Modul Pengenalan Pemrograman PHP

dokumen-dokumen yang mirip
Pengenalan Script. Definisi HTML

BAB 2 LANDASAN TEORI. Kata sistem berasal dari bahasa Yunani yaitu Systema yang mengandung arti kesatuan

Mahasiswa memahami Pengertian, fungsi, aplikasi untuk menjalankan JavaScript, cara menjalankan kode, cara memasukkan kode JavaScript ke dalam HTML

BAB 2 TINJAUAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI. di jaman sekarang, namun apakah Anda mengetahui sejarah nya itu?. Mungkin,

BAB 2 LANDASAN TEORI

MODUL 3 DASAR-DASAR PHP

BAB 2 LANDASAN TEORI. Web atau Situs dapat diartikan sebagai kumpulan halaman-halaman yang digunakan

PERTEMUAN KE 1 PENGENALAN DASAR PHP

BAB 2 LANDASAN TEORI. Sitem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai tujuan. keluaran. Berikut gambaran umum sebuah sistem.

Panduan Web Desain Menggunakan Editor Macromedia Dreamweaver 8

BAB 2 LANDASAN TEORI

Advantages. Keunggulan :

BAB II LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI. berkembang sejalan dengan perkembangan teknologi informasi. Contoh aplikasi

No HP :

Membuat JSP dan Servlet Sederhana

BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG CONTOH KASUS. Diktat Mata Kuliah Aplikasi Teknologi Online Oleh : Andri Heryandi

: MODUL 1 BASIC PHP

PERTEMUAN 1. Kompetensi Dasar : Menjelaskan konsep dasar dan teknologi Webpage

PENGANTAR KOMPUTER DAN TI 2C

Triswansyah Yuliano

MEMANFAATKAN CASCADING STYLE SHEET UNTUK MEMPERINDAH TAMPILAN WEB

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. : Multi sistem operasi, bisa Windows, Linux, Mac OS, maupun Solaris

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

: 1. No HP :

MODUL 1 PENGENALAN HTML

E-trik Ajax. Database MySQL. Dedi Alnas

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI

HTML 5. Geolocation Web SQL Database, media penyimpanan database lokal

BAB 2 LANDASAN TEORI. 2.1 Sekilas Tentang Sistem Ujian Konevensional

PRAKTIKUM SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Pemrograman Web Week 2. Team Teaching

BAB III LANDASAN TEORI. Pengertian sistem menurut Jogianto (2005 : 2) mengemukakan

Membuat Plugin Wordpress Sederhana

Interactive Broadcasting

TUTORIAL MEMBUAT PROGRAM KALKULATOR DENGAN OOP PHP

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA

STMIK DIKTAT SINGKAT MACROMEDIA DREAMWEAVER 8 SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER TASIKMALAYA.

Gambar 1.1 Desain halaman web

BAB 2 LANDASAN TEORI. saling berinteraksi / bekerja sama membentuk suatu sistem kerja. Komputer berfungsi. Beberapa komponen komputer yaitu :

Mengenal Pemrograman Web Dengan JSP

BAB 2 LANDASAN TEORI. Computer Based Information System (CBIS) atau yang dalam Bahasa Indonesia disebut juga

BAB 5 MEMAHAMI METHOD GET DAN POST PADA PHP

Pengertian Situs / Web

TUGAS III PEMROGRAMAN BERBASIS WEB ARTIKEL JAVASCRIPT

Mengenal PHP dan Web Server

Teknologi Aplikasi Web Server. Pemrograman Web Dinamis ; RPL XI-1 Guru Mapel : Hendri Winarto, S.T.

