CONTOH PENDSTRIBUSIAN HARDWARE

dokumen-dokumen yang mirip
SISTEM OPERASI TERDISTRIBUSI

KOMUNIKASI PENGANTAR DATA TERDISTRIBUSI. Materi: 1. Komunikasi Data 2. Protocol 3. Remote Procedure Call 4. Object Remote

1. Hardware terdistribusi. 2. Program terdistribusi. Nama : Gede Doddi Raditya Diputra NIM : Kelas : 5.C

4. SISTEM OPERASI TERDISTRIBUSI

PEMROGRAMAN SISTEM TERSEBAR

Mengenal Java RMI. Wiranti Sri Utami. Abstrak. Pendahuluan.

2.1. Sistem Komunikasi

Cari contoh dari pendistribusian komponen-komponen Hardware, Program, dan Procedure. Jelaskan!

BAB V Remote Procedure Call (RPC)

SISTEM OPERASI TERDISTRIBUSI

TUGAS Mata Kuliah : Sistem Terdistribusi

KOMUNIKASI. Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia. 2.1 Komunikasi Data

TUGAS SISTEM INFORMASI TERSEBAR

Bab 2. Komunikasi Protokol

TUGAS JARINGAN KOMPUTER

Proses Burst Time Prioritas P P1 7 1 P2 9 3 P P4 19 2

VIDEO STREAMING. Pengertian video streaming

BAB II LANDASAN TEORI. dihubungkan untuk berbagi sumber daya (Andi Micro, 2011:6). Jaringan Komputer

ARSITEKTUR SISTEM. Alif Finandhita, S.Kom, M.T. Alif Finandhita, S.Kom, M.T 1

Sistem Terdistribusi. Sistem Operasi Terdistribusi oleh : Musayyanah, S.ST, MT

Sharing Printer dengan Samba. Oleh. Md. Chrisna donny andrian. V c

Basis Data 2. Database Client / Server. Arif Basofi, S.Kom. MT. Teknik Informatika, PENS

Sistem Terdistribusi 2. Model arsitektur Terdistribusi

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

APLIKASI BERBASIS WEB

Teknik Informatika S1

PEMROGRAMAN SISTEM TERSEBAR

PROSES SISTEM INFORMASI TERDISTRIBUSI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. penghubung tersebut dapat berupa kabel atau nirkabel sehingga memungkinkan

Modul ke: APLIKASI KOMPUTER. Pengoperasian Dasar Windows. Fakultas FASILKOM. Ramayanti, S.Kom, MT. Program Studi Teknik Informatika

Pemrograman Jaringan 11 RMI

Jaringan Komputer - Jilid V

DISTRIBUTED OBJECT CORBA & RMI. Sistem terdistribusi week 13

Sistem terdistribusi Processes, Threads and Virtualization pertemuan 3. Albertus Dwi Yoga Widiantoro, M.Kom.

Merupakan gabungan dua teknik yang berbeda yaitu Perpaduan Teknik Komunikasi dan Pengolahan Data

Objek Terdistribusi dan Remote Invocation. I Made Andhika, S.Kom

Mata pelajaran ini memberikan pengetahuan kepada siswa mengenai konsep dasar dan design jaringan komputer.

BAB III. server, merupakan media yang digunakan untuk mendistribusikan live stream

Komputer Yang Terhubung Jaringan

RANCANG BANGUN PROTOTYPE RMI (REMOTE METHOD INVOCATION) UNTUK MENGHUBUNGKAN SISTEM BANK JATENG DENGAN SISTEM PEMBAYARAN UDINUS

Model Sistem Terdistribusi

SISTEM OPERASI. Belajar SO?

I. PENDAHULUAN. jaringan dan aplikasi yang dibuat khusus untuk jaringan. Akibatnya, interaksi

Kelompok 1. Anggota : BOBBY KURNIAWAN NIA FITRIANA ARI FEBRYANSYAH DIAN ULUMIA ORIN HARITSA YASSER

Mata Kuliah : Jaringan Komputer Dosen Pengampu : Harun Mukhtar, S.Kom, M.Kom Universitas Muhammadiyah Riau

Pemrograman Berbasis Objek. Pengenalan Java. Yuliana Setiowati. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Pemrograman Jaringan 12 CORBA

RANCANG BANGUN PROTOTYPE RMI (REMOTE METHOD INVOCATION) UNTUK MENGHUBUNGKAN SISTEM BANK JATENG DENGAN SISTEM PEMBAYARAN UDINUS

1. PENGENALAN SISTEM TERDISTRIBUSI

Gambar 2.1 Prinsip RPC pada Client-Server

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN. Application Development Tools yang ada, oleh sebab itu aplikasi ini. Professional Development Tools : jcreator, java

DASAR PEMROGRAMAN VISUAL BASIC

BAB I PENDAHULUAN 1.2. Latar Belakang Masalah

9/6/2014. Dua komputer atau lebih dapat dikatakan terinterkoneksi apabila komputer-komputer tersebut dapat saling bertukar informasi.

