ANALISA PERANCANGAN PROGRAM Bagian 2

dokumen-dokumen yang mirip
HIPO (Hierarchy Plus Input-Proses-Output)

PERANCANGAN PROGRAM. Secara garis besar struktur penulisan program terdiri dari : 1. Struktur urut Contoh struktur urut. untuk pseudocode :

PERTEMUAN 6 ANALISA DAN PERANCANGAN PROGRAM

ANALISA PERANCANGAN PROGRAM

2. Definisi dan Simbol Flowchart

Algoritma dan Pemograman 1A. Minggu 2

Pendahuluan, Definisi, dan Simbolsimbol. Dibuat Oleh: Anindito Yoga Pratama, S.T., MMSI

Tabel Keputusan A. MATERI PENDAHULUAN STRUKTUR TABEL KEPUTUSAN. Condition Stub

Selamat Ujian, Semoga sukses

BAB II DEFINISI DAN SIMBOL-SIMBOL

Definisi & Simbol Flowchart. Agustine Hana. M

H I P O (Hierarchy plus Input-Proses-Output)

PERANCANGAN APLIKASI PROGRAM TRANSAKSI PENGIRIMAN BARANG PADA PERUSAHAANEXPEDISI PT. XYZ DENGAN MENGGUNAKAN MICROSOFT VISUAL FOXPRO 9.

2. Bagaimana memodelkan Sistem Informasi jika dalam suatu organisasi belum ada

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

Gambar 4.40 Layar Pelanggan

BAB III METODOLOGI Analisis Kebutuhan Fungsi dan Kinerja Fungsi dan kinerja yang dibutuhkan dalam aplikasi ini adalah sebagai berikut:

TINJAUAN UMUM PENGEMBANGAN SISTEM

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

PERANCANGAN PROGRAM PENJUALAN SECARA TUNAI PADA TOKO BUSANA XYZ DENGAN MENGGUNAKAN MICROSOFT VISUAL BASIC 6.0

ALGORITMA PEMROGRAMAN 1A** (PP :S1-KA) Pertemuan 1 & 2. Ahmad hidayat

BAB 8 SPESIFIKASI PROSES (PROCESS SPECIFICATION)

BAB XII PERANCANGAN SIM SECARA TERINCI

PERANCANGAN PROGRAM PERSEDIAAN OBAT PADA BADAN LEMBAGA UNIT DAERAH (BLUD) PUSKESMAS KECAMATAN KEBON JERUK, JAKARTA BARAT. Nur Romadhona (1A113878)

BAB III PEMBAHASAN. penyewaan film berupa DVD asli (original) dan blu-ray. Rental Bioskop Rumah ini

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB II LANDASAN TEORI

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

1. Suatu proses yang menggambarkan sistem secara keseluruhan atau global adalah diagram: a. Overview b. Context c. Hirarki d. Detail e.

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

PERTEMUAN 7 QUIZ ONLINE

Petunjuk Pemakaian Sistem

CONTOH SOAL UTS ANALISA PERANCANGAN SISTEM INFORMASI. Sumber dari dosen ADK diketik oleh

BAB IV PERANCANGAN SISTEM

BAB 3 ALGORITMA DAN PERANCANGAN. membaca partitur musik ini adalah sebagai berikut : hanya terdiri dari 1 tangga nada. dengan nada yang diinginkan.

