VII. KESEKRETARIATAN

dokumen-dokumen yang mirip
KEPUTUSAN GUBERNUR PROPINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 70 TAHUN 2002 TENTANG

BUPATI MADIUN SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 39 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH

PENDAHULUAN. Petunjuk Teknis Pelaksanaan PENAS Petani Nelayan XIV Tahun

BUPATI MADIUN SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 27 TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH

BUPATI MADIUN SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 33 TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PERHUBUNGAN, INFORMATIKA DAN KOMUNIKASI

GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 78 TAHUN 2008 TENTANG

TUGAS POKOK, FUNGSI DAN STRUKTUR ORGANISASI

GUBERNUR BALI PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 49 TAHUN 2011 TENTANG RINCIAN TUGAS POKOK SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI BALI

BUPATI TASIKMALAYA KEPUTUSAN BUPATI TASIKMALAYA NOMOR : 43 TAHUN 2004 TENTANG URAIAN TUGAS UNIT SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN TASIKMALAYA

WALIKOTA TANGERANG SELATAN

panduan praktis Edukasi Kesehatan

WALIKOTA PEKANBARU PROVINSI RIAU WALIKOTA PEKANBARU,

BAB II KONDISI UMUM BIRO HUMAS DAN PROTOKOL

Tugas Pokok Dan Fungsi Asisten Administrasi Sekretariat Daerah

TEMA Dengan Revitalisasi Pertanian Kita Tingkatkan Kemandirian dan Kemitraan Menuju Kesejahteraan Petani-Nelayan

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.24/MEN/2010 TENTANG

PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA NOMOR : 19-A TAHUN 2009 TENTANG PEDOMAN URAIAN TUGAS JABATAN STRUKTURAL PADA SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH

WALIKOTA PADANG PROVINSI SUMATERA BARAT

informasi internal dan eksternal serta publikasi.

URAIAN TUGAS DAN FUNGSI SEKRETARIAT DPRD KOTA MADIUN

LAMPIRAN II. Sekretaris DPRD Kabupaten Karangasem, mempunyai tugas :

PERATURAN WALIKOTA MOJOKERTO NOMOR 21 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PERHUBUNGAN, KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA MOJOKERTO

AGENDA TENTATIF PEKAN DAERAH (PEDA) KTNA ACEH TAHUN S/D 27 JULI 2016

PERATURAN KEPALA BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR NOMOR 3 TAHUN 2007 TENTANG STANDAR BIAYA KEGIATAN BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR TAHUN ANGGARAN 2007

BUPATI TASIKMALAYA PERATURAN BUPATI TASIKMALAYA NOMOR 29 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS UNIT DI LINGKUNGAN DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN TASIKMALAYA

PEMERINTAH KABUPATEN JEMBER

BUPATI SITUBONDO PERATURAN BUPATI SITUBONDO NOMOR 6 TAHUN 2013 TENTANG

KATA PENGANTAR. Kepala Biro Umum dan Hubungan Masyarakat. Drs. Sigit Wahyudi, MM

BAB I PENDAHULUAN. Dalam pelaksanaan magang ini, penulis mendapat kesempatan untuk menganalisa

V. PENGEMBANGAN WIRAUSAHA PETANI-NELAYAN DAN KESADARAN LINGKUNGAN

PERATURAN BUPATI SUBANG NOMOR : TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN SUBANG BUPATI SUBANG,

W A L I K O T A Y O G Y A K A R T A

PERATURAN BUPATI SUBANG NOMOR : TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN SUBANG BUPATI SUBANG,

BUPATI TASIKMALAYA KEPUTUSAN BUPATI TASIKMALAYA NOMOR 40 TAHUN 2004 TENTANG

WALIKOTA PEKANBARU PROVINSI RIAU

KERANGKA ACUAN KERJA PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRASI PERKANTORAN TAHUN 2017

KEPUTUSAN WALIKOTA TASIKMALAYA NOMOR : 51 TAHUN 2004 TENTANG

PERATURAN BUPATI SUBANG NOMOR : TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN SUBANG BUPATI SUBANG,

Kesekretariatan DPRD;

BAB I BIDANG SATU : UPACARA DAN APRESIASI

PERATURAN DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 10 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. 4.1 Latar Belakang Biro Hubugan Masyarakat Setda Provinsi Riau

ASOSIASI PROFESI TEKNIK INDONESIA

BUPATI SITUBONDO PERATURAN BUPATI SITUBONDO NOMOR 61 TAHUN 2008 TENTANG URAIAN TUGAS DAN FUNGSI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN SITUBONDO

Asisten Pemerintahan, mempunyai tugas :

PEMERINTAH KABUPATEN SAMPANG

BUPATI KEBUMEN PERATURAN BUPATI KEBUMEN NOMOR 134 TAHUN 2011 TENTANG RINCIAN TUGAS POKOK, FUNGSI DAN TATA KERJA SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KEBUMEN

RENCANA UMUM PENGADAAN

PEMERINTAH KOTA SALATIGA DAFTAR INFORMASI PUBLIK RINGKASAN PROFIL ORGANISASI BAGIAN HUMAS SETDA KOTA SALATIGA TAHUN 2017

TUGAS DAN FUNGSI SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

PERATURAN BUPATI MUSI RAWAS NOMOR 61 TAHUN 2008 T E N T A N G

GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH

RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG/JASA SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN ACEH TENGAH

