Format : <path>_spasi_<keywords> Contoh : 0/2/5 A,Ab,Abs

dokumen-dokumen yang mirip
3.1 Ganesha Digital Library

PENGEMBANGAN DYNAMIC FOLKSONOMY STUDI KASUS : GANESHA DIGITAL LIBRARY 4.2

DAFTAR PUSTAKA. [OAI06] Open Archive Initiative Protocol for Metadata Harvesting versi 2.0,

BAB II LANDASAN TEORI

3.1 APLIKASI YANG DITANGANI OLEH CODE GENERATOR

IMPLEMENTASI STRUKTUR POHON SEBAGAI KOMPONEN DI BERBAGAI PLATFORM

BAB 1 PENDAHULUAN. Dalam pengembangan perangkat lunak, tim developer membangun cetak

ABSTRAK. Keywords : Data Mining, Filter, Data Pre-Processing, Association, Classification, Deskriptif, Prediktif, Data Mahasiswa.

Untuk mendukung tugas akhir ini, diperlukan beberapa pengetahuan mendasar yang perlu diketahui. Pengetahuan mendasar tersebut meliputi :

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

PENERAPAN JAVA SERVER FACES UNTUK DESIGN PATTERN WEB

BAB IV ANALISIS, PERANCANGAN, DAN IMPLEMENTASI PERANGKAT LUNAK

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB III LANDASAN TEORI

TEKNIK DOCUMENT OBJECT MODEL (DOM) UNTUK MANIPULASI DOKUMEN XML. Kusnawi ABSTRACT

BAB I PENDAHULUAN. menggunakan beberapa komputer yang terhubung dalam Local Area Network

PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah BAB I

PEMROGRAMAN PHP DASAR

BAB 1 PENDAHULUAN. yang sangat cepat, tepat dan akurat sangat penting. Berbagai macam instansi atau

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

BAB III METODE PENELITIAN Langkah-Langkah Penelitian Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dibangun merupakan sistem

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

3.1 Metode Pengumpulan Data

Bab 2 Tinjauan Pustaka

A. Model Desain Perangkat Lunak

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Suara merupakan salah satu media komunikasi yang paling sering dan

LANDASAN TEORI. yang sudah ada untuk mencapai tujuan yang dimaksud. Pada umumnya sistem diartikan sebagai sekumpulan unsur atau elemen yang

BAB I PERSYARATAN PRODUK

TONI CANDRA KUNCORO RANCANG BANGUN JEJARING SOSIAL UNTUK INTERAKSI ANTAR PECINTA BATIK BERBASIS YII FRAMEWORK

BAB III METODOLOGI 3.1. Prosedur Penelitian Identifikasi Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB II. 2.1 Model Data High Level Data Model (Conceptual Data Model)

BAB 3 Landasan Teori

BAB 1 PENDAHULUAN. Teknologi informasi pada saat ini telah berkembang sangat pesat sehingga

Membuat Toko Online dengan Teknik OOP, MVC, dan AJAX

Analisis Arsitektur Aplikasi Web Menggunakan Model View Controller (MVC) pada Framework Java Server Faces

PENJURIAN ONLINE BERBASIS WEB SERVICE

Jurnal Ilmiah d ComPutarE Volume 2 Juni 2012

BAB I PENDAHULUAN. Badan Pusat Statistik ( BPS ) Provinsi Kepulauan riau adalah salah satu

BAB II LANDASAN TEORI Konsep Dasar Membangun Aplikasi Berbasis Web

UKDW BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

aplikasi dalam kerja praktek ini dengan judul SISTEM INFORMASI SURAT MASUK DAN SURAT KELUAR KANTOR SATUAN KERJA

Definisi Semantic Web

Perbandingan Pencarian Algoritma Hash Table Terhadap Algoritma Sequential Search pada Aplikasi Point of Sale berbasis C#

PENDAHULUAN. Alif Finandhita, S.Kom

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Teknologi informasi pada saat ini telah berkembang sangat pesat sehingga mempunyai

