Session 2B: Tinjauan Metode sampling udara ambien

dokumen-dokumen yang mirip
Sesi 3B: Metodologi Sampling gas polutan

Pemantauan kualitas udara. Kendala 25/10/2015. Hal yang penting diperhatikan terutama ialah aspek pengambilan sampel udara dan analisis pengukurannya

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 : PENDAHULUAN. Akan tetapi udara yang benar-benar bersih saat ini sudah sulit diperoleh, khususnya

Pemantauan dan Analisis Kualitas Udara

PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

Pemantauan dan Analisis Kualitas Udara. Eko Hartini

Penyehatan Udara. A. Sound Level Meter

Bab I Pendahuluan. Gambar I.1 Bagan alir sederhana sistem pencemaran udara (Seinfield, 1986)

BAB 1 : PENDAHULUAN. kendaraan bermotor. Kendaraan bermotor mengeluarkan zat-zat berbahaya yang

DAFTAR ISI. HALAMAN JUDUL... i. LEMBAR PENGESAHAN... ii. KATA PENGANTAR... iii. ABSTRAK... vi. ABSTRACT... vii. DAFTAR ISI... viii. DAFTAR TABEL...

MATERI PEMANTAUAN KUALITAS UDARA AMBIEN AQMS DI 45 KOTA

BAB I PENDAHULUAN. orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan

DAFTAR ISI. Halaman Judul... Halaman Pengesahan... Kata Pengantar Dan Persembahan... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN...

PROFIL VOLUME LALU LINTAS DAN KUALITAS UDARA AMBIEN PADA RUAS JALAN IR. SOEKARNO SURABAYA

PERATURAN MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP NOMOR 21 TAHUN 2008

BAB I PENDAHULUAN. dunia. Hal ini disebabkan karena manusia memerlukan daya dukung unsur unsur

Pengertian dari udara ambien

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Perubahan lingkungan udara pada umumnya disebabkan oleh pencemaran,

BAB I PENDAHULUAN. Hubungan parameter..., Duniantri Wenang Sari, FKM 2 UI, Universitas Indonesia

Penilaian Kualitas Udara, dan Indeks Kualitas Udara Perkotaan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Hubungan antara..., Dian Eka Sutra, FKM UI, Universitas Indonesia

Konsep Penelitian Kualitas Lingkungan (Udara) dalam Membangun IKLH

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

DAFTAR ISI. BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang dan Permasalahan Tujuan Penelitian Manfaat Penelitian 2

BAB I PENDAHULUAN. Pembangunan kota lebih banyak mencerminkan adanya perkembangan

FORMAT PELAPORAN PEMANTAUAN EMISI DAN KONDISI DARURAT PENCEMARAN UDARA KEGIATAN DAN/ATAU USAHA MINYAK DAN GAS BUMI

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 1999 TENTANG PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

1. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 1999 TENTANG PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA PRESI DEN REPUBLIK INDONESIA

BAB I PENDAHULUAN.

BAB I. PENDAHULUAN. Yogyakarta merupakan kota dengan kepadatan penduduk tertinggi di

Internalisasi Dampak dan Biaya Kesehatan dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batubara di Indonesia

Penyusunan Rencana Aksi Inventarisasi Emisi Kabupaten/Kota Secara Online

Dengan Judul PENGGUNAAN TUMBUHAN SEBAGAI BIOINDIKATOR DALAM PEMANTAUAN PENCEMARAN UDARA

STANDAR KOMPETENSI PENANGGUNGJAWAB PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA. : Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran. Lingkungan

RKL-RPL RENCANA PEMBANGUNAN DAN PENGOPERASIAN PLTU TANJUNG JATI B UNIT 5 DAN 6 (2 X MW) DI KABUPATEN JEPARA, PROVINSI JAWA TENGAH

BAB I PENDAHULUAN. utama pencemaran udara di daerah perkotaan. Kendaraan bermotor merupakan

DENGAN JUDUL PENGGUNAAN TUMBUHAN SEBAGAI BIOINDIKATOR DALAM PEMANTAUAN PENCEMARAN UDARA

GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA KEPUTUSAN GUBERNUR PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NOMOR : 153 TAHUN 2002

I. PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang

BAKU MUTU EMISI SUMBER TIDAK BERGERAK BAGI INDUSTRI RAYON. Beban Emisi Maksimum 1 Carbon Disulfide Kg/ Ton Fiber 115.

