Teknik Informatika S1

dokumen-dokumen yang mirip
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SISTEM INFORMASI, ORGANISASI DAN STRATEGI

SISTEM INFORMASI dalam ORGANISASI. Ign.F.Bayu Andoro.S, M.Kom

JAWABAN SOAL KASUS UJIAN TENGAH SEMESTER. MATA KULIAH: SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (SI 3a TH 2011/2012) SETIAP JAWABAN MEMILIKI NILAI MAKSIMAL 25

Teknik Informatika S1

Makalah Sistem Informasi Manajemen (SIM)

KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI DALAM BISNIS

Tantangan Manajemen. Teknologi. Informasi. Sistem. Informasi. Konsep-konsep Dasar

BAB 2 DASAR SISTEM INFORMASI BISNIS

Teknik Informatika S1

Muhammad Bagir, S.E.,M.T.I. Sistem Informasi Bisnis

Kebutuhan Membangun SI Koorporasi (Budi Sutedjo, bab 3)

E-CRM (1) Pertemuan 6 Diema Hernyka Satyareni, M.Kom

Pengantar Sistem Informasi

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Mendefinisikan dan menggambarkan proses bisnis dan hubungan mereka dengan sistem informasi. Menjelaskan sistem informasi yang mendukung fungsi bisnis

Business Process and Information Systems. Didi Supriyadi - Pertemuan ke-3 Sistem Informasi Manajemen ST3 Telkom

SISTEM INFORMASI, ORGANISASI DAN STRATEGI

LINGKUNGAN BISNIS PELUANG BISNIS ONLINE MENGGUNAKAN PAYPAL. Disusun oleh:

BAB 3 SISTEM YANG SEDANG BERJALAN

BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

BAB I PENDAHULUAN. Bisnis eceran ( Retail Businesses ) atau yang juga populer dengan sebutan

BAB 1 PENDAHULUAN. seperti sekolah, perkantoran, perbankan, penyedia jasa, dan lain sebagainya.

Strategi Operasi untuk Barang & Jasa

Teknik Informatika S1

JURNAL 1 : POTENSI ADOPSI STRATEGI E-COMMERCE UNTUK DI LIBYA.

BAB I SISTEM PENDUKUNG MANAJEMEN

Pengantar Sistem Informasi & e-bisnis. Defri Kurniawan

BAB 11 DISTRIBUSI. Jenis Saluran Pemasaran Online

DASAR SISTEM DALAM BISNIS

BAB 2 BERSAING DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI INFORMASI DASAR-DASAR KEUNGGULAN STRATEGIS

KONSEP SI LANJUT. WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI.

KONSEP SI LANJUT. WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI.

Sistem Informasi (Information System)

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

MENINGKATKAN MUTU PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJEMEN UNTUK PERUSAHAAN DIGITAL

1. Komunikasi, E-Commerce merupakan pengiriman informasi, produk/layanan,atau sarana elektronik lainnya.

Sistem e-commerce. A. Arief A.

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

TUGAS KARYA ILMIAH E COMMERCE

LAMPIRAN Perusahaan ini sudah berjalan berapa lama? 2. Perusahaan ini bergerak di bidang apa?

MENGEMBANGKAN STRATEGI SI/TI Titien S. Sukamto

SISTEM INFORMASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Oleh : Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom

BAB I PENDAHULUAN. diketahui dengan cepat melalui informasi-informasi yang tersedia.

BAB 2 LANDASAN TEORI

Politeknik Negeri Sriwijaya BAB I PENDAHULUAN

E-COMMERCE. Oleh: Nama : Ana Udayana NIM : Kelas : E-COMMERCE5(SI054)

Teknik Informatika S1

BAB III PROFIL PERUSAHAAN

Beberapa Issu Penting

SI, Organisasi, Manajemen

Sistem Informasi Manajemen

KARYA ILMIAH E-BUSINESS. Analisa Ruang Lingkup Pelaku E-Business

TUGAS KARYA ILMIAH PEMANFAATAN TEKNOLOGI INTERNET DALAM BISNIS SUATU PERUSAHAAN E-COMMERCE NAMA : ADI KURNIAWAN NIM :

Penyusunan Rencana dan Strategi Pemasaran DOSEN : DIANA MA RIFAH

BAB I PENDAHULUAN. dengan (atau mendukung) saluran pengiriman tradisional. (Rangga, 2010)

2 Sistem Informasi untuk Keunggulan Strategis

PEMANFAAT TIK DI SEKTOR BISNIS

ManajemenStrategi. Aleria Irma Hatneny S.E., M.M.

BAB III LANDASAN TEORI

Latihan Soal PSIM. 2.Dibawah ini yang bukan bagian dari elemen sistem, adalah.. a. Input d. Kontrol b. Batasan e. Interaktif c.