BAB II LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN. akurat akan sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga informasi

BAB III ANALISIS. 3.1 Analisis Model Business Process Outsourcing

BAB 2 LANDASAN TEORI. Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa Latin Computare yang berarti

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI. bidang media komunikasi dan informasi. Internet adalah suatu jaringan komputer

APLIKASI SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT BERBASIS WEB PADA SUB-SISTEM FARMASI MENGGUNAKAN FRAMEWORK PRADO

BAB I PENDAHULUAN. yang mungkin masih belum mengetahui bagaimana kegunaan teknologi

BAB 1 PENDAHULUAN. Teknologi informasi pada saat ini telah berkembang sangat pesat sehingga mempunyai

BAB II LANDASAN TEORI. Dalam pembangunan suatu sistem informasi, terdapat dua kelompok

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah 1.2 Perumusan Masalah

Object-Oriented Programming Sederhana Dengan PHP

BAB 3 LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

1. Pendahuluan 1.1 Latar belakang

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

SPESIFIKASI KEBUTUHAN PERANGKAT LUNAK NAMA SISTEM

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.4 Latar Belakang. Dalam kondisi administrasi Dinas Komunikasi dan Informatika sekarang sangat

BAB IV HASIL DAN UJICOBA. Penerapan Data Mining Market Basket Analysis Terhadap Data Penjualan Produk

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Berikut adalah gambaran desain penelitian pengklasifikasian konsumen

BAB III PERANCANGAN. aplikasi pencarian judul buku terdiri dari perangkat keras (hardware) dan perangkat

BAB I PENDAHULUAN. Dari tahun ke tahun sudah tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi informasi

BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN

PENDAHULUAN. A. Berorientasi Objek. 1. Karakteristik dari Objek

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. tempat sanggar seni mayang sari di bandung dimana terletak di jalan Moch Toha

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI

BAB 1 PENDAHULUAN. pesat. Hampir semua perusahaan baik yang berskala kecil hingga besar telah

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Review Rekayasa Perangkat Lunak. Nisa ul Hafidhoh

Transkripsi:

BAB IV PERANCANGAN Bab ini akan membahas perancangan perangkat lunak yang akan dikembangkan untuk membangun dynamic folksonomy. Pembahasan meliputi perancangan mekanisme kerja sistem baru, perancangan kelas, serta perancangan keluaran dari folksonomy generator. 4.1 Perancangan Mekanisme Kerja Sistem Baru Sistem baru dari modul folksonomy terutama pada folksonomy generator berusaha memanfaatkan informasi path untuk menerapkan metode folksonomy pada metadata yang telah tersusun secara taxonomy. Informasi ini untuk mendapatkan domain yang dinamis sesuai dengan current view-nya. Terdapat 5 proses utama pada sistem baru yakni : A. Parsing Proses ini berada pada layer 1 subsistem generator. Proses ini melakukan parsing atas metadata yang disimpan pada database untuk diambil daftar keywordnya. Layer 1 dikembangkan dengan menggunakan PHP. B. Dataset Dataset merupakan proses menyimpan daftar keyword berserta informasi path pada file. Dataset ini akan mengurangi pemanfaatan database yang mana pada generasi pertama, informasi keyword dari metadata disimpan pada database. Proses dataset berada pada layer 1 subsistem generator. Informasi pada dataset adalah sebagai berikut : Format : <path>_spasi_<keywords> Contoh : 0/2/5 A,Ab,Abs C. Parsing Proses ini merupakan proses membaca informasi pada dataset. Informasi pada dataset akan disusun menjadi struktur data pohon. Proses ini cukup dilakukan sekali sehingga harus dipastikan bahwa hanya ada satu instance yang eksis. Dengan cukup satu instance yang eksis menyebabkan proses membaca dataset hanya dilakukan sekali atau apabila proses rebuilding struktur data diaktifkan. IV 1