WALIKOTA TASIKMALAYA

TUGAS DAN FUNGSI DINAS PERHUBUNGAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA YOGYAKARTA,

PERATURAN BUPATI SUBANG NOMOR : TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN SUBANG BUPATI SUBANG,

PERATURAN BUPATI JAYAWIJAYA NOMOR 21 TAHUN 2011 T E N T A N G

RENCANA UMUM PENGADAAN. Melalui Swakelola. awal: akhir: awal: akhir: awal: akhir: awal: akhir: awal: akhir: awal: akhir:

W A L I K O T A Y O G Y A K A R T A

Sasaran 1 Terwujudnya pengolahan dan pengembangan system teknologi informasi dan persandian yang baik dan bersih

WALIKOTA TEGAL PERATURAN WALIKOTA TEGAL TENTANG

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BERAU

- 4 - BAB III SEKRETARIAT JENDERAL. Bagian Kesatu Kedudukan, Tugas, dan Fungsi

BUPATI SUKOHARJO PERATURAN BUPATI SUKOHARJO NOMOR 48 TAHUN 2008 TENTANG

BUPATI WAY KANAN PROVINSI LAMPUNG

BUPATI PASURUAN PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI PASURUAN NOMOR 41 TAHUN 2016 TENTANG

PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HULU TAHUN ANGGARAN Peringatan Hari Besar Nasional

KEGIATAN DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMASI KABUPATEN BOGOR TAHUN 2015

Menteri Perindustrian Republik Indonesia

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA,

WALIKOTA BATU PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 28 TAHUN 2013

Nomor: \t<lo/du/07/2016. Nomor: 16 /l.1/tvrl/2016

TUGAS DAN FUNGSI DINAS PARIWISATA

WALIKOTA PEKANBARU PROVINSI RIAU

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, BUPATI KLATEN,

BUPATI JENEPONTO PROVINSI SULAWESI SELATAN PERATURAN BUPATI JENEPONTO NOMOR 2 TAHUN TENTANG

GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH

-1- GUBERNUR ACEH PERATURAN GUBERNUR ACEH NOMOR 98 TAHUN 2016 TENTANG

Uraian Tugas dan Fungsi Dinas Kebudayaan, Pariwisata Kepemudaan dan Olah Raga Kota Madiun

PERATURAN WALIKOTA SEMARANG

SKPD : DINAS PERHUBUNGAN, PARIWISATA,

GUBERNUR BALI PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 66 TAHUN 2011 TENTANG RINCIAN TUGAS POKOK DINAS PERHUBUNGAN, INFORMASI DAN KOMUNIKASI PROVINSI BALI

BUPATI KATINGAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI KATINGAN NOMOR 27 TAHUN 2016 TENTANG

5. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004, tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004

WALIKOTA MADIUN PERATURAN WALIKOTA MADIUN NOMOR 38 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS DAN FUNGSI DINAS PERHUBUNGAN, KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA

GUBERNUR BALI PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 62 TAHUN 2017 TENTANG PENYELENGGARAAN PENERIMAAN TAMU KEPALA DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

WALIKOTA PROBOLINGGO

PEMERINTAH KABUPATEN GRESIK PENJABARAN APBD TAHUN ANGGARAN ,00

TATA CARA BIMBINGAN TEKNIS HANDLING SEMEN BEKU

Bagian Humas dan Protokol Pasal 87

DIN PEMERINTAH PROVINSI KEPULAUAN RIAU PERATURAN DAERAH PROVINSI KEPULAUAN RIAU NOMOR 4 TAHUN 2011 TENTANG

Transkripsi:

VII. KESEKRETARIATAN A. SEKSI KETATAUSAHAAN 1. Pengertian Ketatausahaan adalah salah satu unit kerja dalam penyelenggaraan PENAS XV KTNA Aceh 2017, yang bertugas menangani urusan administrasi dan penataan kegiatan, mulai dari penyiapan bahan pengetikan, perbanyakan, penggandaan penyebaran dan pendistribusian sampai dengan pengarsipan surat menyurat dan dokumen PENAS XV KTNA Aceh 2017. 2. Tujuan Terselenggaranya pelayanan administrasi secara baik dan tertib bagi pelaksanaan PENAS XV KTNA Aceh 2017. 3. Waktu dan Tempat a. Waktu : 1) Panitia Pelaksana Daerah PENAS XV KTNA Aceh 2017 Kota Banda Aceh mulai efektif menempati Sekretariat Bersama di Gedung Komplek Stadion Harapan Bangsa Banda Raya Kota Banda Aceh Bulan Desember 2016 b. Tempat : 1) Sekretariat Panitia Penyelenggara PENAS XV KTNA Aceh 2017/ Sekretariat Kelompok KTNA Nasional d/a Kanpus Kementan, Jl. Harsono RM, No. 3 Ragunan - Gedung D lantai V, Pasar Minggu - Jakarta Selatan (12250). Telp./Fax. (021) 7826084 dan Telp/Fax. (021) 7804386. 2) Sekretariat Panitia Pelaksana Provinsi PENAS XV KTNA Aceh 2017 Kantor Gubernur Aceh Sekretariat Panitia Pelaksana Kabupaten Sekretariat Persiapan Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Kabupaten/Kota,ditentukan oleh masing-masing Kabupaten/Kota. 4. Ruang Lingkup Kegiatan a. Panitia Penyelenggara Mempersiapkan, pelaksanaan dan pengelolaan administrasi PENAS XV KTNA Aceh 2017 yang meliputi : 1) Penyusunan konsep-konsep undangan yang sifatnya koordinatif seperti undangan rapat koordinasi PENAS XV KTNA Aceh 2017 antar bidang lainnya. Petunjuk Teknis PENAS XV KTNA Aceh 2017 1