Bagian I Jawablah Pertanyaan Di Bawah Ini Dengan Menyilang Pada Huruf a, b, c, d, atau e Pada Kertas Soal ini

BAB II LANDASAN TEORI

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III METODOLOGI 3.1 Analisis Kebutuhan


Gambar 4.57 Layar Ubah Pemasok. Data pemasok dapat diubah di sini. Data-data akan disimpan ke

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN. diberikan dari kerja praktek ini adalah proses entry data alat tulis kantor yang

PERTEMUAN 10 PERANCANGAN PROGRAM UNTUK MASALAH BISNIS

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN TOKO BESI LANCAR BERORIENTASI OBJEK

DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN SURAT PERNYATAAN

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. identifikasi masalah. Adapun penjelasannya sebagai berikut: beberapa cara yang telah dilakukan, antara lain:

PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR PERTEMUAN II LANGKAH-LANGKAH PENGEMBANGAN PROGRAM 6. DOKUMENTASI DAN PEMELIHARAAN PROGRAM

BAB II LANDASAN TEORI

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB IV PERANCANGAN SISTEM Perancangan Pembuatan Sistem(Use Case Diagram) SISTEM

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. 2. Analisa permasalahan dan perancangan sistem

DAFTAR ISI. ABSTRAK... vi. KATA PENGANTAR... vii. DAFTAR ISI... ix. DAFTAR TABEL... xii. DAFTAR GAMBAR... xv. DAFTAR LAMPIRAN...

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

STRUCTURED ENGLISH PSEUDOCODE TABEL KEPUTUSAN. Dea Adlina

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

SISTEM INFORMASI DATA GURU SE-KABUPATEN KARO PADA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN KARO. Dibuat Oleh: David Super Natanail Ginting 1A112034

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. diterapkan berdasarkan kebutuhan. Selain itu aplikasi ini akan dibuat sedemikian

PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR

Modul Santri PonpesKu V1.0

BAB IV HASIL DAN ANALISIS

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

Gambar 4.1 Use case Diagram sistem yang sedang berjalan. Tabel 4.1. Skenario Use Case Pemesanan Barang

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Analisis sistem adalah penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB IV PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR ISI ABSTRAK... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR TABEL... xxiv. DAFTAR LAMPIRAN... xxv BAB I PENDAHULUAN...

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

3.1 Gambaran Umum Perancangan Aplikasi Pembuatan Folwchart a) Master Database b) Rekam Medis

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. permasalahan yang ada sebagai dasar untuk membuat sebuah solusi yang

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

PERANCANGAN SISTEM DATABASE PENJUALAN TUNAI PADA UD SHIDQIA BAKERY

Bab 4. Hasil dan Pembahasan

TRANSAKSI PENJUALAN. Pembuatan Sales Order (Template)

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

Gambar 4.21 UI Storyboard Menu Login dan Tampilan Awal

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. terdiri dari kebutuhan perangkat keras dan kebutuhan perangkat lunak agar

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III LANDASAN TEORI

BAB I PERSYARATAN PRODUK

DOKUMEN USULAN PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENJUALAN DAN PEMBELIAN PT. NUSANTARA

BAB V UJI COBA DAN IMPLEMENTASI. dalam implementasi tersebut terdiri dari Form menu, Form Master, Form transaksi,

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

PERANCANGAN DATA FLOW DIAGRAM UNTUK SISTEM INFORMASI SEKOLAH (STUDI KASUS PADA SMA PEMBANGUNAN LABORATORIUM UNP) Abstract

SISTEM BERKAS 2IA KONSEP DASAR. helen.staff.gunadarma.ac.id

Transkripsi:

