Bab 8 DESAIN DUA KELOMPOK

dokumen-dokumen yang mirip
Desain Eksperimen. Lia Aulia Fachrial

07/10/2012 BAB 5 VARIANS & KONTROL. KE: Musik Prestasi belajar KK: Tanpa Musik Prestasi belajar

VARIANS DAN CONTROL DALAM PENELITIAN EKSPERIMENTAL LIA AULIA FACHRIAL, M.SI

MODUL VII DESAIN PENELITIAN EKSPERIMENTAL

PENELITIAN EKSPERIMEN. Oleh : Drs. Toto Fathoni, M. Pd

MODUL VII DESAIN PENELITIAN EKSPERIMENTAL

VALIDITAS PENELITIAN VALIDITAS PENELITIAN. A. Faktor yg mempengaruhi validitas internal BAB 4. Psikologi Eksperimen

Hipotesis. 1. Jawaban sementara dari pertanyaan penelitian 2. Menunjukkan hubungan antara variabel yg terukur 3. Harus dibuktikan dng metode statistik

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen semi pendekatan kuantitatif.

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre Experimental Design

BAB III METODE PENELITIAN. berbeda dengan metode eksperimen. Metode kuasi eksperimen ini merupakan

DAFTAR ISI. BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian... 41

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini akan dilakukan di SMP Negeri 1 Punggur Lampung Tengah dan

BAB III METODE PENELITIAN. peningkatan penguasaan konsep dan keterampilan generik sains pada

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. semu dan metode deskriptif. Untuk mendapatkan gambaran peningkatan

Experimental Design. Tjipto Juwono, Ph.D. March TJ (SU) Experimental Design March / 22

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. eksperimen. Tujuan penelitian yang menggunakan metode kuasi eksperimen

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Sugiyono (2008) mengemukakan mengenai metode penelitian pada

BAB III METODE PENELITIAN. metode kuantitatif. Penelitian ini dikatakan kuantitatif karena hasil penelitian

BAB III METODE PENELITIAN. Pada proses penelitian hendaknya dapat menentukan suatu metode

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

III. METODE PENELITIAN. Populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas X SMA Negeri 2 Metro pada

III. METODELOGI PENELITIAN. penelitian eksperimen dengan pendekatan komparatif. Sugiyono (2013: 107)

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen kuasi dan

BAB III METODE PENELITIAN. Untuk menyamakan persepsi terhadap variabel-variabel yang digunakan dalam

Learning berbasis Moodle sebagai media pembelajaran. : Tes akhir (posttest) dilakukan setelah digunakannya E-Learning

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian secara teratur dan sistematis, mulai dari tahap perencanaan,

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode Pre-eksperimen.

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan adalah Quasi Experimental dengan desain

UJI INSTRUMEN SOAL KOGNITIF

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen kuasi

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

III. METODE PENELITIAN. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII SMP Tamansiswa

METODOLOGI RISET. Rahmatina B. Herman. Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

III. METODOLOGI PENELITIAN. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMA Persada Bandar

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Campbell & Stanley dalam Arikunto (2006 : 84) mengelompokkan

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian yang dilakukan adalah bertujuan mengetahui efektivitas

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan sebagai penelitian lebih lanjut dari penelitian

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Berdasarkan tujuan yang hendak dicapai, maka penelitian ini menggunakan

BAB III METODE PENELITIAN. A. Desain Penelitian Eksperimen. Penelitian ini menggunakan eksperimen kuasi (quasi experimental design)

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan teknik permainan Pantomim untuk membantu siswa

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi eksperimen). Penelitian

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. 1. Model pembelajaran inkuiri terbimbing merupakan model pembelajaran yang

Validitas dalam Penelitian Eksperimental

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. 1. Pembelajaran resiprokal (RT) dalam penelitian ini digunakan sebagai

Analisis Varians. Liche/Statistik Lanjut-S2 F.Psi.UI/2008 1

BAB III METODE PENELITIAN. Beberapa istilah yang digunakan dalam penelitian ini, memiliki definisi