Menyiapkan, menyusun, mendistribusikan dan mendokumentasikan suratsurat dalam rangka PENAS XV KTNA Aceh 2017. Menyiapkan dan menyusun rencana kebutuhan kesekretariatan (ATK) PENAS XV KTNA Aceh 2017. Menyiapkan dan menyusun laporan perkembangan kemajuan persiapan penyelenggaran PENAS XV KTNA Aceh 2017. Membuat stempel yang sama untuk Panitia Pusat, Daerah dan Kabupaten, tetapi Kop Surat berbeda untuk tingkatan masing-masing Panitia. Tanda Peserta dan Undangan dibuat semuanya oleh Panitia Penyelenggara Pusat 2) Mengkoordinasikan pertemuan-pertemuan dalam rangka persiapan dan penyelenggaraan PENAS XV KTNA Aceh 2017 yang meliputi : Melakukan inventarisasi nama-nama pejabat yang akan datang dalam penyelenggaraan PENAS XV KTNA Aceh 2017. Melakukan koordinasi dengan instansi terkait lainnya dalam rangka penyelenggaraan dan pelaksanaan kegiatan/acara PENAS XV KTNA Aceh 2017. Melakukan koordinasi dengan Panitia Pelaksana Provinsi/Kabupaten dalam hal persiapan penyelenggaraan PENAS XV KTNA Aceh 2017 yang meliputi aspek pelayanan administrasi dll. 3) Mengkoordinasikan dan menyusun rencana penyelenggaraan kegiatan PENAS XV KTNA Aceh 2017 yang meliputi : Menyusun jadwal kegiatan harian PENAS XV KTNA Aceh 2017. Menyusun laporan akhir penyelenggaraan PENAS XV KTNA Aceh 2017 bersama bidang-bidang kegiatan. 4) Mengkoordinasikan penyiapan, penyediaan, penggandaan dan penyebaran bahan bahan untuk keperluan peserta PENAS XV KTNA Aceh 2017. b. Panitia Pelaksana Provinsi/Kabupaten 1) Mempersiapkan, melaksanakan dan mengelola administrasi PENAS XV KTNA Aceh 2017 yang meliputi : Menyiapkan dan menyusun konsep-konsep undangan yang sifatnya koordinatif untuk pelaksanaan rapat/pertemuan koordinatif PENAS XV KTNA Aceh 2017 di daerah. Petunjuk Teknis PENAS XV KTNA Aceh 2017 2

Menyiapkan, menyusun dan mendokumentasikan surat-menyurat dalam rangka PENAS XV KTNA Aceh 2017 di daerah. Menyusun rencana kebutuhan bahan-bahan (ATK) dan kelengkapan bidang kegiatan kesekretariatan PENAS XV KTNA Aceh 2017 di daerah. Melakukan inventarisasi nama-nama pejabat daerah (Provinsi Aceh) yang akan diundang dalam acara pembukaan dan penutupan PENAS XV KTNA Aceh 2017. Menyiapkan dan menyusun Petunjuk Pelaksanaan dan Petunjuk Teknis kegiatan PENAS XV KTNA Aceh 2017. Menyiapkan dan menyusun konsep sambutan Gubernur. Menyiapkan dan menyusun bahan-bahan yang diperlukan dalam rangka konsultasi dengan Protokol Kepresidenan dan atau Protokol Wakil Presiden. Mengumpulkan dan menyiapkan bahan-bahan untuk menyusun laporan perkembangan dan laporan akhir PENAS XV KTNA Aceh 2017. 2) Mengkoordinasikan pertemuan-pertemuan dengan instansi terkait di Daerah dalam rangka persiapan dan pelaksanaan PENAS XV KTNA Aceh 2017 yang meliputi: Mengadakan pertemuan secara teratur dengan bidang-bidang kegiatan untuk mengevaluasi perkembangan persiapan dan pelaksanaan PENAS XV KTNA Aceh 2017. Melakukan pertemuan-pertemuan terbatas dengan bidang-bidang atau seksi-seksi untuk mengetahui kemajuan persiapan persiapan lapangan setiap jenis kegiatan PENAS XV KTNA Aceh 2017. Melakukan konsultasi secara teratur dengan instansi terkait guna pemantapan setiap kegiatan PENAS XV KTNA Aceh 2017. 3) Mengkoordinasikan dan menyusun rencana kegiatan dan kelengkapan peserta PENAS XV KTNA Aceh 2017 yang meliputi : Melakukan kegiatan bersama bidang masing-masing yang diperlukan antara lain : sarana pemukiman, lahan kegiatan, gedung pertemuan, telekomunikasi, transportasi, konsumsi penerangan listrik dll; Menyusun rencana, pemantauan dan evaluasi serta jadwal penyelesaian sarana dan prasarana fisik kegiatan; Petunjuk Teknis PENAS XV KTNA Aceh 2017 3

