RINA HASNIYATI, SKM, M.Kes

dokumen-dokumen yang mirip
SURVEI KONSUMSI PANGAN

Disampaikan oleh: Sulistiyani, M.Kes

Survei Konsumsi Pangan Kualitatif dan Kuantitatif

BAB I PENDAHULUAN. pemberian nutrisi dengan kualitas dan kuantitas yang baik serta benar. Dalam

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. dapat diperoleh melalui survei konsumsi pangan. Penilaian survei konsumsi

UNIVERSITAS INDONESIA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Masa kanak-kanak dibagi menjadi dua periode yang berbeda, yaitu masa awal

Survei Konsumsi Gizi, oleh Clara M. Kusharto; I Dewa Nyoman Supariasa Hak Cipta 2014 pada penulis

TINJAUAN PUSTAKA. Sosial Ekonomi Keluarga

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB III METODE PENELITIAN

Gambar 1 Bagan kerangka pemikiran analisis kontribusi konsumsi ikan terhadap kecukupan zat gizi ibu hamil

Buku 2 : RKPM PENILAIAN STATUS GIZI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dipilih lokasi di Kecamatan Susukan, Kabupaten

METODE Desain, Tempat, dan Waktu Penelitian Jumlah dan Cara Penarikan Contoh

METODE Desain, Waktu, dan Tempat Penelitian Jumlah dan Cara Penarikan Contoh

BAB IV METODOLOGI PENELITIAN

rumus : n = (P 1 -P Ket : Z 1- - P 1 Kebiasaan makan..., Evi Heryanti, FKM UI, )²

TINJAUAN PUSTAKA Ketahanan Pangan

METODE PENELITIAN Desain, Waktu, dan Tempat Penelitian Jumlah dan Cara Penarikan Contoh Jenis dan Cara Pengumpulan Data

METODE PENELITIAN Desain, Tempat, dan Waktu Jumlah dan Cara Pemilihan Contoh

BAB 4 METODOLOGI PENELITIAN

METODE PENELITIAN Desain, Tempat, dan Waktu Jumlah dan Cara Penarikan Contoh Jenis dan Cara Pengumpulan Data

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

KUESIONER DEPARTEMEN GIZI MASYARAKAT FAKULTAS EKOLOGI MANUSIA INSTITUT PERTANIAN BOGOR

METODE PENELITIAN Desain, Tempat, dan Waktu Penelitian Jumlah dan Teknik Penarikan Contoh Jenis dan Cara Pengumpulan Data

BAB I PENDAHULUAN. Pencak silat merupakan bela diri asli Indonesia yang sudah diakui dunia.

METODE PENELITIAN. n1 = = 35. n2 = = 32. n3 =

Kecukupan gizi balita dari makanan lokal, dan inovasi pembuatan abon ikan untuk mengatasi kekurangan gizi

METODE Disain, Tempat dan Waktu Jumlah dan Cara Penarikan Subyek

BAB III METODE PENELITIAN. Cross Sectional dimana pengukuran variabel bebas dan variabel terikat

KETAHANAN PANGAN DAN STATUS GIZI KELUARGA PEROKOK DI KECAMATAN BERASTAGI KABUPATEN KARO ETTI SUDARYATI JUANITA NURMAINI

BAB 4 METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, ditujukan untuk

HUBUNGAN ANTARA HIGIENE PERORANGAN, FREKUENSI KONSUMSI DAN SUMBER MAKANAN JAJANAN DENGAN KEJADIAN DIARE

METODE PENELITIAN. penelitian. Kota Medan. 21 Kecamatan. 2 Kecamatan. Kec. Medan Kota Kelurahan Sitirejo (60 RT)

METODOLOGI PENELITIAN

ABSTRAK HUBUNGAN RERATA ASUPAN KALSIUM PER HARI DENGAN KADAR KALSIUM DARAH PADA PEREMPUAN DENGAN SINDROMA PREMENSTRUASI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

METODE PENELITIAN. n = n/n(d) 2 + 1

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

HUBUNGAN TINGKAT KEPUASAN MUTU HIDANGAN DENGAN TINGKAT KONSUMSI ENERGI DAN MAKRONUTRIEN PADA REMAJA DI BPSAA PAGADEN SUBANG

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

POLA PANGAN HARAPAN (PPH)

BAB I PENDAHULUAN. Status pendidikan dan ekonomi sebuah negara berkaitan erat dengan

HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KECUKUPAN GIZI MAHASISWA PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA KONSENTRASI TATA BOGA

TESIS. Oleh MARIA POSMA HAYATI /IKM

METODE PENELITIAN Desain, Tempat dan Waktu Penelitian Jumlah dan Cara Penarikan Contoh Jenis dan Cara Pengumpulan Data

HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK MURID USIA 9-12 TAHUN DI SEKOLAH DASAR ADVENT 2 DI KECAMATAN MEDAN SELAYANG

