Please download full document at Thanks

dokumen-dokumen yang mirip
MENGENAL PRIBADI MELALUI PSIKOLOGI KEPRIBADIAN. Oleh: Lis Yulianti Syafrida Siregar 1

PengantarPsikologiKepribadian OLEH : DRA. RAHAYU GININTASASI, M.SI

K E P R I B A D I A N. Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pengantar Psikologi. Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

TIPOLOGI DAN PSIKOLOGI KONSTITUSI

MEMAHAMI INDIVIDU PERILAKU ORGANISASI

Pengukuran Tubuh. Aris Fajar Pambudi FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

Psikologi Kepribadian I Psikologi Konstitusi dan Personologi

Pokok Bahasan 12 KEPRIBADIAN. By Hiryanto, M.si.

KEPEMIMPINAN: MENGENDALIKAN BAWAHAN MELALUI DETEKSI TIPE KEPRIBADIAN INDIVIDU DAN PENEMPATANNYA DALAM ORGANISASI Oleh: Drs. A.

Tipe-tipe Kepribadian. Oleh : Tine A. Wulandari, S.I.Kom.

1. Berikut ini yang bukan merupakan fungsi rangka adalah. a. membentuk tubuh c. tempat melekatnya otot b. membentuk daging d.

BAB I PENDAHULUAN. Sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu aset penting bagi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

TUTORIAL 2 SISTEM TUBUH 2. Sistem Respirasi Manusia

Daerah yang ketinggiannya antara m dpl dan suhu C.

Proses erupsi gigi adalah suatu proses isiologis berupa proses pergerakan gigi yang

SMP kelas 9 - BIOLOGI BAB 15. SISTEM GERAK MANUSIALatihan Soal 15.1

SD kelas 6 - ILMU PENGETAHUAN ALAM BAB 12. RANGKA DAN SISTEM ORGAN PADA MANUSIALatihan soal 12.1

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (Siklus I)

PENGURUTAN (MASSAGE)

Metode Observasi & Wawancara

CEDERA KEPALA, LEHER, TULANG BELAKANG DAN DADA

SMP JENJANG KELAS MATA PELAJARAN TOPIK BAHASAN VIII (DELAPAN) ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) SISTEM GERAK MANUSIA

PERBEDAAN INDIVIDUAL

SEL SARAF MENURUT BENTUK DAN FUNGSI

Y. JOKO DWI NUGROHO,S.Psi,M.Psi,Psi PERKEMBANGAN FISIK

SMP JENJANG KELAS MATA PELAJARAN TOPIK BAHASAN IX (SEMBILAN) ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) SISTEM PERNAPASAN MANUSIA. A. Organ-Organ Pernapasan

TIPE TEMPERAMEN KONSELOR & CORAK INTERAKSI KONSELING. Oleh: Bernardus Widodo, M.Pd.

Sindroma Down Oleh : L. Rini Sugiarti, M.Si, psikolog*

LATIHAN FISIK SEBAGAI PENDUKUNG ASUHAN GIZI BAGI LANSIA DR.dr.BM.Wara Kushartanti

BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang

PENAMPILAN DIRI DAN KEPRIBADIAN

Mengenal Penyakit Kelainan Darah

ANATOMI DAN FISIOLOGI

Kemandirian Belajar. 1. Deinisi Kemandirian Belajar

Pil yang tersedia dalam kemasan 21 tablet mengandung hormon akif estrogen/progesin dalam dosis yang sama, dengan 7 tablet tanpa hormon akif.

PELAYANAN KB DALAM RUANG LINGKUP KEBIDANAN KOMUNITAS

Karenanya labu kuning yang bisa mencapai ukuran besar ini juga membawa beragam manfaat hebat untuk mencegah beragam penyakit, di antaranya:

PEDOMAN MEMIJAT PADA BAYI DAN ANAK. ppkc

RITA ROGAYAH DEPT.PULMONOLOGI DAN ILMU KEDOKTERAN RESPIRASI FKUI

PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR : 07/Permentan/OT.140/1/2008 TANGGAL : 30 Januari 2008

8.1. Pengelompokan Tanaman berdasarkan Aspek Arsitektural dan Arisik Visual

METODE PENELITIAN. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan pada bulan September November