Bahasa Pemrograman Untuk Pembuatan Web

DESAIN WEB STATIS DAN HTML. Dahlan Abdullah Website :

BAB 2 LANDASAN TEORI. Komputer berasal dari bahasa inggris, to compute yang artinya menghitung. Jadi,

BAB 2 LANDASAN TEORI. Istilah sistem berasal dari bahasa Yunani yaitu systema yang mengandung arti kesatuan

BAB 2 LANDASAN TEORI

HTML. Hypertext Markup Language. Pemrograman Web 1. Genap

Mengenal dan Mengedit HTML

BAB 2 LANDASAN TEORI. Internet adalah jaringan luas dari komputer, yang lazim disebut dengan worldwide

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Suatu sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling

LAPORAN RESMI PRAKTIKUM PEMROGRAMAN WEB PHP INTRODUCTION

M.K. Pemrograman Web (AK ) Konsep Pemrograman Web

Pemrograman Web. Pertemuan Ke-8 dan 9 Server Side Scripting. Server Side Scripting 1

Web Programming (WP) m telp : Rolly Yesputra

BAB 2 LANDASAN TEORI

Pendahuluan. Pemrograman Internet Ahmad Zainudin, S.ST, M.T

BAB III LANDASAN TEORI. (customer complaints) adalah umpan balik (feedback) dari pelanggan yang. dapat dilakukan secara tertulis atau secara lisan.

BAB 2 LANDASAN TEORI. tujuan tertentu. Sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu, yaitu:

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

MODUL 7 SESSION DAN USER AUTHENTICATION

1. Sejarah Javascript

MODUL PEMOGRAMAN WEB II STMIK IM BANDUNG MODUL PEMOGRAMAN WEB II. Oleh: CHALIFA CHAZAR. Chalifa Chazar edu.script.id

Pemrograman Web Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri

Sistem Informasi Manajemen Aset Berbasis Intranet

BAB 2. Membuat Halaman Web Sederhana. Materi

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB III PERANCANGAN APLIKASI

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

Perancangan & Pemprograman WEB

Dasar PHP. Wiratmoko Yuwono

MODUL 6 SESSION DAN USER AUTHENTICATION

BAB 2 LANDASAN TEORI. disebut HTML (HyperText Markup Langauge). Pada perkembangan berikutnya,

Cara Mudah Koneksi Php Dan Mysql Dengan Database

BAB 2 LANDASAN TEORI. Kata komputer berasal dari Bahasa inggris yaitu to compute yang artinya menghitung. Bila

PHP (1) Topik. Intro. Pemrograman Internet. Sekilas tentang PHP 06/11/2012

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Website merupakan kumpulan dari halaman halaman yang berhubungan dengan

MODUL 8 Insert, Update, & delete

BAB II LANDASAN TEORI. suatu maksud tertentu adalah bagian dari suatu sistem, yang mana sistem

Pemrograman Web BAB I Pendahuluan

Modul 1 : Fungsi dalam PHP

Teknik Informatika S1

BAB II LANDASAN TEORI

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. memerlukan Jaringan Internet. Namun Tentu saja filenya berada di komputer

BAB II Landasan Teori 2.1 Kajian Pustaka

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB 1 PENDAHULUAN. berbentuk buku dan kartu-kartu yang berisi data-data buku. Sistem ini sudah dianggap

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Bondan Muliawan Mengenal ASP

BAB III LANDASAN TEORI

Transkripsi:

Modul Pengenalan Pemrograman PHP Oleh: Aep Artikel ini ditujukan bagi yang ingin mengenal atau ingin mecoba belajar dasar pemrograman php murni, semoga dapat membantu dalam mengenal dan belajar pemrograman php, atau setidaknya memberi gambaran apa dan bagaimana pemrograman php itu. Pengertian Dasar PHP PHP merupakan Bahasa Perograman untuk Web, PHP berasal dari kata Personal Home Page Tools. PHP juga termasuk Bahasa Pemrograman berbasis Server (server-side scripting language), dimana dapat di masukan ke dalam HTML atau digunakan sebagai php itu sendiri. PHP sangat mudah untuk mempelajarinya, dibandingkan dengan Java Server Pages atau V-based CGI, PHP tidak memerlukan pengertian yang terlalu dalam untuk memahami bahasa pemrogramannya dan dalam koneksi ke database. Contoh tipe PHP #1 -> HTML-embeddedness PHP dapat disisipkan ke dalam HTML. Dengan kata lain halaman PHP merupakan halaman HTML yang disisipkan menjadi model PHP <TITLE>Contoh.com Selamat Datang</TITLE> <BODY> <p>halo, // Kita sekarang masuk ke mode PHP. // Sebagai ganti variabel statis, tiga baris berikutnya; // Bisa dengan mudah menjadi panggilan ke database atau bahkan cookie; // atau variabel yang berasal dari formulir. $firstname = 'Betmen'; $lastname = 'Kasarung'; $title = 'Tn.'; echo "$title $lastname"; // Baiklah, kita akan kembali ke HTML sekarang.. Kami tahu siapa Anda! Nama pertama Anda adalah echo $firstname;.</p> <p> Anda mengunjungi situs kami pada echo date('y-m-d H: --i:s'); </p> <p> Berikut ini adalah link ke halaman manajemen akun Anda: <A HREF="http://www.contoh.com/akun/ echo

</BODY> "$firstname$lastname"; /">Halaman Manajemen Akun echo $firstname; </A></p> simpan dengan nama selamatdatang.php Contoh tipe PHP #2 -> non HTML-embeddedness PHP bukan sebagai sisipan dalam HTML. Akan tetapi HTML berada dalam model PHP. echo '<TITLE>Contoh.com Selamat Datang</TITLE>'; echo '<BODY>'; echo '<p>halo,'; $firstname = 'Betmen'; $lastname = 'Kasarung'; $title = 'Tn.'; echo $title.' '. $lastname. 'Kami tahu siapa Anda! Nama pertama Anda adalah'. $firstname. '</p>'; echo '<p>anda mengunjungi situs kami pada'. date('y-m-d H: --i:s'). '</p>'; echo '<p>berikut ini adalah link ke halaman manajemen akun Anda: <a href="http://www.contoh.com/akun/'.$firstname.$lastname.'">halaman Manajemen Akun '. $firstname.'</a></p>'; echo '</BODY>'; Ketika client memanggil halaman ini, Web server memprosesnya, melakukan pencarian bagian dari PHP mulai dari awal hingga akhir teks di halaman tersebut. Yang kemudian akan muncul hasilnya. Dalam satu kasus, parser akan akan mendaftarkan semua variable(ditandai dengan awalan tanda dollar - $) dan nantinya akan dibaca oleh perintah PHP (dalam kasus ini, fungsi echo) jika semua berjalan lancar, server akan mengembalikan ke bentuk normal HTML di halaman Browser client, seprti digambarkan pada Gambar 1-1 Gambar 1-1: Hasil proses halaman PHP Jika anda melihat source code melalui browser client (pilih menu View, kemudian sorot Source, atau klik kanan pada halaman yang aktif kemudian sorot View Source), maka akan terlihat seperti dibawah ini: <TITLE>Contoh.com Selamat Datang</TITLE>

<BODY> <p>halo, Tn. Kasarung. Kami tahu siapa Anda! Nama pertama Anda adalah Betmen.</p> <p> Anda mengunjungi situs kami pada 2014-06-06 05: --48:29</p> <p> Berikut ini adalah link ke halaman manajemen akun Anda: <A HREF="http://www.contoh.com/akun/BetmenKasarung/">Halaman Manajemen Akun Betmen</A></p> </BODY> deretan kode diatas akan sama persis jika menulisnya dengan HTML biasa. HTML-embeddedness dari PHP memiliki banyak manfaatnya seperti; PHP dapat dengan cepat menambahkan kode dengan editor teks apapun secara WYSIWYG PHP menyatukan dirinya baik antara design dan skrip/coding Setiap baris HTML tidak perlu dituliskan berulang dalam bahasa pemrograman PHP dapat menurunkan budget/biaya serta mengefisienkan proses pembelajaran dan mudah digunakan. Editor/Alat untuk membangun PHP Saat ini telah banyak alat untuk membangun PHP, seperti dari Netbeans, Dreamweaver, PHPEditor, dan banyak lagi. Berhati-hatilan dalam menggunakan FrontPages sebagai editor PHP, karena masih terdapat masalah untuk kebanyakan pengguna, anda harus melakukan enable (dengan memilih pilihan pada file php.ini) dan gunakan tags ASP-style, atau gunakan Javascript-style <SCRIPT> secara konsisten. Menambahkan PHP kedalam HTML Tag-Tag PHP Tag yang sangat efektif dan dikenal secara universal adalah tag style: jika menggunakan style ini, maka dapat dipastikan tag akan berjalan dengan baik dan benar dijalankan. Atau bila menggunakan style singkat dapat menggunakan tag style <? (catatan tag style <? tidak berlaku untuk php versi baru) Halo Semua Sekarang kita siap untuk menuliskan program PHP. Buka file baru pada editor pilihan anda, lakukan dengan memilih menu file dan sorot new. Tuliskan koding dibawah ini; <HTML> <TITLE>Programan pertama PHP Saya </TITLE> <BODY>