ORGANIZATIONAL AND BEHAVIORAL IMPACTS. ( organisasional dan dampak perilaku)

TUGAS KARYA ILMIAH E-COMMERCE

BAB I PENDAHULUAN. beberapa kebutuhan lain yang lebih penting. Mereka yang mampu menguasai

Kewirausahaan III. Kewirausahaan & Manajemen Operasional. Mustika Sari, MMTr. Modul ke: Fakultas Fasilkom. Program Studi Sistem Informasi

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB 3 TATA LAKSANA SISTEM YANG BERJALAN

Fakultas Ilmu Terapan Universitas Telkom

KEWIRAUSAHAAN III. Power Point ini membahas mata kuliah Kewirausahaan III. Endang Duparman. Modul ke: Arissetyanto. Fakultas SISTIM INFORMASI

Disain Jejaring (Network Design)

MEMPELAJARI SEJARAH E-COMMERCE

Sistem Informasi Sumber Daya Manusia. Ign.F.Bayu Andoro.S, M.Kom

Jumlah Pengguna Internet Di Indonesia (Sumber: Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia)

Dosen: Budiyono, S. Kom

BAB VIII SIKLUS PENGELUARAN: PEMBELIAN DAN PENGELUARAN KAS

Oleh : Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom. Edi Sugiarto, M.Kom - Supply Chain Management dan Keunggulan Kompetitif

SISTEM BISNIS ELEKTRONIK

PEMASARAN LANGSUNG & WORD WOR OF MOUTH (WOM)

Perencanaan Sumber Daya

BAB I PENDAHULUAN. Distribusi fisik tidak menjadi aspek utama dalam melakukan kegiatan bisnis.

yang membentuk lingkungan pemsaran eksternal. komponen bauran pemasaran segmentasi tersebut dalam pemasaran. konsumen perilaku pembelian konsumen.

Orang-orang, Prosedur-prosedur, Data, Software (perangkat lunak), Infrastruktur teknologi informasi.

PENGENALAN E-COMMERCE

DASAR SISTEM INFORMASI BISNIS

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. dengan pembayaran cash dan kredit. Lokasi kantor PT. Jasarendra Jawisesa terletak

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil analisis data di atas, kesimpulan dari analisis strategi yang

Memahami Proses Pemasaran Dan Perilaku Konsumen

Customer Relationship Management (CRM) Software dari SAP Fitur & Fungsi Sistem CRM: Marketing Software

Mengelola aset-aset Perangkat Keras Dan Perangkat Lunak

PASAR BISNIS dan Perilaku Pembelian Bisnis

KEWIRAUSAHAAN III. Power Point ini membahas mata kuliah Kewirausahaan III ENDANG SUPARMAN SKOM,MM. Modul ke: Arissetyanto. Fakultas SISTIM INFORMASI

BAB I PENDAHULUAN. pengusaha kecil hingga perusahaan yang besar memanfaatkan kemajuan teknologi

BAB I PENDAHULUAN. semakin banyak munculnya inovasi di bidang informasi. Perkembangan

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM

Peran Saluran Pemasaran

TUGAS MAKALAH MATA KULIAH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEBERHASILAN DAN KEGAGALAN SIM DALAM ORGANISASI

RESUME BUKU MANAGEMENT INFORMATION SYSTEM 10/e CHAPTER 14: ENTERPRISE AND GLOBAL MANAGEMENT OF INFORMATION TECHNOLOGY

Budi Haryono. Widyaiswara P4TK Bisnis & Pariwisata. HP: YM: budi_hr FB: masboedi

BAB 1 PENDAHULUAN. dan dimana saja. Teknologi internet mempunyai efek yang sangat besar pada. duduk mereka dapat mengambil keputusan dengan cepat.

enyatukan dan Memadukan Sumber Daya

Transkripsi:

Teknik Informatika S1 Sistem Informasi Disusun Oleh: Egia Rosi Subhiyakto, M.Kom, M.CS Teknik Informatika UDINUS egia@dsn.dinus.ac.id +6285740278021

SILABUS MATA KULIAH 1. Pendahuluan 2. Data dan Informasi dalam SI Bisnis 3. Sistem Informasi, Organisasi dan Strategi 4. Isu Sosial dan Etika Sistem Informasi 5. Infrastruktur TI dan Perkembangan Teknologi 6. Dasar-Dasar Business Intelligence 7. Telekomunikasi, Internet dan Teknologi Wireless

Review Hubungan Pengelola Dengan Sistem Informasi Pengelola sistem informasi terorganisasi dalam suatu struktur manajemen yang meliputi: 1. Manajemen Level Atas Untuk perencanaan strategis, kebijakan dan pengambilan keputusan. 2. Manejemen Level Menengah Untuk perencanaan taktis. 3. Manejemen Level Bawah Untuk perencanan dan pengawasan operasi 4. Operator Untuk pemrosesan transaksi dan merespon permintaan.

