Sesi 3B: Metodologi Sampling gas polutan
|
|
|
- Handoko Hardja
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Sesi 3B: Metodologi Sampling gas polutan Komponen-komponen: 3B-1: Peralatan sampling automatik Ozon (O3) dan sulfur dioksida (SO2) 3B-2: Peralatan sampling automatik Nitrogen dioksida (NO2) dan karbon monoksida (CO) 3B-3: Peralatan sampling Pasif 1
2 Sesi3B-1: Peralatan sampling Automatik Dan Monitor untuk O 3 dan SO 2 2
3 Kelebihan dan Kekurangan Sampling Aktif 3 Kelebihan : Data resolusi tinggi ( 1 jam atau kurang ) umumnya untuk oksida-oksida nitrogen, CO, SO 2, dan debu Data dapat dialirkan ke internet (real-time) Bebas dari pengaruh kecepatan angin Kekurangan : Monitor bisa mahal Diperlukan operator yang terlatih Diperlukan perawatan yang reguler dan biaya pemeliharaan (kalibrasi, jaminan mutu)
4 4 Contoh Konsentrasi Ozon harian
5 Metode Fotometri Ultaviolet Untuk Ozon (O 3 ) Metode Fotometri Ultraviolet i. Prinsip dasar operasional ii. Deskripsi Instrumen iii. Instalasi iv. Kalibrasi dan pemeriksaan operasional 5
6 Metode Fotometri Ultraviolet Untuk Ozon (O 3 ) (i) Prinsip dasar Operasional Cahaya Ultraviolet melewati sel yang berisi sampel udara Intensitas Cahaya Ultraviolet diabsorpsi berbanding lurus dengan banyaknya ozon yang ada ( Hukum Lambert-Beer) Sample udara yang tidak mengandung ozon akan memberikan pembacaan absorpsi blanko. 6
7 (ii) Deskripsi Instrument Ozone (O 3 ): Teledyne API Schematic 7
8 8 Contoh Analyzer Ozone (O3)
9 (iii) Instalasi Peralatan analyzer Ozon (O 3 ) Monitor dipasang dalam shelter, gedung atau laboratorium mobil dengan temperatur terkontrol. Sampel udara dari udara ambien ( udara luar) harus melewati pipa teflon atau gelas. Pipa gelas dilengkapi botol untuk menangkap binatang kecil dan air jika diperlukan. Udara bersih dan kering diperlukan untuk kalibrasi dan sistem pemeriksaan gas zero dan gas span( gas dengan konsentrasi tertentu) Pemeriksaan gas zero/span pada monitor ozon dan data yang keluar dapat dibuat secara automatik Kriteria penempatan alat harus diikuti. 9
10 (iv) Ozon (O 3 ): Kalibrasi dan pemeriksaan operasional Lakukan pemeriksaan gas zero/span setiap minggu Melakukan pemeriksaan kalibrasi zero/span setiap 3 bulan Melakukan pemeriksaan aliran udara setiap 6 bulan 10
11 Sulfur dioksida (SO 2 ): Metode Pulsed Fluorescence Metode Pulsed Fluorescence i. Prinsip dasar operasional ii. Deskripsi Instrument iii. Instalasi iv. Kalibrasi dan pemeroiksaan operasional v. Menampilkan data output 11
12 Sulfur dioksida (SO 2 ): Pulsed Flourescence (i) Prinsip dasar operasional : Metode deteksi berdasarkan pada 3 langkah proses 1. SO2 + Sinar UV pulse menghasilkan molekul tereksitasi 2. SO2 mengabsorpsi energi UV menghasilkan SO2* 3. SO2* akan kembali menjadi SO2 dan mengemisikan sinar fluorescence, yang dideteksi oleh PMT 12
13 (ii) Deskripsi Instrumen Sulfur dioksida (SO 2 ): Skema Teledyne API 13
14 Contoh Gambar Sulfur dioksida (SO2) Analyzers 14
15 (iii) Sulfur dioksida (SO2): Instalasi 15 Monitor dipasang di shelter, gedung atau lab-mobil dengan temperatur terkontrol. Sampel udara dari udara ambien harus melewati Tabung Teflon atau kaca. Udara bersih dan kering dibutuhkan untuk pemeriksaan gas zero dan untuk mengencerkan gas standar untuk menghasilkan gas span Pemeriksaan gas zero / span dan output data dapat diautomatiskan.
16 (iv) Sulfur dioksida (SO 2 ): Kalibrasi dan Pemeriksaan Operasional Lakukan pemeriksaan gas zero/span setiap minggu Melakukan pemeriksaan kalibrasi zero / span setiap 3 bulan Melakukan pemeriksaan aliran udara setiap 6 bulan 16
17 Sulfur dioksida (SO2): Penampilan data Teledyne - API Konsentrasi Sulfur dioksida ditampilkan dalam satuan ppb atau ppm. Update data setiap menit Data dapat disimpan and dirata-ratakan oleh sistem akuisisi sebagai rata rata jam-jaman,dsb Perubahan konsentrasi SO 2 yang cepat di udara mungkin tidak semuanya terdeteksi. Sistem Autoranging membantu mendeteksi nilai konsentrasi yang tinggi. 17
18 18 Contoh Peralatan /analyzer automatik yang tersusun dalam rak lemari.