I. PENDAHULUAN. Senam menurut Roji (2006: 110) adalah olahraga dengan gerakan gerakan

PEMILIHAN DAN PENILAIAN TERNAK SAPI POTONG CALON BIBIT Lambe Todingan*)

SMP kelas 9 - BIOLOGI BAB 15. SISTEM GERAK MANUSIALATIHAN SOAL BAB 15

PROGRAM TAHUNAN Mata Pelajaran PKn Kelas 2

BAB I PENDAHULUAN. Anak-anak sekolah dasar kelas V dan VI merupakan usia anak-anak yaitu

Defusi (defusion): idak menekankan perbedaan antarpihak yang berkonlik; kompromi; mediasi

Perkembangan Sepanjang Hayat

BAHAN PERKULIAHAN KONTRUKSI POLA BUSANA (Prodi Pendidikan Tata Busana) Disusun Oleh : Dra. Marlina, M.Si Mila Karmila, S.Pd, M.Ds

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Pengetahuan merupakan hasil dari tahu, yang terjadi setelah orang melakukan

ANALISIS POSTUR KERJA DAN KELUHAN PEKERJA PADA AKTIVITAS PEMOTONGAN BAHAN BAKU PEMBUATAN KERIPIK

SMP kelas 8 - BIOLOGI BAB 3. SISTEM GERAK PADA MANUSIALATIHAN SOAL

Pengerian Lensa, Jenis Lensa dan Pembiasan pada Lensa

BAB X ISOMETRIK. Otot-otot Wajah terdiri dari :

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

SMP kelas 8 - BIOLOGI BAB 2. PERKEMBANGAN PADA MANUSiAlatihan soal 2.3

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. kambing Kacang dengan kambing Ettawa. Kambing Jawarandu merupakan hasil

Maine Coon Published on KucingKita.com (

1. Lembaga yang menetapkan Pancasila sebagai dasar negara adalah. A. KNIP B. BPUPKI C. KNPI D. PPKI 2. Sidang pertama yang dilaksanakan oleh BPUPKI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Ergonomi adalah ilmu, seni dan penerapan teknologi untuk menyerasikan atau

JENIS-JENIS PERNYATAAN NON VERBAL

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. tetapi pada masa ini anak balita merupakan kelompok yang rawan gizi. Hal ini

BAB 1 PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Masa remaja adalah masa peralihan dari anak-anak ke dewasa, bukan

2015 PENGARUH OLAH RAGA RENANG TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA ANAK AUTIS DI SLB AL-HIKMAH BANDUNG

AKTIVITAS / MOBILISASI PIMPINAN MENERAN DUKUNGAN MENTAL

TEORI PENYEBAB PENYAKIT 2. By: Syariffudin

LAPORAN PENGABDIAN MASYARAKAT KEGIATAN PENYULUHAN TENTANG REMATIK PADA LANSIA. TIM PENGABMAS Yenni, M.kep, Ns, Sp, Kep kom. Ns. Emira Apriyeni, S.

BABY WRAP TUTORIAL Content:

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) DAN RESUSITASI JANTUNG PARU (RJP)

- - SISTEM GERAK PADA MANUSIA - - dpl2gerak SISTEM GERAK PADA MANUSIA

terdiri dari Langkah Berirama terdiri dari Latihan Gerak Berirama Senam Kesegaran Jasmani

1. Suatu unsur yang membedakan antara bentuk negara dan bentuk kenegaraan adalah...

Bukti untuk mendukung asumsi

II B. Sistem Kerja dan Kontrol pada Manusia

LAPORAN PENDAHULUAN HIPERTENSI PADA LANSIA

BAB I PENDAHULUAN. nyeri tak tertahankan, mempengaruhi tangan, punggung, leher, lengan, bahkan

TINJAUAN PSIKOLOGIS TERHADAP PENDIDIKAN

I. PENDAHULUAN. Pendidikan Jasmani sebagai bagian integral dari sistem pendidikan secara keseluruhan, yang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Kucing MAINE COON (American Snughead)

A. Pengertian Pertumbuhan Fisik

METODE PENELITIAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN

pergerakan gigi isiologis merupakan gerakan gigi secara alami yang terjadi selama dan setelah erupsi. gerakan gigi isiologis melipui:

Tubuh kita juga memiliki komponen yang membuatnya dapat bergerak atau beraktivitas. Apa saja yang terlibat bila kita melakukan gerak?

