Secondary Brain Tumor

dokumen-dokumen yang mirip
Pendahuluan. Etiologi dan Epedimiologi

BAB II BRAIN CANCER II. 1. DEFINISI

BAB I PENDAHULUAN. Kanker kepala dan leher adalah penyebab kematian akibat kanker tersering

BAB I PENDAHULUAN. Kanker payudara adalah keganasan yang terjadi pada sel-sel yang terdapat

Kanker Paru-Paru. (Terima kasih kepada Dr SH LO, Konsultan, Departemen Onkologi Klinis, Rumah Sakit Tuen Mun, Cluster Barat New Territories) 26/9

BAB 2 RADIOTERAPI KARSINOMA TIROID. termasuk untuk penyakit kanker kepala dan leher seperti karsinoma tiroid.

BAB I PENDAHULUAN. merupakan penyebab kematian pada wanita setelah kanker payudara. Hal ini

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Kanker Payudara. Breast Cancer / Indonesian Copyright 2017 Hospital Authority. All rights reserved

BAB I PENDAHULUAN. Kanker payudara adalah keganasan yang terjadi pada sel-sel yang terdapat

INTRATHECAL CHEMOTHERAPY INDICATION AND PATIENT SELECTION

BAB I PENDAHULUAN. Health Organization, 2014). Data proyek Global Cancer (GLOBOCAN) dari

BAB 1 PENDAHULUAN. menginduksi pertumbuhan dan pembelahan sel. tubuh tidak membutuhkan sel untuk membelah.

BAB I PENDAHULUAN. Kanker kolorektal merupakan keganasan ketiga terbanyak dari seluruh

PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. yang tumbuh melampaui batas normal yang kemudian dapat menyerang semua

TEORI DASAR RADIOTERAPI

(PR), serta human epidermal growth factor receptor 2 (HER2) kanker payudara tersebut. (Shenkier, 2004) Keberhasilan dalam penatalaksanaan kanker

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Kanker ovarium merupakan keganasan yang paling. mematikan di bidang ginekologi. Setiap tahunnya 200.

Kanker Usus Besar. Bowel Cancer / Indonesian Copyright 2017 Hospital Authority. All rights reserved

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

Berapa Lama Terapi ECCT?

BORON NEUTRON CAPTURE THERAPY (BNCT)

LAPORAN PENDAHULUAN Soft Tissue Tumor

BAB I PENDAHULUAN. Karsinoma nasofaring (KNF) merupakan tumor ganas yang berasal dari epitel

BAB I PENDAHULUAN. sumsum tulang yang paling sering ditemukan pada anak-anak (Wong et al, normal di dalam sumsum tulang (Simanjorang, 2012).

BAB I PENDAHULUAN. tergantung dimana kanker tersebut tumbuh dan tipe dari sel kanker tersebut.

LAPORAN PENDAHULUAN. PADA PASIEN DENGAN KASUS CKR (Cedera Kepala Ringan) DI RUANG ICU 3 RSUD Dr. ISKAK TULUNGAGUNG

The Role of Thoracic Surgery in Lung Cancer Management at Dr.H.A.Rotinsulu Lung Hospital Bandung

I. PENDAHULUAN. pada wanita dengan penyakit payudara. Insidensi benjolan payudara yang

ABSTRAK KARAKTERISTIK PASIEN KANKER PAYUDARA DAN PENANGANANNYA DI RSUD ARIFIN ACHMAD PEKANBARU PERIODE JANUARI 2010 DESEMBER 2012

Bagi pria, kewaspadaan juga harus diterapkan karena kanker payudara bisa menyerang

Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Kanker Payudara Thursday, 14 August :15

Limfoma. Lymphoma / Indonesian Copyright 2017 Hospital Authority. All rights reserved

ALGORITMA PENATALAKSANAAN CEDERA KEPALA RINGAN

BAB I PENDAHULUAN. kompleks, mencakup faktor genetik, infeksi Epstein-Barr Virus (EBV) dan

BAB I PENDAHULUAN. Tumor secara umum merupakan sekumpulan penyakit. yang membuat sel di dalam tubuh membelah terlalu banyak