Melakukan koordinasi dalam rangka penggandaan dan pendistribusian kelengkapan peserta antara lain : juklak, juknis, jadwal kegiatan harian, panduan, lembaran informasi, brosur dan lain-lain. Melakukan koordinasi dengan instansi terkait dalam rangka menyusun kebutuhan anggaran bidang-bidang atau seksi-seksi kegiatan PENAS XV KTNA Aceh 2017. B. SEKSI PUBLIKASI, DOKUMENTASI DAN PELAPORAN 1. Pengertian a. Publikasi Publikasi adalah kegiatan penyebarluasan informasi guna meningkatkan pemahaman dan dukungan masyarakat luas terhadap penyelenggaraan PENAS XV KTNA Aceh 2017. Untuk mencapai tujuan publikasi ini, maka perlu dipersiapkan dengan matang bahan-bahan informasi untuk publikasi (desk information, leaflet, folder, spanduk, sticker, brosur) serta mengatur penjadwalan pertemuan dengan media massa (cetak dan elektronik). Baik yang dilakukan oleh Panitia Penyelenggara maupun Panitia Pelaksana Provinsi/Kabupaten. b. Dokumentasi Dokumentasi adalah kegiatan penghimpunan hasil-hasil rekaman video, kaset, radio, foto, media cetak dan elektronik, tulisan/ulasan pengamat dan pemerintah serta pendapat umum untuk menjadi bahan dokumentasi, yang dilakukan sejak persiapan sampai dengan akhir pelaksanaan PENAS XV KTNA Aceh 2017 dan dilaksanakan bersama antara Panitia Penyelenggara dan Panitia Pelaksana Provinsi/Kabupaten. c. Pelaporan Pelaporan adalah kegiatan penghimpunan bahan-bahan hasil pelaksanaan kegiatan-kegiatan dari seluruh bidang dan seksi untuk selanjutnya dirumuskan dan disusun dalam bentuk pelaporan PENAS XV KTNA Aceh 2017. Pelaporan ini terdiri dari Laporan Umum Penyelenggaraan PENAS XV KTNA Aceh 2017 yang berisi laporan singkat dari persiapan sampai dengan penyelenggaraan PENAS XV KTNA Aceh 2017 dan Laporan Pelaksanaan kegiatan PENAS XV KTNA Aceh 2017 yang isinya lebih menekankan pada pelaksanaan kegiatan setiap bidang dan permasalahan yang dihadapi selama berlangsung PENAS XV KTNA Aceh 2017. Petunjuk Teknis PENAS XV KTNA Aceh 2017 4

2. Tujuan Memberikan penjelasan umum dan penyebarluasan informasi serta mendokumentasikan kegiatan dari, oleh dan untuk KTNA Aceh khususnya dan masyarakat luas pada umumnya, di tingkat Pusat dan Daerah 3. Waktu dan Tempat a. Waktu : Sebelum, selama dan setelah PENAS XV KTNA Aceh 2017 b. Tempat : Sekretariat Panitia Penyelenggara PENAS XV KTNA Aceh 2017 Sekretariat Panitia Pelaksana Provinsi/Kabupaten PENAS XV KTNA Aceh 2017. 4. Ruang Lingkup Kegiatan a. Menyiapkan dan menyusun bahan-bahan untuk keperluan desk information di Sekretariat PENAS XV KTNA Aceh 2017; b. Menyiapkan bahan informasi dan publikasi seperti leaflet, folder, spanduk, sticker, brosur di lokasi penyelenggaraan; c. Merancang dan mengatur penjadwalan serta menyiapkan bahan dalam rangka wawancara Menteri Pertanian, beserta jajarannya, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian dan Ketua Kelompok KTNA Nasional dengan pihak Media TV, Radio, Pers/Media Cetak; d. Menghimpun seluruh hasil-hasil rekaman video, kaset, radio, foto-foto, sebagai bahan dokumentasi; e. Menghimpun dan membuat kliping terhadap koran dan semua tulisan/ulasan dan pendapat umum tentang PENAS XV KTNA Aceh 2017; f. Menghimpun laporan kegiatan akhir dari setiap seksi serta membuat laporan akhir dari pelaksanaan PENAS XV KTNA Aceh 2017; g. Akomodasi, keamanan dan kelancaran kerja wartawan dan reporter diatur oleh Panitia Provinsi/Kabupaten. 5. Bentuk Publikasi dan Dokumentasi a. Publikasi 1) Siaran Pers; 2) Spanduk, poster; 3) Banner dan Jingle; 4) Pertemuan pimpinan redaksi; 5) Konferensi pers; Petunjuk Teknis PENAS XV KTNA Aceh 2017 5