BAB I PENDAHULUAN. Pollution Monitoring Network (BAPMoN) tahun 1960, Global Atmosphere Watch

GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA KEPUTUSAN GUBERNUR PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NOMOR : 169 TAHUN 2003

BAB I PENDAHULUAN. meningkatnya pembangunan fisik kota dan pusat-pusat industri, kualitas udara

DAFTARISI. ABSTRAKS KATA PENGANTAR DAFTAR lsi DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPlRAN

I. PENDAHULUAN. bumi dan komponen campuran gas tersebut tidak selalu konstan. Udara juga

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

PEMANTAUAN UDARA AMBIEN DENGAN METODE PASSIVE SAMPLER

Laporan Tahunan (Januari-Desember 2012)

BAB I PENDAHULUAN. hidup terutama manusia. Di dalam udara terdapat gas oksigen (O 2 ) untuk

PERATURAN MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP NOMOR 21 TAHUN 2008

Analisa Aplikasi Komunikasi Data Pada Laboratorium Kualitas Udara Bergerak

Desain dan Pembuatan Sistem Pengukuran Kualitas Udara Menggunakan Mikrokontroler

2. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. POLUSI UDARA

TINGKAT POLUSI UDARA DARI EMISI GAS BUANG KENDARAAN BERMOTOR BERDASARKAN VOLUME LALU LINTAS (Studi Kasus : Simpang Empat Bersinyal Kota Lhokseumawe)

BAB I PENDAHULUAN. pengaruhnya terhadap ekosistem secara global. Udara yang kita pakai untuk

BAB I PENDAHULUAN. udara terbesar mencapai 60-70%, dibanding dengan industri yang hanya

ESTIMASI KUALITAS UDARA AMBIEN KOTA BANDUNG DENGAN MENGGUNAKAN MODEL DISPERSI MUAIR

PEDOMAN TEKNIS PENETAPAN BAKU MUTU UDARA AMBIEN DAERAH

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP REPUBLIK INDONESIA,

B A P E D A L Badan Pengendalian Dampak Lingkungan

TUGAS AKHIR. Analisis Tingkat Pencemaran Udara Pada Kawasan Pemukiman Kota Makassar

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

PENGARUH WAKTU PENGAMBILAN SAMPLING PADA ANALISIS UNSUR RADIOAKTIF DI UDARA DENGAN MENGGUNAKAN SPEKTROMETER GAMMA

PENCEMARAN UDARA LELY RIAWATI, ST., MT.

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB III METODE PENELITIAN

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Jalur hijau di sepanjang jalan selain memberikan aspek estetik juga dapat

Pemetaan Tingkat Polusi Udara di Kota Surabaya Berbasis Android

BAB I PENDAHULUAN. Pembangunan yang berkembang pesat, khususnya dalam bidang teknologi,

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Udara ambien Bagian 6: Penentuan lokasi pengambilan contoh uji pemantauan kualitas udara ambien

Sesi 2A : Aturan dan Hukum Menuntun ke Pengembangan Program Pemantauan Kualitas Udara

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Di era persaingan pasar bebas saat ini, produk suatu industri

BAB I PENDAHULUAN. konstan meningkat sebesar 5,64 % (BPS, 2012). Perkembangan pada suatu wilayah

Udara ambien Bagian 4: Cara uji kadar timbal (Pb) dengan metoda dekstruksi basah menggunakan spektrofotometer serapan atom

STUDI IDENTIFIKASI PENCEMARAN UDARA OLEH TIMBAL (Pb) PADA AREA PARKIR (STUDI KASUS KAMPUS UNIVERSITAS PASUNDAN BANDUNG)

MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP,

MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP,

Keputusan Kepala Bapedal No. 107 Tahun 1997 Tentang : Perhitungan Dan Pelaporan Serta Informasi Indeks Standar Pencemar Udara

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

METODOLOGI. Tempat dan Waktu

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang

PENCEMARAN PUSARPEDAL, DEPUTI VII KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

ANALISIS PENERAPAN KEBIJAKAN PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA DARI KENDARAAN BERMOTOR BERDASARKAN ESTIMASI BEBAN EMISI (Studi Kasus : DKI JAKARTA)

BAB I PENDAHULUAN. mempengaruhi kesehatan manusia. Hal ini disebakan karena gas CO dapat mengikat

SUMMARY. ANALISIS KADAR NITROGEN DIOKSIDA (NO₂) dan KARBONMONOKSIDA (CO) DI UDARA AMBIEN KOTA GORONTALO

BAB 1 : PENDAHULUAN. Peraturan Pemerintah No 66 Tahun 2014 pada pasal 1 ayat 9 yang menyatakan

SAMPLING DAN PREPARASI SAMPEL POLUTAN UDARA DI LINGKUNGAN PLTU BATUBARA CILACAP

BAB I PENDAHULUAN. ini dalam mendukung perkembangan kemajuan kota-kota besar di dunia, namun

BAB I PENDAHULUAN BAB I PENDAHULUAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA,

MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP,

Transkripsi:

Session 2B: Tinjauan Metode sampling udara ambien Agenda: 1. Presentasi: Metode sampling : Pasif, Manual, and Aktif Bagaimana memutuskan metode yang tepat untuk area dan kondisi tertentu 2. Diskusi Grup 1

Sampling udara ambien Metodologi 1. Pasif 2. Manual (Semi-Automatik) 3. Aktif ( automatik) Kelebihan dan kekurangan masing-masing metode Penggunaan yang cocok Contoh-contoh yang spesifik 2

Kelebihan : (1) Passive Sampling Kompak, portable, tidak mengganggu, murah Memberikan hasil pengukuran berupa rata-rata tingkat polusi selama periode sampling ( jam atau bulan ) Tidak perlu pengawasan, tidak berisik, dapat diterapkan pada lingkungan yang berbahaya Dapat digunakan untuk sampling indoor, outdoor dan personal sampler Tidak diperlukan pelatihan yang banyak ( tidak perlu skill yang tinggi) Dapat digunakan dalam jaringan pemantauan yang ada Kekurangan : Digunakan sebagai pengukuran pendahuluan Tidak dapat mengukur konsentrasi puncak ( mungkin telah melebihi Nilai ambang batas) Tidak dapat mengukur aliran udara 3

Contoh penggunaan Pasif sampler oleh EPA pada saat ini 4 Baru saja menyelesaikan pilot studi pengukuran NO 2 -pinggir jalan (nearroad) di 6 lokasi pinggir-jalan di seluruh Amerika Serikat. Persiapan untuk pengembangan jaringan nasional sampling NO 2 secara aktif dalam 2 tahun yang akan datang. Digunakan sebagai alat skrining ( pengukuran pendahuluan ) sebelum melangkah maju menggunakan jaringan pemantauan yang lebih mahal dan perlu waktu yang banyak. Informasi yang detil ada di dalam catatan

Spesifik Pasif sampler yang digunakan dalam EPA NO 2 Near-Road Pilot Ogawa Passive Sampling Device Bentuk tabung dua sisi (panjang 3 cm x diameter 2 cm ) Diffuis atmosfer memungkinkan NO 2 masuk alat pasif sampler Alat Pasif sampler dikirim k e laboratorium melalui kurir Koensentrasi NO 2 and NO x dianalisis dan dihitung di lab 5

