MANAJEMEN PENGECEKAN INVENTARIS PERUSAHAAN BERBASIS PROGRAM DINAMIS

dokumen-dokumen yang mirip
Program Dinamis (Dynamic Programming)

Eksplorasi Algoritma Brute Force, Greedy, dan Dynamic Programming untuk Persoalan Integer Knapsack

TIN102 - Pengantar Teknik Industri Materi #10 Ganjil 2015/2016 TIN102 PENGANTAR TEKNIK INDUSTRI

PROGRAM STUDI S1 SISTEM KOMPUTER UNIVERSITAS DIPONEGORO. Oky Dwi Nurhayati, ST, MT

Program Dinamis (dynamic programming):

Program Dinamis (Dynamic Programming)

Design and Analysis Algorithm. Ahmad Afif Supianto, S.Si., M.Kom. Pertemuan 09

Analisis Permainan FLIP Menggunakan Algoritma Program Dinamis

Program Dinamis. Oleh: Fitri Yulianti

Program Dinamis Sebagai Algoritma Dalam Link State Routing Protocol

Pencarian Solusi Optimal dalam Permainan Congklak dengan Program Dinamis

Penyelesaian Sum of Subset Problem dengan Dynamic Programming

Implementasi Pemrograman Dinamis dalam Pencarian Solusi Permainan Menara Hanoi

PENEMPATAN KANTOR POS DENGAN ALGORITMA PROGRAM DINAMIS

BAB 2 LANDASAN TEORI. 2.1 Program Dinamik

Penyelesaian Persoalan Penukaran Uang dengan Program Dinamis

MODUL I PROGRAM DINAMIS

Analisa Keputusan Manajemen dengan Pemrograman Dinamis

Penentuan Lintasan Terbaik Dengan Algoritma Dynamic Programming Pada Fitur Get Driving Directions Google Maps

Deteksi Wajah Menggunakan Program Dinamis

Penerapan Program Dinamis untuk Optimisasi Taktik Pit Stop F1

Penentuan Menu Makan dengan Pemrograman Dinamis

Implementasi Pencocokan String Tidak Eksak dengan Algoritma Program Dinamis

Perencanaan Kebijakan Penggantian Alat Masak Paling Optimal pada Usaha Restoran dengan Menggunakan Program Dinamis

PENCARIAN SOLUSI TTS ANGKA DENGAN ALGORITMA RUNUT BALIK BESERTA PENGEMBANGANNYA

Aplikasi Dynamic Programming dalam Decision Making pada Reinvestment Problem

EKSPLORASI ALGORITMA BRUTE FORCE, GREEDY DAN PEMROGRAMAN DINAMIS PADA PENYELESAIAN MASALAH 0/1 KNAPSACK

MENENTUKAN LINTASAN TERPENDEK SUATU GRAF BERBOBOT DENGAN PENDEKATAN PEMROGRAMAN DINAMIS. Oleh Novia Suhraeni 1, Asrul Sani 2, Mukhsar 3 ABSTRACT

Pemanfaatan Algoritma Program Dinamis dalam Pendistribusian Barang

Optimalisasi Susunan Tempat Duduk Kereta Api Menggunakan Algoritma Greedy dan Program Dinamis

APLIKASI PEMROGRAMAN DINAMIS UNTUK MEMAKSIMALKAN PELUANG MEMENANGKAN PERMAINAN PIG

PENGGUNAAN ALGORITMA GREEDY DALAM PERMAINAN KARTU BLACK JACK

Perbandingan Algoritma Dijkstra dan Algoritma Floyd-Warshall dalam Penentuan Lintasan Terpendek (Single Pair Shortest Path)

Penerapan Algoritma Branch And Bound Dalam Optimasi Assigment Problem

Mendapatkan Keuntungan Investasi Tertinggi dengan Memanfaatkan Algoritma Dynamic Programming