Psikologi dalam Kewiraswastaan Ciri-ciri Psikologi Seorang Wiraswasta

BAB I PENDAHULUAN. Dari segi ilmu kimia kolesterol merupakan senyawa lemak yang kompleks

ANALISIS POLA BUSANA Oleh: As-as Setiawati

SURVEY KEMAMPUAN MOTORIK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH SE-KECAMATAN TAMAN SIDOARJO TAHUN AJARAN DIDIK CAHYO WICAKSONO ABSTRAK

Sistem Saraf pada Manusia

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

I. SEJARAH HIV AIDS II.APA ITU HIV? III. Dimanakah virus HIV ini berada? IV. APAKAH CD4 ITU?

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

KEPRIBADIAN IA KURNIATI

Transkripsi:

BAB I PENDAHULUAN A. SIFAT-SIFAT KHAS KEPRIBADIAN MANUSIA Berpangkal pada kenyataan bahwa kepribadian manusia itu sangat bermacam-macam sekali, mungkin sama banyaknya dengan banyaknya orang, segolongan ahli berusaha menggolonggolongkan manusia ke dalam ipe-ipe tertentu, karena mereka berpendapat bahwa cara itulah paling efekif untuk mengenal sesama manusia dengan baik. Pada sisi lain, sekelompok ahli berpendapat, bahwa cara bekerja seperi dikemukakan di atas itu idak memenuhi tujuan psikologi kepribadian, yaitu mengenal sesama manusia menurut apa adanya, menurut sifat-sifatnya yang khas, karena dengan penggolongan ke dalam ipe-ipe itu orang justru menyembunyikan kekhususan sifatsifat seseorang. B. TEORI TIPOLOGI 1. Teori Hippocrates Gelenus Terpengaruh oleh Kosmologi Empedokles, yang menganggap bahwa alam semesta beserta isinya ini tersusun atas empat unsur pokok, yaitu tanah, air, udara, dan api, yang masing-masing mendukung sifat tertentu, yaitu tanah mendukung sifat kering, air mendukung sifat basah, udara mendukung sifat dingin dan api mendukung sifat panas, maka Hippocrates (460 370) berpendapat, bahwa juga di dalam tubuh manusia terdapat sifat-sifat tersebut yang didukung oleh cairan-cairan yang ada di dalam tubuh, yaitu : - Sifat kering didukung oleh Cholc, - Sifat basah didukung oleh Melannchole, - Sifat dingin didukung oleh Phlegma, dan - Sifat panas didukung oleh Sanguis. Hippocrates Galenus berpendapat, bahwa di dalam tubuh manusia terdapat empat macam cairan pokok, yaitu chole, melanchole, phlegma, dan sanguis. Sifat kejiwaan tertentu yang khas ini, yang adanya tergantung kepada dominasi cairan dalam tubuh itu oleh Gelenus disebut temperamental. 2. Tipologi Mazhab dan Mazhab Perancis a. Tipologi Mazhab Itali Berdasarkan atas data-data yang di peroleh oleh DeGiovani, serta hukum deformasi yang dirumuskan oleh DeGiovani,Viola dalam penyelidikan-penyelidikannya menemukan, bahwa ada iga macam ipe manusia berdasarkan atas keadaan tubuhnya, yaitu : (1) Microsplanchnis : ukuran-ukuran menegak relaif dominant, sehingga orangnya kelihatan inggi jangkung. (2) Macrosplanchnis : ukuran-ukuran mendatarnya relaif dominant, sehingga orangnya kelihatan pendek gemuk. (3) Normosplanchnis : ukuran-ukuran menegak dan mendatar seimbang, sehingga orang kelihatan seimbang. Bermacam-macam bentuk tubuh yang demikian itu beralas pada keturunan. b. Tipologi Mazhab Perancis Mazhab Perancis yang dipimpin oleh Sigaud berpendapat, bahwa keadaan serta bentuk tubuh manusia serta kelainan-kelainannya itu pada pokoknya ditentukan oleh sekitar atau lingkungan. Yaitu : (1) Ada lingkungan yang berwujud udara yang menjadi sumber reaksi respiratoris. (2) Ada sekitar yang berwujud makan-makanan yang menjadi sumber reaksi-reaksi digesif. (3) Ada lingkungan yang berwujud keadaan-keadaan alam yang menjadi sumber reaksi-reaksi muskuler. (4) Ada lingkungan yang berwujud keadaan sosisl yang menimbulkan reaksi-reaksi cerebral.