Client/Server dengan Java Remote Method Invocation (Java RMI), Sebuah Tutorial

Interprocess communication atau komunikasi antar proses adalah inti dari sistem terdistribusi dan komunikasi antar proses-proses pada system-sistem

APLIKASI SISTEM PENDIDIKAN JARAK JAUH BERBASIS WEB

29 Februari Introduction Of Java

SISTEM OPERASI (MANAJEMEN PROSES)

Tujuan Pembangunan Jaringan Komputer. mengantarkan informasi secara tepat dan akurat dari sisi pengirim ke sisi penerima

Struktur Sistem Operasi

IMPLEMENTASI APLIKASI CHEPPYCHAT UNTUK JARINGAN KOMPUTER PADA LOCAL AREA NETWORK

Pertemuan XI Database Connectivity Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika. Caca E. Supriana, S.Si.,MT.

PROSES. Sistem Terdistribusi

Sistem Jaringan Terdistribusi

MK. Pemrograman Berorientasi Objek PENGENALAN JAVA KARMILASARI

INSTALLATION GUIDE INSTALLATION GUIDE. PT.Technomatic Cipta Mandiri. IT division: Jl. Cikutra Baru Raya No.2 Bandung-40124

Making Provisions for Applications and Services

Pengenalan VB.net Ibnu Muakhori

DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

Pengenalan VB.net. Ibnu Muakhori, S.Kom (wa)

Pengantar Teknologi Informasi A. Pertemuan 5. Teknologi Perangkat Lunak Komputer

APLIKASI KOMPUTER (APLIKOM)

Komunikasi. Sistem Terdistribusi Reza Aditya Firdaus

BAB II LANDASAN TEORI. Sistem menurut jefrry fitzgerald [ jog05 ] atau menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.

Dasar Pemrograman Web. Pemrograman Web. Adam Hendra Brata

Bab 1. Pengenalan Sistem Terdistribusi

BAB II LANDASAN TEORI

Aplikasi Komputer. Pengenalan, fungsi, program-program utilitas dan jenisjenis sistem operasi. Ita Novita, S.Kom, M.T.I. Modul ke:

Model arsitektur Terdistribusi

TUGAS SISTEM OPERASI

Organisasi SistemKomputer, Pelayanan Sistem Operasi. Ptputraastawa.wordpress.com

pelajaran 1.2 Mengoperasikan penyalaan komputer sampai dapat digunakan 2. Merakit, menginstalasi, men-setup, memelihara dan melacak serta

BAB II KONSEP DASAR VIDEO STREAMING SERVER. komputer. Komputer server didukung dengan spesifikasi hardware yang lebih

BAB VII PERALATAN JARINGAN

BAB I PENDAHULUAN 1.2. Latar Belakang Masalah

BAB III ANALISIS MASALAH

Distributed Object CORBA and RMI

MODUL 2 KOMPONEN, LAYANAN SISTEM OPERASI M. R A J A B F A C H R I Z A L - S I S T E M O P E R A S I - C H A P T E R 2

b. Transmisi Paralel Adalah transmisi data dimana dalam satu satuan waktu beberapa bit (umumnya 8 bit) dapat disalurkan secara bersama

BAB III LANDASAN TEORI

Lampiran 1. Langkah-Langkah Dalam Membuat Installer E-Book Dengan Menggunakan Program Tarma Installer

Pemrograman Web I (Mengenal. Web) Oleh : Devie Rosa Anamisa

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Pemrograman Berorientasi Obyek (IT251) Ramos Somya, S.Kom., M.Cs.

SISTEM TERDISTRIBUSI. Agenda : - Pengantar Sistem Terdistribusi - Karakteristik Sistem Terdistribusi - Model Sistem Terdistribusi. Yuli Purwati, M.