print("halo, Apa kabar Dunia<br><br>\n"); phpinfo(); </BODY> jika tidak muncul output seperti gambar 1-2, maka terdapat masalah dalam penginstallan server PHP maupun dalam melakukan konfigurasi, pastikan instalasi telah berjalan sukses. Keluar dan masuk dari mode PHP Dalam pemberian skrip PHP, dapat dilakukan baik dalam mode PHP atau diluar dari HTML. Pada kondisi tersebut semua merupakan perintah/tag PHP, seluruh bagian diluar itu merupakan HTML murni. Sebagai contoh; $id = 1; <FORM METHOD="POST" ACTION="registrasi.php"> <P>First name: <input type="text" name="firstname" SIZE="20"> <P>Last name: <input type="text" name="lastname" SIZE="20"> <P>Tingkatan: <input type="text" name="rank" SIZE="10"> <input TYPE="hidden" name="serial_number" VALUE=" echo $id; "> <input type="submit" value="kirim"> </FORM> File Include (Including files) Dengan cara lain dapat dilakukan penambahan HTML ke dalam mode PHP dengan menyimpan sebagai file terpisah dan memanggilnya menggunakan fungsi include PHP. Terdapat empat fungsi include; include( /filepath/filename ) require( /filepath/filename ) include_once( /filepath/filename ) require_once( /filepath/filename ) perbedaan antara include( ) / require( ) dan include_once( ) / require_once( ) adalah jika menggunakan include_once( ) / require_once( ) maka file yang disisipkan/include hanya berlaku satu kali saja per skrip PHP dan penggunaan include( ) / require( ) berlaku selama script aktif/halaman PHP aktif maka sisipan/include file tersebut akan terus dibaca.

Contoh sederhana penggunaan fungsi include PHP adalah untuk menambahkan header dan footer sebuah halaman PHP. Contoh sederhana dari penambahan file header dengan nama file header.inc sebagai berikut; <TITLE>Judul Halaman</TITLE> <BODY> begitu pula contoh untuk file footer dengan nama file footer.inc sebagai berikut; <P>Copyright 2012-2014</P> </BODY> keduanya dipanggil dalam halaman PHP dengan cara berikut; require_once($_server['document_root'].'/header.inc'); $id = 1; <FORM METHOD="POST" ACTION="registrasi.php"> <P>First name: <input type="text" name="firstname" SIZE="20"> <P>Last name: <input type="text" name="lastname" SIZE="20"> <P>Tingkatan: <input type="text" name="rank" SIZE="10"> <input TYPE="HIDDEN" name="serial number" VALUE=" echo $id; "> <input type="submit" value="kirim"> </FORM> require_once($_server['document_root'].'/footer.inc'); dan hasilnya akan seperti gambar dibawah ini

Tentang Penulis Aep Memperluas pengetahuan saya dan pengalaman dalam Komunikasi Data, Sistem Administrasi, Programming, Pemrograman Web, Web Design, dan Sistem Manajemen Database