(2) Metode sampling Manual (Semi-Automatic) 6 Kelebihan : Harga terjangkau Mudah pengoperasiannya Dapat dipercaya, terbukti peralatan dapat beroperasi untuk beberapa puluh tahun. Pengukuran laju alir yang akurat, menghasilkan konsentrasi yang akurat juga. Kelemahan : Hanya memberikan data rata-rata hasil pengukuran yang lebih lama (mis., 24-jam untuk Pb dari PM-10, PM-2.5) Metode pengukuran memerlukan banyak tenaga ( padat karya) Dibutuhkan analisis di laboratorium (mis., filter digestion or XRF) Membutuhkan energi listrik yang berasal dari peralatan yang beroperasi secara berisik

7 Contoh sampling Manual (Semi-Automatic) dalam jaringan regional monitoring logam Pb :

Pb Manual (Semi-Automatic) Monitoring Network Negara bagian dan institusi lokal secara umum menggunakan Tisch Environmental High-Volume samplers Sampling selama 24-hr setiap 6 hari Kertas Filter diambil dari sampler, kemudian di kirim ke laboratorium untuk di analisis Hampir semua monitor mandiri mengukur untuk menentukan dampak dari sumber emisi spesifik Model dispersi udara (AERMOD) membantu dalam menentukan lokasi yang terbaik dalam penempatan pemantau logam Pb. 8

(3) Aktif Sampling 9 Kelebihan : Data resolusi tinggi ( 1 jam atau kurang ) Umumnya untuk oksida-oksida nitrogen (NOx), CO, SO 2, dan Partikel debu Datanya dapat di-upload ke dalam internet (real-time) Bebas dari gangguan kecepatan angin Kekurangan : Monitors harganya mahal Diperlukan training untuk operator ( operator yang terlatih ) Perlu perawatan secara berkala dan biaya perawatan (Kalibrasi, Jaminan mutu) Dibutuhkan energi listrik untuk mengoperasikannya Dibutuhkan ruangan atau shelter yang berac untuk penempatannya

10 Contoh Aktif Sampling dalam jaringan pemantauan SO 2 secara regional

Jaringan Pemantauan SO 2 secara aktif Negara bagian dan institusi lokal menggunalan Ultraviolet (UV) fluorescence analyzers (ex. Teledyne and Ecotech) Pemantauan secara kontinyu Terintegrasi dengan sistem akuisisi data Umumnya merupakan bagian dari stasiun pemantauan, yang mungkin juga termasuk polutan yang lain (PM, NO 2, dll.) Contoh : Jaringan pemantauan di USA Direvisi mengikuti aturan Juni 2010 menetapkan standar baru dari 75 ppb rata-rata, 1 jam Wajib melaporkan data rata-rata 1-jam dan rata-rata 5-menit tertinggi setiap jam Jumlah alat monitor untuk masing masing kota metropolitan berdasarkan jumlah populasi pendudk dan total emisi SO 2 (Populated Weighted Emission Index PWEI) 11

Pasif, Manual, or Aktif Sampling? Sebuah program sampling aktif akan terdiri dari jaringan pemantau kontinu (ex. fotolitik NO2) Sampling manual mungkin menggunakan alat yang portable (SUMMA canisters for VOCs) atau stationary/permanent (Pb TSP instruments) Pasif sampling dapat dilakukan dalam jangka waktu yang lama atau pendek, tetapi peralatannya selalu kompak, portabel dan murah Jenis sampler yang ahrus digunakan Apakah ada keterbatasan dana dalam proyek Ya Mengimplementa sikan pasif dan manual sampling Tidak Apakah hasilnya akan dibandingkan dengan peraturan lokal atau nasioanl Tidak Apakah efek kesehatan akut yang dipertimbang ankan Tidak Mengimplementa sikan pasif sampling Ya Ya Mengimplementa sikan aktif atau manual sampling

Diskusi Group Apa tujuan dari sampling yanga anda lakukan? Jenis polutan apa yang anda sampling? Jenis sampling apa yang paling cocok untuk di lokasi anda.? Berapa biaya yang anda anggarkan? Berapa lama waktu sampling akan dilakukan? Dalam Kondisi apa jaringan di negara maju memilih pendekatan sampling secara pasif? 13