BAB 2 NYERI KEPALA. B. Pertanyaan dan persiapan dokter muda

BAB I PENDAHULUAN. I.1. Latar belakang. Karsinoma nasofarings (KNF) merupakan keganasan. yang jarang ditemukan di sebagian besar negara, namun

" The validity of the CT scan examination on Therapy Response Evaluation of Primary Carcinoma Tumor Nasofarings "

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. masalah kesehatan masyarakat di dunia maupun di Indonesia. Di dunia, 12%

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang

I. PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Kanker kepala dan leher merupakan salah satu tumor ganas yang banyak

Peranan Kedokteran Nuklir Pada Neoplasma. Aisyah Elliyanti RS. Dr.M.Djamil/ Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang

PERSIAPAN & TERAPI RADIASI PASIEN DGN STS RSUD Dr. SOETOMO SURABAYA

BAB 1 PENDAHULUAN. yang berasal dari sel meningothelial (arachnoid) leptomeningen. Tumor ini dapat

BAB 1 PENDAHULUAN. mencapai stadium lanjut dan mempunyai prognosis yang jelek. 1,2

DAFTAR ISI. BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Rumusan Masalah Tujuan Penelitian Manfaat Penelitian... 4

BAB 1 PENDAHULUAN. kasus diantaranya menyebabkan kematian (Li et al., 2012; Hamdi and Saleem,

Rizaldy Pinzon* tumor spinal. Hasil penelitian lain menunjukkan bahwa tumor spinal terdapat pada 96

BAB I PENDAHULUAN. WHO Department of Gender, Women and Health mengatakan dalam. jurnal Gender in lung cancer and smoking research bahwa kematian yang

UKDW BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Stroke telah menjadi penyebab utama kedua terhadap kejadian disabilitas

BAB 1 PENDAHULUAN. berkembang memalui serangkaian fase yang disebut siklus sel. 1

BAB I PENDAHULUAN. sekitar 8,2 juta orang. Berdasarkan Data GLOBOCAN, International Agency

I. PENDAHULUAN. dan fakta menunjukkan bahwa jumlah kasus kanker terus meningkat. etnik, paling sering menyebabkan kematian pada wanita Hispanik dan

BAB I PENDAHULUAN. dikalangan wanita sedunia, meliputi 16% dari semua jenis kanker yang diderita

ABSTRAK GAMBARAN KANKER SERVIKS DI RUMAH SAKIT PIRNGADI MEDAN PERIODE 1 JANUARI DESEMBER 2013

BAB I PENDAHULUAN. Definisi sehat sendiri ada beberapa macam. Menurut World Health. produktif secara sosial dan ekonomis.

BAB I PENDAHULUAN. Kanker merupakan penyakit yang menakutkan karena berpotensi menyebabkan

BAB I PENDAHULUAN. kesehatan di Amerika Serikat setelah penyakit jantung dan kanker. Terhitung 1

PROFIL PENDERITA TUMOR JINAK DAN GANAS TULANG DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT HAJI ADAM MALIK MEDAN TAHUN Oleh: AULADI HALIM UMAR LUBIS

Model Matematika Terapi Gen untuk Perawatan Penyakit Kanker

e) Faal hati f) Faal ginjal g) Biopsi endometrium/

I. PENDAHULUAN. sikap yang biasa saja oleh penderita, oleh karena tidak memberikan keluhan

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. pada perempuan. Menurut riset yang dilakukan oleh International Agency for

ABSTRAK GAMBARAN PENDERITA CARCINOMA MAMMAE DI RUMAH SAKIT IMMANUEL BANDUNG PERIODE JANUARI 2012-DESEMBER 2013

BAB I PENDAHULUAN. siklus sel yang khas yang menimbulkan kemampuan sel untuk tumbuh tidak

BAB I PENDAHULUAN. luas dan kompleks, tidak hanya menyangkut penderita tetapi juga keluarga,

BAB I PENDAHULUAN. dari rasa nyeri jika diberikan pengobatan (Dalimartha, 2002).