Penerapan Pemrograman Dinamis dalam Perencanaan Produksi

II. TEORI DASAR. Kata Kunci levenshtein; program dinamis; edit distance; twitter

Program Dinamik Ir. Djoko Luknanto, M.Sc., Ph.D. Jurusan Teknik Sipil FT UGM

PERBANDINGAN KOMPLEKSITAS ALGORITMA PENCARIAN BINER DAN ALGORITMA PENCARIAN BERUNTUN

Penerapan Program Dinamis dalam Menentukan Rute Terbaik Transportasi Umum

Penerapan Algoritma Greedy dalam Penyetokan Barang

BAB 2 LANDASAN TEORI

Penyelesaian Persoalan Rationing Capital Menggunakan Metode Present Worth dalam Ekonomi Teknik dengan Program Dinamis

Analisis Penggunaan Algoritma Greedy dalam Program Solusi Fisibel Basis Awal Transportasi

BAB 2 LANDASAN TEORI

Penyelesaian Berbagai Permasalahan Algoritma dengan Kombinasi Algoritma Brute Force dan Greedy

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BIAYA MINIMUM PADA PERENCANAAN PRODUKSI DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN UD. HAMING MAKASSAR DENGAN PROGRAM DINAMIK

BAB 2 LANDASAN TEORI

PERBANDINGAN ALGORITMA GREEDY DAN BRUTE FORCE DALAM SIMULASI PENCARIAN KOIN

BAB 3 LINEAR PROGRAMMING

Penentuan Rute Terbaik pada Permainan Taxi Rider

TUGAS RESUME MATERI KULIAH ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA STRATEGI ALGORITMA : H

Pendeteksian Deadlock dengan Algoritma Runut-balik

Penerapan Algoritma Boyer Moore-Dynamic Programming untuk Layanan Auto-Complete dan Auto-Correct

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Penerapan Algoritma Greedy dalam Pencarian Rantai Penjumlahan Terpendek

Studi Algoritma Optimasi dalam Graf Berbobot

PERBANDINGAN APLIKASI ALGORITMA BRUTE-FORCE DAN KOMBINASI ALGORITMA BREADTH FIRST SEARCH DAN GREEDY DALAM PENCARIAN SOLUSI PERMAINAN TREASURE HUNT

Lecture 5 : Dynamic Programming (Programa Dinamis) Hanna Lestari, ST, M.Eng

Penerapan Dynamic Programming pada sistem GPS (Global Positioning System)

Pengaturan Pilihan Makanan untuk Memenuhi Kebutuhan Kalori dengan Algoritma Pemrograman Dinamis

BAB I PENDAHULUAN. pada sektor masyarakat meluas dengan cepat[4]. menentukan tingkat kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan, dimana masingmasing

Algoritma Viterbi dalam Metode Hidden Markov Models pada Teknologi Speech Recognition

Penentuan Lokasi Pemasaran Produk dengan Media Periklanan Menggunakan Algoritma Greedy

PERBANDINGAN KOMPLEKSITAS ALGORITMA METODE-METODE PENYELESAIAN SISTEM PERSAMAAN LANJAR

Perbandingan Algoritma Depth-First Search dan Algoritma Hunt-and-Kill dalam Pembuatan Labirin

Penerapan Program Dinamis Pada Sistem Navigasi Otomotif

ANT COLONY OPTIMIZATION

Penggunaan Dynamic Programming pada Persoalan Penjadwalan Kedatangan Pesawat Terbang

Solusi Terbaik Permainan Rocket Mania Deluxe dengan Pendekatan Algoritma BFS dan Algoritma Greedy

Penerapan Algoritma Brute Force dan Backtracking pada Permainan Skycraper

Penerapan Algoritma Greedy Pada Permainan Kartu Truf

PERMASALAHAN OPTIMASI 0-1 KNAPSACK DAN PERBANDINGAN BEBERAPA ALGORITMA PEMECAHANNYA

Pemanfaatan Pohon dalam Realisasi Algoritma Backtracking untuk Memecahkan N-Queens Problem

PENENTUAN RUTE TERPENDEK MENUJU KAMPUS MENGGUNAKAN ALGORITMA DYNAMIC PROGRAMMING

Pendekatan Dynamic Programming untuk Menyelesaikan Sequence Alignment

Kompleksitas Algoritma Pengurutan Selection Sort dan Insertion Sort

Algoritma Divide and Conquer untuk Optimasi Pemberian Efek Aura pada Permainan DotA (Defense of the Ancient)

