Konsep openmind training 2013

dokumen-dokumen yang mirip
Term Of Reference Sarasehan Pengelola Sekolah Alam

PERGURUAN DINIYYAH PUTERI PADANG PANJANG ISLAMIC BOARDING SCHOOL FOR YOUNG MUSLIMAH

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. Sebagaimana diterangkan dalam firman Allah Subhanahu wata`ala, di dalam. Al-Quran surat Luqman ayat: 14 sebagai berikut:

BEST PRACTICE MBS TENTANG BUDAYA DAN LINGKUNGAN SEKOLAH SDN SN PASAR LAMA 1 BANJARMASIN

BAB V SIMPULAN DAN SARAN. Pada bagian ini dapatlah disimpulkan bahwa penalaran dan kontekstualisasi ibadah

Nomor : 01/PH/BKO/PKS/IX/2013 Jember, 27 Syawal 1434 Lampiran : 1 Berkas 3 September 2013 : Undangan

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. berjamaah di SMP Assalaam Bandung secara umum adalah sebuah upaya untuk

AGENDA LANJUTAN CALON JAMAAH HAJI KHUSUS 1436 H / 2015 M

BAB IV ANALISIS TENTANG PENDIDIKAN KECERDASAN SPIRITUAL DI MADRASAH IBTIDAIYAH TERPADU (MIT) NURUL ISLAM RINGINWOK NGALIYAN SEMARANG

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan 1. Pendidikan karakter di SDIT Hidayatullah Daren Nalumsari Jepara Tahun Ajaran 2016/2017

Susunan Kegiatan Pekan Orientasi Siswa Baru Susunan Acara Serah Terima Siswa Baru Tahun Pelajaran

LDKS SMP UNGGULAN AMANATUL UMMAH PROGRAM BERBASIS PESANTREN 2017

Visi : Mewujudkan Generasi Qurani yang Berwawasan global dan Mandiri

PANITIA STUDI ISLAM DAN TAFAKKUR ALAM (SITA) XV DEWAN KESEJAHTERAAN MASJID NURUL FALAH SEKOLAH TINGGI PERIKANAN

PERGURUAN DINIYYAH PUTERI PADANG PANJANG

BAB IV HASIL PENELITIAN. 1. Konsep Internalisasi Pendidikan Karakter Peserta Didik di SMPN

Metode Pendidikan Nilai dan Moralitas. menurut Howard Kirschenbaum

Implementasi Pengelolaan dan Sistem Perkuliahan di IAIN SU untuk Menciptakan Mahasiswa yang Bertaqwa, Intelektual, dan Profesional

BAB IV HASIL PENELITIAN LAPANGAN. Tulungagung, di dapatkan hasil wawancara sebagai berikut:

I. PENDAHULUAN. Pendidikan karakter merupakan suatu upaya penanaman nilai-nilai karakter

ketertiban biasakanlah mematuhi tata tertib tata tertib melatih sikap disiplin sejak kecil kita disiplin sudah besar jadi orang berguna

BAB IV ANALISIS TENTANG PERAN GURU PAI DALAM PEMBINAAN MENTAL KEAGAMAAN SISWA SMP N 2 WARUNGASEM BATANG

BAB V PENUTUP. maka kesimpulan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Nilai-nilai yang bisa di dapat dalam budaya Shalawat Albanjari yang

BAB IV ANALISIS TENTANG UPAYA GURU PAI DALAM PEMBINAAN MENTAL KEAGAMAAN SISWA SMP N 2 WARUNGASEM BATANG

BAB V ANALISIS DAN PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN. hasil penelitian yang diperoleh dari hasil wawancara/interview, observasi dan dokumentasi

TRANSKRIP OBSERVASI. Tanggal pengamatan : 20 agustus 2016

MANAJEMEN PENDIDIKAN YAYASAN MTA

LAPORAN KEGIATAN. PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PkM) TAHUN ANGGARAN Judul PkM:

