SKRIPSI. Oleh: REFI MUFAROKHAH NIM

dokumen-dokumen yang mirip
SKRIPSI. Disusun Oleh: : JUNI WIHAYANI NIM :

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

NASKAH PUBLIKASI. Untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna mencapai derajat Sarjana S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar

PENGGUNAAN STRATEGI JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEJALA ALAM (IPA) SISWA KELAS III SD NEGERI 1 JOMBORAN KLATEN TENGAH TAHUN PELAJARAN

SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) Pada Program Studi PGSD OLEH : ERIKA DIANTY ASNAWATI

NASKAH PUBLIKASI. Oleh : SRI MUJAYANTI A54A100126

PENINGKTAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH SISWA KELAS V SD KARTIKA XX-1 KOTA MAKASSAR

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. 1. Pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan kualitas. pembelajaran IPS di kelas IVB SDN Nanggulan Sleman.

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN METODE PENGAJARAN BERPROGRAMA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH

SKRIPSI. Oleh: PUJI ASTUTI NIM

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN. maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PURWOKERTO

SKRIPSI. Oleh : FIFI FATMALA NIM

COVER PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPA POKOK BAHASAN PESAWAT SEDERHANA MELALUI PENDEKATAN SCIENTIFIC LEARNING

IMPLEMENTASI MEDIA SIMULASI KAMERA DIGITAL MATA KULIAH PENGEMBANGAN MEDIA FOTO

SKRIPSI Diajukan Kepada Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan IAIN Purwokerto Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

BAB V PENUTUP. pembahasan, dapat diambil kesimpulan bahwa: 1. Media CD interaktif berpengaruh signifikan positif terhadap minat belajar

Frikson Jony Purba Dosen FKIP Universitas Quality E mail

Oleh: SALIMAN NIM

PENERAPAN METODE PRESENTASI DAN DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XII IPA3 SMA NEGERI 1 BANGGAI

PENGARUH MEDIA GAMBAR DALAM MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT TERHADAP KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI SUMBER ENERGI DAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. lingkungan alam sebagai sumber belajar terhadap hasil belajar kognitif IPA

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIVE TIPE TALKING STICK DAN KARTU ARISAN PADA KELAS XI IPS

METODE PEMBELAJARAN IPA KELAS V MI MUHAMMADIYAH PANEMBANGAN KECAMATAN CILONGOK KABUPATEN BANYUMAS TAHUN PELAJARAN 2015/2016 SKRIPSI

BAB V SIMPULAN DAN SARAN. aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran IPS melalui penerapan metode

PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA SEKOLAH DASAR

BAB I PENDAHULUAN. mengembangkan potensi dalam dirinya. Pendidikan merupakan kebutuhan sepanjang hayat. Setiap manusia

SKRIPSI. Diajukan untuk Memenuhi sebagian Tugas dan Syarat guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Islam dalam Ilmu Pendidikan Islam

BAB V PENUTUP A. Simpulan

DAFTAR PUSTAKA. Ahmadi, Abu dan Joko Tri Prasetya. Strategi Belajar Mengajar: Untuk Fakultas. Tarbiyah Komponen MKDK. Bandung: Pustaka Setia

Penerapan Metode Demonstrasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Penyebab Benda Bergerak Di Kelas II SD No.

ARTIKEL ILMIAH PENGARUH PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP HASIL BELAJAR CAHAYA DAN SIFAT-SIFATNYA PADA SISWA KELAS V SDN NO 34/1 TERATAI.

PENINGKATAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS POKOK BAHASAN BODY AND FACE

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

LAILATHUL FITRIANINGRUM NIM

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games-Tournament (TGT) dapat

Kata kunci: Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT), Motivasi, Hasil Belajar.

Mufarizuddin,M.Pd. 1 ABSTRAK. Keyword : Hasil belajar Matematika, Strategi Mathematical Investigation

OLEH: MELI AGUSTIN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

PENGARUH PENERAPAN METODE ECLECTIC TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH DI MTS AN-NUR JAGASATRU CIREBON SKRIPSI.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS DENGAN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS POWER POINT PADA SISWA KELAS IV SDN PAKIS JAJAR 1 SKRIPSI

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diungkapkan

Universitas Muhammadiyah Purwokerto. J l Raya Dukuh Waluh, PO BOX 202 Purwokerto Telp. (0281)