MODEL ARSITEKTUR SISTEM INFORMASI TERDISTRIBUSI

intruksi kepada CPU untuk mengakses sistem operasi. BIOS tersimpan pada Read Only

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

Transkripsi:

CONTOH PENDSTRIBUSIAN HARDWARE Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama-sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Setiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node. LAN atau Local Area Network adalah jaringan berskala relatif kecil dan dibatasi oleh batasan geografis tertentu, misalnya suatu gedung atau komplek gedung, banyak LAN yang hanya memiliki area satu ruangan saja. Dari skala besarnya internet sebenarnya sama dengan WAN, tetapi WAN bersifat private,artinya hanya orang-orang tertentu yang dapat mengaksesnya, misalnya WAN yang dimiliki PTPN7, sebaliknya Internet bersifat publik sehingga semua orang dapat mengakses jaringan tersebut. Pendistribusian basis data Dalam sebuah database terdistribusi, database disimpan pada beberapa komputer. Komputer-komputer dalam sebuah sistem terdistribusi berhubungan satu sama lain melalui bermacam-macam media komunikasi seperti high-speed buses atau telephone line. Sebuah sistem database terdistribusi berisikan sekumpulan site, di mana tiap-tiap site dapat berpartisipasi dalam pengeksekusian transaksi-transaksi yang mengakses data pada satu site atau beberapa site. Tiap-tiap site dapat memproses transaksi lokal yaitu sebuah transaksi yang mengakses data pada satu site di mana transaksi telah ditentukan. CONTOH PENDISTRIBUSIAN PROGRAM Sistem Operasi Terdistribusi Sistem operasi terdistribusi adalah salah satu implementasi dari sistem terdistribusi di mana sekumpulan komputer dan prosesor yang heterogen terhubung dalam suatu jaringan. Koleksi-koleksi dari objek-objek ini secara tertutup bekerja secara bersama-sama untuk melakukan suatu tugas atau pekerjaan tertentu.

Sistem operasi terdistribusi, yang saat ini akan dibahas sebagai titik tolak adalah Amoeba, yang saat ini banyak digunakan sebagai salah satu implementasi dari sistem operasi terdistribusi itu sendiri. Sistem Amoeba ini tumbuh dari bawah hingga akhirnya tumbuhmenjadi sistemoperasi terdistribusi. Sistem operasi terdistribusi pada umumnya memerlukan hardware secara spesifik. Komponen utama dalam sistem ini adalah : workstation, LAN, gateway, dan processor pool, seperti yang diilustrasikan pada gambar di atas. Workstation atau komputer personal mengeksekusi proses yang memerlukan interaksi dari user seperti text editor atau manager berbasis window. Server khusus memiliki fungsi untuk melakukan tugas yang spesifik. Server ini mengambil alih proses yang memerlukan I/O yang khusus dari larikan disk. Gateway berfungsi untuk mengambil alih tugas untuk terhubung ke jaringan WAN. Procesor pool mengambil alih semua proses yang lain. Tiap unit ini biasanya terdiri dari prosesor, memori lokal, dan koneksi jaringan. Tiap prosesor mengerjakan satu buah proses sampai prosesor yang tidak digunakan habis. Untuk selanjutnya proses yang lain berada dalam antrian menunggu proses yang lain selesai. Inilah keunggulan sistem operasi terdistribusi dalam hal reliabilitas. Apabila ada satu unit pemroses yang mati, maka proses yang dialokasikan harus di restart, tetapi integritas sistem tidak akan terganggu, apabila proses deteksi berjalan dengan baik. Desain sistem ini memungkinkan untuk 10 sampai 100 prosesor. Media Server Media server. digunakan untuk mendistribusikan on-demand atau webcast suatu konten ke klien. Juga bertanggung jawab untuk mencatat semua aktivitas streaming, yang nantinya digunakan untuk billing dan statistik. Player, dibutuhkan untuk menampilkan atau mempresentasikan konten multimedia (data stream) yang diterima dari media server. File-file khusus yang disebut metafile digunakan untuk mengaktifkan player dari halaman web. Metafile berisi keterangan dari konten multimedia. Browser web menunduh dan meneruskan ke player yang tepat untuk mempresentasikannya. Selain itu, juga berfungsi untuk melakukan dekompresi. Distribusi Program VB tanpa Installer Visual Basic 6 biasa kalo mau distribusi ke client dengan menginstall program Installernya contoh pake Visual Studio Installer. Tapi dengan Program ini akan di build program + Ocx dan dll jadi satu file tanpa register lagi klik exe yang kita buat langsung jalan programnya. Nama Programnya VB-Power Warp