MODEL MATEMATIKA TERAPI GEN UNTUK PERAWATAN PENYAKIT KANKER

BAB 1 PENDAHULUAN. Berdasarkan kausanya digolongkan nyeri kepala primer dan nyeri kepala

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Karsinoma ovarium adalah keganasan yang berasal. dari jaringan ovarium. Ovarian Cancer Report mencatat

BAB 1 PENDAHULUAN. salah satu dari kanker kulit yang sering dijumpai setelah basalioma. Insidensi diperkirakan

Kanker Testis. Seberapa tinggi kasus kanker testis dan bagaimana kelangsungan hidup pasiennya?

BAB I PENDAHULUAN. tidak terkendali dan kemampuan sel-sel tersebut untuk menyerang jaringan

THE AIM OF ANAESTHESIA IS SAFETY THE SAFETY IS AN ACCIDENT PREVENTION, AN ACCIDENT PREVENTION BEGINS WITH A METICULOUS (GOOD) PREOPERATIVE EVALUATION

Tinjauan Pustaka. Tanda dan Gejala

BAHAN AJAR V ARTERITIS TEMPORALIS. kedokteran. : menerapkan ilmu kedokteran klinik pada sistem neuropsikiatri

JURNAL MEDIA MEDIKA MUDA. Disusun untuk memenuhi sebagian persyaratan guna mencapai gelar sarjana strata-1 kedokteran umum

BAB I PENDAHULUAN. Kata kanker merupakan kata yang paling menakutkan di seluruh

BAB 1 PENDAHULUAN. Karsinoma servik merupakan penyakit kedua terbanyak pada perempuan

BAB 1 PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. wanita dan penyebab kematian tertinggi pada wanita umur tahun (Bland,

Kanker Prostat. Prostate Cancer / Indonesian Copyright 2017 Hospital Authority. All rights reserved

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang

Leukemia. Leukemia / Indonesian Copyright 2017 Hospital Authority. All rights reserved

BAB I PENDAHULUAN. Kanker payudara merupakan salah satu masalah kesehatan penting di dunia,

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

Kanker Prostat - Gambaran gejala, pengujian, dan pengobatan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian. dengan kerusakan jaringan ( Davis dan Walsh, 2004). Nyeri merupakan salah satu

BAB I PENDAHULUAN. keganasan yang berasal dari sel epitel yang melapisi daerah nasofaring (bagian. atas tenggorok di belakang hidung) (KPKN, 2015).

BAB 1 PENDAHULUAN. Kanker merupakan penyakit yang tidak mengenal status sosial dan dapat

Buklet ini ditujukan bagi mereka yang baru terdiagnosis

BAB 1 PENDAHULUAN. dari semua kanker pada organ reproduksi. Diantara kanker yang ditemukan pada

Transkripsi:

Secondary Brain Tumor Dr. Nurhayana Lubis Dr. Widi Widowati Dr. Semuel Wagio Dr. Teguh AR, SpS (K) Neuro-Onkologi Dept. Neurologi Mei 2006

Pendahuluan Lokasi yang berbeda dari otak mempunyai fungsi yang berbeda Tumor dari otak mempunyai prognosis, gejala, dan penatalaksanaan yang berbeda.

Parts of the Brain

Brain Tumors Tumor primer dapat berasal dari berbagai jaringan otak Tumor otak paling sering berupa tumor otak sekunder Beberapa tumor bisa mengandung beberapa jenis sel Tumor primer otak sangat jarang menyebar ke bagian tubuh lain

Brain Metastasis Merupakan tumor yang berkembang dari sel-sel kanker menyebar dari kanker pada bagian tubuh lain ke otak, biasanya melalui aliran darah. Sebaliknya, tumor yang berasal dari otak atau jaringan sekitarnya tumor primer, dan berdasarkan definisi di atas bukan suatu metastasis otak.

Insiden Metastasis otak terjadi 20% - 40% pasien kanker. Lebih dari 75% pasien mempunyai lesi multipel. Penyebab tersering sumber metastasis pd dewasa (Sawaya et al, 2001): - Paru-paru 32% akan metastasis ke otak, - Payudara 21%, - Kulit (melanoma) 48%, - Gastrointestinal 6%, - Renal 11% Secara umum hampir semua kanker sistemik dapat menyebar ke otak. Penting untuk menentukan sumber primernya pilihan penatalaksanaan yang efektif.

