INSTALASI SIADPA PLUS DENGAN SQL EXPRESS Pada tutorial sebelumnya telah kita bahas tentang bagaimana cara instalasi SIADPA Plus dengan SQL MSDE 2000, mudah bukan. Nah bagi anda juga yang mungkin tidak bisa menjalankan instalasi SIADPA Plus MSDE 2000 di komputer anda, ini dia solusinya. Mari kita lihat tahapan-tahapan instalasi SIADPA Plus dengan SQL EXPRESS. 1. Pastikan anda telah memiliki master instalasi SIADPA Plus SQL EXPRESS 2. Klik 2x Setup master tersebut, lihat gambar: 3. Muncul halaman awal instalasi, klik install 4. Proses ekstrak program, update serta konfigurasi komponen dan seterusnya dimulai. Silahkan tunggu beberapa saat sampai ada pilihan perintah selanjutnya. Halaman 1
5. Setelah muncul tampilan Instalishield Aplikasi SIADPA Plus seperti ini: Halaman 2
6. Klik Selanjutnya, Maka akan muncul Informasi Pelanggan. Nama User biasanya akan otomatis terisi sesuai dengan nama user PC/Laptop anda. Sedangkan kolom kosong yang menanyakan Organisasi bisa anda kosongkan atau bisa juga anda isi dengan nama instansi anda. Klik lagi Selanjutnya. Dan akan muncul tampilan berikut: Halaman 3 Sedikit penjelasan. Pada tahap instalasi ini anda diberikan pilihan ke direktori mana aplikasi SIADPA Plus disimpan. Secara default/bawaan instalasi tersebut mengarahkan aplikasi SIADPA Plus ke direktori C:\Program Files\Ditjen Badilag MA RI\Sistem Informasi
Administrasi Perkara Pengadilan Agama\. Namun anda juga diberikan kebebasan untuk menempatkan di direktori mana aplikasi tersebut dipasang. Jika anda melanjutkan proses tanpa merubah direktori maka secara default aplikasi akan mengarah di drive C:/ di mana drive ini biasanya juga digunakan untuk memasang system operasi windows. Kekurangannya adalah jika suatu saat system operasi kita terjadi error maka kita perlu beberapa trik untuk menyelamatkan SIADPA Plus yang terpasang di sana. Namun jika kita pindahkan aplikasi SIADPA Plus tersebut ke drive lain selain system maka langkah ini agak aman jika suatu saat terjadi error pada system operasi windows. 7. Jika anda mau merubah tujuan direktori, maka anda cukup mengklik Ubah pada gambar di atas. Maka muncul tampilan berikut: Pada pilihan tersebut anda klik di kolom Periksa yang merupakan arah direktori. Misalkan kami akan mengarahkan aplikasi SIADPA Plus ke direktori F:/ (DATA KERJA) dan kami beri nama foldernya dengan nama SIADPA. Lihat gambar : Halaman 4
Dan ini: Klik OK 8. Maka kita akan dikembalikan ke halaman instalasi SIADPA Plus lagi, dan silahkan klik Selanjutnya. Maka akan diarahkan pada pilihan database serta metode otentifikasi. Jika anda sudah sering bergelut dengan konfigurasi Database SIADPA Plus, maka konfigurasi yang tampil tentunya tidak asing. Lihat Gambar : Halaman 5
Konfigurasi tersebut sudah langsung ada secara default, maka anda tidak perlu melakukan perubahan apapun. Kecuali pada kolom Database Server, silahkan anda arahkan pada nama server PC anda dengan cara Klik Lihat. Misalkan seperti yang saya lakukan berikut ini. Lihat gambar lagi: Silahkan anda pilih daftar nama PC/Laptop anda dan klik OK. Hasilnya adalah sebagaimana dalam gambar ini: Halaman 6 klik Selanjutnya.
9. Maka anda diarahkan pada pilihan instalasi program seperti ini: Klik Instal. Sistem memasang program-program yang anda pilih. Biarkan sampai selesai dan anda akan sampai pada proses akhir instalasi seperti ini: Halaman 7 10. Beri tanda check/centang pada pilihan Launch Sistem untuk langsung menjalankan SIADPA Plus setelah anda melakukan klik pilihan Selesai. 11. Berikutnya login SIADPA Plus muncul. Lihat gambar:
Anda masukkan account default yang bisa langsung melakukan akses dengan user badilag tanpa mengisi password. Klik OK dan anda akan diarahkan pada pemilihan nama instansi, pilih dan sesuaikan instansi anda. Misalkan kami akan memilih instansi Pengadilan Agama Labuha. Lihat gambar: Halaman 8 Klik OK, dan.. SIADPA Plus Pengadilan Agama Labuha siap dijalankan. 12. Perlu diingat bahwa sebenarnya proses ini masih belum tuntas. Mengapa demikian? Karena kita masih harus melakukan hal-hal berikut: a. Melakukan perubahan lanjut Nama serta Pimpinan instansi dengan fasilitas SetNamaPA.exe; b. Melakukan replace/penggantian isi blangko yang tidak sesuai baik Nama PA, Kota/Kabupaten, Alamat PA dan lainnya dengan fasilitas DocReplace.exe; c. Memasukkan nama-nama paket Majelis hakim + PP, Memasukkan master Desa/Kelurahan, dan blangko-blangko tambahan sesuai kebutuhan melalui fasilitas SIADPA-TOOLS.exe; d. Perubahan serta standarisasi variabel dengan fasilitas StandarisasiVariabel.exe; e. Melakukan backup serta upload online data, serta beberapa langkah lain yang juga akan kami coba berikan tutorial pada tahap berikutnya. SEMANGAT!!!