(jenis kelamin), faktor lingkungan (jumlah anggota keluarga), faktor sosial ekonomi

BAB IV METODE PENELITIAN. Ruang lingkup penelitian ini adalah ilmu gizi. Semarang. periode Mei Juni 2014

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan Cross-

POLA MAKAN DAN STATUS GIZI PADA ANAK ETNIS CINA DI SD SUTOMO 2 DAN ANAK ETNIS BATAK TOBA DI SD ANTONIUS MEDAN TAHUN 2014

DAFTAR ISI. HALAMAN JUDUL i. HALAMAN PENGESAHAN.. ii. KATA PENGANTAR. iii. HALAMAN PERSYATAAN PUBLIKASI.. iv. ABSTRAK v. DAFTAR ISI...

ProgramStudi Ilmu Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat UNHAS, Makassar (Alamat Respondensi :

DAFTAR ISI. i ii iii vi vii viii ix x xii xiii

LANGKAH-LANGKAH PPG. DYAH UMIYARNI P,SKM, M.Si

BAB I PENDAHULUAN. terutama di negara berkembang. Data Riset Kesehatan Dasar (R iskesdas)

HUBUNGAN POLA KONSUMSI MAKANAN DENGAN STATUS GIZI SISWA SMA SANTO THOMAS 1 MEDAN. Oleh : SERGIO PRATAMA

KECUKUPAN ENERGI DAN PROTEIN SERTA SUMBANGAN ENERGI DAN PROTEIN MAKANAN JAJANAN PADA ANAK SD NEGERI NO KECAMATAN MEDAN AREA TAHUN 2010 SKRIPSI

Penentuan Status Gizi

BAB IV METODOLOGI PENELITIAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA Pengertian dan Karakteristik Anak Sekolah Dasar

BAB III METODE PENELITIAN. 1. Ilmu Kesehatan Anak, khususnya bidang nutrisi. Pengumpulan data dilakukan di Puskesmas Rowosari, Semarang.

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan

BAB III METODE PENELITIAN

METODE PENELITIAN Desain, Waktu dan Tempat Penelitian Jumlah dan Cara Pengambilan Contoh

METODE. n = Z 2 P (1- P)

METODE PENELITIAN Desain, Waktu dan Tempat Cara Pemilihan Contoh

METODE Desain, Tempat, dan Waktu Penelitian Jumlah dan Cara Penarikan Contoh Jenis dan Cara Pengumpulan Data

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN POLA KONSUMSI DENGAN STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAMIGALUH I

HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN POLA DEFEKASI PADA SISWA KELAS V DAN KELAS VI SEKOLAH DASAR DI SEMARANG LAPORAN HASIL PENELITIAN KARYA TULIS ILMIAH

BAB IV METODOLOGI PENELITIAN

Karakteristik Sampel: Usia Jenis Kelamin Berat Badan Tinggi Badan. Kebutuhan Energi dan Zat Gizi. Status Gizi

BAB I PENDAHULUAN UNIVERSITAS ESA UNGGUL

GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP, KETERSEDIAAN BUAH DAN SAYUR DITINGKAT RUMAH TANGGA DAN POLA KONSUMSI BUAH DAN SAYUR PADA REMAJA SMA DI KABUPATEN GOWA

KONSUMSI DAN DAYA TERIMA PASIEN RAWAT INAP PENYAKIT KARDIOVASKULAR TERHADAP MAKANAN YANG DISAJIKAN RSUP H. ADAM MALIK MEDAN SKRIPSI.

BAB III Objek dan Metode Penelitian. Objek penelitian dalam penelitian ini adalah konsumen Teh Botol Sosro yang

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. Status gizi adalah suatu ukuran mengenai kondisi tubuh seseorang yang

GAMBARAN KETAHANAN PANGAN KELUARGA DAN STATUS GIZI ANAK BALITA DI DESA TERTINGGAL KECAMATAN PINTUPOHAN MERANTI KABUPATEN TOBA SAMOSIR TAHUN 2010

Transkripsi:

RINA HASNIYATI, SKM, M.Kes

Menentukan asupan makanan dan zat gizi (termasuk kontaminan) Merencanaan dan mengevaluasi kebijakan kesehatan dan pertanian Mempelajari hubungan asupan-penyakit (epidemiologi) Tujuan komersial (industri makanan), misal: pengembangan dan promosi produk

Kegiatan pengumpulan variabel yang berkaitan dengan apa yg dimakan dan diminum termasuk suplemen, berapa banyak, variasi, frekuensi dari seseorang maupun kelompok dalam waktu singkat, sehingga diketahui rata-rata asupan zat gizi beserta kecukupannya atau kebutuhannya.

