Beberapa contoh negatif lingkungan sungai Eksternlitas sampah di pantai Akibat penambangan kebisingan Fenomena : adalah fenomena yang pervasif (selalu terjadi di mana-mana) Fenomena ini terjadi karena tindakan satu pihak tidak memperhitungkan akibatnya pada pihak lain. Eskternalitas terjadi manakala melibatkan barang publik seperti udara, gelombang suara, jalan raya, air, dsb.. anda bicara dgn hp di ruang rapat, merokok di non smoking area, kemacetan di jalan raya, kebisingan, polus, dlsb adalah contoh nyata eksternalitas yang dialamai sehari-hari Mengapa terjadi? 1. Jika aktifitas melibatkan barang publik (merokok menimbulkan eksternalitas karena menggunakan udara yang sama) 2. Jika hak pemilikan tidak terdefinisikan dengan jelas (misalnya, jalan raya, gelombang suara, laut,) 3. Jadi eksternalitas terjadi manakala seseorang dipengaruhi (affected) oleh tindakan pihak lain tanpa seseorang tersebut terlibat langsung dengan aktifitas yang dijalankan 4. Pasar gagal berfungsi karena tidak mengoreksi biaya yang ditimbulkan (kalau pasar berfungsi mestinya anda mendapat kompensasi jika terkena asap rokok dari perokok di dekat anda) 1
Barang Publik dan Barang publik seperti udara, jalan, air, adalah contoh barang publik yang memiliki sifat dominan antara lain: Non-rivalry (tidak ada ketersaingan dalam mengkonsumsi, misalnya udara, sinar matahari, lampu penerangan jalan) Non-excludable (tidak ada larangan untuk mengkonsumsi barang yang sama, misal pemandangan, air sungai, siaran TV/radio) Kedua sifat ini sering menyebabkan over-konsumsi terhadap barang publik oleh satu pihak terhadap pihak lain timbulnya eksternalitas Paradox Public good Semua mau enaknya, tapi tidak ada yang mau berusaha E.g: Jika jalan raya lancar, semua ingin menikmatinya, tapi sedikit yang mau berusaha tertib di jalan raya. Why? Jalan raya public good Keamanan adalah public good: Kalau negara aman, semua bisa menikmatinya, namun sedikit yang mau berusaha untuk membuat negara ini aman. Membangun dam di daerah yang rawan banjir menguntungkan semua pihak, namun sedikit yang mau memberikan kontribusi dana untuk membangun. Tidak aneh kemudian jika penyediaan public good seperti jalan, dam, keamanan dlsb harus disediakan oleh pemerintah Basic Tipology Externalities Tipologi lanjutan eksternalitas produksi Konsumsi Pecuniary Private Public Produksi positif (EPP) Pendidikan gratis Penelitian Produksi Negatif (EPN) Pencemaran sungai Polusi udara Konsumsi Positif (EKP) Vaksinasi terhadap penyakit menular Konsumsi Negatif (EKN) Asap rokok Musik yang mengganggu Terjadi karena perubahan harga input atau ouput dalam kegiatan ekonomi Beberapa individu bahkan bilateral tanpa limpahan ke pihak lain Kuantitas tetap namun kualitas menurun 2
Pengertian Ekternalitas (1) Pengertian Ekternalitas (2) Apabila suatu kegiatan produksi atau konsumsi mengganggu orang lain, maka kegiatan tersebut telah menimbulkan eksternalitas. Istilah mengganggu bisa dalam arti positif atau negatif (eksternalitas positif atau eksternalitas negatif) terutama yang menyangkut penggunaan sumberdaya alam dan lingkungan Produksi atau konsumsi yang tidak mengganggu orang lain, ditunjukkan oleh harga pasar yang tidak distorsi, dimana pengorbanan atau keuntungan semua pihak termasuk dalam harga pasar. Rp MPC (Marginal Private Cost) Pengertian Ekternalitas (3) MPB (Marginal Private Benefit) Gambar diatas menunjukkan tidak terjadi eksternalitas, semua keuntungan dan biaya diterima oleh pribadipribadi yang terlibat. Tidak ada terjadi social cost atau social benefit diluar pribadi-pribadi yang terlibat. q Produksi atau konsumsi yang mengganggu orang lain dan tidak memasukkan biaya atau keuntungan dari gangguan ke dalam harga pasar: inilah yang disebut dengan eksternalitas 3