19 Perkiraan harga untuk Monitor Automatik atau Kontinyu Ozone Chemiluminescent Monitor US $ 9,400 Sulfur Dioxide Fluorescence Monitor US $ 9,500 Clean Air Supply US $ 4,000 Dynamic Calibrator US $ 5,000 Shelter, Temperature Controlled US $ 5,000 19
20 Sesi 3B-2: Peralatan Sampling Udara Ambien Dan Monitor untuk NO 2 and CO 20
21 Nitrogen dioksida (NO2): Metode Chemiluminescence Metode Chemiluminescence i. Prinsip dasar operasional ii. Deskripsi Instrumen iii. Instalasi iv. Kalibrasi dan Pemeriksaan Operasional v. Penampilan Data dan Output 21
22 Nitrogen dioksida (NO 2 ): Chemiluminescence (i) Prinsip dasar Operasional NO2 ditentukan dengan cara pengukuran fotometri intensitas cahaya tidak langsung, ketika nitrogen oksida (NO) berekasi dengan ozon (O3) membentuk NO2 dan mengemisikan cahaya (chemiluminescence) Pertama, NO2 secara kuantitatif direduksi menjadi NO oleh sebuah konverter Kedua, NO yang terbentuk dari reduksi NO2 and NO yang ada di dalam udara bereaksi dengan dengan O3 yang dihasilkan dari ozon generator di dalam monitor. Konsentrasi yang terukur adalah konsentrasi total dari oksida-oksida nitrogen (NOx). Ketiga, NO yang sudah ada dalam sampel udara dideteksi Keempat, Konsentrasi NOx dikurangi kons. NO = Kons. NO2 22
23 (ii) Deskripsi Instrumen Nitrogen dioksida (NO 2 ): Skema 23
24 24 Contoh Gambar Analyzer Nitrogen dioksida (NO 2 )
25 (iii) Nitrogen dioksida (NO 2 ): Instalasi Monitor dipasang di shelter, gedung atau lab-mobil dengan temperatur terkontrol. Sampel udara dari udara ambien harus melewati Tabung Teflon atau kaca. Udara bersih dan kering dibutuhkan untuk pemeriksaan gas zero dan untuk mengencerkan gas standar dalam tabung silinder untuk menghasilkan gas span Pemeriksaan gas zero / span dan output data dapat diautomatiskan. 25
26 (iv) Nitrogen dioksida (NO 2 ): Kalibrasi dan Pemeriksaan Operasional Lakukan pemeriksaan gas zero/span setiap minggu Melakukan pemeriksaan kalibrasi zero / span setiap 3 bulan Dengan menggunakan suatu sistem titrasi fasa gas Melakukan pemeriksaan aliran udara setiap 6 bulan 26 Pemeriksaan efisiensi katalitik konverter NO 2 setiap 3 bulan
27 27 Sistem titrasi fasa Gas Untuk Kalibrasi NO 2
28 (v) Nitrogen dioksida (NO 2 ): Penampilan data dan output Konsentrasi oksida-oksida nitrogen ditampilkan dalam satuan ppb atau ppm. Updated data setiap 1 menit tergantung jenis monitornya Konsentrasi dinyatakan sebagai NOx, NO, dan NO2 Data dapat disimpan and dirata-ratakan oleh sistem akuisisi sebagai rata rata jam-jaman,dsb Perubahan yang cepat dari konsentrasi NO/NO2 di udara ambien dapat menghasilkan data yang salah sebagai hasil proses siklus 28
29 Karbon monoksida (CO): metode Gas Filter Correlation (GFC) Metode Gas Filter Correlation i. Prinsip dasar operasional ii. Deskripsi Instrumen iii. Instalasi iv. Kalibrasi dan Pemeriksaan Operasional v. Operasional vi. Penampilan Data dan Output 29
30 Karbon monoksida (CO): Gas Filter Correlation (i) Prinsip dasar operasional Sinar Infrared (IR) diabsorpsi oleh CO di dalam sampel udara Absorpsi sinar IR oleh CO dalam sampel udara dibandingkan dengan absorpsi gas standar dalam sebuah gas filter wheel yang terdapat di dalam monitor Energi IR yang hilang yang melewati sel ( tabung) sampel udara dibandingkan dengan signal gas standar yang diketahui konsentrasinya, dan konsentrasi CO dihitung dengan persamaan hukum Lambert-Beer 30
31 (ii) Deskripsi Instrumen Skema diagram Instrumen CO dengan Konverter opsional 31
32 32 Contoh Gambar Analyzer Karbon monoksida (CO)
33 (iii) Karbon monoksida (CO): Instalasi Monitor dipasang di shelter, gedung atau lab-mobil dengan temperatur terkontrol. Sampel udara dari udara ambien harus melewati Tabung Teflon atau kaca. Udara bersih dan kering dibutuhkan untuk pemeriksaan gas zero dan untuk mengencerkan gas standar dalam tabung silinder untuk menghasilkan gas span Pemeriksaan gas zero / span dan output data dapat diautomatiskan. 33
34 (iv) Karbon monoksida (CO): Kalibrasi dan Pemeriksaan Operasional Lakukan pemeriksaan gas zero/span setiap minggu Melakukan pemeriksaan kalibrasi zero /span setiap 3 bulan Melakukan pemeriksaan aliran udara setiap 6 bula 34
35 (v) Karbon monoksida (CO): Penampilan API Data dan Output Konsentrasi CO ditampilkan dalam satuan ppm Kisaran Pengukuran dapat dipilih ; 0-1 ppm, 0-1,000 ppm Data dapat disimpan secara internal dan ditampilkan kemudian sebagai rata-rata jama-jaman, dsb. Remote control dan akses data yang ditampilkan juga tersedia. 35
36 Perkiraan biaya untuk Monitor Automatik atau kontinyu Monitor Nitrogen dioksida US $ 10,000 Karbon monoksida US $ 10,800 Clean Air Supply US $ 4,000 Dynamic Calibrator US $ 5,000 Shelter, Temperature Controlled US $ 5,000 36
37 Sesi 3B-1: Peralatan Pasif Sampling Udara Ambien Dan Monitor untuk O 3, SO 2, NO 2 dan CO Ogawa Passive Badges CSIRO Passive Diffusion Samplers GRADKO Passive Gas Samplers 37
38 Pasif Sampling Kelebihan : Kompak, portable, tidak mengganggu, murah Mampu mengukur tingkat polusi rata-rata dengan kisaran waktu periode sampling yang lebih luas (jam sampai bulan) Tidak perlu pengawasan, tak berisik, dan dapat digunakan dalam lingkungan yang berbahaya. Dapat digunakan untuk sampling indoor. Outdoor dan personal sampler. Tidak diperlukan pelatihan yang banyak ( tidak perlu skill yang tinggi) Kelemahan : Digunakan sebagai pengukuran pendahuluan Tidak dapat mengukur konsentrasi puncak ( mungkin telah melebihi Nilai ambang batas) Tidak dapat mengukur aliran udara 38
39 (1) Badge Pasif sampler Ogawa untuk SO 2, NO 2, dan O 3 (i) Prinsip operational Diffusi Reaksi kimia pada permukaan yang telah ditreated Konsentrasi diperoleh dengan integrasi waktu sampling 39
40 (ii) Deskripsi Instrumen Perakitan Sampler Ogawa 40
41 41 Badge Pasif sampler Ogawa untuk SO 2, NO 2, dan O 3