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN SCIENTIFIC DAN MEDIA GRAFIS JURNAL. Oleh AZKA FALAIH RIZQIYANA SARENGAT DARSONO

COVER PENERAPAN REWARD

IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VISUAL DALAM MATA PELAJARAN IPS KELAS V MI MA ARIF 07 KARANGMANGU KROYA CILACAP TAHUN PELAJARAN 2015/2016

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Orang Tua dengan Melanjutkan Studi ke Perguruan Tinggi Pada Siswa

PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPA KELAS III SEMESTER II MELALUI METODE EKSPERIMEN DI MI MIFTAHUL HUDA SELANDAKA TAHUN PELAJARAN 2013/2014

BAB I PENDAHULUAN. pengetahuan yang berupa fakta-fakta, konsep-konsep, atau prinsip-prinsip saja tetapi

ARTIKEL ILMIAH MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SAINS MATERI ENERGI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BENDA NYATA DI

BAB I PENDAHULUAN. diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang. diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara.

JURUSAN PGMI FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SYEKH NURJATI CIREBON 2012 M/1434 H

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan bahwa: faktor eksternal siswa yang sebesar 44,75%. Gedung di SMK N 1 Seyegan.

ARTIKEL SKRIPSI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebgian Syarat. Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S. Pd.) Program Studi PGSD OLEH :

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK MENGGUNAKAN MODEL DEMONSTRASI PADA SISWA KELAS I SD N 82/VII SEI BENTENG II. Oleh Astri Wayuni ABSTRAK

A. Minat Belajar B. Prestasi Belajar... 8 C. Metode Diskusi D. Mata Pelajaran IPS SD BAB III TUJUAN DAN MANFAAT

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan tidak diperoleh begitu saja dalam waktu yang singkat, namun

Penggunaan Metode Pembelajaran Inquiry Untuk Meningkatakan Hasil Belajar IPA

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan tentang hubungan antara

SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) Pada Program Studi PGSD

Oleh: Asis Nuansa Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta 2015 ABSTRAK

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Pendidikan memegang peranan yang amat penting untuk menjamin

PENERAPAN MEDIA KAHUBER (Kartu Huruf Bergambar) DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK SKRIPSI

Jurnal Serambi PTK, Volume III, No.2, Desember 2016 ISSN :

Eutik Mulyati dan Guntarsih ABSTRAK

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol. 5 No. 8 ISSN X. Indri

PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG BENDA-BENDA LANGIT. Sri Utami Ningtiyanti

Kata kunci : Pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS), motivasi dan prestasi belajar

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPA Dengan Menggunakan Media Gambar di Kelas V SDN 05 Biau

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan ini dapat disimpulkan

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Melalui Metode Eksperimen Pada Siswa Kelas IV MIS Margapura Kecamatan Bolano Lambunu

BAB I PENDAHULUAN. faktor yang mendukung perkembangan tersebut adalah pendidikan. pembelajaran, sumber-sumber belajar dan lain sebagainya.

BAB I PENDAHULUAN. pembelajaran sebagai suatu segmen kurikulum, strategi pembelajaran, media. pengajaran, dan evaluasi pembelajaran.

Mohamad Muhazir MTs NU Miftahul Ulum Margasari. Agus Sudarmanto Fakultas Sains dan Teknologi UIN Walisongo. Abstrak

AENI ASFI HANI NIM

BAB I PENDAHULUAN. keberhasilan dan kelangsungan hidup Bangsa dan Negara di segala bidang. dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

SKRIPSI. Oleh : LULU AZMI FARIDAH

PENERAPAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VI-B SD NEGERI 38 AMPENAN FLORA. Guru SD Negeri 38 Ampenan

ANALISIS KUALITAS BUTIR SOAL MATA PELAJARAN FIQIH KELAS X MAN DI KABUPATEN CILACAP TAHUN PELAJARAN 2015/2016 SKRIPSI

Miftakhul Jannah. Guru IPA SMP Negeri 2 Pringapus Desa Jatirunggo Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang ABSTRAK

RAHMI Dosen Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Riau Kepulauan

Transkripsi:

COVER PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA KELAS II MATERI POKOK BAGIAN-BAGIAN UTAMA TUMBUHAN DAN KEGUNAANNYA MELALUI MEDIA BENDA KONKRET DI MI MA ARIF NU 03 KALIJARAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 SKRIPSI Diajukan Kepada Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Purwokerto Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan ( S.Pd ) Oleh: REFI MUFAROKHAH NIM. 1223310008 PROGRAM STUDIPENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH JURUSAN PENDIDIKAN MADRASAH FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PURWOKERTO 2016

PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA KELAS II MATERI POKOK BAGIAN-BAGIAN UTAMA TUMBUHAN DAN KEGUNAANNYA MELALUI MEDIA BENDA KONKRIT DI MI MA ARIF NU 03 KALIJARAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 REFI MUFAROKHAH NIM. 1223310008 Program Peningkatan Kualifikasi Sarjana S.1 Bagi Guru MI ABSTRAK Latar belakang dilaksanakannya penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas II MI Ma arif NU 03 Kalijaran pada mata pelajaran IPA materi pokok Bagian- Bagian Utama Tumbuhan dan Kegunaannya. Hal ini di tunjukan dengan jumlah siswa yang berhasil mendapat nilai di atas KKM hanya 8 dari 19 siswa atau 42,1 %. Maka penulis melakukan penelitian tindakan kelas dengan judul Peningkatan Hasil Belajar IPA Kelas II Materi Pokok Bagian-Bagian Utama Tumbuhan dan Kegunaannya Melalui Media Benda Konkret di MI Ma arif NU 03 Kalijaran Tahun Pelajaran 2016/2017 Penelitian ini dilakukan secara kolaboratif antara peneliti sebagai pelaksana dan rekan sejawat sebagai observer. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II MI Ma arif NU 03 Kalijaran dengan jumlah siswa sebanyak 19 anak yang terdiri dari 7 peserta didik laki-laki dan 12 peserta didik perempuan. Penelitian dilaksanakan dengan dua siklus. Tiap siklus memiliki tahapan-tahapan yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Pengambilan data dilakukan melalui tes dan non tes. Alat pengumpul data berupa tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah penggunaan media benda konkret dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi pokok Bagian-bagian Utama Tumbuhan dan Kegunaannya bagi siswa kelas II MI Ma arif NU 03 Kalijaran. Hal ini terlihat dari ketuntasan belajar siswa yang mengalami kenaikan dari pra siklus sebanyak 8 orang atau sebesar 41,2 %, menjadi sebanyak 13 siswa atau sebesar 68,4 % dari 19 siswa pada siklus I, dan naik menjadi 18 siswa atau 94,7 % dari 19 siswa pada siklus II. Hal ini berarti telah mencapai indicator keberhasilan yang ditentukan yakni 80 % siswa tuntas belajar. Kata Kunci : Peningkatan, Hasil Belajar, IPA, Media Benda Konkret, MI Ma arif NU 03 Kalijaran

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... PERNYATAAN KEASLIAN... PENGESAHAN... NOTA DINAS... ABSTRAK... MOTTO... PERSEMBAHAN... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... i ii iii iv v vi vii viii x xii xiii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah... 1 B. Definisi Operasional... 4 C. Rumusan Masalah... 7 D. Tujuan dan Manfaat Penelitian... 7 E. Kajian Pustaka... 8 F. Sistematika Pembahasan... 10 BAB II LANDASAN TEORI A. Hasil Belajar... 11 B. Mata Pelajaran IPA... 19

C. Media Pembelajaran... 22 D. Media Benda Konkrit... 31 E. Kerangka Berfikir... 33 F. Rumusan Hipotesis... 35 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian... 36 B. Tempat dan Waktu Penelitian... 36 C. Subjek dan Objek Penelitian... 37 D. Prosedur Penelitian... 37 E. Instrumen Penelitian... 39 F. Teknik Pengumpulan Data Penelitian... 39 G. Analisi Data Penelitian... 41 H. Indikator Keberhasilan... 43 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian... 44 B. Pembahasan... 67 C. Pembahasan Antar Siklus... 75 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan... 80 B. Saran... 80 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN-LAMPIRAN DAFTAR RIWAYAT HIDUP