IV 2 D. Fetch Popular Keyword Proses ini mengambil daftar keyword populer dengan melakukan request terhadap subsistem generator. Request dari subsistem presentasi akan ditangani oleh subsistem generator khususnya pada layer 2 untuk menerapkan folksonomy sesuai dengan domain current view yang diberikan oleh subsistem presentasi. Output dari layer 2 subsistem generator berupa XML. Output berformat XML akan memudahkan subsistem presentasi dalam mengolah data yang dihasilkan oleh layer 2 subsistem generator. Pada perangkat lunak ini, pohon tag untuk menghasilkan popular keyword akan disimpan pada memori komputer. Untuk itu, kebutuhan memori akan semakin meningkat seiring dengan semakin besarnya data pada pohon tag. E. Tag Cloud Tag cloud merupakan representasi dari daftar keyword yang populer sebagai wujud dari metode klasifikasi folksonomy. Gambar IV-1. Mekanisme kerja sistem baru

IV 3 4.2 Perancangan Perangkat lunak ini dibangun dengan memakai pendekatan object oriented programming. Berikut ini keterhubungan antar kelas untuk membangun folksonomy generator. Gambar IV-2. Hubungan keterkaitan antar kelas. dari masing-masing kelas terdapat pada tabel berikut : FolksonomyManagerImpl ini untuk memenuhi spesifikasi bahwa hanya satu instance saja yang eksis pada saat runtime. ini aman dari multithreading karena tidak ada property internal dari kelas ini yang berubah. ini hanya memberikan initialisasi apabila FolksonomyManager instance belum eksis.

IV 4 DefaultFolksonomyManager ini mengimplementasikan method yang ada pada FolksonomyManager. DefaultFolksonomyManager merupakan kelas yang menangani proses bisnis dari folksonomy generator. ini tidak aman dari proses multithreading. Terdapat method yang mengubah property internal sehingga untuk proses pengubahan property internal harus diyakinkan bahwa hanya satu thread yang berhak mengakses property tersebut. nodetree yang merepresentasikan node tree. ini berisi informasi nomor node dan informasi keyword yang berada pada node tersebut serta frekuensinya. ini tidak aman terhadap multithreading. Apabila terdapat perubahan property internal dari sebuah node maka harus diyakinkan bahwa tidak ada proses lain yang mengakses kelas ini. Interface FolksonomyManager Interface ini merepresentasikan mekanisme umum yang digunakan pada folksonomy generator. Keamanan dari method yang didefinisikan oleh interface ini terhadap multithreading tergantung dari bagaimana method ini dimplementasikan. ListTag ini berisi informasi keyword yang merupakan keyword popular pada satu group. ini tidak aman terhadap multithreading. Hal ini disebabkan karena ada perubahan property internal. Cellist

IV 5 ini berisi informasi tagging dan disusun terurut berdasarkan frekuensinya. ini tidak aman terhadap multithreading. Hal ini disebabkan karena ada perubahan property internal. Pool ini merupakan IV-5kontainer untuk melakukkan pengelompokan berdasarkan huruf awal literal keyword. ini tidak aman dari multithreading. Penanganan multithreading perlu diterapkan karena terdapat mekanisme perubahan property internal. FolksonomyHelper ini berisi method yang umum dipakai. Pemisahan mekanisme yang umum dipakai untuk mengurangi coding yang redundant. ini aman dari multithreading karena tidak memiliki property internal. Tabel IV-1.. 4.3 Perancangan Keluaran Folksonomy Generator Untuk memudahkan dalam mengolah hasil output dari folksonomy generator menjadi input dari subsistem presentasi, maka keluaran dari folksonomy generator memakai format XML. Format XML digunakan sebagai output folksonomy generator karena GDL v4.2 memiliki modul parsing XML. Berikut ini rancangan dari output folksonomy generator.

Gambar IV-3. Rancangan output dari folksonomy generator. IV 6