42 (iii) Badge Pasif Sampler : Instalasi dan Penggunaannya Sample untuk SO 2, NO 2, dan O 3 Pembersihan Deionized water Udara kering Pembebanan dan Perakitan Gunakan ruangan yang bersih; Meja yang bersih dan bagian atas yang dilapisi kertas tisu atau kerta biasa Gunakan plastik atau sarung tangan bebas debu atau sarung tangan dari bahan vinil. Simpan Badge Sampler dalam kantong plastik Sampler diberi label dengan sistem penomoran yang unik 42
43 (iii) Badge Pasif sampler Ogawa : Instalasi dan penggunaannya ( lanjutan) 43 Pelepasan /pembongkaran sampler (setelah sampling) Gunakan ruangan yang bersih; Meja yang bersih dan bagian atas yang dilapisi kertas tisu atau kertas Gunakan plastik yang bebas debu atau sarung tangan dari bahan vinil Simpan filter (sampler) dalam botol 8 ml berlabel. Pengiriman ke Laboratorium Ion Kromatografi Semua Badge Pasif harus disimpan dalam kantong pengiriman yang tertutup rapat dengan disertai Form permohonan untuk analisis. Sample blanko dibutuhkan untuk setiap jenis polutan yang diukur
44 44 Badge Pasif Sampler Ogawa Kelebihan Mudah digunakan Ideal untuk mencari hot spots Luas cakupan dengan biaya rendah Tidak ada daya listrik yang dibutuhkan Badge pasif sampler dapat digunakan kembali Kekurangan Sampel terpadu diperlukan Mungkin terjadi kontaminasi pada saat dirakit dan dibongkar Membutuhkan alat kromatografi ion untuk analisis polutan Harus dilengkapi dengan blanko lapangan
45 (iv) Badge Pasif Sampler Ogawa : Persyaratan dan kebutuhan untuk pengukuran Ruangan yang bersih untuk preparasi dan anlisis Ion chromatograph (IC) Standar untuk kalibrasi IC masing-masing jenis polutan Perhitungan konsentrasi polutan 45 Buku Catatan Laboratorium
46 Perkiraan Biaya : Pasif Sampler Ogawa Perakitan badge US $ 72 Treated Filters US $ 112 per pack of 40 Ion Chromatograph (IC) US $ 12,000 Biaya analisis IC US $ 75 Perkiraan Upah ( pembersihan, perakitan dan pembongkaran ) ~ 1/2 hour 46
47 Pilot Studi EPA NO 2 Near-Road mengandalkan Pasif Sampler Baru saja menyelesaikan pilot studi pemantauan NO2 pinggir jalan menggunakan pasif sampler Ogawa Telah selesai pada 6 lokasi di seluruh Amerika Persiapan untuk penyebaran jaringan sampling aktif NO2 nasional selama dua tahun berikutnya Pasif Sampler dikirim melalui kurir ke lab. untuk penentuan konsentrasi NO 2 and NOx Digunakan sebagai alat skrining ( pengukuran pendahuluan ) sebelum melangkah lebih lanjut ke jaringan pemantauan yang lebih mahal atau membutuhkan waktu lebih 47
48 (2) Pasif Difusif Sampler CSIRO CSIRO = Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization Lembaga Pemerintah yang fokus pada penelitian ilmiah di Australia Mendesain sampler untuk gas, debu dan air hujan, spesial untuk digunakan di lingkungan tropis tanpa pengawasan, diujikan di seluruh Asia tropis Dua desain mereka sekarang berlisensi untuk industri dengan komersial dan dijual secara internatioanl (i) Prinsip dasar operasioanl Diffusi Reaksi kimia pada permukaan yang ditreated Konsentrasi diperoleh dengan integrasi waktu 48
49 (ii) Deskripsi Instrumen Percobaan untuk SO 2 dan NO 2 Murah dapat digunakan untuk penelitian dan meyakinkan hasil pengukuran Tidak diperlukan energi listrik Efektif pada konsentrasi rendah, tetapi dengan kehilangan presisi pengukuran CSIRO has extensively validated the passive samplers against active samplers 49
50 50 Gambar Pasif Gas Sampler CSIRO
51 51 (iii) Validasi Instrumen: CSIRO SO 2 -bulanan Vs data lapangan
52 CSIRO SO 2 Validasi Instrumen: mingguan Vs Data Lapangan 52
53 Kesimpulan dari data pengukuran lapangan dengan CSIRO Presisi Pengukuran 5 10% for NO 2 samplers at ~15 ppb 5-10% untuk sampler NO 2 pada 15 ppb 10 24% untuk sampler SO 2 pada ppb Hasil dari difusi pasif dapat dianggap kualitatif Hasil dari pengukuran pasif sampler dapat dianggap secara kualitatif 53
54 (3) Pasif Gas Sampler GRADKO Lokasi perusahaan di Ingris Sampler sangat mudah digunakan dan dipasang, tidak perlu pelatihan, tidak perlu listrik dan kalibrasi Sampler untuk pengukuran NO 2, SO 2, atau VOC Prinsip dasar operasional (i) (ii) Diffusion Difusi Reaksi kimia pada permukaan absorben yang telah di treated Konsentrasi diperoleh dengan integrasi waktu 54
55 (ii)deskripsi Instrumen: Sampler SO 2 GRADKO 55 Tabung dari polimer Fluorinated ethylene, dilengkapi dengan tutup karet termoplastik, yang mengandung adsorben Dilengkapi denganfilter dengan porositas 1.0 mm filter untuk mencegah masuknya debu bersulfur tinggi. Dimensi Tabung : 71 mm panjang x 11mm diameter dalam Periode exposure yang direkomendasikan : 1 4 minggu Uptake rate: 45.6x10-6 m 3 /hr Waktu penyimpanan : 12 minggu dari preparasi Limit deteksi : 0.8 ppb untuk perioda sampling 2 minggu
56 Pasif Sampling NO 2 GRADKO Tabung akrilik dengan tutup karet thermoplastik yangberwarna yang mengandung adsorbent 2 jenis adsorben: 20% triethanolamine/deionized water (grey cap) 50% triethanolamine/acetone (red cap) Dimensi Tabung : 71mm panjang x 11mm diameter dalam Periode waktu sampling yang direkomendasikan : 2 4 minggu Uptake rate: 68.8x10-6 m 3 /hr Waktu penyimpanan : 12 minggu sejak preparasi Limit deteksi : 0.8 ppb (gray cap) 1.4 ppb (red cap) Untuk kedua sample perlu periode sampling lebih dari 2 minggu 56
57 GRADKO Rapid Air Monitor Fast uptake rate NO 2 : ml/min at 20 o C VOCs: Didesain untuk perubahan dan laju yang diatur dapat menngukur gas volatil dan semi volatil secara simultan Periode sampling pendek seperti iajm atau kurang kurang dari satu jam Produk baru di perkenalkan pada musim panas
58 (iv) Persyaratan Pengukuran SO 2 : Konsentrasi ion sulfur yang secara kimia terabsorpsi ditentukan secara kuantitatif dengan kromatografi ion NO 2 : Konsentrasi NO2 yang terabsorpsi secara kimia ditentukan secara kuantitatif dengan spectrofotometri UV/Visible. 58
59 Sampler dengan metode basah (Wet Chemistry) 59 Prinsip dasar operasional Menggunakan tabung Impinger atau bubbler Polutan terperangkap dalam pereaksi kimia Laju alir udara yang konstan dengan pompa Penangan dan perawatan sample Untuk Analisis sering digunakan metode colorimetri Kelemahan : Peralatan Sampling terbuat dari gelas ( mudah pecah) Gangguan berasal dari spesi gas yang lain Perlu perhatian dalam pengawetan sampel Bahan absorben sering tidak tersedia Diperlukan laboratorium kimia secar penuh