Penerapan Algoritma Greedy Untuk Pemantauan Jaringan Komputer Berbasis Rute (Path-oriented)

Penggunaan Algoritma Greedy dalam Penyelesaian Masalah Transportasi

BAB VIII PEMROGRAMAN DINAMIS

Penyelesaian Permainan Sliding Puzzle 3x3 Menggunakan Algoritma Greedy Dengan Dua Fungsi Heuristik

Penggunaan Algoritma Greedy untuk menyelesaikan Permainan Othello

BAB III ALGORITMA GREEDY DAN PROGRAM DINAMIS

Algoritma Branch & Bound untuk Optimasi Pengiriman Surat antar Himpunan di ITB

Penerapan Algoritma Greedy pada Permainan Kartu 100

Penerapan Algoritma Greedy pada Optimasi Pengaturan Lampu Lalu Lintas Sederhana

Penerapan Algoritma Greedy dalam Pembuatan Artificial Intelligence Permainan Reversi

1, 2, 3

PENYELESAIAN GAME TEKA-TEKI SILANG DENGAN MENERAPKAN ALGORITMA BACKTRACKING

Penggunaan Algoritma Branch and Bound dan Program Dinamis Dalam Pemecahan Masalah Rubik s Cube

Bagaimana cara menyelesaikan persoalan Linier Programming and Integer Programming dengan

Penerapan Algoritma Greedy pada Intelegensia Buatan untuk Transfer Pemain dalam Permainan Simulasi Sepakbola

ALGORITMA MENCARI LINTASAN TERPENDEK

Penerapan Algoritma Backtracking pada Pewarnaan Graf

Lecture 5 : Dynamic Programming (Programa Dinamis) Hanna Lestari, ST, M.Eng

Dynamic Programming dalam Board game Power Grid

III RELAKSASI LAGRANGE

Transkripsi:

MANAJEMEN PENGECEKAN INVENTARIS PERUSAHAAN BERBASIS PROGRAM DINAMIS Ibnu Hikam Laboratorium Ilmu dan Rekayasa Komputasi Departemen Teknik Informatika, Institut Teknologi Bandung Jl. Ganesha 10, Bandung e-mail: if15038@students.if.itb.ac.id ABSTRAK Prinsip dunia industri adalah bagaimana mengoptimalkan output yang dihasilkan suatu perusahaan dengan biaya yang minimum. Sejalan dengan prinsip ekonomi yaitu mendapatkan untung yang maksimum dengan pengorbanan yang seminimumnya. Maka pengelolaan barang atau inventaris perusahaan dapat menjadi salah satu solusi bagaimana meminimumkan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan. Pada makalah ini akan dibahas pengecekan inventaris perusahaan dengan menggunakan pendekatan program dinamis atau dynamic programming. Dimana pada program dinamis terdapat karakteristik rekursif, dimana proses rekursif ini mengoptimalakan atau meminimumkan biaya yang dikeluarkan setiap tahap atau state-nya dalam pengelolaan pengecekan inventaris perusahaan. Untuk mempermudah pendekatan rumus dan numerik digunakan suatu kasus pada manajemen inventaris pada perusahaan Jeppesen Sandersen, Inc pada makalah ini. Kata kunci: program dinamis, boundary, interior, fixed cost, variable cos, plate 1. PENDAHULUAN Dalam dunia bisnis, khususnya industri setiap petarung bisnis pasti mengorientasikan bisnisnya untuk mendapatkan keuntungan semaksimal mungkin dengan pengorbanan seminimal mungkin. Salah satu cara untuk mendapatkan keuntungan semaksimal mungkin adalah dengan melakukan mimalisisir penganggaran biaya pada proses operasi produksi nya salah satunya operasi pengecekan inventarisnya. Oleh karena itu, tiap instansi bisnis dituntut untuk memiliki suatu strategi optimasi untuk mengelola dan memenej proses pengecekan gudanya, Sebagai algoritma yang memecahkan masalah dengan menguraikan solusi menjadi sekumpulan langkah, Pemrograman Dinamis (Dynamic Programming) dan karakteristik rekursifnya merupakan algoritma yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan optimasi tersebut. hingga kini persoalan ini banyak sekali ditemukan dalam permasalahan sehari-hari, misalnya memilih barang apa saja yang akan dimasukkan ke dalam koper untuk dibawa bepergian, sampai pada masalah yang akan kita bahas, pengecekan inventaris peruahaan. Dalam persoalan ini, kita ambil contoh penerapan sistem ini pada perusahaan yang bernama jeppesen sanderson, Inc. Perusahaan yang bergerak dibidang penyedia produk-produk yang berkaitan dengan teknologi informasi. Dimana Jeppesen mengoptimalisasi manajemen pengelolaan inventarisnya sehingga mampu memangkas pengeluarannya sampai 800.000 USD tiap tahunnya mulai dari tahun 1998.. 2. PENGECEKAN INVENTARIS DENGAN PROGRAM DINAMIS 2.1 Definisi Program Dinamis Dynamic Programming (Program Dinamis) adalah metode pemecahan masalah dengan cara menguraikan solusi menjadi sekumpulan langkah (step) atau tahapan (stage) sedemikian sehingga solusi dari persoalan dapat dipandang dari serangkaian keputusan yang saling berkaitan. Dynamic Programming biasanya digunakan untuk memecahkan masalah optimasi, yakni masalah yangmemiliki banyak kemungkinan solusi, dan DynamicProgramming diminta untuk mencari solusi yang paling optimal. MAKALAH IF2251 STRATEGI ALGORITMIK TAHUN 2007 1