3. Tipologi Kretschmer a. Tipe-ipe manusia menurut keadaan jasmaninya Kretschmer menggolong-golongkan atas dasar bentuk tubuhnya menjadi empat : 1. Tipe piknis: Sifat-sifat khas ipe ini ialah : - Badan agak pendek, - Dada membulat, perut besar, bahu idak lebar - Leher pendek dan kuat - Lengan dan kaki lemah - Kepala agak merosot ke muka diantara keuda bahu, sehingga bagian atas dari tulang punggung kelihatan sedikit melengkung - Banyak lemak, sehingga urat-urat dan tulang-tulang tak kelihatan nyata Tipe ini memperoleh bentuknya yang nyata setelah orang berumur 40 tahun 2. Tipe Leptosom Orang yang beripe leptosom ukuran-ukuran menegaknya lebih dari keadaan biasa, sehingga orangnya kelihatan inggi jangkung, sifat-sifat khas ipe ini ialah: - badan langsing/kurus, jangkung - perut kecil, bahu sempit - lengan dan kaki lurus - tengkorak agak kecil, tulang-tulang di bagian muka kelihatan jelas - buka bulat telur - berat relaif kurang 3. Tipe Atleis Pada orang yang beripe atleis ukuran-ukuran tubuh yang menegak dan mendatar dalam perbandingan yang seimbang, sehingga tubuh kelihatan selaras; ipe mini dapat dipandang sebagai sintesis dari ipe piknis dan ipe leptoson. Sifat-sifat khas ipe ini ialah: - tulang-tulang serta otot dan kulit kuat - badan kokoh dan tegap - inggi cukupan - bahu lebar dan kuat - perut kuat - panggul dan kaki kuat, dalam perbandingan dengan bahu dan kelihatan agak kecil - tengkorak cukup besar dan kuat, kepala dan leher tegak - muka bulat telur, lebih pendek dari ipe lepsotom 4. Tipe Displais Tipe ini merupakan penyimpangan dari keiga ipe yang telah dikemukakan itu, idak dapat dimasukan ke dalam salah satu diantara keiga ipe itu, karena idak memiliki ciri-ciri yang khas menurut ipe-ipe tersebut. Bermacam-macam bagian yang seolah-olah bertentangan satu sama lain ada bersama-sama. Kretschmer sendiri menganggap ipe displasis ini menyimpang dari kosnitusi normal. b. Tipe-Tipe Manusia Menurut Temperamennya 1. Tipe schizothym Orang yang bertemperament schizothym, sifat-sifat jiwanya bersesuaian dengan para penderita schizoprenia, hanya sangat idak jelas, ada kecenderungan ke arah auisme: menutup diri sendiri, hidup dengan dirinya sendiri