60 Karbon monoksida (CO) Tabung Difusi Draeger Onset HOBO monitor 60
61 Draeger Tubes Prinsip dasae operasional Penyerapan polutan pada media yang menghasilkan perubahan warna 61
62 62 Tabung Difusi Draeger untuk CO
63 Sampling tabung Draeger Kelebihan Dapat mengukur secara pembacaan real-time Murah untuk digunakan Kekurangan Sulit untuk membaca skala waktu Dipengaruhi oleh kelemaban relatif dan temperatur yang tinggi Kemungkinan mendapat gangguan dari senyawa lain 63
64 Onset HOBO CO Monitor Peralatan elektronik yang dapat mendeteksi dan membaca CO secara real-time Sensor Elektrokimia 64
65 65 Gambar Onset HOBO CO Monitor
66 Onset HOBO CO Monitor Kelebihan Mudah digunakan Dioperasikan dengan baterai tanpa perlu kawat Pengguna dilengkapi dengan selectable start time/date dan sampling interval Wall mounted Serbaguna dengan 3 rentang deteksi Murah dalam pembiayaan Dapat bertahan selama 5 tahun Cocok untuk penggunaan di dalam ruangan (indoor) 66 Kekurangan Harus memiliki penutup untuk cuaca Dibutuhkan komputer dan sofware untuk download data
67 Perkiraan biaya untuk Monitor CO Draeger Tube (box of 10) US $ 89 HOBO US $ 220 Needs software, USB adapter, US $ 180 and computer to download data (This price does not include computer.) 67
68 Sesi 3B Review Metode Kontinyu dan Pasif Untuk pengukuran gas polutan telah didiskusikan. Ozon (O 3 ) Sulfur dioksida (SO 2 ) Nitrogen dioksida (NO 2 ) Carbon monoksida (CO) 68
Session 2B: Tinjauan Metode sampling udara ambien
Session 2B: Tinjauan Metode sampling udara ambien Agenda: 1. Presentasi: Metode sampling : Pasif, Manual, and Aktif Bagaimana memutuskan metode yang tepat untuk area dan kondisi tertentu 2. Diskusi Grup
Pemantauan kualitas udara. Kendala 25/10/2015. Hal yang penting diperhatikan terutama ialah aspek pengambilan sampel udara dan analisis pengukurannya
Pemantauan kualitas udara Hal yang penting diperhatikan terutama ialah aspek pengambilan sampel udara dan analisis pengukurannya Keabsahan dan keterpercayaannya ditentukan oleh metode dan analisis yang
I. PENDAHULUAN. bumi dan komponen campuran gas tersebut tidak selalu konstan. Udara juga
1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Udara adalah suatu campuran gas yang terdapat pada lapisan yang mengelilingi bumi dan komponen campuran gas tersebut tidak selalu konstan. Udara juga merupakan atmosfir
Emisi gas buang Sumber tidak bergerak Bagian 3: Oksida-oksida sulfur (SO X ) Seksi 2: Cara uji dengan metoda netralisasi titrimetri
Standar Nasional Indonesia Emisi gas buang Sumber tidak bergerak Bagian 3: Oksida-oksida sulfur (SO X ) Seksi 2: Cara uji dengan metoda netralisasi titrimetri ICS 13.040.40 Badan Standardisasi Nasional
BAB III METODE PENELITIAN. Lokasi dalam penelitian ini terdiri dari 4 titik yaitu Titik 1 (Simpang Lima
28 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian 3.1.1 Lokasi Lokasi dalam penelitian ini terdiri dari 4 titik yaitu Titik 1 (Simpang Lima Agusalim), Titik 2 (kompleks Universitas Negeri Gorontalo),
pembuatan sensor kristal fotonik pendeteksi gas ozon. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Transmitansi (%) Panjang gelombang (nm)
6 3.3.3. Pengenceran dan pembuatan kurva kalibrasi a) Optimalisasi alat spektrofotometer sesuai dengan petunjuk penggunaan alat. b) Larutan penjerap 1 ml yang sudah dilakukan penjerapan dibagi dua, 5 ml
Udara ambien Bagian 1: Cara uji kadar amoniak (NH 3 ) dengan metoda indofenol menggunakan spektrofotometer
Standar Nasional Indonesia Udara ambien Bagian 1: Cara uji kadar amoniak (NH 3 ) dengan metoda indofenol menggunakan spektrofotometer ICS 13.040.20 Badan Standardisasi Nasional Daftar isi Daftar isi...
Emisi gas buang Sumber tidak bergerak Bagian 6: Cara uji kadar amoniak (NH 3 ) dengan metode indofenol menggunakan spektrofotometer
Standar Nasional Indonesia Emisi gas buang Sumber tidak bergerak Bagian 6: Cara uji kadar amoniak (NH 3 ) dengan metode indofenol menggunakan spektrofotometer ICS 13.040.40 Badan Standardisasi Nasional
Emisi gas buang Sumber tidak bergerak Bagian 8: Cara uji kadar hidrogen klorida (HCl) dengan metoda merkuri tiosianat menggunakan spektrofotometer
Standar Nasional Indonesia Emisi gas buang Sumber tidak bergerak Bagian 8: Cara uji kadar hidrogen klorida (HCl) dengan metoda merkuri tiosianat menggunakan spektrofotometer ICS 13.040.40 Badan Standardisasi
Amonia adalah senyawa kimia dengan rumus NH 3. Biasanya senyawa ini didapati
1. Amonia (NH3) Amonia adalah senyawa kimia dengan rumus NH 3. Biasanya senyawa ini didapati berupa gas dengan bau tajam yang khas (disebut bau amonia). Walaupun amonia memiliki sumbangan penting bagi
III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2011 sampai Maret 2012 di laboratorium
III. METODOLOGI PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2011 sampai Maret 2012 di laboratorium Kimia Analitik dan laboratorium Kimia Anorganik Fakultas
BAB I PENDAHULUAN. mempengaruhi kesehatan manusia. Hal ini disebakan karena gas CO dapat mengikat
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Gas-gas pencemar dari gas buang kendaraan bermotor seperti gas CO dapat mempengaruhi kesehatan manusia. Hal ini disebakan karena gas CO dapat mengikat hemoglobin darah
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN III.1 Umum Bab ini berisi tentang metodologi yang akan dilakukan selama penelitian, di dalamnya berisi mengenai cara-cara pengumpulan data (data primer maupun sekunder), urutan
Laporan Tahunan (Januari-Desember 2012)
Halaman 1 KUALITAS UDARA AMBIENT KEPADA YTH. : WALI DI- PEKANBARU DAFTAR ISI 1. UMUM 2. INDEKS STANDAR PENCEMAR UDARA (ISPU) 3. PARAMETER YANG DIUKUR DAN METODE PENGUKURAN 4. KALIBRASI (STANDARISASI) 5.
