DASAR-DASAR LISTRIK ARUS AC

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI

Mesin Arus Bolak Balik

SKRIPSI PERANCANGAN INSTALASI GENSET DI GEDUNG WORLD TRADE CENTRE II JAKARTA

PERANCANGAN SISTEM EMERGENCY GENSET PADA KAPAL

Generator arus bolak-balik dibagi menjadi dua jenis, yaitu: a. Generator arus bolak-balik 1 fasa b. Generator arus bolak-balik 3 fasa

Transkripsi:

DTG1I1 Standby Power System (- Generating Set) By Dwi Andi Nurmantris

1. Rectifiers 2. Battery 3. Charge bus 4. Discharge bus 5. Primary Distribution systems 6. Secondary Distribution systems 7. Voltage converters 8. Prime and standby ac power systems 9. Alternating current power distribution system 10.Load equipment 11.Monitoring and control system

Genset merupakan suatu alat yang dapat mengubah energi mekanik menjadi energi listrik Energi mekanik didapat dari prime mover dan Energi Listrik didapat dari Generator Listrik Terdiri dari : Prime Mover/Mesin disel Tanki Bahan Bakar Generator Listrik Water cooled diesel motor with generator

Prime Mover Prime mover merupakan peralatan yang mempunyai fungsi menghasilkan energi mekanis yang diperlukan untuk memutar rotor generator. Keuntungan pemakaian mesin diesel sebagai Prime Mover : o Design dan instalasi sederhana o Auxilary equipment sederhana o Waktu pembebanan relatif singkat o Konsumsi bahan bakar relatif murah dan hemat Kekurangan Mesin Diesel o Berat mesin sangat berat karena harus dapat menahan getaran serta kompresi yang tinggi. o Starting awal berat, karena kompresinya tinggi. o Semakin besar daya maka mesin diesel tersebut dimensinya makin besar pula, hal tersebut menyebabkan kesulitan jika daya mesinnya sangat besar.

Cara Kerja Mesin Diesel Langkah yang pertama merupakan langkah pemasukan dan penghisapan, di sini udara dan bahan bakar masuk sedangkan poros engkol berputar ke bawah Langkah kedua merupakan langkah kompresi, poros engkol terus berputar menyebabkan torak naik dan menekan bahan bakar sehingga terjadi pembakaran. Kedua proses ini (1 dan 2) termasuk proses pembakaran. Langkah ketiga merupakan langkah ekspansi dan kerja, di sini kedua katup yaitu katup isap dan buang tertutup sedangkan poros engkol terus berputar dan menarik kembali torak ke bawah. Langkah keempat merupakan langkah pembuangan, disini katup buang terbuka dan menyebabkan gas akibat sisa pembakaran terbuang keluar. Gas dapat keluar karena pada proses keempat ini torak kembali bergerak naik ke atas dan menyebabkan gas dapat keluar. Kedua proses terakhir ini (3 dan 4) termasuk proses pembuangan Setelah keempat proses tersebut, maka proses berikutnya akan mengulang kembali proses yang pertama, dimana udara dan bahan bakar masuk kembali

Tipe Mesin Diesel Berdasarkan kecepatan proses diatas maka mesin diesel dapat digolongkan menjadi 3 tipe: Diesel kecepatan rendah (n < 400 rpm) Diesel kecepatan menengah (400-1000 rpm) Diesel kecepatan tinggi (n >1000 rpm) Tipe Sistem Starting Sistem starting adalah proses untuk menghidupkan/menjalankan mesin diesel. Ada 3 macam sistem starting yaitu: Sistem start manual Sistem start elektrik Sistem start kompresi

Sistem Start Manual Sistem start ini dipakai untuk mesin diesel dengan daya yang relatif kecil yaitu < 30 PK. Cara untuk menghidupkan mesin diesel pada sistem ini adalah dengan menggunakan penggerak engkol start pada poros engkol atau poros hubung yang akan digerakkan oleh tenaga manusia. Jadi sistem start ini sangat bergantung pada faktor manusia sebagai operatornya.

Sistem Start Elektrik Sistem ini dipakai oleh mesin diesel yang memiliki daya sedang yaitu < 500 PK. Sistem ini menggunakan motor DC dengan suplai listrik dari baterai/accu 12 atau 24 volt untuk menstart diesel. Saat start, motor DC mendapat suplai listrik dari baterai atau accu dan menghasilkan torsi yang dipakai untuk menggerakkan diesel sampai mencapai putaran tertentu.