Organisasi & Sistem Informasi Sistem informasi dibangun oleh manajer untuk melayani kepentingan perusahaan Proses bisnis, budaya organisasi, tujuan, pilihan dan gaya kepemimpinan mempengaruhi jenis sistem informasi yang akan dibangun

Organisasi Organisasi merupakan birokrasi dengan pembagian tenaga kerja dan sepesialisasi yang jelas. Organisasi mengatur spesialis pada hierarki wewenang dimana setiap orang bertanggung jawab terhadap apa yang dikerjakan yang dibatasi oleh peraturan atau prosedur tertentu.

Organisasi (lanj) Organisasi dapat mengubah masukan menjadi produk atau jasa pada fungsi produksi. Produk dan jasa dikonsumsi oleh lingkungan untuk pengembalian persediaan input.

Stuktur Organisasi Semua organisasi memiliki bentuk atau stuktur. Pada perusahaan wirausaha kecil akan sering menemukan sistem yang dirancang dengan buruk yang dikembangkan terburu-buru Pada perusahaan multidivisi yang besar akan sering menemukan bahwa tidak terdapat satu sistem informasi tunggal yang terintegrasi, tatapi justru setiap divisi memilik perangkat sistem informasinya sendiri.

CIRI CIRI ORGANISASI Meliputi: 1. Rutinitas dan proses bisnis 2. Politik organisasi 3. Budaya organisasi 4. Lingkungan organisasi 5. Struktur organisasi

Hubungan Organisasi dengan TI Perubahan teknologi membutuhkan perubahan pada siapa yang memiliki dan mengendalikan informasi Definisi teknis dan perilaku organisasi Teknis: menunjukkan bagaimana persaingan antar perusahaan dengan menggabungkan modal, tenaga kerja dan TI, Model perilaku membawa kita ke dalam perusahaan individual untuk melihat bagaimana Teknologi mempengaruhi pekerjaan di dalam organisasi.

Hubungan Organisasi dengan TI Faktor penengah : Organisa si Lingkungan Budaya Struktur Proses Bisnis Politik Keputusan manajemen Teknologi informasi

Dampak SI Terhadap Bisnis & Perusahaan SI telah menjadi alat yang integral, online dan interaktif yang sangat terlibat pada kegiatan operasional suatu organisasi. SI mengubah ekonomi organisasi (dampak ekonomi) dan meningkatkan kemungkinan mengelola pekerjaan (organisasi dan perilaku)

Menggunakan Sistem Informasi untuk Mencapai Keunggulan Kompetitif Perusahaan yang melakukan dengan lebih baik dari pada yang lain dikatakan memiliki keunggulan kompetitif dari yang lainnya, Perusahaan memiliki akses terhadap sumber daya khusus yang tidak dimiliki yang lain, atau mereka mampu mengunakan sumber daya yang tersedia umum dengan lebih efisien biasanya kerena pengetahuan dan aset informasi yang superior.

Menggunakan Sistem Informasi untuk Mencapai Keunggulan Kompetitif Model yang paling luas penggunaannya untuk mengerti keungulan kompetitif adalah model daya kompetitif Stategi Sistem Informasi Berhubungan Dengan Daya Kompetitif, maka perlu mengkaji model daya kompetitif

MODEL DAYA KOMPETITIF PORTEL Model portel menyediakan pandangan umum terhadap perusahaan, persaingannya, lingkungan perusahaan. Model portel seluruhnya adalah mengenai lingkungan bisnis umum perusahaan, pada model ini, lima daya kompetitif membentuk nasib perusahaan: Persaingan Tradisional Pemain Baru di Pasar Produk dan Jasa Pengganti Pelanggan Pemasok

MODEL DAYA KOMPETITIF PORTEL Model Daya Kompetitif Portel Pemain baru Produk substitusi Perusahaan Pesaing Pemasok Pelanggan

STRATEGI SI BERHUBUNGAN DENGAN DAYA KOMPETITIF Terdapat 4 strategi umum yang masing-masing sering dimungkinkan dengan penggunaan teknologi dan sistem informasi: Kepemimpinan Harga Rendah, Diferensiasi Produk, Berfokus Pada Peluang Pasar, Dan Menguatkan Keakraban Pelanggan Dan Pemasok

Kepemimpinan Harga Rendah Menggunakan sistem informasi untuk mencapai biaya operasional terendah dan harga terendah. Wal-mart menjadi pemimpin bisnis eceran di Amerika Serikat, karena sistem pengisian kembali persediaan yang sangat cepat, Wal-Mart tidak perlu menghabiskan banyak uang untuk menjaga persediaan yang besar pada gudangnya sendiri. Sistem juga memungkinkan wal-mart menyesuaikan pembelian barang toko untuk memenuhi permintaan pelanggan.