Sekolah Taman Kanak-Kanak Dasar Model (TK dan SD Model) Kabupaten Sleman

Ramadhan Camp Syarat dan Ketentuan Peserta. Nurul Fikri Boarding School Serang, Banten

BAB IV PENUTUP. kurikulum Pendidikan Agama Islam berbasis Pesantren di Sekolah Dasar Al- Ahmadi Surabaya peneliti dapat menyimpulkan :

Ditulis oleh Administrator Selasa, 10 September :56 - Terakhir Diperbaharui Selasa, 10 September :15

BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISA

TUGAS PENGENALAN DAN PENGEMBANGAN MAHASISWA BARU (P2MABA) ESSAY KAMPUS PSIK, MOTIVASI MASUK PSIK DAN KEGIATAN SEHARI-HARI PSIK.

HAJI PLUS UmrahSunnah

BAB I PENDAHULUAN. Lembaga pendidikan dan guru dewasa ini dihadapkan pada tuntutan. yang semakin berat terutama untuk mempersiapkan anak didik agar

LAMPIRAN 1. DAFTAR LDFK PESERTA & LO 2. KEPESERTAAN 3. RUNDOWN ACARA 4. FORMULIR PENDAFTARAN 5. SURAT PENDELEGASIAN

Lampiran 1 PEDOMAN WAWANCARA

I. PENDAHULUAN. teknologi, pergeseran kekuatan ekonomi dunia serta dimulainya perdagangan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Pada Bab ini peneliti mengemukakan bagaimana hasil dari penelitian tindakan

BAB V ANALISIS DATA. analisis induktif. Analisis induktif yaitu mendeskripsikan fakta-fakta yang

Diajukan Oleh : ASAF SIDIQ A

INFORMASI KEGIATAN ORIENTASI PENGENALAN KAMPUS (OPK) 2016 UNIVERSITAS SURYA

BAB IV ANALISIS IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA DI SMP NEGERI 2 PEKALONGAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

KODE ETIK PEGAWAI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

I. PENDAHULUAN. Upaya pemerintah dalam menanamkan kembali nilai-nilai karakter (luhur) dilatar

BAB IV ANALISIS PERAN GURU DALAM PROSES PENGEMBANGAN KECERDASAN. Peran Guru dalam Proses Pengembangan Kecerdasan Spiritual siswa di MI Walisongo

BAB I PENDAHULUAN. secara dinamis, mulai dari kandungan sampai akhir hayatnya.

BAB III PENYAJIAN DATA

BAB IV ANALISIS DATA. Pada bab ke empat ini peneliti akan menguraikan analisis dari data

PENGEMBANGAN KARAKTER KEMANDIRIAN MELALUI PRORGAM BOARDING SCHOOL (Studi Kasus Pada Siswa Di MTs Negeri Surakarta 1 Tahun Pelajaran 2013/2014)

BUKU KODE ETIK MAHASISWA

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Karakter manusia pada dasarnya sudah dijamin oleh Allah sebagai

JEJARING SEKOLAH ALAM SENUSANTARA, JSAN merupakan perkumpulan yang menghimpun berbagai sekolah yang menerapkan Model Belajar Bersama Alam [MBBA].

YAYASAN WAKAF AL-IHSAN RIAU AL-IHSAN BOARDING SCHOOL (IBS) SEKOLAH MENENGAH PERTAMA ISLAM TERPADU DAN MADRASAH ALIYAH TAHUN PELAJARAN

BAB II GAMBARAN UMUM SEKOLAH

BAB V PENUTUP. Berdasarkan hasil penelitian tentang Islamic Parenting untuk membentuk

PROPOSAL LATIHAN KEPEMIMPINAN SISWA (LKS) DAN CALON KETUA OSIS (CAKETOS)

BAB I PENDAHULUAN. serta bertanggung jawab. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA MODEL FULL DAY SCHOOL DI SDIT NUR HIDAYAH SURAKARTA TAHUN AJARAN 2013/2014 NASKAH PUBLIKASI