CONTOH PENDISTRIBUSIAN PROCEDURE RMI, RPC Tujuan dari RPC dan RMI dibuat bagi programmer, agar computer yang terdistribusi terlihat seperti computer yang terpusat. Dan berguna untuk melihat sistem terdistribusi dari sisi pemrogramman. Contoh RMI (Remote Methode Invocation): Remote Method Invocation (RMI) adalah sebuah teknik pemanggilan method remote yang lebih secara umum lebih baik daripada RPC. RMI menggunakan paradigma pemrograman berorientasi obyek (Object Oriented Programming). RMI memungkinkan kita untuk mengirim obyek sebagai parameter dari remote method. Dengan dibolehkannya program Java memanggil method pada remote obyek, RMI membuat pengguna dapat mengembangkan aplikasi Java yang terdistribusi pada jaringan. Aplikasi RMI seringkali terdiri dari dua program terpisah yaitu server dan client. Aplikasi server semacam ini biasanya membuat beberapa objek remote, menyediakan referensi terhadap objek-objek tersebut sehingga dapat diakses, serta menunggu client menginvoke/memanggil method dari objek-objek remote tersebut. Aplikasi client mendapatkan referensi remote ke satu atau lebih objek remote di server dan menjalankan method dari objek tersebut. RMI menyediakan mekanisme dimana server dan client berkomunikasi dan memberikan informasi secara timbal balik. Aplikasi semacam ini seringkali disebut aplikasi objek terdistribusi. Aplikasi objek terdistribusi seringkali melakukan hal berikut: Melokasikan objek remote: Aplikasi dapat menggunakan satu dari dua mekanisme untuk mendapatkan referensi ke objek remote. Aplikasi dapat mendaftarkan objek remote dengan fasilitas penamaan RMI (naming facility) yaitu rmiregistry atau aplikasi dapat mem-pass dan mengembalikan referensi objek remote sebagai bagian dari operasi normal.

Berkomunikasi dengan objek remote: Detail dari komunikasi antara objek remote ditangani oleh RMI, bagi programmer komunikasi remote tampak seperti invokasi method Java standar. Memanggil (load) bytecode untuk objek yang di-pass: Karena RMI mengizinkan pemanggil (caller) untuk mem-pass objek ke objek remote, RMI menyediakan mekanisme yang diperlukan objek me-load kode objek, sebagaimana juga mentransmisikan datanya. Ilustrasi berikut menggambarkan aplikasi RMI terdistribusi yang menggunakan registry untuk mendapatkan referensi ke objek remote. Server memanggil registry untuk mengasosiasikan (mengikat) suatu nama dengan objek remote. Client mencari objek remote dengan namanya pada registry server dan meng-invoke method dari objek. Ilustrasi ini juga menunjukkan sistem RMI menggunakan Web server untuk memanggil class bytecodes, dari server ke client dan dari client ke server, untuk objek-objek yang diperlukan. Langkah-Langkah Pembuatan Program dengan RMI Dalam RMI, semua informasi tentang satu pelayanan server disediakan dalam suatu definisi remote interface. Dengan melihat pada definisi interface, seorang pemrogram dapat memberitahukan method apa yang dapat dikerjakan oleh server, meliputi data apa yang diterima dan data apa yang akan dikirim sebagai tanggapan. Definisi yang ada pada remote interface menentukan karakteristik methods yang disediakan server yang dapat dilihat oleh client. Client programmer harus dapat. mengetahui methods apa yang disediakan server dan bagaimana memanggilnya langsung dengan melihat ke remote interface. Client mendapatkan referensi ke remote object melalui RMI registry. Membangun suatu aplikasi terdistribusi menggunakan RMI meliputi 6 langkah. Keenam langkah tersebut adalah: 1. Mendefinisikan remote interface 2. Implementasi remote interface dan server 3. Pengembangan client (atau applet) yang menggunakan remote interface 4. Mengkompilasi source files dan mem-buat stub and skeletons 5. Memulai (start) RMI registry 6. Menjalankan server dan client

Contoh RPC (Remote Procedure Call): Proses nya kurang lebih sama dengan RMI. Kalau RMI kita mengenal Proxy dan Skeleton, pada RPC dikenal dengan Stub (Client Stub dan Server Stub). Langkah-langkah dalam RPC 1. Prosedur client memanggil client stub 2. Client stub membuat pesan dan memanggil OS client 3. OS client mengirim pesan ke OS server 4. OS server memberikan pesan ke server stub 5. Server stub meng-unpack parameter-parameter untuk memanggil server 6. Server mengerjakan operasi, dan mengembalikan hasilnya ke server stub 7. Server stub mem-pack hasil tsb dan memanggil OS server 8. OS server mengirim pesan (hasil) ke OS client 9. OS client memberikan pesan tersebut ke client stub 10. Client stub meng-unpack hasil dan mengembalikan hasil tersebut ke client