BAB I PENDAHULUAN. Pencemaran udara dewasa ini semakin memprihatinkan. Hal ini terlihat
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pencemaran udara dewasa ini semakin memprihatinkan. Hal ini terlihat dimana terjadi perubahan cuaca dan iklim lingkungan yang mempengaruhi suhu bumi dan berbagai pengaruh
METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2011 sampai dengan Maret 2012 di
23 III. METODOLOGI PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2011 sampai dengan Maret 2012 di Laboratorium Kimia Analitik dan Laboratorium Kimia Anorganik Jurusan
Udara ambien Bagian 4: Cara uji kadar timbal (Pb) dengan metoda dekstruksi basah menggunakan spektrofotometer serapan atom
Standar Nasional Indonesia Udara ambien Bagian 4: Cara uji kadar timbal (Pb) dengan metoda dekstruksi basah menggunakan spektrofotometer serapan atom ICS 13.040.20 Badan Standardisasi Nasional Daftar
Analisa AAS Pada Bayam. Oleh : IGNATIUS IVAN HARTONO MADHYRA TRI H ANGGA MUHAMMAD K RAHMAT
Analisa AAS Pada Bayam Oleh : IGNATIUS IVAN HARTONO MADHYRA TRI H ANGGA MUHAMMAD K RAHMAT AAS itu apa cih??? AAS / Spektrofotometer Serapan Atom adalah suatu alat yang digunakan pada metode analisis untuk
Udara ambien Bagian 2: Cara uji kadar nitrogen dioksida (NO 2 ) dengan metoda Griess Saltzman menggunakan spektrofotometer
Standar Nasional Indonesia Udara ambien Bagian 2: Cara uji kadar nitrogen dioksida (NO 2 ) dengan metoda Griess Saltzman menggunakan spektrofotometer ICS 13.040.20 Badan Standardisasi Nasional Daftar
PENGAMBILAN & ANALISIS SAMPEL EMISI CEROBONG, UDARA AMBIEN & FAKTOR FISIKA DI TEMPAT
PENGAMBILAN & ANALISIS SAMPEL EMISI CEROBONG, UDARA AMBIEN & FAKTOR FISIKA DI TEMPAT PENGAMBILAN & ANALISIS SAMPEL EMISI CEROBONG, UDARA AMBIEN & FAKTOR FISIKA DI TEMPAT KERJA @ngga Q.S. Ar Ruum, 30:41
Bab III. Metodologi Penelitian
Bab III Metodologi Penelitian III.1. Umum Pada bab ini akan dibahas mengenai metode yang digunakan dalam penelitian potensi pemanfatan limbah las karbid dalam proses karbonatasi mineral sebagai alternatif
RANCANG BANGUN ALAT UKUR POLLUTANT STANDARD INDEX YANG TERINTEGRASI DENGAN PENGUKURAN FAKTOR-FAKTOR CUACA SECARA REAL TIME
RANCANG BANGUN ALAT UKUR POLLUTANT STANDARD INDEX YANG TERINTEGRASI DENGAN PENGUKURAN FAKTOR-FAKTOR CUACA SECARA REAL TIME Vandri Ahmad Isnaini, Indrawata Wardhana, Rahmi Putri Wirman Jurusan Fisika, Fakultas
Spektrofotometer UV /VIS
Spektrofotometer UV /VIS Spektrofotometer adalah alat untuk mengukur transmitan atau absorban suatu sampel sebagai fungsi panjang gelombang. Spektrofotometer merupakan gabungan dari alat optic dan elektronika
4 Hasil dan Pembahasan
4 Hasil dan Pembahasan Reaktor-separator terintegraasi yang dikembangkan dan dikombinasikan dengan teknik analisis injeksi alir dan spektrofotometri serapan atom uap dingin (FIA-CV-AAS) telah dikaji untuk
Laporan Kimia Analitik KI-3121
Laporan Kimia Analitik KI-3121 PERCOBAAN 5 SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM Nama : Kartika Trianita NIM : 10510007 Kelompok : 1 Tanggal Percobaan : 19 Oktober 2012 Tanggal Laporan : 2 November 2012 Asisten
Emisi gas buang Sumber tidak bergerak Bagian 12: Penentuan total partikel secara isokinetik
Standar Nasional Indonesia Emisi gas buang Sumber tidak bergerak Bagian 12: Penentuan total partikel secara isokinetik ICS 13.040.40 Badan Standardisasi Nasional 1 SNI 19-7117.12-2005 Daftar isi Daftar
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN FILTER ASAP PADA INCINERATOR SAMPAH (RJ01)
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN FILTER ASAP PADA INCINERATOR SAMPAH (RJ01) Nama : Rico Eka Arfiansyah NPM : 26411131 Jurusan : Teknik Mesin Dosen Pembimbing : Dr. Ridwan, ST., MT Latar Belakang Sampah merupakan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Landasan Teori 1. Komposisi dan Perilaku Gas Buang Kendaraan Bermotor Emisi kendaraan bermotor mengandung berbagai senyawa kimia. Komposisi dari kandungan senyawa kimianya tergantung
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
7 3. Pengenceran Proses pengenceran dilakukan dengan menambahkan 0,5-1 ml akuades secara terus menerus setiap interval waktu tertentu hingga mencapai nilai transmisi yang stabil (pengenceran hingga penambahan
PENGAMBILAN & ANALISIS SAMPEL EMISI CEROBONG, UDARA AMBIEN & FAKTOR FISIKA DI TEMPAT
PENGAMBILAN & ANALISIS SAMPEL EMISI CEROBONG, UDARA AMBIEN & FAKTOR FISIKA DI TEMPAT KERJA @ngga Q.S. Ar Ruum, 30:41 Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia,
SELEKSI MASUK UNIVERSITAS INDONESIA (SIMAK-UI) Mata Pelajaran : IPA TERPADU Tanggal : 01 Maret 2009 Kode Soal : 914 PENCEMARAN UDARA Secara umum, terdapat 2 sumber pencermaran udara, yaitu pencemaran akibat
PENGEMBANGAN ALAT UKUR PASIF BERBAHAN LOKAL DALAM METODE PEMANTAUAN OZON DI UDARA AMBIEN
Jurnal Teknik Lingkungan Volume 17 Nomor 1, April 211 (Hal. 8-9) PENGEMBANGAN ALAT UKUR PASIF BERBAHAN LOKAL DALAM METODE PEMANTAUAN OZON DI UDARA AMBIEN DEVELOPMENT OF LOCAL BASED PASSIVE SAMPLER IN MONITORING
3 Metodologi Penelitian
3 Metodologi Penelitian 3.1 Alat yang Digunakan Selain peralatan gelas standar laboratorium kimia, digunakan pula berbagai peralatan lain yaitu, pompa peristaltik (Ismatec ) untuk memompakan berbagai larutan
BAB I PENDAHULUAN. Hubungan parameter..., Duniantri Wenang Sari, FKM 2 UI, Universitas Indonesia
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Jakarta sebagai kota metropolitan di Indonesia memiliki berbagai masalah, salah satu isu yang sedang hangat diperbincangkan adalah masalah pencemaran udara. Menurut
ANALISIS DUA KOMPONEN TANPA PEMISAHAN
LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ANALITIK ANALISIS DUA KOMPONEN TANPA PEMISAHAN Tanggal Praktikum : Jumat, Oktober 010 Tanggal Pengumpulan Laporan : Jumat, 9 Oktober 010 Disusun oleh Nama : Annisa Hijriani Nim
Laporan Tugas Akhir Pembuatan Membran Polimer Elektrolit Nanokomposit untuk Aplikasi Baterai Ion- Litium BAB III METODOLOGI
BAB III METODOLOGI III.1 Alat dan Bahan III.1.1 Alat Alat yang digunakan: a. Pembuatan Larutan Membran Elektrolit 1. Gelas Beaker 2. Pengaduk merkuri 3. Sendok 4. Gelas arlogi 5. Kaca lembaran ukuran 15
BAB III METODOLOGI PELAKSANAAN
30 BAB III METODOLOGI PELAKSANAAN 3.1 PENDAHULUAN Baterai seng udara merupakan salah satu bentuk sumber energi secara elektrokimia yang memiliki peluang sangat besar untuk aplikasi sumber energi masa depan.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. dan unsur lingkungan hidup lainnya (SNI ).