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan merupakan fenomena manusia yang fundamental, yang juga

BAB VI PENUTUP. 1. Pelaksanaan Pembelajaran Aqidah Akhlak dalam Membangun Akhlak. aqidah akhlak bertugas menjalankan program-program yang telah

BAB V PEMBAHASAN. A. Bentuk-Bentuk Hukuman di Pondok Pesantren Al-Mursyid Ngetal

MODEL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP SALMAN AL-FARISI BANDUNG

BAB V PEMBAHASAN PENELITIAN. yang diperoleh dari hasil wawancara (interview), observasi dan data

CHECKLIST PROFESIONALISME PEREMPUAN Oleh Aulia Rizqi Nur Abidi

KATA PENGANTAR. Malang, 29 Agustus 2016 Kepala, Dr. Sumarno NIP

BAB V PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN. A. Gambaran Umum Tentang Budaya Religius di MTs Darul Falah. Bendiljati Kulon Sumbergempol Tulungagung

BAB I PENDAHULUAN. Undang-undang Pendidikan Nasional No.20 tahun 2003 pasal 3, menegaskan bahwa tujuan pendidikan adalah untuk berkembangnya potensi

BAB I PENDAHULUAN A. ANALISIS SITUASI

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. penambahan, pengurangan, penggantian dan pengembangan yang selanjutnya

PIDATO KEPALA PERPUSTAKAAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA PADA PERINGATAN HARI ULANG TAHUN PERPUSTAKAAN NASIONAL KE-31

MANAGEMENT MASJID AL-FURQAAN 2014 / 1435 H. PT UNITED TRACTORS Tbk

KUESIONER Kepada Yth. Alumni Mahasantri/wati Program Pembinaan UPT. Ma had Al-Jami ah IAIN Antasari Banjarmasin di Tempat.

PANDUAN PKBR Pengertian Fungsi PKBR Tujuan PKBR

DAFTAR RIWAYAT PENDIDIKAN

SILABUS MATA KULIAH PENDIDIKAN KARAKTER FIS UNY

1 st Organizational. Turning Vision into Action. Development Project. Surakarta, April 2014

KERTAS KERJA PROGRAM SENTUHAN ROHANI KHAS UNTUK ANAK-ANAK STAF/ PEKERJA AGENSI KERAJAAN ATAU SWASTA ( KEM SEHARI,DUA HARI & TIGA HARI DUA MALAM )

METODE PENGUMPULAN DATA

BAB IV ANALISIS IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP NEGERI 4 PEKALONGAN

BAB I PENDAHULUAN. Pembelajaran ekonomi selama ini berdasarkan hasil observasi di sekolahsekolah

MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA. PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR : 65 / Permentan / OT.140 / 11 / 2012 TENTANG

BAB IV ANALISIS PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PEMBINAAN KEDISIPLINAN SISWA DI SMP NEGERI 3 WARUNGASEM KABUPATEN BATANG

BAB V PENUTUP. Peranan guru PAI dalam pembinaan akhlak peserta didik di SD Negeri 2

BAB I PENDAHULUAN. Baik tulis, dan jam dinding. Meja, kursi, almari, buku, televisi, dan etalase piala.

BAB IV ANALISIS DATA. A. Analisis Proses Pelaksanaan Terapi Shalat Tahajud Dalam

Transkripsi:

KONSEP OPEN MIND TRAINING Konsep openmind training 2013 A. LATAR BELAKANG Guru merupakan salah satu kunci sukses keberhasilan sebuah pendidikan. Di sekolah alam, terdapat tiga faktor yang menentukan kualitas sebuah pendidikan, yaitu guru yang berkualitas, bacaan (pustaka) sebagai gerbang ilmu pengetahuan, dan metode pembelajaran yang patut. Tidak akan terbentuk generasi yang mampu membentuk sebuah peradaban baru, tanpa peran seorang guru berkualitas. Guru yang berkualitas setidaknya memenuhi minimal empat kemampuan profesional yang harus dimiliki oleh guru yaitu: (1) knowledge of content : Kemampuan menguasai materi yang akan diajarkan (2) pedagogical content knowledge : Kemampuan mengolah materi sehingga lebih mudah difahami siswa (3) general pedagogical knowledge : kemampuan untuk mengelola pembelajaran, terdiri dari instructional strategi : strategi mengajar dan classroom management : mengelola dan mengendalikan tingkah laku siswa di kelas (4) knowledge of learner and learning : Menguasai pengetahuan tentang siswa dan belajar Selain kemampuan profesional, seorang guru berkualitas harus mampu memiliki hal-hal yang esensial. Harus tertanam dalam pemahaman dan keyakinannya bahwa guru yang hebat mampu untuk mengubah dunia. Pekerjaan yang paling mulia di muka bumi ini adalah seorang guru, karena perpanjangan tangan tuhan, pewaris nabi, maka alangkah ruginya bila kita tidak termasuk dalam barisannya. Mengajar adalah transfer ruh, guru tidak mungkin menuntut anak sesuatu yang dia tidak kerjakan, sehingga kualitas guru akan diuji kemampuannya membuat siswa berhasil menguasai ilmu yang ditranspormasikannya. Septriana Murdiani (2010) menyampaikan bahwa Guru yang hebat selalu membina diri dan bertindak : 1. mencintai anak-anak dan menjadi orang tua di sekolah 2. teladan luar dalam 3. Ikhlas worker 4. mampu menjadi dirinya sendiri yang terindah 5. seorang fasililitator, manager, motivator, enterpreneur, entertainer dan researcher 6. pekerja yang ikhlas sekaligus cerdas dan tetap bekerja keras Pada kenyataannya di lapangan, khususnya di beberapa sekolahalam, masih banyak guru dengan kemampuan profesional dan kemampuan esensial yang masih perlu dibina. Keterampilan guru untuk mengolah materi dan nilai-nilai sehingga mudah difahami dan ditransformasikan kepada siswa, terutama menggunakan konsep sekolahalam dengan pendekatan belajar bersama Draft Aliyah/prarevisi Page 1

alam masih dirasa kurang. Sebagian guru masih menggunakan alam sebagai tempat belajar (belajar di alam) dan media belajar (belajar dengan alam), namun masih mengalami kendala untuk mengaplikasikan kegiatan belajar bersama alam. Tentunya, karena metode belajar bersama alam akan mudah dilaksanakan ketika kita mampu memahami konsep sekolah alam, hakikat guru sekolahalam, dan menguasai keterampilan guru profesional serta melaksanakan halhal esensial seorang guru sekolahalam. Menyikapi tantangan tersebut diatas, Jejaring Sekolah Alam Nusantara (JSAN) akan menyelenggarakan kegiatan OPEN MIND TRAINING yang akan diikuti oleh sejumlah guru dari beberapa sekolah alam di Indonesia. B. INPUT Peserta adalah guru baru sekolahalam dengan latar belakang yang heterogen, baik dalam hal akademik, pemahaman keislaman, sosial, karakter, ekonomi, lingkungan dan budaya. Peserta openmind training berusia antara 20 35 tahun. C. OUTPUT/GOALS Target/ Sasaran Kegiatan : 1. Peserta mau untuk selalu belajar 2. Peserta mau mengubah persepsi, pemikiran dan akhlaq tidak terpuji 3. Peserta dapat memaknai profesi mulia sebagai guru sekolahalam Target Khusus : 1. Peserta memahami konsep sekolahalam a. Peserta memahami ciri pendidikan sejati b. Mengetahui latar belakang berdirinya sekolahalam c. Mengetahui visi misi sekolahalam d. Memahami konsep dasar sekolahalam e. Melaksanakan standar pendidikan sekolahalam 2. Peserta memahami konsep belajar bersama alam a. Mengetahui kedudukan dan fungsi belajar bersama alam di sekolahalam b. Memahami esensi belajar bersama alam c. Melaksanakan kegiatan belajar bersama alam 3. Peserta mau berubah a. Mengerti bahwa sekolahalam menuju pendidikan sejati Draft Aliyah/prarevisi Page 2