Rancangan kuasi eksperimen:

Jenis-Jenis dan Desain Rancangan Penelitian Eksperimen

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. 31 Banjaran-Bandung. Dengan alamat Jalan Pajagalan no.115 Banjaran-Bandung

BAB III METODE PENELITIAN. pada satu kelompok siswa (kelompok eksperimen) tanpa ada kelompok

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode adalah cara teratur untuk melaksanakan suatu pekerjaan agar

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. eksperimen semu (Quasi Experiment). Menurut Syaodih (2011:59), bahwa :

Modul ke: Psikometri. Analisis Item 2. Fakultas PSIKOLOGI. Maria Ulfah, M.Psi., Psikolog. Program Studi Psikologi.

METODE PENELITIAN. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Bandar

BAB III METODE PENELITIAN. 3.1 Metode Penelitian dan Desain Penelitian. mengumpulkan data penelitiannnya (Arikunto, 2006: 160).

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Metode yang

BAB III METODE PENELITIAN

Statistik Parametrik

BAB III METODE PENELITIAN. A. Tempat Dan Waktu Penelitian

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

Penelitian Eksperimental

III. METODE PENELITIAN. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X MA Negeri 1 Bandar Lampung

BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan dua

BAB III METODE PENELITIAN. Faktor yang dipelajari adalah kecemasan pada anak, hospitalisasi pada anak,

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian merupakan cara pemecahan masalah penelitian yang

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian adalah suatu proses mencari sesuatu secara sistematis dalam

Transkripsi:

Bab 8 DESAIN DUA LOMPOK Karakteristik Desain kelompok Kondisi pada semua kelompok dibuat setara kecuali VB. Dalam bentuk:. KK & : KK diberikan VB & KK tidak diberikan VB (ada tidak ada).. : setiap diberikan VB dgn variasi (kuantitas atau jenis). Tipe-tipe Desain Kelompok. Static Group Design. Non-Randomized Pretest-Posttest Control Group Design 3. Randomized Two-Group Design, Post Test Only 5. Randomized Pretest Postest Control Group Design 6. Analysis of Covariance Two Group Design Masih ada nama desain yg lain.

Keterangan O = pengukuran VT X = perlakuan R = randomisasi M = kontrol matching B = kontrol blocking Y = kontrol statistik. Static Group Design ( X O) ( O) = non-equivalent posttest only Desain yg membandingkan pengaruh dari variasi VB pada kelompok yg sudah ada/terbentuk sebelumnya (tanpa melakukan randomisasi). = quasi-eksperimen Tidak akan dibahas lebih lanjut. Non-Randomized Pretest-Posttest Posttest Control Group Design (O X O) (O3 O4) Ada pretest (pengukuran VT sebelum pemberian treatment). Desain yg membandingkan pengaruh dari variasi VB pada kelompok yg sudah ada/terbentuk sebelumnya (tanpa melakukan randomisasi). = quasi-eksperimen Tidak akan dibahas lebih lanjut

3. Randomized Two-Group Design, Post Test Only (R X O) (R O) Karakteristik eksperimen telah terpenuhi dgn melakukan randomisasi. Contoh: Pengaruh musik klasik terhadap kecepatan mengerjakan puzzle pada anak TK. Contoh Analisis Data 3. Randomized Two-Group Design, Post Test Only KK 78 9 75 0 87 83 70 96 75 95 73 93 63 07 7 98 Mean 74 95,63 t = M M SS SS + ( n )( n ) n n df = N - = 4, t kritis (-tail) =,76 = 6, 3 t-hitung > t-kritis perbedaan signifikan H 0 ditolak. Kesimpulan: Ada pengaruh musik klasik terhadap kecepatan anak TK dalam mengerjakan puzzle (RM X O) (RM O) Kontrol VS: matched & randomisasi INGAT! Matching hanya dilakukan pada VS yg berkorelasi tinggi dengan pengukuran VT & memiliki skor kontinu, misal: inteligensi. Contoh: pengaruh warna kata terhadap jumlah kata yg dapat diingat. variasi: warna merah & warna hitam VS: inteligensi (dapat diketahui skor setiap siswa) 3