BAB I BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Menurut UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidian Nasional, Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara. 1 Mutu dan efektifitas pedidikan merupakan permasalahan yang sangat komplek dan multi dimensional.jika berbicara mutu pendidikan artinya kita sedang meneropong keseluruhan dimensi pendidikan yang satu sama yang lain saling terkait. Persoalan demi persoalan sistem pendidikan muncul ke permukaan secara tidak beraturan. Misalnya program pendidikan yang belum sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja, kesempatan belajar yang kurang merata dan adi, pengelolaan yang belum efisien, tenaga proporsional pendidikan yang belum proporsional, biaya yang terbatas dan lain sebagainya.persoalan tersebut dianggap seolah-olah sebagai dimensi masalah yang berdiri sendiri-sendiri.mutu pendidikan itu sendiri perlu ditingkatkan sehingga tidak tertinggal dengan kemajuan zaman. 1 Dwi Siswoyo, Ilmu Pendidikan(Yogyakarta: UNY Press, 2008), hlm. 19

Dalam kehidupan suatu Negara, pendidikan memegang peranan yang amat penting untuk menjamin kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara karena dengan adanya pendidikan dapat meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia ( SDM ) maka pendidikan bukan sebagai sarana saja tetapi sekaligus untuk menyiapkan generasi masa depan yang lebih kreatif melalui upaya ini mutu pendidikan sangat diharapkan dapat berubah melalui proses belajar mengajar. Dalam proses belajar dan mengajar terjadi interaksi antara guru dan siswa, interaksi guru dan siswa sebagai makna utama proses pembelajaran memegang peranan penting untuk mencapai tujuaan pembelajaran yang efektif. Kedudukan siswa dalam proses belajar dan mengajar adalah sebagai subjek dan sekaligus sebagai objek dalam pembelajaran, sehingga proses atau kegiatan belajar dan mengajar adalah kegiatan belajar siswa dalam mencapai suatu tujuan pembelajaran. Setiap proses pembelajaran akan mencakup tiga komponen penting yang saling terkait, yaitu kurikulum, materi yang akan diajarkan; proses, bagaimana materi diajarkan; produk, hasil dari proses pembelajaran. 2 Secara umum keberhasilan dalam proses pembelajaran ditentukan oleh beberapa komponen, diantaranya guru, siswa, metode atau strategi pembelajaran, media dan evaluasi pembelajaran. Implementasinya dalam proses pembelajaran guru merupakan komponen yang sangat penting, karena keberhasilan proses pembelajaran yang sangat tergantung pada guru. Fenomena yang terjadi selama proses pembelajaran hlm. 1. 2 Adi W Gunawan, Genius Learning Strategy (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2004),

yaitu siswa belum terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran, di mana siswa hanya mendengarkan materi yang disampaikan oleh guru kemudian menyalin apa yang ditulis guru di papan tulis. Akibatnya, siswa merasa bosan dan tidak termotivasi untuk belajar. Pembelajaran yang membosankan tentu tidak dapat membantu siswa untuk mengembangkan potensi yang ada pada dirinya. Guru harus bisa menciptakan suasana belajar yang menyenangkan yang dapat memotivasi siswa untuk mengembangkan potensi yang dimiliki siswa serta memberikan kesempatan bagi siswa untuk berkreasi. Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) atau yang lebih popular dengan sebutan sains menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar siswa mampu menjelajahi alam sekitar secara ilmiah. Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam diarahkan untuk mencari tahu dan berbuat sehingga dapat membantu siswa untuk memperoleh pengalaman yang lebih mendalam tentang alam sekitar. (Depdiknas, 2004: 106) Namun pada kenyataannya pembelajaran IPA yang terjadi di sekolah terkesan tidak memberi pengetahuan dan pengalaman langsung secara ilmiah, karena pada pembelajaran IPA hanya menekankan pada penjelasan guru saja tanpa penggunaan alat peraga secara optimal sehingga siswa tidak bisa memahami penjelasan guru dengan baik. MI Ma arif NU 03 Kalijaran merupakan salah satu lembaga pendidikan yang mengajarkan IPA sebagai salah satu bahan ajar yang sangat penting untuk diberikan kepada peserta didik.pembelajaran di MI Ma arif NU 03 Kalijaran