b. Menerapkan visi misi sekolahalam dalam kehidupannya c. Mengetahui sifat baik dan buruknya d. Mau memperbaiki sifat-sifat buruknya 4. Memaknai profesi yang diembannya a. Mengetahui prasyarat guru sekolahalam b. Berani kreatif dan inovatif sebagai salah satu ciri khas guru sekolahalam c. Memperbarui niatnya sebagai guru sekolahalam D. NILAI-NILAI YANG DITANAMKAN Pribadi Baik: Sadar akan kekurangan dirinya, ikhlas, pandai bersyukur, jujur, Lima S, bersih, tertib. Pribadi Kuat: Berani memilih berubah, bertanggungjawab, punya tujuan hidup, pantang mengeluh, ikhtiaristiqomah dan tawakal. Membangun kesadaran keislaman ; Hakikat ibadah dan do a, fiqih praktis, indahnya islam. E. TEMA KEGIATAN : The real teacher for the better school F. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama 2 hari 1 malam pada hari senin-selasa, tanggal 30 31 Desember 2013 bertempat di Sekolah Alam Bintaro, Tangerang. G. SEQUENSING PELATIHAN Hari ke-1 Perkenalan, penggalian harapan peserta, pengenalan budaya pelatihan sekolahalam, pembangkitan motivasi belajar dan pengkondisian suasana pelatihan yang kondusif. Pemahaman konsep sekolahalam Pembiasaan akhlaq dan ibadah Penggalian kreativitas Ukhuwah islamiyah Hari ke-2 Perubahan orientasi peserta terhadap profesi guru Draft Aliyah/prarevisi Page 3

Pemahaman stategi pembelajaran belajar bersama alam Muhasabah/Refleksi diri (penyadaran bahwa keberhasilan pembelajaran akhlaq adalah melalui keteladanan serta pembaharuan niat) Review dan evaluasi Penutup H. STRATEGI DAN METODE PELATIHAN Pelatihan ini dirancang dengan menggunakan strategi Experiential Learning yang mengetengahkan pengalaman (langsung maupun tidak langsung) sebagai katalisator perubahan diri. Metode penyampaian materi dilakukan dalam bentuk : 1. Ceramah (Materi kelas) 2. Simulasi dan Games Indoor 3. Diskusi 4. Problem solving dan decision making 5. Pembiasaan 6. Performance 7. Tausiyah 8. Muhasabah Bentuk aktivitas pembiasaan yang menunjang target pelatihan : Pembiasaan ibadah Wudhu dengan baik, shalat tepat waktu, ahalat sunnah rowatib, sholat tahajud Pembiasaan membaca Al-qur an Membaca Al-qur an bersama-sama setelah shalat maghrib Pembiasaan adab makan, adab minum dan adab tidur Pembiasaan hidup bersih dan rapi Menyimpan sampah pada tempatnya, peserta diberikan plastik keresek kecil untuk tempat memungut sampah, menyimpan sandal dengan rapi menghadap keluar. Pembiasaan senyum, salam, sapa, sopan santun terhadap orang lain Pembiasaan doa sebelum dan sesudah aktivitas Aktivitas Rutin : Makan : pagi, siang dan malam Olahraga pagi Operasi bersih Draft Aliyah/prarevisi Page 4

Kebersamaan Shalat wajib berjama ah, QL dan dhuha Aktivitas pendukung materi; Simulasi Games Performance Tausiyah Muhasabah Observasi I. JADWAL ACARA J. RUNDOWN ACTIVITY K. STANDAR OPERATION PROCEDURE Draft Aliyah/prarevisi Page 5