6) Wawancara TV/ radio; 7) Radio PENAS XV KTNA Aceh 2017; 8) Peliputan oleh wartawan; 9) Surat kabar edisi khusus; 10) Penerbitan lembar informasi pers; 11) Pemutaran film. b. Dokumentasi 1) Kliping bahan cetakan (majalah, koran, brosur dll.); 2) Foto-foto; 3) Rekaman (kaset, video, radio); 4) Naskah; 5) Laporan 6. Penanggung Jawab Kegiatan a. Panitia Pusat 1) Dokumentasi dan informasi yang akan disiarkan secara nasional baik melalui media cetak maupun elektronik; 2) Pendaftaran wartawan/reporter dari Jakarta yang akan meliput PENAS XV KTNA Aceh 2017 di Aceh - Aceh. b. Panitia Provinsi/Kabupaten 1) Dokumentasi dan informasi untuk kepentingan daerah baik melalui media cetak maupun elektronik; 2) Pendaftaran wartawan/reporter dari Provinsi Aceh dan Provinsi lainnya yang akan meliput kegiatan PENAS XV KTNA Aceh 2017. C. SEKSI TRANSPORTASI, AKOMODASI DAN KONSUMSI 1. Transportasi a. Pengertian Transportasi adalah sarana angkutan yang diperlukan oleh peserta, baik dari daerah asal ke daerah pelaksana PENAS XV KTNA Aceh 2017, maupun dari lokasi pemukiman ke seluruh arena kegiatan PENAS XV KTNA Aceh 2017 dan sebaliknya. Transportasi dari daerah asal ke Banda Raya Kota Banda Aceh, menjadi tanggungjawab dan dikoordinasikan oleh Panitia Kontingen Provinsi masingmasing peserta. Sedangkan transportasi lokal, dan ketempat Magang pengaturannya (jenis, route dan tarif angkutan) menjadi tanggungjawab Panitia Petunjuk Teknis PENAS XV KTNA Aceh 2017 6

Pelaksana Provinsi/Kabupaten. Biaya transportasi lokal dan ketempat Magang menjadi beban peserta masing-masing. b. Tujuan 1) Membantu peserta PENAS XV KTNA Aceh 2017 mendapatkan kemudahan dalam rangka memperlancar kegiatan baik dari daerah asal ke lokasi PENAS maupun di sekitar arena penyelenggaraan. 2) Membantu peserta memperoleh informasi mengenai sarana angkutan yang akan digunakan oleh peserta baik dari daerah asal ke lokasi maupun disekitar arena penyelenggaraan. c. Jasa Angkutan 1) Transportasi dari daerah asal ke lokasi penyelenggaraan PENAS XV KTNA Aceh 2017. a) Pesawat terbang b) Kapal laut c) Kendaraan darat (angkutan umum). 2) Transportasi lokal : a) Angkutan umum; b) Angkutan khusus peserta PENAS XV KTNA Aceh 2017 d. Waktu dan Tempat 1) Waktu : a) Pelayanan informasi transportasi dari daerah asal ke Banda Raya Kota Banda Aceh akan dilakukan oleh Panitia Pusat dan Panitia Provinsi/Kabupaten beberapa bulan sebelum Hari H. b) Untuk transportasi lokal disediakan 2 (dua) hari sebelum pembukaan sampai satu hari setelah penutupan. 2) Tempat : a) Tempat pelayanan informasi di pusat, pada Badan Ketahanan Pangan Pusat, Jln. Harsono RM, Jakarta Selatan. b) Tempat pelayanan informasi di Daerah, pada Sekretariat PENAS XV KTNA Aceh 2017 Provinsi/Kabupaten. e. Pelaksanaan 1) Pengurusan transportasi peserta diurus oleh masing-masing provinsi peserta (kontingen) dan seluruhnya menjadi tanggung jawab peserta. Apabila Petunjuk Teknis PENAS XV KTNA Aceh 2017 7

diperlukan informasi dapat disediakan oleh Panitia Pusat atau Panitia Provinsi/Kabupaten, meliputi : a) Tempat yang dituju b) Jenis angkutan yang digunakan c) Waktu penggunaan d) Jumlah tempat duduk yang dibutuhkan e) Kelas pemesanan yang dibutuhkan 2) Panitia Provinsi/Kabupaten menyediakan alat transportasi untuk peserta yang akan pergi/pulang dalam rangka kegiatan PENAS XV KTNA Aceh 2017. 3) Panitia Provinsi/Kabupaten menyediakan informasi angkutan lokal mengenai: a) Jenis angkutan b) Trayek (route) c) Jadwal perjalan d) Harga tiket e) Terminal pemberhentian 4) Semua biaya transportasi menjadi tanggungan masing-masing peserta. 5) Membuat laporan akhir kegiatan yang diserahkan kepada Seksi Kesekretariatan/Seksi Publikasi, Dokumentasi dan Pelaporan. 2. Akomodasi a. Pengertian Akomodasi adalah sarana untuk menginap dan beristirahat bagi peserta (utama, pendamping dan peninjau) PENAS XV KTNA Aceh 2017. Peserta utama dan peserta pendamping akan ditempatkan di pemukiman penduduk penyelenggara PENAS XV KTNA Aceh 2017, sesuai dengan daya tampung yang tersedia. Peserta peninjau akan ditempatkan di beberapa hotel, penginapan, wisma dan rumah-rumah penduduk yang disewa sendiri. Panitia pelaksana provinsi/kabupaten dapat membantu pemesanan akomodasi sepanjang yang bersangkutan meminta bantuan untuk dipesankan atau didaftarkan dengan terlebih dahulu membayar uang muka 50% dari tarif yang berlaku dengan memperhatikan kelayakan dan pelayanan kepada peserta PENAS XV KTNA Aceh 2017. Akomodasi kontingen peserta sepenuhnya menjadi tanggung jawab peserta. b. Tujuan Agar akomodasi peserta dapat terlayani dengan baik selama berlangsungnya kegiatan PENAS XV KTNA Aceh 2017 Petunjuk Teknis PENAS XV KTNA Aceh 2017 8