2.2 Jenis-Jenis Program Dinamis Dalam menyelesaikan persoalan dengan DynamicProgramming, kita dapat menggunakan dua pendekatan berbeda, Misalkan x1, x2,, xn menyatakan peubah (variable) keputusan yang harus dibuat untuk masing-masing tahap 1, 2,..., n. Maka : a. Dynamic Programming Forward, (Program Dinamis Maju) program dinamis bergerak mulai dari tahap 1, ke tahap 2, 3 dan sterusnya sampai tahap n. Runtunan variable keputusan adalah x1, x2,, xn. b. Dynamic Programming Backward, (Program Dinamis Mundur ) program dinamis bergerak dari tahap ke n, terus mundur ke tahap n -1, tahap n-2 sampai tahap 1. Pada Permasalahan ini kita akan menggunakan Program Dinamis Maju. 2.3 Formulasi Program Dinamis Kita modelkan persoalan pengecekan inventaris Jeppesen sebagai sistem pengecekan inventaris periodik, dengan durasi periode acak (R). Dimana tiap R mewakili selang waktu pada grafik. Sehingga bisa ditemukan banyak sekali kemungkinan. Namun secara sederhana kita dapat mengasumsikan selang waktu acak(r) dengan nilai kt, dimana k adalah angka integer yang merepresentasikan selang waktu dari siklus pengecekan, dan t = 1,2,3,...,b yang melambangkan indeks siklus dengan b sebagai batas atas. Sebagai contoh kita masukkan nilai k = 8 minggu dan b = 6 kali pengecekan, sehingga ktnya adalah 8, 16, 24, 32, 40, 48. Yang berarti pengecekan inventaris dilakukan setiap 8 minggu sekali yaitu pada minggu ke 8, minggu ke 16, minggu ke 32, minggu ke 40 dan minggu ke 48. Variabel yang lain adalah jumlah permintaan barang setiap minggunya dilambangkan oleh D i, dimana i == 1,2,3,... b. Kita sederhanakan saja bahwa jumlah permintaan barang setiap minggu nya sama yaitu D.sehingga kita dapatkan D i di buat sama dilambangkan dengan D. Pengecekan inventaris memiliki dua biaya, sebelum hasil pengecekan dapat dipublikasikan (entah untuk kalangan sendiri ataupun ke masa umum) sebuah plate harus dibuat terlebih dahulu, dengan satu atau lebih gambaran negatif tentang hasil pengecekan yang akan dipublikasikan. Membuat plate pun menghabiskan waktu prosess untuk pengerjaannya, yang kita jadikan sebagai biaya tetap atau fixed cost (A) pada tiap pemesanan barang. Setelah plate selesai dibuat maka sisa biaya pengecekan inventaris kita sebut c, yang merupakan biaya variabel tiap unit barang yang dipesan. Sehingga dapat kita definisikan fungsi c(y) sebagai berikut. A cy when y 0, c( y) 0 when y 0. Agar menjadi sederhana, kita asumsikan dapat diisi secara instant. Dalam prakteknya, vendor sangat responsif, dan melakukan pemesanan tiap minggu. Di Jeppesen, pengelolaan barang inventaris diabaikan, sehingga kita biarkan nilainya nol. Sehingga kita asumsikan bahwa pemesan harus memesan ulang jika inventaris sedang kosong atau nol. Sehingga A merupakan nilai biaya penalti jika pemesanan dilakukan dengan waktu yang singkat atau mendadak. Sehingga kita tidak menggunakan variabel cost pada contoh ini. Kita formulasikan masalah Jeppesen ini sebagai masalah program dinamis atau dynamic programming (DP), dilambangkan oleh n, sebagai usia waktu pengecekan, yang dihitung sejak permintaan dilayangkan. Dapat diformulasikan sebagai n = kt + i, t = 0,1, 2,.., b-1 dan i = 1,...,k Jika usia pengecekan sekarang n, maka state system adalah x, yang mana merupakan awal permulaan inventaris pada periode itu. Tujuan utama kita adalah dapat meminimalisir biaya selama proses pengecekan barang. Kita rumuskan menjadi V n (x) menjadi biya minimum yang diharapkan dari usia pengecekan inventaris n sampai akhir periode. V 1 (0) merepresentasikan biaya minimum yang diharapkan dari total waktu yang dialokasikan pada pengecekan barang atau inventaris. MAKALAH IF2251 STRATEGI ALGORITMIK TAHUN 2007 2