Waktu Aktivitas PIC Tempat Senin, 30 Desember 2013 06.30 07.00 Registrasi Ulang TU SABin (Bu...) Meja registrasi 07.00 07.30 Menyimpan tas & shalat Dhuha Guru Sabin akhwat1 Guru Sabin ikhwan1 Tempat tidur akhwat Tempat tidur ikhwan 07.30 08.00 Morning tea Sie.Konsumsi Ruang pelatihan 08.00 08.30 Pembukaan, Ice Breaking & Games Class Leader (Pak Arif) Outdoor/indoor ta aruf 08.30 09.00 Budaya pelatihan Class Leader (Pak Arif) Ruang Pelatihan Pohon Ekspektasi 09.00 10.00 Materi I : Konsep Sekolah Alam Bang Lendo Ruang Pelatihan 10.00 10.30 Diskusi Materi I Bang Lendo Ruang Pelatihan 10.30 10.45 Refleksi Materi I Class Leader (Pak Arif) Ruang Pelatihan 10.45 11.00 Coffee Break I Sie.Konsumsi Ruang Pelatihan 11.00 12.00 Materi II : The Guru Bu Septriana Ruang Pelatihan 12.00 13.00 ISHOMA Sie. Konsumsi Ruang Pelatihan 13.00 13.30 Diskusi Materi II Bu Septriana Ruang Pelatihan 13.30 13.45 Refleksi Materi II Class leader (Pak Arif) Ruang Pelatihan 13.45 14.00 Coffee Break II Sie. Konsumsi Ruang Pelatihan 14.00 15.00 Materi III : Guru Kreatif & Inovatif Pak Iman & Pak Syafir Ruang Pelatihan 15.00 15.30 Shalat Ashar Berjamaah Class Leader Ruang Pelatihan 15.30 16.30 Lanjutan Materi III Pak Iman & Pak Syafir Ruang Pelatihan 16.30 16.45 Refleksi Materi III Class Leader Ruang Pelatihan 16.45 17.00 Pembagian kelompok untuk Class leader Ruang Pelatihan perform acara kebersamaan 17.00 18.00 Patut Diri Masing-masing Tempat Istirahat & MCK 18.00 18.30 Shalat Maghrib berjamaah & Al Imam sholat Mushola Ma tsurat 18.30 19.00 Makan Malam Sie. Konsumsi Ruang makan 19.00 19.30 Shalat Isya berjama ah & Tilawah Imam Sholat Mushola 19.30 20.00 Persiapan performa kelompok Class Leader II (Pak Ruang Pelatihan Okwan) 20.00 22.00 It s Time to Show up... Class leader II (Pak Ruang Pelatihan Draft Aliyah/prarevisi Page 6

Okwan) Selasa, 31 Desember 2013 03.00 04.00 Qiyamul Lail CL Musholla 04.00 05.00 Shalat Subuh berjama ah, Alma tsurat, CL Musholla tausiyah on request 05.00 06.00 Olahraga & operasi bersih CL Lapangan 06.00 07.00 Patut Diri & sarapan pagi Sie.Konsumsi Indoor 07.00 08.00 Games kelompok PJ Games Outdoor 08.00 09.30 Materi IV : Openmind BBA Pak Hendi Ruang Pelatihan 09.30 09.45 Coffee Break Sie.Konsumsi Ruang Pelatihan 09.45 11.45 Materi V : BBA Praktik Pak Hendi Ruang Pelatihan 11.45 12.00 Refleksi Materi IV & V CL Ruang Pelatihan 12.00 13.00 ISHOMA Sie. Konsumsi Ruang Pelatihan 13.00-14.30 Materi VI : Pembelajaran Akhlaq Ust.Ferous Ruang Pelatihan 14.30 15.00 Muhasabah & Motivasi Ust. Ferous Ruang Pelatihan 15.00-15.30 Evaluasi dan Follow up PJ Acara Ruang Pelatihan 15.30 15.45 Doorprize & penutupan CL Ruang Pelatihan Draft Aliyah/prarevisi Page 7