d. Ketentuan Umum Akomodasi untuk peserta/kontingen dari daerah, peserta pusat (panitia pusat), panitia provinsi/kabupaten dan para undangan/pejabat yang memerlukan akomodasi perlu dikoordinasikan oleh Seksi Akomodasi dan Transportasi dengan ketentuan yang diperlukan adalah : 1) Semua peserta/kontingen dari daerah, ditempatkan pada perumahan penduduk setempat; 2) Para kontingen yang telah ditetapkan penginapannya tidak boleh pindah/tukar tempat kecuali persetujuan Panitia provinsi/kabupaten; 3) Panitia (Pusat dan provinsi/kabupaten) ditempatkan sesuai dengan pengaturan Panitia provinsi/kabupaten; 4) Peserta dapat memanfaatkan sarana akomodasi yang telah disediakan di tempat penginapan dengan tidak merubah tata letaknya; 5) Peserta/kontingen yang membutuhkan sarana akomodasi yang lengkap dapat menyediakannya sendiri. e. Pengaturan Akomodasi 1) Pengaturan akomodasi dikoordinasikan oleh Panitia Provinsi/Kabupaten sesuai dengan jumlah peserta yang telah terdaftar/dialokasikan. 2) Akomodasi bagi tamu/undangan akan dilayani sepanjang yang bersangkutan telah memesan tempat lebih dahulu. 3) Akomodasi peninjau diurus sendiri, kecuali bila terlebih dahulu memesan tempat kepada Panitia Provinsi/Kabupaten. 4) Panitia Pusat, Panitia Provinsi/Kabupaten dan perwakilan kontingen masingmasing provinsi akan ditempatkan di Wisma Atlet Komplek Stadion Harapan Bangsa Banda Raya Kota Banda Aceh. 5) Jadwal kedatangan peserta harus dilaporkan oleh masing-masing provinsi peserta kepada panitia pelaksana selambat-lambatnya 1 (satu) bulan sebelum hari H. 6) Panitia pelaksana Kota Banda Aceh melarang kontingen/peserta PENAS untuk berjualan di lokasi PENAS. f. Pelaksanaan 1) Semua peserta/kontingen Daerah, Panitia (Pusat dan Provinsi/ Kabupaten), dan undangan yang ingin menginap di tempat yang telah disediakan Petunjuk Teknis PENAS XV KTNA Aceh 2017 9

diharuskan melapor pada Panitia Provinsi/Kabupaten di Sekretariat PENAS XV KTNA Aceh 2017; 2) Tempat menginap diatur oleh Panitia Provinsi/Kabupaten; 3) Biaya akomodasi dan konsumsi (makan pagi dan malam) sebesar Rp. 100.000,- (Seratus ribu rupiah)/orang/hari merupakan satu paket yang harus diserahkan oleh tim Pendahulu kepada tuan rumah minimal 2 (dua) hari sebelum kontingen menginap. 4) Peserta harus mematuhi tata tertib yang berlaku; 5) Panitia tidak mengatur akomodasi bagi pejabat/undangan yang akan tinggal di luar akomodasi PENAS XV KTNA Aceh 2017 (hotel, wisma dll, kecuali yang bersangkutan meminta bantuan kepada Panitia Provinsi/Kabupaten. 6) Membuat laporan akhir kegiatan yang diserahkan kepada Seksi Kesekretariatan/Seksi Publikasi, Dokumentasi dan Pelaporan. 3. Konsumsi a. Pengertian Konsumsi adalah penyediaan makanan (pagi, siang, malam) dan snack/ kudapan (pagi, sore) bagi peserta (utama, pendamping dan peninjau), undangan dan pejabat yang hadir dalam rangka PENAS XV KTNA Aceh 2017, baik dilokasi pemukiman, maupun dipusat kegiatan dan tempat-tempat lainnya. Untuk makan siang peserta dapat membeli di setiap lokasi kegiatan sesuai dengan kegiatan yang diikuti oleh peserta. Pengaturan pelayanan konsumsi (menu, tempat, harga) dikoordinasikan oleh panitia pelaksana provinsi/kabupaten, sedangkan biaya konsumsi dibebankan kepada peserta masing-masing. b. Tujuan Agar peserta mendapat/membeli konsumsi secara teratur selama berlangsungnya kegiatan PENAS XV KTNA Aceh 2017. c. Waktu dan Tempat 1) Waktu : Hari Senin-Sabtu, 6 s.d. 11 Mei 2017 (Mulai jam 09.00 WIB) 2) Tempat : - Di pemukiman (tempat menginap) - Di lokasi kegiatan PENAS XV KTNA Aceh 2017 Petunjuk Teknis PENAS XV KTNA Aceh 2017 10