Kita sebut periode interor jika hasil pengecekan tidak bisa di kaji pada akhir periode. Periode interior memiliki indeks waktu n = kt + i, i= 1,2,3..., k-1. Kita sebut periode boundary jika pengecekan berakhir. Dengan kata lain periode boundary adalah periode terakhir dalam siklus pengecekan tiap indeks k(t + 1), t = 0, 1, 2,.., b- 1. Dalam kasus Jeppesen, periode boundary adalah 8, 16, 24, 32, 40, dan 48, dan periode yang lain adalah periode interior. Yaitu (1,2,..., 7, 9,..., 15, 17,..., 23, dan selnjutnya). Kita notasikan sisa waktu dari pengecekan, dengan usia kt, yaitu R kt R kt t 1,2,..., b 1. R kt, Lalu peluang kondisi pengecekan yang berlangsung, dengan usia kt, menyisakan siklus waktu t, yang dihasilkan dari P( R kt kt') P( R k( t t')) t 1,2,.., b 1, t ' 1,2,.., b t. R kt, Peluang kondisi diatas dapat ditentukan berdasarkan distribusi impiris angka random R. Lalu, kita turunkan persamaan optimal dari periode interior dan boundary. Program dinamis secara rekursif memformulasikan menjadi V kti ( x) min c( y) EVkti 1( x y D) y x0, y0 i 1,2,..., k 1, b 1,2,..., b 1, (1) disini, c(y) adalah biaya yang dibutuhkan pada periode interior kt + i jika Jeppesen memesan sejumlah barang dengan nilai y, dan EV kt i 1( x y D) adalah biaya yang diharapkan dari kt + i +1, dengan asumsi dapat optimal pada masa depan.masalah pada periode kt+1 adalah memilih y yang dapat meminimalisir jumlah biaya yang dibutuhkan pada saat ini dan yang akan datang. Sehingga perumusan atau constraint jumlah barang yang dipesan (y) pada perumusan (1) berarti perusahaan tidak pernah bersentuhan tangan dengan inventaris pada tengah siklus, dan ketika inventaris nol, maka harus segera dipesan kembali., Kita definiskan [a] + = max {0,a}. Proses rekursif program dinamis mengkores-pondensikan kedalam periode boundary (periode akhir siklus) dengan V k x ( t1) ( ) min x 0, y 0 y c( y) P( Rkt k) EVk ( t1) 1 ( x y D) P( Rkt k) ( AP( D x y)) ce[ D x y] t 0,1,..., b 1. (2) Persamaan optimal diatas dapat dipahami sebagai berikut: c(y) adalah biaya yang terjadi pada periode boundary k(t +1). Dan biaya kedepan tergantung pada hasil pengecekan barang pada akhir periode. Dengan peluang P(R kt >k), hasil pengecekan dengan usia kt akan minimal bertahan pada siklus lainnya, dan proses setelah periode interior k(t+1)+1 dengan minimum perkiraan biaya EV k(t+1)+1 (x + y - D). Dengan probabilitas atau peluang P(R kt =k), dan pengecekan berakhir (t+1) yang pertama. Dengan peluang P(D > x + y) dan biaya produksi ce[d x - y] +. Ketika t = b-1 pada persamaan (2), V kb (x) memberikan kondisi boundary dari proses rekursif program dinamis dengan P(R k(b-1) = k)=1. Secara teori, persamaan (1) dan (2) digunakan untuk pemecahan masalah menggunakan teknik program dinamis secara komputasi, seperti nilai iterasi. Gambar 1. Proses Pengecekan Inventaris Perusahaan MAKALAH IF2251 STRATEGI ALGORITMIK TAHUN 2007 3