7 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Udara Ambient Udara dapat di kelompokkan menjadi dua jenis, yaitu udara ambient dan udara emisi. Udara ambient adalah udara bebas di permukaan bumi pada lapisan troposfir
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Kerangka Penelitian Pada tugas akhir ini dilakukan analisis Nitrogen dioksida (NO2) pada proses pembakaran pembuatan genteng keramik di Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean, Kabupaten
PEMANTAUAN KUALITAS UDARA AMBIEN DENGAN METODE PASSIVE SAMPLER TAHUN 2016
PEMANTAUAN KUALITAS UDARA AMBIEN DENGAN METODE PASSIVE SAMPLER TAHUN 2016 Jakarta, Maret 2016 DIREKTORAT PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA DIREKTORAT JENDERAL PENGENDALIAN PENCEMARAN DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN
1.1. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Udara merupakan unsur yang sangat penting untuk mempertahankan kehidupan manusia, hewan dan tumbuhan semuanya membutuhkan udara untuk mempertahankan hidupnya. Udara
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Perubahan lingkungan udara pada umumnya disebabkan oleh pencemaran,
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perubahan lingkungan udara pada umumnya disebabkan oleh pencemaran, yaitu masuknya zat pencemar yang berbentuk gas, partikel kecil atau aerosol ke dalam udara (Soedomo,
Perhitungan nilai konsentrasi gas SO 2 yang terjerap. Analisis data. Penulisan skripsi. Selesai
LAMPIRAN 13 14 Lampiran 1. Diagram alir penelitian Mulai Pengambilan sampel uji (sampel dijerap dengan larutan TCM) Sampel dikarakterisasi secara spektroskopi Diperoleh panjang gelombang serapan maksimum
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pencemaran udara merupakan suatu kondisi dengan kualitas udara yang terkontaminasi oleh zat-zat tertentu, baik yang tidak berbahaya maupun yang membahayakan
Udara ambien Bagian 10: Cara uji kadar karbon monoksida (CO) menggunakan metode Non Dispersive Infra Red (NDIR)
Standar Nasional Indonesia Udara ambien Bagian 10: Cara uji kadar karbon monoksida (CO) menggunakan metode Non Dispersive Infra Red (NDIR) ICS 13.040.20 Badan Standardisasi Nasional 2011 Hak cipta dilindungi
BAB I PENDAHULUAN. Salah satunya adalah dengan cara Solar Desinfection (SODIS). SODIS adalah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Air adalah unsur penting yang sangat berperan dalam kehidupan dan untuk hidup manusia. Bukan saja karena sekitar 80% tubuh manusia adalah terdiri dari cairan, akan tetapi
I. PENDAHULUAN. Motor bensin dan diesel merupakan sumber utama polusi udara di perkotaan. Gas
1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Motor bensin dan diesel merupakan sumber utama polusi udara di perkotaan. Gas buang motor bensin mengandung nitrogen oksida (NO), nitrogen dioksida (NO 2 ) (NO 2 dalam
Emisi gas buang Sumber tidak bergerak Bagian 7: Cara uji kadar hidrogen sulfida (H 2 S) dengan metoda biru metilen menggunakan spektrofotometer
Standar Nasional Indonesia Emisi gas buang Sumber tidak bergerak Bagian 7: Cara uji kadar hidrogen sulfida (H 2 S) dengan metoda biru metilen menggunakan spektrofotometer ICS 13.040.40 Badan Standardisasi
Pemantauan dan Analisis Kualitas Udara
Pemantauan dan Analisis Kualitas Udara STANDARDS Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 13 Tahun 1995 tentang: Baku Mutu Emisi Sumber Tidak Bergerak KepKaBaPedal No 205/1996 tentang: Pengendalian
ATMOSFER & PENCEMARAN UDARA
ATMOSFER & PENCEMARAN UDARA Pengelolaan lingkungan diperlukan agar lingkungan dapat terus menyediakan kondisi dan sumber daya yang dibutuhkan oleh makhluk hidup. Lingkungan abiotis terdiri dari atmosfer,
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Jumlah penduduk di Kota Padang setiap tahun terus meningkat, meningkatnya jumlah penduduk mengakibatkan peningkatan jumlah transportasi di Kota Padang. Jumlah kendaraan
BAB IV PEMBAHASAN. -X52 sedangkan laju -X52. korosi tertinggi dimiliki oleh jaringan pipa 16 OD-Y 5
BAB IV PEMBAHASAN Pada bab ini, hasil pengolahan data untuk analisis jaringan pipa bawah laut yang terkena korosi internal akan dibahas lebih lanjut. Pengaruh operasional pipa terhadap laju korosi dari
Udara ambien Bagian 8: Cara uji kadar oksidan dengan metoda neutral buffer kalium iodida (NBKI) menggunakan spektrofotometer
Standar Nasional Indonesia Udara ambien Bagian 8: Cara uji kadar oksidan dengan metoda neutral buffer kalium iodida (NBKI) menggunakan spektrofotometer ICS 13.040.20 Badan Standardisasi Nasional Daftar
III. METODOLOGI PERCOBAAN. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2015 sampai Juni 2015 di
30 III. METODOLOGI PERCOBAAN A. Waktu dan Tempat Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2015 sampai Juni 2015 di Laboratorium Kimia Analitik dan Instrumentasi Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan
IDENTIFIKASI KUALITAS GAS SO 2 DI DAERAH INDUSTRI PENGECORAN LOGAM CEPER
IDENTIFIKASI KUALITAS GAS SO 2 DI DAERAH INDUSTRI PENGECORAN LOGAM CEPER Oleh : Wiharja *) Abstrak Di Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten telah lama berkembang industri pengecoran logam. Untuk mengantisipasi
Pemantauan dan Analisis Kualitas Udara. Eko Hartini
Pemantauan dan Analisis Kualitas Udara Eko Hartini STANDARDS Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 13 Tahun 1995 tentang: Baku Mutu Emisi Sumber Tidak Bergerak KepKaBaPedal No 205/1996 tentang:
BAB 1 : PENDAHULUAN. Akan tetapi udara yang benar-benar bersih saat ini sudah sulit diperoleh, khususnya
1 BAB 1 : PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Udara merupakan unsur yang sangat penting untuk mempertahankan kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan semuanya membutuhkan udara untuk mempertahankan hidupnya.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium kimia mineral / laboratorium geoteknologi, analisis proksimat dilakukan di laboratorium instrumen Pusat Penelitian
Air dan air limbah Bagian 2: Cara uji kebutuhan oksigen kimiawi (KOK) dengan refluks tertutup secara spektrofotometri
Standar Nasional Indonesia Air dan air limbah Bagian 2: Cara uji kebutuhan oksigen kimiawi (KOK) dengan refluks tertutup secara spektrofotometri ICS 13.060.50 Badan Standardisasi Nasional Daftar isi Daftar