Diferensiasi Produk Menggunakan sistem informasi untuk memungkinkan produk dan jasa baru, atau mengubah kenyamanan pelanggan dalam menggunakan produk dan jasa yang telah ada. Sebagai contoh, Google terus memperkenalkan jasa pencarian yang baru dan unit pada situs Webnya, seperti Google Maps. Dengan membeli PayPal, sistem pembayaran elektronik, pada tahun 2003, ebay membuat pelanggan lebih mudah untuk membayar penjualan dan mengembangkan penggunaan pasar lelangnya.

Berfokus Pada Peluang Pasar Menggunakan sistem informasi untuk memungkinkan fokus pasar khusus, dan layani pasar sasaran sempit ini lebih baik dari pesaing. Sistem informasi mendukung strategi ini dengan memproduksi dan menganalisis data untuk penjualan dan teknik pemasaran yang baik. Sistem informasi memungkinkan perusahaan menganalisis pola pembelian pelanggan, selera, dan preferensi dengan cukup dekat sehingga dapat menaikkan kampanye periklanan dan pemasaran dengan efisienkepada pasar sasaran yang lebih kecil.

Model Rantai Nilai Bisnis Walaupun model portel membantu untuk mengenali daya kompetitif dan menyarankan stategi umum model ini tidak mengkhususkan mengenai apa yang seharusnya dilakukan dan tidak menyadiakan metodologi untuk mecapai keunggulan kompetitif. Model Rantai Nilai Bisnis berguna untuk mencapai kesempurnaan operasi yang meliputi: - Model Rantai Nilai - Aktivitas Utama - Aktivitas Pendukung

Aktivitas Utama Aktivitas pendukung Administrasi dan manajemen Sistem penjadwaln dan pesan elektronik Sumber daya manusia Sistem perencanaan angkatan kerja Teknologi Sistem berbasiskan komputer Pengadaan Sistem pemesanan terkomputerisasi Rantai nilai perusahaan Logistik Masuk Sist. Penggudangan otomatis Operasi Sist. Penggudangan otomatis Penjualan dan Pemasaran Sist. Pemesanan terkomputerisasi Layanan Sist. Pemeliharaan peralatan Logistik keluar Sist. Penjadwalan pengiriman otomatis Sistem Pengadaan dan sumber daya Pemasok dari pemasok Sistem Manejemen hubungan pelanggan Pemasok Perusahaan Penyalur Pelanggan Rantai Nilai Industri

Dampak Internet Pada Keunggulan Kompetitif Internet hampir menghancurkan beberapa industri dan mengancam yang lainnya. Internet juga telah menciptakan pasar yang sepenuhnya baru dan membentuk dasar bagi ribuan bisnis baru. Sebagai contoh hal tersebut, internet memiliki dampak signifikan pada enceran, music, buku, broken, dan industri Koran.

SINERGI, KOMPETENSI INTI DAN STRATEGI BERDASARKAN JARINGAN Perusahaan besar pada umumnya merupakan sekumpulan bisnis, atau unit bisnis strategi. SI dapat meningkatkan kinerja keseluruhan dari unit bisnis ini dengan mempromosikan sinergi dan kompetensi dini.

SINERGI, KOMPETENSI INTI DAN STRATEGI BERDASARKAN JARINGAN Sinergi ketika output beberapa unit dapat digunakan sebagai input untuk unit lain atau Dua organisasi menggabungkan pasar dan keahlian, hubungan ini mengurangi biaya dan menghasilkan keuntungan.

SINERGI, KOMPETENSI INTI DAN STRATEGI BERDASARKAN JARINGAN Meningkatkan kompetensi inti Cara lain menggunakan sistem informasi untuk keunggulan kompetitif adalah berfikir tentang cara sistem dapat meningkatkan kompetensi inti. Meningkatkan kompetensi inti berkaitan dengan kegiatan untuk mendorong/meningkatkan kompetensi yang ada dan membantu karyawan agar selalu memperbaharui pengetahuan yang baru

SINERGI, KOMPETENSI INTI DAN STRATEGI BERDASARKAN JARINGAN Strategi berdasarkan jaringan termasuk penggunaan ekonomi jaringan, model perusahaan virtual dan ekosistem bisnis

Meningkatkan Pembuatan Keputusan Meningkatkan Pembuatan Keputusan bisa dilakukan dengan menggunakan Basis Data untuk menjelaskan strategi bisnis o Pelaporan dan permintaan basis data; desain basis data. sistem pemesanan; analisis pelanggan Berhasil menggunakan sistem informasi untuk mencapai keunggulan kompetitif merupakan hal yang menantang dan membutuhkan koordinasi yang tepat atas teknologi, organisasi dan manajemen.

TERIMA KASIH