d. Pengaturan Konsumsi 1) Penyediaan konsumsi selama kegiatan berupa : a) Makan pagi disediakan di rumah tempat menginap. b) Makan siang di tempat-tempat kegiatan PENAS XV KTNA Aceh 2017 menjadi beban peserta masing-masing, Panitia Provinsi/ Kabupaten akan menyediakan warung-warung makan di sekitar kegiatan PENAS XV KTNA Aceh 2017 dengan mencantumkan daftar menu dan harganya. c) Makan malam disediakan di tempat menginap. 2) Waktu Makan : a) Makan pagi : pukul 06.00 07.00 WIB b) Makan siang : pukul 12.00 13.00 WIB c) Makan malam : pukul 18.30 19.30 WIB 3) Membuat laporan akhir kegiatan yang diserahkan kepada Seksi Kesekretariatan/Urusan Publikasi, Dokumentasi dan Pelaporan. D. SEKSI KESEHATAN DAN KEAMANAN 1. Pelayanan Kesehatan a. Pengertian Pelayanan kesehatan adalah pelayanan yang disediakan untuk menjaga kesehatan dan mencegah timbulnya penyakit bagi peserta selama berlangsungnya PENAS XV KTNA Aceh 2017. Pelayanan kesehatan disediakan di lokasi pemukiman peserta, di pusat kegiatan dan pelayanan kesehatan keliling. Pos-pos kesehatan di ketiga tempat tersebut hanya memberi pelayanan pemeriksaan dan obat ringan, sedangkan pelayanan penyakit serius dan memerlukan rawat inap akan dirujuk ke rumah sakit umum terdekat dan biaya pengobatan menjadi tanggung jawab peserta yang bersangkutan. Asuransi peserta (kecelakaan dan kesehatan) menjadi tanggung jawab masing-masing kontingen provinsi b. Tujuan Agar para peserta selalu sehat dan kuat sehingga dapat mengikuti kegiatan selama PENAS XV KTNA Aceh 2017. c. Waktu dan Tempat 1) Waktu : Hari Senin - Sabtu, 6 s/d 11 Mei 2017 Petunjuk Teknis PENAS XV KTNA Aceh 2017 11

2) Tempat : Pos Kesehatan di pemukiman (tempat menginap) dan di Pusat kegiatan PENAS XV KTNA Aceh 2017. d. Pelaksanaan 1) Pelayanan kesehatan di Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh 2) Pelayanan kesehatan di pemukiman peserta. a) Pos Pelayanan Kesehatan di setiap tempat pemukinan peserta yang jumlahnya disesuaikan dengan peserta yang tinggal di lokasi; b) Pos Pelayanan Kesehatan menyediakan para medis yang selalu siap secara bergantian selama 24 jam; c) Pos Pelayanan Kesehatan menyediakan obat-obatan yang diperlukan dan Dokter jaga. 3) Pelayanan kesehatan di Pusat Kegiatan : Pos Pelayanan Kesehatan, berupa mobil unit atau tenda-tenda pelayanan kesehatan di dekat tempat kegiatan berlangsung, yang di sertai dokter jaga dan tim medis; 4) Pelayanan Kesehatan Keliling Penyediaan mobil unit ambulan beserta tenaga kesehatan bertugas keliling untuk memonitor pos pelayanan kesehatan yang berada di pemukiman dan tempat kegiatan. 5) Tata cara pelayanan a) Para peserta yang mengunjungi Pos Pelayanan Kesehatan tidak dikenakan biaya pemeriksaan dan obat-obatan sejauh yang disediakan Panitia; b) Sakit serius yang memerlukan rawat inap, akan dirujuk oleh Dokter jaga Pos Pelayanan Kesehatan dan biaya pengobatan menjadi tanggung jawab masing-masing peserta PENAS XV KTNA Aceh 2017; 6) Panitia Pelaksana Membuat laporan akhir kegiatan yang diserahkan kepada Panitia Penyelenggara Bidang Kesekretariatan Seksi Publikasi, Dokumentasi dan Pelaporan. 2. Keamanan a. Pengertian Keamanan, adalah kegiatan untuk menjaga kondisi/keadaan yang memungkinkan peserta dapat melakukan kegiatan dengan rasa aman dan tentram. Ruang lingkup keamanan mulai dari : kedatangan/kepulangan, kegiatan persiapan pembangunan fisik, upacara pembukaan/penutupan, pameran, pengamanan tamu dalam dan luar negeri, pelaksanaan kegiatan-kegiatan di setiap lokasi dan Petunjuk Teknis PENAS XV KTNA Aceh 2017 12