banyak menemukan permasalahan yang muncul terkait dengan pembelajaran IPA tersebut, khususnya disini pada kompetensi dasar bagian-bagian tumbuhan. Salah satu permasalahannya adalah banyak anak yang memiliki nilai dibawah standar KKM dari 19 siswa ada 11 siswa yang tidak mencapai nilai ketuntasan minimal tersebut,yang disebabkan dari banyak faktor. Pertama guru menggunakan metode yang monoton dalam pembelajaran yaitu metode ceramah. Yang kedua kurangnya media pembelajaran yang digunakan, sehingga pembelajaran pun dirasa kurang menarik. Ketiga siswa tidak dipacu untuk aktif dalam proses pembelajaran. Berdasarkan identifikasi permasalahan-permasalahan diatas maka guru berinisiatif untuk mengadakan variasi dalam pembelajarannya, salah satunya dengan mengoptimalkan penggunaan media benda konkrit karena siswa pada usia SD/MI masih dalam tahap operasi konkrit, dimana belum bisa menangkap informasi-informasi yang sifatnya abstrak, jadi diharapkan dengan menggunakan media konkrit pada mata pelajaran IPA kelas II materi pokok bagian-bagian utama tumbuhan dan kegunaannya, dapat meningkatkan hasil belajar di MI Ma arif NU 03 Kalijaran tahun pelajaran 2016/2017. B. Definisi Operasional Berdasarkan identifikasi masalah tersebut diatas, agar tidak terjadi kekeliruan dalam memahami pengertian tentang judul PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA KELAS II MATERI POKOK BAGIAN-BAGIAN UTAMA TUMBUHAN DAN KEGUNAANYA MELALUI MEDIA BENDA KONKRIT

DI MI MA ARIF NU 03 KALIJARAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017, maka penulis perlu memberikan penegasan terhadap istilah-istilah berdasarkan judul diatas. 1. Peningkatan Hasil Belajar Peningkatan adalah proses, cara, perbuatan meningkatkan (usaha, kegiatan,dan sebagainya 3. Sedangkan menurut penulis peningkatan berarti kemajuan. Secara umum, peningkatan merupakan upaya untuk menambah derajat, tingkat, dan kualitas maupun kuantitas.peningkatan juga dapat berarti penambahan keterampilan dan kemampuan agar menjadi lebih baik. Selain itu, peningkatan juga berarti pencapaian dalam proses, ukuran, sifat, hubungan dan sebagainya. Sedangkan Sedangkan menurut Nana Sudjana 4, hasil belajar adalah perubahan tingkah laku siswa setelah melalui proses pembelajaran. Semua perubahan dari proses belajar merupakan suatu hasil belajar dan mengakibatkan manusia berubah dalam sikap dan tingkah laku. Sehingga bisa dikatakan peningkatan hasil belajar adalah suatu upaya menambah kualitas maupun kuantitas yang dimiliki seorang peserta didik setelah menerima pengalaman belajar. 2. Ilmu Pengetahuan Alam IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) adalah salah satu pelajaran yang yang berkaitan dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis, sehingga 2005), hlm. 3. 3 Tim Penyusun, Kamus Besar Bahasa Indonesia (Jakarta: Depdiknas, 2008), hlm.1712 4 Nana Sudjana, Penilaian Hasil Proses Belajar dan Mengajar (Bandung: Rasdakarya,

IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa faktafakta, konsep-konsep, atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan. Pendidikan IPA diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar, serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya didalam kehidupan seharihari. Khususnya penelitian ini mengangkat materi tentang Bagian-bagian utama tumbuhan dan kegunaannya. 3. Media Konkrit Menurut Winataputra, media konkrit adalah segala sesuatu yang nyata dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat siswa sehingga proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif dan efisien menuju kepada tercapainya tujuan yang diharapkan. Adapun media konkrit yang digunakan dalam penelitian ini adalah tumbuhan. 4. MI Ma arif NU 03 Kalijaran MI Ma arif NU 03 Kalijaran Karanganyar Purbalingga merupakan Suatu Lembaga pendidikan swasta tingkat satuan pendidikan formal yang dikelola oleh yayasan Nahdlotul Ulama di bawah naungan Kementrian Agama yang berlokasi di Desa Kalijaran Kecamatan Karanganyar Kabupaten Purbalingga. Berdasarkan definisi di atas dapat disimpulkan bahwa penelitian ini adalah suatu penelitian tentang peningkatan hasil belajar IPA pada materi pokok bagian bagian utama tumbuhan dan kegunaannya pada siswa kelas II di MI Ma arif NU 03 Kalijaran.