2. Tipe cyklothym Orang yang bertemperament cyklothym, sifat-sifat jiwanya bersesuain dengan para penderita manisdefresif, hanya sangat idak jelas. Golongan ini juga mudah untuk ikut merasakan suka dan duka orang lain c. Hubungan Antara Keadaan Jasmani Dan Temperament 1. orang yang konsitusi piknis kebanyakan bertemperament cyklothym, atau orang-orang yang bertemperament cyklothym kebanyakan berkonsiusi piknis 2. orang-orang yang berkonsitusi leptosom, atleis, dan displasis kebanyakan bertemperament schizothyum, atau orang-orang yang bertemperament schizothym kebanyakan berkonsitusi leptosom, atau atleis atau displasis. C. TEORI SHELDON Sheldon menggambarkan kepribadian manusia itu sebagai terdiri dari komponen-komponen. a. Komponen Kejasmanian (1) Komponeen-komponeen kejasmanian primer, yang terdiri dari a. Endomorphy Orang yang komponen endomorphynya inggi sedang kedua komponen lainnya rendah ditandai oleh: lembut, gemuk, berat badan relaif kurang b. Mesomorphy Orang yang beripe mesomorphy komponen mesomorphnya inggi sedang komponene yang lain lagi rendah; otot-otot dominant, pembuluh-pembuluh darah kuat, jantung juga dominan, orang beripe ini tampak: kokoh, keras, otot kelihatan bersegi-segi, tahan sakit. c. Ectomorphy Orang-orang yang termasuk pada golongan ipe ini organ-organ mereka berasal dari ectoderm yang terutama berkembang yaitu; kulit, sistem syaraf, dengan ciri-cir: jangkung, dada pipih, lemah, otototot hampir idak nampak berkembang. (2) Komponen kejasmanian sekunder, yang terdiri dari a. Dysplasia Dengan meminjam isilah dari Kretchmer isilah itu dipakai oleh Sheldon untuk menunjukan seiap keidak tepatan dan keidak-lengkapan campuran keiga komponen primer itu pada berbagai daerah dari pada tubuh. b. Gynandromorphy Gynandromorphy itu menunjukan sejauhmana jasmani memiliki sifat-sifat yang biasanya terdapat pada jenis kelamin lawannya. Komponen ini oleh Sheldon dinyatakan dengan huruf g jadi orang laki-laki yang memiliki komponen g inggi akan memiliki tubuh yang lembut, panggul besar, dan sifat-sifat wanita yang lain. Seseorang yang memiliki komponen g ini maksimal adalah banci. c. Texture Ialah komponen yang menunjukan bagaimana orang itu nampaknya keluar (3) Komponen-Komponen Temperament Komponen-komponen temperament ini terdiri pula atas iga komponen yaitu: a. Tipe viscerotonis Sifat-sifat orang yang beripe viscerotonis itu ialah: 1. Sikap idak tegang (relaxed) 2. suka akan hiburan 3. gemar makan-makan 4. besar kebutuhan akan resonansi orang lain 5. idurnya nyenyak 6. bila mengadapi kesukaran membutuhkan orang lain b. Tipe somatotonis

Sifat-sifat temperament somatotonis ini ialah: 1. sikapnya gagah 2. perkasa (energeic) 3. kebutuhan bergerak besar 4. suka terus terang 5. suara lantang 6. nampaknya lebih dewasa dari yang sebenarnya 7. bila menghadapi kesukaran-kesukaran butuh melakukan gerakan-gerakan c. Tipe celebrotonis Sifat-sifat orang yang beripe cerebrotonis itu adalah: 1. sikapnya kurang gagah, ragu-ragu 2. reaksinya cepat 3. kurang berani bergaul dengan orang banyak (ada sociopobia) 4. kurang berani berbicara di depan orang banyak 5. kebiasaan-kebiasaannya tetap, hidup teratur 6. suara kurang bebas 7. idur kurang nyenyak (sukar) 8. nampaknya lebih muda dari yang sebenarnya 9. kalau menghadapi kesukaran butuh mengasingkan diri (4) Komponen-komponen psikiatris, yang terdiri atas: a. Afecive Yang bentuknya ekstrim terdapat pada para penderita psikosis jenis manis defresif b. Paranoid Yaitu banyak angan-angan, ikiran, gambaran-gambaran yang sangat jauh dari kenyataan. c. Heboid Yaitu bentuk ekstrimnya terdapat pada pra penderita hebehrenia, yaitu suatu bentuk dari pada schzoprenia (a sosial, ani sosial) D. BEBERAPA TIPOLOGI YANG BERDASARKAN KEADAAN KEJIWAAN SEMATA-MATA a. Tipologi Plato Plato membedakan adanya iga bagian jiwa, yaitu: 1. ikiran (logos) yang berkedudukan di kepala 2. kemauan (thumos) yang berkedudukan di dada 3. hasrat (epithumid) yang berkedudukan di perut b. Tipologi Queyrat Queyrat menyusun ipologi atas dasar dominasi daya-daya jiwa, daya-daya kogniif, afekif, dan konaif. 1. Salah satu daya yang dominant a) Tipe mediaif, atau intelektual, dimana daya kogniif dominan b) Tipe emosional, di mana daya efekif dominant c) Tipe akif, daya konaif dominant 2. Dua daya dominant a) Tipe mediaif emosional atau daya kogniif atau afekif dominant b) Tipe akif emosional atau garang: daya konaif dan afekif dominant c) Tipe akif-mediaif: daya konaif dan kogniif dominant 3. Keiga daya itu ada dalam proporsi yang seimbang: a) Tipe seimbang b) Tipe amproph c) Tipe aphais

Please download full document at www.docfoc.com Thanks