pengamanan di lokasi pemukiman. Kegiatan kemanan ini dilakukan oleh aparat keamanan dan instansi terkait yang dikoordinasikan oleh Penitia Pelaksana Daerah bekerjasama dengan Panitia Penyelenggara Pusat. b. Tujuan 1) Mendukung agar kegiatan PENAS XV KTNA Aceh 2017 dapat berjalan dengan aman, lancar, tertib dan terkendali; 2) Mendukung agar kegiatan PENAS XV KTNA Aceh 2017 berjalan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan dan berlangsung dengan sukses. c. Waktu dan Tempat 1) Waktu : Sebelum, selama dan sesudah kegiatan PENAS XV KTNA Aceh 2017 2) Tempat : Pos Keamanan di Arena dan Pemukiman PENAS XV KTNA Aceh 2017. d. Ruang Lingkup Kegiatan Menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung baik pelayanan bersifat umum maupun bersifat khusus antara lain : 1) Keamanan dalam kegiatan persiapan termasuk keagiatan pembangunan sarana fisik seperti panggung, tenda serta sarana lain yang akan digunakan dalam kegiatan PENAS XV KTNA Aceh 2017; 2) Keamanan dalam acara pembukaan dan penutupan; 3) Keamanan dalam acara Temu Wicara dengan Presiden RI; 4) Keamanan dalam acara Temu Wicara dengan Pejabat Tinggi 5) Keamanan bagi Tamu Luar Negeri (Asean dan Negara lainnya); 6) Keamanan di pusat-pusat kegiatan antara lain : acara kesenian, pameran, rembug, temu karya, temu usaha, peragaan, unjuk tangkas, temu lapang, olah raga karya wisata dll. e. Pelaksanaan 1) Kegiatan keamanan dikoordinasikan oleh Panitia Pelaksana Provinsi/Kabupaten; 2) Kegiatan keamanan dilakukan oleh aparat keamanan dan instansi terkait yang dikoordinasikan oleh Panitia Pelaksana Provinsi/Kabupaten. 3) Panitia Pelaksana membuat laporan akhir kegiatan yang diserahkan kepada Panitia Penyelenggara Bidang Kesekretariatan Seksi Publikasi, Dokumentasi dan Pelaporan. Petunjuk Teknis PENAS XV KTNA Aceh 2017 13

4) Panitia melakukan pengamanan yang representatif dan komunikatif pada daerah-daerah khusus. E. SEKSI LO (LIASION OFFICER) Panitia Liasion Officer (LO) yang selanjutnya disebut Panitia LO PENAS XV KTNA Aceh 2017 terdiri Penanggungjawab, Koordinator, dan Pelaksana yang mana panitia ini mempunyai tugas-tugas sebagai berikut : 1. Menyambut, menjemput dan mengantar para pejabat dan peserta PENAS XV KTNA Aceh 2017 asal provinsi yang menjadi tanggungjawabnya, dari bandara/terminal/ pelabuhan ke penginapan/hotel/pemondokan dan dari penginapan/ hotel/ pemondokan ke lokasi acara. 2. Memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada para pejabat dan peserta PENAS XV KTNA Aceh 2017 asal provinsi yang menjadi tanggungjawabnya. 3. Membantu mengurus kepulangan para pejabat dan peserta PENAS XV KTNA Aceh 2017 asal provinsi yang menjadi tanggungjawabnya dari penginapan/hotel/pemondokan ke tempat bandara/terminal/pelabuhan. 4. Dalam melaksanakan tugasnya, agar masing-masing LO berkoordinasi dengan panitia lainnya (Panitia Provinsi/Kabupaten). Agar dalam proses penyambutan, penjemputan serta pengantaran para pejabat dan peserta PENAS XV KTNA Aceh 2017 dapat berjalan lancar dan berhasil baik, perlu dibentuk Panitia Liasion Officer (LO) yang ditetapkan dengan Keputusan Gubernur Aceh. Panitia LO ini terdiri 33 SKPD di Provinsi Aceh yang mana masing-masing bertugas memfasilitasi 33 provinsi peserta PENAS XV KTNA Aceh 2017. Di samping bertugas untuk memfasilitasi peserta kontingen dari 33 provinsi, panitia LO ini juga bertugas untuk memberi cinderamata kepada para gubernur di 33 provinsi tersebut. F. SEKSI BIDANG MONITORING DAN EVALUASI Bidang Monitoring dan Evaluasi merupakan bidang tambahan pada struktur kepanitiaan Provinsi Aceh mengingat pentingnya kegiatan monitoring dan evaluasi baik pada saat persiapan, pelaksanaan, maupun setelah pelaksanaan. Adapun tugas bidang monitoring dan evaluasi adalah : 1. Memberikan masukan kepada Pemerintah Provinsi dalam memantapkan rencana kegiatan PENAS XV KTNA Aceh 2017. 2. Berkoordinasi dengan Badan/Dinas/Instansi terkait di Tingkat Pusat dan Daerah. Petunjuk Teknis PENAS XV KTNA Aceh 2017 14

3. Memantau/mengecek kesiapan sarana prasarana fasilitas pelaksanaan PENAS XV KTNA Aceh 2017. 4. Membuat laporan yang akan diserahkan sebagai pertanggungjawabannya yang memuat kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan mulai dari persiapan sampai pada saat pelaksanaan. 5. Membuat dan menyusun Master Laporan Pelaksanaan PENAS XV KTNA Aceh 2017. 6. Menyusun Laporan Dampak PENAS Terhadap Sosial Ekonomi Budaya Masyarakat Petunjuk Teknis PENAS XV KTNA Aceh 2017 15