ANALISA PERANCANGAN PROGRAM Bagian 2 abel Keputusan (Decision able) abel keputusan adalah tabel yang digunakan sebagai alat bantu untuk menyelesaikan logika didalam program. Condition Stub Action Stub Rules 1 2 3 4..N Condition Stub Action Entry abel Keputusan terdiri dari 4 bagian utama, yaitu : 1. Condition stub: berisi kondisikondisi yang akan diseleksi 2. Condition entry: Berisi kemungkinankemungkinan dari kondisi yang diseleksi, yaitu terpenuhi(diberi simbol ) dan tidak terpenuhi(diberi simbol ) setiap kondisi yang diseleksi akan mempunyai dua kemungkinan kejadian, yaitu terpenuhi dan tidak terpenuhi. Bila ada x kondisi yang diseleksi, maka akan terdapat N kemungkinan kejadian, yaitu sebesar N = 2 3. Action stub : Berisi pernyataan pernyataan yang akan dikerjakan baik kondisi yang diseleksi terpenuhi maupun tidak terpenuhi 4. Action entry : digunakan untuk memberi tanda tindakan mana yang akan dilakukan dan dimana yang tidak akan dilakukan. Langkahlangkah membuat abel keputusan : 1. Menentukan kondisi yang akan diseleksi Contoh: a. Apakah unit dipesan>= unit minimum potongan? b. Apakah pemesannya dealer? c. Apakh unit persediaan mencukupi? 2. Menentukan jumlah kemungkinan kejadian yang akan terjadi, yaitu sebanyak N=23 = 8 3. Menentukan tindakan yang akan dilakukan Contoh: a. Mendapatkan potongan b. idak mendapat potongan c. Kirim semua yang dipesan d. Kirim yang ada saja e. Buat catatan kekurangannya. 4. Mengisi Condition entry Condition entry diisi sedemikian rupa sehingga semua kemungkinan kejadian bisa terwakili, sebagai berikut:

a. Apakah unit dipesan>= unit minimum potongan? b. Apakah pemesannya dealer? c. Apakah unit persediaan mencukupi? a. Mendapatkan potongan b. idak mendapat potongan c. Kirim semua yang dipesan d. Kirim yang ada saja e. Buat catatan kekurangannya 1 2 3 4 5 6 7 8 5. Mengisi action entry Action entry diisi kolom demi kolom dari kolom pertama sampai kolom ke N. Misalnya untuk kolom yang pertama, semua kondisi terpenuhi, yaitu unit yang dipesan melebihi unit minimum potongan, pemesannya adalah dealer dan unit persediaan mencukupi, maka tindakan yang akan dilakukan adalah mendapatkan potongan dan kirim semua yang dipesan. Pada kolom pertama ini kemudian baris tindakan mendapatkan potongan dan baris tindakan kirim semua yang dipesan diberi tanda sembarang(misalnya ). Lakukanlah dengan cara yang sama sampai kolom ke N. Akhirnya tabel keputusan tersebut akan berisi sebagai berikut: a. Apakah unit dipesan>= unit minimum potongan? b. Apakah pemesannya dealer? c. Apakah unit persediaan mencukupi? a. Mendapatkan potongan b. idak mendapat potongan c. Kirim semua yang dipesan d. Kirim yang ada saja e. Buat catatan kekurangannya 1 2 3 4 5 6 7 8 Kolom nomer 5 dan 7 dapat digabung, karena tindakannya sama. Demikian juga kolom 6 dan 8 dapat juga digabung, sehingga tabel keputusan menjadi: a. Apakah unit dipesan>= unit minimum potongan? b. Apakah pemesannya dealer? c. Apakah unit persediaan mencukupi? a. Mendapatkan potongan b. idak mendapat potongan c. Kirim semua yang dipesan d. Kirim yang ada saja e. Buat catatan kekurangannya 1 2 3 4 5&7 6&8 ampak kolom 5 dan 7 serta kolom 6 dan 8 hasil gabungan menunjukkan baik itu dealer maupun tidak sudah tidak berpengaruh lagi, karena unit yang dipesan sudah lebih kecil dari unit minimum yang sudah mendapatkan potongan. HIPO (Hierarchy plus InputProsesOutput): merupakan metodologi yang dikembangkan dan didukung oleh IBM. HIPO sebenarnya adalah alat dokumentasi program. Akan tetapi