Positif Suatu peternakan sapi berada disebelah perkebunan jengkol. Kotoran sapi menjadi pupuk gratis untuk perkebunan jengkol sehingga produksi jengkol meningkat. Rp Kurva Positif MPC (Marginal Private Cost) Contoh diatas menunjukkan terjadinya eksternalitas positif. Hal ini dapat dilihat pada kurva dimana terjadinya peningkatan social benefit dengan bergesernya kurva marginal social benefit ke kanan MPB (Marginal Private Benefit) MSB (Marginal Social Benefit) q negatif Kurva Negatif Sebuah pabrik sabun membuang limbahnya ke sebuah sungai dan menyebabkan penyakit gatal-gatal pada penduduk di hilir sungai sehingga penduduk terpaksa mengeluarkan biaya untuk membeli obat gatal atau tidak jadi mandi di sungai tapi di hotel terdekat (tambah biaya) Rp MSC (Marginal Social Cost) MPC (Marginal Private Cost) Contoh diatas menunjukkan terjadinya eksternalitas negatif. Hal ini dapat dilihat pada kurva dimana terjadinya peningkatan social cost dengan bergesernya kurva marginal social cost ke kiri MPB (Marginal Private Benefit) q 4
Kondisi terjadinya eksternalitas negatif Aktifitas satu pihak menyebabkan hilang atau berkurangnya kesejahteraan pihak lain Hilangnya kesejahteraan (loss of welfare) tersebut tidak dikompensasi Koreksi terhadap eksternalitas: Pigouvian Tax Pigouvian Tax Meski penyelesaian eksternalitas dengan pajak sudah dilakukan sejak zaman Romawi, nama Pigou digunakan secara formal untuk koreksi ekonomi dengan menggunakan pajak Prinsipnya bahwa mereka yang menyebabkan eksternalitas harus membayar (pajak) untuk mengkompensasi yang terkena eksternalitas C. Pigou Box 1. The story about externality from the Ancient Rome Roma di zaman kaisar Vespasian (69 to 79 AD) mengalami eksternalitas dalam bentuk bau air kencing dari penduduknya yang kencing sembarangan di jalan. Vespasian kemudian menyelesaikan eksternalitas ini dengan cara membuat booth tempat kencing dengan membayar pajak Meski kesulitan menentukan pajak yang tepat untuk air kencing (berdasarkan volume? Aliran?, warna air seni?, frekwensi kencing?...) namun uang yang terkumpul cukup banyak dan mampu mengurangi eksternalitas bau di jalan-jalan di kota Roma Vespasian Roman Empire Koreksi dari kasus vespasian : Menciptakan Pasar Prinsip menjual hak eksternalitas (hak pencemaran) kepada produsen pencemaran Tujuan: mengurangi tingkat eksternal seminimal mungkin dan secara bersamaan memperoleh kompensasi Dengan adanya pasar yang bekerja melalui llitransaksi hak jual pencemaran akan memberikan sinyal kepada produsen tentang biaya sosial dari eksternalitas yang ditimbulkan 5
Box 2. Pollution Right untuk Minyak Perusahaan minyak di Ohio (Standard Oil of Ohio atau Sohio) telah lama ingin memperoleh izin membangun pipa untuk refinery minyak Satu-satunya cara izin ini diperoleh adalah dengan membeli pollution right khususnya untuk hidro carbon dan sulfur dioksida Mereka membeli hak eksternalitas ini sebesar kurang lebih US$ 90 juta Kebakaran tanker minyak di pesisir Koreksi pollution right: Internalisasi Prinsip: menjadikan eksternalitas menjadi bagian kegiatan (internalisasi) i) dari produsen eksternalitas sehingga dia akan mempertimbangkan biaya eksternalitas yang ditimbulkan Tujuan: Mengurangi eksternalitas langsung dari sumbernya Outcomes: akan diproduksi seminimum mungkin sesuai dengan biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi barang dan jasa yang menimbulkan eksternalitas Jika anda perokok, anda bisa melakukan internalisasi asap rokok anda dengan cara menanggung semua biaya pengobatan akibat sakit karena asap rokok. Koreksi melalui Hak Pemilikan Koreksi melalui Subsidi Prinsip: Karena eksternalitas terjadi akibat lemahnya hak pemilikan, maka memberikan hak pemilikan yang jelas akan menghilangkan eksternalitas Tujuan: Dengan adanya hak pemilikan si penerima eksternalitas bisa menuntut claim atas kerusakan yang terjadi. Jadi pasar di sini berfungsi dengan baik Outcomes: Zero externality atau kompensasi atas biaya sosial il yang timbul Practicality: Kompleks dan memerlukan negosiasi yang panjang (contoh penutupan jalan toll JORR oleh warga pemilik lahan) Prinsip: Memberikan insentif kepada generator eksternalitas, khususnya industri, untuk menggunakan teknologi yang ramah lingkungan misalnya sehingga tidak menimbulkan eksternalitas (pencemaran) Subsidi prinsipnya kebalikan dari pajak Tujuan: Mengurangi eksternalitas melalui reward system (insentif) Ot Outcomes: yang minimum ii dengan tk teknologi yang ramah Practicality: Subsidy cenderung memanjakan industri dan bisa disalah gunakan (digunakan untuk keperluan lain yang tidak sesuai dengan tujuan pengurangan eksternalitas) 6
7