Gejala Dua pertiganya disebabkan karena: - Pe TIK karena pertumbuhan tumor, edema jaringan disekitar tumor, hidrosefalus, dengan gejala tidak spesifik spt nyeri kepala, mual, muntah, perubahan status mental, letargi. - Iritasi fokal,atau destruksi jaringan otak gejala bervariasi seperti kejang, paralisis, gangguan penglihatan, perubahan gait tergantung lokasi lesi metastasis.

Jenis sel dan Jaringan Tumor sangat tergantung oleh jenis sel (benign/ malignant) Sangat bervariasi prognosis & treatment

New Case of Brain Tumor Clinical-Neurologic Examination Neuro Emergency Medical anticipation on Brain umor Primary Brain Tumor - Staging/Grading - IICP - PA - Total Removal - To Reduce Tumor Size 3 cm Definitive Radio Tx 3 Modalities Treatment Diagnostic Procedure : - Ro, CT Scan, MRI, MRA, MRS, PET- SPECT - Laboratory - EEG, Doppler, Evoked Potensial Positive Brain Tumor: VP Shunt Biopsy - Stereo tactic - Open - Resection - Residual tumor Radiosurgery Histologic Chemotherapy Finding (PA) Radiotherapy Secondary Brain Tumor - IICP - Soliter? Palliative Depend on Primary Cancer Out come Quality of life & life expectancy

Gambar metastasis otak single lesion dari penderita non-small cell carcinoma paru dari hasil biopsi

Faktor faktor Prognostik sebagai Pertimbangan Penatalaksanaan 1. Usia 2. General Health 3. Ukuran Tumor 4. Lokasi Tumor 5. Jenis Tumor

Penatalaksanaan Tiga Metode Utama Surgery Radiotherapy Chemotherapy Penatalaksanaan dapat menginduksi perubahan struktur dan fungsional otak yang meninggalkan efek samping yang lama (masalah bicara dan bahasa)

Terapi Pre-Surgery Steroid menghilangkan swelling, contoh dexamethasone Anticonvulsant untuk mencegah dan mengontrol kejang, seperti carbamazepine Shunt digunakan untuk mengalirkan cairan cerebrospinal

Surgery

Surgery Merupakan pilihan utama penatalaksanaan untuk mengangkat tumor Perkembangan surgery, seperti gamma knife, mempunyai komplikasi yang rendah dan mengurangi waktu pemulihan Pengangkatan tumor jarang menghilangkan gejala

Radiotherapy

Radiotherapy Menggunakan sinar peng-ion untuk mematikan sel tumor Terapi lokal - regional Tujuan terapi Rt Tujuan terapi Rt Membunuh sel tumor sebanyak mungkin dengan menghindarkan sebanyak mungkin jaringan sehat dari efek radiasi Menghilangkan simptoms pada penderita dengan tujuan memperbaiki kualitas hidup

Radiasi Eksterna Memberikan radiasi peng-ion dengan sumber radiasi terletak pada jarak tertentu dari obyek. Dengan kemajuan teknologi dapat dihindarkan jaringan otak sehat memperoleh dosis radiasi yang berlebihan. Sinar dapat ditujukan dengan akurasi yang tinggi pada tumor. Terapi diberikan 5 hari/minggu selama 4-6 minggu

Brachytherapy Memberikan sumber radiasi langsung pada tumor sehingga diperoleh dosis yang tinggi sekali pada tumor tapi tidak pada jaringan sehat sekitarnya. Metode pemberian dengan sistem implan.

Chemotherapy

Chemotherapy Menggunakan powerful drugs, bisa 1 atau kombinasi untuk membunuh sel tumor Diberikan oral, IV, atau shunt Biasanya diberikan dalam siklus Satu siklus terdiri dari treatment intensif dalam waktu singkat, diikuti waktu istirahat dan pemulihan Siklus sedikitnya 2 minggu Saat siklus 2-4 telah lengkap, istirahat untuk terapi melihat apakah tumor mempunyai respon terhadap terapi

Supportive Pain Killer