sekarang, HIPO juga banyak digunakan sebagai alat disain dan teknik dokumentasi dalam siklus pengembangan sistem. Sasaran HIPO, yaitu : a. Untuk menyediakan suatu struktur guna memahami fungsi dari sistem b. Untuk lebih menekankan fungsifungsi yang harus diselesaikan oleh program c. Untuk menyediakan penjelasan dari Input dan Output pada masingmasing tiap tingkatan dari HIPO. d. Untuk menyediakan Ouput yang tepat dan sesuai dengan kebutuhankebutuhan pemakai. Diagram dalam paket HIPO a. Visual able Contents (VOC): menggambarkan hubungan dari fungsi fungsi di sistem secara berjenjang. b. Overview Diagram: menunjukkan secara garis besar hubungan dari input, proses, dan output. Bagian input menunjukkan itemitem data yang akan digunakan oleh bagian proses. Bagian proses berisi sejumlah langkahlangkah yang menggambarkan kerja dari fungsi. Bagian output berisi dengan itemitem data yang dihasilkan atau dimodofikasi oleh langkahlangkah proses. Input Proses Output c. File ransak si File Induk Langgana n 1 Memasukkan Data Penjualan 1.1 Update File Induk Langganan 1.2 Memasukkan Data Penjualan Berita Kesalaha n File Induk Langgana n

d. Detail Diagrams: merupakan diagram tingkatan yang paling rendah di diagram HIPO. Diagram ini berisi dengan elemenelemen dasar dari paket yang menggambarkan secara rinci kerja dari fungsi. Input Proses Output anggal 1 1. Memasukkan data tanggal dan Periksa kebenaran data tanggal ang dimasukkan: a. Bila tanggal tidak sah ulangi; b. Jika sah, teruskan memasukkan data berikutnya 2 1 Data Penjualan 3 Berita Kesalaha n Contoh HIPO

Utama Nama Program Akronim Fungsi Index Program : Bahasa Program : Visual Basic 6.0 : Utama :.Frm : Isi Disesuaikan dengan Kamusnya Bentuk ampilan : Lihat lampiran E.1 Proses : Pada Utama terdapat enam buah Pilihan yaitu: 1. Master 2. ransaksi 3. Report 4. Utility

ampilan Data Barang Barang Nama Program : Barang Akronim : Barang.Frm Fungsi : Isi Disesuaikan dengan Kamusnya Index Program : Kode_Barang Bahasa Program : Visual Basic 6.0 Bentuk Lampiran : Lihat Lampiran E2 Proses : Pada barang terdapat beberapa fungsi instruksi (ambah, Ubah, Hapus, ampilkan, Simpan) Pilih Instruksi tambah (Add): Input Kode Barang, Jika ketemu () maka tampilkan data barang, kembali ke menu barang. Jika idak Ketemu () maka : Input Data Barang.Data akan disimpan? Jika () Simpan data kembali ke menu barang, Jika () maka kembali ke menu Barang Pilih Instruksi Ubah (Edit) : Input Kode Barang,Jika ketemu () maka tampilkan data barang, edit/ubah data barang, data akan disimpan? Jika () maka simpan data kembali ke menu barang. Jika () maka kembali ke menu barang. Jika idak Ketemu () maka : data tidak ditemukan Kembali ke menu barang. Pilih Instruksi Hapus (Delete) : Data akan dihapus? Jika () maka proses data dihapus. Kembali ke menu barang. Jika () maka kembali kemenu barang.

Pilih Instruksi ampilkan (Display) : Input Kode Barang, Jika Ketemu () maka tampilkan data barang, kembali ke menu barang. Jika idak () maka data tidak di temukan Program Flowchart SAR Pilih : 1. File 2. ransaksi 3. Laporan 4. Utility File File Master ransaksi ransaksi Laporan Laporan Utility Utility END Gambar. Flowchart Utama

SAR Pilih : 1. Barang 2. Customer 3. Perkiraan 4. Selesai Barang Data Barang Customer Data Customer Perkiraan Data Perkiraan Selesai END Gambar. Flowchart File Studi Kasus Setiap Dosen memberikan kasus sesuai dengan materi yang telah disampaikan