PEMANTAUAN UDARA AMBIEN DENGAN METODE PASSIVE SAMPLER
PEMANTAUAN UDARA AMBIEN DENGAN METODE PASSIVE SAMPLER A. Latar Belakang Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 1999 Udara ambien adalah udara bebas dipermukaan bumi pada lapisan troposfir yang berada
III. METODOLOGI PENELITIAN di Laboratorium Kimia Analitik dan Kimia Anorganik Jurusan Kimia
44 III. METODOLOGI PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan bulan Agustus 2011 di Laboratorium Kimia Analitik dan Kimia Anorganik Jurusan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian dilakukan di Laboratorium Kimia Farmasi Analisis Kuantitatif
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Penelitian dilakukan di Laboratorium Kimia Farmasi Analisis Kuantitatif Departemen Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, Depok, pada
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian Deskriptif Analitik yang berdasarkan
BAB III METODE PENELITIAN A. JENIS PENELITIAN Jenis penelitian ini adalah penelitian Deskriptif Analitik yang berdasarkan eksperimen laboratorium B. LOKASI DAN WAKTU PENELITIAN Penelitian ini dilakukan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Transportasi saat ini menjadi masalah yang sangat penting karena dapat mengindikasikan kemajuan suatu daerah. Transportasi sangat diperlukan untuk mendukung perkembangan
Konsentrasi (μg/m 3 )*** Perubahan konsentrasi (μg/m 3 )****
LAMPIRAN 13 Lampiran 1. Data lapangan proses penjerapan dan perhitungan konsentrasi gas ozon. Hari/Tanggal : Rabu, 19 Oktober 2011 Tekanan : -40 kpa Panjang Gelombang : 354,28 nm Data penjerapan gas ozon
DAMPAK INDUSTRI PENGECORAN LOGAM TERHADAP KUALITAS GAS NO 2 DALAM UDARA AMBIEN DI DAERAH CEPER
DAMPAK INDUSTRI PENGECORAN LOGAM TERHADAP KUALITAS GAS NO 2 DALAM UDARA AMBIEN DI DAERAH CEPER Teguh Prayudi Peneliti di Pusat Pengkajian dan Penerapan Teknologi Lingkungan Badan Pengkajian dan Penerapan
Deskripsi Kalibrasi Peralatan Kualitas Lingkungan khususnya Alat Pemantau Udara Ambien
Deskripsi Kalibrasi Peralatan Kualitas Lingkungan khususnya Alat Pemantau Udara Ambien Oleh : Wisnu Eka Yulyanto Bidang Metrologi dan Kalibrasi Puslitbang Kualitas dan Laboratorium Lingkungan (P3KLL) Badan
Oleh: Dosen Pembimbingh: Gaguk Resbiantoro. Dr. Melania Suweni muntini
Dosen Pembimbingh: Dr. Melania Suweni muntini Oleh: Gaguk Resbiantoro JURUSAN FISIKA Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Sepuluh NopemberSurabaya 2011 PENDAHULUAN Latar Belakang
SNI Standar Nasional Indonesia
Standar Nasional Indonesia Emisi gas buang Sumber tidak bergerak Bagian 5: Cara uji oksida-oksida nitrogen dengan metoda Phenol Disulphonic Acid (PDS) menggunakan spektrofotometer ICS 13.040.40 Badan Standardisasi
ALAT ANALISA. Pendahuluan. Alat Analisa di Bidang Kimia
Pendahuluan ALAT ANALISA Instrumentasi adalah alat-alat dan piranti (device) yang dipakai untuk pengukuran dan pengendalian dalam suatu sistem yang lebih besar dan lebih kompleks Secara umum instrumentasi
TUGAS AKHIR. Oleh REZA DARMA AL FARIZ PROGRAM STUDI TEKNIK LINGKUNGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2017
PREDIKSI KONSENTRASI KARBON MONOKSIDA (CO) DAN SULFUR DIOKSIDA (SO 2 ) DARI SUMBER TRANSPORTASI DI JALAN S.PARMAN MEDAN MENGGUNAKAN BOX MODEL STREET CANYON TUGAS AKHIR Oleh REZA DARMA AL FARIZ 130407011
BAB I PENDAHULUAN. Kualitas udara berarti keadaan udara di sekitar kita yang mengacu pada
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kualitas udara berarti keadaan udara di sekitar kita yang mengacu pada udara yang bersih atau tercemar. Pencemaran udara terjadi ketika komposisi udara dipengaruhi
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2008 TENTANG JENIS DAN TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK YANG BERLAKU PADA BADAN METEOROLOGI DAN GEOFISIKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA
Desain dan Pembuatan Sistem Pengukuran Kualitas Udara Menggunakan Mikrokontroler
Desain dan Pembuatan Sistem Pengukuran Kualitas Udara Menggunakan Mikrokontroler Abstrak M. Sadeli Amli, Brian Yuliarto, Nugraha Program Studi Teknik Fisika, Institut Teknologi Bandung Jalan Ganesha 10
VARIASI PENGGUNAAN IONIZER DAN JENIS BAHAN BAKAR TERHADAP KANDUNGAN GAS BUANG KENDARAAN
VARIASI PENGGUNAAN IONIZER DAN JENIS BAHAN BAKAR TERHADAP KANDUNGAN GAS BUANG KENDARAAN Wachid Yahya, S.Pd, M.Pd Mesin Otomotif, Politeknik Indonusa Surakarta email : [email protected] Abstrak Penelitian
Gambar 3.1 Diagram alir penelitian
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Bahan dan Peralatan Penelitian Bahan-bahan utama yang digunakan dalam penelitian ini antara lain bubuk magnesium oksida dari Merck, bubuk hidromagnesit hasil sintesis penelitian
Wardaya College IKATAN KIMIA STOIKIOMETRI TERMOKIMIA CHEMISTRY. Part III. Summer Olympiad Camp Kimia SMA
Part I IKATAN KIMIA CHEMISTRY Summer Olympiad Camp 2017 - Kimia SMA 1. Untuk menggambarkan ikatan yang terjadi dalam suatu molekul kita menggunakan struktur Lewis atau 'dot and cross' (a) Tuliskan formula
02. Jika laju fotosintesis (v) digambarkan terhadap suhu (T), maka grafik yang sesuai dengan bacaan di atas adalah (A) (C)
Pengaruh Kadar Gas Co 2 Pada Fotosintesis Tumbuhan yang mempunyai klorofil dapat mengalami proses fotosintesis yaitu proses pengubahan energi sinar matahari menjadi energi kimia dengan terbentuknya senyawa
Penyehatan Udara. A. Sound Level Meter
Penyehatan Udara Penyehatan udara merupakan upaya yang dilakukan agar udara yang ada disekeliling kita sebagai makhluk hidup tidak mengalami cemaran yang dapat berdampak pada kesehatan. Penyehatan udara
ACARA IV PERCOBAAN DASAR ALAT SPEKTROFOTOMETER SERAPAN ATOM
ACARA IV PERCOBAAN DASAR ALAT SPEKTROFOTOMETER SERAPAN ATOM A. PELAKSANAAN PRAKTIKUM 1. Tujuan Praktikum a. Percobaan dasar spektrofotometri serapan atom. b. Penentuan konsentrasi sampel dengan alat spektrofotometri
BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan teknologi negara-negara di dunia semakin meningkat. Hal
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan teknologi negara-negara di dunia semakin meningkat. Hal ini ditunjukkan dengan diproduksinya berbagai macam peralatan yang dapat mempermudah manusia
Studi hujan asam yang dilakukan di Indonesia masih menggunakan automatic wet and dry deposition sampler type ARS 721 dan I.