C. Rumusan Masalah Berdasarkan Latar Belakang tersebut, rumusan dalam penelitian ini adalah Apakah penggunaan media benda konkrit dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi pokok bagian-bagian utama tumbuhan dan kegunaannya pada siswa kelas II di MI Ma arif NU 03 Kalijaran Tahun Pelajaran 2016/2017? D. Tujuan dan Manfaat Penelitian 1. Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA kelas II materi pokok bagian-bagian utama tumbuhan dan kegunaanya melalui media benda konkrit di MI Ma arif NU 03 Kalijaran tahun pelajaran 2016 / 2017. 2. Manfaat Penelitian a. Manfaat Teoritis 1) Sebagai sumbangan pemikiran dalam upaya peningkatan pengembangan dalam ilmu pengetahuan. 2) Dapat dijadikan sebagai dasar pemikiran untuk penelitian selanjutnya, baik oleh penulis sendiri maupun peneliti-peneliti yang lain. b. Manfaat Praktis 1) Bagi Siswa a) Dapat meningkatkan kemampuan pemahaman siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. b) Dapat meningkatkan perolehan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam.

c) Meningkatkan kemampuan siswa dalam menemukan pengetahuan sendiri. 2) Bagi Guru a) Dapat meningkatkan ketrampilan memilih dan menerapkan model pembelajaran yang tepat. b) Meningkatkan profesionalisme guru dalam melaksanakan kegiatan beajar mengajar. c) Meningkatkan keberhaasilan mengajar. 3) Bagi Sekolah / Madrasah a) Sebagai bahan informasi ilmiah tentang media yang digunakan pada mata pelajaran Ilmu Pengtahuan Alam. b) Sebagai upaya peningkatan kualitas pengelolaan pengajaran. c) Meningkatkan kualitas belajar secara umum. E. Kajian Pustaka Kajian Pustaka atau disebut juga telaah pustaka adalah seleksi terhadap masalah-masalah yang akan diangkat menjadi topik penelitian dan juga untuk menjelaskan kedudukan masalah tersebut dalam masalah yang lebih luas. 5 Dalam penelitian yang penulis lakukan memang bukan yang pertama kali dilakukan, namun sebelumnya telah banyak dilakukan penelitian mengkaji tentang pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam diantaranya : 5 Amiri Tatang M, Menyusun Rencana Penelitian (Jakarta: CV Rajawali, 1986), hlm. 61.

Pertama, Skripsi karya Ikhwan Ciptadi (2012) yang berjudul Peningkatan Hasil Belajar IPA melalui media gambar di MI Ma arif NU 01 Petahunan Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas.Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan menggunakan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa di MI Ma arif NU 01 Petahunan yang ditandai dengan nilai yang meningkat setiap siklusnya. Kedua, Skripsi karya Isti Zulaechah (2011) dengan judul Peningkatan Hasil Belajar Mata Pelajaran IPA pokok bahasan Pesawat Sederhana melalui media tuas (pengungkit) Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas Tahun Pelajaran 2010/2011. Dengan hasil penelitian bahwa dengan menggunakan media tuas (pengungkit) diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar,dengan kata lain penelitian ini juga mengacu pada hasil pembelajaran. Ada juga skripsi yang dilakukan oleh Suhartati (2009) dengan judul Upaya Peningkatan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Melalui Pemanfaatan Alat Peraga Bagi Siswa Kelas IV SDN I Sumbang.Dalam penelitiannya mengulas tentang tindakan-tindakan dalam pembelajaran yang bermuara pada penugasan kompetensi dasar menentukan hubungan antar satuan,dengan indikator panca indra melalui media torso. Adapun persamaan penelitian diatas dengan penelitian yang diangkat adalah sama-sama meneliti tentang peningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran IPA, sedangkan perbedaannya terletak pada media yang digunakan dalam pembelajaran tersebut.

F. Sistematika Pembahasan Sistematika yang penulis gunakan dalam skripsi ini adalah sebagai berikut: Halaman formalitas terdiri dari: halaman judul, halaman nota pembimbing, halaman pengesahan, halaman motto, halaman persembahan, abstrak, halaman kata pengantar, daftar isi, dan daftar lampiran. Pada bagian utama terdiri dari: BAB I : Berisikan tentang latar belakang masalah, definisi operasional, rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, kajian pustaka, sistematika pembahasan. BAB II : Berisikan tentang landasan teori yang meliputi, Pengertian Belajar, Pengertian Hasil Belajar, Tujuan Belajar, Komponen-komponen Proses Belajar,dan Implementasi Belajar Mengajar Pembelajaran IPA meliputi, Pengertian, Fungsi dan Tujuan Mata Pelajaran IPA, Ruang Lingkup Mata Pelajaran IPA, langkah-langkah pembelajaran, materi pembelajaran IPA, Media belajar. BAB III : Berisi tentang metode penelitian yang terdiri dari jenis penelitian, sumber data, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data. BAB IV BAB V : Berisi tentang hasil penelitian dan pembahasan. : Berisi tentang Kesimpulan, Saran-saran, dan Penutup Pada bagian selanjutnya yaitu daftar pustaka, lampiran-lampiran, dan daftar riwayat hidup.