Perusahaan Jeppesen Sanderson, Inc. Perusahaan yang bergerak dibidang penyedia produk-produk yang berkaitan dengan teknologi informasimengemplimentasikan manajemen pengelolaan inventarisnya dengan pendekatan program dinamis sehingga mampu memangkas pengeluarannya sampai 800.000 USD tiap tahunnya mulai dari tahun 1998.. Gambar 2. Hasil Pencetakan Pengecekan Inventaris Perusahaan 2.4 Keuntungan Yang Diperoleh Dengan mengimplementasikan sistem pengecekan berbasis program dinamis ini jeppesen berhasil mengurangi biaya operasi produksi sampai sebesar 800.00 USD per tahunnya. Pada bulan Juni dan desember1998 Jeppessen mengeluarkan biaya sebesar 250.000 USD untuk membangun sistem pengecekan ini. Pada bulan Januari 1999 berhasil memengkas biaya operasi produksi sampai dengan 500.000 USD pada laporan tahunannya. Dan pada akhirnya sistem pengecekan berbasis program dinamis ini mampu memangkas biaya pada tahun-tahun berikutnya sampai sebesar 800.000 USD. REFERENSI [1] Elena Katok, dkk, Jeppesen Uses a Dynamic-Programming-Based DSS to Manage Inventory, Volume 1 Copyright _ 2001 INFORMS, 12 halaman [2] Reza Rahman Mohammad, dkk,, Penggunaan Metode Dynamic Programming Dalam Perencanaan dan Pengendalian Proyek dengan PERT/CPM, Informatika ITB, 2006, 4 halaman [3] Rinaldi Munir, Strategi Algoritmik, Informatika ITB, 2007 3. KESIMPULAN Prinsip dunia industri adalah bagaimana mengoptimalkan output yang dihasilkan suatu perusahaan dengan biaya yang minimum. Sejalan dengan prinsip ekonomi yaitu mendapatkan untung yang maksimum dengan pengorbanan yang seminimumnya. Maka pengelolaan barang atau inventaris perusahaan dapat menjadi salah satu solusi bagaimana meminimumkan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan. Pada makalah ini akan dibahas pengecekan inventaris perusahaan dengan menggunakan pende-katan program dinamis atau dynamic programming. Dimana pada program dinamis terdapat karakteristik rekursif, dimana proses rekursif ini mengoptimalakan atau meminimumkan biaya yang dikeluarkan setiap tahap atau state-nya dalam pengelolaan pengecekan inventaris perusahaan. MAKALAH IF2251 STRATEGI ALGORITMIK TAHUN 2007 4

MAKALAH IF2251 STRATEGI ALGORITMIK TAHUN 2007