1 I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Udara merupakan faktor yang penting dalam unsur kehidupan, dengan peningkatan pembangunan kota dan pusat industri mengakibatkan adanya penurunan kualitas udara. Secara
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2008 TENTANG
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2008 TENTANG JENIS DAN TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK YANG BERLAKU PADA BADAN METEOROLOGI DAN GEOFISIKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA Katalis merupakan suatu zat yang sangat diperlukan dalam kehidupan. Katalis yang digunakan merupakan katalis heterogen. Katalis heterogen merupakan katalis yang dapat digunakan
besarnya polaritas zeolit alam agar dapat (CO) dan hidrokarbon (HC)?
OPTIMALISASI SUHU AKTIVASI DAN POLARITAS ZEOLIT ALAM UNTUK MENGURANGI EMISI GAS BUANG SEPEDA MOTOR Drs. Noto Widodo, M.Pd. Bambang Sulistyo, S.Pd., M.Eng Amir Fatah, MPd M.Pd. JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK
PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Udara sebagai salah satu komponen lingkungan merupakan kebutuhan yang paling utama untuk mempertahankan kehidupan. Metabolisme dalam tubuh makhluk hidup tidak mungkin dapat
Perbandingan Stabilitas Lapisan Hidrofobik Pada Substrat Kaca Dengan Metode Sol-Gel Berbasis Water-glass dan Senyawa Alkoksida
Perbandingan Stabilitas Lapisan Hidrofobik Pada Substrat Kaca Dengan Metode Sol-Gel Berbasis Water-glass dan Senyawa Alkoksida Laboratorium Elektrokimia dan Korosi Teknik Kimia FTI-ITS 2011 Mahardika Fahrudin
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Landasan Teori
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Landasan Teori Peristiwa serapan atom pertama kali diamati oleh Fraunhover, ketika menelaah garis garis hitam pada spectrum matahari. Sedangkan yang memanfaatkan prinsip serapan atom
3 Percobaan. Peralatan yang digunakan untuk sintesis, karakterisasi, dan uji aktivitas katalis beserta spesifikasinya ditampilkan pada Tabel 3.1.
3 Percobaan 3.1 Peralatan Peralatan yang digunakan untuk sintesis, karakterisasi, dan uji aktivitas katalis beserta spesifikasinya ditampilkan pada Tabel 3.1. Tabel 3.1 Daftar peralatan untuk sintesis,
BAB I PENDAHULUAN. orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28 ayat (1) menyebutkan bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup
DAFTAR ISI. BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang dan Permasalahan Tujuan Penelitian Manfaat Penelitian 2
DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL HALAMAN PENGESAHAN HALAMAN PERNYATAAN HALAMAN PERSEMBAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL DAFTAR LAMPIRAN INTISARI ABSTRACT i ii iii iv v vii ix x xi xii xiii
PENCEMARAN UDARA AKIBAT KENDARAAN BERMOTOR DI JALAN P. H. H. MUSTOFA, BANDUNG. Grace Wibisana NRP : NIRM :
PENCEMARAN UDARA AKIBAT KENDARAAN BERMOTOR DI JALAN P. H. H. MUSTOFA, BANDUNG Grace Wibisana NRP : 9721053 NIRM : 41077011970288 Pembimbing : Ir. Budi Hartanto Susilo, M. Sc Ko-Pembimbing : Ir. Gugun Gunawan,
Bab IV Hasil dan Pembahasan
Bab IV Hasil dan Pembahasan IV.1. Hasil Konstruksi Kolom Adsorpsi Berdasarkan rancangan dari kolom adsorpsi pada gambar III.1., maka berikut ini adalah gambar hasil konstruksi kolom adsorpsi : Tinggi =1,5
KONTROL SISTEM BAHAN BAKAR PADA ELECTRONIC FUEL INJECTION (EFI) Oleh Sutiman, M.T
KONTROL SISTEM BAHAN BAKAR PADA ELECTRONIC FUEL INJECTION (EFI) Oleh Sutiman, M.T Pendahuluan Tujuan dari penggunaan sistem kontrol pada engine adalah untuk menyajikan dan memberikan daya mesin yang optimal
PENURUNAN KONSENTRASI KLORIN DALAM LIMBAH GAS CFC-12 DENGAN METODE ADSORPSI MENGGUNAKAN LOGAM MAGNESIUM SEBAGAI ADSORBEN SKRIPSI.
PENURUNAN KONSENTRASI KLORIN DALAM LIMBAH GAS CFC-12 DENGAN METODE ADSORPSI MENGGUNAKAN LOGAM MAGNESIUM SEBAGAI ADSORBEN SKRIPSI Oleh : HALIMATUS SA DIYAH (0931310059) JURUSAN TEKNIK KIMIA FAKULTAS TEKNOLOGI
PERCOBAAN 1 PENENTUAN PANJANG GELOMBANG MAKSIMUM SENYAWA BAHAN PEWARNA
PERCOBAAN 1 PENENTUAN PANJANG GELOMBANG MAKSIMUM SENYAWA BAHAN PEWARNA A. TUJUAN 1. Mempersiapkan larutan blanko dan sampel untuk digunakan pengukuran panjang gelombang maksimum larutan sampel. 2. Menggunakan
PENERAPAN METODE PASSIVE SAMPLER UNTUK ANALISA NO 2 UDARA AMBIEN DI BEBERAPA LOKASI DI JAKARTA DAN SEKITARNYA
PENERAPAN METODE PASSIVE SAMPLER UNTUK ANALISA NO 2 UDARA AMBIEN DI BEBERAPA LOKASI DI JAKARTA DAN SEKITARNYA Oleh : Joko Prayitno Susanto* dan Teguh Prayudi *) Abstrak Analisa polutan udara ambien seperti
yang digunakan adalah sebagai berikut. Perbandingan kompresi : 9,5 : 1 : 12 V / 5 Ah Kapasitas tangki bahan bakar : 4,3 liter Tahun Pembuatan : 2004
24 III. METODOLOGI PENELITIAN A. Alat dan Bahan Pengujian. Spesifikasi motor bensin 4-langkah 0 cc Dalam penelitian ini, mesin uji yang digunakan adalah motor bensin 4- langkah 0 cc, dengan merk Suzuki