BAB V BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Melalui analisis terhadap data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media benda konkret dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi pokok Bagian-bagian Utama Tumbuhan dan Kegunaannya bagi siswa kelas II MI Ma arif NU 03 Kalijaran tahun pelajaran 2016/2017. Hal ini dapat dilihat dari ketuntasan belajar siswa mengalami kenaikan dari pra siklus sebanyak 8 orang atau sebesar 42,1 %, menjadi sebanyak 13 siswa atau sebesar 68,4 % dari 19 siswa pada siklus I, dan naik menjadi 18 siswa atau 94,7 % dari 19 siswa pada siklus II. Hal ini berarti telah mencapai indikator keberhasilan yang ditentukan yakni 80 % siswa tuntas belajar. B. Saran Berdasarkan hasil penelitian mengenai pengunaan media benda konkret pada kelas II MI Ma arif NU 03 Kalijaran tahun pelajaran 2016/2017, maka saran-saran yang diberikan sebagai sumbangan pemikiran untuk meningkakan mutu pendidikan pada umumnya dan meningkatkan kompetensi peserta didik MI Ma arif NU 03 Kalijaran pada khususnya sebagai berikut: 1. Media benda konkret dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran IPA materi pokok bagian-bagian utama tumbuhan dan

kegunaannya pada siswa kelas II MI Ma arif NU 03 Kalijaran yang telah terbuki dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. 2. Sebaiknya setiap pembelajaran dilakukan dengan menggunakan media pembelajaran yang sesuai dengan bahan ajar agar tingkat ketuntasan belajar dapat opimal.

DAFTAR PUSTAKA Arikunto, Suharsimi.dkk. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT Bumi Aksara. Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta. Arsyad, Azhar. 2012. Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Asih Widi Wisudawati,. & Eka Sulistyowati. 2014. Metodologi Pembelajaran IPA, Jakarta: Bumi Aksara. Aswan Zain., Syaiful Bahri Djamarah. 2010. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta. Buku Daftar Nilai Ulangan Harian Siswa Kelas II MI Ma arifnu 03 Kalijaran Dalyono, M. 2005. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta. Faisal, Sanipah. 1982. Metodologi Penelitian Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional. Gunawan, Adi W. 2004. Genius Learning Strategy. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Hamalik, Oemar. 2001. Proses belajar mengajar. Jakarta: Bumi aksara. Hamalik, Oemar. 2002. Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan System. Jakarta: PT Bumi Aksara. M, Amiri Tatang. 1986. Menyusun Rencana Penelitian. Jakarta: CV Rajawali. Margono, S. 1997. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT Rineka Cipta. Mudjiono, Dimyati. 2006. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta. Nana Sudjana.,& Ahmad Rivai. 2010. Media Pembelajaran. Bandung: CV Sinar Baru Algesindo. Purwanto, Ngalim. 2010. Prinsip-prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung:Remaja Rosdakarya. R. Ibrahim., & Nana Syaodih, 1996. Perencanaan Pengajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Sadiman, Arief S. 2009. Media Pendidikan, Pengertian, Pengembangan dan Pemanfaatanny. Jakarta: Rajawali Pers. Sanjaya, Wina. 2006. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana. Santoso, Puji. Materi dan Pembelajaran Bahasa Indonesia SD. Jakarta: UT. Siswoyo, Dwi. 2008. Ilmu Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press. Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta. Sudjana, Nana. 2005. Penilaian Hasil Proses Belajar dan Mengajar. Bandung: Rasdakarya. Sulistyorini, Sri. 2007. Model Pembelajaran IPA Sekolah Dasar dan Penerapannya dalam KTSP. Yogyakarta: Tiara Wacana. Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&B). Bandung: Alfabeta. Tim Penyusun. 2004. KurikulumBerbasisKompetensi. Jakarta: Depdiknas. Trianto. 2014. Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara. Winataputra, Udin S. 2008. Teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Universitas Terbuka.