Bab 8 DESAIN DUA LOMPOK Karakteristik Desain kelompok Kondisi pada semua kelompok dibuat setara kecuali VB. Dalam bentuk:. KK & : KK diberikan VB & KK tidak diberikan VB (ada tidak ada).. : setiap diberikan VB dgn variasi (kuantitas atau jenis). Tipe-tipe Desain Kelompok. Static Group Design. Non-Randomized Pretest-Posttest Control Group Design 3. Randomized Two-Group Design, Post Test Only 5. Randomized Pretest Postest Control Group Design 6. Analysis of Covariance Two Group Design Masih ada nama desain yg lain.
Keterangan O = pengukuran VT X = perlakuan R = randomisasi M = kontrol matching B = kontrol blocking Y = kontrol statistik. Static Group Design ( X O) ( O) = non-equivalent posttest only Desain yg membandingkan pengaruh dari variasi VB pada kelompok yg sudah ada/terbentuk sebelumnya (tanpa melakukan randomisasi). = quasi-eksperimen Tidak akan dibahas lebih lanjut. Non-Randomized Pretest-Posttest Posttest Control Group Design (O X O) (O3 O4) Ada pretest (pengukuran VT sebelum pemberian treatment). Desain yg membandingkan pengaruh dari variasi VB pada kelompok yg sudah ada/terbentuk sebelumnya (tanpa melakukan randomisasi). = quasi-eksperimen Tidak akan dibahas lebih lanjut
3. Randomized Two-Group Design, Post Test Only (R X O) (R O) Karakteristik eksperimen telah terpenuhi dgn melakukan randomisasi. Contoh: Pengaruh musik klasik terhadap kecepatan mengerjakan puzzle pada anak TK. Contoh Analisis Data 3. Randomized Two-Group Design, Post Test Only KK 78 9 75 0 87 83 70 96 75 95 73 93 63 07 7 98 Mean 74 95,63 t = M M SS SS + ( n )( n ) n n df = N - = 4, t kritis (-tail) =,76 = 6, 3 t-hitung > t-kritis perbedaan signifikan H 0 ditolak. Kesimpulan: Ada pengaruh musik klasik terhadap kecepatan anak TK dalam mengerjakan puzzle (RM X O) (RM O) Kontrol VS: matched & randomisasi INGAT! Matching hanya dilakukan pada VS yg berkorelasi tinggi dengan pengukuran VT & memiliki skor kontinu, misal: inteligensi. Contoh: pengaruh warna kata terhadap jumlah kata yg dapat diingat. variasi: warna merah & warna hitam VS: inteligensi (dapat diketahui skor setiap siswa) 3
Contoh Analisis Data No. Suby IQ 0 0 3 0 4 0 5 00 6 00 7 00 8 00 9 90 0 90 Matching t = No. IQ 0 3 0 6 00 7 00 0 90 M Σ D n ( n M No. KK IQ 0 4 0 5 00 8 00 9 90 ( Σ D ) n ) Contoh Analisis Data KK No. Skor No. Skor D D 8 0-4 3 6 4 9-3 9 6 5 5 6-7 8 6-4 6 0 9 5-3 9 Σ 3 36-3 39 Mean 4,6 7, df = n- = 5 t kritis (-tail) =,3 t-hitung = 5, t-hitung > t-kritis H0 ditolak Kesimpulan = Ada pengaruh warna kata terhadap ingatan 5. Randomized Pretest Postest PostestControl Group Design (R O X O) (R O3 O4) Teknik kontrol: Randomisasi & Konstansi Kelebihan: pretest Analisa statistik: t-test gain score (O-O & O4-O3) Bentuk desain ini mengontrol pengaruh retroactive history. 4
KK No. Sub Pre test Post test Gain Score No. Sub Pre test Post test Gain Score 9 96 4 6 93 9 96 98 7 95 5 3 94 97 3 8 99 08 9 4 98 0 3 9 97 0 3 5 94 98 4 0 96 4 8 Σ 6 80 Mean 3, 6 t-hitung: 5,76 signifikan, Ho ditolak. Kesimpulan: Ada pengaruh musik dangdut terhadap produktivitas karyawan. 3 6. Ancova two group design RY RY X O O Kontrol: kontrol statistik. Contoh: Perbedaan pengaruh metode pengenalan huruf terhadap jumlah huruf yang dapat diingat oleh siswa TK. variasi VB: metode bernyanyi & gambar menarik VS: inteligensi Contoh Analisis Data 6. Ancova two group design No. VT VS XY X Y 5 55 5 5 55 5 3 7 3 49 9 4 8 3 4 64 9 5 7 3 49 9 6 4 48 44 6 7 4 9 6 96 8 8 5 4 0 5 5 9 5 4 0 5 6 0 9 5 45 8 5 No. VT VS XY X Y 4 8 4 6 7 3 49 9 3 5 4 0 5 6 4 7 3 49 9 5 6 5 30 36 5 6 4 6 84 96 36 7 7 5 35 49 5 8 5 3 5 5 9 9 3 3 9 0 5 3 5 5 9 Σ 48 84 687.33 394 5
Contoh Analisis Data 6. Ancova two group design t = ( r ) r = M M SS + SS + ( n )( n ) n n NΣXY ( ΣX )( ΣY ) [ NΣX ( ΣX ) ][ NΣY ( ΣY) ] t = ( r ) x t-test = ( 0,44) x,04 =,5 tidak signifikan r = korelasi antara VT & VS X = skor VT Y = skor VS Ho diterima. Kesimpulan: Tidak ada pengaruh metode pengenalan huruf terhadap jumlah huruf yg dapat diingat oleh siswa TK. LEMAHAN desain klp. Meningkatkan validitas internal dgn lebih banyak metode mengontrol VS (dibandingkan desain klp).. Membentuk kondisi yg diperlukan untuk melakukan perbandingan. 3. Merupakan desain yg baik untuk penelitian eksplorasi & menentukan mana di antara variasi yg lebih besar dampaknya terhadap VT. 4. Mudah dilaksanakan & dianalisis secara statistik. LEMAHAN Desain Klp. Analisis statistiknya sederhana & terbatas.. Tidak memungkinkan untuk melakukan perbandingan > kelompok. 6