Sistem Start Kompresi Sistem start ini dipakai oleh diesel yang memiliki daya besar yaitu > 500 PK. Sistem ini memakai motor dengan udara bertekanan tinggi untuk start dari mesin diesel Pada sistem start kompresi, mesin diesel/engine terjadi penyalaan sendiri, karena proses kerjanya berdasarkan udara murni yang dimampatkan di dalam silinder pada tekanan yang tinggi, sehingga temperatur di dalam silinder naik. Dan pada saat itu bahan bakar disemprotkan dalam silinder yang bertemperatur dan bertekanan tinggi melebihi titik nyala bahan bakar sehingga akan menyala secara otomatis

Generator Listrik Generator listrik adalah sebuah alat yang memproduksi energi listrik dari sumber energi mekanik, biasanya dengan menggunakan induksi elektromagnetik Terdapat 2 komponen utama pada generator listrik, yaitu: stator (bagian yang diam) rotor (bagian yang bergerak). Rotor akan berhubungan dengan poros generator listrik yang berputar pada pusat stator. Kemudian poros generator listrik tersebut biasanya diputar dengan menggunakan Prime Mover Mesin Diesel

Jenis-jenis Generator Berdasarkan jenis arus listrik yang dihasilkan a) generator listrik Alternator (AC) b) generator listrik dinamo (DC) Berdasarkan hubungan antara putaran dan frekuensi a) generator listrik Sinkron b) generator listrik Asinkron Berdasarkan kedudukan Kutub magnet a) generator listrik Kutub dalam b) generator listrik Kutub luar Berdasarkan Jumlah putaran a) generator listrik Putaran tinggi b) generator listrik putaran sedang c) generator listrik putaran rendah Berdasarkan phasa tegangan a) generator listrik 1 phasa b) generator listrik 3 phasa

Prinsip Kerja Generator Prinsip dasar generator elektromagnetik, memanfaatkan perubahan fluks medan magnit menimbulkan tegangan. Teori yang mendasari terbentuknya GGL induksi pada generator ialah Percobaan Faraday. Percobaan Faraday membuktikan bahwa pada sebuah kumparan akan dibangkitkan GGL Induksi apabila jumlah garis gaya yang diliputi oleh kumparan berubah-ubah. Ada 3 hal pok ok terkait dengan GGL Induksi ini, yaitu : 1) Adanya flux magnet yang dihasilkan oleh kutub-kutub magnet. 2) Adanya kawat penghantar yang merupakan tempat terbentuknya EMF. 3) Adanya perubahan flux magnet yang melewati kawat penghantar listrik

Instalasi Genset starting manual

Instalasi Genset

Instalasi Genset starting Otomatis ATS (Automatic Transfer Switch) dan AMF (Automatic Main Failure) ATS merupakan singkatan dari kata Automatic Transfer switch, alat ini berfungsi untuk memindahkan koneksi antara sumber tegangan listrik satu dengan sumber tegangan listrik lainnya secara automatis AMF adalah singkatan dari kata Automatic Main Failure. Alat ini berfungsi untuk menyalakan mesin genset jika beban yang di layani kehilangan sumber energy listrik utama/pln

Instalasi Genset starting Otomatis ATS (Automatic Transfer Switch) dan AMF (Automatic Main Failure) PLN RECTIFIER SYSTEM EQUIPMENT ATS BUS VOLTAGE ATS/AMF digunakan sebagai panel otomatis dari PLN (main) ke Genset (backup daya ke dua) berdasarkan sensing tegangan pada sisi catu daya utama. kurang lebih 3 menit BATTERY saat main fail beban DC di catu sementara oleh baterai menunggu proses perpindahan switching dari kondisi catu daya PLN ke Genset setelah genset terjadi start dan pemanasan (warming-up) kurang lebih 3 menit yang dihitung oleh timer ATS

Instalasi Genset starting Otomatis ATS (Automatic Transfer Switch) dan AMF (Automatic Main Failure) Alternatif RECTIFIER SYSTEM EQUIPMENT BUS VOLTAGE ATS START STOP COMMAND AH COUNTING Battery as DC main power in rotation with rectifier which supplied by Diesel Generator. BATTERY