Contoh Analisis Data No. Suby IQ 0 0 3 0 4 0 5 00 6 00 7 00 8 00 9 90 0 90 Matching t = No. IQ 0 3 0 6 00 7 00 0 90 M Σ D n ( n M No. KK IQ 0 4 0 5 00 8 00 9 90 ( Σ D ) n ) Contoh Analisis Data KK No. Skor No. Skor D D 8 0-4 3 6 4 9-3 9 6 5 5 6-7 8 6-4 6 0 9 5-3 9 Σ 3 36-3 39 Mean 4,6 7, df = n- = 5 t kritis (-tail) =,3 t-hitung = 5, t-hitung > t-kritis H0 ditolak Kesimpulan = Ada pengaruh warna kata terhadap ingatan 5. Randomized Pretest Postest PostestControl Group Design (R O X O) (R O3 O4) Teknik kontrol: Randomisasi & Konstansi Kelebihan: pretest Analisa statistik: t-test gain score (O-O & O4-O3) Bentuk desain ini mengontrol pengaruh retroactive history. 4

KK No. Sub Pre test Post test Gain Score No. Sub Pre test Post test Gain Score 9 96 4 6 93 9 96 98 7 95 5 3 94 97 3 8 99 08 9 4 98 0 3 9 97 0 3 5 94 98 4 0 96 4 8 Σ 6 80 Mean 3, 6 t-hitung: 5,76 signifikan, Ho ditolak. Kesimpulan: Ada pengaruh musik dangdut terhadap produktivitas karyawan. 3 6. Ancova two group design RY RY X O O Kontrol: kontrol statistik. Contoh: Perbedaan pengaruh metode pengenalan huruf terhadap jumlah huruf yang dapat diingat oleh siswa TK. variasi VB: metode bernyanyi & gambar menarik VS: inteligensi Contoh Analisis Data 6. Ancova two group design No. VT VS XY X Y 5 55 5 5 55 5 3 7 3 49 9 4 8 3 4 64 9 5 7 3 49 9 6 4 48 44 6 7 4 9 6 96 8 8 5 4 0 5 5 9 5 4 0 5 6 0 9 5 45 8 5 No. VT VS XY X Y 4 8 4 6 7 3 49 9 3 5 4 0 5 6 4 7 3 49 9 5 6 5 30 36 5 6 4 6 84 96 36 7 7 5 35 49 5 8 5 3 5 5 9 9 3 3 9 0 5 3 5 5 9 Σ 48 84 687.33 394 5

Contoh Analisis Data 6. Ancova two group design t = ( r ) r = M M SS + SS + ( n )( n ) n n NΣXY ( ΣX )( ΣY ) [ NΣX ( ΣX ) ][ NΣY ( ΣY) ] t = ( r ) x t-test = ( 0,44) x,04 =,5 tidak signifikan r = korelasi antara VT & VS X = skor VT Y = skor VS Ho diterima. Kesimpulan: Tidak ada pengaruh metode pengenalan huruf terhadap jumlah huruf yg dapat diingat oleh siswa TK. LEMAHAN desain klp. Meningkatkan validitas internal dgn lebih banyak metode mengontrol VS (dibandingkan desain klp).. Membentuk kondisi yg diperlukan untuk melakukan perbandingan. 3. Merupakan desain yg baik untuk penelitian eksplorasi & menentukan mana di antara variasi yg lebih besar dampaknya terhadap VT. 4. Mudah dilaksanakan & dianalisis secara statistik. LEMAHAN Desain Klp. Analisis statistiknya sederhana & terbatas.. Tidak memungkinkan untuk melakukan perbandingan > kelompok. 6