Mengetahui kebiasaan makan, dan gambaran tingkat kecukupan bahan makanan dan zat gizi pada tingkat kelompok, Rumah tangga, dan perorangan serta faktor-faktor yang mempengaruhinya

Menentukan tingkat kecukupan konsumsi pangan nasional dan kelompok masyarakat Menentukan status kesehatan dan gizi keluarga dan individu Menentukan pedoman kecukupan makanan dan program pengadaan makanan Sebagai dasar perencanaan dan program pengembangan gizi Sebagai sarana pendidikan gizi masyarakat Menentukan perundang-undangan

Metode kualitatif Metode kuantitatif Metode kualitatif dan kuantitatif

Metode frekuensi makanan (food frequensi) Metode dietary history Metode telepon Metode pendaftaran makanan (food List)

Metode recall 24 jam Perkiraan makanan (estimated food records) Penimbangan makanan (food weighing) Metode food account Metode inventaris (inventory method) Pencatatan (household food record)

Metode recall 24 jam Metode riwayat makanan (dietary history)

Tingkat nasional Tingkat rumah tangga Tingkat individu atau perorangan

Food Balance Sheet (FBS) Untuk menghitung tingkat konsumsi masyarakat dan perkiraan kecukupan persediaan makanan secara nasional pada suatu wilayah.

FBS tidak dapat memberikan informasi : Distribusi dari makanan yang tersedia untuk berbagai daerah Menggambarkan distribusi tingkat rumah tangga atau perorangan Menggambarkan perkiraan konsumsi pangan masyarakat berdasarkan status ekonomi, keadaan ekologi, keadaan musim dan sebagainya FBS tidak boleh dipakai menentukan status gizi masyarakat suatu wilayah

Pencatatan (food account) Metode pendaftaran (food list) Metode inventaris (inventory method) Pencatatan makanan rumah tangga (household food record)

Metode recall 24 jam Metode estimated food records Metode penimbangan makanan Metode dietary history Metode frequensi makanan (food frequency)

Retrospective 24 hour recall Food Frequency Questionnaire Dietary History Past Diet Prospective Estimated food records Weighed food records Current

Tujuan: 1. Menentukan rerata asupan kelompok 2. Menentukan proporsi dengan asupan kurang (proportion of population at risk of inadequate nutrient intake) 3. Menentukan usual intakes individu untuk ranking asupan 4. Menentukan usual intakes individu untuk korelasi asupan dengan indikator kesehatan lainnya kelompok individu

Level 1: rerata asupan kelompok Satu hari per subyek (food record, 24HR) Seluruh hari dalam satu minggu (Senin-Minggu) terwakili secara proporsional dalam sampel akhir Level 2: proporsi dengan asupan kurang (proportion at risk of inadequate intake) Pengulangan minimal 2 hari pada sub-sampel 30-40 subyek per strata jenis kelamin dan kelompok usia (strata AKG) Pengulangan 2 hari tidak pada hari yang berturutan (non-consecutive). Jika berturutan maka minimal 3 hari

Level 1 Objective

Level 2 Objective

Level 2 Objective

Level 3: usual intakes individu untuk ranking asupan Multiple replicates (24-hour recalls/diet records) atau diet history Alternatif : semi-quantitative FFQ Level 4: usual intakes individu untuk korelasi asupan dengan indikator kesehatan lainnya Multiple replicates (24-hour recalls/diet records) atau diet history Alternatif : semi-quantitative FFQ

Level 3 Objective

Level 4 Objective

LEVEL 1 Mean nutrient intake of a group LEVEL 2 Proportion of population at risk LEVEL 3 Usual intake of nutrients in individuals for ranking within a group LEVEL 4 Usual intakes of foods / nutrients in individuals for counseling or for correlation or regression analysis All days of the week equally represented At least 2 replicates in sub-sample Replicates in all Replicates in all SINGLE 24hr-recall / food records / weighed diet records MULTIPLE 24hr-recall / food records / weighed diet records Semi Quantitative-FFQ Diet History

Faktor yang diperhatikan dalam memilih metode: Tujuan penelitian Jumlah responden yang diteliti Umur dan jenis kelamin responden Keadaan sosial ekonomi responden Ketersediaan dana dan tenaga Kemampuan tenaga pengumpul data Pendidikan responden Bahasa yang digunakan responden Pertimbangan logistik pengumpulan data

Bias secara acak (random bias) bias acak terjadi karena kesalahan pengukuran Bias sistematik terjadi karena Kesalahan dari kuesioner Kesalahan pewawancara kesalahan dari alat yang tidak akurat kesalahan DKBM

Sumber bias dalam pengukuran konsumsi makanan kesalahan atau bias dari pengumpul data kesalahan dari responden kesalahan karena alat kesalahan DKBM kesalahan karena kehilangan zat gizi dalam proses pemasakan

Gunakan sampel dalam jumlah besar Ulangi pengukuran intake konsumsi terhadap subjek atau responden yang sama dalam beberapa waktu Lakukan kalibrasi terhadap alat ukur Untuk mengurangi bias yang berhubungan dengan pengetahuan responden, gunakan alat bantu gambar dan food model